Gambar Data Proses Belajar Mengajar

A. Pengertian Media Pengertian Media - Dalam kehidupan bermasyarakat terdapat ciri utama yakni adanya hubungan diantara anggotanya. Hubungan itu berlangsung sedemikian rupa, sehingga terjadi proses saling mempengaruhi. Dengan kata lain antara anggota kelompok terdapat hubungan yang disebut komunikasi interaksi. Melalui berbagai bentuk komunikasi maka kelompokkelompok masyarakat melakukan banyak kegiatan atau tingkah laku sosial sehingga tercapai tujuan-tujuan bersama. Bentuk komunikasi itu berlaku di dalam semua bentuk hubungan sosial, baik di sekolah maupun di dalam pergaulan masyarakat yang lebih luas dan di dalam bentuk-bentuk masyarakat dengan struktur dan fungsinya masing-masing. Di sekolah berlangsung hubungan komunikasi interaksi antara para siswa dan guru.

Untuk mencapai maksud dan tujuannya, bentuk-bentuk organisasi masyarakat itu, perlu peningkatan efisiensi dan efektivitasnya. Peningkatan efisiensi dan efektivitas tersebut sebagian bergantung kepada faktor penunjang, yakni sarana dan prasarana. Dengan perkataan lain, hubungan komunikasi interaksi itu akan berjalan dengan lancar dan mendapat hasil yang maksimal. Apabila organisasi itu berjalan dan menggunakan alat bantu, alat bantu itulah yang disebut dengan media. Bertitik tolak dar alat bantu (media) itu dapat dipahami bahwa, media dalam hubungannya dengan komunikasi interaksi suatu organisasi sangat menentukan. Namun yang masih perlu kejelasan adalah, apa yang dimaksud dengan media. Media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Jadi dapat dipahami bahwa media adalah perantara atau pengantar dari pengirim ke penerima pesan. Selanjutnya akan diuraikan pengertian media menurut istilah. Para ahli di dalam memberikan batasan media berbeda-beda pendapat, tetapi arah dan tujuannya sama, yang tidak lepas dari kata medium. Menurut Santoso S. Hamidjojo dalam Amir Achsin (1980), media adalah semua bentuk perantara yang dipakai orang menyebar ide, sehingga ide atau gagasan itu sampai pada penerima. Sedangkan Assosiasi Teknologi dan Komunikasi (Association of Education and Communication Technology/ AECT) di Amerika memberi batasan yaitu: Media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan/ informasi. Gagne (1970) menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang untuk belajar. Sementara Bringgs (1970) berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar buku, film, kaset adalah contoh-contohnya. Selanjutnya Mc. Luhan dalam Arif S. Sadiman (1984) berpendapat bahwa media adalah

lukisan. Media pendidikan sebagai alat bantu memiliki ciri-ciri: 1. Beragamnya istilah tersebut. media) dan digunakan dalam rangka pendidikan. kartun. bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke sehingga dapat merangsang fikiran. perhatian dan minat perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi. misanya dari surat-surat kabar.sarana yang juga disebut channel. Tetapi ada pula yang senang yang menggunakan istilah komunikasi peragaan. Media pendidikan sebagai alat bantu belajar mengajar. Media pendidikan identik artinya dengan pengertiankeparagaan yang berasal dari kata raga. antara guru dengan siswa. 6. suatu benda yang dapat diraba. Media pendidikan digunakan dalam rangka hubungan (komunikasi) dalam pengajaran. Dr. Gambar. didengar. Media pendidikan mengandung aspek. brosur-brosur dan buku-buku. Media Gambar Berikut ini akan dipaparkan beberapa uraian berkaitan dengan pemahaman terhadap media gambar yang merupakan salah satu fokus dalam penelitian. B. Berdasarkan (3) dan (4). 7. Dewasa ini gambar fotografi secara luas dapat diperoleh dari berbagai sumber. ruang. metode dan teknik digunakan dalam rangka mengaktifkan komunikasi dan interaksi antar guru dan siswa dalam prose pendidikan dan pengajaran disekolah´. mendengarkan. yang sangat erat pertaliannya dengan metode mengajar. dan dapat diamati. terdapat beberapa persamaan diantaranya. baik diluar kelas. Dari pengertian media serta batasan-batasan yang dikemukakan oleh para ahli di atas. 2. 4. sebagai tindakan operasional. yang mempunyai tekanan sendiri-sendiri. dan waktu yang hampir tak terbatas lagi. Dalam dunia pendidikan kita mengenal peragaan atau keperagaan. perasaan. ilustrasi dan foto yang . Dewasa ini telah mulai dipopulerkan istilah baru yakni ³Media pendidikan´. majalahmajalah. 3. Dalam kaitannya dengan komunikasi interaksi dalam bentuk organisasi Dr. karena pada hakekatnya media memperluas atau memperpanjang kemampuan manusia untuk merasakan. Oemar Hamalik (1994) berpendapat bahwa media komunikasi adalah suatu media atau alat bantu yang digunakan oleh suatu organisasi untuk mencapai efisiensi dan efektivitas kerja dengan hasil yang maksimal. sebagai alat dan sebagai teknik. maka akan lebih baik di salah satu diantaranya yaitu ³Media pendidikan´. maka pada dasarnya media pendidikan merupakan suatu ³perantara´ (medium. Oemar Hamlik (1994) memberi batasan media pendidikan adalah alat. 5. Tekanan utama terdapat pada benda atau hal-hal yang bisa dilihat dan didengar. Ada yang lebih senang menggunakan istilah peragaan. dan melihat dalam batas-batas jarak. dalam tulisan ini kita menggunakan pengertian ³media pendidikan´ Berdasarkan dari ciri-ciri umum media pendidikan tersebut. Karena itu. dilihat.

