1

BAB I PENDAHULUAN A. latar belakang Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keragaman yang sangat nyata, baik dari budaya, agama maupun keberadaan lainnya. Indonesia yang kaya akan budaya dari keberagamannya sehingga banyak daerah yang memilki kekhasan didalamnya termasuk budaya yang ada di pulau Flores timur. Hidup adalah perjuangan. Rupanya ungkapan ini sangat tepat bagi semua orang yang ingin hidup sehat dan sejehaterah. Hidup sehat adalah dambaan semua orang namun untuk mencapai hal tersebut perlu sebuah perjuangan. Karena itu kaum ibu-ibu rumah tanggga di Kecamatan Ileboleng bekerja sama dengan Suster Regina, Prr, belajar cara meramu obat-obat tradisional herbal yang memiliki kasiat untuk mencegah dan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh Sr. Regina, Prr. yang sudah lama bergelut dalam dunia kesehatan tersebut telah menemukan bahwa alam lingkungan kita yang ditumbuhi aneka tanaman berjenis rumput dan kayu – kayuan ternyata menyimpan sejuta rahasia untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang selama ini kita alami. Melihat pengelaman menarik tersebut Pemerintah Kecamatan Ileboleng dan PKK Kecamatan mengelar kegiatan meramu obat-obatan tradisional herbal selama sepekan di kantor Camat Ileboleng sejak tanggal 18 mei s/d 23 Mei 2009, kegiatan ini didampingi langsung oleh Sr. Regina Prr dengan 134 peserta yang merupakan utusan PKK dari masing-masing desa. Menurut laporan Camat Ileboleng, Pius Pedang Melai, SM, hasil olahan ` ramuan tradisional herbal yang dilatih oleh Sr. Regina Prr, tersebut berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit antara lain, asam urat, malaria, ginjal, hepatitis, diabetes, ramuan untuk ibu – ibu yang sedang menyusui agar ASI lancar, pemberi napsu makan bagi anak-anak, pemberi tenaga bagi yang

2

lemah, melancarkan haid dan minyak urut. Menurut Pius Pedang, pengetahuan akan sejumlah obat – obat dari tanaman disekitar kita ini ternyata banyak memberi manfaat besar bagi kita. Untuk itu diharapkan kaum ibu yang menekuni pembuatan obat tradisional ini dapat mengatasi kesehatan hidup keluarganya sendiri dengan mengunakan ramuan herbal yang setiap hari ada disekitar kita.. Lebih Jauh Pisu Pedang juga menghimbau semua pihak untuk mencintai alam lingkungan disekitarnya. “ Kita memiliki aneka tanaman, pohon yang beraneka ragam, tumbuh menghiasi taman, kebun dan hutan, semestinya kita jaga, pelihara dan merawatnya. Karena tanaman yang ada banyak memberi manfaat untuk kehidupan kita, terutama yang berkhasiat untuk kesehatan. Alam yang kaya raya kalau dicintai tidak akan membiarkan kita merana “ jelas Melai. Camat Ileboleng juga mengucapkan terima kasih kepada Sr. regina, Pr yang sangat peduli akan kesehatan hidup bagi warga Ileboleng. Karena cinta maka Sr. Regina berani mengorbankan diri, tenaga dan waktu memberikan pengetahuan bagi kaum ibu – ibu. Dengan pelatihan ini diharapkan masyarakat Ileboleng memiliki derajat kesehatan yang lebih baik dimasa mendatang. Sementara itu, Sr. Regina Prr. Yang selama ini bertugas di Manggarai, mengatakan bahwa pengetahuan yang dimilikinya tersebut tidak untuk dirinya sendiri. Semakin diberikan kepada banyak orang semakin bermanfaat dan tentu pengetahuan ini semakin kaya.

Menurut Suster Regina Prr, bahwa, selama ini pihaknya telah membagi

kejawen (Jawa) Asal mula penyakit sesuai dengan anggapan masyarakat tersebut mengenai sebab-sebabnya dan pengobatannya. Dukun Pawang Hujan. Xango (Brazil). kepada masyrakat. Macumba. namun kali ini untuk pertama kalinya bekerja sama dengan pemerintah. Regina.tanaman yang berada disekitar kita. Di luar negeri mereka disebut dengan macam macam nama: Clairvoyant (Inggris). yakni Camat Ileboleng dan ketua Tim Penggerak PKK Kec. Selama ini kita menganggap biasa – biasa saja akan tanaman. Santeria (Jamaica). Dukun Pelet. Dukun adalah sebutan untuk mereka dalam bahasa Indonesia. “ harap Ibu Kornelia. Dukun Bayi (Bidan Desa). Regina. seorang peserta menyampaikan kebanggannya bahwa apa yang diperolehnya ini sangat bermanfaat bagi kesehatan keluarga.Prr. seorang peserta pelatihan dari desa Riawale (Duran/humas setda flotim). namun sebagian dari mereka menyalahgunakan ilmu supranatural tersebut untuk menciptakan "penyakit baru". dan lain sebagainya.3 keahlian meramu obat tradisional ini melalui gereja bekerja sama dengan pastor paroki. “ Obat ramuan yang kita hasilkan berkat pengetahuan dari Sr. Kebudayaan Dukun dapat ditemukan di seluruh dunia. Dukun adalah seseorang yang membantu masyarakat dalam upaya penyembuhan penyakit melalui tenaga supranatural. cinta akan sesama dan alam lingkungan sekiarnya. tetap memberi pendampingan kepada kami sampai kami mampu. mereka dapat terbagi berbagai macam aliran dan ilmu.Prr. Ileboleng. yang berkembang pula hingga Haiti di Kepulauan Karibia. Voodoo (Afrika bagian Barat. Semoga langkah awal menjalin kerja sama ini semakin memotivasi suster untuk membuka diri membagi pengetahuan yang dimiliki guna menjadikan manusia hidup sehat. Obeah. Eksplorasi kami mengenai system-sistem medis non- . Dukun Pijat. ternyata sangat bermanfaat bagi kehidupan keluarga. Dukun Ramal. Ibu Kornelia Usen. Kami berharap Sr. Ternyata banyak sekali kegunaannya bagi kesehatan kita sebagai manusia . Kami juga bertanya mengenai tipe-tipe penyembuh yang membantu penyembuhan penyakit dan mengenai keterampilan dan peranan sosial mereka. Dukun Pawang Hewan. Dukun Santet.

Kesiapan individu dipengaruhi oleh faktorfaktor seperti persepsi tentang kerentanan terhadap penyakit. Hal ini merupakan titik tolak yang tepat. dan adanya kepercayaan bahwa perubahan perilaku akan memberikan keuntungan. 2. interaksi dengan petugas kesehatan yang merekomen-dasikan perubahan perilaku. Ketiga faktor diatas dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang berhubungan dengan kepribadian dan lingkungan individu. penilaian individu terhadap perubahan yang di tawarkan. serta pengalaman berhubungan dengan sarana & petugas kesehatan. 1. potensi ancaman. Health belief Model didasarkan atas 3 faktor esensial . Adanya dorongan dalam lingkungan individu yang membuatnya merubah perilaku. Setelah melakukan survey terhadap kepustakaan etnomedisin yang berkenan dengan konsep-konsep kausalitas. potensi ancaman. Dari uraian diatas. maka penulis merasa tertarik untuk menulis tentang “Ehnomedicine Dan Ethnofarmakologi Di Masyarakat Flores Timur” . Dalam hal ini mendeskripsikan system medis yang berbeda dengan system Barat. motivasi untuk memperkecil kerentanan terhadap penyakit. ahli-ahli antropologi merasa kebingungan menghadapi masalah peristilahan. dan pengalaman mencoba merubah perilaku yang serupa.4 Barat dimulai dengan etnomedisin. kami jadi heran waktu mengetahui bahwa hanya ada sedikit sekali kerangka kognitif pada masyarakat-masyarakat non-Barat yang penting untuk menjelaskan tentang adanya penyakit.karena rasa ingin tahu para ahli antropologi tentang keprcayaan medis. Faktor yang mempengaruhi perubahan perilaku adalah perilaku itu sendiri yang dipengaruhi oleh karakteristik individu. Perilaku itu sendiri. Kesiapan individu intuk merubah perilaku dalam rangka menghindari suatu penyakit atau memperkecil risiko kesehatan. 3.

3. Provinsi Maluku. Komodo dan Palue. Timor Barat. D. Selatan: Samudra Hindia. dan Laut Banda. Provinsi ini terdiri dari kurang lebih 550 pulau. Alor.5 B. Rumusan Masalah Ethnomedicine dan ethnofarmakologi dalam kehidupan masyarakat Flores Timur C. Sabu. Mengetahui Ethnomedicine dan ethnofarmakology masyarakat Flores Timur. Provinsi ini terdiri dari beberapa pulau. Lembata.10 km2 . Analisis Situasi 1. Analisis situasi umum Nusa Tenggara Timur adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di tenggara Indonesia. Luas wilayah 48. Menegetahui prilaku masyarakat 2. antara lain Flores. Provinsi ini menempati bagian barat pulau Timor. Timur: Timor Leste. Ibukotanya terletak di Kupang. Mengetahui dampak pengobatan secara tradisional dan obat-obatan. Sumba. Sementara bagian timur pulau . tiga pulau utama di Nusa Tenggara Timur adalah Flores.718. Solor. Dengan menganalisa hubungan kebiasaan masyarakat Flores Timur terhadap pengobatan Ethnomedicine dan ethnofarmakologi E. Metode Penulisan Metode penulisaan yang digunakan dalam penyusunan karya ilmiah ini adalah metode analitik. Rote. Tujuan Tujuan umum Untuk mengetahui Pengaruh Ethnomedicine dan ethnofarmakologi dalam kehidupan masyarakat Flores Timur Tujuan khusus 1. Timor. Batas wilayahnya Utara: Laut Flores. Adonara. Barat: Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sumba dan Timor Barat.

± 9% Muslim. Jumlah penduduk di provinsi ini adalah 4. Batas-batas kabupaten flores timur: sebelah utara: laut flores. sanitasi dan kurangnya sarana kesehatan menyebabkan terjadinya kekurangan gizi anak (32%) dan kematian bayi (71 per 1000) juga lebih besar dari kebanyakan provinsi Indonesia lainnya.608 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 2. Jumlah Penduduk Tahun 2007 .828 jiwa .448.732 jiwa yang terdiri dari: laki-laki 108. 2. yaitu Timor Timur yang merdeka menjadi negara Timor Leste pada tahun 2002. Minuman berupa air bersih. Luas wilayah 5.213.873 jiwa dimana penduduk laki-laki sebanyak 2. sebelah barat: kabupten sikka.265 jiwa (2007).38 km2.983. Sebagian besar penduduk beragama Kristen dengan persentase ± 89% (mayoritas Katolik).49% tahun 2003/04 (menurut UNESCO). yaitu 80.2% Hindu atau Buddha dan ± 3% untuk lainnya. Tingkat pendaftaran sekolah menengah adalah 39% yang jauh dibawah rata-rata Indonesia.235. jumlah 227.6 tersebut adalah bekas provinsi Indonesia yang ke-27. Analisis situasi khusus Letak geografis Kabupaten Flores Timur terletak pada 8o04' LS 8o40' LS dan 122o38' BT -123o57' BT beriklim Tropis dengan musim kemarau yang panjang rata-rata (8-9) bulan dan musim hujan yang relatif singkat rata-rata (2-3) bulan. sebelah selatan: laut sawu. Nusa Tenggara Timur menjadi tempat perlindungan untuk kalangan Kristen di Indonesia yang menjauhkan diri dari konflik agama di Maluku dan Irian Jaya. ± 0.904 jiwa dan perempuan 118. sebelah timur: kabupaten lembata.

mengikuti istilah Redfield terdahulu. . Dukun Santet. Para penulis terdahulu tidak terganggu oleh masalah ini.” maka wajarlah jika mereka bicara mengenai “Pengobatan Primitif. Santeria (Jamaica). Deskripsi Ethnomedicine Pengertian dari Ethnomedicine sendiri mengandung arti pengobatan secara tradisional dengan mengunakan bahan tradisional yang ada. tanpa malu-malu berbicara mengenai “pengobatan primitif” yang ia lukiskan sebagai “terutama religious magis yang memanfaatkan beberapa elemen rasional” (Ackerknecht 1971:21). Macumba. suatu penggunaan istilah yang sering menimbulkan kebingungan. yang berkembang pula hingga Haiti di Kepulauan Karibia. kejawen (Jawa) Setelah perang dunia II. Kebudayaan Dukun dapat ditemukan di seluruh dunia. masyarakat-masyarakat petani itu disebut memiliki “kebudayaan rakyat” (folk culture). Dukun Pawang Hujan. Dukun adalah seseorang yang membantu masyarakat dalam upaya penyembuhan penyakit melalui tenaga supranatural.” Erwin Ackerknecht. Obeah. karena dalam masyarakat-masyarakat yang teknologinya maju. Dukun adalah sebutan untuk mereka dalam bahasa Indonesia. Mereka memang meneliti masyarakat-masyarakat ”Primitif. seorang dokter ahli etnologi Yang dapat disebut sebagai “Bapak” antropologi kesehatan dalam tulisannya pada tahun 1940-an. Dukun Bayi (Bidan Desa). pengobatan popular sering pula disebut sebagai pengobatan “rakyat”. namun sebagian dari mereka menyalahgunakan ilmu supranatural tersebut untuk menciptakan "penyakit baru". Tidak mengherankan apabila system medis mereka disebut sebagai “pengobatan rakyat” (folk medicine). studi mengenai masyarakat petani menjadi mode. Dukun Pelet. Dukun Ramal.7 BAB II PEMBAHASAN 1. dan lain sebagainya. Voodoo (Afrika bagian Barat. mereka dapat terbagi berbagai macam aliran dan ilmu. kepada masyrakat. Dukun Pawang Hewan. Xango (Brazil). Dukun Pijat. Di luar negeri mereka disebut dengan macam macam nama: Clairvoyant (Inggris).

namun pada akhirnya melewati arti kata itu sendiri serta memperoleh konetasi yang tidak disepakati tentang kata-kata yang digantikannya. Demikian halnya dengan resiko sebagai konsekunsi dari proses penyebuhan yang mungkin terjadi. dalam kumpulan karangan-karanganya di tahun 1971. ” pelaksanaan-pelaksanaan medis non ilmiah”. sering kali berlindung di balik kata-kata seperti “kosakata kedokteran ilmiah barat”. dan sebagainya. “penyakit-penyakit kebudayaan yang khas“.” Ahli-ahli antropologi masa kini. Terlebih bagi mereka yang gagal berobat secara medis maka . “ilmiah”.8 Karena tradisi maupun karena seringnya penggunaan didalam kepustakaan. apabila kami berpindah dari kerangka tipe-tipe kemasyarakatan kepada kerangka etiologi. kepada konsep-konsep tentang kausalitas penyakit. Kami tidak muda menghapus begitu saja kata-kata seperti “barat”. yang semula tidak menggandung arti yang merendahkan . namun kami yakin bahwa apabila istilah – istilah ini digunakan dalam konteks system klasifikasi dengan label istilah-istilah yang relative netral. masih terbesit keinginan untuk tetap menggunakan suatu istilah yang berasal dari kategorisasi antropologi tradisional seperti ”permitif. baik resiko fisik atau bahkan berupa sesatnya keyakinan. “non-barat”. Ackernecht sendiri juga merasakan perlunya perubahan. “kontemporer” (masa kini). Dalam hal ini antusias masyarakat terhadap pengobatan non-medis sanggup membutakan mata dan menutup telingga akan sejumlah kegagalan yang bias jadi lebih banyak bilangannya dari tingkat kesebuhan.” Namun.” “petani” dan “modern. “peranan pengobatan pribumi atau rakyat “ dan “tradisi konseptual pribumi mengenai penyakit. dalam upaya mereka untuk menghindarkan kritik. “pribumi” (asli). beberapa judul mengalami perubahan dalam usaha menghapus kata “primitive. Eufemisme “primitif” mula-mula muncul menggantikan kata “biadab” (savage).” Namun kami semakin engan untuk berbicara tentang masyarakat “primitif” karena implikasi yang merendahkan dari perkataan itu. maka istilah-istilah itu tidak akan merugikan siapapun. kami akan lebih banyak menghindari implikasi yang merendahkan dari istilahistilah terdahulu itu dan penjelasan yang rumit dimasa berikutnya.

Maka hendaknya hati kita digantungkan kepada Allah saja. pengobatan ala nabi?. bukan dokter. menghentikan pendarahan (hemostatik). bukan pula obat.9 penyembuhan model ini menjadi pilihan pamungkasnya. yang akan diketahui siapapun yang mengetahuinya dan tidak diketahui siapapun yang mengetahuinya. Engkaulah Dzat yang menyembuhkan dan tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dariMu. Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT. Yang menyembuhkan dalah Allah. pengobatan merupakan sebabkarena itu ia tidak akan memberikan pengaruh apapun kecuali dengan seijin Allah. yang membuat hati kita bergantung kepada sebab. Alang-alang merupakan anti piretik (menurun panas). pastilah kita . bukan kepada sebab – sebab. Pengetahuan tentang sebab obat dan cara penyembuhannya. “Ya Allah. Berobat merupakan sebab.sesak dan sebagainya.” Rasulullah meyebutkan sebab – sebab kesembuhan. Tak pernahkah berpikir untuk berobat dengan yang syar’I. dan akhirnya menimbulkan musyrik. tidak menurunkan penyakit melainkan Dia menurunkan obatnya. Namun syarat yang terakhir dan ini yang paling penting adalah izin Alah untuk menyembuhkan. Ketepatan dalam masalah ini. Karena itu Rasulullah berdoa dengan ucapan. dengan diketahui akurasi dan ketepatan diagnosis serta pemilihan obat yang tepat. obat demam. maka orang yang sakit akan sembuh dengan seizin Alah. 2. yaitu: 1. Jika suatu obat dapat menyembuhkan penyakit. batuk. Atas hal ini.” Pasti kita tidak akan mengira kalau alang-alang (imperata cylindrica) yang selalu kita lihat di mana-mana ternyata memiliki khasiat obat. Kalau saja masyarakat kita mengetahui tentang khasiat tanaman herba yang berada disekelilingnya dan berkeinginan menggunakannnya sebagai obat. Syaikh Aiman bin Abdul Fattah berkomentar: “kita harus yakin bahwa yang menyembuhkan adalah Allah. diuretic (peluruh kencing).”.

seperti panas. cairan yang terdapat didalam vagina juga berfungsi sebagai daya tangkal. Cukup mereka mengamalkan apa yang ada dari alam dengan tekun. maka bakteri atau virus akan hilang. Dalam system-sistem naturalistic. Apa tujuan semua itu? Satu tujuan dan manfaat. dingin cairan tubuh (homur atau dosah). segenap daya dan upaya pencegahan pun semakin banyak dilakoni manusia demi kesembuhan total tanpa efek samping kambuhan. Sebenarnya mereka bisa menggunakan segala sesuatu yang ada disekitarnya untuk kesejahteraan hidup. lalu hanya dengan berkedik. Berbagai jenis dan metode pengobatan terus berkembang dinamiis dan cepat untuk mengatasi macam-macam penyakit dari masa-kemasa. masih banyak orang yang belum menyadari fakta bahwa sebenarnya setiap orang mempuyai kekuatan mengatsi segala macam penyakit. Mereka tak perlu berobat ke dokter bila biaya pengobatan mahal. sehat terjadi karena unsure-unsur yang tetap dalam tubuh. seluruh yang mengisi organ tubuh manusia menyimpan khasiat khas dan tersendiri dalam mengatur setiap terjadanyakeseimbangan metabolisme. System-sistem naturalistic.diatas segalanya. Selain cairan air mata. Bukan sekedar itu. yakni agar bakteri dan virus tidak bias masuk kedalam organ wanita tersebut. penyakit dijelaskan dengan istilahistilah sistemik yang bukan pribadi.10 tidak akan mendengar banyak masyarakat miskin yang sakit dan penyakitnya sudah kronis malah sudah mencapai tingkat degeneratif (kerusakan) akibat ketiadaan dana untuk berobat. Air mata merupakan daya tangkal pertama yang terdapat dalam diri tubuh manusia. juga yang ditimbulkan dari dalam atau fakta manusia itu sendiri sesungguhnya terdapat obatnya pada metabolisme diri manisia. Akan tetapi. Bukan Cuma itu. berdaada dalam keadaan seimbang menurut usia dan kondisi . yin dan yang. Misalnya saja bagaimana manfaat air mata bagi kualitas kesehatan dan kesembuhan penyakit. Seandainya virus dan bakteri masuk. mengakui adanya suatu model keseimbangan. Macam-macam penyakit yang bertebaran disekitar kita.

atau tindakan-tindakan yang tak dapat diobservasi secara langsung. Tetapi. seperti yang Nampak jelas pada kalimat berikut ini: “kategori-kategori entiologi supranatural merujuk pada penjelasan yang menempatkan asal-usul penyakit pada kekuatan-kekuatan terasa dahsat. Sebagai contoh. kategori seijas tentang “supranatural” dan “non supranatural” dekat apinya dengan kategori personal listik dan natural listik kami. Beragam ide dan spekulasi seputar hubungan seni dengan penyakit dan pengobatan dapat kita temukan dalam pemikiran Barat sejak zaman Aristoteles. masuknya roh. susto. lepas dari persoalan apakah hubungan yang terbentuk itu keliru atau tidak. Penjelasanpenjelasan tentang penyakit yang bersifat non-supranatural adalah penjelasan yang seluruhnya didasarkan atas hubungan sebab akibat yang dapat diobervasi.11 individu dalam lingkungan alamiah dan lingkungan social. disebabkan oleh observasi yang tidak lengkap atau keliru” (Seijas 1973 : 545). hubungan antar kedua bidang itu sebetulnya cukup erat. 2. Dikotomi system klasifikatoris yang hampir serupa dengan aneka terminalogi digunakan pula oelh ahl. mata jahat. juga Nietzsche). dan bidang kedokteran (medicine) dan sastra (literature) jarang dihubungkan satu sama lain. sihir. Apabila keseimbangan ini terganggu. maka hasilnya adalah timbulnya penyakit. paling tidak. bahwa pengalaman sakit dan penderitaan berguna atau perlu bagi seorang sastrawan (misalnya dalam pemikiran Goethe. agen-agen. Penjelasan penyakit seperti tenug.i-ahli antropologi lain. dan sebagainya. atau bahwa seni mempunyai potensi untuk menyembuhkan orang yang sakit. Kajian Ethnomedicine Sekilas pandang.semuanya masuk kedalam kategori ini. dalam tradisi Barat. sastra tampaknya tidak ada hubungannya dengan pengobatan atau dengan penyakit. misalnya bahwa "jenius" atau bakat seni yang luar biasa merupakan sejenis kelainan jiwa (penyakit). .

Di sini saya hanya ingin menyebut salah satu contoh yang bagi saya tampak cukup menonjol. Illness as Metaphor (1978). sehingga ide-ide yang ada atau pernah ada tentang hubungan itu sulit kita nilai secara menyeluruh. Di samping itu. Studi literature and medicine merupakan sebuah bidang penelitian interdisipliner yang cukup banyak diminati. Amerika Serikat. Studi dalam bidang ini mulai dilakukan dengan serius pada akhir tahun 70-an. maka mulai dibedakan antara "ilmu pengobatan" (the science of healing) dan "seni pengobatan". yaitu mantra: bukankah mantra sekaligus merupakan sebuah karya sastra tradisional dan sebuah sarana pengobatan? Kalau dalam dunia kedokteran Barat zaman sekarang kedekatan dunia sastra dengan dunia kedokteran yang paling menonjol adalah di bidang psikologi/psikoterapi. dan karena itu juga sangat layak dan perlu diteliti dalam kritik sastra. Baltimore. Di Indonesia pun hubungan antara sastra dan pengobatan sebetulnya cukup erat walaupun tentu saja bentuk hubungan itu tidak sama dengan yang terdapat dalam tradisi Barat. dan hanya sejak makin majunya kedokteran biomedis/Barat sebagai sebuah "ilmu". dengan studi awal yang penting antara lain esai panjang Susan Sontag. di Indonesia bukan orang yang punya gangguan jiwa saja yang diobati dengan kata-kata.12 Pengobatan sendiri dipahami sebagai sebuah "seni" (the art of healing). antara lain dapat menyembuhkan dan juga menyakiti orang. Sayang sekali belum ada studi tentang sejarah hubungan antara seni dan pengobatan di Indonesia. dan kumpulan artikel "Medicine and Literature" yang dieditori oleh Enid Rhodes Peschel (1980). keadaan sakit sebagai salah satu pengalaman manusia yang paling hakiki sudah dari dulu merupakan motif yang banyak dapat ditemukan dalam karya sastra. Kepercayaan pada mantra adalah kepercayaan pada kekuatan kata: kata dapat membentuk realitas. . dan bahkan sejak tahun 1982 ada sebuah majalah khusus bernama Literature and Medicine diterbitkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Dua peneliti Belanda. Yang paling dominan di antaranya adalah pengobatan asli Indonesia (yaitu sistem pengobatan etnis tiap daerah yang pada umumnya termasuk humoral medicine dan memiliki elemen-elemen magis) dan pengobatan . tetapi juga oleh ahli di bidang kedokteran atau di bidang sejarah sains. antara yang sering diteliti misalnya novel The Magic Mountain Thomas Mann dan cerpen Tolstoy. Dalam kritik sastra Indonesia belum banyak studi tentang motif penyakit dan pengobatan dilakukan. meneliti motif penyakit dalam teks-teks klasik dan menginterpretasikan bahwa dalam teks-teks tersebut menggambarkan seorang raja sebagai orang yang kena penyakit merupakan sebuah bentuk kritik politik (1985 dan 1986). Dan CW Watson. de Josselin de Jong dan Jordaan. seorang ahli sastra dan budaya Indonesia dari Belanda. tentang "pathography" (tulisan otobiografis tentang pengalaman sakit). Dalam sebuah artikel di jurnal RIMA (Australia). The Death of Ivan Ilych. dan citra perempuan dalam novel-novel Melayu Pasar karya para pengarang Tionghoa Peranakan (2001).anak dalam sastra Indonesia membicarakan "anak yang sakit" dalam satu bab tersendiri (1990). Di samping itu ada penelitian tentang sastrawan yang sekaligus dokter (misalnya penyair Amerika. terdapat juga beberapa tulisan singkat mengenainya (sayang sekali semuanya bukan dalam bahasa Indonesia!). Sebuah ciri penting situasi pengobatan di Indonesia adalah terdapatnya pluralisme sistem pengobatan di mana berbagai cara pengobatan yang berbedabeda hadir berdampingan. literature and medicine merupakan bagian dari kurikulum di fakultas kedokteran). Helga Blazy. Helen Pausacker dan Charles A Coppel membahas hubungan antara cinta. tapi walaupun demikian. William Carlos Williams). penyakit. dan lain-lain. tentang guna ilmu sastra bagi dokter/calon dokter (di Amerika Serikat. Peneliti Jerman. membicarakan motif dukun dan ilmu hitam dalam sastra Indonesia dalam sebuah buku tentang "witchcraft and sorcery" di Asia Tenggara (1993).13 Studi semacam itu dilakukan bukan hanya oleh kritikus sastra. dalam bukunya tentang citra anak. Yang banyak dibahas adalah karya sastra (umumnya fiksi) dengan tokoh-tokoh dokter dan/atau orang sakit.

