P. 1
Aspek Hukum Dalam Ekonomi

Aspek Hukum Dalam Ekonomi

|Views: 413|Likes:
Published by harsono.b

More info:

Published by: harsono.b on Jul 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/01/2014

pdf

text

original

Aspek Hukum Dalam Ekonomi

March 19th, 2011 • Related • Filed Under PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

Hukum berfungsi untuk menciptakan dan menjaga ketertiban serta kedamaian di dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu terdapat adagium “Ibi ius ubi Societas “, (dimana ada masyarakat disitu ada hukum). Dalam perkembangan hukum, dikenal dua jenis hukum yaitu: hukum Privat dan hukum Publik. Hukum Privat mengatur hubungan antara orang perorangan, sedangkan hukum publik mengatur hubungan antara negara dengan individu. Perkembangan hukum berkaitan erat dengan perkembangan masyarakat. Menurut mazhab Jerman, perkembangan hukum akan selalu tertinggal dari perkembangan masyarakal. Perkembangan di dalam masyarakat, menyebabkan pula perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap hukum. Kondisi demikian mendorong terjadinya perkembangan di bidang hukum privat maupun hukum publik. Kegiatan yang pesat di bidang ekonomi misalnya, menurut sebagian masyarakat menyebabkan peraturan yang ada di bidang perekonomian tidak lagi dapat mengikuti dan mengakomodir kebutuhan hukum di bidang ini, sehingga dibutuhkan aturan yang baru di bidang hukum ekonomi. Hukum Ekonomi Keuangan merupakan salah satu bagian dari Hukum ekonomi yang salah satu aspeknya mengatur kegiatan di bidang Pasar modal. Marzuki Usman menyatakan pasar modal sebagai pelengkap di sektor keuangan terhadap dua lembaga lainnya yaitu bank dan lembaga pembiayaan. [1] Pasar Modal merupakan tempat dimana dunia perbankan dan asuransi meminjamkan dananya yang menganggur. [2] Dengan kata lain, Pasar Modal merupakan sarana moneter penghubung antara pemilik modal (masyarakat atau investor) dengan peminjam dana (pengusaha atau pihak emiten). Keberadaan pasar modal menyebabkan semakin maraknya kegiatan ekonomi, sebab kebutuhan keuangan (financial need) pelaku kegiatan ekonomi, baik perusahaan-perusahaan swasta, individu maupun pemerintah dapat diperoleh melalui pasar modal. Dalam UUPM, selain dimuat sanksi perdata dan administrasi, juga dilengkapi dengan sanksi pidana yang diatur dalam Bab XV tentang “Ketentuan Pidana” (Pasal 103- Pasal 110). Perumusan sanksi pidana dalam Undang-Undang ini dimaksudkan untuk

Pada konteks ini masyarakat memandang bahwa hukum merupakan patokan-patokan atau pedoman-pedoman yang harus mereka lakukan atau tidak boleh mereka lakukan. Kaidah hukum ditujukan kepada sikap lahir manusia atau perbuatan nyata yang dilakukan manusia. Kebiasaan yang sudah lumrah dipatuhi dalam suatu masyarakat pun meskipun tidak secara resmi dituliskan. maka kebiasaan masyarakat ini pun dianggap sebagai hukum. mengikat setiap orang dan berlakunya dapat dipaksakan oleh aparat masyarakat atau aparat negara. Kaidah hukum tidak mempersoalkan apakah sikap batin seseorang itu baik atau buruk. A. Kaidah Hukum Kaidah hukum adalah peraturan yang dibuat atau yang dipositifkan secara resmi oleh penguasa masyarakat atau penguasa negara. yang diperhatikannya adalah bagaimana perbuatan lahiriyah orang itu. Pada makna ini aturan-aturan kepala adat atau tetua kampung yang harus mereka patuhi bisa dianggap sebagai hukum. maka ia tidak boleh melanggar peraturan undang-undang yang mengatur tentang PNS.mengantisipasi pelanggaran hukum (tindak pidana) pasar modal. Karena ada kaidah hukum maka hukum dapat dipandang sebagai kaidah. Dari contoh tersebut secara lahiriyah sesuai dengan kaidah hukum karena dia menikahi dengan jalur tidak melanggar hukum tapi sebenarnya batin pria tersebut adalah buruk. Bila ia terbukti melakukan pelanggaran hukum karena pungutan tersebut. Coba kita pikirkan contoh berikut. Hukum Yang Imperatif Adalah kaidah hukum yang bersifat priori harus ditaati. ada seorang pria menikahi seorang wanita dengan sah sesuai dengan aturan agama dan negara tetapi sebenarnya didalam hatinya ada niat buruk untuk menguras harta kekayaan si pihak wanita dan lain – lain. baik yang berkualifikasi sebagai kejahatan. Dilihat Dari Sifat nya Kaidah Hukum dapat di bagi menjadi 2 yaitu : 1. korupsi dan sebagainya. sehingga berlakunya kaidah hukum dapat dipertahankan. KAIDAH ATAU NORMA 1. namun selama ia diikuti dan dipatuhi dan apabila yang mencoba melanggarnya akan mendapat sanksi. maka ia dapat dilaporkan kepada pihak yang berwenang . Hukum sebagai kaidah adalah sebagai pedoman atau patokan sikap tindak atau perikelakuan yang pantas atau diharapkan. pendidikan. maupun pelanggaran. a.bersifat mengikat dan memaksa. Contoh nya : apabila seorang guru Sekolah Dasar akan mengadakan pungutan. meskipun tidak dalam bentuk tertulis.

Norma Hukum Norma hukum adalah aturan sosial yang dibuat oleh lembaga-lembaga tertentu. Pelanggaran terhadap norma ini berupa sanksi denda sampai hukuman fisik (dipenjara. b. 1. Norma Agama : Ialah peraturan hidup yang harus diterima manusia sebagai perintahperintah. Akibat dari pelanggaran terhadap norma ini ialah dicela sesamanya. 3. 1. Pelanggaran norma kesusilaan ialah pelanggaran perasaan yang berakibat penyesalan. 2. B.maka ia dapat mengeluarkan pendapt nya atau tidak sama sekali. Apabila seseorang berada di dalam forum. kaidah hukum yang tidak tertulis biasanya tumbuh dalam masyarakat dan bergerak sesuai dengan perkembangan masyarakat. 2. Kelebihan kaidah hukum yang tertulis adalah adanya kepastian hukum. Contoh nya : Setiap warga negara berhak untuk mengemukakan pendapat. Hukum Yang Fakultatif Adalah ini tidak secara a priori mengikat. Norma Kesusilaan : Ialah peraturan hidup yang berasal dari suara hati sanubari manusia. Kaidah fakultatif bersifat sebagai pelengkap.kaidah hukum dapat dibedakan menjadi 2 yaitu : 1. laranganlarangan dan ajaran-ajaran yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. mudah diketahui dan penyederhanaan hukum serta kesatuan hukum. karena sumber norma ini adalah keyakinan masyarakat yang bersangkutan itu sendiri. Ada bermacam-macam norma yang berlaku di masyarakat. . hukuman mati). misalnya pemerintah. • Sedangkan menurut bentuknya. Macam-macam norma yang telah dikenal luas ada 4. Norma kesusilaan bersifat umum dan universal. Pelanggaran terhadap norma ini akan mendapat hukuman dari Tuhan Yang Maha Esa berupa “siksa” kelak di”. kaidah hukum yang tertulis biasanya dituangkan dalam bentuk tulisan pada undang-undang dan sebagainya. dapat diterima oleh seluruh umat manusia. 1. yaitu: 1. sehingga dengan tegas dapat melarang serta memaksa orang untuk dapat berperilaku sesuai dengan keinginan pembuat peraturan itu sendiri. Norma Kesopanan : Ialah norma yang timbul dan diadakan oleh masyarakat itu sendiri untuk mengatur pergaulan sehingga masing-masing anggota masyarakat saling hormat menghormati.1.

b. kebahagiaan dan tata tertib dalam masyarakat. dan agama. Semakin tinggi bunga bank untuk tabungan maka jumlah uang yang beredar akan menurun dan terjadi penurunan jumlah permintaan barang dan jasa secara umum. Aspek pengaturan usaha-usaha pembangunan hasil dan pembangunan ekonomi secara merata di seluruh lapisan masyarakat. yurisprudensi. Sunaryati Hartono memberikan pendapat bahwa hukum ekonomi adalah penjabaran ekonomi pembangunan dan hukum ekonomi sosial sehingga hukum tersebut mempunyai dua aspek yaitu : 1. kebiasaan. Isinya mengikat setiap orang dan pelaksanaanya dapat dipertahankan dengan segala paksaan oleh alat-alat negara. Jika nilai kurs dollar amerika naik tajam maka banyak perusahaan yang modalnya berasal dari pinjaman luar negeri akan bangkrut. Contoh hukum ekonomi : 1.4.Dr. yaitu : a. Keistimewaan norma hukum terletak pada sifatnya yang memaksa. Mengemukakan bahwa tujuan Hukum adalah mengadakan keselamatan. doktrin. Norma Hukum : Ialah peraturan-peraturan yang timbul dan dibuat oleh lembaga kekuasaan negara. sumbernya bisa berupa peraturan perundangundangan. Hukum ekonomi Indonesia dibedakan menjadi 2. Hukum Ekonomi Pembangunan Hukum ekonomi pembangunan adalah yang meliputi pengaturan dan pemikiran hukum mengenai cara – cara peningkatan dan pengembangan kehidupan ekonomi Indonesia secara nasional. 2.H Dalam bukunya “ Perbuatan Melanggar Hukum”. Aspek pengaturan usaha-usaha pembangunan ekonomi. Hukum Ekonomi Sosial Hukum ekonomi sosial adalah yang menyangkut peraturan pemikiran hukum mengenai cara – cara pembegian hasil pembangunan ekonomi nasional secara adil dan merata dalam HAM manusia Indonesia.WirjonoProdjodikoro. Tujuan Hukum Menurut beberapa Ahli yaitu : 1.S. sanksinya berupa ancaman hukuman DEFINISI HUKUM EKONOMI Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam masyarakat/ lahirnya hukum ekonomi disebabkan oleh meningkatnya pertumbuhan dan perkembangan perekonomian dimasyarakat. 2. Ia mengatakan bahwa masing-masing anggota masyarakat mempunyai kepentingan yang .

Ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari perilaku individu dan masyarakat membuat pilihan (dengan atau tanpa uang) menggunakan sumber-sumber yang terbatas. • HUKUM EKONOMI Hukum Ekonomi adalah yang disebabkan oleh semakin pesatnya pertumbuhan dan perkembangan perekonomian.H.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.Subekti. Dan segala apa yang di dunia ini sudah semestinya menimbulkan dasar-dasar keadilan pada manusia. Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga. Menghindarkan keguncangan dalam masyarakat inilah sebetulnya maksud daripada tujuan hukum. Dengan demikian. rumah tangga” dan νόμος (nomos). Untuk memenuhi keinginan-keinginan tersebut timbul berbagai usaha untuk mencapainya. dengan cara atau alternatif terbaik untuk menghasilkan barang dan jasa sebagai pemuas kebutuhan manusia yang (relatif) tidak terbatas.hukum berfungsi untuk mengatur dan membatasi kegiatan ekonomi dengan harapan pembangunan perekonomian tidak mengabaikan hak-hak dan kepentingan masyarakat. Hawa nafsu masing-masing menimbulkan keinginan untuk mendapatkan kepuasan dalam hidupnya sehari-hari dan supaya segala kepentingannya terpelihara dengan sebaikbaiknya. Subekti SH keadilan berasal dari Tuhan YME dan setiap orang diberi kemampuan. maka hukum menciptakan pelbagai hubungan tertentu dalam hubungan masyarakat.Prof. atau “peraturan. Akibat bentrokan tersebut masyarakat menjadi guncang dan keguncangan ini harus dihindari. hukum.beraneka ragam.” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga. akan tetapi juga untuk mendapatkan keseimbangan antara tuntutan keadilan tersebut dengan “Ketertiban“ atau “Kepastian Hukum“. Hukum ekonomi Indonesia dibedakan menjadi 2. Barang dan jasa yang dihasilkan kemudian didistribusikan untuk kebutuhan konsumsi sekarang dan di masa yang akan datang kepada berbagai individu dan kelompok masyarakat. PENGERTIAN EKONOMI Ekonomi adalah sistem aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi. Ilmu yang mempelajari ekonomi disebut sebagai ilmu ekonomi. dan konsumsi barang dan jasa. Menurut Prof. yaitu: . pertukaran. distribusi. aturan. Wujud dan jumlah kepentingannya tergantung pada wujud dan sifat kemanusiaan yang ada di dalam tubuh para anggota masyarakat masing-masing. hukum tidak hanya mencarikan keseimbangan antara pelbagai kepentingan yang bertentangan satu sama lain. yang mengakibatkan timbulnya bentrokan-bentrokan antara barbagai macam kepentingan anggota masyarakat. 2.S. kecakapan untuk meraba dan merasakan keadilan itu.

jelas saja karena BBM merupakan kebutuhan Primer. Oleh karena itu pelanggaran petunjuk hidup tersebut dapat menimbulkan tindakan dari pihak pemerintah. Hukum Ekonomi Nasional Hukum ekonomi sosial adalah yang menyangkut peraturan pemikiran hukum mengenai cara – cara pembegian hasil pembangunan ekonomi nasional secara adil dan merata dalam HAM manusia Indonesia. Menurut Van Kan Hukum merupakan keseluruhan peraturan hidup yang bersifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia di dalam masyarakat. . antara lain di bawah ini: a.harga komoditi lain pun ikut menaik. melainkan merupakan kajian secara interdisipliner dan multidimensional.1. Hukum Ekonomi Pembangunan Hukum ekonomi pembangunan adalah yang meliputi pengaturan dan pemikiran hukum mengenai cara – cara peningkatan dan pengembangan kehidupan ekonomi Indonesia secara nasional. Tentang definisi hukum. Pengertian Hukum Hukum meliputi semua peraturan atau ketentuan tertulis dan tidak tertulis yang mengatur kehidupan masyarakat dan menyediakan sanksi terhadap pelanggarnya.Namun konsumsi BBM tidak menurun drastic.public pun terperangah ketika harga BBM melonjak naik 30 % laju inflasi tak kuasa dibendung.biaya hidup masyarakat kian membengkak. a. hukum ekonomi menjadi tersebar dalam pelbagai peraturan undang – undang yang bersumber pada pancasila dan UUD 1945.para pengamat mengecam kenaikan ini. b. Atas dasar itu. CONTOH KASUS HUKUM DALAM EKONOMI Kenaikan harga bbm minyak adalah komoditi public yang berpengaruh. b. Kata “hukum” mengandung makna yang luas meliputi semua peraturan atau ketentuan tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur kehidupan masyarakat dan menyediakan sanksi terhadap pelanggarnya. Namun ruang lingkup hukum ekonomi tidak dapat diaplikasikan sebagai satu bagian dari salah satu cabang ilmu hukum.Patokan harga minyak Indonesia terlalu tinggi. Menurut Utrecht Hukum merupakan himpunan peraturan (baik berupa perintah maupun larangan) yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat dan seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat yang bersangkutan. 1.

Peraturan yang mengatur kehidupan masyarakat mempunyai dua bentuk yaitu tertulis dan tidak tertulis. dan. Jenis-jenis hukum tertentu b. Namun pernyataan di atas dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa hukum memiliki beberapa unsur yaitu : a. Hukum Tertulis (statute law. Menurut Wiryono Kusumo Hukum adalah merupakan keseluruhan peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tata tertib di dalam masyarakat dan terhadap pelanggarnya umumnya dikenakan sanksi. Peraturan tertulis sering disebut perundang undangan.KAIDAH / NORMA Dalam Pergaulan hidup manusia diatur oleh berbagai macam kaidah (Norma). Sistematis c. Mempunyai sanksi. Penyederhanaan hukum c. b). unwritten law).c. Kepastian hukum b. tetapi tidak tertulis namun berlakunya ditaati seperti suatu peraturan perundangan (hukum kebiasaan).para anggota masyarakat memerlukan aturan aturan yang dapat menjamin keseimbangan agar dalam hubungan hubungan itu tidak terjadi kekacauan dalam masyarakat. Mengatur kehidupan masyarakat d. Hukum Tak Tertulis (unstatutery law. sedang Peraturan yang tidak tertulis sering disebut hukum kebiasaan atau hukum adat. yaitu hukum yang dicantumkan dalam berbagai peraturan-peraturan. Kesatuan hukum . written law). TUJUAN HUKUM Dalam pergaulan masyarakat terdapat aneka macam hubungan antara anggota masyarakat dengan banyak aneka macam hubungan itu . SUMBER SUMBER HUKUM Sumber-sumber hukum dapat kita lihat dari : Sumber-sumber hukum material. Adanya peraturan/ketentuan yang memaksa b. Berbentuk tertulis maupun tidak tertulis c. Kodifikasi Hukum dapat dibedakan atas: a). Unsur-unsur dari suatu kodifikasi: a. yaitu hukum yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat. yang . Sumber-sumber hukum formal antara lain ialah : Undang-undang (statute) Kebiasaan (costum) Keputusan-keputusan hakim (Jurisprudentie) Traktat (treaty) Pendapat sarjana hukum (doktrin) KODIFIKASI HUKUM Kodifikasi hukum ialah pembukuan jenis-jenis hukum tertentu dalam kitab undangundang secara sistematis dan lengkap. Lengkap Tujuan Kodifikasi Hukum tertulis untuk memperoleh: a.

tujuannya untuk menciptakan kehidupan yang lebih aman dan tertib. Perbedaan Antara Norma Hukum dan Norma Sosial Norma Hukum · Aturannya pasti (tertulis) · Mengikat semua orang · Memiliki alat penegak aturan · Dibuat oleh penguasa · Sangsinya berat Norma Sosial · Kadang aturannya tidak pasti dan tidak tertulis · Ada/ tidaknya alat penegak tidak pasti (kadang ada. kadang tidak ada) · Dibuat oleh masyarakat · Sangsinya ringan. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->