P. 1
Struktur Sel Prokariotik Dan Eukariotik

Struktur Sel Prokariotik Dan Eukariotik

|Views: 132|Likes:
Published by Laila Neng Azmi

More info:

Published by: Laila Neng Azmi on Jul 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2014

pdf

text

original

Struktur Sel Prokariotik dan Eukariotik

Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasil mengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel. Berdasarkan hasil pengamatannya, para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal atau kandungan organel selnya. Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana,. misalnya bakteri, ganggang hijau-biru, dan mikoplasma. Sedangkan, sel eukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks, misalnya protista, fungi, tumbuhan, dan hewan.

1. Struktur Sel Prokariotik
Prokariotik meliputi archaebakteria (bakteri purba) dan eubakteria (bakteri modern/bakteri sejati) yang beranggotakan bakteri, mikoplasma dan alga hijau-biru. Ukuran sel prokariotik berkisar antara 0,5 -3 mm. Struktur umum sel prokariotik yang diwakili oleh bakteri berturut-turut mulai dari luar ke dalam adalah dinding sel, membran sel, mesosom, sitoplasma, ribosom dan materi inti (DNA dan RNA). Dinding sel bakteri berfungsi untuk menahan tekanan osmotic sitoplasma, sehingga sel tidak mudah pecah akibat masuknya air kedalam sel, dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan atau mukopepetida yang dapat dipergunakan sebagai dasar penggolongan bakteri menjadi dua golongan , yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negative. Pada bajteri gram positif, hamper 90% komponen dinding selnya tersusun atas peptidoglikan, sedangkan pada bakteri gram negative berkisar antara 5 ± 20%.

Pada saat proses transaksi. polimer dinding sel dan lipid selaput. Bakteri juga menyimpan cadangan makanan di sitoplasma dalam bentuk granulagranula tidak larut air. Membran sel bakteri dan sianobakteri membentuk lipatan ke dalam yang dinamakan mesosom.000 ribosom yang tersusun atas RNA dan protein. Ribosom prokariotik tersusun atas sub unit kecil dan sub unit besar yang berukuran 30 S dan 50 S (Svedberg). Antara materi inti dengan sitoplasma tidak terdapat pembatas atau tidak memiliki membrane inti. Sel prokariotik mengandung sejumlah kecil DNA dengan total panjang antara 0. berperan dalam transfer elektron dan fosforilasi oksidatil. Di dalam sitoplasma juga terdapat molekul protein dan enzim yang digunakan dalam setiap reaksi kimia di dalam sitoplasma. Sedangkan pada sianobakteri. merupakan kromosom tunggal. Ribosom merupakan tempat sintesis protein. kedua sub unit ini bersatu untuk menjalankan fungsinya. Komponen utama membran sel tersusun atas lipid dan protein atau lipoprotein. Pada beberapa bakteri. .30.000 .25 mm sampai 3 mm yang mampu mengkode 2000 ± 3000 protein. Di dalam sitoplasma terdapat kurang lebih 20. sebagai tempat enzim dan molekul pembawa yang berfungsi dalam biosintesis DNA. Materi genetik sel prokariotik membentuk suatu struktur yang dinamakan nukleoid. mesosom berfungsi sebagai kompleks fotosintetik yang mengadung pigmen fotosintesis. pada bakteri aerob berperan dalam pengeluaran enzim hidrolitik. mesosom berperan dalam pembelahan sel.Selaput sitoplasma atau membran sel bakteri berfungsi dalam seleksi dan pengangkutan larutan ke dalam sel.