14 biomedis/Barat. terutama karena sistem kesehatan yang resmi (puskesmas. dan sebagainya) hampir seutuhnya berpegang pada sistem biomedis. Pada zaman Zola menulis novelnya itu terdapat perdebatan yang cukup sengit antara gereja Katolik (yang meyakini terjadinya keajaiban-keajaiban berupa penyembuhan spontan berkat campur tangan Yang Maha Kuasa di Lourdes) dengan dokter dan ilmuwan (yang tidak percaya akan adanya keajaiban semacam itu dan mengemukakan penjelasan alternatif tentang penyembuhan yang terjadi di . Studi perbandingan seperti ini belum banyak dikerjakan. Sampai sekarang kebanyakan tulisan dalam bidang literature and medicine merupakan studi tentang karya sastra Eropa dan Amerika Serikat yang hampir selalu berfokus pada sistem pengobatan biomedis yang dominan di Barat. di mana banyak orang sakit pergi berziarah dengan harapan akan disembuhkan secara ajaib. Sebuah pengecualian yang menarik adalah artikel Barbara Corrado Pope (Literature and Medicine. sedangkan sistem pengobatan yang paling dikenal dalam masyarakat tetaplah pengobatan asli Indonesia (tradisional). begitu juga dalam artikelartikel tentang motif penyakit dalam sastra Indonesia yang saya sebut di atas. Vol 8. Pluralisme ini membawa berbagai macam persoalan. pendidikan kedokteran di universitas. yaitu pengobatan yang bercorak religius dan ilmu kedokteran. sebuah tempat di Perancis. Untuk sebuah studi motif pengobatan/penyakit dalam sastra Indonesia tentu keadaan yang penuh konflik ini sangat menarik. tetapi konflik antardua sistem yang berbeda jarang dijadikan fokus. 1989) tentang novel Lourdes karya sastrawan Perancis Émile Zola (1894) yang mengisahkan tentang Lourdes. rumah sakit. Novel ini bertemakan konflik antardua jenis pengobatan yang berbeda. dan bagaimana bentuknya? Yang ingin saya lakukan di sini adalah sebuah perbandingan antara citra pengobatan tradisional (atau citra dukun) dan citra pengobatan biomedis (atau citra dokter). Memang ada beberapa studi yang bersangkutan dengan sistem pengobatan nonbiomedis. Adakah wujud konflik antarsistem-sistem pengobatan itu terdapat dalam sastra.

Dalam konteks itu Zola dengan tegas menyatakan pendapatnya melalui novelnya bahwa "keajaiban" yang terjadi di Lourdes sebetulnya dapat dijelaskan secara medis sebagai sesuatu yang alami dan tidak ada ajaibnya. jantung korener. sepertinya pengarang tidak bisa tidak mengutarakan pendapatnya dalam debat antara gereja dan ilmuwan yang sedang berlangsung pada masa itu. kasinoghen serta senyawa berajun lainya yang dapat menyebabkan keracunan dan penyakit Penyakit berbahaya masa kini antara lain tomur dan kanker. Tidak mengherankan kalau novelnya itu kemudian menimbulkan protes dari pihak gereja. Dengan memilih tempat berziarah Lourdes sebagai tema novelnya. bahanbahan lainnya. Lourdes merupakan salah satu contoh karya sastra yang digunakan untuk menyatakan pandangan tertentu tentang wacana kedokteran pada zamannya. gangguan fungsi ginjal. tekanan darah tinggi. Kita sulit membayangkan bagaimana novel itu akan bisa ditulis tanpa adanya keputusan yang tegas (dari pengarangnya) apakah "keajaiban" mesti dipandang sebagai sesuatu yang nyata atau sebagai ilusi. Deskripsi Ethnofarmakologi Masa kini. termasuk obat-obatan sintetik. kandungan gula tinggi. 3. Berbagai bahan berbahaya dalam bentuk logam berat. Maka untuk menghindari terjadi penyakit-penyakit tersebut dan untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya. pada dasarnya disebabkan oleh senyawa-toksi/beracun. kandungan lemak tinggi atau pun senyawa kasinogen penyebab kanker dan tumor.juga memakan/meminum bahan-bahan berkhasiat berasal dari bahan-bahan alami misalnya dari tumbuh .15 Lourdes). kehidupan manusia dikelilingi oleh banyak penyebab penyakit berbahaya yang datang bersama pencemar. koleterol tinggi. bersama bahan makanan. diabetes mellitus. gangguan fungsi hati serta sederet penyakit lainnya.

4. peningkat rasa.16 tumbuhan yang memiliki fungsi dan manfaat dapat menagkal. peningkat aroma. Struktur ini terdiri dari fosfolipid dan protein. dimana dalam Jawetz (1992). dan sebagainnya. bahwa fenol merupakan senyawa yang bersifat bakteriostatik atau bakterisidal tergantung dari konsentrasinya. Volk dan Wheller (1993) menyatakan. Kajian Ethnofarmakologi Kemampuan rendaman brotowali dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. mengurangi dan bahkan menetralkan bahan-bahan berbahaya tersebut. Adanya berberin yang terdapat pada batang brotowali menyebabkan penyusunan utama membran sel yaitu ion Ca2+ (kalsium) kehilangan kemampuannya untuk mengangkut bahan-bahan terlarut ke dalam sitoplasma atau . fenol dan derivatnya dapat menimbulkan denaturasi protein. Berberin merupakan golongan terbesar dari fenol. Membran sitoplasma merupakan 8-10% bobot kering sel. Konsentrasi yang tinggi dapat merusak membran sitoplasma secara total dan mengendapkan protein sel. menyatakan fenol dan persenyawaan dari fenol merupakan unsur antikuman yang kuat pada konsentrasi yang biasa digunakan (larutan air 1-2%). Fosfolipid ini merupakan srtuktur dasar dari membran sitoplasma. WHO (badan kesehatan dunia) sejak tahun 1997 telah mencanakan program hidup sehat melalui benternatule atau kembali kealam: yaitu gunakan bahan makanan berserat dari tumbuh-tumbuhan tanpa adanya penambahan pewarna.1-2% dapat merusak membran sitoplasma yang menyebabkan bocornya metabolit penting dan menginaktifkan sejumlah sistem enzim bakteri. pengawet buatan. Fosfolipid terdiri dari bagian yang bersifat hidrofobik dan hidrofilik yang saling berdekataan sehingga membentuk 2 lapis. Dalam konsentrasi 0. dikarenakan dalam fraksi rendaman batang brotowali terdapat senyawa aktif yaitu berberin.

Sensitivitas bakteri Salmonella typhi terhadap ampicillin dikarenakan ampiccilin adalah antibiotik berspekturm luas. Antibiotika ini menghambat sintesis protein dengan terikat pada sub unit ribosom 30s. Selain itu kerusakan pada membran sitoplasma dapat mencegah masuknya bahan-bahan penting ke dalam sel karena membran sitoplasma juga mengendalikan pengangkutan aktif ke dalam sel. dengan demikian mencegah penempelan asam amino yang membawa tRNA. Pada konsentrasi rendaman batang brotowali 100% memiliki kandungan zat aktif berberin yang lebih besar sehingga kemampuannya menghambat bakteri Salmonella typhi juga lebih tinggi.17 organel-organel sel. Hal ini dapat dikatakan bahwa perlakuan konsentrasi 100% merupakan perlakuan terbaik dibandingkan dengan perlakuan 90% ke bawah. Senyawa berberin ini dalam struktur kimianya mempunyai gugus alkohol yang secara aktif berperan dalam menghambat Salmonella typhi. Terapi antimikrobial dari infeksi Salmonella typhi adalah . Menurut Lay (1992) apabila terjadi pembengkakan membran sitoplasma akan menyebabkan terjadi plasmolisis yang menyebabkan keluarnya cairan sitoplasma dan kebocoran nutrient dari dalam sel bakteri. Kebocoran nutrien ini diawali dengan keluarnya berbagai komponen penting yaitu protein. tanpa kehadiran ion ini membran sel akan akan menjadi bocor. Konsentrasi yang meningkat diikuti dengan kandungan zat aktif yang semakin besar. yang mengeluarkan efek bakteriostatis. asam nukleat dan lain-lain. Fungsi kalsium pada membran ini adalah berperan mengikat bagian hidrofilik fosfolipid satu sama lain dengan gugusan dari molekul protein pada permukaan membran. Dimana bahan-bahan yang sudah diangkut ke dalam sitoplasma atau organel akan merembes ke luar. Adanya perbedaan pengaruh yang ditunjukkan dengan perbedaan diameter daya hambat dikarenakan adanya perbedaan konsentrasi yang digunakan sehingga kandungan zat aktif antibakteri juga berbeda. sehingga kemampuan bakterisidal atau bakteriostatiknya semakin meningkat Pada perlakuan konsentrasi 100% menghasilkan rata-rata diameter daya hambat terbesar.

dammar lunak. 1993). Kuriharismah (dalam Arishinta. Senyawa berberin mempunyai kemampuan bereaksi dengan protein. antara lain alkaloid. tinikum. Batang brotowali banyak digunakan untuk mengobati sakit perut (diare) dan demam. daun. antiperiodikum. Resistensib obat berkali-kali ditransfer secara genetik oleh plasmid di antara bakteri enterik dan merupakan sebuah masalah penting dalam infeksi Salmonella typhi (Volk dan Wheller. dan bunganya terasa sangat pahit jika dimakan. antikoagulan. mengasumsikan bahwa berberin mempunyai mekanisme kerja yang sama dengan senyawan lain yang fungsinya sebagai antimikroba. yaitu analgesik. secara umum di dalam tanaman brotowali terkandung berbagai senyawa kimia. L. trimetropim sulfametosazole. Semua bagian brotowali dari akar. glikosida. Berdasarkan sejumlah literatur. Brotowali mengandung banyak senyawa kimia yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. dan diuretikum. zat pahit pikroretin. dan kaokulin. sehingga berpengaruh pada fungsi selaput sel. tinokrisposid. berberin. Meirs). anti-inflamasi. Sifat antipirektikum menyebabkan brotowali berkhasiat dalam menurunkan panas. Batang brotowali mengandung senyawa antimikroba berberin. yang mengakibatkan terputusnya ikatan protein dengan fosfolipi. pikroretosid. dari akar. Pada bakteri gram negatif. Protein pengikat ini bukan enzim tetapi mempunyai sifat mengikat suatu zat tertentu. kolumbin. pati. Brotowali dapat memberikan efek farmakologis. protein ini dikenal dengan . sampai daun. batang. Kandungan kimia berkhasiat obat terdapat di seluruh bagian tanaman. sehingga dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit. batang. harsa.18 dengan ampicillin. dapat diketahui ada beberapa efek farmakologis dari brotowali (Tinospora crispa. palmatin. Protein ini berfungsi memindah substrat yang diikat ke dalam membran transport protein yang sesuai. Rasa pahit itu disebabkan oleh adanya senyawa berberin yang banyak terdapat di dalam batang brotowali. Berdasarkan berbagai senyawa yang terkandung dalam brotowali. transport dari beberapa nutrisi dibantu oleh ikatan protein yang terdapat pada ruang periplasmik. 2002). Adapun mekanisme kerja berberin adalah mampu berikatan dengan protein pengikat. Sifat analgenik menyebabkan brotowali dapat menghilangkan rasa sakit.

Padahal membran sitoplasma atau membran sel terdiri dari lipida dan enzim-enzim yang berfungsi untuk gerakan aktivitas transport zat-zat yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidup bakteri.) tersebut. . Miers. sehingga masyarakat tersebut masih menggunakan pengobatan tradisional. 5. Padahal seharusnya 50% dari membran sitoplasma berada dalam keadaan cair tetapi karena protein membran telah rusak akibat reaksi dengan flavonoid menyebabkan protein telah terputus dengan fosfolipit. Selain itu daya kerja flavonoid menyebabkan ketidakaktifan enzim-enzim serta kerusakan asam amino dalam sel protein dalam membra sel. Protein inilah yang mengikat berberin dibawa masuk oleh molekul pembawaya yang terikat pada membran sitoplasma. Menurut Jawetz (2001) antibiotik yang berfungsi sebagai antibakteri mempunyai fungsi merusak protein dan fosfolipid sel-sel membran. Ethnomedicine dan ethnofarmakologi di Flores Timur Ethnomedicine juga salah satu bagian dari perilaku masyarakat daerah Flores Timur tepatnya di kecamatan adonara timur desa lamahala jaya. Karena membran sel berada dalam kondisi tidak normal dan sekaligus berakibat pada rusaknya membran akibat daya aktivitas berberin. L. Masyarakat setempat hanya menggunakan obat tradisional yang telah terbukti kasiatnya dan dipercaya oleh masyarakat setempat. sehingga mengakibatkan bakteri Salmonella typhi tidak dapat melangsungkan hidupanya. Hal ini disebabkan karena masyarakat lebih menganggap bahwa hal yang alami lebih membawa dampak baik bagi kesehatan mereka.19 sebutan protein porin. dikarenakan pengaruh pemberian rendaman batang brotowali (Tinospora crispa. Keadaan membran sitoplasma yang tidak memenuhi syarat akan berpengaruh dalam petumbuhan sel. bagi mereka pergi ke layanan kesehatan membuang waktu dan materi karena sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan dan padagang. maka akan berakibat pada pertumbuhan sel bakteri Salmonella typhi atau kematian.oleh karena itu masyarakat menggunakan rendaman brontowali sebagai alternatif pengobatan mereka.

Peningkatan konsentrasi 80%-100%. Konsentrasi rendaman batang brotowali yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi adalah pada konsentrasi 100%. .20 Ethnofarmakology digunakan masyarakat tradisional tersebut sebagai obat masyarakat terbukti memiliki efek menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. rendaman batang brotowali cenderung menyebabkan penurunan jumlah koloni Salmonella typhi sebagai bakteri penyebab diare (Gastroenteritis).

banyak obat yang yang disintesis dengan menggunakan banyak zat kimia. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi toksisitas obat terhadap tubuh sehingga kita bisa tetap sehat. B. . lebih baik mengonsumsi obat tradisional dari pada mengkonsumsi obat modern yang disintesis secara kimia. Tentunya obat tersebut memiliki efek samping yang relative besar terhadap tubuh. obat tradisional berasal dari alam dan penggunaannya dalam mengobati penyakit yang diderita oleh seseorang tidak atau kurang memiliki efek samping yang besar terhadap tubuh. Peningkatan konsentrasi 80%-100%. rendaman batang brotowali cenderung menyebabkan penurunan jumlah koloni Salmonella typhi sebagai bakteri penyebab diare (Gastroenteritis). KESIMPULAN Ethnomedicine sangat berguna bagi masyarakat khusus yang terdapat di daerah terpencil. Konsentrasi rendaman batang brotowali yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi adalah pada konsentrasi 100%. Dibandingkan dengan obat tradisional. Ethnomedicine juga salah satu bagian dari perilaku masyarakat daerah Flores Timur. Ethnomedicine sangat membantu dinas kesehatan dalam mengatasi masalah kesehatan yang ada pada daerah Flores Timur. Ethnofarmakology digunakan masyarakat tradisional sebagai obat masyrakat terbukti memiliki efek menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. sehingga masyrakat tersebut masih menggunakan pengobatan tradisional.21 BAB III PENUTUP A. penulis menyarankan bahwa. Saran Pada zaman sekarang ini. maka pengobatan secara tradisional sangat membantu masyarakat. Untuk itu.

google.go.com/budaya-flores-timur.com/2010/05/05/rendaman-batang-brotowalitinospora-crispa-l-miers-sebagai-penghambat-pertumbuhan-bakteri-penyebabdiare-gastroenteritis/ 4.php %3Foption%3Dcom_content%26task%3Dview%26id%3D346+kaum+ibuibu+rumah+tanggga+di+Kecamatan+Ileboleng+bekerja+sama+dengan+Suster +Regina.com/search? q=cache:kUY7cQskXMoJ:www.com/2010/09/manfaatbrotowali. http://berita.googleusercontent.blogspot. http://id.gif&imgrefurl=http://tipstboe.com/_nhKqYWar7bc/TKAosApYPyI/AAAAAA AAACo/rAk04cIqZkA/s1600/brotowali. http://www.php? option=com_content&task=view&id=135 5. http://zaifbio.+belajar+cara+meramu+obatobat+tradisional+herbal+yang+memiliki+kasiat+untuk+mencegah+dan+meny .id/florestimur/index.co.florestimurkab.html&usg=__WLili26_t1DcRBF7iPas9GzIvU4=&h=411&w=436& sz=162&hl=id&start=4&zoom=1&um=1&itbs=1&tbnid=ARp2CwIjeuAO0M :&tbnh=119&tbnw=126&prev=/images%3Fq%3Dbrotowali%26um %3D1%26hl%3Did%26sa%3DX%26biw%3D1024%26bih%3D509%26tbs %3Disch:1&ei=bm-UTeiBNZHGvQOq_fD3Cw 6.22 DAFTAR PUSTAKA 1. http://www.go.mitrasites.id/imgres? imgurl=http://4.wikipedia.php? option=com_content&task=view&id=346 8.florestimurkab.id/florestimur/index. http://www.bp.florestimurkab. http://webcache.org/wiki/Nusa_Tenggara_Timur#Batas_wilayah 7.blogspot. http://www.id/florestimur/index.go.florestimurkab.go.html 3.+Prr.wordpress.id/florestimur/index.php? option=com_content&task=view&id=346 2.

23 embuhkan+berbagai+macam+penyakit.co.&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id&sourc e=www.id .google.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful