P. 1
Sejarah Syekh Bahauddin Naqsyabandiyah

Sejarah Syekh Bahauddin Naqsyabandiyah

|Views: 294|Likes:
Published by Pandawa Agus

More info:

Published by: Pandawa Agus on Jul 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/23/2014

pdf

text

original

Sejarah Syekh Bahauddin Naqsyabandiyah

Syekh Muhammad Bahauddin An Naqsabandiy Ra. Adalah seorang Wali Qutub yang masyhur hidup pada tahun 717-791 H di desa Qoshrul µArifan,Bukhara, Rusia. Beliau adalah pendiri Thoriqoh Naqsyabandiyah sebuahthoriqoh yang sangat terkenal dengan pengikut sampai jutaan jama¶ah dantersebar sampai ke Indonesia hingga saat ini. Nama lengkap beliau adalah Syaikh Bahauddin Muhammad bin Muhammad binMuhammad Asy Syarif Al Husaini Al Hasani Al Uwaisi Al Bukhari QS (Syech Naqsyabandy) Dilahirkan di Qashrul µArifan, Bukhara, Uzbekistan tanggal15 Muharram tahun tahun 717 H atau tahun 1317 M. Syekh Naqsyabandi lahir dari lingkungan keluarga sosial yang baik dan kelahirannya disertai oleh kejadian yang aneh. Menurut satu riwayat, jauh sebelumtiba waktu kelahirannya sudah ada tanda- tanda aneh yaitu bau harumsemerbak di desa kelahirannya itu. Bau harum itu tercium ketika rombongan Syekh Muhammad Baba As Samasi q.s. (silsilah ke- 13), seorangwali besar dari Sammas (sekitar 4 km dari Bukharah), bersama pengikutnya melewati desa tersebut. Ketika itu As Samasi berkata, ³Bauharum yang kita cium sekarang ini datang dari seorang laki- laki yangakan lahir di desa ini´. Sekitar tiga hari sebelum Naqsyabandi lahir,wali besar ini kembali menegaskan bahwa bau harum itu semakin semerbak. Dari awal, ia memiliki kaitan erat dengan Khwajagan, yaitu para guru dalam mata rantai Tariqat Naqsyabandi. Sejak masih bayi, ia di adopsi sebagai anak spiritual oleh salah seorang dari mereka, yaitu BabaMuhammad Sammasi. Sammasi merupakan pemandu pertamanya dalam jalur ini,dan yang lebih penting lagi adalah hubungannya dengan penerus (khalifah) Sammasi, yaitu Amir Kulal, yang merupakan rantai terakhir dalam silsilah sebelum Baha-ud-Din. Baha-ud-Din mendapat latihan dasardalam jalur ini dari Amir Kulal, yang juga merupakan sahabat dekatnyaselama bertahun-tahun. Pada suatu saat, Baha-ud-Din mendapat instruksi secara "ruhani" oleh Abdul Khaliq Gajadwani (yang telah meninggal secara jasmani) untuk melakukan dzikir secara hening (tanpa suara). Meskipun Amir Kulaladalah keturunan spiritual dari Abdul Khaliq, Amir Kulal mempraktekkan dzikir yang dilakukan dengan bersuara. Setelah mendapat petunjukmengenai dzikir diam

Al Qutub.Setelah gurunya wafat. Naqsyabandi belajar ilmu tarikat kepada seorang wali quthub di Nasyaf. Syekh Naqsyabandi telah melaksanakan titah gurunya (Syekh Amir Khulal) demikian juga fatwa-fatwa dari Syekh Abdul Khaliq Fadjuani untuk memperdalam ilmu-ilmu syariat secara mendalam sehingga sempurnalah ilmuyang Beliau peroleh. dan menjadi saksilah kamu bahwa aku menerimanya´. setelah itu pulang ke desa tempat kelahirannya. Aku hanya bisa memberi ancar ancar carilah guru dari tanah Tajik dan dari tanah Turki´. ³ Duuh putraku Bahauddin. dan beliau meletakkan kemurnianibadat semata-mata lillahi ta¶ala. Auliya Allah. Setelah meminta izin dari Syekh Amir Kulal selanjutnya Syekh Naqsyabandi berguru kepada Syekh µArifuddin Karoni selama tujuh tahun. Pisahnya Baha-ud-Din dari kelompok Amir Kulal ini mungkin bisa dianggap sebagai penanda terwujudnya tariqat Naqsyabandi.14).fatwa-fatwanya menjadi rujukan Hakim-Hakim Agung dalam memutuskanperkara. Setelah Naqsyabandi lahir. Naqsyabandi rajin menuntut ilmu dan dengan senang hati menekuni tasawuf. Untuk itu beliau bermukim di Sammas dan belajar di situ sampai gurunya (Syekh As Samasi) wafat. Syekh Naqsyabandi pernah bertemu secara rohani dengan Syekh Abdul Khaliq Fadjuani dan di ajarkan zikir khafi serta suluk. Tarekat yang di pimpinnya tersebardengan cepat dan termashur serta memiliki pengikut yang sangat banyakdan tersebar ke seluruh dunia. tergambar dalam do¶a beliau yang diajarkan kepada murid-muridnya ³Ilahi anta makshuudi . dia segera dibawa oleh ayahnya kepada Syekh Muhammad Baba As Samasi yang menerimanya dengan gembira.Syekh Naqsyabandi tidak pernah ikut bertawajuh dengan Syekh Amir Kullal yang zikir bersama secara zahar. Alhamdulillah aku telah melaksanakan wasiat guruku alhmarhum Syekh Muhammad Baba (lalu Syekh Amir Kullal memberi isyarat pada susunya). Karena kebesaran namanya. kemudian pulang ke Bukhara. dia pergi ke Samarkand. ³Ini adalah anakku. yang ujungnya berasal dariKhalifah Abu Bakar diperoleh dari Nabi Muhammad. bersamaan hidmahmu disini. supaya disaksikan oleh para hadirin: Bahauddin!Supaya engkau tahu. dan berkata kepadanya:Engkau telah meneteki susu pendidikanku ini sampai kering. Penasehat Utama Sultan Khalil di Samarqan. hal ini menimbulkan prasangka buruk pada murid murid gurunya yang tidak mengerti duduk persoalan. As Samasiberkata. yaitu Syekh As Sayyid Amir Kulal q. beliau mengangkat Naqsyabandi sebagai khalifahnya.s.kemudian berguru kepada Maulana Qatsam selama dua tahun terkahir kepada Syekh Darwisy Khalil dari Turki selama dua belas tahun. yangajarannya didapat dari Abdul Khaliq. akuakan berkata kepadamu. kebetulan sekali pada waktu inisaudara saudara kita terutama para Khalifahku sedang berkumpul. Akan tetapi Syekh Amir Kullal justru bertambah sayang dan cinta kepada Syekh Naqsyabandi. Syekh Bahauddin pernah menyanjung ilmu tarekatnya dengan ucapan ³Permulaan pelajaran Tarikatku akhir dari pelajaran semua tarekat´. Sejak masa Syaikh Arif Ar Riwikari sampai Syekh Amir Kulal zikir/tawajuh bersama dilakukan secara zahar akan tetapi kalau zikir sendiri secara khafi. (silsilah ke. tetapiwadahmu terlalu besar dan persiapanmu sangat kuat. Setelahbelajar dengan Syekh Baba As Samasi (silsilah ke 13). Beliau meletakkan dasar-dasar zikir qalbi yang sirri. Sebelum SyekhAs Samasi wafat. Dia belajar tasawuf kepada Muhammad Baba as Samasi ketika beliau berusia 18 tahun. Suatu hari Syekh Bahauddin di panggil oleh Gurunya danberkata. maka itu aku telah mengizinkan kepadamu supaya meninggalkan tempat ini untuk mencari beberapa guru supaya kamu menambah beberapa faedah yang perlu darimereka dan faidan nur (Keluberan Nur Ilahi) yang selaras dengan citacitamu yang agung itu. zikir batin qalbiyang tidak berbunyi dan tidak bergerak. Baha-ud-Din lantas absen dari kelompok ketika mereka mengadakan dzikir bersuara.tersebut.

Melaksanakan sholat lail di Masjid. Dalam salah satu sujudnya hati beliau bergetar dengan getaran yang sangat menyejukkan sampai terasa hadir dihadapan Allah (tadhoru¶). dengan disiplin dan ada suluk yang teguh. Saat itu beliau berdo¶a. lagi terkenal sebagai wali akbar dan wali quthub yang afdal. maupun dihadapan sesama manusia di desa Qoshrul Arifan yang tidak lain adalah Syekh Bahauddin. ³He. Syekh Bahauddin menyiram tubuhnya lalu wudlu . penulis Risalah Qudsiyyah. ³Ya Allahberilah aku apa saja yang Engkau ridloi´. Dari murid-muridnya dahulu sampai dengan sekarang.s dan Syaikh Muhammad bin Muhammad bin Mahmoudal-Hafizi q. Setelah mendengar suara tersebut. Syekh Bahauddin sering kali berkholwat menyepikan hatinya dari keramaian dan kesibukan dunia. perasaannya tidak menentu hingga beliau berjalan kesana kemari seperti orang bingung. Di dalam asuhan. banyak melahirkan wali-wali besar di Timur maupun di Barat. didikan dan gemblengan dari Syekh Muhammad Baba inilah Syekh Muhammad Bahauddin mencapai keberhasilan di dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. semakin meningkat dan bertambah kuat. Syekh Naqsyabandi wafat pada malam Senin Tanggal 3 Rabi¶ul Awal tahun 791 H dalam usia 74 tahun. Syekh Muhammad Baba yang memang seorang waliyullah yangkasyaf (mengetahui yang ghoib dan yang akan terjadi) berkata kepadaSyekh Bahauddin. yang mulia dan agung baik disisi Allah Swt. tubuhnyamenggigil. yang amat tinggi hakikat dan marifatnya. ³Ya Allah berilah aku kekuatan untuk menerima bala¶ dan cobaanya mahabbbah (cinta kepadaAllah)´. Setelah subuh. Ketika beliau berkholwat dengan beberapa sahabatnya. yang dikenal sebagai Muhammad Parsa. Kepada yang pertamalah Syekh Naqsyabdi meneruskan Ilmunya dan menjadi Ahli Silsilah ke-16 Syekh Muhammmad Baba as Samasiy adalah guru pertama kali dari Syekh Muhammad Bahauddin Ra. Beliau pulalah yang mengatur pelaksanaan iktikaf atau suluk dari 40 (empat puluh) hari menjadi 10(sepuluh) hari. Syekh Naqsyabandi meninggalkan banyak penerus. Syekh Muhammad Bahauddin Ra. Setelah merasa cukup tenang.hati Syekh Bahauddin langsung bergetar dengan kencangnya. Sejak saat ituSyekh Bahauddin seringkali berdo¶a sesuai dengan apa yang diperintahkanoleh Syekh Muhammad baba. Thariqatul Ubudiyyah zaman Abu Bakar Siddiq dan Thariqatus Siddiqiyah zaman Salman alFarisi. Untuk lebih berhasil dalam pendekatan diri kepada Sang Kholiq. maka juga memberikekuatan dan memberikan kepahaman terhadap hikmahnya´. ³Sebaiknya kamu dalam berdo¶a begini. sekarang kamu sudah waktunya untuk berpaling dari sesuatu selain Aku (Allah)´. yang telah mengetahui sebelumnya tentang akan lahirnya seseorang yang akan menjadi orang besar. sehingga ajarannya meluas ke seluruh pelosok dunia. Beliau amat masyhur dengankeramat-keramatnya dan makmur dengan kekayaannya.waridlaakamathluubi´.Hingga pada suatu saat. yang paling terhormat diantara mereka adalah Syekh Muhammad bin Muhammad Alauddin al-Khwarazmial-Bukhari al-Attar q.waktu itu ada keinginan yang cukup kuat dalam diri Syekh Bahauddin untuk bercakap-cakap.s. yang dilaksanakan secara efisien dan efektif. Saat itulah secara tiba-tiba ada suara yang tertuju pada beliau. secara murni meneruskan ibadat Tratiwatus Sirriyah zaman Rasulullah. sampai Syekh Muhammad Baba menganugerahinya sebuah ³kopiah wasiat al Azizan´ yang membuat cita-citanya untuk lebihdekat dan wusul kepada Allah Swt. Karena Allah tidak ridlo jikahamba-Nya terkena bala¶ dan kalau memberi cobaan.

Kemudian Syekh Muhammad Abdul Kholiq alGhojdawaniy memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang dialami Syekh Muhammad Bahauddin. aku akan melaksanakan semampuku dan ternyata sampai 15 hari lamanya beliau masih merasakeberatan.sampai tak terasa hati Syekh Bahauddin berkata. ³Jika demikian maka semua perintah-Ku harus dijalankan. Disamping kanan dan kirinya terdapat beberapa jamaah termasuk guru beliau yang telah wafat. Istiqomah mengukuhkan syariat. Salah satu dari mereka berkata.beliau melihat lampunya kurang terang padahal minyaknya masih banyak dan sumbunya juga masih panjang.di sana nanti haturkanlah kejadian pertemuan ini. 2. duduk menghadap kiblat sambil bertawajuh dantanpa sadar beliau melihat pagar tembok terkuak secara perlahan-lahan. akan tetapi masih membutuhkan dan harus menambah kesungguhan sehingga betul-betul siap. Untuk itu kamu harus betul-betulmenjalankan 3 perkara : 1.mulailah terlihat sebuah kursi yang cukup tinggi sedang diduduki oleh seseorang yang sangat berwibawa dimana wajahnya terpancar nur yangn berkilau. sekarang apa yang ingin kamu tuju ? Syekh Bahauddin menjawab. dan para sahabat Ra. Menetapi azimah (kesungguhan) dengan arti menjalankan agama dengan mantap tanpa memilih yang ringan-ringan apalagi yang bid¶ah dan berpedoman pada perilaku Rasulullah Saw. berangkatlah lagi ke Sayyid Amir Kilal di desa Nasaf dan bawalah kopiah wasiat al Azizan dan letakkanlah dihadapan beliau dan kamu tidak perlu . Terus Syekh Bahauddin diajak oleh dua orang ke makam Syekh Muzdakhin. 3. Hingga pada suatu malam saat berziarah di makam Syekh Muhammad Wasi¶. Kemudian besoknya lagi. ³Orang mulia ini adalah Syekh Muhammad Abdul Kholiq al Ghojdawaniy dan yang lain adalah kholifahnya. Dalam sholat inilah beliau merasakan kekhusukan yang luarbiasa. seolah-olah beliau berkomunikasi langsung dengan Allah Swt. jawab Syekh Muhammad Bahauddin. tetapi disini lampunya juga seperti tadi.dan mengerjakan sholat sunah duarokaat. disini lampunya juga sama seperti tadi. Terdengarlagi suara. Lalu ada yang menunjuk. Kemudian untuk membuktikan kebenaran pertemuan kasyaf ini. Terus terdengar lagi suara. ³Mengapa kamu menjalankan thoriq yang seperti itu ?³Biar tercapai tujuanku¶. Syekh Auliya¶ Kabir. ³Aku ingin thoriqoh yang setiap orang bisa menjalankan dan bisa mudah wushul ilallah´. besok pagi berangkatlah kamu untuk sowan ke Syekh Maulana Syamsudin al An-Yakutiy. ³Isyarat apakah ini ?´ Kemudian Syekh Bahauddin. ini Syekh Mahmud al Anjir dan ini Syekh Muhammad Baba yang ketika kamu hidup telah menjadi gurumu. ³Ya sudah. Saat Syekh Bahauddin mengalami jadzab1 yang pertama kali beliau mendengar suara. Syekh Muhammad Baba. ³Sesunguhnya lampu yang kamu lihat tadi merupakan perlambang bahwa keadaanmu itu sebetulnya terlihat kuat untuk menerima thoriqoh ini.Syekh Muhammad Bahauddin berkata ³Ya Allah. Beramar Ma¶ruf Nahi mungkar. Tak lama kemudian ada isyarat untuk pindah berziarah ke makam Syekh Ahmad al Ahfar Buli. ini Syekh Ahmad Shodiq.

apalagi melihat mayat temannya yang telah berubah terkena panasnya matahari. ³Berdo¶alah kepadaTuhanmu dengan cara tadhorru¶ dan menyamarkan diri´« Lalu beliau berkata bagaimana haqiqatnya dzikir khofiy /dzikir sirridan kaifiyahnya itu ? jawab sang guru : o. Lalu tanpa sengaja Syekh Muhammad Bahauddin berkata kepada Muhammad Zahid.berkata apa-apa. bersama salah seorang sahabat karib yang bernama Muhammad Zahid pergi ke Padang pasir dengan membawa cangkul. dan yang menunjukkan bahwabeliau adalah seorang Wali yang sangat mustajab do¶anya. maka akan mati seketika´. berkata hidup ya langsung hidup kembali.³Ketika aku disuruh . Tiba-tiba ada ilham ³He. Muhammad. Pada saat sampai ayat. Setelah semua dijalankan dengan kesungguhan dan berhasil. Syekh Tajuddin salah satu santri Syekh Muhammad Bahauddin Ra berkata. ³matilah kamu!. Setelah semua perintah dari SyekhAbdul Kholiq di dalam alam kasyaf itu benar±benar dijalankan dengan kesungguhan oleh Syekh Bahauddin mulai jelas itu adalah hal yang nyata dan semua sukses bahkan beliau mengalami kemajuan yang sangat pesat. menjadi kebingungan.lalu naiknya lagi melalui Syekh Abu Yazid al Busthomi naik sampaisahabat Abu Bakar Shiddiq Ra. ilmu syariat. Melihat hal tersebut Syekh Muhammad Bahauddin Ra. matilah.Seketika itu Muhammad Zahid mati dari pagi sampai waktu dhuhur. nanti beliau sudah tahu sendiri´. dan para sahabat. Syekh Bahauddin setelah bertemu dengan Sayyid Amir Kilal segera meletakkan ³kopiah wasiat al Azizan´ pemberian dari gurunya. hadist-hadist dan akhlaqnya Rasulullah Saw. Saat melihat kopiah wasiat al Azizan. Lalu berbicara tentang ma¶rifat sampai datang dalam pembicaraan tentang ubudiyah ³Lha kalau sekarang pembicaraan kita sampai begini kan berarti sudah sampai derajat yang kalau mengatakan kepada teman. Kemudian Syekh Muhammad Bahauddin Ra. selanjutnya dzikir nafi itsbat dengan sirri. Pada suatu hari Syekh Muhammad Bahauddin Ra. itu ilmu laduni dan insyaAllah kamu akan diajari dzikir khofiy. Ini adalah pengalaman pertama kali Syekh Muhammad Bahauddin Ra. Sayyid Amir Kilal mengetahui bahwa orang yang ada didepannya adalah syekh Bahauddin yang telah diwasiatkan oleh Syekh Muhammad Baba sebelum wafat untuk meneruskan mendidiknya. Jadi toriqoh An Naqsyabandiy itu jalur ke atas dari Syekh Muhammad Abdul Kholiq al Ghojdawaniy ke atasnya lagi dari Syekh Yusuf al Hamadaniy seorang Wali Qutub masyhur sebelum Syekh Abdul Qodir alJailaniy. Syekh Bahauddiin di didik pertama kali oleh Sayyid Amir Kilal dengan kholwat selama sepuluh hari.kemudian beliau disuruh memantapkannnya lagi dengan tambahan pelajaran beberapa ilmu seperti. berkata ahyi sebanyak 3kali. saat itulah terlihat mayat Muhammad Zahid mulai bergerak sedikit demi sedikit hingga kembali seperti semula. Syekh Yusuf al Hamadaniy ini kalau berkata mati kepada seseorang maka mati seketika. Akhirnya yang memberi pelajaranlangsung adalah nabi Khidhir as. Kemudian ada hal yang mengharuskannya untuk membuang cangkul tersebut. Adapun dzikir sirri itu asalnya dari Syekh Muhammad Abdul Kholiq al ghojdawaniy yang mengaji tafsir dihadapan Syekh Sodruddin. berkatalah ahyi (hiduplahkamu).

tempat kekuasaan Nabi Muhammad saw.Semenjak itu kekuatanku untuk terbang di cabut oleh Syekh Muhammad Bahauddin Ra. mengikuti Nabi Muhammad Shollallahu 'alaihi wa sallam dengansegala yang beliau sabdakan dan memperbanyak dzikir qalbi . Lalu ada orang yang menjelek-jelekkan beliau. serta langgengnya rasa khudlur bersama Allah Subhanahuwa ta'ala.tidak menambah dan tidak mengurangi. warnanya hijau. karena aku berjalan sambil terbang di udara. tempat kekuasaan Nabi Isa. bahwa thoriqoh Naqsabandiyyah ini adalah thoriqohnya para sahabat yang mulia radlallahu anhum sesuai aslinya.dan asalnya adalah air. kemudian sembuh dengan seketika. lalu seketika itu ada seranggadatang dan menyengat dia terus menerus. berjarak sekitar duajari. Lathifah al-khafi bertempat di atas susu kanan. dan mereka tidak mengatakan suatu perkataan dan tidakmembaca suatu wirid kecuali dengan dalil atau sanad dari kitab Allah Subhanahu wa ta'ala atau sunnah Nabi Muhammad Shollallahu 'alaihi wasallam. asalnya adalah tanah. Lathifatul al-Nafsi bertempat di anatara kedua mata kepala Lathifatul Qolab (Jasad) bertempat di seluruh dan sekujur anggota badan. dalam perjalanan terbang tersebut aku bertemu dengan guruku.. SYECH MUHAMMAD BAHAU¶UDDIN NAQSYABANDI DENGAN TAREKATNYA Peletak dasar Thoriqoh Naqsyabandiyah ini adalah Al-Arif Billah AsySyaikh Muhammad bin Muhammad Bahauddin Syah Naqsyabandi Al-Uwaisi Al-Bukhori radliyallahu anhu (717-865 H) . warnanya adalah hitam. mulai rambut kepala sampai kaki ..Aku peringatkan. Dia tidak mau tunduk dengan peringatanku. Suatu ketika saat aku terbang ke Bukhara. Dengan itu mereka bertujuan hanya kepada Allah Subhanahu wa ta'ala semata dengan tanpa riya¶ .guruku. Dia meratap kesakitan lalu bertaubat. dan seketika itu aku tidak bisa terbang sampai saat ini´. Ini merupakan untaian ungkapan dari langgengnya (terus menerus) ibadah lahir bathin dengan kesempurnaan mengikuti sunnah yang utama dan µazimah yang agung serta kesempurnaan dalam menjauhi bid¶ah dan rukh shah dalam segala keadaan gerak dan diam.Alloh´ pada 7 tempat lathaif. dengan membaca lafadz ³Alloh. dua jari di bawah payudara «warnanya adalah kuning.warnanya adalah putih. Dzikirnya para guru Naqsyabandiyah adalah qalbiyah (menggunakan Hati). berjarak sekitardua jari. Adapun 7 macam lathaif tersebut adalah : Lathifah al-qalb ada di bawah dada kiri. Dijelaskan oleh Syaikh Abdul Majid bin Muhammad Al Khaniy dalam bukunyaAl-Hada¶iq AlWardiyyah . warnanya adalah merah. Berkata Afif ad Dikaroniy. udara dan tanah. dari Qoshrul µArifan menuju Bukhara yang jaraknya hanya satu pos aku jalankan dengan sangat cepat. dan jangan kurang tata kramanya kepada kekasih Allah. Lathifah al-ruh bertempat di sisi bawah susu kanan. dan merupakan tempat kewenangan Nabi Ibrahhim dan Nuh. dan asalnyaadalah udara. ³Pada suatu hari aku berziarah ke SyekhMuhammad Bahauddin Ra. Lathifah al-akhfa bertempat di tengah dada. tempat kekuasaan Nabi Musa dan asalnya adalahair. dan asalnya adalah api. kamu jangan berkata jelek terhadap Syekh Muhammad Bahauddin Ra. Lathifah al-sirr bertempat di atas susu kiri berjarak sekitar dua jari. dan dia adalah tempat kekuasaan Nabi Adam as.

7). melihat ke arahkaki dan apabila dia duduk dia melihat pada kedua tangannya. 2). b. Engkaulah yang aku maksud (dalam perjalananrohaniku ini) dan keridlaanMulah yang aku tuntut´ . karena yangbersangkutan belum mampu memelihara hatinya. Dalam Tarikat Naqsyabandiyah adadua bentuk khalwat : a.rahasia kebesaran Allah walaupun berada di tengah. berarti menghambat jalan menuju kepada. ³Khalwat Dar jaman´ yaitu setiap murid atau salik harus selalu menghadirkan hati kepada Allah SWT dalam segala keadaan.walaupun hanya sebentar. Karena godaan yang mengganggu itu adalah masalah yang besar. yakni : 1). Khalwat batin .Dalam tarekat Naqsyabandi ini telah di ajarkan 11 asas dasar ajaran. yang tidak boleh terjadi dalam ajaran dasar tarikatini. baikzikir ismus zat (menyebut Allah. yaitu orang yang melaksanakan suluk dengan mengasingkan diri di tempat yang sunyi dari masyarakat ramai. menyaksikan rahasia. agar dalam hatinya tidak ada rasa cinta kepada makhluk. berarti memudahkan jalan untuk dekat kepada Allah SWT. Ingat kepada Allah setiap keluar masuknya nafas. Setiap murid atau salik menarikkan dan menghembuskan nafasnya. sampai yang disebut dalam zikir itu hadir. Karena itu wajiblah bagi si murid atau salik mengontrol hatinya. .tengah orang ramai. kembali munajat kepada Allah dengan mengucap kankalimat yang mullia ³Wahai Tuhan Allah. yaitu pemeliharaan keluar masuknya nafas. zikir nafi isbat (menyebutla ilaha ilallah). ³Huwasy Dardam´ . kepada sifat-sifat kemalaikatan yang bersih dan sucilagi utama. ³Ya Dakrad´ yaitu selalu berkekalan zikir kepada Allah SWT. dan semua makhluk ini lenyapdari pemandangannya.). yaitu hati sanubari si murid atau salik senantiasa musyahadah. hendaklah selalu ingat atau hadir bersama Allahdi dalam hati sanubarinya..³Nakah Dasyat´ yaitu setiap murid atau salik harus memelihara hatinya dari kemasukan sesuatu yang dapat menggoda dan mengganggunya. Dia tidakboleh memperluas pandangannya ke kiri atau ke kanan. baik waktusunyi maupun di tempat orang banyak. ³Bar Kasyat´ yaitu orang yang berzikir nafi isbat setelah melepaskan nafasnya. supaya hati tidak lupa kepada Allah SWT atau tetap hadirnya Allah SWT padawaktu masuk dan keluarnya nafas. ³Safar Dar wathan´ yaitu perpindahan dari sifat kemanusiaan yang kotor dan rendah. 5). Nazhar Barqadlam ini lebih ditekankan lagi bagi pengamal tarikat yang baru suluk. Berkhalwat lahir . dan sebaliknya lalai atau lupa mengingat Allah. karena dikhawatirkan dapat membuat hatinya bimbang atau terhambat untuk berzikir atau mengingat Allah SWT. 4). Allah.Nya. ³Nazhar Bar qadlam´ yaitu setiap murid atau salik dalam iktikaf/suluk bila berjalan harus menundukkan kepala. 6). Sehingga terasadalam kalbunya rahasia tauhid yang hakiki. 3).

dalam tarekat ini juga dikenalkan akan tehnik muroqobah. Rodiyallah µanhu wa a¶aada aµlainaa min barokaatihiwa anwaarihi wa asroorihii wa µuluumihii wa akhlaaqihi allahuma amiin. ³Saya menjaga pintu hatiku selama40 (empat puluh) tahun. sehingga menjadilah hatiku itu tidak mengenal seseorang pun selaindaripada Allah SWT. iaharus meminta ampun kepada Allah SWT dan kembali mengingat. dan kemuliaan Allah SWT terhadap Nur Zat Ahadiyah (Cahaya Yang Maha Esa) tanpa disertai dengankata. kemudian dikumpulkan segenap tenagadan panca indera untuk melakukan tawajuh dengan mata hati yang hakiki. Selain itu. 9).³Wuquf Qalbi´ yaitu sebagaimana yang dikatakan oleh Syekh Ubaidullah Al.Nya. Keadaan ³Bad Dasyat´ ini baru dapat dicapai oleh seorang murid atau salik. . 11).´ .kata.Ahrar. sehingga tidak ada peluang sedikitpun dalam hati yang ditujukan kepada selain Allah SWT.³Wuquf µAdadi´ yaitu memelihara bilangan ganjil dalam menyelesaikan zikir nafi isbat. sebanyak 20 macam muroqobah Demikian kisah keramatnya Syekh Muhammad Bahauddin Ra dan ajaran-ajarannya. aku tiada membukakannya selain kepada AllahSWT.³Bad Dasyat´ yaitu tawajuh atau pemusatan perhatian sepenuhnya pada musyahadah. danterlepas dari pengertian zikir. sehingga setiap zikir nafi isbat tidak diakhiri dengan bilangan genap.Adapun tiga ajaran dasar yang berasal dari Bahauddin Naqsyabandi adalah. dan seterusnya. dapat saja 3 (tiga) atau 5(lima) sampai dengan 21 (duapuluh satu). setelah dia mengalami fana dan baka yang sempurna. Bilangan ganjil itu. ia harus bersyukur dan jika ternyata tidak.´ Sebagian ulama tasawuf berkata ³Aku menjaga hatiku 10 (sepuluh) malam.maka dengan itu hatiku menjaga aku selama 20 (duapuluh) tahun. 10). ³Keadaan hati seorang murid atau salik yangselalu hadir bersama Allah SWT´. Pikiran yang ada terlebih dahulu dihilangkan dari segala perasaan.³Wuquf Zamani´ yaitu kontrol yang dilakukan oleh seorang murid atausalik tentang ingat atau tidaknya ia kepada Allah SWT setiap dua atau tiga jam. kebesaran. menyaksikan keindahan. Jika ternyata dia berada dalam keadaan ingat kepada Allah SWTpada waktu tersebut.Syekh Abu Bakar Al Kattani berkata.untuk menyelami makrifat Tuhannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->