Perbedaan Administrasi Negara dengan Administrasi Niaga.

Administrasi Negara : Menurut John M. Pfiffner and Robert V. Presthus dalam bukunya yang berjudul ³Public Administration´ mengemukakan: Administrsi Negara adalah pelaksanaan kebijaksanaan Negara yang telah digariskan oleh badan-badan politik yang representative (Public Adminiration involve the implementation of public wich has been outlined by representative political bodies). Menurut Leonard D. White dalam bukunya yang berjudul ³Introduction tot the study of public Administration´ mengemukakan : Adminitrasi Negara terdiri atas semua/seluruh aktivitas/kegiatan yang bertujuan pemenuhan atau pelaksanaan kebijaksanaan Negara (public administration concists of all these operation having for their purpose the fulfillment or enforcement of public policy) Dari uraian dua pendapat tersebut dapat diatrik kesimpulan bahwa Administrasi Negara adalah proses kerjasama dari seluruh aparatur Negara berdasarkan garis-garis besar yang telah disepakati bersama untuk tujuan Negara. Administrasi Niaga : Prof. dr. mr. s. prajudi Admosudidjo dalam bukunya yang berjudul ³Administrasi Negara atau Business Administration´ adalah suatu pengertian yang mencakup dua pengertian menjadi satu, yaitu : - Administrsi Niaga adalah adminitrasi dari pada suatu organisasi niaga secara keseluruhan, bilamana organisasi niaga tersebut merupakan perusahaan, maka administrasi niaga tersebut dijalankan oleh Direksi dari pada perusahaan. - Administrasi Niaga adalah administrasi yang mengejar tercapainya tujuan-tujuan yang bersifat kewniagaan (business objective), dalam pengertian ini, administrasi niaga tersebut dijalnkan oleh setiap manager dalam suatu organisasi niaga. Dari uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Administrsi Niaga adalah proses kerjasama dari kelompok orang untuk mencapai keuntungan / laba yang sebesar-besarnya. Berdasar uraian-uraian tersebut diatas, maka perbedaan Administrasi Negara dengan Administrasi Niaga, terletak pada bidang usaha atau aktivitas bersama untuk mencapai tujuan Negara, sedangkan Administrasi Niaga untuk mencapai keuntungan/laba yang sebesarbesarnya.

1

Pengelompokan Ilmu Administrasi Pengelompokan Ilmu Administrasi terdiri atas (a) pengelompokan yang bersifat administrasi umum. 2. Perbedaan antara Administrasi Negara dan Administrasi Niaga (swasta). terutama di negara Amerika Serikat dirasakan tidak sesuai lagi negara-negara yang sedang berkembang. 4. Pengelompokan yang terakhir yaitu pelayanan administratif dilakukan oleh satuan kerja yang disebut dengan Kantor (Perkantoran) atau Manajemen Kantor (Perkantoran). Selanjutnya dikemukakan perbedaan antara Administrasi Negara dan Administrasi Pembangunan untuk lebih memperjelas batas-batas dan ruang lingkupnya. 3. dan (d) pengelompokan atas dasar Pelayanan administratif (administrative services). Administrasi Negara dan Administrasi Pembangunan Administrasi Pembangunan timbul karena adanya tuntutan dan kebutuhan bagi negara-negara yang sedang berkembang. Perbedaan arti laba (untung) dalam pengertian ekonomi dan laba (untung) dalam pengertian Niaga. Arti Administrasi Niaga. Arti dan definisi Administrasi Negara. kebodohan. Hal ini disebabkan oleh prinsip-prinsip dan teoriteori dari Administrasi Negara yang tradisional. (b) pengelompokan di bidang pembangunan. kemiskinan.Pengantar Ilmu Administrasi Perbedaan Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Administrasi Niaga Perkembangan Administrasi Negara sebagai ilmu. Oleh karena itu Administrasi Pembangunan adalah Administrasi Negara yang berorientasi terhadap pembangunan. dan sebagainya. (c) pengelompokan yang bersifat sektoral. Beberapa pendapat dan definisi Administrasi Pembangunan telah dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai bahan perbandingan dan untuk memperluas wawasan. 2 . 1. Di samping itu Administrasi Pembangunan juga masih mendasarkan diri atas prinsip-prinsip dan analisis Administrasi Negara. yang berusaha mengatasi masalah-masalah keterbelakangan. yang dikembangkan di negara-negara Barat. Administrasi Perkantoran bertugas membantu pelaksanaan tugas pokok/tujuan Organisasi/Badan Usaha.

