P. 1
Hukum Acara Perdata Singapura Referensi

Hukum Acara Perdata Singapura Referensi

|Views: 120|Likes:
Published by Rossa Sindhunata

More info:

Published by: Rossa Sindhunata on Jul 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/26/2014

pdf

text

original

Hukum Singapura Referensi>Hukum Acara Perdata

BAB 2 Bagian 1 Bagian 2 Bagian 3 Bagian 4 Bagian 5 Bagian 6 Permohonan Bagian 7 Bagian 8 Bagian 9 Bagian 10 Bagian 11 Bagian 12 Bagian 13 Bagian 14 Bagian 15

HUKUM ACARA PERDATA Pendahuluan Pengadilan Sumber-sumber Hukum Acara Perdata Cara Pengajuan Gugatan Hal-Hal Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Mengajukan Gugatan Pengajuan Surat Somasi – Proses Perkara Sampai Dengan Penutupan Proses Penghentian Gugatan Tanpa Persidangan Upaya Hukum Sementara dan Hal-Hal Yang Bersifat Sementara Lainnya Pertukaran Bukti dan Penetapan Persidangan Persidangan Perhitungan Ganti Rugi Pelaksanaan Putusan Biaya Proses Banding Proses Perkara dan Proses Perdata Lainnya

Penulis mengucapkan terima kasih kepada Panitera Mahkamah Agung yang dengan baik hati telah mengijinkan penulis mengambil artikel tentang Hukum Acara Perdata yang dimuat di dalam situs Mahkamah Agung. Penulis juga dibantu oleh Ibu Yarni Loi dalam menyusun artikel ini. BAGIAN 1 PENDAHULUAN

2.1.1 Litigasi melibatkan berbagai tahap. Proses perkara dimulai dari proses awal yang diikuti dengan penyampaian jawaban dari pihak tergugat (ia biasanya hadir apabila ingin membantah gugatan), permohonan, penemuan dokumen, petunjuk pengadilan, permohonan putusan sela untuk mendapatkan upaya hukum sementara atau final dan, apabila perkara belum diselesaikan melalui perdamaian (biasanya melalui perundingan atau mediasi) atau berakhir berdasarkan putusan tanpa melalui persidangan atau putusan sela lainnya, maka gugatan akan maju ke persidangan. Proses litigasi dapat terus berlanjut setelah persidangan apabila terdapat upaya banding atau pelaksanaan putusan. Kembali ke atas BAGIAN 2 PENGADILAN

2.2.1 Mahkamah Agung/Supreme Court terdiri dari Pengadilan Banding/Court of Appeal dan Pengadilan Tinggi/High Court. Pengadilan Subordinasi/Subordinate Court terdiri dari Pengadilan

1 Sumber-sumber utama hukum acara perdata meliputi Undang-Undang Peradilan Mahkamah Agung/Supreme Court of Judicature Act. dimana ganti rugi yang dituntut meliputi ganti rugi sehubungan dengan kematian. Somasi/Originating Summons dan Permohonan/Originating Petition 2. dan permohonan untuk peninjauan kembali. cidera pribadi atau kerusakan harta benda. prosedur somasi/originating summons ini lebih murah. Yurisdiksi keuangan umum dari Pengadilan Magistrate dibatasi sampai dengan nilai gugatan sebesar $60. tuntutan ganti rugi atas pelanggaran terhadap kewajiban/breach of duty.2 Sebagian besar perkara perdata mengenai kontrak dan perbuatan melawan hukum/tort diawali dengan somasi.000 setelah mendapat persetujuan tertulis dari para pihak). umumnya untuk gugatan di luar yurisdiksi Pengadilan Subordinasi (meskipun Pengadilan Tinggi adalah pengadilan dengan yurisdiksi tak terbatas dan dapat memeriksa setiap gugatan terlepas dari jumlah atau nilai terkait). cepat dan sederhana karena tidak melibatkan permohonan dan banyak proses perkara sebelum persidangan utama. Somasi/Originating Summons 2. ketentuan dari putusan perkara dan kekuasaan pengadilan yang melekat.4. dan gugatan sehubungan dengan pelanggaran hak paten. Dibandingkan dengan somasi/writ of summons. Pengajuan banding ke Pengadilan Tinggi dari Pengadilan manapun (kecuali Pengadilan Subordinasi).4. Undang-Undang Pengadilan Subordinasi/ Subordinate Courts Act dan undang-undang lain yang mempunyai penerapan hukum acara atau memuat ketentuan hukum acara. Ada juga proses peradilan informal melalui Peradilan Gugatan Kecil/Small Claims Tribunal (yang diatur berdasarkan aturan khususnya sendiri.4 Suatu gugatan dapat diawali dengan somasi/originating summons atau permohonan/originating petition hanya apabila telah ditentukan sebelumnya berdasarkan Aturan Pengadilan atau hukum tertulis. Gugatan yang diawali dengan somasi/originating summons dapat berubah menjadi gugatan yang diawali dengan somasi/writ of summons apabila gugatan tersebut selanjutnya menimbulkan perselisihan mengenai fakta yang substansial. atau apabila ditentukan lain berdasarkan hukum tertulis atau Aturan Pengadilan. Kembali ke atas BAGIAN 3 SUMBER-SUMBER HUKUM ACARA PERDATA 2. Gugatan diawali dengan somasi/originating summons apabila terdapat perselisihan berkenaan dengan masalah hukum atau penafsiran dokumen tertulis atau ketentuan undang-undang.Negeri/District Court dan Pengadilan Magistrate/Magistrate Court.000. Proses perkara yang harus diawali dengan somasi/writ of summons adalah upaya hukum mengenai perbuatan melawan hukum/tort.3 Prosedur somasi/originating summons ini dapat diterapkan apabila tidak ada perselisihan mengenai fakta yang substansial. Kembali ke atas BAGIAN 4 CARA PENGAJUAN GUGATAN 2.000.4.3. gugatan atas dasar tuduhan penipuan. Yurisdiksi keuangan umum dari Pengadilan Negeri dibatasi sampai dengan nilai gugatan sebesar $250. Somasi/Writ of Summons 2. Somasi/originating summons biasanya digunakan untuk permohonan dan banding tertentu berdasarkan Undang-Undang Arbitrase. bukan oleh hukum acara yang mengatur pengadilan-pengadilan utama yang baru saja disebutkan) yang memiliki yurisdiksi atas gugatan-gugatan bernilai sampai dengan $10. Aturan Pengadilan/Rules of Court. kecuali memasuki tempat tanpa ijin. permohonan/originating motion or petition. somasi (terkait dengan perselisihan mengenai hukum)/originating summons.1 Proses perkara perdata dimulai dengan somasi (terkait dengan perselisihan mengenai fakta)/writ of summons. petunjuk-petunjuk dalam praktek. peradilan atau orang juga harus disampaikan dengan cara somasi/originating .4.000 (yang dapat naik menjadi $20. Pengadilan Tinggi adalah pengadilan tahap pertama.

