1.

PERISTIWA RENGASDENGKLOK
Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa dimulai dari "penculikan" yang dilakukan oleh sejumlah pemuda (a.l. Soekarni, Wikana dan Chaerul Saleh dari perkumpulan "Menteng 31" terhadap Soekarno dan Hatta. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04.00. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan. Menghadapi desakan tersebut, Soekarno dan Hatta tetap tidak berubah pendirian. Sementara itu di Jakarta, Chairul dan kawan-kawan telah menyusun rencana untuk merebut kekuasaan. Tetapi apa yang telah direncanakan tidak berhasil dijalankan karena tidak semua anggota PETA mendukung rencana tersebut. Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia rencananya akan dibacakan Bung Karno dan Bung Hatta pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 di lapangan IKADA(yang sekarang telah menjadi lapangan Monas) atau di rumah Bung Karno di Jl.Pegangsaan Timur 56. Dipilih rumah Bung Karno karena di lapangan IKADA sudah tersebar bahwa ada sebuah acara yang akan diselenggarakan, sehingga tentara-tentara jepang sudah berjaga-jaga, untuk menghindari kericuhan, antara penonton-penonton saat terjadi pembacaan teks proklamasi, dipilihlah rumah Soekarno di jalan Pegangsaan Timur No.56. Teks Proklamasi disusun di Jakarta, bukan di Rengasdengklok, bukan di rumah seorang Tionghoa, Djiaw Kie Siong yang diusir dari rumahnya oleh anggota PETA agar dapat ditempati oleh "rombongan dari Jakarta". Naskah teks proklamasi di susun di rumah Laksamana Muda Maeda di Jakarta, bukan di Rengasdengklok. Bendera Merah Putih sudah dikibarkan para pejuang di Rengasdengklok pada Rabu tanggal 16 Agustus, sebagai persiapan untuk proklamasi kemerdekaan Indonesia. Karena tidak mendapat berita dari Jakarta, maka Jusuf Kunto dikirim untuk berunding dengan pemuda-pemuda yang ada di Jakarta. Namun sesampainya di Jakarta, Kunto hanya menemui Wikana dan Mr. Achmad Soebardjo, kemudian Kunto dan Achmad Soebardjo ke Rangasdengklok untuk menjemput Soekarno, Hatta, Fatmawati dan Guntur. Achmad Soebardjo mengundang Bung Karno dan Hatta berangkat ke Jakarta untuk membacakan proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur 56. Pada tanggal 16 tengah malam rombongan tersebut sampai di Jakarta. Keesokan harinya, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 pernyataan proklamasi dikumandangkan dengan teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diketik oleh Sayuti Melik menggunakan mesin ketik yang "dipinjam" (tepatnya sebetulnya diambil) dari kantor Kepala Perwakilan Angkatan Laut Jerman, Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler.[1]

10 Agustus 1945 Sementara itu. Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. di Indonesia. dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. Soekarno. Para golongan pemuda khawatir apabila kemerdekaan yang sebenarnya merupakan hasil dari perjuangan bangsa Indonesia. 250 km di sebelah timur laut Saigon. hal tersebut dilakukan agar Soekarno dan Moh. 7 Agustus 1945 BPUPKI berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Hasil keputusan disampaikan kepada Ir. Soekarno pada malam harinya tetapi ditolak Soekarno karena merasa bertanggung jawab sebagai ketua PPKI. tokoh-tokoh menginginkan agar proklamasi dilakukan melalui PPKI. Syahrir memberitahu penyair Chairil Anwar tentang dijatuhkannya bom atom di Nagasaki dan bahwa Jepang telah menerima .Kronologi kemerdekaan Indonesia 6 Agustus 1945 Sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima di Jepang. Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. pada tanggal 15 Agustus. menjadi seolah-olah merupakan pemberian dari Jepang. Sebelumnya golongan pemuda telah mengadakan suatu perundingan di salah satu lembaga bakteriologi di Pegangsaan Timur Jakarta. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. sementara golongan pemuda menginginkan agar proklamasi dilakukan secepatnya tanpa melalui PPKI yang dianggap sebagai badan buatan Jepang.Latar belakang Pada waktu itu Soekarno dan Moh. Dalam pertemuan ini diputuskan agar pelaksanaan kemerdekaan dilepaskan segala ikatan dan hubungan dengan janji kemerdekaan dari Jepang. 9 Agustus 1945 Bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki dan akhirnya menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI. oleh Amerika Serikat. 2. Selain itu. Hatta.

Setelah mendengar desasdesus Jepang bakal bertekuk lutut. Sutan Sjahrir. dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap.ultimatum dari Sekutu untuk menyerah. 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. salah satu tokoh pemuda mendengar kabar ini melalui radio BBC. Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari. karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). . Sementara itu Syahrir menyiapkan pengikutnya yang bakal berdemonstrasi dan bahkan mungkin harus siap menghadapi bala tentara Jepang dalam hal mereka akan menggunakan kekerasan. antara yang anti dan pro Jepang. 14 Agustus 1945 Saat Soekarno. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri. Vietnam. mengatakan kepada Soekarno. tergantung cara kerja PPKI. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu. Berita ini kemudian tersebar di lingkungan para pemuda terutama para pendukung Syahrir. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar. bukan pemberian Jepang. Syahrir telah menyusun teks proklamasi dan telah dikirimkan ke seluruh Jawa untuk dicetak dan dibagi-bagikan. 12 Agustus 1945 Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat. Syahrir mengetahui hal itu melalui siaran radio luar negeri. Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang. golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Belanda.[1] Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus. yang ketika itu terlarang. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah.

16 Agustus 1945 Gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pengikut Syahrir. Tapi kantor tersebut kosong. pada tanggal 10 Agustus 1945. Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu.PERANG KEMERDEKAAN Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima di Jepang. Sehari kemudian BPUPKI berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan . dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI. Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 malam 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan UUD yang sehari sebelumnya telah disiapkan Hatta. Syahrir memberitahu penyair Chairil Anwar tentang dijatuhkannya bom atom di Nagasaki dan bahwa Jepang telah menerima ultimatum dari Sekutu untuk menyerah. Pada tanggal 12 Agustus 1945. Laksamana Maeda. bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat. Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. yang ketika itu terlarang. oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia.Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Sepulang dari Maeda. mengatakan kepada Soekarno. 3.proklamasi kemerdekaan Indonesia A. Soekarno. Berita ini kemudian tersebar di lingkungan para pemuda terutama para pendukung Syahrir. di Jalan Imam Bonjol. Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat. Sementara itu di Indonesia. Vietnam. Syahrir mengetahui hal itu melalui siaran radio luar negeri. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok. Pada tanggal 9 Agustus 1945. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. 250 km di sebelah timur laut Saigon. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo.

Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut. Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. bukan pemberian Jepang. Namun golongan tua tidak ingin terburuburu. Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang. Sementara itu Syahrir menyiapkan pengikutnya yang bakal berdemonstrasi dan bahkan mungkin harus siap menghadapi bala tentara Jepang dalam hal mereka akan menggunakan kekerasan. dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 malam 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan UUD yang sehari sebelumnya telah disiapkan Hatta. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu. Syahrir telah menyusun teks proklamasi dan telah dikirimkan ke seluruh Jawa untuk dicetak dan dibagi-bagikan. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu. Sehari kemudian. Sepulang dari Maeda. karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis. Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. di Jalan Imam Bonjol no. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.[1] Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari. Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. . Wikana. 1. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri. tergantung cara kerja PPKI. mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. saat Soekarno. Dua hari kemudian. Sutan Sjahrir. golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pengikut Syahrir. Tapi kantor tersebut kosong. Laksamana Maeda. Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat. Darwis. Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang. dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Belanda. antara yang anti dan pro Jepang.

Dia juga menggeser kebijakan luar negeri Indonesia menuju non-blok. Presiden Soekarno berkuasa dalam rezim yang otoriter di bawah label "Demokrasi Terpimpin". Soekarno bergerak lebih dekat kepada negara-negara komunis Asia dan kepada Partai Komunis Indonesia (PKI) di dalam negeri. kebijakan yang didukung para pemimpin penting negara-negara bekas jajahan yang menolak aliansi resmi dengan Blok Barat maupun Blok Uni Soviet. Indonesia mengadopsi undang-undang baru yang terdiri dari sistem parlemen di mana dewan eksekutifnya dipilih oleh dan bertanggung jawab kepada parlemen atau MPR. Selain itu dengan pembentukan Federasi Malaysia. Pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. ditambah kegagalan MPR untuk mengembangkan konstitusi baru. D.Demokrasi Parlementer. dia tidak menemui banyak hambatan. Akibatnya pada 1959 ketika Presiden Soekarno secara unilateral membangkitkan kembali konstitusi 1945 yang bersifat sementara. sehingga koalisi pemerintah yang stabil susah dicapai. Jawa Barat pada tahun 1955 dalam KTT Asia-Afrika untuk mendirikan fondasi yang kelak menjadi Gerakan Non-Blok. melemahkan sistem parlemen Indonesia. Perdana menteri dan menteri-menteri dalam kabinet diangkat dan diberhentikan oleh parlemen. Kepala pemerintahan dipimpin oleh seorang Perdana Menteri. hal ini dianggap akan memperluas pengaruh imperialisme negara-negara Barat di kawasan Asia dan memberikan celah kepada negara Inggris dan Australia untuk memengaruhi perpolitikan regional Asia. Para pemimpin tersebut berkumpul di Bandung. Peran Islam di Indonesia menjadi hal yang rumit. yang memberikan kekuatan presidensil yang besar. Meski PKI merupakan partai komunis terbesar di dunia di luar Uni Soviet dan China.Demokrasi parlementer Tidak lama setelah itu.B. Jawa Barat dan pulau-pulau lainnya yang dimulai sejak 1958. . dukungan massanya tak pernah menunjukkan penurutan ideologis kepada partai komunis seperti di negara-negara lainnya.DEMOKRSI TERPIMPIN Pemberontakan yang gagal di Sumatera. Dalam demokrasi parlementer Presiden menjabat sebagai kepala negara.KONFRONTASI MALASIA-INDONESIA Soekarno menentang pembentukan Federasi Malaysia dan menyebut bahwa hal tersebut adalah sebuah "rencana neo-kolonial" untuk mempermudah rencana komersial Inggris di wilayah tersebut. C. adalah suatu demokrasi yang menempatkan kedudukan badan legislatif lebih tinggi dari pada badan eksekutif. MPR terbagi kepada partai-partai politik sebelum dan sesudah pemilu pertama pada tahun 1955. Dari 1959 hingga 1965. Soekarno lebih memilih negara sekuler yang berdasarkan Pancasila sementara beberapa kelompok Muslim lebih menginginkan negara Islam atau undang-undang yang berisi sebuah bagian yang menyaratkan umat Islam takluk kepada hukum Islam. Sulawesi.

dan pasukan penerjun payung Indonesia mendarat di Irian pada 18 Desember sebelum kemudian terjadi pertempuran antara pasukan Indonesia dan Belanda pada 1961 dan 1962. Pada 30 September 1965. F. Di ruang depan. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. memulai kampanye untuk membentuk "Angkatan Kelima" dengan mempersenjatai pendukungnya.NASIB IRIAN BARAT Pada saat kemerdekaan. dan mengizinkan langkah-langkah menuju pemerintahan-sendiri dan pendeklarasian kemerdekaan pada 1 Desember 1961. presiden Soekarno mengumumkan pengunduran diri negara Indonesia dari keanggotaan PBB pada tanggal 20 Januari 1965 dan mendirikan Konferensi Kekuatan Baru (CONEFO) sebagai tandingan PBB dan GANEFO sebagai tandingan Olimpiade. Pada tahun itu juga konfrontasi ini kemudian mengakibatkan pertempuran antara pasukan Indonesia dan Malaysia (yang dibantu oleh Inggris). Moh. dan Mr. E. Para petinggi militer menentang hal ini.M Diah Sayuti Melik. Jumlah korban jiwa pada 1966 mencapai setidaknya 500. Hatta. Soeharto lalu menggunakan situasi ini untuk mengambil alih kekuasaan. pemerintah Belanda mempertahankan kekuasaan terhadap belahan barat pulau Nugini (Papua).00 04.Menanggapi keputusan PBB untuk mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di kediaman Soekarno. Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. menumpas kudeta tersebut dan berbalik melawan PKI. Drs. Lebih dari puluhan ribu orang-orang yang dituduh komunis kemudian dibunuh. Ahmad Soebarjo. GERAKAN 30 SEPTEMBER Hingga 1965. hadir B. yang paling parah terjadi di Jawa dan Bali.00 dini hari. Negosiasi dengan Belanda mengenai penggabungan wilayah tersebut dengan Indonesia gagal.000. Mayjen Soeharto. Pada 1962 Amerika Serikat menekan Belanda agar setuju melakukan perbincangan rahasia dengan Indonesia yang menghasilkan Perjanjian New York pada Agustus 1962. dan Indonesia mengambil alih kekuasaan terhadap Irian Jaya pada 1 Mei 1963. Hatta atas nama bangsa Indonesia. dengan persetujuan dari Soekarno. Soekarno. Moh. Teks Proklamasi . PKI telah menguasai banyak dari organisasi massa yang dibentuk Soekarno untuk memperkuat dukungan untuk rezimnya dan. Jl. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu. Pegangsaan Timur 56 Jakarta. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Naskah asli proklamasi yang ditempatkan di Monumen Nasional dengan bingkai Naskah asli proklamasi yang ditempatkan di Monumen Nasional dengan bingkai Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02. enam jendral senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana yang loyal kepada PKI.

Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Wilopo. Soekarno sendiri. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang . Di ruang depan. Jl. Hatta. Pegangsaan Timur 56 Jakarta.00 dini hari. 17 Agustus 1945. yang telah dijahit oleh bu Fatmawati.M Diah Sayuti Melik. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di kediaman Soekarno. Naskah asli proklamasi yang ditempatkan di Monumen Nasional dengan bingkai Naskah asli proklamasi yang ditempatkan di Monumen Nasional dengan bingkai Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02. Wilopo.00 04. dan Mr. Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo. Hatta atas nama bangsa Indonesia. 4. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. pimpinan Barisan Pelopor. Ahmad Soebarjo. Gafar Pringgodigdo.04. Tabrani dan Trimurti. di kediaman Soekarno. Drs. yang telah dijahit oleh bu Fatmawati. Ahmad Soebarjo.DETIK-DETIK PEMBACAAN NASKAH PROKLAMASI Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02. Gafar Pringgodigdo. pimpinan Barisan Pelopor. dan Mr. Sukarni dan Soediro. Sukarni dan Soediro. dikibarkan. Kemudian bendera Merah Putih. Tabrani dan Trimurti. wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi. Soekarno dan Drs. Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo. dikibarkan. Di ruang depan. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat.M Diah Sayuti Melik. 17 Agustus 1945. dikibarkan. pimpinan Barisan Pelopor. Moh. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. TabraniTrimurti. Soekarno.00 dini hari. di kediaman Soekarno. Moh. Kemudian bendera Merah Putih. disusul dengan sambutan oleh Soewirjo. disusul dengan sambutan oleh Soewirjo. Pagi harinya. hadir B. Wilopo. Gafar Pringgodigdo. di kediaman Soekarno. Hatta. dan Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Jl. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Pagi harinya. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Moh. Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo.Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Soekarno. Pegangsaan Timur 56 Jakarta. yang telah dijahit oleh bu Fatmawati. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di kediaman Soekarno. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno sendiri. Pagi harinya.00 . disusul dengan sambutan oleh Soewirjo. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Soekarno dan Drs. dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. seorang prajurit PETA. Moh. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi. wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi. Drs. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Kemudian bendera Merah Putih. 17 Agustus 1945. hadir B. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir.

bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.Hatta terpilih atas usul dari otto iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia. Setelah upacara selesai berlangsung. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan. kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S. yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Setelah bendera berkibar. Sampai saat ini. hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pada tanggal 18 Agustus 1945.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. namun ditolak. Setelah itu Soekarno dan M. yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian. . Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi.Saka Merah Putih). Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful