P. 1
Pengertian Belajar

Pengertian Belajar

|Views: 390|Likes:

More info:

Published by: Atrioventrikular Milanisti on Jul 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2012

pdf

text

original

PENGERTIAN BELAJAR, MOTORIK DAN GERAK MENURUT PARA AHLI

Ditulis oleh Arie Asnaldi Wednesday, 16 April 2008

Pengertian Belajar Belajar adalah suatu proses perubahan tingkah aku yang potensial terhadap situasi tertentu ang diperoleh dari pangalaman yang dilakukan ecara berulang-ulang. Hilgard, (1981). Menurut inger (1980), belajar adalah perubahan-perubahan perilaku yang potensial yang tercermin sebagai akibat dari latihan dan pengalaman masa lalu terhadap situasi tugas tertentu. Belajar menurut pendapat para ahli lain adalah perubahan tingkat laku atau perubahan kecakapan yang mampu bertahan dalam waktu tertentu dan bukan berasal dari proses pertumbuhan. Berdasarkan beberapa pengertian tersebut dapat diartikan sebagai proses perubahan tingkah laku yang relatif permanen sebagai akibat dari latihan atau pengalaman. Perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar memiliki pengertian yang luas, bisa berupa keterampilan fisik, verbal, intelektual, maupun sikap. Menurut Bloom (1955), perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar dapat dikelompokkan ke dalam 3 ranah, yaitu: a) kognitif, b) afektf, c) psikomotor. Dari ketiga kesadaran gerak dasar tersebut yang harus dicapai melalui pendidikan jasmani di sekolah, maka komponen gerak dasar yang perlu diajarkan oleh guru dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Pengertian gerak Kata gerak banyak digunakan diberbagai disiplin ilmu pengetahuan misalnya, dalam ilmu – ilmu social dan eksakta.Namun kata gerak diberbagai disiplin ilmu tersebut mempunyai pengertian yang berbeda, minsalnya adalah gerak dalam kalimat. Dalam ilmu fisika, gerak diartikan sebagai suatu proses perpindahan suatu benda dari suatu posisi keposisi lain yang dapat diamati secara objektif dalam suatu dimensi ruang dan waktu.Pengertian dapat diamati secara objektif adalah bahwa perpindahan benda tersebut dapat diukur dalam suatu satuan waktu dan ruang. Gerak adalah perpindahan suatu benda dari seuatu tempat atau posisi ketempat yang lain yang dapat diamati secara objektif dalam suatu dimensi ruang dan waktu ( fisika ). <!--[endif]-->Gerak adalah perubahan tempat posisi dan kecepatan tubuh atau bagian manusia yang terjadi dalam suatu dimensi ruang dan waktu serta dapat diamati secara objektif ( belajar motorik ) Pengertian Motorik Pengertian motorik dan gerak sering kali menjadi satu. Metorik dapat diartikansebagai suatu rangkaian peristiwa laten yang tidak dapat dimati dari luar. Pengertian umum ini belum dapat memberikan kejelasan yang lebih tajam, untuk itu diperlukan suatu depenisi yang lebih operasional.” Motorik adalah suatu peristiwa laten yang meliputi keseluruhan proses – proses pengendalian dan pengaturan fungsi – fungsi organ tubuh baik secara fisiologis maupun secara piskis yang menyebabkan terjadinya suatu gerak” pertiwa – peristiwa laten yang tidak dapat diamati tersebut meliputi antara lain:Peneriamaan imformasi/stimulus; pemberian makna terhadap imformasi; pengolahan imformasi; proses pengabilan keputusan,dan dorongan untuk melakukan berbagai bentuk aksi – aksi motorik ( keselurahannya merupakan peristiwa psikis ) setelah itu dilanjutkan dengan peritiwa fisiologi yang meliputi pemberian.Pengaturan dan pengendalian imflus kepada organ – organ tubuh yang terlibat dalam melaksanakan aksi – aksi motorik. Sebagai hasil dari kedua peristiwa laten tersebut adalah gerak yang dapat diamati dalam dimensi ruang dan waktu

Belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu. Nana Syaodih Sukmadinata (2005)

sikap dan keterampilan yang berhubungan dengan Psikologi Pendidikan. Hilgard (1962) : “belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul perilaku muncul atau berubah karena adanya respons terhadap sesuatu situasi” Di Vesta dan Thompson (1970) : “ belajar adalah perubahan perilaku yang relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman”. setelah belajar Psikologi Pendidikan dia menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan perilaku. Surya (1997) : “belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan. misalnya pengetahuannya semakin bertambah atau keterampilannya semakin meningkat. Perubahan perilaku yang terjadi merupakan usaha sadar dan disengaja dari individu yang bersangkutan. pengetahuan dan kecakapan”.Perubahan yang disadari dan disengaja (intensional). sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya”. akan menjadi dasar bagi pengembangan pengetahuan. dibandingkan sebelum dia mengikuti suatu proses belajar. individu yang bersangkutan menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan. Witherington (1952) : “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk keterampilan. kebiasaan. 2. pengetahuan dan sikap baru”. Misalnya. Dalam hal ini. Begitu juga. kata kunci dari belajar adalah perubahan perilaku. yaitu : 1. dengan memperoleh sejumlah pengetahuan. sikap dan keterampilan berikutnya. maka pengetahuan. Gage & Berliner : “belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang yang muncul karena pengalaman” Dari beberapa pengertian belajar tersebut diatas. Ketika dia mengikuti perkuliahan “Strategi Belajar Mengajar”.Perubahan yang berkesinambungan (kontinyu). Misalnya. Lantas. apa sesungguhnya belajar itu ? Di bawah ini disampaikan tentang pengertian belajar dari para ahli : • • • • • • Moh. pengetahuan. Begitu juga. sikap. sikap dan . seorang mahasiswa telah belajar Psikologi Pendidikan tentang “Hakekat Belajar”. Begitu juga dengan hasil-hasilnya. seorang mahasiswa sedang belajar tentang psikologi pendidikan.menyebutkan bahwa sebagian terbesar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar. sikap dan keterampilan yang telah diperoleh itu. Bertambahnya pengetahuan atau keterampilan yang dimiliki pada dasarnya merupakan kelanjutan dari pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh sebelumnya. Moh Surya (1997) mengemukakan ciri-ciri dari perubahan perilaku. Crow & Crow dan (195 : “ belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan. Dia menyadari bahwa dia sedang berusaha mempelajari tentang Psikologi Pendidikan.

