LAPORAN

PRATIK KERJA INDUSTRI DI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA Jl. Angkasa I, No.2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720 Telp. : (021) 4246321, Fax. : (021) 4246703. P.O. Box 3540 Jkt.

Disusun Oleh :

NAMA NIS TINGKAT/KELAS PROGRAM KEAHLIAN

: : : :

Amalia Aza Riska 200915752 XI – C1 Komputer Jaringan

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 JAKARTA
RINTISAN SEKOLAH BERSTANDAR INTERNASIONAL BIDANG STUDI KEAHLIAN : 1. TEKNOLOGI DAN REKAYASA 2. TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Jl.Budi Utomo No.7 Jakarta Pusat, Telp/Fax : (021) 3813630, 3455313
Email : smkn1jakarta@gmail.com

1

2

LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN OLEH PIHAK DUNIA INDUSTRI

Laporan Praktik Kerja Industri ini telah disetujui dan disahkan :

Jakarta, 1 April 2011

Disahkan oleh, Ka.Su.Bag Jaringan

Disetujui oleh, Ka.Su.Bag.Internet dan Website

HAMDANI, S.Kom NIP. 197203181995031001 197512221995031001

ALI MAS’AT, S.Si NIP.

3

4

LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN SEKOLAH SMK NEGERI 1 JAKARTA

Laporan Praktik Kerja Industri ini tellah disetujui dan disahkan pihak sekolah :

Diterima Tanggal, ……………. Disetujui Tanggal, ...................

Ketua Program Keahlian

Pembimbing

Drs. Isrin Sunanda __________________ NIP.

NIP.

Mengetahui Kepala Sekolah

Waka.Bid. Humas dan Industri

Drs.HASOLOAN PAKPAHAN,MPE NIP.196007241985031009 5

M.BAKRI AKKAS, MT NIP. 132 137 138

LEMBAR KONSULTASI PEMBUATAN LAPORAN TERTULIS PRAKERIN SMK NEGERI 1 JAKARTA TAHUN AJARAN : 2010 – 2011

Nama Kelas Tempat Prakerin Waktu Pelaksanaan

: : : :

Amalia Aza Riska XI – C1 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika 10 January 2011 s.d. 10 April 2011

No 1

Hasil/Saran Pembimbing

Paraf

2

3

4

Mengetahui Waka.Bid.Humas & Industri

Jakarta, ……………….. Pembimbing Pembuatan Laporan

M.Bakri Akkas,MT NIP. 132 137 138 6

__________________________ NIP.

DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN .................................................................. 2-3 OLEH PERUSAHAAN............................................................. 2 OLEH SEKOLAH................................................................... 3 LAPORAN KONSULTASI...................................................................... 4 DAFTAR ISI........................................................................................ 5 KATA PENGANTAR............................................................................. 6 BAB 1 PENDAHULUAN.......................................................7-9 1.1. Latar Belakang...................................................7 1.2. Maksud dan Tujuan.........................................8-9 Maksud..............................................................8 Tujuan................................................................9 1.3. Waktu dan Tempat Pelaksanaan........................9 BAB 2 TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN...........................10-13 2.1. Sejarah Industri..........................................10-12 2.2. Struktur Organisasi..........................................13 BAB 3 KEGIATAN PRAKTEK INDUSTRI.................................14 3.1. Jurnal Kegiatan sehari-hari..........................14-18 3.2. Pengertian..................................................19-38 BAB 4 PENUTUP..................................................................39 4.1. Kesimpulan......................................................39 4.2. Saran...............................................................39 DAFTAR PUSTAKA.............................................................................40

7

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan. karunianya sehingga penyusunan laporan prakerin ini dapat saya selesaikan sesuai dengan waktu yang telah di tetapkan oleh pihak sekolah. Dari hasil yang telah dicapai selama saya mengikuti Proses Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA selama 3 bulan dari tanggal 10 January s.d. 10 April 2011. Penyusun banyak mendapat pengetahuan baru di dalam dunia industri dan pengalaman yang tak ternilai harganya. Dan dari sumber dan hal-hal yang saya dapat selama melakukan Pendidikan Sistem Ganda ini, akhirnya menjadi dasar dan bahan dalam penyusunan laporan ini. Sebelum melanjutkan laporan ini, terlebih dahulu saya mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bpk. Drs.Hasoloan Pakpahan, MPE. Selaku Kepala SMKN 1 Jakarta 2. Ibu. Dr.Ir. Sri Woro B.Harijono, MSc. Selaku Kepala BMKG 3. Bpk. Drs. Isrin Sunanda. Selaku Kepala Jurusan TKJ SMKN 1 Jakarta 4. Bpk. M.Bakri Akkas, MT. Selaku Pembimbing di SMKN 1 Jakarta 5. Bpk. Bambang Susanto S.Pd. Selaku Pembimbing di SMKN 1 Jakarta 6. Bpk. Hamdani S.Kom. Selaku Pembimbing di Dunia Industri 7. Bpk. Budi Dwinanto, S.Si. Selaku Pembimbing di Dunia Industri 8. Bpk. Akbar, S.Kom. Selaku Pembimbing di Dunia Industri 9. Bpk dan Ibu Guru SMKN 1 Jakarta yang telah memberi bimbingan dan dukungan 10.Kedua orang tua yang telah memberi dorongan dan semangat 11.Seluruh teman-teman SMKN 1 Jakarta 12.Semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu, yang senantiasa membantu baik moral maupun materi.

8

Mohon maaf jika Laporan ini masih jauh dari sempurna, dengan dasar saya juga masih belajar, dan mohon kritik dan saran yang bersifat membangun. Terima kasih. Semoga laporan ini berguna untuk saya dan adik-adik kelas saya nanti dan masyarakat pada umumnya.