badan mikro. antara lain yaitu: . struktur ini dinamakan membrane plasma atau membran sel. mikrotubulus dan mikro filamen. Membran Sel Sel memiliki struktur khusus yang berfungsi untuk memisahkan isi sel dengan lingkungan luarnya.jpg Sel eukariotik biasanya merupakan penyusun struktur makhluk hidup multi seluler. ribosom. retikulum endoplasma. komplek golgi. Struktur Sel Eukariotik gambar:struktur sel eukariotik. Membran sel memiliki beberapa fungsi.beda. mitrokondria. Setiap organel di dalam sel memiliki fungsi yang berbeda . Sel eukariotik tersusun atas membrane sel. Berikut ini akan diuraikan tentang struktur dan fungsi : a. Membran plasma ini memiliki ketebalan antara 5 sampai 10 nm (nanometer). oleh karena itu hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. nukleus. sitoplasma. lisosom. sentriol. Organelorganel di dalam sel memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan hidup sel tersebut.2.

aparatus Golgi. dan lisosom. Protein . 4) Merespons terhadap sinyal dari luar. Semua membran sel terdiri atas dua komponen utama. Pada membran sel terdapat protein integral yang berfungsi sebagai reseptor untuk menerima sinyal dari lingkungan sel.protein membran sel dan glikoprotein sebagai perantara sel untuk berinteraksi dengan sel lain atau dengan lingkungan luarnya. 5) Untuk interaksi interseluler. 6) Tempat aktivitas biokimiawi. Membran sel berfungsi untuk menyaring masuknya zat-zat ke dalam sel sehingga tidak semua zat dapat menembus membran sel. Membran sel berfungsi dalam membantu memasukkan dan mengeluarkan senyawa ± senyawa tertentu dari dan ke dalam sel. Beberapa reaksi kimia dikatalisis oleh protein integral membran yang berfungsi sebagai katalisator. yaitu lemak (lipid) dan protein yang terikat secara non kovalen dan tersusun dalam suatu struktur yang menyerupai lembaran. misalnya retikulum endoplasma. 2) Menyediakan selaput atau penghalang yang bersifat selektif permeabel. .1) Sebagai pembungkus isi sel dan membentuk sistem endomembran di dalam sel. sedangkan protein terletak di antara lemak atau di permukaan lapisan lipid bilayer. 7) Untuk transduksi energi. 3) Sebagai sarana transpor larutan dari dan ke dalam sel. Membran dalam (inner membrane) kloroplas berfungsi untuk mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam proses fotosintesis. Lembaran tersebut tersusun atas dua lapisan lemak yang dinamakan lipid bilayer.

retikulum endoplasma. tergantung dari jenis membran sel. Di dalam sitoplasma terdapat membran intrasel yang membungkus organel sel. sitoplasma mengandung gula. Fungsi kolesterol pada membrane berhubungan dengan rigiditas atau kekakuan membran.Perbandingan jumlah. Di dalam sitosol juga terdapat protein dan enzim-enzim untuk reaksi kimia. Protein yang menyusun membran plasma tersusun atas lebih dari 50 jenis protein yang berbeda. misalnya membran yang membungkus mitokrondria. Volume sitosol lebih kurang 50% dari volume sel. Karbohidrat terikat secara kovalen. Karbohidrat yang terikat dengan lemak dinamakan glikolipid. b. dan badan Golgi. |enis-jenis tersebut terletak dengan orientasi tertentu pada lipid bilayer. . Bagian sitoplasma yang berada di antara organel dinamakan sitosol. misalnya membran retikulum endoplasma berbeda dengan membran Golgi. jenis organisme. misalnya membran sel tumbuhan berbeda dengan membran sel hewan dan jenis sel. Ikatan antara protein perifer dengan lipid bilayer adalah non kovalen. Protein membran dikelompokkan menjadi tiga jenis. lemak. antara lemak dan protein bervariasi. Fungsi glikolipid masih belum banyak diketahui. yaitu: 1) Protein integral Protein ini menembus lipid bilayer sehingga memiliki dua permukaan. yaitu permukaan yang mengarah ke lingkungan luar sel dan yang menghadap ke dalam sitoplasma 2) Protein perifer Protein ini terdapat pada permukaan luar lipid bilayer atau pada permukaan dalam-lipid bilayer. lisosom. peroksisom. kloroplas.ion-ion dan senyawa kimia lain yang digunakan untuk metabolisme sel. sekitar 2 . Sitoplasma Sitoplasma merupakan cairan sel yang dibungkus oleh membrane plasma. sedangkan yang terikat dengan protein dinamakan glikoprotein.10 ppersen glikolrotein membangun membran plasma. misalnya membran sel tulang berbeda dengan sel hati. tetapi diduga berhubungan dengan tempat melekatnya beberapa mikroorganisme infektif. 3) Protein yang terikat lipid membran Protein ini terikat secara kovalen dengan lipid bilayer dan terletak pada permukaan luar dari lipid bilayer. tergantung dari tipe sel dun spesies. baik dengan lemak maupun protein. asam amino. Baik glikolipid maupun glikoprotein berfungsi sebagai media interaksi dengan sel lainnya. Kolesterol pada membran plasma hanya dijumpai pada sel hewan dan sekitar 50% dari lemak membran terdiri atas kolesterol.

RNA dan beberapa . tetapi rata-rata ukuran diameternya antara 0. Selsel yang metabolismenya aktif banyak mengandung mitokondria dibandingkan sel-sel yang tidak aktif. spesies organisme. Membran dalam mitokondria membentuk juluran-juluran ke arah matrik sehingga memperluas permukaan dalamnva. bentuk mitokondrianya bulat atau oval. Bentuk mitokondria bervariasi. atau di sekitar memmbran yang melakukan endositosis. Di dalam matriks mitokondria terdapat ribosom.8 nanometer. Bagian-bagian utama mitokondria dibedakan menjadi dua.0. sedangkan membran dalam berukuran antara 6 . mitokondria mampu bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam sitoplasma. Jumlah mitokondria di dalam sel bervariasi tergantung dari jenis sel. Ukuran mitokondria ini hampir sama dengan ukuran bakteri yang menunjukkan salah satu bukti evolusi bahwa mitokondria merupakan bakteri yang bersimbiosis dengan sel eukoriotik. misalnya pada sel-sel awal embrio. Mitokondria http://www.ir/elearning/Dalimi/Proto/Lectures/week2/mitochondrion2.2 .modares. tergantung dari jenis selnya.7 mikrometer (pm) dan panjangnya antara 1 .gif Ukuran mitokondria bervariasi. Membran mitokondria ada dua yaitu membran luar dan membran dalam. Antara membran dalam dan membran luar terdapat ruang antarmembran yang berisi berbagai macam enzim. Karena ukurannya yang relatif besat mitokondria dapat terlihat cukup jelas di bawah mikroskop cahaya. Matriks mitokondria merupakan bagian mitokondria yang menyerupai gel.c. sedangkan pada sel-sel lain bentuknya seperti gelendong dan ada juga yang berbentuk pipa. DNA. mitokondria tersebar secara acak di dalam sel dan cenderung berkumpul pada bagian sel yang banyak memerlukan energi. Pada umumnya.ac. Membran luar mitokondria lebih tipis dari pada membrane dalam yaitu kurang dari 6 nanometer. Iuluran membran ke arah matriks ini dinamakan tristae. dan keadaan fisiologi sel. yaitu bagian selaput atau membran dan bagian matriks.4 mikrometer. Selain itu. Mitokondria memiliki kelenturan yang tinggi sehingga bentuknya dapat berubah-ubah dari waktu ke waktu. misalnya di sekitar gelendong pembelahan.

Selain berfungsi menghasilkan energi dalam bentuk ATP. makanan pada sel tumbuhan. kelenjar ludah. Berdasarkan ada tidaknya ribosom yang menempel pada permukaan luar membran. d. Retikulum Endoplasma Retikulum Endoplasma (RE) merupakan bentukan membran yang sangat berlipat-lipat membatasi suatu ruangan yang disebut lumen (sisterna). dan granul. Pada RER permukaan luar membrannya banyak ditempeli oleh ribosom. Protein yang dihasilkan dari RER antara lain adalah protein yang disekresikan keluar sel. Ion-ion ini disimpan dalam suatu badan khusus yang dinamakan granul.sebaliknya pada SER permukaan luar membrannya tidak ditempeli oleh ribosom. protein-protein khusus di dalam organel. Antara lumen RE dengan sitosol hanya dipisahkan oleh selapis membran sehingga memudahkan terjadinya pertukaran zat antara lumen RE dengan sitosol. endosom. SER banyak ditemukan pada otot rangka. . RER banyak dijumpai pada sel-sel yang aktif mensekresikan protein misalnya sel ± sel pancreas. seperti protein di dalam Golgi. Mitokondria di dalam sel mampu menggandakan diri. protein integral membran. yaitu Retikulum Endoplasma Halus (Smooth Endoplasmic Reticulumi /SER) dan Retikulum Endoplasma Kasar(Rough Endoplasmic Reticulum / RER). mitokondria juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan ion kalsium di dalam sel. ATP merupakan molekul berenergi tinggi yang akan digunakan untuk metobolisme sel. sehingga jumlahnya dapat bertambah sesuai dengan kebutuhan energi sel. Di dalam sel.protein yang larut dalam air serta filamen. tubulus ginjal. dan kelenjar endokrin yang mensekresikan hormon steroid. Pada membran dalam (inner membrane) mitokondria terdapat beberapa jenis protein yang terlibat dalam proses pembentukan ATP. RE dibedakan menjadi dua. dan vakuola. dan kelenjar lainnya. lisosom.

‡ Melepaskan glukosa dari glukosa-6-fosfat di dalam sel-sel hati. ‡ Detoksifikasi di dalam hati yang melibatkan beberapa molekul penting di dalam sel hati. ‡ Sebagai tempat melekatnya granul-granul yang berisi glikogen pada sel-sel hati. yaitu: ‡ Sintesis hormon steroid pada sel-sel kelenjar endokrin pada gonad dan adrenal.jpg SER mempunyai beberapa fungsi.gambar:Re hewan. ‡ Tempat menyimpan ion-ion kalsium di dalam sisterna yang akan dikeluarkan jika ada rangsangan yang menyebabkan pengeluaran ion kalsium. Aparatus Golgi atau Kompleks Golgi. . e. misalnva kontraksi otot.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa AG tidak hanya berfungsi sebagai alai transport materi ke luar sel. vesikel ini dinamakan vesikel sekretori. 3) vesikel besar yang terletak pada sisi yang berhadapan dengan membrane plasma. antara lain proses biosintesis. Dengan menggunakan mikroskop elektron. Akan tetapi banyak reaksi yang berlangsung di dalam lumen AG. 2) vesikel-vesikel kecil berdiameter kurang lebih 50 mikrometer yang terletak pada sisi yang berbatasan dengan RE.Aparatus Golgi (AG) atau Kompleks Golgi pertama kali ditemukan oleh Camilio Golgi tahun 1898 di dalam sitoplasma sel saraf. fungsi vesikel adalah membawa protein dan lipid dari RE ke AG dan dari sakulus satu ke sakulus lainnya. kantung ± kantung pipih tersebut tersusun bertumpuk membentuk diktiosom.glikoprotein dan glikolipid yang dikatalisis oleh enzim glikosil transferase. AG dijumpai hampir pada semua sel tumbuhan dan sel hewan. vesikel ini dinamakan vesikel tiansisi atau vesikel peralihan. tampak bahwa AG tersusun atas tiga bentukan membran. Organel ini terdiri atas setumpuk saku-saku pipih yang masing-masing dibatasi oleh selapis membian. kedua proses ini sering dinamakan glikosilasi. yaitu: 1) kantung-kantung pipih yang disebut sisterna atau sakulus.vesikel sekretori adalah membawa protein atau lipid yang telah mengalami Pemrosesan di dalam lumen sakulus. Di dalam AG juga terjadi proses .

penambaKan gugus sulfat pada karbohidrat yang dikatalisis oleh enzim sulfat tansferase. Molekul-molekul protein dan lipid yang telah mengalami modifikasi kimiawi di dalam lumen AG akan di packing oleh membran Golgi dan ditransfer dalam bentuk vesikel. (2) Sitolisosom merupakan gabungan antara lisosom primer dengan autosom. Enzim-enzim tersebut meliputi protease. ( 3) badan residu. lipase. Enzim ± enzim tersebut hanya akan dapat bekerja optimal pada pH sekitar 5. misalnya menyusutnya ekor pada berudu karena dicerna oleh enzim katepsin di dalam lisosom 3) pemulihan ukuran uterus setelah kehamilan 4) proses fertiliasi. fosfatase dan sulfatase. ' Ada tiga macam protein yang dihasilkan oleh Golgi. Organel ini berbentuk semacam kantung yang berisi enzim hidrolitik. antara lain: 1) protein membran inti. di dalam lumen AG terjadi proses sintesis proteoglikan yang merupakan komponen matriks ekstra sel. Materi yang dicerna oleh lisosom dapat berasal dari luar sel atau dari dalam sel itu sendiri. enzim. Lisosom tergolong organel yang polimorfik karena memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi. Beberapa peran lisosom antara lain adalah: 1) perombakan organel sel yang telah tua 2) proses metamoifosis pada katak. maka enzim hidrolitik pada lisosom akan keluar dan mencerna sel itu sendiri. Lisosom sekunder ada tiga macam. Pada sel tumbuhan yang sedang membelah. Lisosom Lisosom pertama kali ditemukan pada tahun 1949 oleh De Duve di dalam serpihan selsel hati. AG berperanan dalam pembentukan komponen dinding sel yang baru. Akan tetapi. hidorolitik tidak pernah keluar dari dalam lisosom sehinggan pencernaan berlangsung optimal. membran plasma dan protein membran organel 2) protein sekretori yang disimpan dalam bentuk vesikel 3) protein enzim yang disimpan dalam vesikel (lisosom) f. merupakan gabungan antara lisosom primer dengan fagosom. Membran lisosom tidak akan tercerna oleh enzim yang dikandungnya sendiri karena kandungan karbohidrat yang tinggi pada membrannva. fosfolipase.nuklease. Lisosom primer adalah lisosom yang baru terbentuk dari AG dan belum berfusi (bergabung) dengan materi yang akan dicerna.yaiitu: (1) heterofagosom. adalah vakuola yang berisi sisa materi yang tidak tercerna Fungsi utama lisosom adalah untuk pencernaan intra sel. jika membran lisosom pecah. yaitu satu macam lisosom primer dan tiga macam lisosom sekunder. Materi dari luar sel masuk ke dalam sitoplasma melalui pinositosis dan fagositosis. Seiain itu.membran lisosom mengandung protein transfer untuk membawa hasil pencernaan ke sitosol. Ada empat macam bentuk lisosom. glikosidase. dimana bagian kepala sperma yang dinamakan akrosom mengandung . enzim hidrolitik bersifat stabil. Terdapat lebih kurang 40 macam enzim hidrolitik yang ditemukan di dalam lisosom. Selama masih terbungkus membran. Pencernaan intra sel selalu terjadi di dalam lisosom.

Hasil pencernaan lisosom.enzim hialuronidase untuk mencerna zona pelusida pada sel telur. Membran lisosom selanjutnya akan dikembalikan menuju membran plasma melalui proses eksositosis. Badan Mikro 1) Peroksisom . glukosa dan nukleotida mampu menembus membran lisosom menuju sitosol. seperti asam amino.bagian sel yang telah tua dinamakan autofagi. g. pencernaan bagian .

5 0. Di dalam sel. satuan ini menunjukkan kecepatan pengendapan pada saat sub unit tersebut disentrifugasi.enzim ini berperan dalam pembentukan katalase. organel ini terdapat pada sitoplasma. Salah satu proses utama pada biji yang sedang mengalami perkecambahan adalah perubahan dari asam lemak dalam glioksisom. 2) Glioksisom Glioksisom merupakan badan mikro yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan.Pada sel tumbuhan. Selain berfungsi untuk pembentukan dan perombakan H2O. Pada eukariotik .Ribosom Ribosom merupakan salah satu organel tidak bermembran yang ditemukan pada semua sel. Ribosom terdiri atas dua sub unit yaitu sub unit besar darn sub unit kecil.enzim ini berperan dalam pembentukan dan pembongkaran hidrogen peroksida(H2O2) . Peroksisom memiliki kemampuan untuk membelah diri sehingga dapat membentuk peroksisom anak. Oleh karena enzim . sedangkan ARN-r ditranskripsi di dalam anak inti (nukleous).5 sampai 1. Sedangkan peroksisom merupakan badan mikro yang ditemukan baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. Diameter glioksisom antara 0. Di dalam peroksisom ditemukan beberapa macam enzim oksidase dan enzim katalase.0 mikrometer. Penguraian asam lemak menjadi asetil ko-A selanjutnya berubah menjadi oksaloasetat untuk membentuk sitrat. Glioksisom banyak ditemukan pada biji-bijian yang berperan sebagai tempat menyimpan asam lemak untuk pembentukan energi dalam Proses perkecambahan. Jumlah peroksisom untuk tiap sel bervariasi antara 70-700. hanya dibungkus oleh selapis membran. Komponen penyusun besar ribosom terdiri atas protein ribosom dan ARN ribosom (ARN-r). Peroksisom pertama kali ditemukan oleh De Duve dan kawan-kawannya pada tahun 1965 di dalam selsel hati. fungsi organel ini berkaitan dengan siklus glioksilat sehingga dinamakan glioksisom. h. Protein ribosom disintesis oleh bebas yang terdapat di dalam sitoplasma. Protein dan lipid yang diperlukan ditransfer dari sitosol. Kedua sub unit ini akan berfusi jika proses trnaslasi berlangsung.7 mikrometer. maka organel tersebut dinamakan peroksisom. didalam metriks mitokondria dan didalam stroma kloroplas. Asam sitrat yang terbentuk akan diubah menjadi glukosa melalui serangkaian reaksi enzimatis yang terdapat di dalam glioksisom. menjadi karbohidrat atau disebut glukoneogenesis. baik sel prokariotik maupun eukariotik. misalnya sub unit kecil dan sub unit besar ribosom pada eukariotik adalah 40S dan 60s.Sub unit ribosom dinyatakan dengan satuan S (Svedberg) yang merupakan nama penemunya.Organel ini ditemukan pada sel hewan. oleh karena enzim . Organel ini merupakan tempat berlangsungnya penerjemahan (translasi) kodon (kode . sel tumbuhan tertentu maupun sel ragi. menjadi substrat organik dan H2O. peroksisom juga berfungsi untuk merombak asam lemak yang tersimpan dalam biji menjadi glukosa untuk proses perkecambahan. peroksisom berbentuk bulat telur dengan diameter kurang lebih antara 0. menempel pada permukaan luar retikulum endoplasma.

Polipeptida hasil translasi pada RER akan dikirim dan diolah di dalam AG menjadi protein membran. Mikrofilamen merupakan protein konEaktil yang berfr-rngsi untuk pergerakan di dalam sitoplasma. misalnya aliran sitoplasma cii clalanr sel tumbuhan dan gerak amoeboid pada leukosit. atau disekresikan ke luar sel melalui vesikel. Hasil translasi ini adalah polipeptida. Sedangkan polipeptida hasil translasi pada ribosom bebas dikirim ke mitokondria.genetik) yang dibawa ARN-duta (ARN-d). atau sebagai protein ribosom. sepe'rti silia. sebagai enzim peroksisom. flagela. . mikrofilamen dan filamen intermediat. dan sentriol. i. dan enzim lisosom. Sitoskeleton Di dalam sitosol juga ditemukan adanya sitoskeleton yang tersusun atas mikrotubulus. Mikrotubulus ada yang Ietaknya terbenam di dalam sitosol. Sitoskeleton berfungsi untuk menyokong bentuk sel dan memungkin terjadinya gerakan-gerakan organel di dalam sitoplasma. dinamakan mikrotubulus sitoplasmik dan ada juga yang berfungsi sebagai penyusun organel .

Sebagaian besar filamen intermediet berfungsi untuk menyokong sel dan inti sel. Ada dua jenis protein tubulin penyusun tubulin. Aktin dan miosin banyak ditemukan terutama pada sel otot. tersusun atas 4-5 protofilamen yang tersusun melingkar.jpg . misalnya aliran sitoplasma pada sel tumbuhan (siklosis). Setiap mikrotubulus tersusun atas 13 protofilamen yang tersusun paralel mengelilingi suatu sumbu. Contoh filamen entermediet antara lain adalah kertin. dengan diameter lebih kurang 7 µm. dan gerak amoeboid pada Protozoa. Inti Sel (Nucleus) http://www. Ada dua macam mikrotubulus di dalam sel yang dibedakan atas stabilitasnya. dan keratin. dan tersusun atas protein fibrosa. 3. j. Pada sel epitel.1. Sedangkan mikrotubulus labil contohnva mikrotubulus pembentuk gelendong pembelahan. bersifat liat. Contoh mikrotulus stabil adalah pembentuk silia dan flagela. dengan komposisi miosin yang lebih sedikit dibandingkan aktin. Mikrofilamen Mikrofilamen biasanya banyak terdistribusi dibawah permukaan membrane plasma. yaitu mikrotubulus stabil dan mikrotubulus labil. Kedua jenis protein ini berperan untuk pergerakan. vimentin. terutama aktin dan miosin.biokurs. berbentuk pembuluh. neurofilamen. filamen intermediet membentuk anyaman yang berfungsi untuk menahan tekanan dari luar.de/skripten/bilder/NUKLEUS. yaitu tubulin dan tubulin . 2. Mikrotubulus sitoplasmik didalam sel berfungsi sebagi keranga dalam yang menetukan bentuk sel dan untuk transfer molekul di dalam sel. lamina nuclear. Mikrofilamen tersusun atas protein. Panjang mikrofilamen bervariasi. Mikrotubulus ini berbentuk serabut tunggal dengan diameter lebih kurang 25 nanometer. Letak filamen inibiasanya terpusat disekitar inti. Filamen lntermediet Filamen intermediet memiliki diameter antara 8-10 pm. Mikrotubulus Mikrotubulus tersusun atas molekul protein tubulin. stabil. Beberapa organel yang tersusun dari mikrotubulus adalah sentriol. Hampir semua jenis sel hewan mengandung aktin. silia dan flagella.

Pada membran inti juga terdapat enzim-enzim seperti yang terdapat pada membran ER. Sel eukariotik umumnya memiliki satu inti sel. Bagian ±bagian yang menyusun inti sel antara lain adalah membran inti. 1) Membran inti Membran inti terdiri atas dua lapis.15 nm. Di antara kedua membran tersebut terdapat ruangan antar membran (perinuklear space) selebar 10 . Permukaan luar membran inti juga .jpg Pada sel eukariotik. Berikut ini uraian tentang bagian-bagian penyusun inti sel. Membran luar inti bertautan dengan membran ER. tetapi ada juga yang bentuknya seperti gelendong.gambar:NUKLEUS. kromatin atau kromosom. materi intinya telah diselubungi oleh suatu membran dan membentuk struktur inti sel atau nukleus. yaitu membran luar (membran sitosolik) dan membran dalam (membran nukleo-plasmik). dan anak inti (nukleolus).matriks inti sel (matriks). inti sel berbentuk bulat. pori membran. misalnya sitokrom. transferase. dan glukosa-6-fosfatase. tetapi ada juga beberapa jenis sel yang memiliki inti lebih dari satu. Pada umumnya.

materi genetik dinamakan kromatin. 5) Anak Inti (Nukleolus) Nukleolus banyak ditemukan pada sel-sel yang aktivitas . Hasil analisis kimia menunjukkau. protein histon dan protein nonhiston. misalnya pada neuron. Fungsi pori membrane inti ini. Di dalam inti. Selain itu. 4) Materi Genetik Bagian utama dari sebuah inti sel adalah materi genetik. 2) Pori Membran Inti Pada membran inti terbentuk pori-pori sebagai akibat pertautan antara membran luar dan membran dalam inti. antara lain sebagai jalan keluar atau masuknya senyawa ± senyawa dari inti dan menuju inti. misalnya tempat keluarnya ARN ± duta dan protein ribosom. Benang benang kromatin ini akan mengalami pemampatan (kondensasi) pada saat sel akan membelah.berikatan dengan filamen intermediet yang menghubungkannya dengan membran plasma sehingga inti terpancang pada suatu tempat di dalam sel. Diameter pori berkisar antara 40 . misalnya transkripsi. dan proses ±proses lainva di dalam inti. struktur ini merupakan tempat terjadinya proses transkripsi gen ARN ribosom (ARN-r). oosit. nukleolus tampak sebagai suatu struktur yang merupakan tempat pembentukan dan penyimpanan prekusor ribosom dan pembentukan sub unit ribosom. Semua aktivitas di dalam sel dikendalikan oleh materi genetik. Matriks inti diduga ikut berperan dalam proses ± proses pada materi inti. Pada bagian tengah pori terdapat sumbat tengah (central plug). . RNA. Kromatin yang mengalami kondensasi ini dinamakan kromosom. Jumlah pori membran inti bervariasi tergantung dari jenis sel dan kondisi fisiologi sel. sintesis proteinnya tinggi. Bagian dalam cincin membentuk tonjolan-tonjolan ke arah lumen pori. bahwa kromatin tersusun atas DNA. Pori membran inti dikelilingi oleh bentukan semacam cincin (anulus) yang bersama-sama dengan pori membentuk kompleks pori. 3) Matriks Inti (nukleoplasma) Komponen utama dari matriks inti adalah protein vang kebanyakan berupa enzim dan sebagian adalah protein structural inti. Pada waktu interfase. dan kelenjar. replikasi DNA.100 nm.

k. Sedangkan flagela dapat ditemukan pada spermatazoa dan beberapa organisme eukariotik uni seluler misalnya Euglena viridis dan lain-lain. sentriol berfungsi sebagai tubuh basalis. Baik silia maupun flagella memiliki struktur yang sama. . Berbeda dengan sentriol. silia dan flagella dibungkus oleh membran. Sentriol Sentriol merupakan organel sel berbentuk silindris dengan diameter lebih kurang 2 pm (mikrometer) dan panjang lebih kurang 4 ptm. epitel saluran sperma (epididimis) pada lakilaki. Silia berukuran lebih halus dan lebih pendek dari pada flagela. sentriol berfungsi sebagai bahan pembentuk sillia dan flagella . Struktur aksonem sangat kompleks karetra tersusun atas mikrotubulus dan protein. Contoh sel-sel bersilia adalah lapisan epitel saluran telur (oviduct) pada wanita. i. Silia dan Flagela Kedua organel ini berfungsi sebagai alat pergerakan sel yang letaknya berada pada permukaan luar membran sel. persis dengan sentriol. pada organisme eukariotik uniseluler misalnya Paramaecium caudatum. yaitu memiliki sumbu yang dinamakan aksonem. sedangkan jumlah flagela hanya satu atau dua. selain sebagai komponen penyusun sentrosom. Di dalam setiap sel mengandun sepasang sentriol yang letaknya saling tegak lurus dekat inti sel. Membran silia dan flagela merupakan perluasan dari membran sel. Jadi. Jumlah silia pada umumnya banyak.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->