000 per hari S$7. Umumnya.000 per hari atau sebagian S$3.000 per hari atau sebagian darinya darinya S$2. batas waktu untuk gugatan mengenai kontrak dan perbuatan melawan hukum/tort adalah 6 tahun. Biaya harus dibayar ketika dokumen diajukan ke pengadilan.5. penyerahan salinan dokumen dan penggunaan pengadilan untuk pemeriksaan perkara.3 Biaya pengadilan telah ditentukan dalam beberapa peraturan perundang-undangan dan harus dibayar pada berbagai tahap dalam proses perkara. Akan tetapi. Biaya juga harus dibayar terpisah sehubungan dengan layanan seperti pemberian cap dokumen.5. Permohonan/originating petition paling umum digunakan dalam perkara penyelesaian pengalihan harta warisan kepada ahli waris tanpa ada keberatan.summons. perkara perceraian dan adopsi dan perkara penutupan perusahaan.000 per hari S$5. Saat ini biaya pemeriksaan perkara di pengadilan adalah sebagai berikut: Nilai gugatan sampai dengan S$1 juta Nilai gugatan lebih dari S$1 juta Gratis Gratis S$6. Biaya Pengadilan dan Biaya Pemeriksaan Perkara 2.000 per hari atau sebagian darinya darinya S$3.2 Sebelum mengajukan gugatan. gugatan atas cidera pribadi adalah 3 tahun.000 per hari Hari ke-1 s/d ke-3 Hari ke-4 Hari ke-5 Hari ke-6 s/d ke-10 Hari ke-11 dan seterusnya Kembali ke atas BAGIAN 6 PENGAJUAN SURAT SOMASI – PROSES PERKARA SAMPAI DENGAN PENUTUPAN PROSES PERMOHONAN Penerbitan dan Keberlakuan Surat Somasi .000 per hari atau sebagian S$9. Pengadilan harus diyakinkan bahwa forum lain tersebut memiliki hubungan yang paling nyata dan substansial dengan sengketa.1 Suatu gugatan harus diajukan dalam batas waktu yang telah ditentukan berdasarkan hukum. sedangkan gugatan untuk memperoleh kembali tanah dan eksekusi putusan pengadilan adalah 12 tahun. Suatu pihak yang ingin menolak gugatan atas dasar tersebut harus menunjukkan bahwa perkara harus diadili di forum lain demi kepentingan para pihak dan keadilan. Kembali ke atas BAGIAN 5 HAL-HAL YANG HARUS DIPERTIMBANGKAN SEBELUM MENGAJUKAN GUGATAN Batas Waktu 2.5. dengan mempertimbangkan sejumlah faktor seperti hukum yang mengatur transaksi dan lokasi para saksi.000 per hari S$5. Pengadilan juga harus mempertimbangkan apakah ada keadaan-keadaan yang berdampak dari putusan menolak gugatan. pihak yang akan berperkara juga harus mempertimbangkan apakah Singapura merupakan forum yang tepat untuk memulai proses perkara atau beresiko gugatannya ditolak dengan alasan bahwa jelas terdapat forum lain yang lebih tepat mengadili perkara. Forum 2. termasuk apakah akan timbul ketidakadilan yang substansial dengan membuat pihak penggugat diadili di pengadilan asing. hal ini tidak menjadi faktor penentu atas masalah tersebut.

Penyampaian Surat Somasi Di Luar Singapura 2. Ada pengecualian-pengecualian untuk hal ini. maka ia harus mengajukan dan menyampaikan surat bantahannya kepada pihak penggugat dalam waktu 14 hari setelah batas waktu untuk mendaftarkan kehadiran atau setelah penyampaian pernyataan gugatan. maka penyampaian surat somasi di luar Singapura harus dilakukan sesuai dengan hukum negara dimana surat somasi tersebut disampaikan. Apabila ijin diberikan.6. apabila pernyataan gugatan tidak disertai dalam surat somasi. Mendaftarkan Kehadiran 2.5 Sebelum surat somasi dikeluarkan. pengadilan harus yakin bahwa terdapat masalah serius yang akan disidangkan.6. maka proses permohonan dianggap ditutup pada akhir jangka waktu 14 hari setelah surat bantahan disampaikan. . yang mana terjadi terakhir.6. Apabila pihak tergugat telah mendaftarkan kehadiran. dalam waktu 14 hari setelah surat bantahan (dan gugatan balik) disampaikan kepadanya. Apabila harus disampaikan di luar yurisdiksi. Surat somasi umumnya berlaku selama 6 bulan. Penutupan Proses Permohonan 2. yang masuk dalam salah satu bagian dari Perintah 11 aturan 1 dari Aturan Pengadilan yang. Apabila surat somasi hanya memiliki pernyataan umum.6. jika ada. dengan pernyataan umum yang menyatakan secara jelas perihal gugatan yang diajukan dan upaya hukum yang akan dimohonkan. yang umumnya bertempat tinggal atau menjalankan usaha atau yang memiliki properti di Singapura dan/atau putusan sela yang memerintahkan pihak tergugat untuk melakukan atau tidak melakukan segala sesuatu di Singapura dan/atau gugatan diajukan sehubungan dengan cidera janji yang dilakukan di Singapura terhadap perjanjian yang dibuat di Singapura. Penyampaian secara langsung dianggap terjadi apabila dilakukan dengan cara memberikan salinan dokumen kepada pihak tergugat apabila yang bersangkutan adalah perorangan dan di alamat terdaftar dari pihak tergugat apabila berupa perusahaan.3 Pengadilan dapat memberikan ijin kepada pihak penggugat untuk menyampaikan surat somasi kepada pihak tergugat di luar Singapura. Selain itu. Penyampaian Surat Somasi 2. maka ia mempunyai waktu 8 hari setelah surat penyampaian surat somasi (atau 21 hari apabila surat somasi disampaikan di luar yurisdiksi) untuk mendaftarkan kehadiran dengan mengajukan Nota Kehadiran ke pengadilan untuk menunjukkan maksudnya untuk menyampaikan bantahan terhadap gugatan. dan apabila dikeluarkan dalam Proses Perkara Maritim. Pihak penggugat harus menyampaikan surat jawaban dan bantahannya kepada pihak tergugat. Sebelum pengadilan memberikan ijin. maka pernyataan gugatan harus disampaikan sebelum berakhirnya jangka waktu 14 hari setelah pihak tergugat mendaftarkan kehadiran. surat tersebut harus disertai dengan pernyataan gugatan atau.6. surat somasi dianggap telah dikeluarkan. misalnya apabila pengacara pihak tergugat berwenang menerima penyampaian surat somasi atas nama pihak tergugat atau apabila dikeluarkan perintah untuk penggantian penyampaian surat somasi. antara lain.4 Apabila pihak tergugat menerima surat somasi. Pihak tergugat dapat mengajukan gugatan balik atas gugatan yang sama yang diajukan oleh pihak penggugat di dalam surat bantahan dan gugatan balik.2. Apabila baik surat jawaban maupun bantahan terhadap gugatan balik tidak disampaikan. maka akan berlaku selama 12 bulan.6 Proses permohonan dianggap ditutup 14 hari setelah penyampaian surat jawaban atau bantahan terhadap gugatan balik. pihak penggugat harus mendaftarkan surat somasi ke Kepaniteraan Mahkamah Agung untuk ditandatangani dan dicap oleh Panitera.6. Permohonan 2. maka surat somasi berlaku selama 2 bulan. pengadilan harus yakin bahwa perkara pihak penggugat mempunyai dasar argumentasi yang baik. Pihak penggugat dapat mengajukan permohonan ke pengadilan untuk memperpanjang keberlakuan surat somasi untuk jangka waktu 6 bulan berikutnya setiap saat mengajukan permohonan perpanjangan waktu. Setelah surat somasi ditandatangani dan dicap. meliputi perkara-perkara dimana dilakukan upaya hukum terhadap orang yang berkedudukan.2 Surat somasi harus disampaikan secara langsung kepada setiap pihak tergugat.1 Untuk mengajukan surat somasi.

suatu pihak dapat mencabut atau menghentikan gugatan atau bantahan atau gugatan baliknya. maka pihak penggugat dapat mengajukan permohonan ke pengadilan untuk memperoleh putusan tanpa melalui proses persidangan terhadap pihak tergugat.1 Proses perkara dapat diselesaikan dan/atau dengan cara lain diakhiri dan/atau diputuskan dan dikesampingkan pada tahap awal sebelum persidangan gugatan karena berbagai alasan. Penghentian dan Pencabutan Gugatan 2. Putusan Tanpa Melalui Proses Persidangan/Summary Judgment 2. Putusan ini dapat berupa putusan yang bersifat final atau sementara tergantung pada sifat gugatannya. maka pihak tergugat dapat mengajukan permohonan untuk menambahkan pihak tersebut sebagai “pihak ketiga” yang akan berlanjut ke proses perkara pihak ketiga. tidak penting atau mengada-ada dan/atau cenderung mengganggu.5 Terakhir. Kembali ke atas BAGIAN 8 UPAYA HUKUM SEMENTARA DAN HAL-HAL YANG BERSIFAT SEMENTARA LAINNYA Putusan Sela 2. Penolakan Permohonan 2. Permohonan untuk memperoleh putusan tanpa melalui proses persidangan harus diajukan paling lambat dalam waktu 28 hari setelah proses permohonan dianggap ditutup. tidak mengajukan surat bantahan dalam waktu yang dicantumkan di dalam surat somasi.7.1 Pada setiap tahap proses perkara.7.2 Apabila pihak tergugat tidak mendaftarkan kehadiran atau setelah mendaftarkan kehadiran. pihak yang berperkara merasa perlu dan/atau layak untuk mengajukan permohonan putusan .7. maka pihak penggugat dapat mengajukan permohonan untuk memperoleh putusan yang memenangkan pihak penggugat akibat kelalaian yang dilakukan pihak tergugat.8. melecehkan atau memperlambat persidangan yang adil berkenaan dengan gugatan dan/atau secara lain merupakan penyalahgunaan proses pengadilan. Untuk dapat menghindari dikeluarkannya putusan tanpa melalui proses persidangan. Permohonan untuk menolak setiap permohonan atau bagian darinya dapat diajukan apabila dapat diungkapkan bahwa permohonan tersebut tidak ada dasar gugatan atau bantahan yang selayaknya dan/atau permohonan tersebut bersifat skandal.7 Apabila pihak tergugat berpandangan bahwa pihak lain bertanggung jawab untuk memberikan ganti rugi kepadanya dan/atau secara lain memberi kontribusi atas gugatan pihak penggugat.Proses Perkara Pihak Ketiga 2. maka pihak tergugat harus menunjukkan bahwa sengketa tersebut merupakan permasalahan yang dapat disidangkan atau bahwa ada alasan-alasan lainnya untuk menyidangkan perkara tersebut.3 Apabila pihak tergugat telah mendaftarkan kehadiran dan mengajukan surat bantahan tetapi tampak jelas bahwa bantahan pihak tergugat tidak mempunyai dasar yang nyata terhadap gugatan.6. Hal ini dapat dilaksanakan dengan atau tanpa ijin pengadilan. Putusan Akibat Kelalaian/Default Judgment 2.7. yang manapun yang terjadi.7. tergantung pada tahapan proses perkara. Kembali ke atas BAGIAN 7 PENGAKHIRAN GUGATAN TANPA PERSIDANGAN 2. akan tetapi seringkali segera setelah dikeluarkannya surat somasi.4 Permohonan juga dapat ditolak.

3 Putusan Mareva dirancang untuk mencegah para pihak mengambil langkah-langkah untuk secara sengaja mengacaukan penetapan Pengadilan dengan cara menghilangkan aset (baik setempat atau di seluruh dunia) untuk menghindari resiko kewajiban memenuhi putusan pengadilan yang dijatuhkan terhadapnya. Putusan Mareva/Mareva Injunction 2. Dalam keadaan yang mendesak. 2. ada juga hal-hal/permohonan putusan sementara lainnya yang lebih standar yang dapat dan/atau biasanya ditempuh sebelum perkara siap untuk disidangkan. Permohonan tersebut diajukan tanpa pemberitahuan kepada pihak terkait. .8.8. pihak tergugat memiliki aset di dalam yurisdiksi dan terdapat resiko nyata untuk menghilangkan aset dari yurisdiksi. pihak penggugat harus meyakinkan pengadilan bahwa pihaknya mempunyai perkara prima facie yang sangat kuat. potensi kerugian di pihak penggugat sangat serius apabila penetapan tersebut tidak dikeluarkan. Namun.sela ke pengadilan yang memerintahkan pihak lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu sampai dengan persidangan. kecuali terdapat bukti bahwa pemberitahuan tersebut dapat membuat tujuan permohonan tidak tercapai. Pemberitahuan mengenai permohonan ini harus disampaikan kepada para pihak terkait lainnya. pihak penggugat harus menunjukkan bahwa perkaranya mempunyai dasar argumentasi yang baik terhadap pihak tergugat. apabila satu pihak yakin bahwa pihak lain tidak membeikan temuan yang memadai. Hal-Hal/Permohonan Putusan Sementara Lainnya 2. menyita dan menahan dokumen atau barang-barang lainnya. Prinsip yang sama berlaku di dalam putusan Mareva di seluruh dunia.8.4 Untuk memperoleh putusan sela di dalam negeri.8.8. Untuk memperoleh penetapan tersebut. maka pihaknya dapat mengajukan permohonan ke Pengadilan untuk memperoleh temuan dokumen spesifik. aspek penting dari litigasi adalah proses penemuan dokumen dimana para pihak harus menyerahkan temuan dokumen yang relevan dengan masalah-masalah dalam perkara dan yang berada dalam penguasaan.5 Upaya hukum sementara lainnya adalah penetapan Anton Piller yang berupaya mencegah pihak tergugat memusnahkan bukti keterlibatan. pengawasan atau kekuasaan mereka. yang mana hal ini akan membuat putusan pengadilan menjadi tidak dapat diberlakukan. pihak penggugat dapat mengajukan permohonan bahkan sebelum dikeluarkannya putusan tetapi harus menyampaikan pemberitahuan mengenai permohonan tersebut kepada para pihak terkait lainnya. terdapat bukti yang jelas bahwa pihak tergugat memiliki dokumen atau barang yang membuktikan keterlibatannya dan terdapat kemungkinan yang nyata bahwa pihak tergugat dapat memusnahkan materi tersebut sebelum dapat diajukannya permohonan penetapan dengan pemberitahuan kepada para pihak lainnya. 2. atau pengadilan kemudian memutuskan bahwa putusan tersebut seharusnya tidak diberikan. Penemuan dan Pemeriksaan Dokumen 2. kecuali dapat ditunjukkan alasan bahwa penyampaian pemberitahuan tersebut dapat membuat tujuan permohonan tidak tercapai. kecuali bahwa sejauh terkait dengan aset pihak tergugat di dalam yurisdiksi.7 Sebagai contoh.8.6 Selain dari upaya hukum sementara ini.2 Untuk memperoleh putusan sela. Tujuan putusan tersebut adalah untuk melindungi pihak yang berperkara dari kerugian yang tidak akan mendapat penggantian yang memadai dalam bentuk ganti rugi seandainya ia memenangkan perkara di persidangan. pihak pemohon harus menunjukkan adanya permasalahan serius yang akan disidangkan dengan prospek keberhasilan yang nyata dan bahwa keberhasilan selebihnya tergantung pada pemberian putusan sela. dengan cara mengijinkan beberapa orang-orang untuk memasuki tempatnya untuk menggeledah. pihak penggugat harus menunjukkan bahwa aset pihak tergugat di dalam yurisdiksi tidak ada dan/atau tidak mencukupi untuk memenuhi tuntutan dan bahwa pihak tergugat mempunyai aset di luar yurisdiksi. Pemberian putusan biasanya dilakukan setelah pihak penggugat menyanggupi untuk membayar ganti rugi kepada pihak tergugat apabila pihak tergugat dibebaskan dari tuntutan. Penetapan Anton Piller/Anton Piller Order 2.

Surat Panggilan Saksi/Subpoena 2. Ini adalah pernyataan tertulis di bawah sumpah dari para saksi yang akan dianggap sebagai kesaksian mereka di dalam persidangan dan yang akan dilakukan pemeriksaan silang. kedua adalah surat yang mengharuskan orang yang disebutkan dalam surat untuk memberikan dokumen tanpa wajib hadir secara langsung.2 Setiap pihak harus mempersiapkan. termasuk apakah penetapan ini akan mengganggu gugatan pokok. untuk pertukaran pernyataan di bawah sumpah dari bukti utama dan untuk menetapkan tanggal persidangan.1 Untuk memperlancar proses perkara. mengajukan dan bertukar pernyataan di bawah sumpah dari bukti utama yang disampaikan oleh masing-masing saksinya. berupa laporan pihak ahli yang dilampirkan pada pernyataan di bawah sumpah. Pengadilan dapat memerintahkan seseorang yang menempati posisi pihak penggugat untuk memberikan jaminan atas biaya-biaya lawannya.3 Para pihak juga dapat bertukar bukti pihak ahli. antara-lain. Pihak ahli ini berkewajiban membantu pengadilan dalam hal-hal yang menjadi keahliannya dan kewajiban ini menghapus setiap kewajiban kepada orang yang telah memberi instruksi kepadanya atau yang telah membayarnya.Jaminan Atas Biaya-Biaya Lawan 2. Dalam PTC. Pihak tergugat harus menunjukkan bahwa pihak penggugat umumnya bertempat tinggal di luar yurisdiksi dan/atau pihak penggugat adalah orang yang namanya disebut sebagai penggugat yang menggugat untuk kepentingan orang lain/nominal plaintiff. Pertama adalah surat yang mengharuskan saksi untuk hadir di pengadilan guna menyampaikan bukti secara lisan. Pernyataan di bawah sumpah dari bukti utama diajukan dan dipertukarkan sebelum persidangan. PTC akan ditambah dengan Somasi Untuk Mendapat Petunjuk/Summons For Directions yang diajukan oleh pihak penggugat untuk memperoleh petunjukpetunjuk resmi. Kembali ke atas BAGIAN 9 PERTUKARAN BUKTI DAN PENETAPAN PERSIDANGAN Pertemuan Pra Persidangan 2.4 Surat panggilan saksi dapat dikeluarkan untuk memastikan kehadiran para saksi di persidangan.9. sedangkan yang ketiga adalah kombinasi jenis surat yang mengharuskan saksi untuk memberikan bukti di pengadilan dan memberikan dokumen. Para ahli dapat ditunjuk oleh pengadilan atau oleh para pihak. Apabila kasus ini termasuk dalam salah satu dari kasus-kasus seperti yang disebutkan sebelumnya. Bukti Ahli 2.9. Pertukaran Pernyataan Di Bawah Sumpah/Affidavit Dari Bukti Utama 2. maka pengadilan setelah mempertimbangkan semua keadaan dari kasus. Panitera mengadakan pertemuan pra persidangan/pretrial conferences (“PTC”) secara berkala.9. dan terdapat alasan yang meyakinkan bahwa ia tidak akan dapat membayar biaya pihak tergugat apabila diperintahkan untuk melakukannya dan/atau alamat pihak penggugat tidak tercantum di dalam surat somasi atau proses awal lainnya atau dicantumkan salah dan/atau pihak penggugat mengubah alamatnya selama berlangsungnya proses perkara untuk menghindari konsekuensi dari proses litigasi. Ada tiga jenis surat panggilan saksi yang dapat dikeluarkan. Panitera akan menunjukkan status gugatan dan memberikan petunjuk-petunjuk kepada para pihak mengenai langkah-langkah selanjutnya yang harus ditempuh dalam proses perkara. Penetapan Persidangan .8 Permohonan umum lainnya adalah jaminan atas biaya-biaya lawan. harus memutuskan apakah adil untuk memerintahkan pemberian jaminan. maka pernyataan di bawah sumpah yang telah diajukan sebagai bukti utama akan ditolak oleh pengadilan. dimana apabila ia tidak hadir.8.9.

Dalam hal ini.10.9. Pemeriksaan untuk menghitung ganti rugi mengikuti urutan proses perkara yang serupa dengan yang digunakan di dalam persidangan di hadapan hakim. Kembali ke atas BAGIAN 10 PERSIDANGAN 2. Untuk menagih uang yang merupakan hutang. Kembali ke atas BAGIAN 12 PELAKSANAAN PUTUSAN Surat Perintah Eksekusi/Writ of Execution 2. Setelah semua saksi dari pihak penggugat memberikan kesaksian.11. Surat-surat perintah ini memberikan wewenang kepada pejabat pengadilan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memberlakukan putusan pengadilan. maka para pihak harus mengajukan Permintaan untuk Penetapan Persidangan/Request for Setting Down Action for Trial beserta berkas dokumen yang diperlukan. Kembali ke atas BAGIAN 11 PERHITUNGAN GANTI RUGI 2. tergantung pada Hakim dan kompleksitas masalah. kreditur dari putusan pengadilan pertama-tama harus mengajukan permohonan untuk memperoleh garnishee order nisi.1 Putusan Pengadilan dapat dilaksanakan berdasarkan salah satu dari berbagai surat perintah eksekusi. jumlah ganti rugi yang diberikan akan dinilai oleh Panitera dalam pemeriksaan di dalam ruang khusus. maka Panitera dapat membuat garnishee nisi menjadi mutlak dan garnishee .5 Apabila seluruh proses sebelum persidangan telah diselesaikan dan perkara siap diperiksa.2. Apabila garnishee menegaskan bahwa terdapat uang yang terhutang kepada debitur dari putusan pengadilan pada tahap ‘memperlihatkan sebab’.2 Proses garnishee dapat dipandang tepat apabila debitur dari putusan pengadilan mempunyai piutang kepada pihak ketiga (garnishee).12. Panitera atau pejabat berwenang dari Pengadilan akan mencatatkan putusan Hakim dan penetapan Hakim berkenaan dengan biaya ke dalam buku risalah. tetapi tidak membuat penetapan mengenai jumlah ganti rugi yang tepat yang harus dibayar kepada pihak yang memenangkan perkara. Setelah para saksi dari pihak tergugat selesai memberikan kesaksian mereka. Panitera akan memeriksa bukti dari para pihak yang bersangkutan. para pihak akan menyampaikan pernyataan penutupan secara tertulis ataupun yang lisan. hakim dapat memberikan putusan mengenai masalah tanggung jawab. Apabila kreditur dari putusan pengadilan menagih hutang. maka garnishee harus membayar uang kepadanya dan bukan kepada debitur dari putusan pengadilan. perkara pihak penggugat ditutup. Kemudian tiba gilirannya para saksi dari pihak tergugat yang memberikan kesaksian dan diperiksa-silang dan kemudian diperiksa kembali bukti-bukti mereka. seperti Surat Perintah Penyitaan dan Penjualan/Writ of Seizure and Sale atas harta bergerak dan tidak bergerak. seperti pihak penggugat yang cidera dan/atau dokter untuk mengetahui jumlah ganti rugi yang selayaknya untuk diberikan. Proses Perolehan Pembayaran Dari Pihak Ketiga/Garnishee Proceedings 2.1 Dalam perkara-perkara tertentu. Hal ini mengarah pada proses “memperlihatkan sebab”.1 Pengacara dari pihak penggugat akan membuka perkara pihak penggugat (kecuali beban bukti berada pada pihak tergugat) dengan menyampaikan langsung ke pengadilan dan para saksi dari pihak penggugat akan mendapat giliran pertama untuk memberi kesaksian dan diperiksa-silang. Surat Perintah Penyerahan/Writ of Delivery dan Surat Perintah Pengambilalihan/Writ of Distress. Setiap saksi dapat diperiksa kembali setelah berakhirnya pemeriksaan-silang. yang dapat diajukan tanpa keterlibatan pihak lain.12. termasuk gugatan atas cidera pribadi. Setelah Hakim mengambil keputusan dan membacakan putusan.

2 Ada dua dasar perpajakan. Ia dapat melakukannya dengan menempuh proses hukum baru atau.12. Penetapan biaya yang dikeluarkan oleh pengadilan sepenuhnya atas dasar kebijaksanaan baik secara prinsip ataupun jumlahnya.13. Lain-lain 2. Pengacara juga berkesempatan mengajukan tagihan biaya terhadap kliennya (‘Pengacara dan Biaya Klien’).4 Ada proses-proses lainnya berdasarkan mana suatu putusan pengadilan dapat dilaksanakan. Pengadilan dapat menetapkan biaya tetap atau biaya kena pajak. Pada umumnya.4 Tagihan biaya akan dikenakan pajak karena salah satu dari alasan-alasan berikut ini: (a) pengadilan telah memerintahkan pengenaan pajak. maka tagihan dapat dipertimbangkan oleh Panitera perpajakan dan setiap butir yang dipersengketakan di dalam tagihan akan diputuskan oleh Panitera perpajakan setelah mendengar keberatan dan argumentasi dari setiap pihak. Suatu pihak yang berhak meminta agar biaya dikenakan pajak harus menempuh proses perkara perpajakan berkenaan dengan biaya tersebut dengan menyampaikan dua salinan tagihan biaya ke Kantor Kepaniteraan. dengan mendaftarkan putusan pengadilan Singapura-nya di negara asing tersebut (berdasarkan asas pelaksanaan putusan pengadilan secara resiprokal antara dua negara). Pendaftaran Keputusan 2. biaya dapat terkena pajak apabila biaya ditetapkan tetapi jumlahnya tidak ditentukan (yaitu: telah ditentukan sebelumnya berdasarkan skala biaya tetap). (c) pihak yang ditagih atau pihak yang bertanggung jawab BIAYA-BIAYA . pengacara dari pihak yang memenangkan perkara akan menyampaikan tagihan biaya yang ditetapkan oleh pengadilan untuk dibayar oleh satu pihak kepada pihak lainnya (‘Pihak dan Biaya Pihak’). Artinya biaya gugatan biasanya dimenangkan oleh pihak berperkara yang menang. Kembali ke atas BAGIAN 13 Hak Atas Biaya 2. dan apabila ada keraguan mengenai apakah biaya dikeluarkan sewajarnya atau wajar dalam hal jumlahnya. 2. apabila memungkinkan. Dasar Perpajakan 2. para pihak yang ingin pendapatnya didengar berkenaan dengan tagihan akan hadir di hadapan Panitera perpajakan. pengadilan akan mengijinkan suatu jumlah uang yang layak untuk segala biaya yang telah dikeluarkan sewajarnya. Berdasarkan dasar pemberian ganti rugi. pengadilan akan mengijinkan suatu jumlah uang yang layak untuk segala biaya yang telah dikeluarkan sewajarnya. ongkos. misalnya apabila mereka memperselisihkan jumlah biaya yang harus dibayar. pembayaran. pengeluaran dan remunerasi yang telah dikeluarkan. Apabila tagihan biaya dipersengketakan. seperti proses perkara kepailitan dan penutupan perusahaan. yaitu dasar standar dan dasar pemberian ganti rugi.harus membayar uang kepada kreditur dari putusan pengadilan dan bukan debitur dari putusan pengadilan. maka ia dapat melaksanakannya di negara dimana debitur tersebut memiliki aset.3 Pada tahap penyelesaian gugatan. Berdasarkan dasar standar.3 Apabila kreditur dari putusan pengadilan tidak dapat melaksanakan putusan pengadilannya di Singapura karena debitur dari putusan pengadilan tidak memiliki aset di sini.13. maka hal ini akan diselesaikan dengan memperhatikan kepentingan pihak yang membayar.13. dan apabila ada keraguan mengenai apakah biaya dikeluarkan sewajarnya atau wajar dalam hal jumlahnya. Pada tanggal yang ditetapkan untuk perpajakan. (b) baik pengacara maupun klien sepakat mengenai pengenaan pajak atas tagihan pengacara. Prosedur Perpajakan 2.1 Prinsipnya adalah “biaya mengikuti peristiwa”.13.12. maka hal ini akan diselesaikan dengan memperhatikan kepentingan pihak yang menerima. Biaya ini dapat mencakup biaya.

2. apabila suatu pihak ingin mengajukan banding atas suatu putusan yang dikeluarkan oleh Hakim Pengadilan Tinggi dalam ruang khusus. Pengadilan Tinggi dapat memerintahkan persidangan baru atau memberikan perintah lain sebagaimana diperlukan untuk memastikan bahwa ‘keadilan yang substansial telah dilaksanakan’. Apabila nilai pokok perkara lebih kecil atau sama dengan S$250.3 Berkenaan dengan persidangan. pihak yang bersangkutan tetap tidak puas dengan putusan Hakim.2 Berkenaan dengan putusan sela. maka ia harus mengajukan permohonan melalui surat kepada pengadilan untuk berargumentasi lebih lanjut di hadapan Hakim yang sama dalam waktu 7 hari setelah penyerahan keputusan tersebut. Pengadilan ini dapat meminta dan memeriksa catatan suatu proses perkara perdata di hadapan pengadilan subordinasi dengan maksud untuk ‘meyakinkan dirinya berkenaan dengan ketepatan. Pengadilan Subordinasi 2.4 Pengadilan Tinggi memiliki yurisdiksi yang berfungsi mengawasi dan merevisi putusan pengadilan subordinasi. Dalam upaya banding atas putusan sela. hal-hal yang bersifat sementara diputuskan oleh panitera. suatu pihak yang tidak puas dengan putusan Pengadilan Tinggi dapat mengajukan upaya banding ke Pengadilan Banding untuk mengesampingkan atau mengubah putusan tersebut apabila nilai pokok perkara dalam persidangan melebihi S$250.1 Upaya banding memiliki beberapa bentuk yang berbeda dan dapat dilakukan di berbagai tingkatan. Apabila Panitera tidak memberi jawaban dalam waktu 14 hari. upaya banding selanjutnya diakukan ke Pengadilan Banding (harus diperoleh ijin untuk keperluan ini). maka ia dapat mengajukan banding ke Pengadilan Banding. Apabila Hakim memutuskan bahwa ia ingin mendengar argumentasi lebih lanjut. maka permohonan keberatan dapat diajukan untuk dikaji oleh Hakim Pengadilan Tinggi di dalam ruang khusus dalam waktu 14 hari setelah pemeriksaan perpajakan.untuk membayar tagihan mendapat perintah pengenaan pajak atas tagihan melalui suatu pengajuan permohonan dalam waktu satu tahun setelah tagihan diserahkan. Kembali ke atas .14. Apabila. upaya banding ke Pengadilan Tinggi harus memperoleh ijin pengadilan apabila nilai gugatannya adalah sebesar $50.14. yang menyatakan bahwa Hakim perlu mendengar argumentasi lebih lanjut. Kembali ke atas BAGIAN 14 PROSES BANDING Mahkamah Agung 2. Apabila para pihak tidak setuju dengan jumlah yang diijinkan atau tidak diijinkan oleh Panitera perpajakan. upaya banding pada umumnya diajukan mulai dari tingkat pengadilan magistrate atau pengadilan negeri sampai dengan tingkat Pengadilan Tinggi (Yurisdiksi keuangan dari pengadilan magistrate dan pengadilan negeri dibahas di dalam ayat 2: “Pengadilan”). maka harus memperoleh persetujuan dari pengadilan. maka Pengadilan Banding terdiri dari 3 Hakim Banding. Dalam banding atas penetapan atau putusan yang bersifat final.14. setelah argumentasi lebih lanjut disampaikan. Apabila permohonan diajukan oleh pengacara. maka Hakim dianggap telah menyatakan bahwa ia tidak memerlukan argumentasi lebih lanjut. maka Panitera akan memberitahu pihak yang mengajukan permohonan dalam waktu 14 hari setelah menerima suratnya. maka biaya harus dibayar setelah berakhirnya jangka waktu satu bulan kalender dan satu tahun sejak tagihan diserahkan. Kecuali dilarang menurut undang-undang. 2. Pengadilan Banding hanya perlu terdiri dari dua Hakim Banding. dan keteraturan suatu proses perkara dari pengadilan subordinasi’. Upaya banding ke Pengadilan Tinggi harus memenuhi persyaratan tertentu atau memperoleh ijin pengadilan. Sebagai contoh.14. Upaya banding atas putusan panitera diajukan ke hakim pengadilan negeri dalam ruang khusus dan dari hakim pengadilan negeri ke hakim Pengadilan Tinggi dalam ruang khusus. Di tingkat Mahkamah Agung. Sebagai contoh. Sehubungan dengan Pengadilan Tinggi.000. upaya banding atas putusan panitera (biasanya bersifat sementara) diajukan ke hakim dalam ruang khusus.000. Upaya banding juga diajukan ke Pengadilan Banding atas putusan hakim Pengadilan Tinggi di persidangan (jika tidak dilarang dan ijin telah diperoleh bila diharuskan).000 atau kurang dari itu. legalitas atau kesesuaian dari setiap putusan yang dicatat atau dibuat.

BAGIAN 15 PROSES PERKARA DAN PROSES PERDATA LAINNYA 2. Sitemap Terms of Use Disclaimer .15. yang mengatur berbagai kategori perselisihan. Ada aturan khusus. proses perkara yang terkait dengan pernikahan. Hal ini mencakup (dan ini hanyalah beberapa contoh dari berbagai kemungkinan proses perkara) permasalahan seperti: proses perkara maritim. All Rights Reserved. Kembali ke atas © 2007 Singapore Academy Of Law.1 Proses yang diuraikan sejauh ini adalah mengenai litigasi umum. proses perkara pemerintah. dan proses perkara yang terkait dengan ketidakmampuan membayar. proses perkara penyelesaian pengalihan harta warisan kepada ahli waris.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->