PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA

Made possible by: Friedrich-Ebert-Allee 40 53113 Bonn www.inwent.org

Organized by: Perkumpulan Ekonomi Indonesia Jerman www.ekonid.com

Supported by: TIM PENYUSUN: Nasullah Salim Nyoman Iswarayoga Suryani Aris TIM EDITOR: Ahmad Syuhada Nugroho Nurdikiawan DESAIN: Arief Darmawan ILUSTRATOR: Supriyanto

Thanks to:

Buku Panduan Teknis Listrik Tenaga Surya dibuat sebagai panduan memasang, merawat dan memperbaiki peralatan listrik tenaga surya dengan memberikan petunjuk praktis hasil pengalaman langsung di lapangan. Materi dalam buku ini diambil dari buku ‘Materi Training Instalasi Product Sundaya’. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada PT. Sundaya Indonesia yang telah memberikan buku manualnya sebagai dasar pembuatan buku ini.

Buku ini disusun sebagai materi pelatihan dan seminar tentang energi terbarukan yang merupakan kerjasama INWENT, EKONID, Contained Energy, INDOGERM, Yayasan Pelangi Indonesia dan Universitas Syiahkuala.
Untuk keperluan nirlaba, diizinkan mengutip publikasi ini dengan menyebutkan sumbernya. ©2006

4

PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA
Daftar Isi
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. Sundaya Solar Home Sistem Pemasangan Modul Surya Memasang DC-10 Memasang S3 (Sundaya Storage Sistem) Memasang Apple Pengoperasian S3 dan Apple Pengisian baterai pertama kali Memasang S4 (Sundaya Smart Storage Sistem) Pengecekan sistem PLTS pada instalasi S4 Memasang lampu A-Light Memasang Apollo, U-Lite, U-Lux Pemasangan Pullite Pemasangan PullOn Pemasangan T-Con Pemasangan S-Con Perawatan pada sistem PLTS Petunjuk Perbaikan Gangguan 6 8 19 22 25 28 31 32 34 37 40 42 44 46 47 48 49

PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA

5

Sundaya Solar Home Sistem Sundaya Solar Home Sistem terdiri dari beberapa komponen seperti pada gambar di bawah ini : 1. 2. Modul Surya + Kabel Modul Surya Tiang Penyangga Modul Surya S3 (Sundaya Storage Sistem) Apple S4 (Sundaya Smart Storage Sistem) DC 10 Battery Air Accu (Accu Zuur) Lampu DC Sundaya Kabel Instalasi Genteng seng Perlengkapan Instalasi 6 . 8. 4.1. 12. 3. 11. 9. 7. 10. 6. 5.

Sundaya Generator PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 7 .

Palu besi 9. Pemasangan Modul Surya Pemasangan Modul Surya ditentukan oleh lokasi pemasangan terhadap garis katulistiwa. Kabel modul surya Peralatan instalasi (optional): 8. 3. Kunci pas 11 8 . 5. Obeng plus 10. baut) 7. Modul surya Siku penyangga Tiang penyangga Base plate Genteng seng Perlengkapan instalasi (klem. Fix Modul Surya Modul Surya dan alat instalasi : Modul surya kit: 1. paku. neogum. 2. 4.2. 6. Untuk lokasi pada Lintang Utara => Modul menghadap ke seletan Untuk lokasi pada Lintang Selatan => Modul menghadap ke utara Lokasi pada Garis Lintang 0-15° 15-25° 25-30° 30-35° 35-40° 40° ~ 90° Sudut kemiringan modul 15º 25º 30º 40º 45º 65º A.

Pasang siku penyangga dengan memasukkan baut dan ring plat dari bawah frame modul lalu masukkan ring plat. 3. Masukkan kabel modul ke dalam lubang kabel yang ada di penyangga modul. ring per lalu mur. Ingat urutannya adalah baut dan ring plat. Letakkan modul di tempat yang rata serta gunakan dasar atau alas yang lunak di bawah kaca modul untuk mencegah kaca modul tidak pecah. Keluarkan modul dari bungkusnya dan periksalah apakah kaca modul dalam kondisi baik (tidak tergores atau pecah). PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 9 . 5. ring per dan murnya. 4. ring per dan mur. dua ring plat. Pasang penyangga modul pada siku penyangga dengan baut-baut yang telah disediakan. 6. Jangan dikencangkan terlebih dahulu. 2. Siapkan dua siku penyangga lalu posisikan pada lubang yang ada di frame modul serta siapkan baut.Prosedur Instalasi Modul Surya : 1.

Setelah itu baru kencangkan ke empat baut siku penyangga pada frame modul. Masukkan kabel modul melalui watermur ke dalam kotak penghubung modul. Perhatikan kabel modul tidak boleh terlalu tegang. Buka kotak terminal kabel pada modul. Lalu tutup kotak terminal kabel modul. 8. Ikat kabel modul pada penyangga modul. 12. 9.7. Pilih lokasi dimana tiang modul akan dipasang dan buka beberapa genteng disekelilingnya. Kencangkan ke empat baut-baut tersebut. Sambungkan kabel yang berwarna merah ke terminal (+) dan yang berwarna hitam ke terminal (-). Pastikan ujung-ujung sepatu kabel harus di bawah ring plat. Kencangkan sekrupnya. Modul siap untuk dipasang pada tiang. 10 . 11. 10.

18. Ambil seng yang tersedia dalam perlengkapan instalasi. Pasang dua klem berikutnya pada tiang bagian atas. 16. 17. Usahakan tiang modul kurang lebih berjarak 50 cm dari atap rumah. Pasang klem pada tiang bagian bawah dan paku kuda-kuda atap persis di bawah tiang modul untuk menahan berat tiang. 14.13. 15. Pastikan tiang modul tegak lurus. Tekuk seng sesuai dengan sisi genteng (lihat gambar di samping). PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 11 . Atur posisi tiang modul pada kuda-kuda atap supaya tegak lurus.

22. Letakkan seng di atap rumah. dan ukur posisi vertikal seng terhadap tiang modul (perhatikan gambar di samping). Letakkan seng di atas genteng dan tekuk sesuai dengan bentuk genteng. Beri tanda lingkaran sebesar diameter tiang modul. 12 . Rapikan seng yang telah dilubangi dengan gunting seng. Lalu ukur posisi horisontal seng terhadap tiang modul sehingga ketemu titik koordinatnya (perhatikan gambar di samping).19. 24. 21. 20. Lubangi seng tersebut. 23. Rapikan sisi-sisinya dengan gunting seng sehingga persis dengan ukuran genteng.

29. Atur posisi modul terhadap matahari supaya modul dapat menerima sinar matahari secara optimal (arahkan ke khatulistiwa. Masukkan kabel modul hingga tiang masuk pada penyangga modul.25. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 13 . 27. 30. Masukkan seng pada tiang modul. Pasang genteng yang lainnya. Seng tersebut adalah sebagai pengganti genteng. Untuk menghindari kebocoran. untuk daerah di Selatan arahkan ke Utara dan daerah di Utara arahkan ke Selatan). 28. Lalu kencangkan penyangga modul pada tiang. Ambil modul dan masukkan kabel modul ke lubang tiang. 26. pasang segel anti bocor (neogum sealer) disekeliling tiang modul.

Modul surya Siku penyangga Tiang penyangga Base plate Genteng seng Perlengkapan instalasi (klem. Palu besi 9. 3. Perhatikan kabel yang keluar pada ujung tiang tidak boleh terlalu tegang. Kabel modul surya Peralatan instalasi (optional): 8. baut) 7. 6. neogum. Rapikan kabel modul yang keluar dari tiang pada kuda-kuda atap dengan menggunakan paku kabel. Obeng plus 10. 2. 32.31. 5. Modul sselesai terpasang pada tiang. paku. 4. Flexible Modul Surya Modul Surya dan alat instalasi : Modul surya kit: 1. B. Kunci pas 11 14 .

Atur posisi tiang Modul Surya pada kudakuda atap supaya tegak lurus. Pilih lokasi dimana tiang Modul Surya akan dipasang dan buka beberapa genteng disekelilingnya. Modul Surya siap untuk dipasang pada tiang. Keluarkan Modul Surya dari bungkusnya dan periksalah apakah kaca Modul Surya dalam kondisi baik (tidak tergores atau pecah). 3. 5.Prosedur Instalasi Modul Surya : 1. 6. Usahakan tiang Modul Surya kurang lebih berjarak 50 cm dari atap rumah. 2. 4. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 15 . Letakkan modul di tempat yang rata serta gunakan dasar atau alas yang lunak di bawah kaca modul untuk mencegah kaca modul tidak pecah.

Pasang dua klem berikutnya pada tiang bagian atas. 8. Pasang klem pada tiang bagian bawah dan paku kuda-kuda atap persis di bawah tiang Modul Surya untuk menahan berat tiang. 12. 9. Rapikan sisi-sisinya dengan gunting seng sehingga persis dengan ukuran genteng. 11.7. Letakkan seng di atas genteng dan tekuk sesuai dengan bentuk genteng. 10. Pastikan tiang Modul Surya tegak lurus. 16 . Ambil seng yang tersedia dalam perlengkapan instalasi. Tekuk seng sesuai dengan sisi genteng (lihat gambar di samping).

Beri tanda lingkaran sebesar diameter tiang Modul Surya. dan ukur posisi vertikal seng terhadap tiang Modul Surya (perhatikan gambar di samping).13. 16. Masukkan seng pada tiang Modul Surya. Lubangi seng tersebut. 14. 15. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 17 . Rapikan seng yang telah dilubangi dengan gunting seng 17. 18. Lalu ukur posisi horisontal seng terhadap tiang Modul Surya sehingga ketemu titik koordinatnya (perhatikan gambar di samping). Letakkan seng di atap rumah. Seng tersebut adalah sebagai pengganti genteng. Pasang genteng yang lainnya.

24. Atur posisi Modul Surya terhadap matahari supaya Modul Suryamenerima sinar matahari secara optimal (arahkan kekhatulistiwa.19. pasang segel anti bocor (neogum sealer) disekeliling tiang Modul Surya. Lalu kencangkan baut penyangga Modul Surya pada tiang. 23. Modul Surya selesai terpasang pada tiang. daerah di Selatan arahkan ke Utara dan daerah di Utara arahkan ke Selatan). 22. 18 . 21. Perhatikan kabel yang keluar pada ujung tiang tidak boleh terlalu tegang. Masukkan kabel Modul Surya hingga tiang masuk pada penyangga Modul Surya. 20. Ambil Modul Surya dan masukkan kabel Modul Surya ke lubang tiang. Rapikan kabel Modul Surya yang keluar dari tiang pada kuda-kuda atap dengan menggunakan paku kabel. Untuk menghindari kebocoran.

DC-10 hanya dapat dipergunakan pada daerah yang telah terjangkau listrik AC/PLN dan atau pengecasan yang menggunakan Genset. bor tangan/ obeng lancip. 1. Tentukan posisi DC-10. Lubangi dinding pada ke tiga titik baut yang telah ditandai. Memasang DC-10 DC-10 adalah alat untuk pengecasan S3. Jika dindingnya terbuat dari kayu. mata bor beton 6). 3. 2. Masukkan fisher ke lubang dinding. 4. Siapkan DC-10 beserta perlengkapan instalasinya (palu besi. Apple atau S4 yaitu dengan mengkonversikan arus 220 VAC ke 12 VDC. Letakkan DC-10 pada tempatnya. lubangi dengan paku dan lubangnya jangan lebih besar dari diameter baut. Beri tanda pada ketiga lubang baut. tidak perlu mengunakan fisher. Sediakan stop kontak 220 VAC untuk sumber arus ke DC-10.3. obeng +. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 19 . 5. Jika dinding terbuat dari kayu.

masukkan DC-10 pada lubang baut atas dan geser ke bawah. Apple yaitu lampu indikator untuk charging menyala dan pada S4 indikator pengecasan berjalan kedepan. 9. Untuk mengecek fungsi pengecasan dari DC-10 dapat kita lihat pada panel S3. 7. Pasang Plug M2 yang berasal dari kabel Modul Surya pada plug F2 pada DC-10. 20 . 10. berarti pemasangan/instalasi sudah sempurna. Pasang Plug F2 dari HUB1 (untuk instalasi S3 dan S4) atau F2 yang telah tersedia pada bok DC-10 (untuk instalasi Apple ujung kabel disambungkan pada terminal PV) pada plug M2 yang terdapat pada DC-10 bagian bawah.6. Sambungkan DC-10 dengan power 220VAC. Pasang baut pada bagian atas. Pasang kedua baut dibawah. Apabila semua berjalan normal. Pastikan DC-10 terpasang dengan kuat. 8. lampu indikator merah pada DC-10 akan menyala yang menandakan DC-10 telah berfungsi.

Bor tangan & mata bor beton 10 6. Material installasi (bracket & baut) Peralatan instalasi (optional): 5. S4 2. Palu besi 7.Sundaya Storage Peralatan instalasi untuk pemasangan S3 & S4 S4 / S3 kit: 1. HUB 1 4. Kunci pas 10/ 11 PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 21 . Obeng plus (+) 8. S3 3.

Jarak dari lantai sampai ke lubang baut terbawah minimal 90 cm. Siapkan kabel HUB1. Tentukan lokasi dimana S3 akan dipasang di dinding. Untuk pemakuan kabel isi 3 pada dinding sebaiknya disisakan + 25 mm untuk mempermudah pemasangan soket F3 dengan soket M3 pada S3. mata bor beton 10. Keluarkan Sundaya Storage Sistem (S3) dari kardus. 3. 2. kunci pas 10. 5. Memasang S3 (Sundaya Storage Sistem) 1. Rapikan kabel Modul Surya HUB1 pada dinding dengan paku kabel. sambungkan konektor F2 pada HUB1 ke konektor M2 pada kabel Modul Surya.4. Apabila memakai DC 10. Rapikan kabel isi 3 sampai pada posisi S3 akan dipasang. rol meter) dan material instalasi yang telah tesedia di dalam kardus S3. 4. obeng +. Siapkan peralatan instalasi (Palu besi. Masukkan soket F2 pada soket M2 di DC10. bot tangan/obeng lancip. 22 .

7. rapikan kabel beban dan pasang semua DC kit (apollo. Pasang Bracket pada dinding dengan mengencangkan ke dua bautnya. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 23 . Lihat pada BAB selanjutnya Masukkan baterai yang telah diisi dengan air ACCU ZUUR ke dalam S3 dengan kepala baterai menghadap ke dinding. 8. Lubangi dinding pada ke empat titik baut yang telah ditandai. lampu A-light dll) pada tempat yang telah ditentukan. Masukkan soket F3 HUB1 pada soket M3 di S3. Gunakan “waterpas” atau jika tidak ada usahakan supaya posisi S3 tidak miring. tidak perlu mengunakan fisher. Tentukan posisi beban (lampu. lubangi dengan paku dan lubangnya jangan lebih besar dari diameter baut. 11.6. tv. Jika dindingnya terbuat dari kayu. 13. 12. Beri tanda di dinding Sesuai dengan ukuran braket S3 dimana S3 akan dipasang. 10. Lihat bab 5 cara pengisian baterai pertama kali. Pasang S3 pada Braket yang telah terpasang pada dinding. Masukkan fisher ke lubang dinding. Jika dinding terbuat dari kayu. dll). 9.

Pasang cover S3 dengan memasukkan pertama kali cover bagian bawah ke engsel yang ada dibagian bawah S3 (lihat gambar di samping). 17. Posisikan baterai di tengah-tengah S3. 15. lalu dorong ke arah S3 dan lepaskan. dan lakukan pengecasan S3 sampai keaadaan full battery (lampu charging berkedip-kedip).14. Pemasangan S3 selesai. Tekan bulatan yang ada pada kedua sisi samping cover panel. S3 siap untuk dioperasikan. 18. Sambungkan klem baterai ke kepala baterai. 16. Lihat Halaman 17 24 . Perhatikan klem baterai yang berwarna merah disambungkan ke kepala baterai (+) dan yang berwarna hitam ke kepala baterai (-).

Battery 3. Accu. bot tangan/ obeng lancip. Memasang Apple Peralatan Instalasi untuk pemasangan Apple Apple kit: 1. Siapkan Apple. Apple set 2. Sundaya cable (optional) Peralatan instalasi (optional): 5. kunci pas 10. Jika dindingnya terbuat dari kayu. Palu besi 1. peralatan instalasi (Palu besi. obeng +. Lubangi dinding pada kedua titik baut yang telah ditandai. Beri tanda di dinding pada kedua lubang baut di Apple. 2. lubangi dengan paku dan lubangnya jangan lebih besar dari diameter baut.5. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 25 . Obeng plus (+) 7. Tentukan lokasi pemasangan Apple. mata bor beton 6) dan material instalasi yang telah tesedia. 3. Bor tangan 6.

tidak perlu mengunakan fisher. 8. 26 . Perhatikan polaritas antara kabel dan terminal harus benar. 7. Perhatikan polaritas antara kabel dan terminal harus benar. 5. Masukkan fisher ke lubang dinding. Tempat battery harus kokoh untuk menghindari battery terguling atau ditempatkan di lantai hindarkan dari tempat yang basah dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Sambungkan klem baterai ke kepala baterai. Jika dinding terbuat dari kayu. Perhatikan klem baterai yang berwarna merah disambungkan ke kepala baterai (+) dan yang berwarna hitam ke kepala baterai (-). Sambungkan ujung kabel Modul Surya yang telah terinstalasi pada terminalnya (PV terminal). Perhatikan polaritas antara kabel dan terminal harus benar.4. Sambungkan ujung kabel beban/load yang telah/akan diinstalasi pada terminalnya (LOAD terminal). Pasang kabel battery pada terminal bettery (BAT terminal). 9. 6. Siapkan Battery/Accu yang telah diisi dengan air aki (Accu Zuur) dan tempat untuk penempatan battery.

Pasang Apple pada lubang yang telah dibuat dengan baut. 11. Lihat Halaman 17.10. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 27 . Apple siap untuk dioperasikan. dan lakukan pengecasan Apple sampai keaadaan full battery (lampu charging berkedip-kedip). Pemasangan Apple selesai.

Kurangi pemakaian beban/ lampu. Walaupun dalam kondisi full tetapi masih harus dicas sampai lampu Charging berkedip-kedip V Battery maksimal. LED indikator akan menyala apabila tombol DISPLAY kita tekan. • DC 10 V disambungkan listrik AC 220V Bila lampu Charging tidak menyala V periksa kembali sambungan kabel dari Modul Surya/ DC10 sampai ke terminal baterai. beban/lampu dapat menyala.6. S3. lampu indikator Cut Off dan lampu indikator Master Switch Off/Short/Overload menyala: V rangkaian short/terjadi kelebihan beban. lampu display akan menyala sampai full. Pengecasan: • Modul Surya V siang hari (ada sinar matahari). Untuk mematikan Lampu Master Switch Off Short/Overload. Lampu Charging harus menyala V pemasangan Modul Surya atau DC 10 benar/ ada pengecasan ke S3/ Apple. Apabila: • Lampu Master Switch Off/Short/Overload tidak menyala dan lampu/ beban tidak menyala. V kesalahan pada pemasangan instalasi (pada pemasangan T-Con atau S-Con baut konektor tidak dikencangkan dengan sempurna). Tekan dan tahan tombol display V lampu Master Switch Off/Short/Overload menyala V tekan tombol Master Switch V lampu indikator mati Berarti: rangkaian beban/lampu sudah benar. 3. 28 . Instalasi lampu telah terpasang). 2. periksa semua rangkaian. Tekan Master Switch beberapa detik/ sampai lampu mati. pastikan instalasi telah benar dan periksa sistem pada S3/Apple yaitu : 1. Pengoperasian S3 & Apple: Apabila seluruh instalasi sistem telah selesai (Modul Surya/DC10. Pada pengisian air Accu pertama kali V tekan tombol Display. • Saat tombol Master Switch ditekan. V Kalau kedua lampu masih menyala berarti ada rangkaian yang short hubungan singkat. Hidupkan beban/lampu V tekan tombol Master Switch beberapa detik.

dan output secara otomatis terputus/beban mati. Penalty Mode : => Buzzer berbunyi => Buzzer mati. Dalam kondisi CUT OFF. Apabila LED merah “CUT OFF” menyala. LED kuning “PENALTY” dan LED merah “MASTER SWITCH OFF / SHORT / OVERLOAD ” menyala) => Charge S3 sampai kondisi full charge (LED “CHARGING berkedip-kedip) Sebelum LED CUT OFF menyala. beban mati. BUZZER berbunyi menandakan beberapa saat lagi S3 dalam kondisi CUT OFF. LED CUT OFF menyala (jika tombol Display ditekan. Baterai dalam kondisi battery low Yang menandakan beberapa saat lagi battery akan habis (CUT OFF Mode). S3 tidak dapat dipakai sampai ada pengecasan dan lampu CUT OFF padam. Bila LED kuning “PENALTY” menyala. berarti: 1.Untuk Sistem yang memakai Pinalty Mode: 4. Matikan semua beban dan tunggu sampai baterai terisi penuh oleh Modul Surya/DC10. 2. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 29 . berarti: S3 dalam kondisi Bat Low. Pertama kali pemakaian S3 dalam kondisi battery tidak penuh (full charge). ini DIANJURKAN untuk mengecas S3 sampai dalam kondisi full charge . Semua kondisi LED indikator akan terlihat dengan menekan tombol DISPLAY 5. untuk itu segera matikan semua beban dan lakukan pengecasan S3.

Untuk tetap menjamin agar listrik tetap tersedia. lalu bubuhkan gemuk atau vaselin sebelum klem baterai dipasang kembali. Jika berkurang tambahkan air suling ( aquades ) hingga batas tanda “UPPER LEVEL”. Sebainya pemakaian S3 setelah dalam kondisi FULL CHARGE (lampu CHARGING berkedip-kedip) Pengoperasian Apple & S3: Setelah semua instalasi siap. # DC10. Tujuan : untuk mencapai pengisian battery yang maksimal agar sistem dapat digunakan secara optimum dan memperpanjang usia pakai battery. Apple & S3 harus di charging dan tidak dioperasikan dengan kondisi pengecasan : # modul surya : • kondisi cuaca cerah => pengecasan selama 3 hari. Jangan menunda pengisian sampai di bawah tanda “LOWER LEVEL”. aturlah pemakaian listrik dan jagalah kondisi baterai selalu di atas 50%.6. Perawatan baterai : • Bersihkan baterai bagian luar satu kali per bulan dan bila terminal baterai mengalami korosi bersihkan dengan menggunakan larutan soda kue dan air. • kondisi cuaca mendung / hujan => pengecasan selama 5 hari. Periksalah tinggi permukaan elektrolit setiap bulan. • 30 . pengecasan selama 1 hari.

260. 3. 2. 5. Bersihkan sekali lagi permukaan atas baterai. Tutuplah baterai dengan tutup baterai yang tersedia. 9. Isilah baterai dengan accu zuur dengan berat jenis 1. Bersihkan permukaan atas baterai dengan lap kering dari tumpahan atau cipratan accur zuur pada saat pengisian. Jangan diisi sampai melebihi tanda “UPPER LEVEL”. Periksa apakah ada bagian baterai yang retak atau pecah. Isi tiap sel baterai hingga batas teratas. kali ini dengan menggunakan lap basah. 7. Battery siap untuk digunakan. Jangan diisi dengan air sulingan (aquades ) atau cairan lain untuk pengisian pertama.7. 4. Pengisian baterai pertama kali 1. Buka segel baterai. Letakkan baterai di atas alas kardus atau kayu untuk menghindari kemungkinan tumpah pada saat pengisian nanti. Tambahkan accu zuur pada sel baterai yang kurang tinggi permukaan elektrolitnya. Setelah itu cucilah tangan dengan air untuk menghindari iritasi akibat kemungkinan terkena accu zuur pada saat pengisian. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 31 . Larutan elektrolit ( accu zuur ) tiap sel harus sama tinggi. Jangan sampai seperti gambar di samping. 8. 6. “UPPER LEVEL”.

siapkan bracket dan beri tanda di dinding pada kedua lubang baut pada bracket. tunggu beberapa saat (sekitar 1 jam) sampai pada panel S4 akan terlihat kondisi daripada S4 tersebut. 3. lubangi dengan paku dan lubangnya jangan lebih besar dari diameter baut. peralatan instalasi (Palu besi. Siapkan S4. Memasang S4 (Sundaya Smart Storage Sistem) 1. Jika dindingnya terbuat dari kayu. Pasang S4 pada bracket pada dinding.8. mata bor beton 10) dan material instalasi yang telah tesedia. obeng +. 6. Lubangi dinding pada kedua titik baut yang telah ditandai. Pasang Activator pada S4. bot tangan/obeng lancip. Masukkan fisher ke lubang dinding. 32 . tidak perlu mengunakan fischer. Pasang braket pada dinding dengan baut yang telah tersedia. kunci pas 10. 2. 4. Tentukan lokasi pemasangan S4. Jika dinding terbuat dari kayu. 5.

Pengoperasian S4 Setelah seluruh instalasi S4 telah selesai. Pemasangan S4 telah selesai dan dapat digunakan apabila sistem instalasi sudah siap. Apabila beban/lampu dapat hidup dan masalah tidak muncul kembali berarti sistem terjadi Overload / kelebihan beban. Pada display S4 dapat diketahui apabila: • • • Garis berkedip-kedip V tegangan S4 mati. lampu/beban belum dapat menyala. Jika display mati. V Overload (kelebihan beban)/short circuit (hubungan singkat). Periksa semua instalasi. 2. Masalah masih muncul V terjadi short circuit/hubungan singkat pada sistem instalasi. 8.2 detik. pastikan instalasi telah benar. sehingga beban/lampu dapat menyala. Untuk itu kurangi beban/matikan beberapa lampu V tekan tombol Power 2 detik : 1. Sistem dapat dioperasikan yaitu dengan menekan tombol power selama +/. pada plug M3 di bagian belakang S4. Garis kelihatan dan tidak berkedip-kedip V tegangan S4 hidup. Pasang Plug F3 dari HUB1 yang telah terinstalasi. buzzer berbunyi dan lampu merah pada tombol power menyala. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 33 .7.

3A sampai 0.3 A. 34 . Untuk melihat kondisi S4 yang sesungguhnya diperlukan waktu sekitar 1 jam dan akan muncul pada display segmen sesuai dengan penyimpanan listrik pada battery.9. Pengecekan sistem PLTS pada instalasi S4 Setelah pemasangan Activator pada S4. LCD display pada S4 terdiri dari 10 segmen yang tiap-tiap segmen menunjukkan kondisi pengisian battery yaitu 10%. 2. 3.3 A. pada display akan tampak status battery S4 pada kondisi 0%.3A. Activator battery full charge / penuh 10 segmen kondisi battery 1. Pada LCD segmen akan diam/statis apabila pengecasan atau beban berada antara -0. LCD akan bergerak maju 3 segmen terus menerus selama S4 ada pengecasan (baik dari Modul Suryae atau DC10) dimana arusnya minimal 0. LCD akan bergerak mundur 3 segmen terus menerus apabila ada pemakaian (beban) yang melebihi 0.

sistem masih dapat dinyalakan kembali selama +/. S4 masih dipakai terus menerus sampai pada kondisi 10% (1 segmen pada display). 5. • kondisi cuaca mendung / hujan => pengecasan selama 5 hari. Apabila pada kondisi Save Energy. Apabila sistem mati (CUT OFF) yang kedua kalinya setelah masa tenggang tersebut (1Jam). dan S4 terus dipakai/dibebani maka buzzer akan berbunyi 3 kali setiap 5 menit yang merupakan peringatan kepada pemakai untuk mematikan sistem atau mengecas S4. S4 harus di charging dan tidak dioperasikan dengan kondisi pengecasan: # modul surya : • kondisi cuaca cerah => pengecasan selama 3 hari. 6. lampu minyak. Setelah sistem mati (CUT OFF). Pada kondisi S4 LCD 20%. Simbol “Save Energy” akan hilang apabila battery S4 telah mencapai kondisi pengisian 100%.4. Beberapa saat sebelum sistem mati (CUT OFF). pengecasan selama 1 hari. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 35 . Pengoperasian S4 : Setelah semua instalasi siap. maka S4 secara otomatis akan mematikan sistem/beban.1 jam (tergantung dari banyaknya beban. dll) dalam tenggang waktu tersebut.buzzer akan berbunyi selama 5 menit terus menerus yang menandakan bahwa sistem akan segera mati secara otomatis dan memperingatkan pemakai untuk mematikan sistem menyiapkan alternatif lain (genset. Tujuan: untuk mencapai pengisian battery yang maksimal agar sistem dapat digunakan secara optimum dan memperpanjang usia pakai battery.simbol “Save Energy” akan muncul pada layar LCD. Pada kondisi tersebut . Sistem hanya akan bisa dinyalakan apabila S4 diisi (dicharge) dan pada display S4 telah mencapai kondisi pengecasan 40% atau lebih. 7. tegangan battery). # DC10.

36 .

6. Memasang lampu A-Light 1.10. Beri tanda di plafon dua titik sekrup dimana lampu A-Light akan dipasang. Jangan di sekrup terlalu kencang. Kupas ujung kabel beban kira-kira 8 mm. cutter/ pisau/ gunting. obeng lancip. 5. Pelintir ujung kabel tersebut agar serat kabel tidak mudah lepas atau copot. 3. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 37 . Peralatan installasi : obeng +. Keluarkan lampu A-Light dari bungkusnya lalu letakkan di tempat yang aman. 2. Beri tanda pula pada plafon untuk lubang kabel beban. Lepaskan lampu TL dari fitting lampu dengan cukup menarik keluar ( tidak perlu diputar terlebih dahulu ). Buka ke dua end-cap lampu dengan cara menarik salah satu sisi end-cap ke luar lalu angkat. Letakkan di tempat yang aman. 4. Masukkan kabel beban dari plafon ke lubang yang telah dibuat. Lubangi plafon untuk kabel beban dan pasang ke dua sekrup pada titik yang telah ditandai.

Jika demikian ini merupakan tanda bahwa lampu tersebut hampir mendekati umur pakainya 38 . Pasang kedua end-cap pada TL-base dengan 12.7. Kabel yang bertanda (+) harus disambung ke terminal (+) dan kabel yang satu lagi ke terminal (-). Lalu geser sedikit dan kencangkan kedua sekrupnya. Pasang lampu TL pada fitting lampu. Cukup di tekan di kedua ujung lampu dan tidak perlu diputar sesudahnya. 10. menekan kedua sisi end-cap hingga terpasang dengan baik. Pasang TL-base pada sekrup yang telah terpasang di plafon dan masukkan kabel beban melalui lubang yang ada pada TL-base. Periksa dan perhatikan apakah disalah satu ujung lampu TL sudah berubah warna menjadi hitam. 9. Sambungkan kabel beban ke terminal dengan benar lalu kencangkan kedua sekrup yang ada pada terminal. Lampu SSL telah terpasang. 11. Perhatikan kabel beban sebelum disambungkan ke terminal yang ada di TL-base. Lampu: • • Bersihkan lampu dari debu setiap beberapa bulan supaya lampu tetap terlihat terang. 8.

Sundaya E 17 Petunjuk pemasangan Sundata E17 PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 39 .

Tentukan posisi Apollo akan dipasang. Jangan di sekrup terlalu kencang.11. Masukkan kabel beban dari plafon ke lubang yang telah dibuat. obeng lancip. 2. U-Lite. cutter/ pisau/ gunting. tempatkan pada tempat yang aman. Beri tanda pula pada plafon untuk lubang kabel beban. 3. Kupas ujung kabel beban kira-kira 8 mm. Lubangi plafon untuk kabel beban dan pasang ke dua sekrup pada titik yang telah ditandai. 40 . Memasang Apollo. Keluarkan Light Kit. Peralatan installasi : obeng +. Beri tanda di plafon dua titik sekrup dimana Apolo akan dipasang. Pelintir ujung kabel tersebut agar serat kabel tidak mudah lepas atau copot. 4. U-Lux 1. 5.

Pasang lampu U-Lite atau U-Lux pada Apollo. Ujung kabel tidak dikupas dan langsung dimasukkan pada lubang kabel pada terminal sesuai dengan alurnya. Pasang Apollo pada tempat yang telah disiapkan. Perhatikan kabel beban sebelum disambungkan ke terminal PullOn.6. 8. Kencangkan baut pada terminalnya. Polariti tidak bisa terbalik. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 41 . Sambungkan kabel beban pada terminal Apollo sesuai dengan polaritinya. 7.

Lubangi plafon untuk kabel beban dan pasang ke dua sekrup pada titik yang telah ditandai. kunci L 2. obeng lancip. Siapkan Pulite dan alat instalasinya ( obeng +. 2. Memasang Pullite 1. Beri tanda di plafon dua titik sekrup dimana Pulite akan dipasang. Tentukan posisi Pulite yang akan dipasang.12. 3.5). 4. 5. 42 . Jangan di sekrup terlalu kencang. Beri tanda pula pada plafon untuk lubang kabel beban. Masukkan kabel beban dari plafon ke lubang yang telah dibuat.

pemasangan Pulite telah benar. Kencangkan baut pada terminalnya.6. 8. Pasang lampu U-Lite atau U-Lux pada Pulite. Periksa apakan Pulite telah berfungsi dengan menarik kabel pada lampu. Polariti tidak bisa terbalik. Apabila lampu menyala. 7. Pasang Pulite pada tempat yang telah disiapkan. Ujung kabel tidak dikupas dan langsung dimasukkan pada lubang kabel pada terminal sesuai dengan alurnya. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 43 . Perhatikan kabel beban sebelum disambungkan ke terminal PullOn. Sambungkan kabel beban pada terminal Pulite.

Ujung kabel tidak dikupas.5). 44 . kunci L 2. 6. 2. Periksa apakan Pull-On telah berfungsi dengan menarik tali Pull-On. Lubangi plafon untuk kabel beban dan pasang dan lepas kembali kedua sekrup pada titik yang telah ditandai. Siapkan PullOn dan alat instalasinya (obeng +. Sambungkan kabel saklar pada terminal Pull-On. Jangan di sekrup terlalu kencang. Tentukan posisi Pull-On yang akan dipasang. obeng lancip. 5. Beri tanda di plafon dua titik sekrup dimana Pull-On akan dipasang. Apabila lampu menyala. Memasang Pull-On Pull-On merupakan saklar tarik yang dipasang pada atap/langit-langit yang pengoperasiannya dengan menarik tali. Pasang Pull-On pada tempat yang telah disiapkan. Beri tanda pula pada plafon untuk lubang kabel beban. Kencangkan baut pada terminalnya. 3. 4. 7. Perhatikan kabel beban sebelum disambungkan ke terminal Pull-On. pemasangan Pull-On telah benar. Masukkan kabel saklar dari plafon ke lubang yang telah dibuat.13. 1.

Perbedaan T-Con dan S–Con PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 45 . dan seterusnya. Untuk tarikan pertama saklar akan ON dan tarikan berikutnya saklar akan OFF.Pengoperasian Pull-On dan Pullite Pengoperasian Pull-On atau Pullite yaitu dengan menarik kabel lampu pada PullOn dan menarik tali pada Pulite.

3. 6. dan pasang kabel cabang menyilang dengan kabel utama. 5.14. Paku harus rata dengan permukaan Base. Pasang kabel utama pada alurnya. Perhatikan apabila tutup susah dipasang. Siapkan T-Con yang akan dipasang beserta alat instalasinya (Kunci L 2. Tentukan lokasi pemasangan T-Con. 7. obeng– kecil & Palu besi) dan Sundaya kabel untuk percabangan. Periksa sambungan/koneksi sudah benar dengan menggunakan multitester pada setiap ujung kabel. 4. Kencangkan keempat baut lainnya dan pastikan baut tersebut menembus pada kabel. 1. Perhatikan polaritas (+/-) kabel tidak terbalik/sesuai dengan alur pada T-Con tersebut. Perhatikan polaritas dari kabel untuk percabangan harus benar (sesuai alur pada base) Sambungkan kabel beban pada terminal Apollo sesuai dengan polaritinya. Pasang base pada lokasi yang telah ditentukan dengan menggunakan 2 buah paku yang telah tesedia di dalam T-Con. Perhitingkan panjang kabel percabangan sesuai dengan kebutuhan. Perhatikan alur pada base T-Con harus sesuai dengan polaritas kabel utama. Lepaskan tutup T-Con pada basenya dengan cara membuka baut dan menekan 2 buah klip. Pemasangan T-Con T-Con adalah kepanjangan dari Terminal Connector yang berfungsi untuk memudahkan pembagian arus utama menjadi 3 cabang arus tanpa memotong kabel.5 mm. 2. kemungkinan ada kabel yang terjepit atau ada kesalahan polaritas pada pemasangan kabel. Kencangkan baut pada terminalnya. 46 .

Pasang kabel untuk saklar pada alur yang sejajar pada kabel utama. Pasang kabel arus utama pada alur yang bersilangan. Siapkan S-Con yang akan dipasang beserta alat instalasinya (Kunci L 2. 5. rapatkan ujung kabel dengan pembatas yang berada di tengah alur. Pemasangan S-Con S-Con adalah kepanjangan dari Switch Connector yang berfungsi sebagai terminal untuk percabangan antara saklar dengan lampu. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 47 . Perhatikan polaritas dari kabel untuk percabangan harus benar (sesuai alur pada base) 6. Perhatikan polaritas (+/-) kabel tidak terbalik/sesuai dengan alur pada SCon tersebut. Pasang tutup S-Con dengan menekan tutup pada base. rapatkan ujung kabel pada pembatas.15. Periksa sambungan/koneksi apakah sudah benar dengan menyalakan lampu tersebut. Pasang saklar dan lampu pada tempatnya. 7. 1. 4. 8. kemungkinan ada kabel yang terjepit atau ada kesalahan polaritas pada pemasangan kabel. 2. Perhatikan alur pada base S-Con harus sesuai dengan polaritas kabel utama.5 mm. Pasang base pada lokasi yang telah ditentukan yaitu di ujung kabel arus utama/sumber. Tentukan lokasi pemasangan S-Con. 3. Lepaskan tutup S-Con pada basenya dengan cara membuka baut dan menekan 2 buah klip. Kencangkan 2 baut pengencang dengan kunci L. Perhatikan apabila tutup susah ipasang. yaitu dengan menggunakan 2 buah paku yang telah tesedia di dalam S-Con. obeng – kecil & Palu besi). Pasang kabel beban/lampu pada alurnya. Kencangkan keenam baut lainnya dan pastikan baut tersebut menembus pada kabel. Sundaya kabel untuk percabangan.

Perawatan yang baik akan membuat sistem ini menjadi tahan lama dan bekerja secara optimal. • Periksalah kondisi persediaan listrik pada setiap awal malam dan akhir malam dengan indikator pada S3. Perawatan pada sistem PLTS Sistem PLTS yang telah terpasang. Lakukan minimal 1 kali setahun. memerlukan perawatan yang tidak seberapa jika dibandingkan dengan sistem pembangkit listrik yang lain.16. • Matikan lampu dan alat-alat yang tidak diperlukan. Hal ini bisa mengakibatkan kerusakan pada sistem PLTS. • Aturlah pemakaian listrik agar indikator selalu menunjuk kondisi diantara 60% dan 100%. Selain perawatan. 48 . Kabel: Periksa semua kabel apakah masih terpasang dengan baik dan kencangkan sekrup-sekrupnya bila longgar. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah : • Gunakan listrik sehemat mungkin. • Jangan menyambung peralatan langsung ke kepala baterai. pemakaian sistem PLTS setiap hari dengan benar dapat pula membuat sistem ini lebih tahan lama dan lebih efisien. • Sesuaikan pemakaian listrik dengan persediaannya (petunjuk indikator). Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas.

• Kondisi battery tidak full charge • Battery rusak • Matikan beban. ditandai suhu battery terlalu panas atau tegangan dibawah 11 VDC. Pemakaian S3 / Apple/ S4 hanya bertahan tidak lama. siap untuk dipakai. PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 49 . pastikan tidak terbalik. nyalakan beban sesuai kebutuhan • Matikan beban. Setelah dicas battery tidak menyimpan tegangan. Dengan kabel Modul Surya sundaya masalah ini dapat dihindari. apabila dibawah 11 VDC dan atau tegangan cepat drop/ turun kemungkinan battery rusak.17. • Periksa kabel Modul Surya. siap untuk dipakai. Periksa tegangan battery. charge battery sampai penuh. • Kurangi beban. Petunjuk Perbaikan Gangguan Periksa petunjuk dibawah ini untuk mengetahui penyebab masalan sebelum menghubungi pusat servis. Modul Surya tidak mengecas • Kabel Modul Surya belum tersambung • Polaritas (-/+) terbalik • Periksa dan sambungkan kabel. ganti dengan yang baru • Modul Surya rusak • Kabel Modul Surya putus Storage: 2. soket M2 & F2 pemasangan tidak dapat terbalik. apabila tidak ada tegangan dan arus : ganti dengan Modul Surya baru. Masalah Penyebab Pemecahan Modul Surya: 1. • Periksa tegangan Modul Surya dengan multi meter. • Battery rusak. • Periksa polaritas sambungan. • Cek suhu battery. charge battery sampai penuh. • Ganti dengan battery baru • Pemakaian terlalu boros • Pengecasan pada pemakaian pertama kali tidak maksimal 3. apabila panas tidak normal ada kemungkinan rusak.

matikan sistem/S4. • Air aki harus dikontrol minimal 2 minggu sekali. setelah battery menunjukkan telah terisi penuh. lampu merah menyala berkedip-kedip.Masalah 4. • Kelebihan beban / overload • Kurangi beban / matikan lampu/ TV / Radio • Periksa seluruh rangkaian dengan mematikan beban bergantian. Pada display S4 ada gambar “service” • Baterenya rusak 9. Pada S4. cabut activator bagian belakang S4. Lihat halaman 22 50 . ganti dengan battery baru. Battery rusak Penyebab • Telah mencapai usia pakai Pengisian battery kurang bagus • Air aki kurang/berada berada dibawah garis Lower Level. S4 siap dipakai setelah minimal ada 1 bar untuk pengisian battery. Lihat halaman 17 7. • Air aki harus dikontrol minimal 2 minggu sekali. Gambar Hal. • S3/Apple dalam keadaan mati • Tekan tombol master switch hingga lampu indikator mati. 5. Pada S3/Apple lampu Switch off /Short / Overload menyala. sehingga program FHI® (Forced Health Improvement) beroperasi • Biarkan Modul surya / DC 10 mengisi sampai kondisi batery\ terisi sampai penuh (Indikator battery maksimum). • Apabila sudah tidak dapat beroperasi dengan bagus. 8. kemudian tekan switch power kembali untuk mengakitifkan. pasang kembali. • Kontroller S3/Apple/S4 rusak Pemecahan • Ganti dengan battery baru • Untuk battery baru diusahakan harus mencapai pengisian penuh sebelum dipakai. kemudian pencet switch power ± 2 detik sampai tanda Save Energy hilang. nyalakan S3/apple kembali. 6. Untuk mereset gambar service. Pada display muncul tanda Save energy • Pemakaian melebihi batas minimum yang ditentukan. Pada S3/Apple lampu Switch off /Short / Overload dan lampu Cut Off menyala. 22. • Kurangi beberapa beban/lampu. dan display mati. Lihat halaman 17 • Terjadi hubungan singkat/ short circuit • Terjadi kelebihan beban • Periksa seluruh rangkaian dengan mematikan beban bergantian. buzzer berbunyi.

ada tegangan/ tidak. Lampu Tidak Menyala • Instalasi salah/ polaritas terbalik • Pemasangan S-Con salah/ kurang sempurna • Saklar belum dinyalakan • S3/Apple/S4 belum dinyalakan • Lampu rusak/putus PANDUAN TEKNIS LISTRIK TENAGA SURYA 51 . • Periksa seluruh rangkaian dengan mematikan beban bergantian. 4. 4. 7. 6. S4 lihat hal.33. • Periksa dan pastikan polaritas sudah benar. • Periksa tegangan pada ujung kabel pada apollo/ pullite. Periksa polaritasnya.21 • Periksa instalasi kabel dan semua sambungan.3. 3. Kemungkinan 4 baut konektor ( No. lampu. • Ikuti petunjuk pemasangan T-Con hal.32. S4 lihat hal. 5.21 • Ganti lampu • Instalasi kabel tidak sempurna • Pemasangan T-Con kurang sempurna • Polaritas kabel terbalik • Terjadi hubungan singkat/short circuit 11. S3/ Apple lihat hal. 6) belum dikencangkan / tidak menembus kabel. • Pastikan saklar dalam kondisi ON/ menyala • Operasikan sesuai prosedurnya. S3/Apple lihat hal. Beban (Lampu/ TV/ Radio) tidak menyala • S3/Apple/S4 belum dinyalakan • Operasikan sesuai prosedurnya. • Ikuti petunjuk pemasangan S-Con hal. 17.Masalah Penyebab Pemecahan Konektor. dan aplikasi : 10. Kencangkan 4 baut tersebut. Kencangkan 6 baut tersebut. Kemungkinan 6 baut konektor (No. 17. 8) belum dikencangkan/ tidak menembus kabel. 5.

52 .

.

com .inwent.ekonid.org Organized by: Perkumpulan Ekonomi Indonesia Jerman www.Made possible by: Friedrich-Ebert-Allee 40 53113 Bonn www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful