Dosa Besar Akibat Membaca Ramalan Bintang

Allah Ta'ala berfirman yang artinya, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?” Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah. Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala." (QS. Al Mulk: 3-5) Allah menjelaskan kebagusan langit ciptaan-Nya. Langit tersebut menjadi indah dan menawan karena dihiasi dengan bintang-bintang. Bintang dalam ayat di atas disebutkan berfungsi untuk melempar setan dan sebagai penghias langit. Namun sebenarnya fungsi bintang masih ada satu lagi. Bintang secara keseluruhan memiliki tiga fungsi. Tiga Fungsi Bintang di Langit Fungsi pertama: Untuk melempar setan-setan yang akan mencuri berita langit. Hal ini sebagaimana terdapat dalam surat Al Mulk,

ِ ِ ّ َ َ َ ْ ُ َ َ ْ َ ْ ََ ِ ِ َ ّ ِ ً ُ ُ َ َ ْ َ َ َ ‫وجعلناها رجوما للشياطين وأعتدنا لهم عذاب السعير‬
“Dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al Mulk: 5) Setan mencuri berita langit dari para malaikat langit. Lalu ia akan meneruskannya pada tukang ramal. Akan tetapi, Allah senantiasa menjaga langit dengan percikan api yang lepas dari bintang, maka binasalah para pencuri berita langit tersebut. Apalagi ketika diutus Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, langit terus dilindungi dengan percikan api. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

‫َأنا كنا نقعد منها مقاعد للسمع فمن يستمع الن يجد له شهابا رصدا, وأنا ل‬ ّ ََ ً َ َ ً َ ِ ُ َ ْ ِ َ َ ِ ِ َ ْ َ ْ َ َ ِ ْ ّ ِ َ ِ َ َ َ ْ ِ ُ ُ ْ َ ّ ُ ّ َ‫و‬ ‫ندري أشر أريد بمن في الرض أم أراد بهم ربهم رشدا‬ ً َ َ ْ ُ َّ ْ ِ ِ َ َ َ ْ َ ِ ْ ِ ْ َِ َ ِ ُ ّ َ َ ِ َْ
“Dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya). Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu) apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki

” (QS.[2] Fungsi ketiga: Sebagai penerang dan penghias langit dunia. begitu pula Sufyan bin ‘Uyainah tidak memberi keringanan dalam masalah ini. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah. ،‫إن ال جل ثناؤه إنما خلق هذه النجوم لثلث خصال: خلقها زينة للسماء الدنيا، ورجوما للشياطين‬ ً ّ ،‫وعلمات يهتدي بها ؛ فمن يتأول منها غير ذلك، فقد قال برأيه، وأخطأ حظه، وأضاع نصيبه‬ ّ . َ ُ َ َ ْ ُ ِ ْ ّ َِ ٍ َ َ َ ‫وعلمات وبالنجم هم يهْتدون‬ “Dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). . ulama pakar tafsir –Qotadah As Sadusiymengatakan. dan [3] sebagai penunjuk arah.[1] Fungsi kedua: Sebagai penunjuk arah seperti rasi bintang yang menjadi penunjuk bagi nelayan di laut. َ ِ َ َ ِ َ ْ ّ َ َ ّ ّ ّ َ ْ َ ََ ‫ولقد زينا السماء الدنيا بمصابيح‬ “Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintangbintang. maka ia berarti telah berkata-kata dengan pikirannya semata.” (QS.kebaikan bagi mereka.” (QS. menyia-nyiakan agamanya (berkonsekuensi dikafirkan) dan telah menyusah-nyusahkan berbicara yang ia tidak memiliki ilmu sama sekali. Berita langit yang setan tersebut curi sangat sedikit sekali. Al Jin: 9-10). An Nahl: 16).‫وتكلف ما ل علم له به‬ ّ “Sesungguhnya Allah Ta’ala hanyalah menciptakan bintang untuk tiga tujuan: [1] sebagai hiasan langit dunia. [2] sebagai pelempar setan.[4] Ilmu yang Mempelajari Posisi Benda Langit Ada dua ilmu yang mempelajari posisi benda langit yaitu ilmu astronomi (ilmu tas-yir) dan ilmu astrologi (ilmu ta’tsir). Ash Shofaat: 6) Mengenai surat Al Mulk ayat 5. Allah menjadikan bagi para musafir tanda-tanda yang mereka dapat gunakan sebagai petunjuk di bumi dan sebagai tanda-tanda di langit. Al Mulk: 5) ِ ِ َ َ ْ ٍ َ ِ ِ َ ْ ّ َ َ ّ َّّ ِّ ‫إنا زينا السماء الدنيا بزينة الكواكب‬ “Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan. Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk. ia telah mendapatkan nasib buruk. yaitu bintang-bintang.”[3] Dari sini Qotadah melarang mempelajari kedudukan bintang.” (QS. Barangsiapa yang meyakini fungsi bintang selain itu.

Ilmu ini mempelajari asal-usul. Bulan dan Matahari) beredar di langit mengelilingi lingkaran ekliptika. Capricornus: Kambing laut Aquarius: Pembawa Air Pisces: Ikan Aries: Domba . otomatis mereka semua juga beredar di antara zodiak. Karena semua planet. Astronom menggunakan metode ilmiah. khususnya dalam hal penemuan dan pengamatan fenomena sementara. Di bola langit terdapat garis khayal yang disebut dengan lingkaran ekliptika. Meskipun memiliki asal-muasal yang sama. Misalnya. yaitu zodiak tropikal dan zodiak sideral. Astronomi jangan dikelirukan dengan astrologi. bulan dan matahari) dengan nasib manusia. 4. yang secara etimologi berarti "ilmu bintang" adalah ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar bumi dan atmosfernya. sedangkan astrolog tidak. Jika diamati dari bumi. matahari dan bulan beredar di sepanjang lingkaran ekliptik. Ramalan astrologi didasarkan pada kedudukan benda-benda tata surya di dalam zodiak. juga proses yang melibatkan mereka. karena pada tanggal tersebut Matahari berada di wilayah rasi bintang Sagitarius. Keistimewaan dari keduabelas zodiak dibanding rasi bintang lainnya adalah semuanya berada di wilayah langit yang memotong lingkaran ekliptika. Kedudukan Matahari sendiri dibedakan antara waktu tropikal dan waktu sideral yang menyebabkan terdapat dua macam zodiak. 3. Rasi-rasi bintang tersebut adalah: 1. semua benda tatasurya (planet.Pertama: Ilmu astronomi (ilmu tas-yir) Astronomi. Seseorang akan menyandang tanda zodiaknya berdasarkan kedudukan matahari di dalam zodiak pada tanggal kelahirannya. sifat fisik dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi). Sebagian besar astrologer Barat menggunakan zodiak tropikal. 2. kedua bidang ini sangat berbeda. Astronomi adalah salah satu di antara sedikit ilmu pengetahuan di mana amatir masih memainkan peran aktif. Jadi dapat disimpulkan zodiak adalah semua rasi bintang yang berada disepanjang lingkaran ekliptika. evolusi. orang yang lahir awal desember akan berzodiak Sagitarius.[5] Kedua: Ilmu astrologi (ilmu ta’tsir) Astrologi adalah ilmu yang menghubungkan antara gerakan benda-benda tata surya (planet. yaitu ilmu semu yang mengasumsikan bahwa takdir manusia dapat dikaitkan dengan letak benda-benda astronomis di langit.

Ini semua termasuk ilmu hisab dan dibolehkan. Namun pendapat ini adalah pendapat ulama yang ada di masa silam saja. Alasan mereka melarang hal ini dalam rangka saddu adz dzari’ah yaitu menutup jalan dari hal yang dilarang. 10. 12. Di antaranya bisa dipakai untuk kepentingan agama seperti mengetahui arah kiblat dan waktu shalat. Inilah pendapat Imam Ahmad. Yang dibolehkan di sini adalah ilmu tas-yir (ilmu astronomi).5. Mereka khawatir jika kedudukan bintang tersebut dipelajari.[7] Sedangkan yang terlarang untuk dipelajari adalah ilmu yang pertama yang disebut dengan ilmu ta’tsir (ilmu astrologi).[8] Padahal tidak ada kaitan ilmiah antara posisi benda langit dan nasib seseorang. Pendapat kedua: Tidak mengapa mempelajari posisi benda langit. Atau untuk urusan dunia seperti mengetahui pergantian musim. 11. Inilah yang keliru. Taurus: Kerbau Gemini: Si Kembar Cancer: Kepiting Leo: Singa Virgo: Gadis Perawan Libra: Timbangan Scorpius: Kalajengking Sagitarius : Si Pemanah[6] Hukum Mempelajari Ilmu Astronomi dan Ilmu Astrologi Para ulama dalam menilai ilmu yang mempelajari kedudukan benda langit ada dua pendapat: Pendapat pertama: Terlarang mempelajari posisi benda langit. 6. . Inilah pendapat Qotadah dan Sufyan bin ‘Uyainah. Ishaq bin Rohuyah dan kebanyakan ulama. Dalam ilmu astrologi. Jadi. Ilmu tasyir (ilmu astronomi) memiliki beberapa manfaat. yang terlarang dipelajari adalah ilmu ta’tsir (astrologi). Pendapat kedua inilah yang lebih tepat karena berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari ilmu astronomi dan tidak termasuk sebab yang dilarang. akan diyakini bahwa posisi benda langit tersebut bisa berpengaruh pada takdir seseorang. Sedangkan ilmu tasyir (astronomi) adalah ilmu yang sangat membantu kehidupan sehingga tidaklah mengapa untuk dipelajari. 8. ada keyakinan bahwa posisi benda-benda langit berpengaruh pada nasib seseorang. 9. 7.

Membaca sampai membenarkan lamaran tadi pun dianggap hal lumrah dan tidak bernilai dosa. – Wal ‘iyadzu billahHukum Membaca Zodiak dan Ramalan Bintang Zodiak atau ramalan bintang berisi tentang ramalann keadaan asmara. Ketiga: Posisi benda langit sebagai petunjuk untuk peristiwa masa akan datang. Mereka begitu semangat menikmati ramalan tersebut di majalah. sedangkan posisi benda langit tersebut hanyalah sebab semata. Keyakinan semacam ini berarti mengaku-ngaku ilmu ghoib. seperti turunnya hujan dan bertiupnya angin. Allah hanya menciptakan bintang untuk tiga tujuan sebagaimana telah dikemukakan di atas. keuangan. dan di dunia maya (seperti di situs jejaring sosial yaitu Facebook dan Friendster). Mereka mengingkari Allah sebagai pencipta. Keyakinan semacam ini adalah keyakinan yang kufur berdasarkan kesepakatan para ulama. Keyakinan semacam ini adalah keyakinan yang dimiliki oleh Ash Shobi-ah. Yang menciptakan setiap kejadian hanyalah Allah. Segala kejadian yang ada diciptakan oleh benda langit. Perbuatan semacam ini termasuk kekufuran berdasarkan kesepakatan para ulama. Sebagian mereka pun mempercayai ramalan-ramalan bintang tadi. ini merupakan musibah besar di tubuh umat ini. kesuksesan seseorang di masa akan datang. Namun sayangnya. keyakinan semacam inilah yang tersebar luas di tengah-tengah masyarakat muslim. Ini termasuk perdukunan dan sihir. dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan kedudukan benda langit yang ada. walaupun hanya menganggap sebagai sebab atau hanya sebagai ramalan. Allah pun tidak pernah menganggapnya punya kaitan dengan kejadian yang ada di muka bumi. Sungguh. Keyakinan semacam ini juga tetap keliru dan termasuk syirik ashgor. Pertama: Keyakinan bahwa posisi benda langit yang menciptakan segala kejadian yang ada di alam semesta dan segala kejadian berasal dari pergerakan benda langit.Keyakinan Terhadap Zodiak dan Ramalan Bintang Ada tiga macam keyakinan yang dimaksud dan ketiga-tiganya haram. . Karena Allah sendiri tidak pernah menjadikan benda langit tersebut sebagai sebab.[9] Intinya. Pergerakan benda langit yang ada dapat diklaim menimbulkan kejadian baik dan buruk di alam semesta. Biasa digambarkan ramalan keadaan dirinya pada 1 minggu atau sebulan mendatang. Semua ini kembali pada pengaturan Allah dan atas izinNya. Apalagi jika memang ramalan itu pas dengan kondisi keuangan dan asmaranya saat itu. ketiga keyakinan di atas adalah keyakinan yang keliru. koran. Kedua: Keyakinan bahwa posisi benda langit yang ada hanyalah sebagai sebab (ta’tsir) dan benda tersebut tidak menciptakan segala kejadian yang ada.

maka ia berarti telah kufur terhadap Al Qur’an yang telah diturunkan pada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan sekarang bisa tinggal ketik lewat sms dengan format reg spasi. dsb. walaupun tidak mempercayai ramalan tersebut atau tidak membenarkannya. ٍ ّ َ ُ ََ َ ِ ْ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ َ ُ ُ َ َ ِ ُ َ ّ َ َ ً ّ َ ْ َ ً ِ َ َ َ ْ َ ‫من أتى كاهنا أو عرافا فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد‬ . Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda. maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima. Pertama: Apabila cuma sekedar membaca zodiak atau ramalan bintang. shalatnya tidak diterima selama 40 hari.”[11] Ini akibat dari cuma sekedar membaca. Sedangkan apabila seseorang sampai membenarkan ramalan dalam zodiak tersebut. setiap orang sudah disuguhkan cara mudah untuk membaca ramalan bintang melalui majalah. ً َ ْ َ َ ِ َ ْ َ ٌ َ َ ُ َ ْ َ ْ ُ ْ َ ‫َ ْ َ َ َ ّ ً َ َ َ َ ُ َ ْ َ ْء‬ ‫من أتى عرافا فسأله عن شى ٍ لم تقبل له صلة أربعين ليلة‬ “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal. “Jika seseorang membaca halaman suatu koran yang berisi zodiak yang sesuai dengan tanggal kelahirannya atau zodiak yang ia cocoki. Namun shalat yang ia lakukan tetap dianggap dapat menggugurkan kewajiban shalatnya dan ia tidak butuh untuk mengulangi shalatnya. Keduanya dinilai sama hukumnya karena sama-sama mempertanyakan hal ghoib di masa akan datang. Akibatnya cuma sekedar membaca semacam ini adalah tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari. maka itu tetap haram. maka dianggap telah mengkufuri Al Qur’an yang menyatakan hanya di sisi Allah pengetahuan ilmu ghoib.mengatakan.”[10] Intinya.Cara memperoleh ramalan bintang ini tidak perlu susah payah sampai ke rumah tukang ramal. ada dua rincian hukum dalam masalah ini.”[12] Kedua: Apabila sampai membenarkan atau meyakini ramalan tersebut. Maksud tidak diterima shalatnya selama 40 hari dijelaskan oleh An Nawawi: “Adapun maksud tidak diterima shalatnya adalah orang tersebut tidak mendapatkan pahala. Syaikh Sholih Alu Syaikh -hafizhohullah. Dari sini perlu diketahui bahwa para ulama seringkali menyamakan hukum membaca ramalan bintang dengan hukum mendatangi tukang ramal yang mengklaim mengetahui perkara yang ghoib. maka ini layaknya seperti mendatangi dukun. koran atau TV. Akibat perbuatan ini. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Saat ini.

Sehingga tidak pantas seorang makhluk pun menerka-nerka apa yang akan terjadi pada masa akan datang melalui ramalan bintang. maka ia berarti telah kufur pada Al Qur’an yang telah diturunkan pada Muhammad.”[13] Namun jika seseorang membaca ramalan tadi untuk membantah dan membongkar kedustaannya. lalu ia membenarkannya. Begitu pula tidak perlu seseorang menyibukkan dirinya ketika berada di dunia maya untuk mengikuti berbagai ramalan-ramalan bintang yang ada. Karena ini adalah bencana bagi umat. tetap seseorang bisa terkena dosa jika ia bukan bermaksud untuk membantah ramalan tadi. Namun masih sangat sedikit yang mengingkari dan memberi peringatan terhadap kekeliruan semacam ini. Perkara masa akan datang adalah perkara yang menjadi kekhususan Allah dan menjadi ranah ghoib. Kejadian Masa Akan Datang Menjadi Kekhususan Allah Ketahuilah. televisi atau lewat pesan singkat via sms. semacam ini termasuk yang diperintahkan bahkan dapat dinilai wajib. Semoga Allah melindungi kita dan anak-anak kita dari kerusakan semacam ini. saudaraku. Syaikh Sholih Alu Syaikh memberi nasehat. dan dalam khutbah jum’at. Karena walaupun tidak sampai percaya pada ramalan tersebut. Hendaklah kita melarangnya untuk memasukkan majalah-majalah yang berisi ramalan bintang ke dalam rumah karena ini sama saja memasukkan tukang ramal ke dalam rumah.[14] Hukum-hukum ini juga berlaku untuk ramalan lain selain dengan ramalan bintang. “Kita wajib mengingkari setiap orang yang membaca ramalan bintang semacam itu dan kita nasehati agar jangan ia sampai terjerumus dalam dosa.“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal. Perbuatan semacam ini termasuk dosa besar (al kabair) –wal ‘iyadzu billah-. wajib bagi setiap penuntut ilmu agar mengingatkan manusia mengenai akibat negatif membaca ramalan bintang. Hendaklah ia menyampaikannya dalam setiap perkataannya. sudah sepatutnya seorang muslim tidak menyibukkan dirinya dengan membaca ramalan-ramalan bintang melalui majalah. … Oleh karena itu. koran.”[15] Dari sini. ketika selesai shalat lima waktu. ‫إن ال عنده علم الساعة وينزل الغيث ويعلم ما في الرحام وما تدري نفس ماذا تكسب غدا وما‬ َ َ ًَ ُ ِ ْ َ َ َ ٌ َْ ِ ْ َ َ َ ِ َ ْ ِ َ ُ َْ َ َ َ ْ َ ْ ُ ّ َ ُ َ ِ َ ّ ُ ْ ِ ُ َ ْ ِ ّ ّ ِ َ ٌ ِ َ ٌ َِ ‫َ ْ ِ َ ْ ٌ ِ َ ّ َ ْ ٍ َ ُ ُ ِ ّ ل‬ ‫تدري نفس بأي أرض تموت إن ا َ عليم خبير‬ ّ . zodiak dan semacamnya[16]. Allah Ta’ala berfirman. Begitu pula tidak boleh mempercayai ramalan-ramalan semacam itu sebagaimana larangan yang telah kami kemukakan di atas.

Kita hanya berusaha dan berusaha disertai tawakkal. Luqman: 34) Disebutkan pula dalam kitab Shahih Al Bukhari dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat.” (QS. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Bukankah Allah Ta’ala Yang Maha Mencukupi berfirman. ٌ ْ َ ِ َْ ْ ُ ِ ََ ‫مفاتح الغيب خمس‬ “Kunci ilmu ghoib itu ada lima. apa yang kita inginkan dengan izin Allah dapat tercapai. ْ ُ ْ َ َ َ َ ِ ْ ُ َ َ ْ ُ ُّ َ ّ ّ َ ْ َ ‫لو أن الناس كلهم أخذوا بها لكفتهم‬ .” (QS. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya. Dengan cara seperti ini. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.”[17] Kemudian beliau pun membaca firman Allah (yang artinya)... Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Kuncinya: Menyandarkan Diri pada Allah Cukuplah seseorang meyakini bahwa segala sesuatu telah ditakdirkan oleh Yang Di Atas. Ath Tholaq: 3)? Al Qurtubi mengatakan. ”Barangsiapa menyerahkan urusannya sepenuhnya kepada Allah. beliau bersabda. dan Dia-lah Yang menurunkan hujan. maka Dia akan mencukupi setiap hajat. ُ ُ ْ َ َ ُ َ ّ ََ ْ ّ َ َ َ ْ َ َ ‫ومن يتوكل على ال فهو حسبه‬ ِ “Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. maka Allah akan mencukupi kebutuhannya. ً َ ِ ُ ُ َ َ ً َ ِ ُ ْ َ َ ْ ّ ُ ُ ْ َ َ َ ْ ُ َ َ َ َ ِ ِّ َ َ ّ َ ّ ََ َ ُّ َ َ َ ْ ُ ّ َ ْ َ ‫لو أنكم تتوكلون على ال حق توكله لرزقكم كما يرزق الطير تغدو خماصا وتروح بطانا‬ ِ ”Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Allah. hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat. sungguh Allah akan memberikan kalian rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki.”[19] Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah membaca ayat di atas kepada Abu Dzar. . Dari Umar bin Al Khoththob radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.”[18] Jika Allah yang jadi sandaran dalam setiap usaha. “Sesungguhnya Allah.“Sesungguhnya Allah. dst”. dan mengetahui apa yang ada dalam rahim.

kata “Astrology”. cetakan pertama. padahal ada Rabb Yang Maha Mencukupi dan Sebaikbaik Tempat Bergantung?! Semoga Allah memberi hidayah demi hidayah. Terbitan Ulin Nuha. [2] Idem [3] Dikeluarkan oleh Ibnu Jarir Ath Thobariy dalam Jami’il Bayan fii Ta’wilil Qur’an.com Diselesaikan di Pangukan. cetakan pertama. Lihat Tafsir Juz Tabaarok. cetakan pertama.org/wiki/Astronomi [6] Sumber: http://id. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Pustaka Muslim. itu sudah akan mencukupi mereka. [5] Sumber: http://id. tahun 2003. Syaikh Musthofa Al ‘Adawiy mengatakan bahwa sanadnya hasan. Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Artikel http://rumaysho.[21] Lalu masihkah terbetik dalam hati kita untuk menggantungkan diri dan percaya pada ramalan-ramalan. . 2/14-15. 167168. Maktabah Makkah. Abu ‘Isa ‘Abdullah bin Salam. Syaikh Sholih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan. Muassasah Ar Risalah. maka sungguh Allah akan mencukupi urusan dunia dan agama mereka. 1420 H. Syaikh Musthofa Al ‘Adawiy. [4] Disebutkan oleh Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahab dalam Kitabut Tauhid. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita kaum muslimin dan dapat memperbaiki keadaan kita sekalian. 20. 1428 H dan I’anatul Mustafid bi Syarh Kitabit Tauhid. tahun 1423 H. Sleman. [8] Sumber Wikipedia [english].wikipedia.wikipedia.”[20] Yaitu seandainya manusia betul-betul bertakwa dan bertawakkal. 23/508. hal.org/wiki/Zodiak [7] Lihat Mutiara Faidah Kitab Tauhid. 15 Dzulhijah 1430 H [1] Lihat I’anatul Mustafid bi Syarh Kitabit Tauhid. hal. 2/18.”Seandainya semua manusia mengambil nasehat ini.

14/227. [12] Syarh Muslim. cetakan kedua. cetakan pertama. . tahun 1423 H. dari beberapa istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lihat penjelasan Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin dalam Al Qoulul Mufid Syarh Kitab Tauhid. Ahmad. [21] Lihat Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam. An Nasa-i dalam Al Kubro. 2/17. penjelasan hadits no. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash Shohihah no. Dar At Tauhid. 18/161. [16] Bukan termasuk perdukunan adalah perkara yang diketahui melalui penelitian ilmiah.310. [15] Lihat At Tamhid Lisyarh Kitabit Tauhid. tahun 1424 H. tahun 1392 H. hal. An Nawawi. [17] HR. Ibnu Rajab Al Hambali. Namun makna hadits ini shahih (benar). [11] HR. Muslim no. cetakan kedua. 349.[9] Lihat I’anatul Mustafid bi Syarh Kitabit Tauhid. Ahmad no. [20] HR. [13] HR. seperti kapan terjadinya gerhana bulan dan matahari dan bisa ditentukan kapan tanggal pastinya. Beirut. Al Qurtubhi. dari Shofiyah. Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobiy. Dalam sanad hadits ini terdapat inqitho’ (terputus) sehingga hadits ini adalah hadits yang lemah (dho’if). dan Al Hakim. Bukhari no. Ahmad. 2230. 1/330. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan. [19] Al Jami’ Liahkamil Qur’an. [14] Al Qoulul Mufid ‘ala Kitabit Tauhid. Mawqi’ Ya’sub. 49. 349. hal. Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin. Tirmidzi. 9532. Ibnu Majah. [10] Lihat At Tamhid Lisyarh Kitabit Tauhid oleh Syaikh Sholih Alu Syaikh pada Bab “Maa Jaa-a fii Tanjim”. 4778 [18] HR. Maktabah Al ‘Ilmi.