P. 1
Limbah Industri Tekstil

Limbah Industri Tekstil

|Views: 1,114|Likes:
Published by fatimah zuhra

More info:

Published by: fatimah zuhra on Jul 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2013

pdf

text

original

Limbah Industri Tekstil di Kalimantan Selatan

Permasalahan lingkungan saat ini yang dominan salah satunya adalah limbah cair berasal dari industri. Limbah cair yang tidak dikelola akan menimbulkan dampak yang luar biasa pada perairan, khususnya sumber daya air. Kelangkaan sumber daya air di masa mendatang dan bencana alam semisal erosi, banjir, dan kepunahan ekosistem perairan tidak pelak lagi dapat terjadi apabila kita kaum akademisi tidak peduli terhadap permasalahan tersebut. Alam memiliki kemampuan dalam menetralisir pencemaran yang terjadi apabila jumlahnya kecil, akan tetapi apabila dalam jumlah yang cukup besar akan menimbulkan dampak negatif terhadap alam karena dapat mengakibatkan terjadinya perubahan keseimbangan lingkungan sehingga limbah tersebut dikatakan telah mencemari lingkungan. Hal ini dapat dicegah dengan mengolah limbah yang dihasilkan industri sebelum dibuang ke badan air. Limbah yang dibuang ke sungai harus memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan, karena sungai merupakan salah satu sumber air bersih bagi masyarakat, sehingga diharapkan tidak tercemar dan bisa digunakan untuk keperluan lainnya. Salah satu kandungan limbah industri yang dapat menimbulkan dampak negatif adalah logam berat seperti timbal, tembaga, krom, cadmium, raksa dan arsen. Kasus keracunan krom secara incidental cukup berbahaya bagi manusia, yakni mengakibatkan kanker paru-paru, luka bernanah kronis dan merusak selaput tipis hidung. Sumber pencemaran krom dilingkungan dapat dilacak dari air buangan industri-industri pabrik tekstil. Sasirangan merupakan kain khas Kalimantan Selatan yang dihasilkan dari pewarnaan tekstil secara ³jumput´. Limbah cair pewarna industri kain sasirangan yang mengandung logam berat krom, kebanyakan dibuang ke perairan yang ada disekitarnya, yang merupakan lahan gambut.

Fatimah Zuhra H1E109002 (Kimia Lingkungan)

1

diantaranya : a. Pada dasarnya air bersih tidak berwarna. baik yang bersifat organik maupun anorganik.Air gambut sebagai salah satu jenis air yang ada di Kalimantan Selatan yang secara alamiah mengandung C-organik dan kebanyakan dikonsumsi masyarakat yang ada disekitarnya. Karakteristik Fisika Karakteristik fisika ini terdiri dari beberapa parameter. Fatimah Zuhra H1E109002 (Kimia Lingkungan) 2 . atau tersuspensi dalam air. warna limbah berubah dari yang abu± abu menjadi kehitaman. y Karakteristik Air Limbah Karakteristik air limbah dapat dibagi menjadi tiga yaitu: 1. e. b. Warna. Temperatur Merupakan parameter yang sangat penting dikarenakan efeknya terhadap reaksi kimia. laju reaksi. Pengendalian bau sangat penting karena terkait dengan masalah estetika. Total Solid (TS) Merupakan padatan didalam air yang terdiri dari bahan organik maupun anorganik yang larut. d. Total Suspended Solid (TSS) Merupakan jumlah berat dalam mg/l kering lumpur yang ada didalam air limbah setelah mengalami penyaringan dengan membrane berukuran 0. mengendap. tetapi seiring dengan waktu dan menigkatnya kondisi anaerob. c. f. kehidupan organisme air dan penggunaan air untuk berbagai aktivitas sehari ± hari. Kekeruhan Kekeruhan disebabkan oleh zat padat tersuspensi. Bau Disebabkan oleh udara yang dihasilkan pada proses dekomposisi materi atau penambahan substansi pada limbah.45 mikron.

serta dapat menimbulkan kematian. Ammonia terdapat dalam larutan dan dapat berupa senyawa ion ammonium atau ammonia. dan hipersalivasi. sulit menelan. 1984). Fatimah Zuhra H1E109002 (Kimia Lingkungan) 3 . DO di dalam air sangat tergantung pada temperature dan salinitas d. Ammonia (NH3) Ammonia adalah penyebab iritasi dan korosi. kerusakan ginjal dan hati. Bila terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat mematikan kehidupan mikroorganisme. 1994). COD dinyatakan dalam ppm (part per milion) atau ml O2/ liter.(Alaerts dan Santika. Keracunan kronis menimbulkan gejala gastero intestinal. Ph normal untuk kehidupan air adalah 6±8. Karateristik Kimia a. Chemical Oxygen Demand (COD) Merupakan jumlah kebutuhan oksigen dalam air untuk proses reaksi secara kimia guna menguraikan unsure pencemar yang ada. tergantung pada pH larutan e. meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme dan mengganggu proses desinfeksi dengan chlor (Soemirat. g. Sulfida Sulfat direduksi menjadi sulfida dalam sludge digester dan dapat mengganggu proses pengolahan limbah secara biologi jika konsentrasinya melebihi 200 mg/L. f. Biological Oxygen Demand (BOD) Menunjukkan jumlah oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh organisme hidup untuk menguraikan atau mengoksidasi bahan±bahan buangan di dalam air b. Gas H2S bersifat korosif terhadap pipa dan dapat merusak mesin. Dissolved Oxygen (DO) adalah kadar oksigen terlarut yang dibutuhkan untuk respirasi aerob mikroorganisme. c.2. Fenol Fenol mudah masuk lewat kulit. Derajat keasaman (pH) pH dapat mempengaruhi kehidupan biologi dalam air.

Bahan kimia yang banyak digunakan adalah : . 3. Dengan koagulasi. Cara pengolahan limbah cair ada dua.Kapur . pengolahan limbah (waste treatment). koagulan digunakan untuk menggumpalkan bahan-bahan yang ada dalam air limbah menjadi flok yang mudah untuk dipisahkan yaitu dengan cara diendapkan.Alum . Pada beberapa pabrik cara ini dilanjutkan dengan melewatkan air limbah melalui Zeolit (suatu batuan alam) dan arang aktif (karbon aktif). yaitu : 1. diapungkan dan disaring. Logam Berat Logam berat bila konsentrasinya berlebih dapat bersifat toksik sehingga diperlukan pengukuran dan pengolahan limbah yang mengandung logam berat.Polielektrolit Pada cara ini. Koagulasi merupakan metode untuk menghilangkan bahan-bahan limbah dalam bentuk koloid dengan menambahkan koagulan. partikel-partikel koloid akan saling menarik dan menggumpal membentuk flok.h.Ferosulfat . Cara Kimia Cara ini dilakukan dengan koagulasi menggunakan bahan kimia dan banyak digunakan. Karakteristik Biologi Karakteristik biologi digunakan untuk mengukur kualitas air terutama air yang dikonsumsi sebagai air minum dan air bersih. y Pengolahan Limbah Tekstil Cair Dalam pengelolaan limbah cair untuk mendapatkan hasil yang efektif dan efisien perlu dilakukan langkah-langkah pengelolaan yang dilaksanakan secara terpadu dengan dimulai upaya minimisasi limbah (waste minimization).PAC . Fatimah Zuhra H1E109002 (Kimia Lingkungan) 4 . Parameter yang biasa digunakan adalah banyaknya mikroorganisme yang terkandung dalam air limbah. dan pembuangan limbah (disposal).

Dengan cara tersebut air limbah dengan lumpur aktif yang mengandung mikroba diaerasi untuk memasukkan oksigen. Jawa Barat.Lumpur dari pengolahan fisik atau kimia harus dihilangkan airnya dengan saringan plat atau saringan sabuk (belt filter). 2. lumpur dapat ditebarkan diatas tanah. Cara Biologi Cara ini mulai banyak dilakukan dan memanfaatkan aktifitas mikroba biologi untuk menghancurkan bahan-bahan yang ada dalam air limbah menjadi bahan yang mudah dipisahkan atau yang memberi efek pencemaran rendah. Fatimah Zuhra H1E109002 (Kimia Lingkungan) 5 . Kabupaten Bogor. Lumpur yang mengandung logam harus disimpan ditempat yang aman. Jika pewarna yang dipakai tidak mengandung krom atau logam lain. hingga terjadi dekomposisi sebagai berikut : Organik + O2 ²> CO2 + H20 + Energi Cara lumpur aktif dapat menurunkan COD dan BOD hingga 30 ± 70 %. sampai ada suatu tempat pengolahan limbah berbahaya yang dikembangkan diIndonesia. cara fisik (penyerapan) dan cara biologi (lumpur aktif). Cara biologi yang banyak dilakukan adalah cara Aerobik metode Lumpur Aktif. dan yang ada pada saat ini adalah Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B-3) di Cilengsi. Beberapa pabrik tekstil terutama pabrik besar telah melakukan pengolahan dengan gabungan cara kimia (koagulasi). tergantung pada karakteristik limbah cair yang diolah dan kondisi proses lumpur aktif yang dilakukan. Pengolaban limbah cair memerlukan biaya investasi dan biaya operasi yang tidak sedikit.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->