Jenis Jenis dan Macam Macam Pipa, Fitting, dan Valves

1. Pipa

Dari sekian jenis pembuatan pipa secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu : 1. Jenis pipa tanpa sambungan (pembuatan pipa tanpa sambungan pengelasan) 2. Jenis pipa dengan sambungan (pembuatan pipa dengan pengelasan) Bahan-bahan pipa secara umum : Bahan-bahan pipa yg dimaksud disini adalah struktur bahan baru pipa tersebut yg dapat dibagi secara umum yaitu Carbon steel, Carbon Moly, Galvanees, Ferro Nikel, Stainless Steel, PVC (Paralon), Chrom Moly bahan-bahan pipa secara khusus dapat dikelompokkan yaitu Vibre Glass, Aluminium (Aluminium), Wrought Iron (besi tanpa tempa), Cooper (Tembaga), Red Brass (kuningan merah), Nickel chrom iron = inconel (besi timah chrom) Komponen perpipaan : Komponen perpipaan harus dibuat berdasarkan spesifikasi standar yg terdaftar dalam simbol dan kode yg telah dibuat atau dipilih sebelumnya. Komponen perpipaan yg dimaksud disini meliputi 1. Pipes (pipa-pipa) 2. Flanges ( flens-flens) 3. Fittings (sambungan) 4. Valves (katup-katup) 5. Boltings (baut-baut) 6. Gasket 7. Specials items Jenis-jenis pipa terdiri Seamless dari : Pipe : Ferrous/Steel in. OD Alloys Alloys Alloys Alloy Pipe

1. Wrought Material Ukurannya sampai Aluminum Copper Nickel Titanium 2.

dengan and and and and Forged

26 Aluminum Copper Nickel Titanium

Wrought-Iron Pipe Merupakan logam ferrous dua komponen terdiri dari besi (iron) dengan kemurnian tinggi dan glasslike iron silicat slag sampai 3o/o berat dari material.000 per in2 Keseragaman penyebaran besi silikat mempengaruhi ketahanan korosi dari wrought-iron tersebut. Cast Steel Pipe Material : Ferrous¾ Nonferrous¾ (secara komersial : Nickel and high-nickel-alloys) Cara pembuatan: . Seamless rnemiliki keterbatasan biaya dan penalatan. Hollow Forged Pipe Dihasilkan langsung dari batang baja yang dilelehkan dalam sebuah electric arc furnace. Forged and Bored Pipe Batang (billetlingot) baja dipanaskan sampal 2300"F (12600C) kemudian diulurldipanjangkan dengan ditempa sehingga diameternya 1 in. 3.Centrifugal casting : Lelehan baja yang dihasilkan dari electric arc atau induction . Kemudian billet dilewatkan ke mesin bubut untuk dibuang kelebihannya sehingga diameter luarnya sesuai yang diinginkan. Dengan proses ini.untuk pipa dengan ukuran diameter yang lebih besar dan dinding yang lebih tebal". Secara komersial dihasilkan pipa dengan diameter 10-30 in dan ketebal t1/z-4 in. b.Metode Forging ini belum digunakan untuk menghasilkan nonferrous-pipe secara komersial.Static casting : terbatas pada ukuran pipa yang relative pendek. dihasilkan pipa secara komersial dengan diameter 10-30 in dan ketebalan ITz-4 in.24 in.Welded Material Proses Pipe : Ferrous Alloys Alloys Alloys Alloys pipe: Pipe : Aluminum Copper Titanium untuk Fusion and and Nickel and Furnace-welded Welded Aluminum Copper Titanium ferrous Pipe 4. Misalnya valve dan fitting dibuat menggunakan sand casting . lebih besar dari diameter akhir yang diinginkan. Wrought-iron dibuat dengan diameter 1/B . sehingga tidak dibuat dalam ukuran yang besar a. Telah dihasilkan pula pipa dengan panjang 50 ft (I5. Besi silika terdistribusi merata di seluruh logam dasar dalam bentuk serat-serat panjang sebanyak 250.24 m) dan berat 100 ton. 5. Bagian dalam kemudian di bor dari salah satu atau kedua ujung pipa hingga mencapai diameter dalam tertentu.

Cast-iron. Berdasarkan ketebalan dinding. Refrigeration pipe untuk membawa refrigerant. 1. double extra strong. actual OD.furnace. Digunakan untuk membawa gas. Standard pipe Mechanical seruice pipe Untuk kepentingan structural dan mekanikal.2in. Pada umumnya digunakan untuk system distribusi air dan gas dan jalur pembuangan limbah di kota yang biasanya ditanam di bawah jalan aspal. subzero/ atau tinggi. extra strong.14 m) . actual OD dengan berbagai ketebalan dinding. 2. oleh karena itu perlu pipa yang berumur panjang agar tidak sering terjadi pembongkaran jalan untuk perbaikan atau penggantian pipa. PIPE Klasifikasi AND berdasarkan aplikasiny TUBE : 1. Dry-kiln pipe Digunakan di industri kayu. dibagi menjadi 3 kelas. nominal OD sampai 36 in. . Pipe. Water-well pipe Diproduksi dalam bentuk welded atau seam[ess dengan bahan steel. Berdiameter sampai 12 in. OD. yaitu standard weight. Spesifikasi cast-iron pipe diatur oleh Federal Specificati WW-P-4?Lb. PIPE Berdasarkan klasifikasi pengguna (user). dimasukkan ke dalam cetakan yang berputar dan kemudian logam akan memadat di bawah tekanan dari gaya sentrifugal. dengan berbagai ketebalan dinding. Pressure (untuk air dan cairan lainnya). panjang sampai 30 ft (9. Line Pipe Dihasilkan dalam bentuk welded dan seamless Berukuran 1/8 in. 4. nominal size sampai 36 in. Berukuran 1/8 . Jenis-jenis mold : Mold yang mengandung rammed sand with binder Mold dengan permukaan keramik Mold logarn permanent Produk pipa : diameter luar 4-54 in. Digunakan untuk membawa air untuk digunakan diperkotaan maupun industri. Ada dalam bentuk seamless dan welded. pipa dapat dikelompokkan menjadi 6. Berdiameter 3/+ . Pressure pipe Digunakan untuk membawa fluida atau gas pada tekanan atau temperature normal. 3. minyak atau air. Cast-Iron Pipe Biasanya relative berumur panjang karena memilik dinding yang berat (tebal) dan secara inheren memilik ketahanan korosi internal dan eksternal yang bagus.digunakan pada temperature dan tekanan tinggi (1050oF dan 800 psi) 6. Berukuran Ll8 in.96 in.

Faktor gaya serta kebutuhan lainnya dari aliran serta pipanya. Sambungan dengan menggunakan pengelasan 2. dan berat per ft. Diameter luar nominal sudah standar dengan mengabaikan berat. Perpipaan untuk industri bahan migas 3. PRESSURE TUBING Aplikasi : melibatkan penggunaan panas eksternal. Perpipaan untuk pembangkit tenaga 2. Oil country goods Casing digunakan sebagai structural retainer untuk dinding sumur minyak atau gas dan juga untgk mengeluarkan fluida yang tidak diinginkan.Diameter LZ in. Perpipaan untuk penyulingan minyak mentah 4. dan untuk melindungi dan mengalirkan minyak atau gas dari sumber di bawah permukaan menuju permukaan tanah. in OD Tube Tube metode L87 in-10.rg.5. Penambahan ketebal dinding berarti akan memperkecil diameter dalam. Macam Sambungan Perpipaan : Sambungan perpipaan dapat dikelompokkan sebagai berikut : 1. Biasanya terbuat dari steel yang dihasilkan dari proses open-hearth. ketebalan dindi. atau electric furnace. Welded TUBING manufaktur. memiliki nomin size yang menyatakan mendekati diameter dalam dari pipa standar. dan kurang dari L2 in. basic oxygen.75 Pemilihan bahan : Pemilihan bahan perpipaan haruslah disesuaikan dengan pembuatan teknik perpipaan dan hal ini dapat dilihat pada ASTM serta ANSI dalam pembagian sebagai berikut 1. Diklasifikasikan Seamless MECHANICAL berdasarkan Berukuran 0. Perpipaan untuk distribusi dan transmisi gas Selain dari penggunaan instalasi atau konstruksi seperti diterangkan diatas perlu pula diketahui Jenis aliran temperatur. Perpipaan untuk pengangkutan minyak 5. Sambungan dengan menggunakan ulir Selain sambungan seperti diatas terdapat pula penyambungan khusus dengan menggunakan pengeleman (perekatan) serta pengkleman (untuk pipa plsatik dan pipa vibre glass). 2. Pada pengilangan umumnya pipa bertekanan rendah dan pipa dibawah 2 sajalah yg menggunakan sambungan ulir. Casing dihasilkan dalam ukuran 4 1/2 20 in . seperti pada boiler atau superheater. Perpipaan untuk tenaga nuklir 7. Ukuran Standar Pipa . sifat korosi. beralasarkan pada diameter luar actual. Standarisasi pipa diatas 12 in. Perpipaan untuk proses pendinginan 6. OD. . 3.

Ketebalan serta schedule pipa. 5. Menahan internal pressure dari aliran 2. cair atau gas. 2. Diameter Nominal adalah diameter pipa yg dipilih untuk pemasangan ataupun perdagangan (commodity). Mengatasi kegetasan pipa. standard (XS) (XXS) special Schedule Schedule ‡ Perbedaan-perbedaan schedule ini dibuat guna : 1. 3. Sambungan cabang itu sendiri merupakan sambungan antara pipa dengan pipa. Alat penyaring ini digunakan pada jalur pipa guna menyaring kotoran pada aliran sehingga aliaran yg akan diproses atau hasil proses lebih baik mutunya. Diameter dalam (Inside Diameter). Saringan (strainer) saringan (strainer) gunanya adalah sebagai alat penyaring kotoran baik yg berupa padat. Untuk melihat ukuran diameter. 10 . 80. dengan tidak melupakan faktor efektifitasnya. 1.Tipe sambungan cabang: Tipe sambungan cabang (branch connection)dapat dikelompokkan sbb: 1. dan schedule dapat dipelajari tabel-tabel Alat-alat khusus:š Alat-alat khusus dalam bab ini hanya membicarakan mengenai saringan (strainer) dan alat perangkap uap (steam Trap). ‡ 1. Schedule : Spesifikasi umum dapat dilihat pada ASTM (American Society of Testing Materials). ditetapkan sama walaupun ketebalan (thickness)berbeda untuk tiap schedule. Sambungan langsung (stub in) 2. dapat dikelompokkan sebagai 20. misal sambungan antara header dengan cabang yg lain apakah memerlukan alat bantu penyambung lainnya atau dapat dihubungkan secara langsung. 60. hal ini tergantung kebutuhan serta perhitungan kekuatan. 4. 40. hal ini karena ketebalan pipa tergantung daripada schedule pipa itu sendiri. Mengatasi karat 4. Schedule Schedule pipa ini 5. 160. 100. Sambungan dengan menggunakan flanges (flens-flens) Tipe sambungan cabang dapat pula ditentukan pada spesifikasi yg telah dibuat sebelum mendesain atau dapat pula dihitung berdasarkan perhitungan kekuatan. Sambungan dengan menggunakan fittings (alat penyambung) 3. 30. Kekuatan dari material itu sendiri (Strength of material) 3. Diameter. Schedule Extra strong double Extra Strong Schedule berikut : 120. ditetapkan berbeda untuk setiap schedule. kebutuhan. Ketebalan dan schedule. Tipe-tipe alat penyaring ini dapat dibagi menjadi : . Diameter Luar (Outside Diameter). Ketebalan.Dimana disitu diterangkan mengenai Diameter. ketebalan. sangatlah berhubungan.

Untuk Vent dan Drain yg dikelompokkan bekerja. dimana air ini tidak ada gunaya bahkan akan memberikan hambatan pada aliran uap atau dapat menimbulkan kerugian lainnya. Vent dan Drain dalam cara kerjanya dapat dibagi dua bagian yaitu : bekerja dan tidak bekerja. Perangkap uap ini ditempatkan pada tempat terendah dari suatu jalur perpipaan atau dipasang pada kantung pipa yg disebut Drip Leg. Begitu pula pada penempatan drain haruslah pada tempat yg rendah sesuai fungsinya sebagai pembuangan cairan atau pembersihan cairan serta pembuangan kotoran pada jalur pipa atau equipment. dimaksudkan bahwa peralatan ini digunakan pada pipa atau equipment dalam keadaan bekerja dalam jangka waktu lama atau terus menerus. Jangan sampai pemasangan vent dan drain ini terbalik. Vent dan Drain dikelompokkan tidak bekerja hanya digunakan pada waktu tertentu saja. Pasang katup uji untuk pembuangannya selama pengetesan aliran (start up). 4. misalnya untuk aliran beracun atau mudah terbakar. Untuk hal yg khusus yaitu aliran yg mempunyai tingkat bahaya tinggi. misalnya pada saat pengetesan. Tipe sementara 4. Cara Penempatan Lokasi Vent dan Drain Penempatan vent dan drain haruslah benar-benar diperhitungkan sehingga penggunaannya benar-benar efektif serta aman. start up atau shut down. Tipe datar 2. Cara Kerja: 1. Steam Trap pada daerah jalur pipa yg terendah dimana disitu dianggap air mungkin telah menggantungkan pada kantung pipa (Drip Leg) 2. udara atau uap air. baik mengenai pemakaiannya maupun penempatannya. akan hal ini akan berakibat fatal. Perangkap Uap (steam Trap): Steam Trap merupakan alat yg digunakan untuk menyingkirkan air dari uap. Pada sistem pembuangan yg terdapat pada pipa atau equipment. Selain itu harus pula diperhatikan pemasangan sumbat pada katupnya seperti plug atau blind flange. VENT dan DRAIN Vent adalah suatu alat pembuangan gas. penempatannya dan penggunaannya harus benar-benar diperhitungkan serta dikontrol pelaksanaannya. Penempatan vent pada pipa atau equipment diusahakan pada tempat yg paling tinggi karena fungsinya sebagai pembuangan ke udara. Tipe ini digunakan secara umum untuk memperluas ruang dan meredusir tekanan pada jalur pipa 2. . Tipe T. sedangkan drain adalah suatu alat pembuangan zat cair. Sistem perangkap yg tertutup didalam pengosongan air menggunakan katup-katup pada sisi perangkap tersebut. Gunakan saringan seandainya sistem perangkap ini belum menggunakannya. Steam trap ini akan mengosongkan air ke sistem uap yg mempunyai tekanan lebih rendah 3. Tipe Y 3. Untuk Vent dan Drain pemasangannya haruslah disetujui piping engineering group terlebih dahulu.1.

pipa exchanger. Pemilihan keputusan untuk pabrikasi pipa di suatu bengkel dilapangan atau di suatu tempat di luar lapangan bahkan dinegara lain. Pipa Exchanger Pemasangan pipa pada exhcanger tidak boleh dipasang diatas daerah-daerah kanal. perbedaan-perbedaan mungkin terjadi hanya pada kondisi khusus atau batasan tertentu yg diminta pada setiap proyek. Pipa dibawah air ( didalam air) PEMASANGAN PIPA DI ATAS TANAH Pemasangan ini dapat dilakukan pada rak pipa (pipe Rack). jalan orang. platform dibagian access. Pemasangan pekerjaan perpipaan dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian sbb: 1. baik melalui transportasi laut atau darat. sedangkan drain dipasang pada tempat lokasi terendah yg akan ditentukan oleh P&ID. Penggunaan vent atmosferis berkatup dan bertudung harus disediakan pada tempat lokasi titik tertinggi dari vessel atau jalur pipa diatasnya. ongkos kerja dan pekerjaan dilapangan. tutup shell dan fasilitas fasilitas lain yg telah terpasang pada exchanger atau handling yg suka digunakan. Pada pemasangan pipa diatas tanah ini dapat pula dimasukkan pipa peralatan (equipment) yaitu yg meliputi pipa kolom dan vesel. Pipa dibawah tanah 3. Spool dipasang diluar nozzle kapal guna memungkinkan pemindahan bundel pipa exchanger. Pipa Pompa Dan Turbin¾ Pipa suction atau pipa yg mengalirkan aliran disebut juga pipa hisap harus diatur sedemikian rupa guna mencegah penurunan tekanan dan kantung uap yg dapat pula . memerlukan perhitungan teknis dan ekonomis secara cermat. Sambungan dalam skirt tidak boleh ditempatkan katup atau flange. Pabrikasi pipa dapat dilakukan pada bengkel-bengkel di lapangan atau pada suatu pembuatan pipa khusus di suatu tempat lalu dikirim kelapangan. Katup pelepas tekanan yg membuang uap ke udara bebas harus dilengkapi dengan pipa paling sedikit tiga meter diatas setiap platform dalam radius 7. pipa pompa dan turbin.5 meter. Untuk pipa 18 keatas bisa langsung dilas ke vesel. Hal ini menguntungkan dari segi waktu.SISTEM PERPIPAAN DAN DETAIL Pada dasarnya sistem pipa dan detail untuk setiap industri atau pengilangan tidaklah jauh berbeda. diatas penyangga penyangga pipa. kecuali pertimbangan pemeliharaan dan akan digunakan sambungan flange. pipa kompressor dan pipa utilitas. Ruang-ruang bebas untuk pemasangan flange exchanger harus disediakan. atau diatas dudukan pipa (sleeper). berikut akan dijelaskan sebagai berikut : Pipa Kolom dan Vesel Pipa yg akan dipasang pada kolom dan vesel harus ditempatkan secara radial disekitar kolom di bagian jalur pipa. juga disediakan lubang pembuangan yg besarnya 6 mm(1/4 ) dibawah pipa guna mencegah akumulasi cairan. sehingga dilapangan hanya merupakan penyambungan saja. Katup pelepas tekanan yg membuang kedalam sistem blowdown tertutup harus ditinggikan guna memungkinkan bagian pengeluaran pengaliran sendiri ke dalam sistem blowdown. Pipa diatas tanah 2.

Jenis-jenis dasarnya alat penyambung Jenis alat penyambung ini dikelompokkan dalam dua : : bagian sambungan 45 90 180 Concentric reducer Eccentric reducer ( Cross dengan pengelasan : derajat elbow derajat elbow derajat elbow (pemerkecil sepusat) pemerkecil tak sepusat) Tee (silang) . terutama untuk temperatur rendah atau tinggi atau tekanan tinggi. Pemasangan pipa pada pompa dan turbin harus diatur sedemikian rupa. Pipa hisap (suction) dan buang (discharge) harus benar-benar diperhatikan fleksibilitasnya. Pipa Kompresor Pemasangan pipa pada kompresor harus diatur perbaikan dan pemeliharaannya. Sambungan pipa dengan menggunakan flanges lebih diutamakan demi memperlancar jalannya perbaikan dan pemeliharaan. Saringan permanen dan sementara harus disediakan pada inlet pompa dan turbin. 3. guide dan anchor juga harus menjadi perhatianbagian perencana teknik. dan melakukan percabangan. Apabila perubahan ukuran diperlukan untuk mempercepat atau memperlambat aliran. Sedangkan untuk aliran panas dan dingin harus diperhatikan fleksibilitasnya. Perencanaan sub header haruslah dapat memenuhi daerah equipment proses atau kelompok peralatan lainnya yg memerlukan jalur utilitas. 6. 7. maka reduser eksentris harus dipakai bilaman kantung tanpa vent tak dapat dihindari. Fitting Fittings diperlukan untuk mengubah arah baik 450 maupun 900.menimbulkan kavitasi pada impeler. maupun merubah diameter aliran. 2. 2. 4. Sambungan cabang haruslah dibuat dari atas header. Pipa Utilitas Pemasangan pipa utilitas ini harus benar-benar direncanakan sehingga kebutuhan utilitas di proyek dapat terjangkau penggunaanya. Apabila aliran utilitas berupa uap jangan lupa membuat kantung kantung uap pada setiap daerah titik terendah dimana aliran akan mendaki dan diperhitungkan tidak boleh lebih dari 40% tekanannya dalam jarak yg dihitung dalam feet. 1. Pipa utilitas seperti apa yg lain haruslah direncanakan beroperasi pada temperatur dan tekanan berapa. 5. Hal ini penting untuk mencegah pembongkaran besar yg tak perlu pada pemeliharaan dan perbaikan pipa. Masalah getaran termasuk bagian terpenting pada pipa kompresor ini. Karena itu masalah penyangga. akibat adanya beban dinamis yg berhubungan dengan kompresor ini. sehingga mudah untuk perawatan dan perbaikan. begitu pula kedudukan-kedudukan penyangga haruslah baik dan dapat mengatasi getaran-getaran yg diakibatkan motor pipa serta aliran. ‡ pada A.

dengan reliabilitas yang tinggi (leak-proof). SW memiliki kelebihan dalam hal penyambungan dan pelurusan yang lebih mudah. 8. 13. Ujung pipa dibuat rata. Cabang dapat berukuran lebih kecil (reduced tee) atau sama dengan pipa utama (equal tee) ‡ Stub-in digunakan untuk membuat cabang langsung ke pipa utama. 10. Tetapi. Beberapa contoh fitting yang menggunakan BW antara lain: ‡ BW Tee.8. valve atau flange. yaitu: a. ‡ Sweepolet digunakan untuk membuat percabangan 900. 11. Cabang berukuran lebih kecil. Penggunaan SW juga dilarang per ASME B31. lalu las kontinu. dipakai untuk membuat percabangan 900 dari pipa utama. lalu didorong masuk ke dalam fitting. B. 10. 12.0-1967 jika terdapat erosi atau korosi cresive. Butt-weld (BW) Digunakan pada secara luas untuk proses. 2. 9. valve. 6. tack-weld. ‡ Weldolet digunakan untuk membuat percabangan 900 pada pipa utama. keperluan umum. 1. 9. terutama untuk ukuran kecil. 7. Socket-weld (SW) SW digunakan untuk ukuran kecil (dibawah 2â¼ ). Swage Swage Red concentric eccentric Jenis Cap Tee BSE (sweg (sweg tak (pemerkecil sepusat ujung sepusat ujung dengan (tutup) tee) bevel) bevel) sambungan Bushing Cap coupling 45 95 45 Reducer Red Cross Plug (kopling derajat derajat derajat Red Swage Swage concentric eccentric (sweg (sweg tak ulir (paking) (tutup) Coupling pemerkecil) elbow elbow lateral (pemerkecil) Tee Tee (silang) (sumbat) Union sepusat) sepusat) Ada beberapa cara penyambungan fittings. 14. Prosedur fabrikasinya adalah dengan menyatukan masing-masing ujung sambungan (bevel). 4. Dibandingkan dengan BW. dsb. Beberapa contoh SW fittings: .1. adanya sisa jarak 1/16 in antara pertemuan ujung pipa dan fittings. 5. Umumnya dipakai pada pipa transmisi dan distribusi (pipe line system) b. 3. ‡ Elbolet digunakan untuk membuat percabangan tangensial pada suatu elbow. diluruskan (align). 15. 11. atau flange dapat menyebabkan kantung cairan. Cocok untuk pipa dan fitting berukuran besar.

Menurut 1. Syarat : ketika terbuka. Dengan memberikan tahanan terhadap aliran baik denganperubahan arah atau dengan menggunakan suatu harnbatan. Valve Ini tetap terbuka oleh aliran fluida. dapat dibedakan buka-tutup ball valve. Cabang dapat berukuran lebih kecil (reduced tee) atau sama dengan pipa utama (equal tee) . debit dan tekanan return valve. Biasanya cocok dipakai pada saat perbaikan jalur.SW Elbow digunakan untuk menghasilkan perubahan arah 900 atau 450. screwed piping digunakan untuk pipa berukuran kecil. dnd butterfly valve UntukZ mencegah aliran balik (Back-Flow). pressure reducing 3. Biasanya Valve terpasang dengan istem perpipaan karena di sistem perpipaan itulah fluida mengalir. atau buttenfly valve. UntuZk mengatur aliran. Valve (Klep. back pressure valve Fungsi valve : Z Untuk menutup dan membuka aliran.Contoh : Globe. Safety valves : mengatur tekanan (jika berlebih maupun kekurangan). SW dan screwed fitting umumnya berkelas 2000. Biasanya hal ini terkait dengan nilai ambang tekanan maksimum atau minimum pada sistem. Regulating Contoh : : mengatur laju. menjadi : aliran. valves globe valve. valves non valve : gate valve. Contoh : relief valve.SW Tee dipakai untuk membuat percabangan 900 dari pipa utama. dan 6000 PSI. dan modifikasi proses. Screwed Seperti SW. memiliki hambatan aliran dan pressure loss yang minimum. .Stop Contoh fungsinya. dan jenis sambungan.Ful-coupling untuk menyambung pipa ke pipa . angle. plug. Katup) Valve atau sering disini disebut sebagai katup (terjemahan resmi mungkin) juga disebut Klep (terjemahan Bengkel) adalah piranti yang berfungsi mengatur aliran suatu fluida (baik berupa gas. 3000. cair. dan akan tertutup . valve aliran valve : butterfly 2. needle. ball. . Umumnya tidak dipakai untuk proses. 3. d. Contoh : Gate. tergantung pada kondisi servis. atau kombinasi keduanya. meskipun mungkin pressure-temperature ratingnya memenuhi. Quick Connector and Couplings Digunakan baik untuk koneksi permanen atau sementara.Sockolet digunakan untuk membuat percabangan 900 pada pipa utama. Nipolet digunakan untuk sambungan ke valve berukuran kecil. padatan atau mixed sekalian). Biasanya menggunakan check valve (lift check dan swing check) .SW elbowlet digunakan untuk membuat percabangan tangensial pada suatu elbow c.Swage Nipples (Plain Both Ends/PBE) digunakan untuk menyambung SW item ke BW pipa atau fitting berukuran lebih besar .

L'ft dan ball check harus dipasang sedemikian rupa sehingga arah lift vertical Swing check ditempatkan untuk memastikan flappe selalu tertutup dengan bebas dengan gaya gravitasi. Relief valve digunakan jika adanya tekanan yang berlebihan dalam sistem akan menyebabkan kerusakan atau kegagalan.loaded). BUTTERFLY valvesš Hanya digunakan sebagai stop valve untuk tekanan rendah saja. BALL valvesš Hanya digunakan sebagai stop valve untuk tekanan rendah saja. Memberikan pressure drop yang paling rendah (dibanding kawan2-nya sesama stop valve) dan tidak dapat digunakan untuk mengatur tekanan dan kapasitas aliran. Safety valve pada umunya menggunakan per (spring. biasanya digunakan untuk tekanan yg sangat tinggi. Jenis ±Jenis valves: GLOBE valvesš Hanya digunakan sbg stop valve. UntukZ mengatur tekanan. Buka tutup katup dilakukan dengan memutar roda engkol (untuk tipe manual). GATE valvesš Gate valve digunakan untuk membuka dan menutup aliran dan tidak digunakan untuk tekanan tinggi serta memberikan pressure drop yg lebih rendah.oleh gravitasi atau adanya aliran yang Derlawanan arah. swing check. Yang paling banyak digunakan adalah swing check. Memberikan pressure drop yang lebih rendah namun tidak dapat digunakan untuk mengatur tekanan dan kapasitas aliran. Lift check digunakan untuk tekanan tinggi dengan kecepatan aliran yang tinggi. Lift atau poppet atau piston check sering digunakan pada pipeline vertikal. Z Untuk pressure relief. Check valve didesain untuk mencegal. Jenis khusus safety valve menggunaka n rupture disk yang akan hancur jika tekanannya melebihi batas tekanan disk. Dalam beberapa aplikasi. Terdapat dua tipe check valve yaitu lift check valve dan swing check valve. Gaya gravitasi menggerakkan salah satu bagian dalam memfungsikan check valve dan posisi valve harus selalu diperhitungkan. safety valve digunakan . Valve jenis ini digunakan pada tekanan rendah. NON RETURN valvesš Disebut juga check valve. terjadinya aliran balik. Valve akan membuka jika tekanan melebihi batas yang sudah ditentukan. yaitu: lift check. Relative lebih murah daripada Globe valve. dan ball check. Disebut gate karena ada kayak gerbang yg naik turun. SAFETY valvesš Disebut juga Relief Valve. Jenis-jenis check valve. Selain itu Gate valves juga dapat difungsikan untuk mengontrol tekanan dan debit aliran. tekanan yang masuk atau line pressure harus dikurangi untuk rnencapai tekanan service yang diinginkan Biasanya menggunakan pressure-reducing valve atau regulator. biasanya safety valve ini bias diatur seberapa batasan tekanan yang dapat terjadi (disesuaikan dengan keinginan).

gas. atau dilapis dengan glass. kontamina penyumbatan. Valve ini cocok untuk fluida korosif. Kelebihan valve ini dibandingkan dengan jenis valve yang lain adalah menghasilkan aliran tanpa riak (tenang/smooth) dan fluida mengalir tanpa tahanan. Relief valve terutama digunakan untuk membebaska tekanan berlebih pada liquid service. solids in suspension. viscous materials. Valve ini sangat baik untuk flow control dan penutupan aliran yang sangat rapat. dan valve maintenance. dll. Kedua jenis valve ini membuka secara cepat. Disk didesain akan hancur dengan sendirinya pada tekanan tertentu yang sudah ditetapkan sebelumnya. air. dan udara bertekanan. abrasi. Pop valve digunakan pada aplikasi tekanan tinggi (balanced type). NEEDLE valve (katup jarum)š Biasanya digunakan untuk instrument. sludges. Valve ini dapat digunakan untuk throttling dengan sangat akurat dan juga dapat digunakan pada tekanan dan/atau temperatur tinggi. Valve ini dapat digunakan untuk berbagai aplikasi secaraluar biasa (extraordinarily) karena fleksibilitas pemasangan dan banyak pilihan material untuk body lining. Fluida bersifat korosif pada komponen valve 2. minuman makanan semifluida. Valve jenis ini memiliki sangat menguntungkan jika harus segera melepaskan sejumlah besar gas atau liquid clalam waktu yang singkat. rubber. Melibatkan pressure contol atau bypass valve Jenis khusus dari pressure relief device adalah menggunakan rupture disk. vibrous slurries. meskipun di dalam pipeline terkandung suspended solid. gage. Diaphragm valve biasanya digunakan di berbagai industri untuk mengatasi masalah korosi. lead. titanium.untuk mencegah terjadinya overpressure pada sisterm proses dan piping dan mencegah terjadinya (erusakan pada peralatan dan piping. diaphragm valve terbuat dari stainless steel atau plastik PVC. Kedua valve ini sebaiknya tidak dipakai jika : 1. dan meter line service. dan diaphragm. Memerlukan piping pengeluaran ke remote location 4. Untuk aplikasi pada fluida yang korosif. Ada dua jenis safety valve. yaitu relief valve dan pop valve. kebocoran. plastik. . Melibatkan back-pressure 3. DIAPHRAGMA valve (katup diaphragma)š Fungsi untuk membuka & menutup dengan diaphragma.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful