Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat

yang telah mengalami proses pembakaran. Kamus dan ensiklopedia tahun 1950-an mendefinisikan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar, seperti gerabah, genteng, porselin, dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak semua keramik berasal dari tanah liat. Definisi pengertian keramik terbaru mencakup semua bahan bukan logam dan anorganik yang berbentuk padat. (Yusuf, 1998:2). Umumnya senyawa keramik lebih stabil dalam lingkungan termal dan kimia dibandingkan elemennya. Bahan baku keramik yang umum dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sifat keramik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga tergantung pada lingkungan geologi dimana bahan diperoleh. Secara umum strukturnya sangat rumit dengan sedikit elektron-elektron bebas. Kurangnya beberapa elektron bebas keramik membuat sebagian besar bahan keramik secara kelistrikan bukan merupakan konduktor dan juga menjadi konduktor panas yang jelek. Di samping itu keramik mempunyai sifat rapuh, keras, dan kaku. Keramik secara umum mempunyai kekuatan tekan lebih baik dibanding kekuatan tariknya.

Klasifikasi keramik
Pada prinsipnya keramik terbagi atas:

Keramik tradisional
Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam, seperti kuarsa, kaolin, dll. Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (dinnerware), keperluan rumah tangga (tile, bricks), dan untuk industri (refractory).

Keramik halus
Fine ceramics (keramik modern atau biasa disebut keramik teknik, advanced ceramic, engineering ceramic, techical ceramic) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam, seperti: oksida logam (Al2O3, ZrO2, MgO,dll). Penggunaannya: elemen pemanas, semikonduktor, komponen turbin, dan pada bidang medis. (Joelianingsih, 2004)

Sifat Keramik
sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah, gelas, kendi, gerabah dan sebagainya, coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam, pasti keramik mudah pecah, walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu, terutama jenis keramik hasil sintering, dan campuran sintering antara keramik dengan logam. sifat lainya adalah tahan suhu tinggi, sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay, flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C, keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. kekuatan tekan tinggi, sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang.

Pembuatan Keramik Industri
Keramik industri dibuat dari bubuk yang telah diberi tekanan sedemikian rupa kemudian dipanaskan pada temperatur tinggi. Keramik tradisional seperti porcelain, ubin (keramik lantai) dan tembikar dibuat dari bubuk yang terdiri dari berbagai material seperti tanah liat (lempung), talc, silika dan faldspar. Akan tetapi, sebagian besar keramik industri dibentuk dari bubuk kimia khusus seperti silikon karbida, alumina dan barium titanate. Material yang digunakan untuk membuat keramik ini biasanya digali dari perut bumi dan dihancurkan hingga menjadi bubuk. Produsen seringkali memurnikan bubuk ini dengan mencampurkannya dengan suatu larutan hingga terbantuk endapan pengotor. Kemudian endapan tadi disaring dan bubuk material keramik dipanaskan untuk menghilangkan impuritis dan air. Hasilnya, bubuk dengan tingkat kemurnian tinggi dan berukuran sekitar 1 mikrometer (0.0001 centimeter).