Oleh karena itu ada pepatah Cina mengatakan bahwa sebuah gambar berbicara lebih banyak dari pada seribu kata. memperjelas sajian ide. kegiatan seni. gambar dan lukisan cetak. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam komunikasi visual. yaitu dengan cara memilih gambar tertentu yang akan mendukung penjelasan inti pelajaran atau pokok-pokok pelajaran. mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan atau diabaikan bila tidak digrafiskan. Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan antara lain: y Pergunakanlah gambar untuk tujuan-tujuan pengajaran yang spesifik. Dia merupakan bahasa yang umum. dramatisasi. uraian dan tafsiran sendiri. misalnya film slides. penulisan. baik dalam lingkungan anak-anak maupun dalam lingkungan orang dewasa. Gambar yang berwarna umumnya menarik perhatian. Namun yang termasuk media gambar. bacaan. penulis maksudkan dalam pembahasan skripsi ini yang terdapat pada kelompok pertama yakni Flat opeque picture. Prinsip-prinsip pemakaian media gambar. karena gambar datar tidak tembus pandang ini mudah pengadaannya serta biasanya relatif murah. Gambar ilustrasi fotografi adalah gambar yang tidak dapat diproyeksikan. Sadiman. Bilamana tujuan instruksional yang ingin dicapainya adalah . dan pernyataan kreatif dalam bercerita.diperoleh dari berbagai sumber tersebut dapat dipergunakan oleh guru secara efektif dalam kegiatan belajar mengajar. Pemanfaatan Media Gambar Data Proses Belajar Mengajar Di antara media pendidikan. di samping itu media gambar berfungsi pula untuk menarik perhatian. gambar/ foto adalah media paling umum dipakai. misalnya gambar fotografi. Tujuan khusus itulah yang mengarahkan minat siswa kepada pokok-pokok pelajaran. yang dapat dimengerti dan dinikmati di mana-mana. melukis dan menggambar serta membantu mereka menafsirkan dan mengingat-ingat isi materi bacaan dari buku teks (Arif S. tanpa memerlukan perlengkapan dan tidak diproyeksikan untuk mengamatinya. Gambar pada dasarnya membantu mendorong para siswa dan dapat membangkitkan minatnya pada pelajaran. C. Kedua adalah transparent picture atau gambar tembus pandang. Jadi media gambar adalah media yang dipergunakan untuk memvisualisasikan atau menyalurkan pesan dari sumber ke penerima (siswa). 1984). dapat dipergunakan. Membantu mereka dalam kemampuan berbahasa. yaitu: pertama flat opaque picture atau gambar datar tidak tembus pandang. Karena itu gambar dapat dipergunakan sebagai media pendidikan dan mempunyai nilai-nilai pendidikan bagi peserta didik yang memungkinkan belajar secara efisien peserta didik yang berkaitan dengan pemanfaatan media gambar dalam data PBM beberapa ahli membekas rambu yang perlu diperhatikan yaitu : 1. film strips dan transparancies. Media gambar termasuk kepda gambar tetap atau still picture yang terdiri dari dua kelompok. Gambar fotografi merupakan salah satu media pengajaran yang amat dikenal di dalam setiap kegiatan pengajaran hal ini disebabkan kesederhanaannya. Semua gambar mempunyai arti.

Memilih gambar yang baik dalam pengajaran Dalam pemilihan gambar yang baik untuk kegiatan pengajaran terdapat beberapa kriteria yang perlu diperhatikan antara lain: . Pameran gambar di papan pengumuman pada umumnya mempunyai nilai kesan sama seperti di dalam ruang kelas. Pergunakanlah gambar-gambar itu sedikit saja. akan mengakibatkan para siswa merasa dirongrong oleh sekelompok gambar yang mengikat mereka. ilustrasi tambahan bisa berfaedah memperbesar konsep-konsep permulaan. lebih baik daripada dua kali mempertunjukkan gambar yang serabutan tanpa pilih-pilih. Kurangilah penambahan kata-kata pada gambar oleh karena gambar-gambar itu sangat penting dalam mengembangkan kata-kata atau cerita. Melalui gambar itulah mereka akan memperoleh kejelasan tentang istilah Verbal Mendorong pernyataan yang kreatif. Mengevaluasi kemajuan kelas. Misalnya dalam mata pelajaran biologi. Gambar-gambar yang ril sangat berfaedah untuk suatu mata pelajaran. slides atau transparan untuk melakukan evaluasi belajar bagi para siswa. atau dalam menyajikan gagasan baru. Jumlah gambar yang sedikit tetapi selektif. 2.y y y y y kemampuan siswa membandingkan kelompok hewan bertulang belakang dengan tidak. apa ciri-ciri membedakan satu sama lain. daripada menggunakan banyak gambar tetapi tidak efektif. dimulai dengan memperagakan konsep-konsep pokok artinya apa yang terpenting dari pelajaran itu. Sekali gagasan dibentuk dengan baik. Lalu diperhatikan gambar yang menyertainya. dalam upaya memperoleh hasil tes yang komprehensip serta menyeluruh. karena maknanya akan membantu pemahaman para siswa dan cara itu akan ditiru untuk hal-hal yang sama dikemudian hari. bisa juga dengan memanfaatkan gambar baik secara umum maupun secara khusus. Banyaknya ilustrasi gambar-gambr secara berlebihan. Bilamana gambar-gambar itu akan dipakai semuanya. Jadi guru bisa mempergunakan gambar datar. perlu dipikirkan kemungkinan dalam kaitan pokok-pokok pelajaran. seni grafis dan bentuk-bentuk kegiatan lainnya. jadi yang terpenting adalah pemusatan Perhatian pada gagasan utama. sebab keefektivan pemakaian gambargambar di dalam proses belajar mengajar memerlukan keterpaduan. Pemakaian instrumen tes secara bervariasi akan sangat baik dilakukan guru. maka gambar-gambarnya harus memperhatikan perbedaan yang mencolok. Hematlah penggunaan gambar yang mendukung makna. Penyajian gambar hendaknya dilakukan secara bertahap. Padukan gambar-gambar kepada pelajaran. akan tetapi tidak menghasilkan kesan atau inpresi visual yang jelas. Para siswa mengamati gambargambar candi gaya Jawa Tengah dan Jawa Timur menjelaskan bahwa mengapa bentuk tidak sama. melalui gambar-gambar para siswa akan didorong untuk mengembangkan keterampilan berbahasa lisan dan tulisan. lingkungannya. Keterampilan jenis keterbacaan visual dalam hal ini sangat diperlukan bagi para siswa dalam membaca gambar-gambar itu. dan lain-lain berturut-turut secara lengkap. Guru bisa saja tidak bisa mudah dipahami oleh para siswa yang bertempat tinggal di lingkungan hutan tropis asing. Demikian pula istilah supermarket terdengar asing bagi siswa-siswa yang hidup si kampung.

dan menambah pengetahuan siswa. dan memperbaiki kekurang jelasan. menimbulkan kesan tertentu. Perbuatan. bisa ditempel. menjadikan ruangan menarik. Siswa dapat lebih tertarik kepada gambar yang nilai fotografinya rendah. Pengajaran dalam kelas dengan gambar sedapat mungkin penyajiannya efektif. barulah ia tafsirkan. Dijadikan alat untuk pengalaman kreatif. dapat dilihat oleh semua peserta didik. 4. perhatian. yang dikerjakan secara tidak profesional seperti terlalu terang atau gelap. 3. besar. . warna dan latar belakang untuk penafsiran. memotivasi siswa. Bentuk item. Artistik. apabila terlalu sering digunakan dalam waktu yang tidak lama. Siswa akan lebih tertarik dan akan lebih memahami gambar-gambar yang sedang bergerak. digantung atau diproyeksikan. Kekeliruan dalam hal ini akan memberikan pengaruh yang tak diharapkan gambar yang palsu dikatakan asli. memperkaya fakta. membedakan. seperti melihat keadaan atau benda yang sesungguhnya. Gambar menunjukkan situasi yang sebenarnya. Fotografi. menulis cerita. Gambar hendaknya hal sedang melakukan perbuatan. Melatih menanggapi. menulis pertanyaan tentang gambar. Penggunaan gambar tentu saja disesuaikan dengan tujuan yang hendak dicapai Kriteria-kriteria memilih gambar seperti yang telah dikemukakan di atas juga berfungsi untuk menilai apakah suatu gambar efektif atau tidak untuk digunakan dalam pengajaran. Menggunakan gambar dalam kelas Penggunaan gambar secara efektif disesuaikan dengan tingkatan anak.y y y y y y Keaslian gambar. Jangan sampai peserta didik menjadi bingung dan tidak tertarik pada gambar. Siswa sangat tertarik pada gambar-gambar berwarna. Gambar yang tidak memenuhi kriteria tidak dapat digunakan sebagai media dalam mengajar. detai. Hendaknya sipengamat dapat memperoleh tanggapan yang tetap tentang obyek-obyek dalam gambar. meningkatkan minat. Display gambar-gambar dapat ditempel pada papan buletin. Gambar yang bagus belum tentu menarik dan efektif bagi pengajaran. dan menafsirkan warna perlu dilakukan guru terhadap para siswa. Umumnya pada mulanya mereka mengamati warna sebelum mereka mengetahui nama warna. Pada umumnya mereka memilikji kriteria tersendiri tentang kombinasi warna-warna. Mempelajari gambar sendiri dalam kegiatan pengajaran dapat dilakukan cara. Gambar sebaiknya disusun menurut urutan tertentu dan dihubungkan dengan masalah yang luas. Akan tetapi gambar juga menjadi tidak efektif. Segi artistik pada umumnya dapat mempengaruhi nilai gambar. Gambar itu sederhana dalam warna. mencari gambar gambar yang sama. Mengajar siswa membaca gambar Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengajar siswa membaca gambar: y Warna. dan menggunakan gambar untuk mendemonstrasikan suatu obyek. baik dalam hal besarnya gambar. mempunyai nilai estetis secara murni dan mengandung nilai praktis. Gambar dapat digunakan untuk suatu tujuan tertentu seperti pengajaran yang dapat memberikan pengalaman dasar. Kesederhanaan. Gambargambar yang digunakan merupakan gambar yang terpilih.

anak-anak dibawa ke objek tersebut. Mobil yang sedang diparkir yang nampak dalam sebuah gambar.y y y y Ukuran. misalnya jarak antara puncak gunung latar belakangnya. Jarak. kemarin atau bahkan menit yang lalu kadang-kadang tak dapat dilihat seperti apa adanya. Gambar dapat mengatasai masalah batasan ruang dan waktu. dan tidak selalu bisa. dalam gambar terdapat sebuah simbol-simbol gerakan. Sesuatu gambar dapat menunjukkan suatu gerakan. Gambar/ foto lebih realistis menunjukkan pokok masalah dibanding dengan media verbal semata. Sel atau penampang daun yang tak mungkin kita lihat dengan mata telanjang dapat disajikan dengan jelas dalam bentuk gambar. Temperatur. y y y Selain kelebihan-kelebihan tersebut gambar atau foto mempunyai beberapa kelemahan yaitu : y y y Gambar atau foto hanya menekankan presepsi indra mata. Maka dapat dibedakan temperatur rendah dan keadaan panas. Beberapa kelebihan yang lain dari media gambar adalah : y y Sifatnya konkrit. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau. mana yang lebih tinggi antara seorang manusia dengan gereja. Untuk itu gambar atau foto dapat mengatasinya. Maksudnya agar anak dapat mengira-ngira jarak antara suatu obyek dengan obyek lainnya dalam suatu gambar. dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia beberapa saja. Dapat memperjelas suatu masalah. mudah didapat. Media gambar dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita. sehingga dapat mencegah atau membetulkan kesalah pahaman. mudah digunakan. Gambar atau foto sangat bermanfaat dalam hal ini. Air terjun niagara atau danau toba dapat disajikan ke kelas lewat gambar atau foto. Ukuran sangat terbatas untuk kelompok besar . Dapat dibandingkan mana yang lebih besar antara seekor ayam dengan seekor sapi. Murah harganya. Bandingkan gambar yang menunjukkan musim salju dan gambar orang-orang yang berada dalam keadaan membuka pakaian. Tidak semua benda. objek atau peristiwa dapat dibawa ke kelas. dan sebagainya. Gambar atau foto benda yang terlalu kompleks kurang efektif untuk kegiatan pembelajaran. tanpa memerlukan peralatan yang khusus. Bermaksud anak memperoleh kesan apakah di dalam gambar temperaturnya dingin atau panas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful