P. 1
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

|Views: 290|Likes:
Published by Emdanu
Materi Pembelajaran SMA XII/I
Materi Pembelajaran SMA XII/I

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Emdanu on Jul 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2014

pdf

text

original

XÌÌ/Ì Danu ARATE 1

PANCASILA SEBAGAI
IDEOLOGI TERBUKA
Oleh:
MUHAMAD DADANG NURFALAH
X¡¡/¡ Danu ARATE 2
8tandar kompetensi
º Menampilkan sikap positif
terhadap Pancasila sebagai
ideologi terbuka
XÌÌ/Ì XÌÌ/Ì Danu ARATE Danu ARATE 3 3
ompetensi dasar ompetensi dasar
1. 1. Mendeskripsikan Pancasila sebagai Mendeskripsikan Pancasila sebagai
ideologi terbuka. ideologi terbuka.
2. 2. Menganalisis Pancasila sebagai Menganalisis Pancasila sebagai
sumber nilai dan paradigma sumber nilai dan paradigma
pembangunan. pembangunan.
3. 3. Menampilkan sikap positif terhadap Menampilkan sikap positif terhadap
Pancasila sebagai ideologi terbuka. Pancasila sebagai ideologi terbuka.
X!!/! Danu ARATE 4
Ìndikator kelulusan Ìndikator kelulusan
1. 1. Nenjelaskan pengertian ideologi. Nenjelaskan pengertian ideologi.
2. 2. Nampu menjelaskan ideologi terbuka Nampu menjelaskan ideologi terbuka
dan tertutup. dan tertutup.
3. 3. Nampu menjelaskan sejarah perumusan Nampu menjelaskan sejarah perumusan
pancasila. pancasila.
4. 4. Nenjelaskan nilai Nenjelaskan nilai··nilai yang terkandung nilai yang terkandung
dalam Pancasila. dalam Pancasila.
S. S. Nengkritisi Pancasila. Nengkritisi Pancasila.
XÌÌ/Ì Danu ARATE 5
`e:~:Ju:· |~·. .:..
Hnê 4e0nl ilu
0ernwnê dnri mimµi...
XÌÌ/Ì Danu ARATE 6
lLECLCCl
NlCULLU
MACRlAv£LLl
LUUl$
AL1RU$$£R
KARL MARX
AN1UlN£
b£$1U11 b£ 1RAC¥
SIASAT BERPOLITIK
PRAKTIS
PEDOMAN HIDUP
KESADARAN PALSU
ILMU TENTANG
IDE-IDE
XÌÌ/Ì Danu ARATE 7
Dua dimensi ideoIogi
Positif
Negatif
MENJADI
PEDOMAN
HIDUP
ALAT UNTUK
MENYEMBUNYIKAN
KEPENTINGAN
PENGUASA
XII/I Danu ARATE 8
Jec|c·. ¬e:u·ur `u:~·-c
[~|~¬ ~·r. `e¬¡.r. ¬e:u:¡u| ¡~J~
¡eJc¬~: ¦~.| J~|~¬ ¦e·¡.|.·
¬~u¡u: ¦e·r.:J~| J~|~¬ ¦.J~:·
re·re:ru.
[~|~¬ ~·r. |u~-. J. -e¬u~ -e·.
|e|.Ju¡~:.¡·.¦~J. ¬~u¡u: u¬u¬`.
XÌÌ/Ì Danu ARATE 9
lLECLCCl MECAFA
c:-e:-u- .¬~nc·.r~-` .~··~
:e·~·~ re:r~:· :.|~.-:.|~.
J~-~· :e·~·~ n~:· .:·.:
J..u¡uJ|~: ¬e|~|u. |e|.Ju¡~:
:e·~·~ .ru.
W 0:03
XÌÌ/Ì Danu ARATE 10
"Nilai Dasar¨ yang dimaksud?
`e¡e·~:·|~r ·~·~-~:
¬e:·e:~. |e¦~.|~: ¦e·-~¬~
~r~u ·~¬¦~·~: re:r~:·
¬~-n~·~|~r J~: :e·~·~ n~:·
¡~|.:· ¦~.|.
W$urbaktl
XÌÌ/Ì Danu ARATE 11
DIMENSI DALAM
MEMPERTAHANKAN
IDEOLOGI.
Dimensi ideaIisme
XÌÌ/Ì 12 Danu ARATE
LlMEMGl FEALlTA
Mencerminkan realita dalam masyarakat,
minimal saat kelahirannya.
XÌÌ/Ì XÌÌ/Ì Danu ARATE Danu ARATE 13 13
LlMEMGl lLEALlGME
KuaIitas niIai dasar yang terkandung,
sehingga akan menjadi harapan
untuk meraih masa depan yang Iebih baik.
XÌÌ/Ì Danu ARATE 14
LlMEMGl FLElGlElLlTAG
MAMPU MEMPENGARUHI
DAN BERADAPTASI DENGAN PERTUMBUHAN
ATAU PERKEMBANGAN MASYARAKAT.
XII/I XII/I Danu ARATE Danu ARATE 15 15
Dua macam watak ideologi Dua macam watak ideologi
1. 1. Tertutup. bersifat mutlak. Tertutup. bersifat mutlak.
2. 2. Terbuka. tidak dimutlakkan. Terbuka. tidak dimutlakkan.
XÌÌ/Ì Danu ARATE 16
Karakteristik ideoIogi tertutup
ita-cita sebuah kelompok yang digunakan untuk
mengubah masyarakat
Dipaksakan kepada masyarakat
Totaliter, mengurusi semua segi kehidupan
Pluralisme pandangan dan kebudayaan ditiadakan
serta tidak menghormati hak
Masyarakat dituntut rela berkorban dan setia pada
ideologi
Tidak hanya berisi nilai dan cita-cita, tapi tuntutan
konkret danoperasional yang keras, mutlak, dan
total.
XÌÌ/Ì Danu ARATE 17
Karakteristik ideoIogi terbuka
Merupakan kesepakatan masyarakat
Tidak diciptakan oleh negara tapi ditemukan
oleh masyarakat dalam kehidupan mereka
Ìsinya tidak langsung operasional
Menghargai pluralitas
Menginspirasi masyarakat untuk hidup
bertanggung jawab sesuai dengan ideologi
X!!/! Danu ARATE 18
lLECLCCl MECAFA lMLCMEGlA? lLECLCCl MECAFA lMLCMEGlA?
!`| !`|
XÌÌ/Ì Danu ARATE 19
Pancasila merupakan ideologi
terbuka karena.
1. Merupakan pandangan hidup yang
berakar pada kesadaran masyarakat
indonesia.
2. Ìsi pancasila tidak langsung operasional.
3. Tidak mengekang kebebasan.
4. Tidak totaliter.
5. Menghargai pluralitas.
XÌÌ/Ì XÌÌ/Ì Danu ARATE Danu ARATE 20 20
!AMCAGlLA !AMCAGlLA
u|~: ¬e·u¡~|~: .Jec|c·. ¬.|.| u|~: ¬e·u¡~|~: .Jec|c·. ¬.|.|
:e·~·~ ¬e|~.:|~: ¬.|.| .~··~ :e·~·~ ¬e|~.:|~: ¬.|.| .~··~
:e·~·~ J~: -e|u·u| ~:·-~ :e·~·~ J~: -e|u·u| ~:·-~
[(` n~:· ¬e:¡~J. [(` n~:· ¬e:¡~J.
·~·~-~: lu:J~¬e:r~| ¦~·~.¬~:~ ·~·~-~: lu:J~¬e:r~| ¦~·~.¬~:~
|.Ju¡ ¦e·:e·~·~ |.Ju¡ ¦e·:e·~·~. .
XÌÌ/Ì Danu ARATE 21
Sejarah perumusan PANASÌLA Sejarah perumusan PANASÌLA
>>$/ang pertama BPUPKI (29 Me $/ang pertama BPUPKI (29 Me 1 Jun 1945) 1 Jun 1945)
>>$/ang ke/ua BPUPKI (10 $/ang ke/ua BPUPKI (10- -17 Jul 1945) 17 Jul 1945)
>>$/ang PPKI (18 Agustus 1945) $/ang PPKI (18 Agustus 1945)
XÌÌ/Ì Danu ARATE 22
Sekilas tentang DOKURITZU
ZYUNBI TYOOSAKAI
Dibentuk tanggal 28 Mei 1945.
Beranggotakan 62 orang.
Diketuai dr. Radjiman Widiodiningrat
dengan dua wakil ketua.
Mempertimbangkan masalah-
masalah pokok dan kemudian
merumuskan rencana-rencana pokok
bagi Ìndonesia Merdeka.
XII/I Danu ARATE 23
Sidang pertama BPUPKI
Dr. Radjiman Widiodiningrat
menanyakan apa yang menjadi dasar
Indonesia merdeka.
Tiga orang anggota mengemukakan
pendapat ( Muhammad Yamin,
Supomo, dan Soekarno).
XÌÌ/Ì XÌÌ/Ì Danu ARATE Danu ARATE 24 24
MUHAMMAD YAMIN MUHAMMAD YAMIN
1. 1. Ketuhanan Yang Maha Esa Ketuhanan Yang Maha Esa
2. 2. Kebangsaan persatuan Ìndonesia Kebangsaan persatuan Ìndonesia
3. 3. Rasa Kemanusiaan yang adil dan Rasa Kemanusiaan yang adil dan
beradab beradab
4. 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Kerakyatan yang dipimpin oleh
hikmat kebijaksanaan dalam hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan. permusyawaratan perwakilan.
5. 5. Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat
Ìndonesia Ìndonesia
X!!/! Danu ARATE 2S
$UPOMO $UPOMO
!egara yang bersatu dalam arti totaliter atau !egara yang bersatu dalam arti totaliter atau
integralistik. integralistik.
Warga takluk kepada TUHA! dan urusan Warga takluk kepada TUHA! dan urusan
agama dipisah dari urusan negara. agama dipisah dari urusan negara.
Harus dibentuk suatu badan permusyawaratan. Harus dibentuk suatu badan permusyawaratan.
Sistem ekonomi yang berasas kekeluargaan Sistem ekonomi yang berasas kekeluargaan
tolong menolong dan koperasi. tolong menolong dan koperasi.
Semangat kebudayaan !ndonesia yang asli. Semangat kebudayaan !ndonesia yang asli.
XÌÌ/Ì Danu ARATE 26
$OEKARNO
1. Kebangsaaan
2. Ìnternasionalisme
3. Mufakat atau Demokrasi
4. Kesejahteraan Sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa
XÌÌ/Ì 27 Danu ARATE
Piagam Jakarta (22 Juni J945) Piagam Jakarta (22 Juni J945)
1. 1. Ketuhanan. dengan kewajiban menjalankan svari`at Ketuhanan. dengan kewajiban menjalankan svari`at
Islam bagi pemeluk Islam bagi pemeluk--pemeluknva pemeluknva
2. 2. Kemanusiaan vang adil dan beradab Kemanusiaan vang adil dan beradab
3. 3. Persatuan Indonesia Persatuan Indonesia
4. 4. Kerakvatan vang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam Kerakvatan vang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam
permusvawaratan perwakilan permusvawaratan perwakilan
5. 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakvat Indonesia Keadilan sosial bagi seluruh rakvat Indonesia
XÌÌ/Ì Danu ARATE 28
$idang kedua BPUPKI
Ìsi piagam Jakarta sebagai usul
pembukaan UUD
Membentuk panitia perancang
UUD
XÌÌ/Ì XÌÌ/Ì Danu ARATE Danu ARATE 29 29
8ekilas tentang 8ekilas tentang PPKI PPKI
Dibentuk tanggal 7 agustus 1945. Dibentuk tanggal 7 agustus 1945.
Beranggotakan 21 orang. Beranggotakan 21 orang.
Diketuai oleh Soekarno dan wakil Diketuai oleh Soekarno dan wakil
Muhammad Hatta. Muhammad Hatta.
Melaksanakan kemerdekaan Ìndonesia Melaksanakan kemerdekaan Ìndonesia
dan mengambil langkah dan mengambil langkah- -langkah yang langkah yang
perlu untuk membentuk suatu negara. perlu untuk membentuk suatu negara.
Danu ARATE Danu ARATE 30 30 X!!/! X!!/!
$idang PPKI $idang PPKI
Nengesahkan pembukaan UUD. Nengesahkan pembukaan UUD.
Nengesahkan UUD. Nengesahkan UUD.
Nemilih presiden dan wakil presiden. Nemilih presiden dan wakil presiden.
Nenetapkan bahwa untuk sementara Nenetapkan bahwa untuk sementara
waktu presiden akan dibantu oleh sebuah waktu presiden akan dibantu oleh sebuah
komite nasional. komite nasional.
XÌÌ/Ì XÌÌ/Ì Danu ARATE Danu ARATE 31 31
lLECLCCl MECAFA lMLCMEGlA lLECLCCl MECAFA lMLCMEGlA
%e·¬u~r J~|~¬ ¡e¬¦u|~~: ||[
|·-· n~:· ·u¬u-~: Jel.:.r.l:n~
re|~| J.-e¡~|~r. J~|~¬ -.J~:· !!
X!!/! X!!/! Danu ARATE Danu ARATE 32 32
Fungsi Pancasila Sebagai !deologi Fungsi Pancasila Sebagai !deologi
!egara !egara
1. 1. Mempersatukan bangsa. Mempersatukan bangsa.
2. 2. Membmbng /an mengarahkan bangsa Membmbng /an mengarahkan bangsa
menuiu tuiuannya. menuiu tuiuannya.
3. 3. Memberkan teka/ untuk memelhara /an Memberkan teka/ untuk memelhara /an
mengembangkan /enttas bangsa. mengembangkan /enttas bangsa.
4. 4. Menyorot /an mengkrtsa realta /alam Menyorot /an mengkrtsa realta /alam
upaya mewuiu/kan ct upaya mewuiu/kan ct- -cta yang terkan/ung cta yang terkan/ung
/alam Pancasla. /alam Pancasla.
XÌÌ/Ì XÌÌ/Ì Danu ARATE Danu ARATE 33 33
Pancasila sebagai Pancasila sebagai
sumber nilai sumber nilai
· ·Nilai Dasar Nilai Dasar
· ·Nilai Ìnstrumental Nilai Ìnstrumental
· ·Nilai Praksis Nilai Praksis
XÌÌ/Ì Danu ARATE 34
Seperangkat gagasan mengenai
kebaikan bersama atau gambaran
tentang masyarakat dan negara yang
paling baik.
Bersifat abstrak dan umum sehingga
bisa terus digali dan ditafsirkan ulang
makna dan implikasinya.
NILAI DASAR
XÌÌ/Ì Danu ARATE 35
Penjabaran dari nilai dasar.
Tampil dalam bentuk kebijakan, strategi,
organisasi, sistem, rencana, program, yang
menjabarkan lebih lanjut nilai dasar tersebut.
NÌLAÌ ÌNSTRUMENTAL
XÌÌ/Ì XÌÌ/Ì Danu ARATE Danu ARATE 36 36
Penjabaran dari nilai instrumental dalam Penjabaran dari nilai instrumental dalam
situasi konkret pada tempat dan situasi situasi konkret pada tempat dan situasi
tertentu. tertentu.
Bersifat dinamis Bersifat dinamis
NÌLAÌ PRAKSÌS
XÌÌ/Ì 37 Danu ARATE
Pancasila $ebagai Paradigma Pancasila $ebagai Paradigma
Pembangunan Pembangunan
Paradigma merupakan anggapan Paradigma merupakan anggapan--anggapan dasar anggapan dasar
vang membentuk kerangka kevakinan. vang membentuk kerangka kevakinan.
Pembangunan merupakan usaha Pembangunan merupakan usaha--usaha untuk usaha untuk
meningkatkan mutu dan taraí hidup masvarakat meningkatkan mutu dan taraí hidup masvarakat
menjadi lebih baik. menjadi lebih baik.
XÌÌ/Ì Danu ARATE 38
3 proses pembangunan menurut
Poespowardojo
EMANSÌPASÌ
USAHA BANGSA
UNTUK MELEPASKAN DÌRÌ
DARÌ KETERGANTUNGAN
TERHADAP NEGARA LAÌN
XII/I Danu ARATE 39
MODERNISASI
UPAYA UNTUK
MENAPAÌ TARAF
DAN MUTU KEHÌDUPAN
YANG LEBÌH BAÌK
X!!/! Danu ARATE 40
HUMANÌSASÌ
PEMBANGUNAN YANG
PADA HAKÌKATNYA
UNTUK MANUSÌA SEUTUHNYA
DAN SELURUH
MASYARAKAT ÌNDONESÌA
Danu ARATE
XÌÌ/Ì
Sehingga, Pembangunan harus:
Dukur keberhaslannya /ar keseuaannya /engan
pancasla.
T/ak boleh pragmats (mementngkan tn/akan nyata
/an menaIkan pertmbangan ets).
T/ak boleh bersIat /eologs (mutlak melayan
/eolog tertentu /an menaIkan manusa nyata).
Melayan manusa nyata.
Menghormat HAM.
Dlaksanakan secara /emokrats.
Memprortaskan pa/a pencptaan taraI mnmum
kea/lan sosal.
XÌÌ/Ì Danu ARATE 42
%e·.¬~ |~-.|.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->