dan industri nuklir. Slip Casting adalah proses untuk membuat keramik yang berlubang. Proses ini digunakan untuk membuat pipa keramik. • Keramik berbasis feldspar dan tanah liat digunakan pada industri bahan bangunan. Keramik dengan properti yang berbeda dapat digunakan pada aerospace. Butiran ini dibentuk dari gas uranium hexafluorida (UF6). Extrusion adalah proses kontinu yang manama bubuk keramik dipanaskan didalam sebuah tong yang panjang. . dan extruction. Ketika objek tersebut telah mengeras. Proses pembentukan ini diantaranya adalah slip casting. Pada proses ini. Keramik dengan properti elektrik dan magnetik dapat digunakan sebagai insulator. biomedis. • Keramik dengan campuran semen dan logam digunakan untuk pelapis pelindung panas pada pesawat ulang-alik dan satelit. • Keramik Biomedical jenis porous alumina digunakan sebagai implants pada tubuh manusia. Bubuk tersebut dapat menjadi bentuk yang berbeda-beda dengan beragam proses pembentukan (molding). ubin dan bata modern. Keramik sebagai semikonduktor adalah barium titanate (BaTiO3) dan strontium titanate (SrTiO3). Setelah dibentuk. Beberapa contoh penggunaan keramik industri: • Peralatan yang dibuat dari alumina dan silikon nitrida dapat digunakan sebagai pemotong. pressure casting. Pada cetakan tersebut. Karena prosesnya yang kontinu. Metode ini menggunaan piston untuk menekan bubuk keramik melalui pipa panas masuk ke cetakan. Pada proses pemanasan.A. Plastik juga dapat ditambahkan untuk mendapatkan kelenturan dan kekerasan tertentu. keramik dipanaskan pada tungku (furnace) dengan temperatur antara 1000 sampai 1700 C. Densifikasi Proses densifikasi menggunakan panas yang tinggi untuk menjadikan sebuah keramik menjadi produk yang keras dan padat. Extrusion. Pembentukan Setelah pemurnian. Kegunaan Keramik Industri Keramik dinilai dari propertinya. konstruksi bangunan. B. Pressure Casting. setelah terbentuk dan didinginkan. semikoncuktor. Sebagai superkonduktor adalah senyawa berbasis tembaga oksida. Proses ini digunakan untuk membuat objek yang kecil dan rumit. 1. Porous alumina dapat berikatan dengan tulang dan jaringan tubuh. silikon nitrida maupun karbida dapat digunakan untuk saluran pada rotorturbocharger diesel temperatur tinggi dan Gas-Turbine Engine. • Keramik sebagai insulator adalah aluminum oksida (AlO3). • Butiran uranium termasuk keramik yang digunakan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir. konduktor dan magnet. keramik dipotong pada panjang tertentu. Injection Molding. 4. Proses ini menggunakan cetakan dengan dinding yang berlubang-lunagng kecil dan memanfaatkan daya kapilaritas air. Terdapat baling-baling yang memutar dan mendorong material panas tersebut kedalam cetakan. injection molding. bubuk keramik didinginkan dan mengeras sesuai dengan bentuk cetakan. Slip Casting. Setelah dibentuk. 2. • Keramik tipe zirconias. Proses pemadatan ini menyebabkan objek keramik menyusut hingga 20 persen dari ukuran aslinya. Tekanan tersebut membuat bubuk keramik menjadi lapisan solid keramik yang berbentuk seperti cetakan. cetakan dibuka dan bagian keramik dipisahkan. Kegunaan keramik beragam disesuaikan dengan kemampuan dan daya tahannya. sedikit wax (lilin) biasanya ditambahkan untuk meekatkan bubuk keramik dan menjadikannya mudah dibentuk. pembentuk dan penghancur logam. keramik kemudian dipanaskan dengan proses yang dikenal dengan nama densifikasi (densification) agar material yang terbantuk lebih kuat dan padat. bubuk keramik dituangkan pada cetakan dan diberi tekanan. Tujuan dari proses pemanasan ini adalah untuk memaksimalkan kekerasan keramik dengan mendapatkan struktur internal yang tersusun rapih dan sangat padat. 3. partikel-partikel bubuk menyatu dan memadat.

