P. 1
Algoritma Dan Teori Bilangan Bulat

Algoritma Dan Teori Bilangan Bulat

|Views: 458|Likes:

More info:

Published by: Bayusander Supertramp on Jul 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2013

pdf

text

original

MATEMATIKA DISKRIT

Algoritma adalah urutan logis langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis Contoh algoritma dalam kehidupan sehari-hari
Proses Membuat kue Membuat pakaian Praktikum reaksi kimia Merakit mobil Kegiatan sehari-hari Mengisi voucher kartu Algoritma Resep kue Pola pakaian Panduan praktikum Panduan merakit Jadwal harian Panduan pengisian Contoh langkah algoritma Masukkan telur dan gula ke dalam loyang, kocok hingga mengembang Gunting kain dari pinggir kiri bawah ke arah kanan sejauh 5 cm Campurkan 10 ml H2SO4 dengan 15 ml NaOH Sambungkan komponen A dan komponen B Pukul 07.30 berangkat kuliah, pukul 12.00 makan siang Tekan nomor 888 masukkan voucher 14 digit

25. 21.0. . 8765. 0 y Berlawanan dengan bilangan bulat adalah bilangan riil yang mempunyai titik desimal. seperti 8.02. misalnya 8. 0. 34.y Bilangan bulat adalah bilangan yang tidak mempunyai pecahan desimal. -34.

n > 0. sedemikian sehingga m = nq + r (1) dengan 0 e r < n.Teorema 1 (Teorema Euclidean). . Misalkan m dan n bilangan bulat. Jika m dibagi dengan n maka terdapat bilangan bulat unik q (quotient) dan r (remainder).

Contoh : (i) 1987/97 (ii) 22/3 .

y Dalam hal ini kita nyatakan bahwa PBB(a. . b) = d. y Pembagi bersama terbesar (PBB greatest common divisor atau gcd) dari a dan b adalah bilangan bulat terbesar d sedemikian hingga d | a dan d | b.y Misalkan a dan b bilangan bulat tidak nol.

Contoh : Berapa PBB dari 45 dan 36 ? .

y Teorema 2. 0 e r < n maka PBB(m. . Misalkan m dan n bilangan bulat. n = 18. r) Contoh : m = 60. dengan syarat n > 0 sedemikian sehingga m = nq + r . n) = PBB(n.

algoritmanya tersebut dalam buku. seorang matematikawan Yunani yang menuliskan Element.y Tujuan: algoritma untuk mencari PBB dari dua buah bilangan bulat. y Penemu: Euclid. .

0) = rn Jadi. r1) = PBB(r1. rn 1) = PBB(rn 1.Misalkan m dan n adalah bilangan bulat tak negatif dengan m u n. Misalkan r0 = m dan r1 = n. = rnqn + 0 Menurut Teorema 2. PBB(m. rn) = PBB(rn. r2) = = PBB(rn 2. 0 e r3 e r2 . PBB dari m dan n adalah sisa terakhir yang tidak nol dari runtunan pembagian tersebut . = rn 1 qn 1 + rn 0 e rn e rn 1. Lakukan secara berturut-turut pembagian untuk memperoleh r0 = r1q1 + r2 r1 = r2q2 + r3 rn rn 2 1 0 e r2 e r1 . n) = PBB(r0.

Diberikan dua buah bilangan bulat tak-negatif m dan n (m u n). Algoritma Euclidean 1. lanjutkan ke langkah 2. Ganti nilai m dengan nilai n dan nilai n dengan nilai r. 3. Jika n = 0 maka m adalah PBB(m. Algoritma Euclidean berikut mencari pembagi bersama terbesar dari m dan n. n). Bagilah m dengan n dan misalkan r adalah sisanya. lalu ulang kembali ke langkah 1. 2. tetapi jika n { 0. . stop.

n = 12 dan dipenuhi syarat m u n .Contoh : m = 80.

Contoh: PBB(80. Misalkan a dan b bilangan bulat positif.b) dapat dinyatakan sebagai kombinasi lanjar (linear combination) a dan b dengan dengan koefisienkoefisennya. maka terdapat bilangan bulat m dan n sedemikian sehingga PBB(a. b) = ma + nb. 12) = 4 Teorema 3.PBB(a. .

70) = 2 sebagai kombinasi lanjar dari 312 dan 70.Contoh: Nyatakan PBB(312. .

y Bilangan bulat positif p (p > 1) disebut bilangan prima jika pembaginya hanya 1 dan p. . y Contoh: 23 adalah bilangan prima karena ia hanya habis dibagi oleh 1 dan 23.

y Bilangan selain prima disebut bilangan komposit (composite). 4.y Karena bilangan prima harus lebih besar dari 1. selain 1 dan 20 sendiri . 3. 5. yaitu 2. 7. dan 10. 13. . maka barisan bilangan prima dimulai dari 2. 11. 5. Misalnya 20 adalah bilangan komposit karena 20 dapat dibagi oleh 2. y Seluruh bilangan prima adalah bilangan ganjil. kecuali 2 yang merupakan bilangan genap.

. Setiap bilangan bulat positif yang lebih besar atau sama dengan 2 dapat dinyatakan sebagai perkalian satu atau lebih bilangan prima. (The Fundamental Theorem of Arithmetic).y Teorema 6.

maka n adalah bilangan komposit. . 3. maka n adalah bilangan prima.y Tes bilangan prima: (i) bagi n dengan sejumlah bilangan prima. (iii) tetapi jika n tidak habis dibagi oleh semua bilangan prima tersebut. bilangan prima e ˜n. mulai dari 2. (ii) Jika n habis dibagi dengan salah satu dari bilangan prima tersebut. .

.y Tes apakah (i) 171 dan (ii) 199 merupakan bilangan prima atau komposit.

y ISBN (International Standard Book Number) y Fungsi hash y Kriptografi y Pembangkit bilangan acak-semu y dll .

kode yang mengidentifikasikan bahasa. . .karakter uji (angka atau huruf X (=10)).kode penerbit. . .kode unik untuk buku tersebut. y ISBN terdiri atas empat bagian kode: . misalnya 0 3015 4561 9.y Kode ISBN terdiri dari 10 karakter. biasanya dikelompokkan dengan spasi atau garis.

Karakter uji dipilih sedemikian sehingga § ix | 0 (mod 11) i i !i 10 § ix mod 11 = karakter uji i i !i 9 .

y Contoh: ISBN 0 3015 4561 8 0 : kode kelompok negara berbahasa Inggris. 3015 : kode penerbit 4561 : kode unik buku yang diterbitkan 8 : karakter uji .

ISBN Sebuah buku penerbit Indonesia adalah 979964p6-3-1. tentukan p! .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->