Keuangan. misalnya. Upaya yang dianjurkan oleh Henry Fayol untuk mengembangkan teori administrasi. 5. Fayol menerapkan 14 prinsip-prinsip umum dari Administrasi 4. 4. Upaya yang dilakukan oleh Henry Fayol dalam usaha menyelamatkan industri pertambangan yang mengalami kemunduran. 3. dimana administrasi merupakan bagian da ri kegiatan itu 2. Teori Administrasi yang lain.W Taylor dalam Mengembangkan Ilmu Administrasi Manajemen 3 . Ketatausahaan. 5. berupa urusan: Kerumahtanggaan. Alasan diperlukan latihan dan teori Administrasi. serta upaya yang dilakukan oleh Henry Fayol untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Many brains to help 3. menurut Henry Fayol. Alasan Henry Fayol menganjurkan latihan Administrasi bagi jabatan pimpinan. dan sebagainya yang bersifat pelayanan intern (internal services). One head for one body 2. Ada 6 kegiatan dari suatu badan usaha. Hasil Penelitian Henry Fayol 1.Administrasi Kantor/Perkantoran biasanya disebut ³Sekretariat´ atau ³Tata Usaha´ yang bertugas melakukan pelayanan administratif. Alasan diperlukan pengajaran Administrasi yang bersitat umum. Unity of comnand and unity of direction . Adanya unsur-unsur administrasi. 1. Teori komunikasi yang diperkenalkan oleh Fayol yang disebut Jalan Pintas´ (the gangplank) Pengalaman dan Penelitian F. PERKEMBANGAN ADMINISTRASI SEBAGAI ILMU Pengalaman dan Penelitian Hennry Fayol dalam Mengembangkan lmu Administrasi 1. 2. Kepegawaian. sebagai pedoman kegiatan dari suatu badan usaha 3.

Pengalaman dan Penelitian F. 3. Hukum dan Perekonomian. Kepala Montir. dimonopoli oleh orang-orang Belanda. Sehingga ilmu Administrasi kenyataannya menjadi milik bangsa penjajah. Pengaruh Administrasi Militair pada waktu Perang Dunia II. Pembagian wilayah administrasi. Daerah-daerah Otonom. 5. Kepala Pekerja.W. Istilah administrasi di bidang hukum dan di bidang perekonomian. 2. 7. Penggunaan istilah administrasi di bidang pemerintahan pada pemerintahan Hindia Belanda. Juru Tulis (Klerk). selama 6 tahun ia telah dipromosikan dari pekerja biasa. Lembaga-lembaga pemerintah Hindia Belanda. Taylor untuk meningkatkan produktivitas kerja para Pekerja di Perusahaan Besi Baja Midvale dan Bethlehem. Berdasarkan atas prestasi kerjanya selama ia bekerja di Perusahaan Besi Baja Midvale. ia diminta untuk memperbaiki Perusahaan Besi Baja Bethlehem yang sedang mengalami kemunduran. 4 . 4. Berdasarkan atas ketekunannya ia dapat berhasil menyelamatkan Perusahaan ini dari suatu kebangkrutan. Mereka pada umumnya hanya memiliki pangkat sebagai Mandor/Krani. sehingga mereka hanya mengenal arti administrasi dalam arti sempit. Pengawas Pekerja. Kepala Perencana sampai ia menduduki jabatan tinggi sebagai ahli-ahli Teknik/Insinyur di Perusahaan Midvale tersebut. Susunan organisasi pemerintah Hindia Belanda. 6. PERKEMBANGAN ILMU ADMINISTRASI DI INDONESIA Ilmu Administrasi pada Waktu Pemerintahan Hindia Belanda dan Pengaruh Administrasi Militer 1. baik di bidang Pemerintahan. Oleh karena keberhasilannya. Orang-orang Indonesia hanya sekedar sebagai pelaksana saja. Namun praktik-praktik administrasi tersebut. Perkembangan Administrasi sesudah Kemerdekaan Praktik-praktik administrasi yang dilakukan oleh pemerintah Hindia Belanda.

Pendapat yang menyatakan bahwa administrasi berbeda dengan manajemen. pemerintah Indonesia mendatangkan Misi Ahli dari Amerika Serikat untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Organisasi dan Manajemen 1. sedangkan organisasi sebagai wadah untuk mencapai tujuan. Administrasi sesuai dengan prosesnya ialah menentukan tujuan dan kebijaksanaan. Sedangkan yang wajib melaksanaan kebijaksanaan tersebut ialah manajemen. Pendapat tentang administrasi yang terdiri atas organisasi dan manajemen. administrasi Pemerintah yang dilakukan oleh Presiden dan para Menteri sebagai penentu kebijaksanaan dalam rangka mencapai tujuan negara. administrasi mempunyai arti yang lebih luas daripada manajemen. menyebabkan bangsabangsa di dunia banyak mempelajari ilmu administrasi. 2. Berdasarkan pendapat tersebut. Hal ini terutama di bidang administrasi Negara. Pendapat yang menyatakan bahwa administrasi sama dengan manajemen. Manajer bertanggung jawab untuk melaksanakannya ke arah tercapainya tujuan tersebut. Hubungan dan Kaitan antara Administrasi. 2. sedangkan manajemen banyak dipergunakan di bidang administrasi Niaga (swasta) dan Administrasi Niaga (negara). ORGANISASI DAN MANAJEMEN Persamaan dan Perbedaan antara Adiministrasi dan Manajemen 1. yaitu: Perlunya ³Pendidikan dan Latihan Administrasi di Indonesia´ (Training for Administration in Indonesia) HUBUNGAN DAN KAITAN ANTARA ADMINISTRASI. Menyadari atas kekurangannya di bidang administrasi. Akhirnya Misi Ahli memberikan rekomendasinya. 5 . 4. 3. Untuk merealisasikan tercapainya tujuan diperlukan manajemen.Pengaruh keberhasilan Administrasi Militer pada Perang Dunia II. Seperti pendapat yang dikemukakan oleh PBB bahwa kedua istilah itu dipakai secara sinonim. di mana administrasi banyak dipergunakan di bidang administrasi Negara.

Newman. Tipe-tipe perencanaan yang bersifat umum. Koontz & O¶Donnell. strategi. Perencanaan berarti suatu usaha untuk melihat ke depan dengan melakukan perkiraan (forecasting) apa yang dilakukan. definisi. menurut: W. Definisi. mendahului fungsi pengorganisasian. definisi.H. pelaksanaan. suatu fungsi atau suatu keputusan. definisi dan unsur-unsur perencanaan. dan kemampuan teknis (tecnical skill). anggaran dan batas waktunya. Sedangkan unsur-unsur perencanaan adalah suatu sistimatika berpikir dalam perencanaan mulai awal sampai akhir. dan proses atau fungsi manajemen. meliputi: Sasaran. Beberapa definisi. 2. 3. Perencanaan yang merupakan sifat utama dari fungsi manajemen. maka kemampuan manajemen (managerial skill) meliputi kemampuan konsepsional. maka perencanaan harus dirumuskan terlebih dahulu. 3. ada yang mengatakan bahwa perencanaan adalah suatu proses. Arti. Luther Gulick. Tipe-tipe perencanaan administrasi/manajemen. bagaimana dan siapa yang akan melakukan untuk kegiatan-kegiatan yang akan datang. Terry. Mee. Arti. anggaran dan sebagainya.5. antara lain menentukan tujuan/sasaran. kebijaksanaan. dan standar pengeluaran. H. dan organisasi formal dengan organisasi informal. Unsur-unsur dan Tipe-tipe Perencanaan 1. G. R. TEORI DAN PROSES PERENCANAAN Arti. dan John F. Arti. Sasaran terdiri atas: Tujuan. 2. Sesuai dengan tingkat-tingkatnya. dimaksudkan bahwa sebelum fungsi-fungsi manajemen yang lain dilaksanakan. rencana tunggal dan rencana induk. 6 . penyusunan tenaga kerja. kemampuan melakukan hubungan dengan manusia yang lain (human skill). 6. perbedaan sentralisasi dengan desentralisasi organisasi. ciri-ciri dan prinsip-prinsip organisasi. pembinaan kerja dan pengawasan. 1. 7.

Rencana tunggal terdiri atas: Program umum. penjabaran kebijaksanaan. bagaimana perencana melakukan tugasnya yang meliputi: menentukan masalahnya. 4. menentukan tindakan alternatif. proyek. o 1. melengkapi kebijaksanaan. kemampuan mental. rintangan/halangan administratif. Manajemen Tingkat Atas: menentukan sasaran. Koontz & O¶Donnell. 1. Rintangan/halangan perencanaan yang efektif. pertimbangkan alternatif itu dan ambilah keputusan. dan rencana jangka panjang. menilai tindakan alternatif. yaitu: menentukan tujuan. Proses Perencanaan dan Rintangannya 1. menyusun premis. merumuskan rencana dan memperhitungkan rencana melalui anggaran. program dan target. pilihlah tindakan alternatif. Teknik-teknik perencanaan yaitu suatu metode perencanaan yang berkaitan dengan prosedur. menentukan alternatif. 4. analisis sumber informasi. halangan kejiwaan dan pertimbangan unsur kejiwaan. berusaha mendapatkan fakta-fakta yang penting/dibutuhkan. Langkah-langkah dari perencanaan menurut A. menentukan langkah-langkah tersebut adalah 7 (tujuh) langkah. 3.M. menentukan organisasi. Manajemen Tingkat Bawah: menentukan sasaran jangka pendek. melihat langkah-langkah tindakan. Manajemen Tingkat Menengah: melengkapi sasaran. 7 . 2. metode dan prosedur dan terakhir adalah menetapkan rencana. Williams yang terdiri atas 5 (lima) langkah. proyek dan jadwal. dan standar prosedur. struktur organisasi. H. kebijaksanaan. terdiri atas: kebijaksanaan. meliputi: jangka waktu. mengatur sumber-sumber yang diperlukan. penugasan kepada pegawai. Hierarki dari perencanaan. 1. sedangkan Rencana induk. 2. yaitu: menetapkan dengan jelas maksud/tujuan.