sehingga keteknikan ini menjadi semacam icon dalam bidang keramik. Tahap terakhir adalah pengulian. Benda yang dapat dibuat dengan keteknikan ini adalah benda-benda yang berbentuk dasar silinder: misalnya piring. Ada tiga keteknikan utama dalam membentuk benda keramik: pembentukan tangan langsung (handbuilding). Hal ini berkaitan dengan sifat tanah liat yang plastis dimana diperlukan ketrampilan tertentu dalam pengolahan maupun penanganannya. mesin pengering.com Pembuatan Keramik Membuat keramik memerlukan teknik-teknik yang khusus dan unik. Pengurangan kadar air dilakukan pada proses basah. ada beberapa metode yang dikenal selama ini: teknik pijit (pinching). Diperlukan waktu yang tidak sebentar untuk melatih jari-jari agar terbentuk ’feeling’ dalam membentuk sebuah benda keramik. Peralatan rumah tangga yang menggunakan pelapisan enamel ini diantaranya adalah kulkas. dengan cara manual ataupun masinal. Penyaringan dimaksudkan untuk memisahkan material dengan ukuran yang tidak seragam. Pembetukan tangan langsung Dalam membuat keramik dengan teknik pembentukan tangan langsung. akan menghasilkan produk yang baik juga. Seseorang tidak begitu saja langsung bisa membuat benda keramik begitu mencobanya. Didalam pengolahan bahan ini ada proses-proses tertentu yang harus dilakukan antara lain pengurangan ukuran butir. Pencampuran dan pengadukan bertujuan untuk mendapatkan campuran bahan yang homogen/seragam. logam. teknik putar (throwing). Pengolahan bahan Tujuan pengolahan bahan ini adalah untuk mengolah bahan baku dari berbagai material yang belum siap pakai menjadi badan keramik plastis yang telah siap pakai. dan teknik lempeng (slabbing). yaitu pengentalan untuk mengurangi jumlah air yang terkandung sehingga menjadi badan keramik plastis. dimana hasil campuran bahan yang berwujud lumpur dilakukan proses lanjutan. . Pengadukan dapat dilakukan dengan cara manual maupun masinal dengan blunger maupun mixer. Pengulian dimaksudkan untuk menghomogenkan massa badan tanah liat dan membebaskan gelembung-gelembung udara yang mungkin terjebak. maupun yang lainnya. Dibandingkan dengan keteknikan yang lain. kesalahan di tahapan awal proses akan mengasilkan produk yang kurang baik juga. pencampuran. http://www. Massa badan keramik yang telah diuli. Microsoft® Student 2009. karena tahapan ini paling beresiko terhadap kegagalan. dan teknik cetak (casting). 2. pengadukan (mixing). Pengolahan bahan dapat dilakukan dengan metode basah maupun kering. Tahapan proses dalam membuat keramik saling berkaitan antara satu dengan lainnya. 2008. WA: Microsoft Corporation. Tahap-tahap membuat keramik Ada beberapa tahapan proses yang harus dilakukan untuk membuat suatu produk keramik.ceramicindustry. Pembentukan Tahap pembentukan adalah tahap mengubah bongkahan badan tanah liat plastis menjadi benda-benda yang dikehendaki. Membuat keramik berbeda dengan membuat kerajinan kayu. Pengurangan ukuran butir dapat dilakukan dengan penumbukan atau penggilingan dengan ballmill. Demikian sebaliknya. Proses membuat keramik adalah rangkaian proses yang panjang yang didalamnya terdapat tahapan-tahapan kritis. Redmond. yaitu: 1. teknik ini mempunyai tingkat kesulitan yang paling tinggi. kompor gas. Keramik dibentuk diatas sebuah meja dengan kepala putaran yang berputar. Keramik yang digunakan adalah jenis enamel. penyaringan. dan pengurangan kadar air. Karena kekhasannya tersebut. Proses awal yang dikerjakan dengan baik. Kritis. teknik pilin (coiling).• Keramik juga digunakan sebagai coating (pelapis) untuk mencagah korosi. Ukuran butir biasanya menggunakan ukuran mesh. kemudian diperam agar didapatkan keplastisan yang maksimal. Pembentukan dengan teknik putar Pembentukan dengan teknik putar adalah keteknikan yang paling mendasar dan merupakan kekhasan dalam kerajinan keramik. disimpan dalam wadah tertutup. Sumber : Ceramics. mesin cuci. Ukuran yang lazim digunakan adalah 60 – 100 mesh. Proses ini dapat dilakukan dengan diangin-anginkan diatas meja gips atau dilakukan dengan alat filterpress.

Secara umum tahap-tahap pembakaran maupun kondisi api furnace dapat dirinci dalam tabel. Pembakaran biscuit Pembakaran biskuit merupakan tahap yang sangat penting karena melalui pembakaran ini suatu benda dapat disebut sebagai keramik. atau dikuas. Pembakaran Pembakaran merupakan inti dari pembuatan keramik dimana proses ini mengubah massa yang rapuh menjadi massa yang padat. Fungsi glasir pada produk keramik adalah untuk menambah keindahan. dan kuat. 4.studiokeramik. Alat utama yang digunakan adalah alat putar (meja putar). Benda keramik biskuit dilapisi glasir dengan cara dicelup. tetapi menggunakan bantuan cetakan/mold yang dibuat dari gipsum. Biskuit (bisque) merupakan suatu istilah untuk menyebut benda keramik yang telah dibakar pada kisaran suhu 700 – 1000oC. Pengeringan Setelah benda keramik selesai dibentuk. badan keramik mengalami beberapa reaksi-reaksi penting. Teknik cetak dapat dilakukan dengan 2 cara: cetak padat dan cetak tuang (slip). Ketika badan keramik plastis dikeringkan akan terjadi 3 proses penting: (1) Air pada lapisan antarpartikel lempung mendifusi ke permukaan. Setelah tidak terjadi penyusutan. pembakaran biskuit merupakan tahap awal agar benda yang akan diglasir cukup kuat dan mampu menyerap glasir secara optimal. Tahap-tahap ini menerangkan mengapa harus dilakukan proses pengeringan secara lambat untuk menghindari retak/cracking terlebih pada tahap 1 (Norton. Selama pembakaran. guci dan lain-lain. pada tahap awal benda keramik diangin-anginkan pada suhu kamar. Untuk benda-benda keramik berglasir. disemprot. Meja putar dapat berupa alat putar manual mapupun alat putar masinal yang digerakkan dengan listrik. kedap air. keras. sampai akhirnya partikel-partikel saling bersentuhan dan penyusutan berhenti. atmosfer tungku dan tentu saja mineral yang terlibat (Magetti. Pengglasiran Pengglasiran merupakan tahap yang dilakukan sebelum dilakukan pembakaran glasir. Pada teknik cetak padat bahan baku yang digunakan adalah badan tanah liat plastis sedangkan pada teknik cetak tuang bahan yang digunakan berupa badan tanah liat slip/lumpur. maka tahap selanjutnya adalah pengeringan. (2) Air dalam pori hilang tanpa terjadi susut. menguap. dan hilang berat (weight loss). Bagi yang berminat belajar tentang proses pembuatan keramik. supaya lebih kedap air. Untuk menghindari pengeringan yang terlalu cepat. dituang. Ada beberapa parameter yang mempengaruhi hasil pembakaran: suhu sintering/matang. pengeringan dengan sinar matahari langsung atau mesin pengering dapat dilakukan. silakan kunjungi link di bawah ini… Sumber: http://www. 1975/1976). Kesemua proses dalam pembuatan keramik akan menentukan produk yang dihasilkan. keras. vas.mangkok. yang mengakibatkan penyusutan mendadak. Di bawah ini kami mencantumkan sumber tulisan. Proses yang terlalu cepat akan mengakibatkan keretakkan dikarenakan hilangnya air secara tiba-tiba tanpa diimbangi penataan partikel tanah liat secara sempurna. coning (pengerucutan). 1982). Pembakaran dilakukan dalam sebuah tungku/furnace suhu tinggi. Berbeda dengan teknik putar atau pembentukan langsung. Pembakaran biskuit sudah cukup membuat suatu benda menjadi kuat. hilang/muncul fase-fase mineral. Tujuan utama dari tahap ini adalah untuk menghilangkan air plastis yang terikat pada badan keramik. 5. 3. Secara singkat tahap-tahap pembentukan dalam teknik putar adalah: centering (pemusatan). dan (3) air yang terserap pada permukaan partikel hilang. untuk benda-benda yang besar pelapisan dilakukan dengan penyemprotan. Keunggulan dari teknik cetak ini adalah benda yang diproduksi mempunyai bentuk dan ukuran yang sama persis. dan menambahkan efek-efek tertentu sesuai keinginan. Oleh karena itu kecermatan dalam melakukan tahapan demi tahapan sangat diperlukan untuk menghasilkan produk yang memuaskan. rising (membuat ketinggian benda). refining the contour (merapikan). Pembentukan dengan teknik cetak Dalam keteknikan ini. produk keramik tidak dibentuk secara langsung dengan tangan.org . Untuk benda-benda kecil-sedang pelapisan glasir dilakukan dengan cara dicelup dan dituang. forming (pembentukan).

grog (samot) 4. Keramik jenis ini struktur dan teksturnya sangat rapuh. . cerobong pesawat. diantaranya adalah : . bioceramic. oksida seng . Bahan Pengikat Contoh : kaolin. anglo. senyawa nikel. gips. tahan gesek. (Bahan yang membuat lapisan gelas pada permukaan benda keramik setelah melalui proses pembakaran pada suhu tertentu). Gerabah termasuk keramik berkualitas rendah apabila dibandingkan dengan keramik batu (stoneware) atau porselin. keramik metal. Keramik Baru (New Ceramic). gerabah kasar harus dilapisi glasir. senyawa chrom dan sebagainya. 3. ball clay. Bahan Tambahan Contoh : water glass. dibuat dari semua jenis bahan tanah liat yang plastis dan mudah dibentuk dan dibakar pada suhu maksimum 1000°C. konstruksi. tahan panas. 4. kendi.bahan penutup Contoh oksida sirkon.bahan pelebur Contoh : asam borat. ZrO dan sebagainya Cara Pembuatan Ada beberapan cara atau teknik pembuatan keramik. Sifat khas dari material keramik jenis ini disesuaikan dengan keperluan yang bersifat teknis seperti tahan benturan. kristal optik. Bahan mentah keramik digolongkan menjadi 5 (lima) yaitu : 1. bahkan ada yang lebih tinggi lagi hingga mencapai 1500°C. H3BO3 dan sebagainya.bahan pewarna Contoh : senyawa cobalt. Na2CO3. adalah jenis keramik bakaran suhu tinggi yang dibuat dari bahan lempung murni yang tahan api. Bahan Mentah Glasir. tahan karat. paso. genteng. Agar supaya kedap air. pyrophillit 5.Pendahuluan dan Manfaat Keramik adalah semua benda-benda yang terbuat dari tanah liat/lempung yang mengalami suatu proses pengerasan dengan pembakaran suhu tinggi. kuat dan berat seperti batu. komputer.untuk bahan opacifer : SnO2. Genteng telah banyak dibuat berglasir dengan warna yang menarik sehingga menambah kekuatannya. yaitu : . Keramik jenis ini mempunyai struktur dan tekstur halus dan kokoh. metal dan lainnya. dibuat dari bahan lempung plastis yang dicampur dengan bahan tahan api sehingga dapat dibakar pada suhu tinggi (1200°-1300°C). Pengertian keramik yang lebih luas dan umum adalah “Bahan yang dibakar tinggi” termasuk didalamnya semen. dan keramik magnit. semen atau bahan pelapis lainnya.bahan perekat Contoh : gum . keramik multi lapis. Borida. adalah keramik yang secara teknis.Bahan tambahan Contoh : . Secara teknis keramik jenis ini mempunyai kualitas tinggi dan bagus. Oleh karena keramik ini dibakar pada suhu tinggi maka dalam bodi porselin terjadi penggelasan atau vitrifikasi. seperti kaolin. bahan pelapis dan komponen teknis lainnya. Porselin (Porcelain). Porselin yang tampaknya tipis dan rapuh sebenarnya mempunyai kekuatan karena struktur dan teksturnya rapat serta keras seperti gelas. Bata. talk. fire clay. pyrophillit dan sebagainya. Pada umumnya. maka sering disebut keramik putih. kuarsa. Keramik Batu (Stoneware). SiC. Oleh karena badan porselin jenis ini berwarna putih bahkan bisa tembus cahaya. kapur 3. Juga bahannya sangat peka dan cemerlang terhadap warna-warna glasir. diproses untuk keperluan teknologi tinggi seperti peralatan mobil. Peralatan dan Bahan Badan keramik adalah bagian utama dalam pembuatan keramik dan bahan utamanya biasa disebut dengan bahan mentah keramik. gentong dan sebagainya termasuk keramik jenis gerabah.Pb3O4 dan sebagainya. pot. keramik multi fungsi. felspar. . Keramik jenis termasuk kualitas golongan menengah.bahan mengandung oksida basa – potas felspar – batu kapur – soda abu· . borax. kasar dan masih berpori. K2CO3. tahan suhu kejut seperti isolator. Bahan Pelebur Contoh : felspar. senyawa besi. porselin dipijar sampai suhu 1350°C atau 1400°C. 2. Sedangkan bahan keramik buatan seperti mullit. alumina dan silika. listrik. Jenis Badan Keramik Menurut Kepadatan 1.Bahan mengandung Al2O3 – kaolin – felspar . Nitrida. disamping mempunyai daya tarik tersendiri karena keindahan dan kelembutan khas porselin. red clay 2. Bahan Pengisi Contoh : silika. komposit keramik. Gerabah (Earthenware). BaCO3 .bahan mengandung SiO2 – pasir kuarsa – lempung – felspar· . lempung. Contoh bahan mentah keramik alam seperti kaolin. silikon.

lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Teknik putar Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat. Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong. g. para pengrajin keramik tradisonal dapat membentuk keramik dengan teknik cetak pres. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentrasentara keramik. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Dekorasi lukis Dekorasi teknik lukis baik lukis on glaze (diatas glasir) maupun under glaze (dibawah glasir) diterapkan pada benda keramik dengan cara melukis di atas benda keramik yang sudah diglasir maupun sebelum diglasir dengan menggunakan pewarna khusus keramik. b. Dekorasi tempel Dilakukan dengan menempelkan motif-motif tertentu yang dibuat dari cetakan atau dibuat langsung dengan tangan. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips. namun bahan pewarna yang digunakan berbeda dengan keramik halus. Teknik dekorasi lukis ini tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan pada keramik tradisional. Teknik slab (lempengan) Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil. Dekorasi stempelan/cap Teknik stempelan/cap dapat diterapkan pada keramik dengan menekankan sebuah stempelan pada permukaan benda keramik. cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. bahan yang digunakan tidak cocok untuk body keramik tradisional. gips. tegel dinding maupun hiasan dinding dengan berbagai motif seperti binatang atau tumbuh-tumbuhan Beberapa Teknik Dekorasi Yang Dapat Diterapkan Pada Benda-Benda Keramik : a. asturo yang tidak dibakar lagi. Dekorasi ukir Dilakukan pada keramik halus maupun keramik tradisional dengan menggunakan pahat ukir seperti yang dilakukan pada media kayu. Teknik tatap batu/pijat jari c. seperti yang dilakukan pengrajin genteng. Dekorasi semacam ini diterapkan pada barang-barang seperti tempat lilin dan kap lampu. atau menggunakan tanah yang dibakar. medium dll. seperti alat alat rumah tangga piring. guci dll e. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal. silindris) dan bervariasi. c. d. seperti pewarna kusus keramik. kendi dan piring. Demikian juga. Dekorasi toreh Dilakukan dengan menggunakan benda tajam seperti pisau Torehan-torehan tersebut membentuk motifmotif sesuai dengan yang diinginkan seperti garis-garis maupun relung-relung. Teknik ini dapat . Teknik ini sering dipakai oleh seniman atau para penggemar keramik. Stempelan bisa dibuat dari kayu. cangkir. seperti untuk cetakan berongga. logam.a. dengan penyelesaian akhir dibakar pada temperatur ± 800°C. Bahan pewarna yang dipakai adalah seperti cat paragon. cetakan padat. akan tetapi hanya dapat diterapkan pada keramik halus (stone ware) dan porselin sebab keramik tradisional mempunyai porositas yang tinggi sehingga penyerapan warna tidak bagus. Dekorasi melubangi Dilakukan dengan cara melubangi bagian-bagian yang ingin dihias dengan menggunakan pipa logam yang dipotong miring. Teknik coil (lilit pilin) b. Teknik cetak Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. f. d. mangkok gelas dll Disamping cara-cara pembentukan diatas. Biasa dijumpai pada pengrajin keramik tradisional di Lombok yang diterapkan pada gentong. Dekorasi sablon dan Dekorasi stiker Khusus teknik sablon dan teknik stiker tidak dapat diterapkan pada keramik tradisional. e. Bentuknya tidak selalu simetris.

Merk-merk terkenal dari jenis ini adalah Roman.Ikad. Proses pembuatan massa body (raga) keramik.dilakukan dengan menyablon langsung di atas benda keramik atau dengan membuat stiker terlebih dahulu kemudian ditempelkan pada permukaan benda keramik. Lapisan glazur membuat keramik tahan air. Mungkin anda pernah pergi ke toko keramik dan melihat begitu banyak macam keramik dari desain dan harganya. • Keramik yang menyerap air antara 3 – 7 % hanya untuk penggunaan di dalam ruangan dan lebih tahan terhadap perubahan cuaca. Lapisan glazur di aplikasikan dengan temperature tinggi sehingga menyatu dengan badan keramik. kelebihan dan kekurangannya. Tidak ada lapisan apapun yang di aplikasikan pada keramik. Keramik jenis ini biasanya lebih tebal. Merk-merk terkenal dari jenis ini adalah Ezzensa. Alur Pembuatan Tahapan proses pembuatan keramik dibagi menjadi beberapa tahapan. Lapisan ini lah yang membuat motif desain dan tekstur keramik. tahan api dan mudah dibersihkan karena sangat padat dan tidak berpori. • Keramik yang menyerap air antara 0. Asia tile dll. Keramik homogenious tanpa lapisan glazur ( unglazed ) Jenis keramik ini sekarang semakin trend dengan bermacam macam desain. • Keramik yang menyerap air kurang dari 0. Sedangkan teknik stiker dapat diterapkan pada semua jenis permukaan teknik sablon dan stiker sama halnya dengan teknik lukis dengan penyelesaian akhir dibakar pada temperatur + 800°C. yaitu 1.5 % merupakan jenis yang paling tahan terhadap terpaan sinar matahari dan hujan secara langsung. Cocok untuk tempat-tempat yang trafficknya tinggi. Niro. Pencampuran bahan utama dan motif keramik dilakukan sejak awal sebelum pembentukan body sehingga ada kesatuan warna antara bagian permukaan dan belakang. Kerapatan keramik dan penyerapan air Dua faktor ini saling berhubungan erat. Kia. impero dll. Semakin tinggi kerapatannya semakin kecil air yang dapat diserap oleh keramik. 2. Ini mementukan fungsi keramik dalam aplikasi desain. keras dan lebih tinggi kekuatannya dari pada glazed ceramic.5 – 3 % dapat digunakan di dalam maupun luar ruangan namun tidak tahan terhadap terik matahari dan hujan secara langsung. • Keramik yang menyerap air lebih dari 7 % hanya untuk penggunaan di dalam ruangan dan tidak tahan dengan perubahan cuaca. Permukaan keramik mengkilat dengan cara di polish. Lantai keramik berbahan dasar tanah liat dan zat aditif lainnya dibentuk dan dibakar pada temperature tinggi sehingga menghasilkan body yang keras dan getas. Bingung mo pilih yang mana? Saya akan membantu anda dengan memberikan sedikit pengetahuan seputar keramik. Ada beberapa klasifikasi untuk membedakan jenis keramik. diantaranya adalah sebagai berikut : Tipe Keramik Pada dasarnya hanya ada 2 jenis keramik yaitu : Keramik yang mempunyai lapisan glazur ( glazed ) Ini adalah jenis keramik yang paling banyak di pasaran untuk aplikasi lantai maupun dinding. Proses pembuatan keramik Pengetahuan dasar mengenai Jenis Keramik. Sangat cocok untuk aplikasi exterior. . Granito. Teknik sablon langsung hanya dapat diterapkan pada benda-benda keramik yang mempunyai permukaan datar seperti pada tegel sebab alat yang digunakan berupa screen segi empat dengan permukaan mendatar dan langsung bersentuhan dengan permukaan benda keramik. Mulia. Biasanya kerapatan keramik berbanding lurus dengan temperature pembakaran. Platinum.

Produksi pun lebih cepat denga biaya yang lebih ringan. Cocok dipakai untuk lantai kamar mandi. Proses pembentukan. Keseragaman warna dan ukuran Di Indonesia terkenal istilah KW 1. Warna nya pun hampir persis sama. Perbedaan dalam KW tidak berhubungan dengan kuat tekan dan daya absorbsi keramik melainkan hanya dalam ukuran dan keseragaman warna. Kode produksi yang berbeda mungkin akan menghasilkan warna yang sedikit berbeda. Kualitas keramik lebih tergantung pada proses produksi. tetapi ukuran actual biasanya sekitar 39. carport atau ruang terbuka yang sering terkena panas dan hujan. KW2. Maka musti hati hati dalam proses instalasi. Tentunya mereka mempunyai batasan kelayakan juga untuk mereject barang. Warna Body keramik. KW2 merupakan kualitas yang kedua. tapi ini ternyata tidak sepenuhnya benar. Ini menyebabkan lebar nat dapat sangat tipis dan lantai keramik pun akan terlihat rapi. Lebih tahan terhadap goresan.Proses produksi Ada dua metode proses produksi yang paling umum : a. Sebenarnya walaupun ukuran keramik tertera di dalam box adalah 40 x 40 cm. Perbedaan ini bisa terjadi karena proses produksi dan pembakaran.7-39. Sudut-sudut keramik benar-benar siku dan perbedaan ukuran antar keramik kurang dari 1 mm. Pemakaian nat pada KW 2 ini lebih besar dari KW 1 walaupun dari segi warna masih relative seragam KW3 merupakan kualitas terakhir yang dapat dipasarkan oleh produsen. Biasa dipakai di rumah dengan desain minimalis. Ini dipakai untuk pembuatan keramik lantai. Namun kini produsen keramik berglazur seperti roman dan platinum juga mengembangkan keramik cutting edge. Pihak produsen akan mengelompokaan perbedaan ini pada proses quality control dan packing. Ukuran pun bisa selisih sampai 2 mm karena sisi keramik yang agak melengkung. Keramik yang dihasilkan juga lebih kuat dan tahan lama. Banyak distributor dan konsumen yang beranggapan bahwa body keramik yang berwarna putih lebih baik dari yang berwarnya merah. KW 1 merupakan kualitas yang terbaik. Permukaan keramik yang sangat siku pada keempat sisinya. Cutting edge. Hampir semua homogenius tile memakai system ini sehingga nat yang dipakai bisa sangat tipis. Bertekstur kasar. Warna keramik kadang kadang agak berbeda sedikit. Doff / Matte. Warna hanya menunjukan warna bahan baku tanah liat yang dipakai saja. pemberian lapisan glazur dan pembakaran hanya dilakukan satu kali. Jenis keramik ini tidak licin walaupun terkena air. Sisi keramik juga banyak yang menggelembung menyebabkan pemakaian nat akan menjadi lebih besar. Biasa dipakai untuk keramik dinding ataupun keramik lantai dalam ruangan. Bicottura yang artinya adalah pembakaran ganda. Body yang dihasilkan pun lebih lembek dan kekuatannya lebih kecil dari monocottura. kerapatan keramik dan kekuatan tekan dari pada warna body.8 mm. . Tidak cocok untuk lantai yang sering terkena air atau area servis dengan loading yang tinggi karena biasanya tidak tahan goresan. b. Selisih ukuran bisa mencapai 3 mm atau lebih. KW3 yang sebenarnya mengacu pada ketepatan ukuran keramik dan keseragaman warna . Monocottura yang artinya hanya satu kali pembakaran. Cocok untuk berbagai macam aplikasi hanya tidak licin dan mengkilat. Sudut-sudut keramik tidak benar benar presisi.Dari segi harga pasti lebih mahal dari pada keramik yang bukan cutting. Proses ini tentunya memakan biaya yang lebih mahal dari yang lain. Pembakaran pertama untuk body keramik dan kedua setelah penambahan lapisan glazur. Keramik jenis ini dipotong setelah proses pembakaran. Proses ini sekarang hanya dipakai untuk pembuatan keramik dinding. Mengkilat dan licin. Tapi tetap harus cek kode produksi di dalam box. Pemukaan keramik Ada beberapa jenis permukaan keramik baik yang memakai lapisan glazur ataupun tidak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful