PENGERTIAN BELAJAR, MOTORIK DAN GERAK MENURUT PARA AHLI

Ditulis oleh Arie Asnaldi Wednesday, 16 April 2008

Pengertian Belajar Belajar adalah suatu proses perubahan tingkah aku yang potensial terhadap situasi tertentu ang diperoleh dari pangalaman yang dilakukan ecara berulang-ulang. Hilgard, (1981). Menurut inger (1980), belajar adalah perubahan-perubahan perilaku yang potensial yang tercermin sebagai akibat dari latihan dan pengalaman masa lalu terhadap situasi tugas tertentu. Belajar menurut pendapat para ahli lain adalah perubahan tingkat laku atau perubahan kecakapan yang mampu bertahan dalam waktu tertentu dan bukan berasal dari proses pertumbuhan. Berdasarkan beberapa pengertian tersebut dapat diartikan sebagai proses perubahan tingkah laku yang relatif permanen sebagai akibat dari latihan atau pengalaman. Perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar memiliki pengertian yang luas, bisa berupa keterampilan fisik, verbal, intelektual, maupun sikap. Menurut Bloom (1955), perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar dapat dikelompokkan ke dalam 3 ranah, yaitu: a) kognitif, b) afektf, c) psikomotor. Dari ketiga kesadaran gerak dasar tersebut yang harus dicapai melalui pendidikan jasmani di sekolah, maka komponen gerak dasar yang perlu diajarkan oleh guru dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Pengertian gerak Kata gerak banyak digunakan diberbagai disiplin ilmu pengetahuan misalnya, dalam ilmu – ilmu social dan eksakta.Namun kata gerak diberbagai disiplin ilmu tersebut mempunyai pengertian yang berbeda, minsalnya adalah gerak dalam kalimat. Dalam ilmu fisika, gerak diartikan sebagai suatu proses perpindahan suatu benda dari suatu posisi keposisi lain yang dapat diamati secara objektif dalam suatu dimensi ruang dan waktu.Pengertian dapat diamati secara objektif adalah bahwa perpindahan benda tersebut dapat diukur dalam suatu satuan waktu dan ruang. Gerak adalah perpindahan suatu benda dari seuatu tempat atau posisi ketempat yang lain yang dapat diamati secara objektif dalam suatu dimensi ruang dan waktu ( fisika ). <!--[endif]-->Gerak adalah perubahan tempat posisi dan kecepatan tubuh atau bagian manusia yang terjadi dalam suatu dimensi ruang dan waktu serta dapat diamati secara objektif ( belajar motorik ) Pengertian Motorik Pengertian motorik dan gerak sering kali menjadi satu. Metorik dapat diartikansebagai suatu rangkaian peristiwa laten yang tidak dapat dimati dari luar. Pengertian umum ini belum dapat memberikan kejelasan yang lebih tajam, untuk itu diperlukan suatu depenisi yang lebih operasional.” Motorik adalah suatu peristiwa laten yang meliputi keseluruhan proses – proses pengendalian dan pengaturan fungsi – fungsi organ tubuh baik secara fisiologis maupun secara piskis yang menyebabkan terjadinya suatu gerak” pertiwa – peristiwa laten yang tidak dapat diamati tersebut meliputi antara lain:Peneriamaan imformasi/stimulus; pemberian makna terhadap imformasi; pengolahan imformasi; proses pengabilan keputusan,dan dorongan untuk melakukan berbagai bentuk aksi – aksi motorik ( keselurahannya merupakan peristiwa psikis ) setelah itu dilanjutkan dengan peritiwa fisiologi yang meliputi pemberian.Pengaturan dan pengendalian imflus kepada organ – organ tubuh yang terlibat dalam melaksanakan aksi – aksi motorik. Sebagai hasil dari kedua peristiwa laten tersebut adalah gerak yang dapat diamati dalam dimensi ruang dan waktu

Belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu. Nana Syaodih Sukmadinata (2005)

Begitu juga. seorang mahasiswa telah belajar Psikologi Pendidikan tentang “Hakekat Belajar”. sikap dan . seorang mahasiswa sedang belajar tentang psikologi pendidikan. maka pengetahuan. Ketika dia mengikuti perkuliahan “Strategi Belajar Mengajar”. Witherington (1952) : “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk keterampilan. sikap dan keterampilan berikutnya. Lantas. Gage & Berliner : “belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang yang muncul karena pengalaman” Dari beberapa pengertian belajar tersebut diatas. Surya (1997) : “belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan. apa sesungguhnya belajar itu ? Di bawah ini disampaikan tentang pengertian belajar dari para ahli : • • • • • • Moh. Begitu juga. Bertambahnya pengetahuan atau keterampilan yang dimiliki pada dasarnya merupakan kelanjutan dari pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh sebelumnya. pengetahuan. Misalnya.Perubahan yang disadari dan disengaja (intensional). pengetahuan dan sikap baru”.Perubahan yang berkesinambungan (kontinyu). sikap. sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya”. Begitu juga dengan hasil-hasilnya. dengan memperoleh sejumlah pengetahuan. Hilgard (1962) : “belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul perilaku muncul atau berubah karena adanya respons terhadap sesuatu situasi” Di Vesta dan Thompson (1970) : “ belajar adalah perubahan perilaku yang relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman”. Misalnya. 2. Perubahan perilaku yang terjadi merupakan usaha sadar dan disengaja dari individu yang bersangkutan. Moh Surya (1997) mengemukakan ciri-ciri dari perubahan perilaku. misalnya pengetahuannya semakin bertambah atau keterampilannya semakin meningkat. setelah belajar Psikologi Pendidikan dia menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan perilaku. kata kunci dari belajar adalah perubahan perilaku. sikap dan keterampilan yang telah diperoleh itu. individu yang bersangkutan menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan. dibandingkan sebelum dia mengikuti suatu proses belajar. Crow & Crow dan (195 : “ belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan. Dia menyadari bahwa dia sedang berusaha mempelajari tentang Psikologi Pendidikan. Dalam hal ini. yaitu : 1.menyebutkan bahwa sebagian terbesar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar. akan menjadi dasar bagi pengembangan pengetahuan. pengetahuan dan kecakapan”. sikap dan keterampilan yang berhubungan dengan Psikologi Pendidikan. kebiasaan.

Perubahan yang bersifat aktif. dia memahami dan berkeinginan untuk menerapkan prinsip – prinsip perbedaan individual maupun prinsip-prinsip perkembangan individu jika dia kelak menjadi guru. individu yang bersangkutan aktif berupaya melakukan perubahan. Misalnya. baik untuk kepentingan masa sekarang maupun masa mendatang. 4. 7. Perubahan yang bertujuan dan terarah. Perubahan perilaku yang terjadi bersifat normatif dan menujukkan ke arah kemajuan. maka mahasiswa tersebut aktif melakukan kegiatan membaca dan mengkaji buku-buku psikologi pendidikan. baik tujuan jangka pendek. maka pengetahuan dan keterampilannya dalam psikologi pendidikan dapat dimanfaatkan untuk mempelajari dan mengembangkan perilaku dirinya sendiri maupun mempelajari dan mengembangkan perilaku para peserta didiknya kelak ketika dia menjadi guru. Misalnya. Perubahan yang bersifat pemanen. namun setelah mengikuti pembelajaran Psikologi Pendidikan. mahasiswa belajar mengoperasikan komputer. Contoh : seorang mahasiswa belajar tentang psikologi pendidikan. Perubahan perilaku yang diperoleh dari proses belajar cenderung menetap dan menjadi bagian yang melekat dalam dirinya. mahasiswa ingin memperoleh pengetahuan baru tentang psikologi pendidikan. maka penguasaan keterampilan mengoperasikan komputer tersebut akan menetap dan melekat dalam diri mahasiswa tersebut.keterampilannya tentang “Hakekat Belajar” akan dilanjutkan dan dapat dimanfaatkan dalam mengikuti perkuliahan “Strategi Belajar Mengajar”. seorang mahasiswa sebelum belajar tentang Psikologi Pendidikan menganggap bahwa dalam dalam Prose Belajar Mengajar tidak perlu mempertimbangkan perbedaanperbedaan individual atau perkembangan perilaku dan pribadi peserta didiknya. Individu melakukan kegiatan belajar pasti ada tujuan yang ingin dicapai. Setiap perubahan perilaku yang terjadi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan hidup individu yang bersangkutan.Perubahan yang fungsional. sikap dan keterampilan tentang psikologi pendidikan yang diwujudkan dalam bentuk kelulusan dengan memperoleh nilai A. Untuk memperoleh perilaku baru. Misalnya. tujuan yang ingin dicapai dalam panjang pendek mungkin dia ingin memperoleh pengetahuan. Sedangkan tujuan jangka panjangnya dia ingin menjadi guru yang efektif dengan memiliki kompetensi yang . Perubahan yang bersifat positif. 3. 5. seorang mahasiswa belajar psikologi pendidikan. jangka menengah maupun jangka panjang. berdiskusi dengan teman tentang psikologi pendidikan dan sebagainya. 6. Misalnya.

mahasiswa belajar tentang “Teori-Teori Belajar”. tetapi termasuk memperoleh pula perubahan dalam sikap dan keterampilannya. Strategi kognitif. misalnya: penggunaan simbol matematika. baik secara tertulis maupun tulisan. dia juga memperoleh sikap tentang pentingnya seorang guru menguasai “Teori-Teori Belajar”. strategi kognitif yaitu kemampuan mengendalikan ingatan dan cara – cara berfikir agar terjadi aktivitas yang efektif. Perubahan perilaku belajar bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan semata. sehingga akhirnya ia terbiasa dengan penggunaan bahasa secara baik dan benar. Kecakapan motorik. Informasi verbal. konsep abstrak. aturan dan hukum. yaitu hasil pembelajaran yang berupa kecakapan individu untuk memilih macam tindakan yang akan dilakukan. Kebiasaan. Sikap. Berbagai aktivitas dilakukan dan diarahkan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.memadai tentang Psikologi Pendidikan. Begitu juga. definisi. ialah hasil belajar yang berupa kecakapan pergerakan yang dikontrol oleh otot dan fisik. dia memperoleh keterampilan dalam menerapkan “Teori-Teori Belajar”. 2003). 2. Menurut Gagne (Abin Syamsuddin Makmun. didalamnya terdapat unsur pemikiran. Surya (1997) mengemukakan bahwa hasil belajar akan tampak dalam : 1. . Termasuk dalam keterampilan intelektual adalah kecakapan dalam membedakan (discrimination). 8. Dengan kata lain. Kecakapan intelektual. Dalam konteks proses pembelajaran. Misalnya. kecakapan individu untuk melakukan pengendalian dan pengelolaan keseluruhan aktivitasnya. Moh. memahami konsep konkrit. sedangkan strategi kognitif lebih menekankan pada pada proses pemikiran. 5. yaitu penguasaan informasi dalam bentuk verbal. Sikap adalah keadaan dalam diri individu yang akan memberikan kecenderungan vertindak dalam menghadapi suatu obyek atau peristiwa. Kecakapan intelektual menitikberatkan pada hasil pembelajaran. Perubahan perilaku secara keseluruhan. Ketrampilan ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi pemecahan masalah. yaitu keterampilan individu dalam melakukan interaksi dengan lingkungannya dengan menggunakan simbol-simbol. perasaan yang menyertai pemikiran dan kesiapan untuk bertindak. disamping memperoleh informasi atau pengetahuan tentang “Teori-Teori Belajar”. dan sebagainya. perubahan perilaku yang merupakan hasil belajar dapat berbentuk : 1. Sementara itu. misalnya pemberian nama-nama terhadap suatu benda. 4. 3. seperti : peserta didik belajar bahasa berkali-kali menghindari kecenderungan penggunaan kata atau struktur yang keliru.

Pengertian Belajar psikologi belajar Pengertian belajar sudah banyak dikemukakan dalam kepustakaan. gembira. Sikap yakni kecenderungan yang relatif menetap untuk bereaksi dengan cara baik atau buruk terhadap orang atau barang tertentu sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan. 4. Apresiasi (menghargai karya-karya bermutu. seperti : menulis dan berolah raga yang meskipun sifatnya motorik. 5. marah. tetapi kemungkinan mengarah pada timgkah laku yang lebih buruk. 8. senang. Belajar merupakan suatu perubahan pada sikap dan tingkah laku yang lebih baik.2. kecewa. Yang dimaksud belajar yaitu perubahan murid dalam bidang material. Perilaku afektif yakni perilaku yang bersangkutan dengan perasaan takut. dan memberi arti rangsangan yang masuk melalui indera-indera secara obyektif sehingga peserta didik mampu mencapai pengertian yang benar. Sedangkan menurut Bloom. 7. maka perubahan harus merupakan akhir dari pada periode yang cukup . formal serta fungsional pada umumnya dan bidang intelektual pada khususnya. Jadi belajar merupakan hal yang pokok. benci. beserta tingkatan aspek-aspeknya. keterampilan-keterampilan itu memerlukan koordinasi gerak yang teliti dan kesadaran yang tinggi. Berfikir rasional dan kritis yakni menggunakan prinsip-prinsip dan dasar-dasar pengertian dalam menjawab pertanyaan kritis seperti “bagaimana” (how) dan “mengapa” (why). 6. was-was dan sebagainya. afektif dan psikomotor. Inhibisi (menghindari hal yang mubazir). Pengamatan. sedih. 9. 3. perubahan perilaku yang terjadi sebagai hasil belajar meliputi perubahan dalam kawasan (domain) kognitif. yakni proses menerima. 2008 by harryanto o 1. PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR MELALUI PENDAMPINGAN PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR o o View clicks Posted April 14th. menafsirkan. Keterampilan. Berfikir asosiatif. yakni berfikir dengan cara mengasosiasikan sesuatu dengan lainnya dengan menggunakan daya ingat. Untuk dapat disebut belajar.

Pengertian dari dua kata prestasi dan belajar atau prestasi belajar berarti hasil belajar. terlebih dahulu akan dikemukakan tengtang pengertian prestasi. Oleh karena itu setiap individu harus belajar dengan sebaik. apabila guru dapat mengorganisir belajar siswa. Jadi prestasi adalah hasil yang telah dicapai oleh karena itu semua individu dengan adanya belajar hasilnya dapat dicapai.hubungan baru. tetapi proses terjadi secara internal di dalam diri indvidu dalam mengusahakan memperoleh hubungan. maka prestasi belajar dituangkan atau diwujudkan dalam bentuk angka( kuantitatif) dan pernyataan verbal( kualitatif). kelompok dan berusaha memperkaya bahan pelajaran yang diterima di sekolah dengan bahan pelajaran ditambah dengan usaha sendiri. Sudah dijelaskan dimuka bahwa yang dimaksud dengan prestasi adalah hasil yang telah dicapai. Jadi yang dimaksud dengan belajar bukan tingkah laku yang nampak.panjang. berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Belajar dengan baik dapat diciptakan. Agar belajar dapat diperoleh hasil yang baik. Dengan demikian prestasi adalah hasil yang telah dicapai oleh seseorang setelah melakukan suatu pekerjaan/aktivitas tertentu. Sehingga minat dan motivasi belajar dapat ditumbuhkan dalam suasana kelas yang menggairahkan tugas siswa mengorganisir terletak pada si pendidik. Perubahan dalam kepribadian yang menyatakan sebagai suatu pola baru dan pada reaksi yang berupa kecakapan. Berdasarkan penilaian yang dilaksanakan guru di sekolah. Berapa lama waktu itu berlangsung sulit ditentukan dengan pasti. Prestasi belajar yang dituangkan dalam bentuk . Perubahan tingkah laku tersebut merupakan pengalaman-pengalaman baru. bermingguminggu. Pengertian Prestasi Belajar Sebelum dijelaskan mengenai prestasi belajar. dan kepandaian. secara lebih khusus setelah siswa mengikuti pelajaran dalam kurun waktu tertentu. Untuk mempertegas pengertian belajar penulis akan memberikan kesimpulan bahwa belajar adalah suatu proses lahir maupun batin pada diri individu untuk memperoleh pengalaman baru dengan jalan mengalami atau latihan. Supaya mereka mau belajar dengan baik yaitu belajar dengan baik dan teratur secara sendiri. kebiasaan.sendiri. Belajar merupakan suatu proses yang tidak dapat dilihat dengan nyata.baiknya supaya prestasinya berhasil dengan baik. Dengan belajar individu mendapatkan pengalaman-pengalaman baru. sikap. 2. siswa harus mau belajar sebaik mungkin. Belajar merupakan aktivitas atau usaha perubahan tingkah laku yang terjadi pada dirinya atau diri individu. oleh sebab itu bagaimana cara membantu si pendidik dalam menggunakan alat pelajaran yang ada. prose situ terjadi pada diri seseorang yang sedang mengalami belajar. tetapi perubahan itu hendaklah merupakan akhir dari suatu periode yang mungkin berlangsung berhari-hari. Setiap individu menginginkan hasil yang sebaik mungkin.

bertambah. Untuk dapat mencapai hasil belajar yang sebaikbaiknya harus mempunyai kebiasaan belajar yang baik.(Soetomo. Sedangkan belajar adalah suatu proses yang menyebabkan perubahan tingkah laku yang bukan disebabkan oleh proses pertumbuhan uang bersifat fisik . kurang. menjadikan makhluk hadup belajar. Definisi Pembelajaran Pembelajaran adalah proses atau cara. baik secara mental. B. fisik. 8. Hal ini disebabkab karena mempunyai perbedaan individu dalam hal kemampuan. Pedoman atau cara yang satu cocok digunakan oleh seorang siswa. dan intelektual Perbedaan kasih sayang atau afeksi (love needs) yang diterimanya . Sependapat dengan pernyataan tersebut Sutomo (1993: 68) mengemukakan bahwa pembelajaran adalah proses pengelolaan lingkungan seseorang yang dengan sengaja dilakukan sehingga memungkinkan dia belajar untuk melakukan atau mempertunjukkan tingkah laku tertentu pula. 9. faktor-faktor yang membedakan motivasi belajar seseorang dengan yang lainnya? Beberapa faktor di bawah ini sedikit banyak memberikan penjelasan mengapa terjadi perbedaaan motivasi belajar pada diri masing-masing orang. tetapi perubahan dalam kebiasaan. kecakapan . Oleh karena itu tidaklah ada suatu petunjuk yang pasti yang harus dikerjakan oleh seorang siswa dalam melakukan kegiatan belajar . Sedangkan pretasi belajar yang dituangkan dalam bentuk pernyataan verbal misalnya. dan hasrat seksual Perbedaan rasa aman (safety needs).sendiridalam belajar.1993: i20) Jadi pembelajaran adalah proses yang disengaja yang menyebabkan siswa belajar pada suatu lingkungan belajar untuk melakukan kegiatan pada situasi tertentu Apa saja. Setiap orang mempunyai cara atau pedoman sendiri. dan seterusnya. berkembang daya pikir . haus. baik. 1996: 14). Tetapi factor yang paling menentukan keberhasilan belajar adalah para siswa itu sendiri. berubah tingkah laku atau tanggapa yang disebabkan oleh pengalaman (KBBI. Sedangkan belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. sikap dan lainlain. dan sebagainya. kecepatan dan kepekaan dalam menerima materi pelajaran. sih. di antaranya: • • • Perbedaan fisiologis (physiological needs). Pedoman Cara Belajar Untuk memperoleh prestasi / hasil belajar yang baik harus dilakukan dengan baik dan pedoman cara yang tepat. seperti rasa lapar.angka misalnya 10. tetapi belum tentu cocok untuk siswa yang lain. baik sekali. 3. sedang.

yaitu: • Pertama. Stimulus motivasi belajar Terdapat 2 faktor yang membuat seseorang dapat termotivasi untuk belajar.• • Perbedaan harga diri (self esteem needs). orang-orang yang mendapat beasiwa belajar di luar negeri. Kebiasaan dan semangat mereka akan menular kepada kita. Perbedaan aktualisasi diri (self actualization). motivasi belajar dari faktor eksternal. dan lain-lain. citacita. akan membuat kita pun gemar belajar. dan jika bergaul dengan penjual minyak wangi. agar diri kita atau siapa pun juga yang menginginkan semangat untuk belajar dapat termotivasi. Jika kita bergaul dengan tukang pandai besi. yaitu dapat berupa rangsangan dari orang lain. Selain itu. Seperti halnya analogi orang yang berteman dengan tukang pandai besi atau penjual minyak wangi. ikuti tips-tips berikut untuk meningkatkan motivasi belajar kita: • Bergaullah dengan orang-orang yang senang belajar Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi. kita pun akan terciprat harumnya minyak wangi. motivasi belajar berasal dari faktor internal. tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata. • Kedua. atau orang-orang yang mendapat penghargaan atas sebuah presrasi. . Yuk. dibutuhkan pengkondisian tertentu. Bertanyalah tentang pengalaman di berbagai tempat kepada orang-orang yang pernah atau sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Motivasi ini terbentuk karena kesadaran diri atas pemahaman betapa pentingnya belajar untuk mengembangkan dirinya dan bekal untuk menjalani kehidupan. atau menyadari manfaat belajar bagi dirinya. Oleh karena itu. Contohnya prestise memiliki mobil atau rumah mewah. jabatan. atau lingkungan sekitarnya yang dapat memengaruhi psikologis orang yang bersangkutan. maka kita pun turut terciprat bau bakaran besi. coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik dalam belajar. Tips-tips meningkatkan motivasi belajar Motivasi belajar tidak akan terbentuk apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan.

pacar. Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat. ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung.• Belajar apapun Pengertian belajar di sini dipahami secara luas. Sebagai contoh. Cari motivator Kadangkala. dan sebaliknya. baik formal maupun nonformal. belajar menulis. membuat film. • Belajar dari internet Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang senang belajar. Kita bisa belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer. ataupun pasangan hidup. pikiran. jika ingin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris. Bergaulah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran positif Di dunia ini. Misalnya: teman. Ward .com. Anda pun bisa melakukan hal serupa dengan mencari seseorang/komunitas yang dapat membantu mengarahakan atau memotivasi Anda belajar dan meraih prestasi. Kita akan tertular semangat. seseorang butuh orang lain sebagai pemacu atau mentor dalam menjalani hidup." --William A. "Resep sukses: Belajar ketika orang lain tidur. dan bermimpi ketika orang lain berharap. bekerja ketika orang lain bermalasan. dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu. kita bisa masuk ke milis Free-English-Course@yahoogroups. gairah. dan lain lain-lainnya. dan memotivasi diri. berlajar berwirausaha.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful