Pengertian Negara, Teori terbentuknya Negara dan Unsur Negara

February 17th, 2010 ‡ Related ‡ Filed Under Negara adalah suatu organisasi dr sekelompok atau beberapa kelompok manusia yg bersama-sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengakui adanya satu pemerintahan yg mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia Teori terbentuknya Negara: Teori hukum alam. Pemikiran pada masa plato dan aristoteles kondisi alam tumbuhnya manusia berkembangnya negara Teori ketuhanan (islam + Kristen) segala sesuatu adalah ciptaan tuhan. Teori perjanjian. Manusia menghadapi kondisi alam dan timbullah kekerasan. Manusia akan musnah bila ia tidak mengubah cara-caranya. Manusia pun bersatu utk mengatasi tantangan dan menggunakan persatuan dlm gerak tunggal utk kebutuhan bersama. Proses terbentuknya Negara di zaman modern. Proses tersebut dapat berupa penaklukan, peleburan, pemisahan diri, dan pendudukan atas Negara atau wilayah yg blm ada peme rintahan sebelumnya Unsur Negara : Bersifat konstitutif. Berarti bahwa dalam Negara tsb terdapat wilayah yg meliputi udara, darat, dan perairan(dalam hal ini unsur perairan tdk mutlak), rakyat atau masyarakat dan pemerintahan yg berdaulat Bersifat deklaratif. Sifat ini ditunjukan oleh adanya tujuan Negara, UUD, pengakuan dari Negara lain baik secara de jure maupun de facto dan masuknya Negara dalam perhimpunan bangsa2 mis PBB Bentuk Negara: sebuah Negara dpt berbentuk Negara kesatuan dan Negara serikat Bangsa Indonesia beranggapan bahwa terjadinya Negara merupakan suatu proses yang berkesinambungan. secara ringkas, proses tersebut adalah sebagai berikut : a. perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia b. proklamasi atau pintu gerbang kemerdekaan c. keadaan bernegara yg nilai2 dasarnya ialah merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur

Teori Asal- Usul Negara
By : M. Tasar Karimuddin From : S. N. Dubey Teori asal- usul negara terbagi atas dua bagian: 1. Teori yang bersifat ketuhanan 2. Teori yang didasari oleh kekuatan a.) Teori yang bersifat ketuhanan merupakan teori tertua dari asal- usul kenegaraan. Teori ini menjadi kepercayaan sebagian besar komunitas seperti, Mesir, Babilonia, India, Yahudi dan Masyarakat pertengahan negara Eropa. Merujuk pada perjanjian terdahulu bahwa Tuhan adalah sumber kekuatan dari negara. Bangsa Yahudi percaya bahwa Tuhanlah yang menetapkan seorang raja, ia diturunkan untuk memimpin sekaligus memberantas peraturan- peraturan dhalim. Kaum Yahudi yakin bahwa raja merupakan wakilnya Tuhan dan ia diamanatkan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Di India teori ini berlaku dan dipercaya dalam kisah Mahabhrata dimana dunia telah menjadi negara berbentuk anarki, dimasa itu masyarakat India memohon kepada Tuhan mereka untuk diturunkan seorang pemimpin. Mereka berdo¶a wahai Tuhan kami, sungguh kami akan binasa bila negara ini tidak terlahir seorang pemimpin, turunkanlah kepada kami seorang pemimpin, dimana ia bisa membawa kami tenang dalam ibadah, dan melindungi kami dari kedhaliman. Maka Tuhan menurunkan Manu sebagai pemimpin mereka. Akan tetapi sebagian besar perjanjian yang berhasil diatas ditemukan didalam tulisan bapak gereja pertama. St. Paul

Pendeta Kristen percaya bahwa manusia pada dasarnya tidak berdosa. buta yang disebabkan oleh ketamakan dan kesombongan yang tak tertahankan. Akan tetapi tatkala manusia kehilangan dasarnya. dan dekat dengan segala bentuk kejahatan.pura. secara terus. kepercayaan yang jelek. dimasa ini negara tidak diperlukan. dia mengatakan: secara histori. maka dia telah melawan peraturan Tuhan. dan mereka pembangkang akan menerima kutukan atas perlawanannya. pencarian yang diperoleh tidak jauh dari dominasi dirinya dalam kekuatan fisik. b. hume.menerus menjadi kebiasaan dimana kebiadaban diantara manusia membiasakan masyarakat kepada ketundukan. Jadi menurut teori ini Tuhanlah yang menciptakan negara.menyatakan: serahkanlah jiwa untuk tunduk kepada yang memiliki kekuatan tak tertandingi. dimana permulaan negara ditemukan dalam perebutan dan perbudakan dari manusia sendiri.pemimpin mereka yang membawa mereka dari permulaan.hal yang fatal. Tatkala konser kebulatan hati sebagian besar merupakan syarat dan dimana kekacauan harta benda merusak dengan pantas sebagian besar perasaan. Hume mengungkapkan pandangan yang serupa. Disisi lain ide Leacock tentang teori ini: pengertian menurut histori bahwa pemerintahan muncul dari agresip manusia. dan dari sifat ini pula mendorong kaum kuat untuk menjajah kaum lemah. maka negara merupakan kekuatan bersifat ketuhanan yakni untuk memperbaiki kejahatan manusia. Dari inilah pertumbuhan manusia yang agresip menuju kerajaan dan dari kerajaan sampai kepada kekaisaran merupakan suatu proses yang lama.raja atau pemimpin. Pada abad 18. apakah mungkin kekuasaan pertama seseorang terhadap orang banyak selama perang dinegara tersebut masih berlaku. dia mengatakan. maka negara dibutuhkan untuk mencegah hal. tidak ada kekuatan yang tinggi kecuali Tuhan: dimana segala kekuatan bersumber dariNYA. King James I mengatakan bahwa raja negara adalah sebagian besar orang yang mulia didunia ini. E. maka raja selanjutnya dianggap sebagai ahli warisnya. Teori ini berbasis dalam dasar pikiran psikologis dimana sifat manusia itu agresip. Raja bukan saja utusan Tuhan yang mana diberikan tahta. akan tetapi karna dekatnya dirinya dengan Tuhan mereka juga diaggap sebagai Tuhan. Jean bodin. menjadi penghasut bersama para pemimpinnya menuju jalan iblis. oleh karena itu kekuatan kekuatan adalah dasarnya negara. Sifat ini membawa manusia meronta terus. kekerasan . pembunuhan . Oppenheimer dan Jenks merupakan ahli Filsafat dimasa modern dimana mereka memegang dan menyokong teori ini. bisa dianggap menjaga harga diri. Menurut teori ini negara muncul terbentuk dari salah satu akibat penaklukan kaum lemah oleh kaum kuat. dan berpura.) Teori yang didasari oleh kekuatan. dimana para pemimpin tersebut buta dari mengenal tuhan. D. Ada beberapa pendapat yang menguatkan teori diatas: Martin Luther berpendapat bahwa pangeran diseluruh dunia ini merupakan Tuhan.menerus untuk meraih kekuasaan. Jenks menjelaskan dengan baik teori ini. Intisari dari teori ini adalah¶¶ perang untuk menjadi raja µ¶ ditahun 1080 Pope Gregory VII menulis: barangsiapa yang tidak mengetahui bahwa raja. dimana keunggulan keberanian dan mengetahui kejeniusan dirinya sendiri sebagian besar nampak. Tidak ada bukti pengabaian kesulitan . dalam perebutan hati dan penaklukan kaum lemah dimana dilakukan layaknya kampanye. D. Dari teori diataslah timbul keyakinan bahwa siapapun yang menentang kekuatan raja. Sifat dasar agresip inilah membawa naluri manusia bangkit dan membentuk institusi negara. Sir Robert Filmer dalam Patriarchanya tertulis: Adam adalah raja pertama didunia ini.

Mereka bukan saja mempelajari untuk hidup bersama. 3penakluk dan yang tertakluk bergabung bekerja sama guna meraih keuntungan yang baik. Inggris.para pemimpin dan sekelompok pemenang menjadi raja. Semoga bermanfaat!! . Sebab ini mengiring manusia untuk berjuang diantara bermacam bangsa untuk mengkontrol wilayah dan kekayaan lainnya untuk kehidupan. 6. 3. secara berangsur. mereka muncul menjadi spesialis dalam kesenian. Negara terlahir oleh peperangan.perpaduan lebih lanjut dari penjajah dan yang dijajah.ide diatas merupakan gambaran mengenai suku kerajaan yang tidak bisa dipungkiri seperti. dan pelajaran bagi pejuang. Ide.mereka menemukan dasar perlengkapan administratip untuk menyudahi perselisihan dibagian dalam. Para penakluk berhenti membunuh.pejuangnya bersatu membentuk kekuasaan atas suatu wilayah.didalamnya dimana semua komunitas dari perpolitikan modern menerima adanya suatu kesuksesan dari peperangan. ketika populasi bertambah. 2. dimana asisten militernya menjadi penasehat. setelah penguasa tersebut berhasil mendirikan kekusaan diatas kaumnya.angsur peperangan menjadi sebuah seni. maka gantinya mereka dijadikan budak. dimana mereka tidak berdaya untuk melawan. Negara muncul hidup tatkala penguasa dan pejuang. 2. 4.anak dan wanita Sebagai barang rampasan. Rusia. 5. dan beberapa negara bagian Eropa. akan tetapi juga bersatu untuk menguasai daerah lainnya. pembunuhan dan perampasan yang terus. Oppenheimer menberi enam tingkat gambaran atas dasar timbulnya negara: 1.menerus.undang terhadap warganegaranya. Ide. sehingga diselenggarakan hukum atau undang. Penakluk membunuh semua kaum lelaki dan sebagai bukti penaklukan mereka membawa anak. maka tekanan harta untuk hidup juga bertambah.penyerahan diri kaum lemah terhadap kaum kuat. Skandinavia. maka sifat agresip untuk berperang atau menguasai negara tetangga menjadi kebiasaan dengan alasan untuk memperluas negara.ide umum terhadap dasar negara berdasarkan teori ini sebagai berikut: 1. dan raja beserta adviser mulai berkuasa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful