P. 1
Penurunan Titik Beku Larutan Dan Kenaikan Titik Didih Larutan

Penurunan Titik Beku Larutan Dan Kenaikan Titik Didih Larutan

|Views: 6,338|Likes:
Published by Ray Dhanitra Ahmad

More info:

Published by: Ray Dhanitra Ahmad on Jul 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2013

pdf

text

original

“Penurunan Titik Beku Larutan dan Kenaikan Titik Didih Larutan”

Oleh : Kelompok 2 XII IPA 2
1. Ray Dhanitra A. 2. (14)

()

SMA NEGERI 1 TAMAN
SIDOARJO
2011 / 2012

Sifat koligatif larutan terdiri dari dua jenis.Penurunan tekanan uap jenuh larutan yang lebih rendahdibanding tekanan uap jenuh pelarut murni menyebabkantitik didih larutan lebih tinggi daripada titik didih pelarut murni. tetapi jika dalam zat cair itu dilarutkan suatu zat. • Kenaikan titik didih ( b) dan penurunan titik beku.• Tujuan : – – – – Mengamati penurunan titik beku suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut Menentukan titik beku larutan elektrolit dan non elektrolit Menyimpulkan pengaruh zat terlarut terhadap penurunan titik beku Menghitung penurunan titik beku larutan elektrolit dan non elektrolit • Landasan Teori : Sifat Koligatif Larutan Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut tetapi hanya bergantung pada konsentrasi pertikel zat terlarutnya[1]. Zat cair akan mendidih dalam keadaan terbuka jika tekanan uap jenuhnya sama dengan tekanan atmosfer. T Setiap zat cair pada suhu tertentu mempunyai tekanan uap jenuh tertentu dan mempunyai harga yang tetap. . air mendidih pada suhu 100°C. maka tekanan uap jenuh air itu akan berkurang. Pada saat udara mempunyai tekanan 1 atm. Beberapa Ssifat koligatif larutan di antaranya adalah kenaikan titik didih dan penurunan titik beku. yaitu sifat koligatif larutan elektrolit dan sifat koligatif larutan nonelektrolit.

bagaimana pengaruh larutan natrium klorida (elektrolit) dibandingkan dengan pengaruh larutan urea (non elektrolit) terhadap : a) titik beku larutan? b) Penurunan titik beku larutan? • Hipotesa : ○ Titik didih larutan gula yang dipanaskan akan lebih tinggi dibandingkan titik didih murni (aquades) . Syarat Hukum Backman dan Raoult adalah sebagai berikut. Hukum tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut.Berdasarkan gambar di atas. a. • Rumusan Masalah : 2. c. pada larutan yang pekat terdapat penyimpangan. Tb tidak berlaku untuk larutan yang mudah menguap. b. 1. Pada kemolalan yang sama. Bagaimana titik beku larutan dibandingkan dengan titik beku pelarut murni? Bagaimana pengaruh kemolalan larutan urea terhadap: a) titik beku larutan? b) Penurunan titik beku larutan? 3. Menurut Hukum Backman dan Raoult bahwa penurunan titik beku dan kenaikan titik didih berbanding langsung dengan molalitas yang terlarut di dalamnya. dapat dilihat bahwa tekanan uap larutan lebih rendah daripada tekanan uap pelarut murni. Hal ini menyebabkan penurunan titik beku larutan lebih rendah dibandingkan dengan penurunan titik beku pelarut murni. Selisih temperatur titik beku larutan dengan titik beku pelarut murni disebut penurunan titik beku (Tf ). Bagaimana pengaruh kemolalan larutan NaCl terhadap : a) titik beku larutan? b) Penurunan titik beku larutan? 4. Rumus di atas berlaku untuk larutan nonelektrolit. Hanya berlaku untuk larutan yang sangat encer.

7. Memasukkan bongkahan dan pecahan es batu ke dalam gelas kimia besar dan di tambahkan garam grosok. Membuat larutan gula 1 molal dengan melarutkan 18 gr gula ke dalam 100 ml air. 3. 4. Semakin besar molalitas larutan maka semakin besar penurunan suhu larutannya terhadap titik beku murni dan sebaliknya. ○ Faktor –faktor yang mempengaruhi kenaikan titik didih di antaranya yaitu molalitas larutan yang ditentukan oleh massa terlarut serta volume pelarut. Melakukan langkah yang sama untuk larutan gula 2 molal dan garam 2 molal. 6. 3. 4. Ukur suhu larutan yang telah beku menggunakan termometer dan catat hasilnya pada tabel pengamatan 6. Percobaan I ( Penurunan titik beku) • Alat dan Bahan 1. Mengambil larutan gula dan garam 1 molal masing-masih ke dalam tabung reaksi dan memberinya nama. Neraca Gelas ukur Es batu Garam grosok Gelas kimia besar Termometer Gula Garam Pengaduk • Langkah Kerja 1. (Mr : 58. (Mr: 180) dan garam 1 molal dengan memasukkan garam 5. Memasukkan tabung reaksi yg berisi larutan gula dan garam 1 molal ke dalam tabung reaksi dan tunggu hingga larutan membeku. Hal ini berarti bahwa kenaikan molalitas larutan berbanding lurus dengan kenaikan titik didihnya. .○ Molalitas larutan gula maupun mempengaruhi kenaikan titik didih larutan. 2. 8. Semakin besar molalitas larutan maka semakin tinggi titik didih larutannya terhadap titik didih murni dan sebaliknya. ○ Konsentrasi atau disebut juga molalitas larutan gula maupun mempengaruhi penurunan titik didih larutan.5) 2.85 gr ke dalam 100 ml air. 5. 9. 5.

5. 6. Memanaskan 100 ml air dalam gelas kimia besar hingga mendidih. 9.5) 2. 8. Mengambil larutan gula dan garam 1 molal masing-masih ke dalam tabung reaksi dan memberinya nama. 5. 3. Larutan Molalitas 1 2 3 4 5 Aquades Gula Gula Garam Garam 1 molal 2 molal 1 molal 2 molal Titik didih (oC) 100 101 102 101 103 Titik beku (oC) 0 -2 -4 -5 -8 . Membuat larutan gula 1 molal dengan melarutkan 18 gr gula ke dalam 100 ml air. 6. (Mr : 58. 4. 7.85 gr ke dalam 100 ml air. 2. • Hasil Pengamatan No. Ulangi langkah yang sama untuk larutan gula dan garam 2 molal. 3. Tunggu hingga larutan dalam tabung mendidih lalu ukur suhunya dengan termometer dan catat hasilnya di tabel pengamatan. 4.Percobaan II ( Kenaikan titik didih ) • Alat dan Bahan 1. Neraca Gelas ukur Tabung reaksi Kaki tiga Kasa baja Pembakar bunsen Gelas kimia besar Termometer Pengaduk • Langkah Kerja 1. (Mr: 180) dan garam 1 molal dengan memasukkan garam 5. Memasukkan tabung reaksi yang berisi lautan gula dan garam 1 molal ke dalam gelas kimia berisi air mendidih.

Pada percobaan 2 dan 4 molalitas kedua larutan sama. Pada molal yang sama. karena larutan non elektron itu tidak terurai jadi partikel – partikel yang berupa ion NaCl termasuk elektrolit.• Pembahasan. Penambahan zat terlarut dalam pelarut akan mengakibatkan peningkatan konsentrasi yang mengakibatkan semakin rendah titik bekunya. karena larutan elektron itu terurai jadi partikel – partikel yang berupa ion. Jadi penurunan titik beku NaCl lebih besar daripada gula. Harga(i) dari elektron tipe ion selalu lebih kecil daripada harga teoritis. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. hal ini disebabkan karena NaCl terurai menjadi 2 ion (2 partikel). sementara gula non elektrolit. jadi gula tidak terionisasi sehingga tetap sebagai molekul itulah sebabnya NaCl 2 x lebih besar dari ΔTf gula pada konsentrasi yang sama. Olehkarena jumlah partikel NaCl 1m lebih besar dari jumlah partikel gula 1 m. maka penurunan titik beku NaCl 1m lebih besar daripada penurunan titik beku larutan gula 1 m. Hal itu disebabkan oleh tarikan listrik antarion yang berbeda muatan sehingga ionion tidak 100% bebas. jarak antarion semakin besar dan ion – ion semakin bebas Larutan elektrolit(NaCl) mempunyai i=2 sehingga ΔTf = mx Kf x i sedangkan larutan non elektrolit (gula) tidak memiliki i sehingga ΔTf = mx Kf . titik beku larutan elektrolit dan non elektrolit berbeda karena zat elektrolit sebagian atau seluruhnya terurai menjadi ion. • Analisis data Kenaikan titik didih . Semakin kecil konsentrasi larutan. Dari data di atas dapat diketahui bahwa air memiliki titik beku terbesar dari semua larutan. Makin besar jumlah partikel zat. Sehingga ketika membeku yang memiliki titik beku paling tinggi yaitu air akan membeku terlebih dahulu kemudian diikuti oleh molekul larutan. maskin besar penurunan titik beku larutan. Larutan elektrolit mempunyai sifat koligatif lebih besar daripada sifat koligatif non elektrolit. Ini diakibatkan karena sebagian partikel air dan sebagian partikel – partikel terlarut membentuk ikatan baru. Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Penurunan titik beku larutan berbanding lurus dengan jumlah partikel zat dalam larutan. yakni 1 molal tetapi ΔTf NaCl =2x ΔTf gula.

70 -7.Penurunan titik beku Sebelum melakukan percobaan kita harus membuat larutan 1 molal dan 2 molal ( gula dan garam).52) = 100.7 gr Menurut teori (perhitungan). Perhitungannya adalah : Gula 1 molal 1000100 = Gr180 x 2 molal 1000100 = Gr180 x Gr = 18 gr Gr = 36 gr Garam 1 molal 1000100 = Gr58. Kita perlu menentukan berapa gram gula dan garam yang harus di larutkan ke dalam 100 ml air.85) = .85 oC .70 -3.5 x 2 molal 1000100 = Gr58.1. 1 2 3 4 5 Larutan Aquades Gula Gula Garam Garam Molalitas 1 molal 2 molal 1 molal 2 molal Titik didih (oC) 100 100. Tb = Tbo + Tb = 100 + ( m x Kb ) = 100 + ( 1 x 0.85 -3.4 102.52 101. data yang dihasilkan seharusnya : No. 2 oC Tf = Tfo .4 101.40 Keterangan : 2.85 gr Gr = 11.Tf = 0 + ( m x Kf ) = 0 + ( 1 x 1.08 Titik beku (oC) 0 -1.5 x Gr = 5.

Titik beku larutan elektrolit lebih rendah daripada larutan non elektrolit pada kemolalan yang sama 5.40 oC Tf = Tfo . Semakin kecil konsentrasi larutan.52) = 101. jarak antarion semakin besar dan ion – ion semakin bebas 6.4 oC = 0 + ( m x Kf ) = 0 + ( 2 x 1.Tf 5.70 oC Tf = Tfo . Titik beku pelarut murni lebih tinggi daripada titik beku larutan 4. larutan elektrolit mengandung jumlah partikel lebih banyak daripada larutan non elektrolit 7.70 oC Tf = Tfo . Semakin tinggi kemolalan maka semakin rendah titik bekunya .52 x (1-(2-1) σ) = 102. Tb = Tbo + Tb = 100 + ( m x Kb ) = 100 + ( 2 x 0.08 oC = 0 + ( m x Kf ) = 0 + ( 2 x 1. Makin besar molalitas larutan.Tf • Kesimpulan 1. Tb = Tbo + Tb = 100 + ( m x Kb .85 x (1-(2-1) σ) = .52 x (1-(2-1) σ) = 101. i ) = 100 + ( 2 x 0.Tf 4.3. Tb = Tbo + Tb = 100 + ( m x Kb .85) = . i ) = 100 + ( 1 x 0.3.3. Untuk konsentrasi yang sama.4 oC = 0 + ( m x Kf ) = 0 + ( 1 x 1. makin tinggi penurunan titik beku larutan 2.7.85 x (1-(2-1) σ) = . Penurunan titik beku larutan (Tf) berbanding lurus dengan molalitas larutan 3. Larutan elektrolit mempunyai sifat koligatif lebih besar daripada sifat koligatif non elektrolit 8.

9. Semakin tinggi kemolalan maka semakin besar perbedaan penurunan titik beku. • Lampiran .

y Lampiran .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->