Perubahan perilaku yang diperoleh dari proses belajar cenderung menetap dan menjadi bagian yang melekat dalam dirinya. Perubahan yang bersifat pemanen. mahasiswa belajar mengoperasikan komputer. Setiap perubahan perilaku yang terjadi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan hidup individu yang bersangkutan. Sedangkan tujuan jangka panjangnya dia ingin menjadi guru yang efektif dengan memiliki kompetensi yang . maka penguasaan keterampilan mengoperasikan komputer tersebut akan menetap dan melekat dalam diri mahasiswa tersebut. Individu melakukan kegiatan belajar pasti ada tujuan yang ingin dicapai. seorang mahasiswa sebelum belajar tentang Psikologi Pendidikan menganggap bahwa dalam dalam Prose Belajar Mengajar tidak perlu mempertimbangkan perbedaanperbedaan individual atau perkembangan perilaku dan pribadi peserta didiknya. baik tujuan jangka pendek. seorang mahasiswa belajar psikologi pendidikan. Misalnya. sikap dan keterampilan tentang psikologi pendidikan yang diwujudkan dalam bentuk kelulusan dengan memperoleh nilai A. Misalnya. berdiskusi dengan teman tentang psikologi pendidikan dan sebagainya. Perubahan yang bersifat aktif.Perubahan yang fungsional. 4. 7. tujuan yang ingin dicapai dalam panjang pendek mungkin dia ingin memperoleh pengetahuan. Contoh : seorang mahasiswa belajar tentang psikologi pendidikan. maka mahasiswa tersebut aktif melakukan kegiatan membaca dan mengkaji buku-buku psikologi pendidikan. jangka menengah maupun jangka panjang. dia memahami dan berkeinginan untuk menerapkan prinsip – prinsip perbedaan individual maupun prinsip-prinsip perkembangan individu jika dia kelak menjadi guru. 3. mahasiswa ingin memperoleh pengetahuan baru tentang psikologi pendidikan. Perubahan yang bertujuan dan terarah. Perubahan perilaku yang terjadi bersifat normatif dan menujukkan ke arah kemajuan. baik untuk kepentingan masa sekarang maupun masa mendatang. Misalnya.keterampilannya tentang “Hakekat Belajar” akan dilanjutkan dan dapat dimanfaatkan dalam mengikuti perkuliahan “Strategi Belajar Mengajar”. 5. Untuk memperoleh perilaku baru. individu yang bersangkutan aktif berupaya melakukan perubahan. Misalnya. maka pengetahuan dan keterampilannya dalam psikologi pendidikan dapat dimanfaatkan untuk mempelajari dan mengembangkan perilaku dirinya sendiri maupun mempelajari dan mengembangkan perilaku para peserta didiknya kelak ketika dia menjadi guru. Perubahan yang bersifat positif. 6. namun setelah mengikuti pembelajaran Psikologi Pendidikan.

3. Sikap. yaitu keterampilan individu dalam melakukan interaksi dengan lingkungannya dengan menggunakan simbol-simbol. baik secara tertulis maupun tulisan. strategi kognitif yaitu kemampuan mengendalikan ingatan dan cara – cara berfikir agar terjadi aktivitas yang efektif. Menurut Gagne (Abin Syamsuddin Makmun. kecakapan individu untuk melakukan pengendalian dan pengelolaan keseluruhan aktivitasnya.memadai tentang Psikologi Pendidikan. misalnya pemberian nama-nama terhadap suatu benda. Kebiasaan. Kecakapan motorik. Sikap adalah keadaan dalam diri individu yang akan memberikan kecenderungan vertindak dalam menghadapi suatu obyek atau peristiwa. Sementara itu. dan sebagainya. sehingga akhirnya ia terbiasa dengan penggunaan bahasa secara baik dan benar. 5. yaitu penguasaan informasi dalam bentuk verbal. perasaan yang menyertai pemikiran dan kesiapan untuk bertindak. didalamnya terdapat unsur pemikiran. disamping memperoleh informasi atau pengetahuan tentang “Teori-Teori Belajar”. definisi. Strategi kognitif. Perubahan perilaku secara keseluruhan. dia memperoleh keterampilan dalam menerapkan “Teori-Teori Belajar”. 8. Surya (1997) mengemukakan bahwa hasil belajar akan tampak dalam : 1. Informasi verbal. Kecakapan intelektual. perubahan perilaku yang merupakan hasil belajar dapat berbentuk : 1. yaitu hasil pembelajaran yang berupa kecakapan individu untuk memilih macam tindakan yang akan dilakukan. sedangkan strategi kognitif lebih menekankan pada pada proses pemikiran. Dengan kata lain. tetapi termasuk memperoleh pula perubahan dalam sikap dan keterampilannya. 2. mahasiswa belajar tentang “Teori-Teori Belajar”. seperti : peserta didik belajar bahasa berkali-kali menghindari kecenderungan penggunaan kata atau struktur yang keliru. dia juga memperoleh sikap tentang pentingnya seorang guru menguasai “Teori-Teori Belajar”. memahami konsep konkrit. Misalnya. Begitu juga. . Termasuk dalam keterampilan intelektual adalah kecakapan dalam membedakan (discrimination). Ketrampilan ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi pemecahan masalah. Berbagai aktivitas dilakukan dan diarahkan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Dalam konteks proses pembelajaran. misalnya: penggunaan simbol matematika. aturan dan hukum. Moh. Perubahan perilaku belajar bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan semata. Kecakapan intelektual menitikberatkan pada hasil pembelajaran. 4. 2003). konsep abstrak. ialah hasil belajar yang berupa kecakapan pergerakan yang dikontrol oleh otot dan fisik.

afektif dan psikomotor. 5. yakni proses menerima. yakni berfikir dengan cara mengasosiasikan sesuatu dengan lainnya dengan menggunakan daya ingat. PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR MELALUI PENDAMPINGAN PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR o o View clicks Posted April 14th. sedih. menafsirkan. 4. Sikap yakni kecenderungan yang relatif menetap untuk bereaksi dengan cara baik atau buruk terhadap orang atau barang tertentu sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan. dan memberi arti rangsangan yang masuk melalui indera-indera secara obyektif sehingga peserta didik mampu mencapai pengertian yang benar. 3. Keterampilan. benci. 2008 by harryanto o 1. seperti : menulis dan berolah raga yang meskipun sifatnya motorik. Inhibisi (menghindari hal yang mubazir). Sedangkan menurut Bloom. 9. tetapi kemungkinan mengarah pada timgkah laku yang lebih buruk. Berfikir asosiatif. 8. maka perubahan harus merupakan akhir dari pada periode yang cukup . Jadi belajar merupakan hal yang pokok. kecewa. gembira. perubahan perilaku yang terjadi sebagai hasil belajar meliputi perubahan dalam kawasan (domain) kognitif.2. Pengertian Belajar psikologi belajar Pengertian belajar sudah banyak dikemukakan dalam kepustakaan. Pengamatan. Belajar merupakan suatu perubahan pada sikap dan tingkah laku yang lebih baik. Yang dimaksud belajar yaitu perubahan murid dalam bidang material. marah. keterampilan-keterampilan itu memerlukan koordinasi gerak yang teliti dan kesadaran yang tinggi. Apresiasi (menghargai karya-karya bermutu. Perilaku afektif yakni perilaku yang bersangkutan dengan perasaan takut. beserta tingkatan aspek-aspeknya. 7. senang. Untuk dapat disebut belajar. was-was dan sebagainya. formal serta fungsional pada umumnya dan bidang intelektual pada khususnya. Berfikir rasional dan kritis yakni menggunakan prinsip-prinsip dan dasar-dasar pengertian dalam menjawab pertanyaan kritis seperti “bagaimana” (how) dan “mengapa” (why). 6.

kelompok dan berusaha memperkaya bahan pelajaran yang diterima di sekolah dengan bahan pelajaran ditambah dengan usaha sendiri. Dengan belajar individu mendapatkan pengalaman-pengalaman baru. Belajar merupakan aktivitas atau usaha perubahan tingkah laku yang terjadi pada dirinya atau diri individu. bermingguminggu. Perubahan tingkah laku tersebut merupakan pengalaman-pengalaman baru. oleh sebab itu bagaimana cara membantu si pendidik dalam menggunakan alat pelajaran yang ada. sikap. Prestasi belajar yang dituangkan dalam bentuk . Sudah dijelaskan dimuka bahwa yang dimaksud dengan prestasi adalah hasil yang telah dicapai. secara lebih khusus setelah siswa mengikuti pelajaran dalam kurun waktu tertentu. siswa harus mau belajar sebaik mungkin. Agar belajar dapat diperoleh hasil yang baik. prose situ terjadi pada diri seseorang yang sedang mengalami belajar. Oleh karena itu setiap individu harus belajar dengan sebaik. Pengertian dari dua kata prestasi dan belajar atau prestasi belajar berarti hasil belajar. Dengan demikian prestasi adalah hasil yang telah dicapai oleh seseorang setelah melakukan suatu pekerjaan/aktivitas tertentu. terlebih dahulu akan dikemukakan tengtang pengertian prestasi. Sehingga minat dan motivasi belajar dapat ditumbuhkan dalam suasana kelas yang menggairahkan tugas siswa mengorganisir terletak pada si pendidik. maka prestasi belajar dituangkan atau diwujudkan dalam bentuk angka( kuantitatif) dan pernyataan verbal( kualitatif). tetapi proses terjadi secara internal di dalam diri indvidu dalam mengusahakan memperoleh hubungan. Perubahan dalam kepribadian yang menyatakan sebagai suatu pola baru dan pada reaksi yang berupa kecakapan. Belajar dengan baik dapat diciptakan. apabila guru dapat mengorganisir belajar siswa. tetapi perubahan itu hendaklah merupakan akhir dari suatu periode yang mungkin berlangsung berhari-hari. Jadi yang dimaksud dengan belajar bukan tingkah laku yang nampak. berbulan-bulan atau bertahun-tahun. kebiasaan.hubungan baru. dan kepandaian. Berdasarkan penilaian yang dilaksanakan guru di sekolah. Belajar merupakan suatu proses yang tidak dapat dilihat dengan nyata. Supaya mereka mau belajar dengan baik yaitu belajar dengan baik dan teratur secara sendiri. 2. Jadi prestasi adalah hasil yang telah dicapai oleh karena itu semua individu dengan adanya belajar hasilnya dapat dicapai. Berapa lama waktu itu berlangsung sulit ditentukan dengan pasti. Pengertian Prestasi Belajar Sebelum dijelaskan mengenai prestasi belajar.panjang.sendiri.baiknya supaya prestasinya berhasil dengan baik. Setiap individu menginginkan hasil yang sebaik mungkin. Untuk mempertegas pengertian belajar penulis akan memberikan kesimpulan bahwa belajar adalah suatu proses lahir maupun batin pada diri individu untuk memperoleh pengalaman baru dengan jalan mengalami atau latihan.

1996: 14). berkembang daya pikir .(Soetomo. Sedangkan pretasi belajar yang dituangkan dalam bentuk pernyataan verbal misalnya. kecepatan dan kepekaan dalam menerima materi pelajaran. Sedangkan belajar adalah suatu proses yang menyebabkan perubahan tingkah laku yang bukan disebabkan oleh proses pertumbuhan uang bersifat fisik . di antaranya: • • • Perbedaan fisiologis (physiological needs). dan intelektual Perbedaan kasih sayang atau afeksi (love needs) yang diterimanya . Pedoman atau cara yang satu cocok digunakan oleh seorang siswa. sih. bertambah. Sedangkan belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. tetapi belum tentu cocok untuk siswa yang lain. 9. Pedoman Cara Belajar Untuk memperoleh prestasi / hasil belajar yang baik harus dilakukan dengan baik dan pedoman cara yang tepat. baik sekali. dan hasrat seksual Perbedaan rasa aman (safety needs). menjadikan makhluk hadup belajar.sendiridalam belajar. kurang. fisik. baik secara mental. Oleh karena itu tidaklah ada suatu petunjuk yang pasti yang harus dikerjakan oleh seorang siswa dalam melakukan kegiatan belajar . Sependapat dengan pernyataan tersebut Sutomo (1993: 68) mengemukakan bahwa pembelajaran adalah proses pengelolaan lingkungan seseorang yang dengan sengaja dilakukan sehingga memungkinkan dia belajar untuk melakukan atau mempertunjukkan tingkah laku tertentu pula. Definisi Pembelajaran Pembelajaran adalah proses atau cara. dan seterusnya. Hal ini disebabkab karena mempunyai perbedaan individu dalam hal kemampuan. haus. Untuk dapat mencapai hasil belajar yang sebaikbaiknya harus mempunyai kebiasaan belajar yang baik. baik. berubah tingkah laku atau tanggapa yang disebabkan oleh pengalaman (KBBI. Setiap orang mempunyai cara atau pedoman sendiri. 3.1993: i20) Jadi pembelajaran adalah proses yang disengaja yang menyebabkan siswa belajar pada suatu lingkungan belajar untuk melakukan kegiatan pada situasi tertentu Apa saja. 8. tetapi perubahan dalam kebiasaan.angka misalnya 10. kecakapan . sedang. sikap dan lainlain. dan sebagainya. Tetapi factor yang paling menentukan keberhasilan belajar adalah para siswa itu sendiri. seperti rasa lapar. faktor-faktor yang membedakan motivasi belajar seseorang dengan yang lainnya? Beberapa faktor di bawah ini sedikit banyak memberikan penjelasan mengapa terjadi perbedaaan motivasi belajar pada diri masing-masing orang. B.

akan membuat kita pun gemar belajar. ikuti tips-tips berikut untuk meningkatkan motivasi belajar kita: • Bergaullah dengan orang-orang yang senang belajar Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi. kita pun akan terciprat harumnya minyak wangi. atau menyadari manfaat belajar bagi dirinya. Motivasi ini terbentuk karena kesadaran diri atas pemahaman betapa pentingnya belajar untuk mengembangkan dirinya dan bekal untuk menjalani kehidupan. Bertanyalah tentang pengalaman di berbagai tempat kepada orang-orang yang pernah atau sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. maka kita pun turut terciprat bau bakaran besi. tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata. atau lingkungan sekitarnya yang dapat memengaruhi psikologis orang yang bersangkutan. .• • Perbedaan harga diri (self esteem needs). dan jika bergaul dengan penjual minyak wangi. Kebiasaan dan semangat mereka akan menular kepada kita. Jika kita bergaul dengan tukang pandai besi. yaitu: • Pertama. Oleh karena itu. coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik dalam belajar. dibutuhkan pengkondisian tertentu. jabatan. motivasi belajar berasal dari faktor internal. Stimulus motivasi belajar Terdapat 2 faktor yang membuat seseorang dapat termotivasi untuk belajar. Tips-tips meningkatkan motivasi belajar Motivasi belajar tidak akan terbentuk apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan. atau orang-orang yang mendapat penghargaan atas sebuah presrasi. yaitu dapat berupa rangsangan dari orang lain. Selain itu. Perbedaan aktualisasi diri (self actualization). Contohnya prestise memiliki mobil atau rumah mewah. agar diri kita atau siapa pun juga yang menginginkan semangat untuk belajar dapat termotivasi. Seperti halnya analogi orang yang berteman dengan tukang pandai besi atau penjual minyak wangi. orang-orang yang mendapat beasiwa belajar di luar negeri. citacita. motivasi belajar dari faktor eksternal. Yuk. dan lain-lain. • Kedua.

baik formal maupun nonformal. dan bermimpi ketika orang lain berharap. membuat film.• Belajar apapun Pengertian belajar di sini dipahami secara luas. ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung. "Resep sukses: Belajar ketika orang lain tidur. belajar menulis. dan sebaliknya. Kita akan tertular semangat. ataupun pasangan hidup. bekerja ketika orang lain bermalasan.com." --William A. seseorang butuh orang lain sebagai pemacu atau mentor dalam menjalani hidup. • Belajar dari internet Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang senang belajar. jika ingin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris. pikiran. Cari motivator Kadangkala. berlajar berwirausaha. Ward . Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat. pacar. kita bisa masuk ke milis Free-English-Course@yahoogroups. gairah. Misalnya: teman. Bergaulah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran positif Di dunia ini. Anda pun bisa melakukan hal serupa dengan mencari seseorang/komunitas yang dapat membantu mengarahakan atau memotivasi Anda belajar dan meraih prestasi. Sebagai contoh. dan memotivasi diri. dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu. Kita bisa belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer. dan lain lain-lainnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->