Jakarta, 1 April 2011

9

BAB 1 1. PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG
Sebagai yang kita tau bahwa kita diwajibkan mengikuti Pendidikan system ganda atau yang biasa disebut PSG dalam arti suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan keahlian kejuruan yang memandukan secara systematic dan sinkron program pendidikan di sekolah dan program2x keahlian yang diperoleh melalui bekerja langsung di dunia kerja, dan terarah untuk mencapai suatu tingkat keahlian professional tertentu. Kita wajib mengikuti Pendidikan System Ganda (PSG) ini dikarenakan sebagai siswa Sekolah Kejuruan kita harus berpengalaman dan menguasai bidang keahlian di dalam sekolah maupun di luar sekolah sebagai teori atau peraktik, dan juga kita agar kita bisa lebih paham dengan teori2 yang telah diajarkan di dalam sekolah, karena tanpa adanya peraktik seorang siswa Kejuruan tidak akan mampu menguasai bidang keahliannya. Di sekolah, para siswa belajar teori dari para guru atau instruktur yang bersangkuta. Sedangkan kegiatan belajar yang diselenggarakan di perusahaan/ industry siswa akan belajar langsung dengan dunia luar dan mendapatkan pengarahan dari instruktur maupun dengan karyawan di tempat itu, yang artinya bukan hanya belajar praktik namun juga belajar untuk bersosialisasi dan mempersiapkan diri untuk kedepannya nanti agar menjadi pekerja yang professional. Dan pembuatan laporan ini juga dimaksudkan untuk tetap mengingat pelajaran yang telah di dapat selama melakukan Prakerin dan sebagai bukti bahwa kegiatan prakerin dikerjakan dengan baik dan benar. Dalam PSG, lembaga pendidikan atau lembaga pelatihan lainnya dan industri secara bersama-sama menyelenggarakan suatu program pendidikan atau program pelatihan mulai dari perencanaan, penyelenggaraan, penilaian, sampai dengan upaya penempatan lulusan. Pada awalnya bagi para siswa SMK, diberlakukan masa praktik kerja industri selama 3 bulan. Namun menurut Gatot, hasil dan prosesnya dinilai kurang efisien dan terlalu sebentar. Maka, sekarang, diterapkan masa praktik kerja industri selama 6 bulan. Malah, 10

sebenarnya waktu 6 bulan ini juga masih dirasa cukup singkat bagi proses praktik kerja industri. Meskipun pendidikan kejuruan tidak terpisahkan dari sistem pendidikan secara keseluruhan, namun sudah barang tentu mempunyai ke-khususan atau karakteristik tertentu yang membedakannya dengan pendidikan yang lain.

11

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dilaksanakannya Pendidikan System Ganda (PSG) yang diwujudkan dalam kerja disuatu perusahaan yaitu agar siswa dapat memperoleh pelajaran secara langsung di dunia industry dan memahami bagaimana berkerja langsung di dunia luar dari sekolah. Selain sebagai salah satu syarat tugas akhir Pendidikan System Ganda (PSG) juga sebagai kegiatan Siswa untuk mencari pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya, yang tercermin dalam Pendidikan Nasional yang berdasarkan Pancasila yang bertujuan meningkatkan kecerdasan, kreativitas, dan ketrampilan agar dapat menumbuhkan manusia yang dapat membangun dirinya sendiri serta bertanggung jawab atas Pembangunan Bangsa dan Negara dalam pencapaian perekonomian meningkat dan kehidupan yang makmur. Karena pertumbuhan perekonomian yang meningkat, didukung pula oleh tumbuhnya persaingan dibidang industri dan teknologi yang memaksa kita untuk ikut terjun kedalam dunia industri, bisnis, dan perdagangan . Adapun tujuan diadakan pelaksanakan Pendidikan System Ganda (PSG) antara lain :
 Untuk memperkenalkan siswa pada dunia usaha,  Menumbuhkan & meningkatkan sikap profosional yang

diperlukan siswa untuk memasuki dunia usaha,  Meningkatkan daya kreasi dan produktifitas tehadap siswa sebagai persiapan dalam menghadapi atau memasuki dunia usaha yang sesungguhnya,  Meluaskan wawasan dan Pandangan Siswa terhadap jenisjenis pekerjaan pada tempat dimana Siswa melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL).  Menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan,
12

etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan pekerjaan.  Memperkokoh link and match antara SMK dan dunia kerja.  Meningkatkan efektifitas dan efesiensi proses pendidikan dan pelatihan kerja berkualitas.  memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan 1.3 TUJUAN DAN KEGUNAAN LAPORAN Laporan Pendidikan System Ganda (PSG) adalah hasil penulisan Siswa setalah menyelesaikan Prakerin berdasarkan data yang di peroleh dan dituangkan dalam bentuk tulisan ilmiah. Adapun tujuan pembuatan laporan ilmiah antara lain:
 Mendorong siswa agar mampu mengembangkan atau

mengemukakan pikiran dan pendapatnya serta mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan yang sistematis, logis, dan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.  Meningkatkan kreativitas Siswa dalam penulisan yang bersikap objektif dan ilmiah.
 Sebagai

pertanggung jawaban siswa yangb telah melaksanakan Tugas Pendidikan System Ganda (PSG) yang berkaitan dengan program keahliannya masing- masing.

 Sebagai salah satu bukti bahwa siswa yang bersangkutan

telah melakukan Pendidikan System Ganda (PSG) denagn baik.
 Mengingat semua materi2 penting dan pelajaran yang

telah di dapat selama melakukan Prakerin dan agar dapat dipelajari lagi di lain waktu.

13

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Adapun waktu dan pelaksanaan Pendidikan System Ganda (PSG) adalah mulai dari tanggal 10 January s/d 10 April 2011 bertempatkan di Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) beralamatkan di Jl. Angkasa I, No.2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720 Telp. : (021) 4246321, Fax. : (021) 4246703

14

BAB 2 2. TUJUAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 SEJARAH BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA Sejarah pengamatan meteorologi dan geofisika di Indonesia dimulai pada tahun 1841 diawali dengan pengamatan yang dilakukan secara perorangan oleh Dr. Onnen, Kepala Rumah Sakit di Bogor. Tahun demi tahun kegiatannya berkembang sesuai dengan semakin diperlukannya data hasil pengamatan cuaca dan geofisika. Pada tahun 1866, kegiatan pengamatan perorangan tersebut oleh Pemerintah Hindia Belanda diresmikan menjadi instansi pemerintah dengan nama Magnetisch en Meteorologisch Observatorium atau Observatorium Magnetik dan Meteorologi dipimpin oleh Dr. Bergsma. Pada tahun 1879 dibangun jaringan penakar hujan sebanyak 74 stasiun pengamatan di Jawa. Pada tahun 1902 pengamatan medan magnet bumi dipindahkan dari Jakarta ke Bogor. Pengamatan gempa bumi dimulai pada tahun 1908 dengan pemasangan komponen horisontal seismograf Wiechert di Jakarta, sedangkan pemasangan komponen vertikal dilaksanakan pada tahun 1928. Pada tahun 1912 dilakukan reorganisasi pengamatan meteorologi dengan menambah jaringan sekunder. Sedangkan jasa meteorologi mulai digunakan untuk penerangan pada tahun 1930. Pada masa pendudukan Jepang antara tahun 1942 sampai dengan 1945, nama instansi meteorologi dan geofisika diganti menjadi Kisho Kauso Kusho. Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, instansi tersebut dipecah menjadi dua: Di Yogyakarta dibentuk Biro Meteorologi yang berada di lingkungan Markas Tertinggi Tentara Rakyat Indonesia khusus untuk melayani kepentingan Angkatan Udara. Di Jakarta dibentuk Jawatan

15

Meteorologi dan Geofisika, dibawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Tenaga. Pada tanggal 21 Juli 1947 Jawatan Meteorologi dan Geofisika diambil alih oleh Pemerintah Belanda dan namanya diganti menjadi Meteorologisch en Geofisiche Dienst. Sementara itu, ada juga Jawatan Meteorologi dan Geofisika yang dipertahankan oleh Pemerintah Republik Indonesia , kedudukan instansi tersebut di Jl. Gondangdia, Jakarta. Pada tahun 1949, setelah penyerahan kedaulatan negara Republik Indonesia dari Belanda, Meteorologisch en Geofisiche Dienst diubah menjadi Jawatan Meteorologi dan Geofisika dibawah Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum. Selanjutnya, pada tahun 1950 Indonesia secara resmi masuk sebagai anggota Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization atau WMO) dan Kepala Jawatan Meteorologi dan Geofisika menjadi Permanent Representative of Indonesia with WMO. Pada tahun 1955 Jawatan Meteorologi dan Geofisika diubah namanya menjadi Lembaga Meteorologi dan Geofisika di bawah Departemen Perhubungan, dan pada tahun 1960 namanya dikembalikan menjadi Jawatan Meteorologi dan Geofisika di bawah Departemen Perhubungan Udara. Pada tahun 1965, namanya diubah menjadi Direktorat Meteorologi dan Geofisika, kedudukannya tetap di bawah Departemen Perhubungan Udara. Pada tahun 1972, Direktorat Meteorologi dan Geofisika diganti namanya menjadi Pusat Meteorologi dan Geofisika, suatu instansi setingkat eselon II di bawah Departemen Perhubungan, dan pada tahun 1980 statusnya dinaikkan menjadi suatu instansi setingkat eselon I dengan nama Badan Meteorologi dan Geofisika, dengan kedudukan tetap berada di bawah Departemen Perhubungan. Pada tahun 2002, dengan keputusan Presiden RI Nomor 46 dan 48 tahun 2002, struktur organisasinya diubah menjadi Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) dengan nama tetap Badan Meteorologi dan Geofisika.
16

Terakhir, melalui Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2008, Badan Meteorologi dan Geofisika berganti nama menjadi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan status tetap sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen. Pada tanggal 1 Oktober 2009 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. BMKG mempunyai status sebuah Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND), dipimpin oleh seorang Kepala Badan. BMKG mempunyai tugas : melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyelenggarakan fungsi :

   

  

  

Perumusan kebijakan nasional dan kebijakan umum di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Perumusan kebijakan teknis di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Koordinasi kebijakan, perencanaan dan program di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Pelaksanaan, pembinaan dan pengendalian observasi, dan pengolahan data dan informasi di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Pelayanan data dan informasi di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Penyampaian informasi kepada instansi dan pihak terkait serta masyarakat berkenaan dengan perubahan iklim; Penyampaian informasi dan peringatan dini kepada instansi dan pihak terkait serta masyarakat berkenaan dengan bencana karena factor meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Pelaksanaan kerja sama internasional di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Pelaksanaan penelitian, pengkajian, dan pengembangan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Pelaksanaan, pembinaan, dan pengendalian instrumentasi, kalibrasi, dan jaringan komunikasi di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika;

17

     

Koordinasi dan kerja sama instrumentasi, kalibrasi, dan jaringan komunikasi di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan keahlian dan manajemen pemerintahan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Pelaksanaan pendidikan profesional di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Pelaksanaan manajemen data di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika; Pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas administrasi di lingkungan BMKG; Pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab BMKG; Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan BMKG; Penyampaian laporan, saran, dan pertimbangan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya BMKG dikoordinasikan oleh Menteri yang bertanggung jawab di bidang perhubungan.

18

2.2 STRUKTUR ORGANISASI

No 1 2 3 4 5

NAMA

NIP

JABATAN

KODE KB SU D1 D2 D3

Dr.Ir. SRI WORO Kepala Badan B. HARIJONO, 195108051979122001 Meteorologi Klimatologi MSc. dan Geofisika Dr. ANDI EKA 195709041983031001 SAKYA M.Eng Drs. TUWAMIN 195212061976021001 MULYONO Dr. WIDADA 196004061981031003 SULISTYA, DEA Dr. P.J. PRIH HARJADI Sekretaris Utama Deputi Bidang Meteorologi Deputi Bidang Klimatologi

195312141976021001 Deputi Bidang Geofisika

6

Deputi Bidang Drs. SUNARJO, Instrumentasi, Kalibrasi, 195303011976021001 M.Sc Rekayasa dan Jaringan Komunikasi
19

D4

BAB 3 3. KEGIATAN PRAKTEK INDUSTRI 3.1 JURNAL KEGIATAN SEHARI – HARI Bulan January No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Hari/Tanggal Senin, 10 January 2011 Selasa, 11 January 2011 Rabu, 12 January 2011 Kamis, 13 January 2011 Jum’at, 14 January 2011 Saptu, 15 January 2011 Senin, 17 January 2011 Selasa, 18 January 2011 Rabu, 19 January 2011 Kamis, 20 January 2011 Jum’at, 21 January 2011 Saptu, 22 January 2011 Senin, 24 January 2011 Selasa, 25 January 2011 Rabu, 26 January 2011 Uraian Kegiatan Monitoring Jaringan BMKG Entry data Libra *Monitoring Libra *Technical Support *Monitoring Libra *Entry Data Libra Izin Libur *Simulatror pada Packet Tracer *Belajar HTML Mempelajari HTML Mempelajari HTML Mengerjakan Tugas HTML Mempelajari HTML Libur Mempelajari Web Desain Mempelajari Web Desain Dengan Animasi Mengerjakan Tugas HTML
20

Nama Pembimbing
Bpk. Budi Dwinanto, S.Si Bpk. Budi Dwinanto, S.Si Bpk. Budi Dwinanto, S.Si Bpk. Budi Dwinanto, S.Si

Izin Libur
Bpk. Budi Dwinanto, S.Si Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

16 17 18 19

Kamis, 27 January 2011 Jum’at, 28 January 2011 Saptu, 29 January 2011 Senin, 31 January 2011

Izin Mengerjakan Tugas HTML Libur Membuat Kabel Straight

Izin
Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom

Bulan February No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Hari/Tanggal Selasa, 1 February 2011 Rabu, 2 February 2011 Kamis, 3 February 2011 Jum’at, 4 February 2011 Sabtu, 5 February 2011 Senin, 7 February 2011 Selasa, 8 February 2011 Rabu, 9 February 2011 Kamis, 10 February 2011 Jum’at, 11 February 2011 Sabtu, 12 February 2011 Senin, 14 February 2011 Selasa, 15 February 2011 Uraian Kegiatan Mengerjakan Tugas HTML Mengerjakan Tugas HTML Libur Mengerjakan Tugas HTML Libur Mempelajari Web Desain Mempelajari Web Desain Mempelajari Web Desain Dengan Gambar Membuat Kabel Cross Mempelajari Web Desain Libur Mempelajari Photoshop Libur
21

Nama Pembimbing
Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom

Libur

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

Rabu, 16 February 2011 Kamis, 17 February 2011 Jum’at, 18 February 2011 Sabtu, 19 February 2011 Senin, 21 February 2011 Selasa, 22 February 2011 Rabu, 23 February 2011 Kamis, 24 February 2011 Jum’at, 25 February 2011 Sabtu, 26 February 2011 Senin, 28 February 2011

*Entry Data Libra *Monitoring Libra *Monitoring Libra *Mempelajari Photoshop Monitoring Libra Libur Monitoring Libra Belajar Photoshop Belajar Photoshop Belajar Photoshop Belajar Photoshop Libur *Monitoring Libra *Belajar Photoshop Bulan Maret

Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom

No 1 2 3 4 5 6 7

Hari/Tanggal Selasa, 1 Maret 2011 Rabu, 2 Maret 2011 Kamis, 3 Maret 2011 Jum’at, 4 Maret 2011 Sabtu, 5 Maret 2011 Senin, 7 Maret 2011 Selasa, 8 Maret

Uraian Kegiatan *Entry Data *Monitoring Libra *Entry Data Pegawai BMKG *Monitoring Libra Izin Monitoring Libra Libur Mengisi Data e-mail BMKG *Entry Data Pegawai
22

Nama Pembimbing
Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

Izin
Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar,

2011 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Rabu, 9 Maret 2011 Kamis, 10 Maret 2011 Jum’at, 11 Maret 2011 Sabtu, 12 Maret 2011 Senin, 14 Maret 2011 Selasa, 15 Maret 2011 Rabu, 16 Maret 2011 Kamis, 17 Maret 2011 Jum’at, 18 Maret 2011 Sabtu, 19 Maret 2011 Senin, 21 Maret 2011 Selasa, 22 Maret 2011 Rabu, 23 Maret 2011 Kamis, 24 Maret 2011 Jum’at, 25 Maret 2011 Sabtu, 26 Maret 2011 Senin, 28 Maret 2011 Selasa, 29 Maret

*Mengisi Data email BMKG Entry Data Pegawai Izin Entry Data Pegawai BMKG Libur Entry Data Pegawai BMKG Monitoring Libra Monitoring Libra Izin *Monitoring Libra *Entry Data Libra Libur Membuat Kabel Cross *Membuat Simulasi Packet Tracer *Entry Data BMKG *Monitoring Libra *Entry e-mail BMKG *Monitoring Libra *Entry Data Pegawai BMKG *Monitoring Libra *Entry Data Pegawai Libra Libur Monitoring Libra *Monitoring Libra
23

S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

Izin
Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

Izin
Bpk. Akbar, S.Kom

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

20

21

22 23 24 25

Libur
Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar,

2011 26 27 Rabu, 30 Maret 2011 Kamis, 31 Maret 2011

*Entry Data Libra *Monitoring Libra *Entry Data e-mail BMKG Membuat Simulatro Packet Tracer Bulan April

S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom

No 1 2 3 4

Hari/Tanggal Jum’at, 1 April 2011 Saptu, 2 April 2011 Senin, 4 April 2011 Selasa, 5 April 2011 Rabu, 6 April 2011 Kamis, 7 April 2011 Jum’at, 8 April 2011 Sabtu, 9 April 2011

Uraian Kegiatan Entry Data Pegawai libra Libur Monitoring Libra *Monitoring Libra *Mempelajari Photoshop *Monitoring Libra *Mempelajari Photoshop Monitoring Libra Monitoring Libra Libur

Nama Pembimbing Bpk. Akbar, S.Kom Libur Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Bpk. Akbar, S.Kom Libur

5 6 7 8

24

3.2 PENGERTIAN KEGIATAN SELAMA MELAKUKAN PSG
Mungkin dari jadwal kegiatan diatas ada beberapa yg tidak dimengerti, berikut pengertian dan penjelasannya; MONITORING JARINGAN LIBRA ; Yaitu memonitoring (pemantauan) pada signal jaringan dalam
lingkup Badan Meteorologi Kelimatologi Dan Geofisika baik di dalam maupun di luar daerah pusat BMKG juga di seluruh Indonesia dan beberapa bagian negara. Maksud dari memonitoring jaringan ini adalah sehingga kita bisa memantau daerah/tempat yang mana saja yang jaringannya sedang mati dengan lambang signal hitam yang artinya mati. Monitoring jaringan ini dilakukan setiap 4 jam sekali. ENTRY DATA JARINGAN LIBRA ; Yaitu data2 hasil monitoring jaringan LIBRA yang dijadikan laporan yang dibuat di Microsoft office Excel. Semua data2 yang sudah diambil dari hasil monitoring sehari – hari dimasukan menjadi satu, dengan rapih dan jelas. ENTRY DATA BMKG; Yaitu memasukan data2 tentang jaringan BMKG MONITORING JARINGAN BMKG/INA–TEWS INA–TEWS atau International Tsunami Early Warning System. Ya, sama dengan artinya monitoring jaringan BMKG adalah memonitoring keadaan gempa terkini diseluruh wilayah Indonesia dan beberapa bagian Negara dalam lingkup kecil. Setiap ada gempa jaringan ini akan memberikan informasi lengkap tentang gempa tersebut yaitu; (Lokasi, Tanggal/Jam, Magnitude, Kedalaman, dan Potensi Tsunami Gempa). Keadaan pada gempa juga ditunjukan pada warna signal tersebut, warna hijau yang artinya aman, kuning waspada, dan merah berbahaya. Tanpa disadari sebenarnya hampir setiap hari terjadi gempa dalam sekala dan kedalaman yang tidak tertentu namun Karena tidak terasa sehingga kita tidak tahu. Beberapa bagian pulau yang sering terjadi gempa adalah sebagai berikut ;  Pesisir pantai bagian barat daya pulau Sumatra 25

 Pesisir pantai bagian selatan pulau Jawa  Pesisir bagian timur laut pulau Sulawesi  Dan pulau Kalimantan adalah pulau yang sangat jarang terjadi gempa

26

TECHNICAL SUPPORT Beberapa yang saya pelajari yaitu, cara membuat kabel LAN/ UTP (Unshielded Twisted Pair). Kabel UTP merupakan salah satu media transmisi yang paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan local (Local Area Network), selain karena harganya relative murah, mudah dipasang dan cukup bisa diandalkan. Sesuai namanya Unshielded Twisted Pair berarti kabel pasangan berpilin/terbelit (twisted pair) tanpa pelindung (unshielded). Fungsi lilitan ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran. Sebelumnya ada juga kabel STP (Shielded Twisted Pair), untuk contoh gambarnya dapat dilihat dibawah:

Terdapat beberapa jenis kategori kabel UTP ini yang menunjukkan kualitas, jumlah kerapatan lilitan pairnya, semakin tinggi katagorinya semakin rapat lilitannya dan parameter lainnya seperti berikut ini:

Kabel UTP Category 1 Digunakan untuk komunikasi telepon (mentransmisikan data kecepatan rendah), sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data. Kabel UTP Category 2 Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4 Mbps (Megabits per second) Kabel UTP Category 3 Digunakan pada 10BaseT network, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1Mbps. 10BaseT sama dengan 10 Mbps, Baseband, Twisted pair. Kabel UTP Category 4 Sering digunakan pada topologi token ring, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 16 Mbps Kabel UTP Category 5 mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps, Kabel UTP Category 5e mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 100 MHz. Kabel UTP Category 6 Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1Gbps, frekwensi signal dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara fisik 27

terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut. Kabel UTP Category 7 Gigabit Ethernet (1Gbps), frekwensi signal 400 MHz.

28

Pemasangan Kabel UTP
Untuk pemasangan kabel UTP, terdapat dua jenis pemasangan kabel UTP yang umum digunakan pada jaringan komputer terutama LAN, yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable .

Kabel straight
Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda. Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai sesuai standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:

Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut : 1. Menghubungkan antara computer dengan switch 2. Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL 3. Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL 4. Menghubungkan switch ke router 5. Menghubungkan hub ke router

Kabel cross over
Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua. Kabel cross over digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalah susunan standar kabel cross over.

29

Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut : 1. Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung 2. Menghubungkan 2 buah switch 3. Menghubungkan 2 buah hub 4. Menghubungkan switch dengan hub 5. Menghubungkan komputer dengan router

CATATAN :
Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.

Membuat kabel Straight dan Cross Over
Untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu kabel UTP, Connector RJ-45, Crimping tools dan RJ-45 LAN Tester, contoh gambarnya seperti dibawah ini:

Praktek membuat kabel Straight :
1. Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm 2. Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B 3. Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel, 4. Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar. 5. Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” di tiap2 kabel. 6. Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain 7. Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan 30

masing-masing ujung kabel ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat. 8. Berikut contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel ikut masuk kedalam konektor.

31

BELAJAR HTML
Hampir semua dokumen web dibuat dengan bahasa HTML (Hypertext Mark-up Language). Meskipun anda bisa saja membuat web page (halaman web) tanpa mengerti sedikitpun HTML, yakni dengan menggunakan editor HTML berjenis WYSIWYG seperti Microsoft FrontPage, Adobe PageMill atau Netscape Composer, namun sangat disarankan bahkan nyaris diharuskan, agar anda mengerti bahasa HTML. Terutama agar anda bisa memanfaatkan secara optimal berbagai fasilitas browser dan mengingat sejumlah kelemahan yang terdapat pada editor WYSIWYG seperti di atas. Untuk itu langkah pertama bagi Anda yang bercita-cita memiliki website sendiri adalah belajar HTML. HTML (Hypertext Markup Language) Adalah bahasa program yang digunakan untuk menulis format dokumen yang dapat digunakan dalam Web. Dengan HTML, teks ASCII (file *.txt) dapat dipoles (di-mark-up) dengan kode-kode tertentu yang disebut tag untuk menjadi dokumen HTML (file *.htm atau *.html). Oleh karena itu, untuk membuat dokumen HTML, anda bisa menggunakan semua program teks editor biasa, mulai dari Notepad hingga MS Word. Untuk mudahnya, kita gunakan program Notepad. Bukalah program Notepad. PENGENALAN KODE HTML Dalam program Notepad anda, tulislah seperti ini: <HTML> </HTML> Masing-masing baris di atas disebut tag. Tag adalah kode yang digunakan untuk me-mark-up (memoles) teks ASCII menjadi file HTML. Setiap tag diapit dengan tanda kurung runcing. Ada tag pembuka yaitu <HTML> dan ada tag penutup yaitu </HTML> yang ditandai dengan tanda slash (garis miring) di depan awal tulisannya. Tag di atas memberikan faidah bahwa yang akan ditulis diantara kedua tag tersebut adalah isi dari dokumen HTML. Perlu anda ketahui bahwa tagtag html dapat ditulis dengan huruf besar ataupun huruf kecil. Artinya, penulisan <HTML> atau <html> atau <Html> sama saja hasilnya. Namun perlu selalu diingat bahwa penulisan tag yang salah meskipun hanya satu karakter akan berpengaruh terhadap dokumen HTML anda, bahkan bisa berakibat dokumen HTML anda tidak bisa ditampilkan dalam browser.

32

Sekarang kita akan beralih pada tag selanjutnya. Tambahkanlah tag seperti berikut: <HTML> <BODY> </BODY> </HTML> Isi dari dokumen HTML yang sesungguhnya adalah yang ditulis diantara tag <BODY>. Coba tuliskan: <HTML> <BODY> Tulisan ini akan tampak dalam browser. </BODY> </HTML> Sekarang simpanlah file ini dengan meng-klik menu File lalu Save As. Pada kotak dialog yang muncul, terlebih dahulu klik anak panah kecil di ujung kanan kotak Save as type kemudian pilih All Files (*.*). Setelah itu, isilah kotak File name dengan nama file yang anda inginkan misalnya: latih1.htm. Jangan lupa penambahan ekstensi .htm di belakang nama file! Akhirnya, klik tombol Save maka file akan tersimpan sebagai dokumen web. Kini, tutuplah program Notepad anda. Sekarang bukalah lagi program browser (Internet Explorer) selain jendela browser yang anda baca ini. Klik menu File lalu Open. Pada kotak dialog yang muncul, klik tombol Browse. Cari dan pilih file latih1.htm lalu klik Open. Nah, lihatlah hasil karya anda yang pertama! Tulisan ini akan tampak dalam browser Apakah tag BODY fungsinya sekedar penanda tubuh atau isi dari dokumen web? Tidak, dalam tag BODY ini bisa kita sisipkan bermacammacam atribut yang akan berpengaruh terhadap format atau tampilan halaman web secara keseluruhan. Pada kesempatan ini kita mengambil contoh bagaimana mengubah warna latar belakang dan warna tulisan dari halaman web dengan penambahan atribut ke dalam tag BODY. Sekarang lihatlah kembali browser anda yang sedang menampilkan file latih1 tadi. Klik menu View lalu Source. Dengan 33

instruksi ini akan muncullah program Notepad yang di dalamnya tampak source code atau kode-kode HTML yang tadi anda buat. Misalnya kita akan menjadikan halaman web latih1 ini menjadi berwarna latar belakang kuning dengan tulisan berwarna merah. Untuk itu, kita perlu menambahkan atribut BGCOLOR dan TEXT ke dalam tag body sebagai berikut: <HTML> <BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red"> Tulisan ini akan tampak dalam browser. </BODY> </HTML>

Simpanlah kembali file ini (klik File lalu Save). Untuk melihat bagaimana hasilnya, pergilah lagi ke program browser yang menampilkan halaman web latih1 tadi. Klik menu View lalu Refresh atau klik tombol Refresh pada toolbar atau bisa juga dengan menekan tombol F5 pada keyboard. Dengan demikian, browser akan memanggil ulang file latih1 yang kini sudah mengalami perubahan. Maka akan tampaklah hasilnya: Tulisan ini akan tampak dalam browser Perlu diketahui bahwa penentuan warna pada HTML bisa dengan nama warna (dalam bahasa Inggris) dan bisa pula dengan kode warna. Kode warna ditulis dalam format heksa #rrggbb. Berikut ini adalah 16 nama warna beserta kodenya dalam format heksa (harap diingat bahwa tulisan 0 adalah angka nol, bukan huruf O). black white red yellow lime aqua #000000 #FFFFFF #FF0000 #FFFF00 #00FF00 #00FFFF blue fuchsia gray silver maroo n #0000FF #FF00FF #808080 #C0C0C0 #800000 olive green teal navy purple #808000 #008000 #008080 #000080 #800080

Dengan demikian, kode HTML untuk contoh di atas bisa ditulis sebagai berikut:

<HTML> <BODY BGCOLOR="#FFFF00" TEXT="#FF0000"> 34

Tulisan ini akan tampak dalam browser. </BODY> </HTML> Dengan menggunakan kode warna heksa, variasi warna yang dibuat bisa lebih banyak. Demikianlah sekilas fungsi tag BODY. Sekarang bukalah kembali source code alias kode-kode HTML. Masih ingat, kan caranya? (Klik menu View lalu Source). Tambahkanlah tag-tag berikut ini: <HTML> <HEAD> <TITLE></TITLE> </HEAD> <BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red"> Tulisan ini akan tampak dalam browser. </BODY> </HTML> Di sini terlihat bahwa kita menambah tag <HEAD> dan tag <TITLE>. Tag HEAD berfungsi untuk mengapit berbagai macam fungsi dan informasi yang berkenan dengan halaman web yang bersangkutan. Pada latihan kali ini, kita memasukkan tag TITLE diantara tag HEAD. Sesuai namanya, tag TITLE ini berfungsi untuk mengapit kalimat yang menjadi judul dari halaman web tersebut. Sekarang mari kita tuliskan judul halaman web ini: <HTML> <HEAD> <TITLE>Karya Pertamaku</TITLE> </HEAD> <BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red"> Tulisan ini akan tampak dalam browser. </BODY> </HTML> Simpan lagi file ini dengan meng-klik File lalu Save. Sekarang kita akan melihat bagaimana perubahannya dalam browser. Lakukan lagi Refresh seperti di atas. Maka anda akan melihat di baris teratas (yang dinamakan Title Bar) dari program browser akan menampilkan judul atau titel dari halaman web anda yaitu: Karya Pertamaku. MENGUTAK-ATIK HURUF 35

Dalam latihan kedua ini, kita akan mempelajari beberapa tag yang relatif mudah diingat. Tag-tag ini berfungsi untuk mengubah tipe huruf yaitu menebalkan (bold), membuat tulisan miring (italic) atau memberi garis bawah (underline). Buka lagi program Notepad kemudian tuliskan seperti berikut ini: <HTML> <HEAD> <TITLE>Tipe-tipe Teks</TILE> </HEAD> <BODY> Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miring dan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah. </BODY> </HTML> Simpanlah file tersebut. Jangan lupa mengikuti langkah-langkah cara menyimpan file HTML yang sudah kita pelajari dalam latihan pertama dahulu. Setelah file tersimpan, bukalah file tersebut dengan program Internet Explorer. Perhatikanlah bahwa semua tulisan dalam dokumen tersebut masih seragam. Kini, kita akan melakukan sedikit perubahan pada beberapa kata dan kalimat yang ada di situ sehingga menjadi seperti ini: Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miringdan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah. Bukalah source code dari dokumen tadi (tekan F5), kemudian tambahkan tag-tag berikut. Tag-tag tersebut adalah <B> untuk menebalkan (bold) tulisan, <I> untuk memiringkan (italic) tulisan dan <U> untuk menggaris-bawahi (underline) tulisan: <HTML> 36

<HEAD> <TITLE>Tipe-tipe Teks</TITLE> </HEAD> <BODY> Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan <B>tebal</B>, tulisan <I>miring</I> dan tulisan <U>bergaris bawah</U>. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan <B><I>tebal dan miring</B></I>, tulisan <B><U>tebal dan bergaris bawah</B></U> atau tulisan <I><U>miring dan bergaris bawah</I></U>. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan <B><I><U>tebal, miring dan bergaris bawah</B></I></U>. </BODY> </HTML> Setelah anda menambahkan semua tag-tag tersebut, simpan (Save) file source code itu kemudian lakukan Refresh pada dokumen web yang tampak pada program browser anda. Lihatlah hasil perubahannya! Sekarang kita akan lihat daftar-daftar tag yang paling sering digunakan . Ingatlah bahwa semua tag harus berupa tag pembukan dan tag penutup, kecuali beberapa tag spesial. 1. Tag-tag Dasar 1 Untuk tampilan halaman web. Mempunyai atribut <body>… bgcolor untuk warna background, text untuk warna </body> text. Misalnya, <body bgcolor=”red” text=”blue”>… </body>. <br> atau Untuk pindah baris. <br/> <h1>…</h1> Untuk membuat heading dan mempunyai 6 jenis … heading. <h1>…</h1> yang paling besar font-nya. <h6>…</h6> <h6>…</h6> yang paling kecil. <hr> atau Membuat garis horizontal. tanpa tag penutup <hr/> <center>… Membuat kata/kalimat rata tengah </center> 2. Tag-tag Dasar 2 <b>…</b> <big>…

Membuat huruf tebal Memperbesar teks dari ukuran normal 37

</big> <i>…</i> <small>… </small> <sub>… </sub> <sup>… </sup> <u>…</u> <font>… </font>

Membuat huruf miring Memperkecil teks dari ukuran normal Membuat subskrip Membuat superskrip Membuat garis bawah Menentukan jenis font. Mempunyai atribut face, size, dan color. Misalnya <font face=”arial” size=”1″ color=”green”>…</font>. Biasanya size antara 1 hingga 7, default-nya 3.

3. Tag-tag Dasar 3 Untuk membuat paragraf. Bila disertai atribut, <p <p>…</p> align="center">...</p> untuk rata tengah, <p align="right">...</p> untuk rata kanan <pre>… Teks akan ditampilkan apa adanya, seperti yang kita ketik </pre> pada editor. 4. Tag List Membuat list tanpa nomor urut. Mempunyai atribut berupa <ul>… type. Misalnya, <ul type=”square”>…</ul>. Default-nya </ul> type=”round” <ol>… Membuat list bernomor. Mempunyai atribut type. Misalnya, </ol> <ol type=I>…</ol>. Default-nya type=1. <li>… Membuat item-item pada list dan harus berada didalam tag </li> <ul>...</ul> atau <ol>...</ol>. 5. Tag Image Untuk menampilkan gambar. Jenis file yang didukung adalah *.gif, *.jpg, *.jpeg, *png, *tif. Tag ini juga mempunyai atribut align yang berfungsi untuk mengatur <img posisi teks terhadap gambar, atribut border untuk src=”nama_fil memberikan bingkai gambar, height untuk tinggi e” /> gambar, dan width untuk lebar gambar. Misalnya, <img src="gambar.jpg" align="left" border="1" height="150" width="100" />. 6. Link

38

Terdapat dua jenis link, yaitu link ke halaman lain dan link ke halaman yang sama. • Link ke halaman lain dibuat dengan tag <a href="nama_file_yang_dituju">Teks yang ingin dita mpilkan</a> • Link kehalaman yang sama dibuat dengan pasangan tag: <a href="#nama_anchor">Teks yang ingin ditampilka n</a> • Kemudian bagian yang dituju diberi tag anchor-nya: <a name="nama_anchor">...</a> 7. Table <table>… </table> <caption>… </caption> <th>…</th> <tr>…</tr> <td>…</td> Untuk membuat tabel. Mempunyai atribut-atribut: border untuk mengatur bingkai tabel yang besarnya antara 0 sampai 10, bgcolor untuk memberi warna background, width untuk mengatur lebar tabel. Untuk membuat judul tabel. Tidak harus digunakan. Untuk membuat judul kolom Untuk membuat baris dalam tabel. Mempunyai atribut yang sama dengan <td>...</td>. Untuk membuat satu sel data. Mempunyai atributatribut: rowspan untuk menggabungkan baris, colspan untuk menggabungkan kolom.

CATATAN :
Perlu dicatat bahwa kesemua tag-tag dasar diatas ditulis diantara kode <body>...</body>. Jangan sekali-sekali menulisnya diluar kode tersebut.

Form
Formulir biasanya digunakan untuk keperluan registrasi atau pendaftaran. Pengguna/client dapat mengisi formulir yang disediakan dan kemudian mengirimkannya ke server. Contohnya, bila kita membuat akun email di sebuah webmail, kita pasti akan diminta mengisi formulir untuk pendaftaran.

39

<html> <head> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf8" /> <title>Form</title> </head> <body> <form action="url tujuan" method="post/get"> </form> </body> </html> Perhatikan pada bagian method diatas. Terdapat dua kemungkinan, yaitu post atau get. Post membuat informasi yang dikirim terpisah dengan url, sedangkan get membuat informasi yang dikirim menjadi satu dengan url. Untuk data yang besar dan bersifat confidential, seperti password dan sebagainya, sebaiknya data dikirim menggunakan post. Perhatikan juga pada bagian action. Action akan menunjukkan link ke suatu halaman bila tombol submit ditekan.

40

JENIS – JENIS INPUT I 1. input type text Bentuk penulisan: <input name="nama" type="text" size="25" maxlength= "40"> 2. input type password Bentuk penulisan: input name="passwd" type="password" size="8" maxle ngth="8"> Contoh form1.html <html> <head> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset= utf-8" /> <title>Form</title> </head> <body> <form action="url tujuan" method="post/get"> <pre> Nama :<input name="nama" type="text" size="25" maxlength= "40"> Password :<input name="passwd" type="password" size="8" ma xlength="8"> </pre> </form> </body> </html> Hasilnya:

Contoh form1.html

41

3. checkbox
Digunakan untuk melakukan pilihan berdasarkan beberapa opsi yang disediakan. Opsi yang dipilih boleh lebih dari satu. Bentuk penulisan: <input name="teknik" type="checkbox" value="Teknik" checked>T eknik <br/> <input name="ekonomi" type="checkbox" value="Ekonomi">Ekon omi <br/> <input name="kedokteran" type="checkbox" value="Kedokteran"> Kedokteran <br/> <input name="komputer" type="checkbox" value="Komputer">Ko mputer 4. Tombol radio Digunakan untuk melakukan pilihan berdasarkan beberapa opsi. Namun opsi yang dapat dipilih hanya satu. Bentuk penulisan: <input name="sex" type="radio" value="Pria" checked >Pria <br/> <input name="sex" type="radio" value="Wanita">Wa nita Contoh: form2.html <html> <head> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf8" /> <title>Form</title> </head> <body> <form action="url tujuan" method="post/get"> <pre> Nama :<input name="nama" type="text" size="25" maxlength="40" > Password :<input name="passwd" type="password" size="8" maxlen gth="8"> <br/>

42

<input name="teknik" type="checkbox" value="Teknik" checked>Te knik <br/> <input name="ekonomi" type="checkbox" value="Ekonomi">Ekono mi <br/> <input name="kedokteran" type="checkbox" value="Kedokteran">K edokteran <br/> <input name="komputer" type="checkbox" value="Komputer">Kom puter <hr/> <input name="sex" type="radio" value="Pria" checked>Pria <br/> <input name="sex" type="radio" value="Wanita">Wanita </pre> </form> </body> </html> Hasil pada browser:

form2.html Seperti yang sudah dijelaskan diatas, atribut action pada form akan membawa form ke halaman lain setelah tombol submit ditekan.

43

JENIS – JENIS TOMBOL Pada dasarnya, terdapat dua jenis tombol yang digunakan, yaitu Submit dan Reset. Tombol-tombol ini adalah tombol yang paling sering digunakan (meskipun tidak harus ada tombol tersebut). 1. Submit Digunakan untuk melakukan aksi ke suatu halaman yang dituju oleh atribut "action=..." pada form. Bentuk penulisan: <input name="Kirim" type="submit" value="Kiri m"> 2. Reset Digunakan untuk membatalkan pengisian input pada form. Bentuk penulisan: <input name="Reset" type="reset" value="Res et"> Pada contoh ini, kita akan membuat dua buah file, satu berisi form dan satu lagi tempat file tujuan setelah form di-submit (nama file: asal.html dan tujuan.html).

asal.html

44

<html> <head> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf8" /> <title>Form</title> </head> <body> <form action="tujuan.html" method="post"> <pre> Nama :<input name="nama" type="text" size="25" maxlength="4 0"> Password :<input name="passwd" type="password" size="8" maxle ngth="8"> <br/> <input name="teknik" type="checkbox" value="Teknik" checked>T eknik <br/> <input name="ekonomi" type="checkbox" value="Ekonomi">Ekono mi <br/> <input name="kedokteran" type="checkbox" value="Kedokteran"> Kedokteran <br/> <input name="komputer" type="checkbox" value="Komputer">Ko mputer <hr/> <input name="sex" type="radio" value="Pria" checked>Pria <br/> <input name="sex" type="radio" value="Wanita">Wanita </pre> <input name="Kirim" type="submit" value="Kirim"> <input name="Reset" type="reset" value="Reset"> </form> </body> </html> tujuan.html

45

<html> <head> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=u tf-8" /> <title>Form Tujuan</title> </head> <body> <h1>Terima Kasih...</h1> <h3>Atas kepercayaan yang anda berikan</h3> </body> </html>

Hasil halaman form yang kita miliki:

asal.html

46

Jika tombol Kirim di klik, maka hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah ini:

tujuan.html

JENIS – JENIS INPUT II
1. Textarea Biasanya digunakan untuk mengisi keterangan atau komentar yang panjang. Bentuk penulisannya: <textarea name="komentar" cols="40" rows="5"></tex tarea> Contoh: form3.html <html> <head> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset =utf-8" /> <title>Form</title> </head> <body> <form method="post/get"> Komentar:<br/> <textarea name="komentar" cols="40" rows="5"></textarea> </form> </body> </html> Hasil yang akan didapat:

47

form3.html 2. Select Digunakan untuk membuat pilihan berupa combo box drop down. Bentuk penulisannya: <select name="jabatan"> <option value="direktur">Direktur</option> <option value="manajer">Manajer</option> <option value="karyawan">Karyawan</option> <option value="other">Other</option> </select>

CATATAN :
<select...> dapat diberi tambahan atribut lain, yaitu size="...". Secara default, size="1". Silahkan anda ganti sendiri untuk mencobanya, misalnya size="3". Contoh: form4.html

48

<html> <head> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset =utf-8" /> <title>Form</title> </head> <body> <form method="post/get"> Jabatan: &nbsp; &nbsp; &nbsp; <select name="jabatan"> <option value="direktur">Direktur</option> <option value="manajer">Manajer</option> <option value="karyawan">Karyawan</option> <option value="other">Other</option> </select> </form> </body> </html>

49

Hasilnya:

form4.html

CATATAN :
Sebenarnya akan lebih Mudah jika kita menggunakan adobe dreamweaver. Karena sudah ada bantuannya dan ada tanda jika kita salah menuliskan kode. Tapi jika memang sudah bisa, pakai apapun akan terasa mudah ko, selamat mencoba. ^_^

Sekian Dari BAB 3 Terima Kasih Telah Membaca ^_^

50

BAB 4 4. PENUTUP Setelah saya melakukan PSG (Pelajaran System Ganda) dan sesuai dengan Laporan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika adalah Lembaga Pemerintah yang bergerak di bidang Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dengan fungsi-fungsi yang sangat berpengaruh terhatap suatu negara. Dan Lembaga ini juga tidak bergerak sendiri, dalam kata lain BMKG membutuhkan kerjasama dari satu dengan yang lainnya agar tidak ada terjadinya kesalahan data atau informasi. Dan menurut dari tempat saya diberikan pekerjaan selama melakukan PSG, dapat saya simpulkan bahwa saya ditempatkan di bagian jaringan dan web, yang mengelola data, Jaringan BMKG, dan Webnya. Saya Menyimpulkan Bahwa BMKG Adalah Lembaga Pemerintah Yang ;

Kesimpulan

• •

Mengelola informasi tentang cuaca dan perubahan iklim yang terjadi pada Negara tersebut. Tidak dapat bergerak sendiri Menyampaian laporan, saran, dan pertimbangan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Saran

 Selama melakukan PSG jangan-lah bermalas-malasan  Selalu datang tepat waktu, walau tidak ada kerjaan yang
menunggu

 Kerjakan semua tugas yang diberikan kepada pengawas PSG
51

 Bersikap ramah dan sopan terhadap karyawan yang ada  Banyak bertanya terhadap tugas – tugas yang diberikan, karena
disanalah sumber informasi dan pengetahuan yang akan kita dapat selama PSG

52

DAFTAR PUSTAKA
http://en.wikipedia.org/wiki/Komputer http://www.bmkg.go.id http://ilmukomputer.org/

Catatan : Saya Tidak Yakin Daftar Pustaka Yang saya buat benar, jadi silahkan cari Sumber yang lain untuk meyakinkan.

53

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful