P. 1
Mengubah Operasi Pengurangan Bilangan Bulat

Mengubah Operasi Pengurangan Bilangan Bulat

|Views: 1,142|Likes:

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Syukur Hadi Sutrisno on Jul 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2011

pdf

text

original

MENGUBAH OPERASI PENGURANGAN BILANGAN BULAT NEGSTIF DIKURANGI NEGATIF MENJADI CERITA ADALAH SOLUSI UNTUK MENGERJAKAN SOAL

ITU Oleh SYUKUR, S.Pd Kenyataan dalam lapangan bahwa operasi bilangan bulat utamanya operasi pengurangan bilangan bulat negative dikurangai negative sangat berarti bagi siswa dan guru. Bagi guru sulit untuk menanamkan konsep bahwa negative kali negative adalah positif. Bagi siswa rata - rata berpendapat bahwa jenis opersi pengurangan bilangan bulat tersebut sangat khayal dan tak masuk pada ranah angan-angan para siswa kelas IV yang rentang usianya sekitar 9-11 tahun. Materi itu terdapat pada Kompetensi dasar 5.3 yaitu Mengurangkan bilangan bulat Kelas 4 Sekolah Dasar( Permendiknas Nomor 22 Tahjun 2006 ) Nah jika anda rekan pendiddik menemui kendala yang berkait dengan operasi pengurangan bilangan bulat, di bawah ini adalah salah cara untuk mengatasi kesulitan itu caranya adalah mengubah kalimat matematika (operasi pengurangan bilangan bulat negative dikurangai negative ) menjadi sebuah cerita yang menarik. Selengkapanya seperti berikut.
Contoh -3-(-10) =

Lambang yang terdapat pada kalimat matematika ( operasi pengurangan bilangan bulat negative dikurangi negative) diubah menjadi kata- kata. Contoh Lambang “-“ diubah menjadi tentara atau prajurit Lambang angka “3” diubah menjadi raja tiga Lambang angka “10” diubah menjadi raja sepuluh Lambang “ (..) “ diubah menjadi benteng Sedang lambang “=” diubah menjadi sungai Maka operasi pengurangan bilangan bulat negative dikurangai negative bila diubah menjadi kalimat(susunan kata-kata yang bermakna) adalah Suatu hari raja tiga dengan dikalawal dua orang prajurit menyerang raja sepuluh yang dikawal oleh seorang prajurit dan berada dalam benteng yang kokoh. Mengawali penyerangan itu raja tiga dikawal seorang perajurit depan menyingkir ke seberang sungai “ -(-10)= -3 “. Prajurit raja tiga bagian belakang menggempur benteng dan bertarung dengan prajurit raja sepuluh. Benteng jebol kedua prajurit mati ( satu posisi berdiri yang lain posisi tidur ) dan terhempas ke seberang sungai “ = -3 + “. Raja sepuluh mengejar raja tiga yang berada diseberang sungai “ -3+10 “

Peristiwa peperangan antara kedua raja itu mengubah operasi pengurangan menjadi penjumlahan seperti “ -3-(-10) = -3+10 “ . Perang dilanjutkan pada babak kedua Raja tiga dan raja sepuluh dikawal prajurit menuju medan pertempuran yang sudah dipersiapkan arena pertempuranya.

No + -

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Pertempuran ke dua dimulai Raja sepuluh menempatkan sepuluh prajurit pada tempat yang telah disediakan. Dan Raja tigapun menempatkan tiga prajurit sesuai dengan tanda yang telah ditentukan seperti gambar di bawah ini

No + No + -

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Kini pertempuran hebat dimulai Prajurit pada petak 1,2 dan 3 dari kedua kerajaan berperang kemudian ke enam prajurit itu mati (0 )dan atau tidak ada. Kini tinggal 7 orang parajurit dari Raja sepuluh pulang dengan selamat Selesai. Maka peristiwa itu jika diubah kembali menjadi kalimat matematikan adalah seperti di bawah ini. -3-(-10) = -3+10 = 7 Selamat mencoba

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->