P. 1
penemu mikroba

penemu mikroba

|Views: 456|Likes:

More info:

Published by: Robby Firman Hidayat on Jul 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/23/2013

pdf

text

original

SEJARAH PENEMUAN MIKROBA

dibuat oleh Antony Van Leewenhoek (1622-1723) A. Van Leewenhoek merupakan orang pertama yang mencata pengamatan bakteri dengan deskripsi dan gambar-gambar yang akurat melalui bantuan mikroskop sederhana buatannya. walau kurang akurat. susu dan sekresi diare. tapi belum dapat dibuktikan kebenarannya.  Kircher pada tahun 1658 : menyebutkan adanya ³cacing-cacing´ yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang pada pembusukan. daging. Deskripsi yang akurat tentang bakteria. . Roger Bacon : Penyakit disebabkan oleh makhluk-makhluk hidup yamg tidak kelihatan  Fracastoro (1483-1533) dan Von Plenciz pada tahun 1762 Mengemukakan hal yang sama. namun merupakan orang pertama yang mengetahui kepentingan bakteria dan mikroba lainnya didalam penyakit.PENEMUAN MIKROBA DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENYAKIT  Abad ke-13.

. Menunjukkan beberapa bakteri yang ditemukan didalam mulut. V.Fig : A Fig : B Fig : E Fig : F Fig : G Gambar yang dibuat A. Leewenhoek.

beberapa orang keberatan : penutupan yang rapat. Bantahan :  Spallanzani (1729-1749) pada 1728 (1729perebusan tidak sempurna : daging direbus berjam-jam berjamtutup rapat tidak ada mikroba Namun. daging dsb mikroba simpan dlm botol tertutup timbul Teori abiogenesis / generatio spontanea.Generatio Spontanea (Teori Abiogenesis) >< Teori Biogenesis   Penemuan mikroba. spontanea. menimbulkan minat didalam memikirkan dari manakah kehidupan/mikroba tersebut ? Aristotelles (384-322) (384MakhlukMakhluk-makhluk kecil itu berasal begitu saja dari benda mati Needhant merebus padi. . menghalangi udara (O2) masuk.

Schroeder & Von Dusch (1865) John Tymdall (awal 1870-an) .Perbaikan Percobaan Spallanzani oleh :     Schultze (1836) Theodore Scwann (1837) H.

abiogenesis. . terbuka penelitian-penelitian penelitianselanjutnya tentang mikroorganisme yang menjadi penyebab penyakit. Dengan diterimanya konsepsi biogenesis. Pasteur untuk membantah Teori abiogenesis. dapat dibuktikan bahwa tidak ada kehidupan baru yang dapat timbul dari barang mati (konsepsi biogenesis). Dengan cara ini.Louis Pasteur Labu berleher angsa yang digunakan oleh L. biogenesis). penyakit.

Konsepsi paratisme. seekor kutu mempunyai kutu-kutu yang lebih kecil yang memangsanya. dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain. dan ini juga mempunyai kutu-kutu yang lebih kecil lagi yang menggigitnya.Teori kuman pada penyakit :  Fracastoro (1483-1553) : penyakit yang disebabkan oleh mikroba yang tidak kelihatan itu. Hal ini tercermin pada karya tulis Jonathan Swiff (1667-1745) pada awal abad ke-18 sebagai berikut : Demikianlah seorang peneliti mengamati. Von Plenciz tahun 1462 : Mikroba bertanggung jawab terhadap penyakit yang berbeda.   . Oliver Wendell Holmes (1809-1894) : tahun 1843 menyatakan bahwa demam nifas itu menular dan mungkin disebabkan oleh mikroba yang dibawa oleh bidan atau dokter. tersebar luas pada tahun 1700-an. dan demikianlah seterusnya tanpa ada akhirnya.

 Pasteur menangani masalah anthrax. kematian yang disebabkan oleh infeksi setelah melahirkan menjadi berkurang. Ignaz Philip Semmelacis (1818-1865) mempelopori penggunaan antiseptik dalam praktikum kebidanan. domba dan kadang-kadang manusia. Pada waktu yang hampir bersamaan. suatu penyakit pada sapi. . dia menumbuhkan mikroba pada labu di laboratorium setelah mengisolasinya dari hewan yang mati karena anthrax.

tersebut.  . Robert Koch (1843-1910) juga disibukkan dengan (1843-1910) masalah penyakit anthrax di Jerman.. Dia yang menemukan bakteri khas berbentuk batang dengan ujung-ujungnya agak persegi dalam ujungdarah sapi yang mati karena anthrax menumbuhkannya di laboratorium diperiksa dengan mikroskop untuk meyakinkan hanya ada satu macam yang ada disuntikkan pada mencit. untuk mengetahui apakah mencit-mencit tersebut mencitmenjadi terinfeksi & menimbulkan gejala anthrax diisolasi kembali ( bakteri seperti yang semula diperoleh dari biri-biri mati karena anthrax) dari mencit-mencit birimencittersebut.

4. bila diisolasi kembali serta kemudian dibiakkan. . Organisme yang disangka penyebab harus selalu ditemukan pada semua penderita dan tidak didapatkan pada bukan penderita. akan mempunyai bentuk yang sama seperti asalnya. 3. Biakan yang sudah diinokulasikan. 2. Organisme penyebab harus dapat diisolasi dan ditumbuhkan secara murni dalam media tanpa kehadiran jaringan jasad yang tadinya dikenai. Biakan murni tersebut bila diinokulasikan (disuntikkan) pada hewan percobaab. Postulat Koch : (merupakan petunjuk langkah-langkah untuk mengidentifikasi agen penyebab pada penyakit infeksi) 1.Inilah pertama kalinya suatu bakteri dapat dibuktikan sebagai penyebab penyakit hewan. akan menimbulkan gejala penyakit yang sama.

)  Shiga menemukan kuman penyebab disentri ( dysenteriae) (S. .Banyak bakteri baru ditemukan dalam menyebabkan penyakit :  Edwin Klebs (1883) & frederick Loeffler 1884 menemukan Bacilus difteri (C. )  Paul Ehlich menemukan senyawa organik seperti salvarsan yang dapat menghancurkan mikroba penyebab sifilis ( pallidum) (T. )  Emil Von Behring & Shibasabura Kitasato menemukan kuman penyebab penyakit tetanus ( tetani) (C. merupakan masa keemasan (banyak agen penyebab penyakit berhasil diisolasi & diidentifikasi). diphtheriae) diphtheriae)  Neisser menemukan kuman penyebab kencing nanah ( gonorrohoeae) (N. )  Periode dari tahun 1880 ke 1900.

TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->