9. nilai penjualan dan faktor-faktor lain. neraca perbankan. 3. Teknik-teknik peramalan terdiri atas: 1. Arti pengorganisasian. peran struktur organisasi dan organisasi sebagai usaha kerja sama. Premis-premis ekonomi dalam peralaman ekonomi. adalah tunggal (singular) artinya: fakta yang sebenarnya. produktivitas. strategi pertumbuhan. ialah: penerbitan data-data perusahaan. yaitu: Dari atas ke bawah (downword) dan dari bawah ke atas (up-word). Peramalan dan Teknik-teknik Peramalan 1. meliputi: pekerjaan. penjualan. Peramalan merupakan unsur penting dalam menyusun rencana. struktur organisasi. TEORI DAN PROSES PENGORGANISASIAN SERTA PENYUSUNAN TENAGA KERJA (PERSONIL) Proses Pengorganisasian 1. Perkiraan prosedur dalam membuat peramalan. ialah Tabel Input dengan Output. strategi kejadian. biaya produksi. Berbagai data dan informasi dalam peramalan ekonomi. Peramalan juga sebagai usaha untuk membantu mempersatukan dan mengkoordinasikan rencana organisasi. Terakhir ialah karakteristik dari perencanaan yang efektif. 2. 4. 5. 8 . Peramalan hanya dapat berhasil apabila ditunjang dengan data/informasi yang memadai. 6.5. terdiri atas: 2 (dua) macam. Data ialah jamak (plural). pendapatan nasional dan produk nasional bruto. penerbitan dari asosiasi profesi lainnya. 2. strategi ekonomi. Salah satu pendekatan dalam peramalan ekonomi. Data berasal dari datum. 3. 8. hasil. 7. Berbagai data dalam peramalan. meliputi: modal. 10.

yaitu: prinsip kesatuan tujuan dan prinsip efesiensi. 5. Landasan kegiatan kerja sama untuk mencapai tujuan. 3. unsur Pembantu Pimpinan (staf). Pengorganisasian bagi organisasi lini atau garis. Macam-macam departementasi. yang terdiri dari 3 macam tipe yaitu: Piramid Mendatar (Flat). 9 . Arti penyusunan tenaga kerja atau personil. yaitu: unsur Pimpinan. departementasi atas dasar proses. organisasi fungsi. Di samping itu terdapat Tipe Organisasi. Dalam organisasi ini dikenal 3 (tiga) unsur. yaitu: unsur Pimpinan dan unsur Pelaksana. dan unsur Pelaksana (lini atau garis). departemen ialah satu kesatuan kerja (unit) sedangkan departementasi ialah pengelompokkan kegiatan dan karyawan ke dalam satu kesatuan kerja. 2. 2. Pengorganisasian bagi organisasi lini dan staf. pelatihan dan pengembangan. langganan. dimana fungsi yang satu dengan yang lain saling ketergantungan. Pengorganisasian bagi organisasi fungsi.2. Pengorganisasian bagi organisasi Panitia. Dalam organisasi lini atau garis ini hanya dikenal 2 (dua) unsur. kenaikan pangkat. pemilihan tenaga kerja. fungsi. dan apakah yang menjadi syarat utama dalam penyusunan tenaga tersebut. Proses atau siklus (circles) penyusunan tenaga kerja atau personil. mulai dari perencanaan sumber daya manusia. 3. Proses Penyusunan Tenaga Kerja/Personil 1. produk. Beda departemen dan departementasi. Bentuk dan Tipe Organisasi 1. pemindahan dan pemutusan hubungan kerja. Piramid Kerucut (Tall) dan Tipe Piramid Terbalik. pengenalan dan orientasi. 4. ialah suatu organisasi yang disusun atas dasar kegiatan dari setiap fungsi. penilaian pelaksanaan pekerjaan. pengerahan sumber tenaga kerja. Organisasi Panitia dimaksudkan untuk memecahkan berbagai kendala atau hambatan yang tidak dapat dipecahkan oleh beberapa orang atau banyak orang. dan teritorial. 4.

9. ³Leaders are not born. Maksud dan tujuan pemindahan dan pemutusan hubungan kerja. Max Weber. dan Kepemimpinan Formal dan Informal. 4. kepemimpinan adalah orang yang menggambarkan kehendak yang sesungguhnya dari pada kelompok. Fungsi dan Tipe Kepemimpinan 1. 10 . but made´. Maksud dan tujuan Penilaian pelaksanaan kerja. yang terdiri atas 7 (tujuh) fungsi. Koontz & O¶Donnell. 6. Arti kepemimpinan. Maksud dan tujuan perencanaan sumber daya manusia. sifat-sifat. KONSEP DAN FUNGSI KEPEMIMPINAN SERTA MOTIVASI Arti. terutama dibedakan antara: Kepemimpinan Administratif dan Kepemimpinan Manajemen. Di samping memberikan definisi tentang kepemimpinan. Konsep dan Teori Kepemimpinan 1. Millet. Selanjutnya dijelaskan tentang: fungsi-fungsi kepemimpinan. Pemimpin timbul karena lingkungannya (Situation Theory). asas-asas dan prinsip-prinsip kepemimpinan yang berlaku dilingkungan militer. yang terdiri atas ³Leaders are born´ pemimpin karena keturunan. Maksud dan tujuan pengerahan sumber tenaga kerja. dimana kepemimpinan adalah inti dari manajemen. Maksud dan tujuan kenaikan pangkat. Kepemimpinan Organisasi dengan Kepemimpinan Pribadi. 3. Syarat-syarat. Berbagai macam kepemimpinan. (Teori Kejiwaan). 3. John D. juga diutarakan tentang teori-tori kepemimpinan. 10. Maksud dan tujuan pengenalan dan orientasi calon pegawai. Maksud dan tujuan pemilihan tenaga kerja. TEORI. 2. Macam-macam Kepemimpinan. 8. menggambarkan teori-teori kepemimpinan. 2.3. Syarat-syarat. Maksud dan tujuan Pelatihan dan Pengembangan tenaga kerja/personil. menurut Ruslan Abdulgani. 5. Kepemimpinan Birokrasi. 7. dan Ordway Tead.

Siagian. menurut Alvin Brown dan S. yaitu: Proses keputusan. Ciri-ciri. 4. 5. 2. 11 . Arti motivasi dan motivasi sebagai reaksi berantai. Gregor. Teori dan konsep motivasi menurut Douglas Mc. Teori dan konsep motivasi menurut Abraham Maslow. 7. keputusan yang tidak terprogram. Berbagai urutan dalam proses pengambilan keputusan. Kemudian diterangkan lebih lanjut tentang tipe-tipe kepemimpinan. yaitu antara ³Kebutuhan´ (Need). dan keputusan dasar. keputusan pribadi. yaitu: keputusan kelompok. konsep ikatan. dan ³Kepuasan´ (Satisfaction). Tipe-tipe keputusan. dan keputusan atas dasar kepastian (certainty).P. ³Keinginan´ (Want). 4. Jenis-jenis keputusan. TEORI DAN PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN Arti. penilaian dan perilaku dengan maksud/tujuan tertentu. Teori dan konsep motivasi menurut Herzberg. Teori dan Konsep Motivasi dalam Manajemen 1. Pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. yaitu: keputusan yang terprogram. Teori dan konsep motivasi bagi pemimpin yang dikemukakan oleh Arch Patton. yang disebut dengan Teori X dan Teori Y. Ciri-ciri dari keputusan. Analisis masalah dalam pengambilan keputusan. 2. Rasionalitas dalam pengambilan keputusan. yang disebut dengan teori ³Hirarkhi Kebutuhan´. Tipe dan Jenis-jenis Keputusan 1.4. yang disebut dengan Teori Dua Faktor. Definisi keputusan dan bentuk-bentuk dari keputusan. 3. 3. 6. Proses dan Teknik Pengambilan Keputusan 1. risiko (risk) dan tidak berketentuan (uncertainty). 5.

Terdapat beberapa perilaku individual dalam proses pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan kelompok. Pedoman dalam proses pengambilan keputusan ialah tujuan dan sasaran organisasi. juga mempelajari illmu jiwa sosial. 8. yaitu: Kepastian (certainty). yaitu: sumbang saran (brainstorming). dan kemungkinan ketidakcocokan. sosiologi dan antropologi. dan perbedaan keputusan individual dan kelompok. Maksud. Syarat utama dalam pengambilan keputusan yaitu suatu masalah. Hal ini menyangkut individu dan kelompok termasuk perilakunya. 6. Adapun tujuan mempelajari hubungan antarmanusia agar organisasi dapat meningkatkan produktivitas kerja. Jenis keputusan yang perlu dipecahkan melalui proses pengambilan keputusan yaitu keputusan yang tidak terprogram.2. Tujuan Perkembangan dan Manfaat Hubungan Masyarakat 12 . 7. Dengan kata lain hubungan antar manusia ialah hubungan antarpribadi orang. TEORI DAN TEKNIK HUBUNGAN ANTAR MANUSIA DAN MASYARAKAT Arti. yang dipengaruhi oleh unsur-unsur individu. merupakan suatu ilmu yang mempelajari kegiatan. 3. Kecenderungan mengambil risiko. yaitu: Nilai. 4. sikap dan saling hubungan antara orang-orang di dalam pekerjaan. Oleh karena itu mempelajari hubungan antar manusia. Pendekatan dan Komponen Hubungan Antarmanusia Hubungan antarmanusia (human relation). Teknik-teknik dalam pengambilan keputusan. Alternatif yang dievaluasi ialah hasilnya berdasarkan atas 3 (tiga) kondisi. Kepribadian. 5. Arti. Definisi. Di samping itu perilaku pribadi dan kelompok dipengaruhi oleh sistem sosial dan sistem teknologi di mana orang-orang itu bekerja. risiko (risk) dan uncertainty (tidak berketentuan). kelompok dan lingkungannya. Delphi dan Teknik Kelompok Nominal (The Nominal Group Techniques).

televisi. (2) membuat sandi (encoder). bukan lisan. Adapun tujuan dari hubungan masyarakat ialah untuk memberikan kepuasan terhadap semua pihak yang berkepentingan. dan pelaksanaannya. (6) umpan balik (feedback) dan (7) kegaduhan (noice). Media hubungan masyarakat ialah dengan melalui teknik-teknik khusus seperti: iklan (advertensi ). Selanjutnya diterangkan perbedaan antara komunikasi secara lisan.mencoba memenuhi pertanggungjawaban masyarakat. Definisi. 4. kelompok yang berkepentingan dan media konvensional . prinsip penggunaan strategi organisasi informal. radio. Prinsip-prinsip komunikasi terdiri atas: Prinsip kejelasan. 1. (2) pesan. dan Proses Komunikasi Arti. (4) mengurai sandi (decoder). (3) jalur (medium/media). para karyawan. menjamin pengakuan masyarakat dan bila perlu kesetujuannya untuk mencapai hasil yang diharapkan. Unsur utama hubungan masyarakat ialah : 1) Memberikan informasi kepada masyarakat. yaitu masyarakat umum. kelompok yang berkepentingan atau langganan. KOMUNIKAS1 DAN KOORDINASI Arti. penerbitan di surat-surat kabar. Di samping itu hubungan masyarakat juga dapat dilakukan melalui moral karyawan. 3) Usaha untuk memadukan sikap dan tindakan dari suatu institusi/organisasi dengan masyarakat dan masyarakat dengan institusi/organisasi. prinsip integritas. dan tertulis. Sedangkan unsur-unsur komunikasi yang modern. terdiri atas: (1) komunikator. 3. Unsur-unsur komunikasi tradisional ialah: (1) komunikator. definisi dan proses komunikasi. (4) penerima dan (5) umpan-balik (feedback). (3) jalur (medium/media). 2) Meyakinkan masyarakat secara langsung untuk mengubah sikap dan tindakannya . 2. (5) penerima (receiver). dan para pimpinan organisasi itu sendiri. Sedangkan media yang utama ialah para karyawan dan kelompok. 13 .

sedangkan pengawasan fungsional ialah pengawasan yang dilakukan oleh aparatur pemerintah yang bertugas di bidang pengawasan. Fungsi koordinasi meliputi berbagai fungsi manajemen 3. Sedangkan pengawasan represif ialah pengawasan yang dilakukan setelah rencana itu dilaksanakan. Pengawasan intern. maksud dan tujuan pengawasan. DAN FUNGSI PENGAWASAN Pengertian. serta Berbagai Macam Pengawasan Pengertian. atau mengapa koordinasi itu timbul 2. ke atas. yang harus dipenuhi yaitu: rencana dan struktur organisasi. Hakikat koordinasi. horizontal dan diagonal 5. 4.5. arti. 5. dan pengawasan ekstern. Jenis-jenis. Pendekatan sistem dalam rangka koordinasi yaitu pendekatan antar disiplin. TEORI. multi fungsi dan lintas sektoral 4. definisi. Pengawasan melekat yaitu pengawasan yang dilakukan oleh atasan langsung. 1. Pengawasan legislatif ialah pengawasan yang dilakukan oleh para anggota DPR dan DPRD terhadap kegiatan-kegiatan dari pejabat-pejabat pemerintah dalam melaksanakan tugasnya. 2. melintang/horizontal dan diagonal. Sedangkan komunikasi di dalam organisasi meliputi: komunikasi ke bawah. Jenis-jenis koordinasi. 3.yaitu pengawasan sebelum rencana itu dilaksanakan. definisi dan ciri-ciri koordinasi 1. Arti. PROSES. yaitu: koordinasi vertikal. Maksud dan Tujuan. Sedangkan pengawasan masyarakat ialah pengawasan yang 14 . yang dilakukan oleh aparatur pengawasan dari luar organisasi. Pengawasan preventif. dan Pendekatan Koordinasi Arti. yaitu pengawasan yang dilakukan oleh aparatur pengawasan dari dalam organisasi itu sendiri. Ada dua macam prasyarat dalam sistem pengawasan. Masalah-masalah dan usaha pemecahan koordinasi.

dan lain-lain. 3. dan memperbaiki penyimpangan atas dasar standar. dan Syarat-syarat Pengawasan 1. 3. pengawasan teknis dan administratif. program. dan neraca pembayaran. Metode. yang meliputi: standar fisik. Prinsip-prinsip pengawasan. pengawasan formal dan informal. harus mengarah pada tindakan perbaikan. radio. terus menerus. Pengawasan harus berdasarkan atas standar. dan standar yang tidak dapat terlihat. terdiri atas: berorientasi pada tujuan. berkaitan dengan individu manajer dan kepribadiannya. objektif. harus fleksibel. dan 6. modal. Landasan. dan memberikan timbal balik bagi perbaikan perencanaan dan kebijaksanaan 2. Tipe dari Standar dan Pengawasan Tradisional 1. pembayaran tunai. 15 . standar yang objektif. anggaran waktu. dijelaskan tentang: konsep dan tujuan anggaran serta tipe anggaran. ruang. majalah. harus dapat menunjukkan pengecualian dan objektif. Metode pengawasan meliputi: pengawasan langsung dan tidak langsung. sasaran. material dan produksi. atas dasar kebenaran prosedur dan manfaatnya. 5. yang meliputi: anggaran pendapatan dan pengeluaran. anggaran pengeluaran modal. harus hemat.dilakukan oleh masyarakat terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan pemerintah. pendapatan. LBH. Prinsip-prinsip. biaya. melalui media: surat kabar. daya guna dan hasil guna pekerjaan. 4. menilai pelaksanaan yang disesuaikan dengan standar. 2. Pengawasan tradisional: Rencana Anggaran. seminar. 2. Syarat-syarat pengawasan meliputi: 1. 3. TV. berkaitan dengan rencana dan jabatan seseorang. Landasan dari proses pengawasan terdiri atas: menentukan standar.