(Perbedaan bangsa dan Negara) Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer

, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara berbeda dengan bangsa. Jika negara ditandai adanya pemerintahan, adanya presiden dan rakyat. Adanya peraturan dan undang-undang. Sedangkan bangsa tidak memerlukan itu, karena bangsa merupakan sekumpulan besar manusia yang memiliki kesamaan dalam identitas, memiliki kesamaan dalam ras, budaya dan sejarah. Misalnya negara dan bangsa Indonesia. Yang dimaksud bangsa Indonesia adalah setiap orang yang berada dalam satu wilayah Indonesia yang mempunyai ras dan sejarah yang sama. Pernah mengalami penjajahan yang sama dan memiliki tujuan yang sama. Dan yang disebut negara Indonesia adalah yang mengatur jalannya kehidupan bangsa Indonesia. Antara bangsa dan negara tidak bisa dipisahkan satu sama lain, semuanya saling berkaitan. Syarat berdirinya sebuah negara ada empat, yaitu memiliki wilayah, memiliki penduduk, memiliki pemerintahan dan adanya pengakuan dari negara lain.
(Unsur terbentuknya Negara ) Yang dimaksud dengan unsur unsur negara adalah bagian-bagian yang menjadikan negara itu ada. Pada umumnya, unsur unsur terbentuknya negara harus memenuhi unsur berikut ini : A. Wilayah Pasal 25A UUD 1945, negara kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan Undang-Undang. Wilayah negara Indonesia berdasarkan Konferensi Meja Bundar (KMB) pada tanggal 27 Desember 1949 yang ditandatangani oleh pemerintah Indonesia dan pemerintah Belanda, meliputi seluruh daerah bekas jajahan Hindia Belanda. Sedang batas-batasnya ditentukan dengan perjanjian antarnegara tetangga, baik yang diadakan sebelum maupun sesudah merdeka. Derah yang merupakan tempat tinggal rakyat dan tempat pemerintah melakukan kegiatan merupakan wilayah negara dengan batasbatas tertentu. Batas-batas wilayah yang ditempati rakyat Indonesia sebagai berikut ini : Wilayah Daratan Negara satu dengan yang lain sering terjadi perang dikarenakan masalah batas wilayah. Untuk menetapkan wilayah batas daratan pada umumnya ditentukan berdasarkan perjanjian antarnegara tetangga. Perbatasan antara 2 negara dapat berupa : 1. Perbatasan alam, seperti sungai, danau, pegunungan atau lembah. 2. Perbatasan buatan, seperti pagar tembok, pagar kawat berduri, tiang-tiang tembok. 3. Perbatasan menurut ilmu pasti, yakni dengan menggunakan garis lintang atau bujur pada peta bumi. Memasuki wilayah negara bangsa lain tanpa ijin negara yang bersangkutan merupakan pelanggaran wilayah. Untuk menghindari terjadinya pelanggaran, suatu negara memiliki suatu lembaga keimigrasian. Wilayah Lautan Laut yang merupakan wilayah suatu negara disebut teritorial negara itu. Laut di luar teritorial disebut laut terbuka atau bebas. Tidak semua negara mempunyai wilayah laut seperti Swiss dan Mongolia. Pada umumnya batas wilayah laut teritorial 3 mil laut yang diukur dari garis pantai wilayah daratan suatu negara pada saat pantai surut. Untuk negara Indonesia batas wilayah laut teritorial mulai 21 Maret 1980 dengan batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) adalah selebar 200 mil dihitung dari garis dasar laut wilayah Indonesia. Wilayah Udara Wilayah udara suatu negara ada diatas wilayah daratan dan lautan negara yang bersangkutan. Kekuasaan atas wilayah udara suatu negara diatur dalam perjanjian Paris tahun 1919.

Dengan kata lain pengakuan dari negara lain hanya bersifat deklaratif saja. yaitu : a. Penduduk ialah orang-orang yang bertempat tinggal dan menetap di wilayah suatu negara. Pengakuan Negara Lain Selain rakyat. Rakyatlah yang pertama-tama berkepentingan supaya organisasi negara berjalan dengan lancar dan baik serta mampu mewujudkan tujuannya. Masalah kedaulatan merupakan masalah yang sangat penting dalam suatu negara.Daerah Ekstrateritorial Berdasarkan hukum internasional. B. misalnya kantor kedutaan besar. Kedaulatan artinya kekuasaan tertinggi. Pemerintah yang berdaulat mempunyai kekuasaan ke dalam dan ke luar. masih ada satu unsur lagi bagi negara. Pengakuan de facto Adalah pengakuan secara kenyataan. Orang-orang yang berstatus penduduk dan warganegara Indonesia berhak dan berkewajiban untuk ikut serta dalam pembelaan negara sesuai dengan bidangnya. misalnya wisatawan asing yang sedang berlibur di suatu negara lain atau para jemaah haji yang sedang melaksanakan rukun Islam ke-5 di Mekah. kedaulatan didasarkan atas kekuatan. . yaitu pengakuan dari negara-negara lain. 3 tahun 1976. Pemerintah adalah pemegang dan penentu kebijakan yang berkaitan dengan pembelaan negara. D. Sedangkan orangorang yang tidak termasuk warganegara disebut orang asing. Di negara diktaktor. Pemerintah yang Berdaulat Unsur konstitutif yang ketiga dari negara ialah pemerintah yang berdaulat. Pengakuan negara lain ada dua macam. Rakyat Rakyat merupakan unsur terpenting dari negara. Kedutaan adalah wakil suatu negara di negara lain yang mengurusi masalah politik. Konsulat adalah wakil suatu negara di negara lain yang mengurusi masalah ekonomi perdagangan. kapal-kapal laut yang berlayar di laut terbuka berbendera suatu negara tertentu juga merupakan wilayah negara yang bersangkutan. penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia . jo. Kekuasaan ke dalam berarti bahwa kekuasaan pemerintah itu dihormati dan ditaati oleh seluruh rakyat dalam negara itu. Kekuasaan ke luar berarti bahwa kekuasaan pemerintahan itu dihormati dan diakui oleh negara-negara lain. C. wilayah. UU No. karena kedaulatan merupakan sesuatu yang membedakan antara negara yang satu dengan yang lain. Pasal 26 UUD 1945 menyatakan tentang warganegara sebagai berikut ini : yang menjadi warganegara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warganegara . Peraturan perundang-undangan yang mengatur kewarganegaraan sampai saat ini ialah Undang-Undang Nomor 62 tahun 1958. orangnya disebut duta. Bukan penduduk ialah orang-orang yang berada dalam suatu wilayah negara untuk sementara waktu. berdasar fakta bahwa negara itu ada. Pengakuan dari negara-negara lain bukanlah merupakan unsur pembentuk negara. Di negara-negara demokrasi kedaulatan didasarkan atas persetujuan. tetapi sifatnya hanya menerangkan saja tentang adanya negara. dan pemerintah yang berdaulat. Orang-orang yang berdasarkan hukum merupakan anggota dari suatu negara disebut warganegara. Tempat perwakilan yang disebut ekstrateritorial berarti tempat itu meskipun berada di wilayah negara lain tetapi dianggap wilayah negara yang diwakili. Hal-hal mengenai warga negara dan mengenai penduduk diatur dengan undang-undang . orangnya disebut konsuler.

suatu negara tetap berdiri asalkan memenuhi tiga unsur pokok. Negara merupakan wadah yang memungkinkan seseorang dapat mengembangkan bakat dan potensinya. Pemerintah pusat memegang kedaulatan sepenuhnya. Negara Kesatuan (Unitaris) Negara Kesatuan adalah negara bersusunan tunggal. menjadi stabilisator. baik melalui jalur hukum maupun melalui jalur kekuasaan. satu dewan menteri (kabinet). menjaga kemungkinan serangan dari luar. Sifat negara antara lain : 1. Dalam negara kesatuan hanya ada satu konstitusi. Sifat monopoli Setiap negara menguasai hal-hal tertentu demi tujuan negara tersebut tanpa ada saingan. baik ke dalam maupun ke luar. 2. Adanya pengakuan dari negara-negara lain merupakan tanda bahwa negara baru itu telah diterima sebagai anggota baru dalam pergaulan antarnegara. semua orang sama di hadapan hukum dan lainnya. (bentuk-bentuk Negara) Bentuk Negara a. mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.b. tujuan negara tanpa fungsi negara adalah sia-sia. Wilayah negara dengan batas-batas tertentu. Pengakuan de jure Adalah pengakuan secara resmi sesuai dangan hukum internasional. negara harus melaksanakan penertiban. Contoh : semua orang harus membayar pajak. Demikian pula dengan pemerintahan. Walaupun tanpa pengakuan negara lain. (Sifat Negara) Sifat organisasi negara berbeda dengan organisasi lainnya. 2. Hubungan antara pemerintah pusat dengan rakyat dan daerahnya dapat dijalankan secara langsung. yaitu: 1. 3. setiap negara harus melaksanakan fungsi: y y y y penertiban (law and order): untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah terjadinya konflik. Pemerintah yang berdaulat. Negara dapat memungkinkan rakyatnya maju berkembang melalui pembinaan. Sifat totalitas Segala hal tanpa terkecuali menjadi kewenangan negara. dan sebaliknya. fungsi negara tanpa tujuan negara tidak menentu. menegakkan keadilan. satu kepala negara. Sifat memaksa Tiap-tiap negara dapat memaksakan kehendaknya. sedangkan fungsi negara merupakan upaya atau kegiatan negara untuk mengubah harapan itu menjadi kenyataan. 3. Maka. Rakyat yang mendiami wilayah negara. melalui badan-badan pengadilan. Ketiga unsur tersebut diatas disebut juga unsur konstitutif sedang unsur pengakuan negara lain disebut unsur deklaratif maksudnya agar negara itu dapat mengadakan hubungan internasional harus mendapat pengakuan dari negara lain. Minimal. dan satu parlemen. yaitu pemerintah pusatlah yang memegang wewenang tertinggi dalam . yakni kekuasaan untuk mengatur seluruh daerahnya ada di tangan pemerintah pusat. (fungsi dan tujuan Negara) Tujuan negara merupakan suatu harapan atau cita-cita yang akan dicapai oleh negara. pertahanan.

tidak bertumpuknya pekerjaan pemerintah pusat. penghasilan daerah dapat digunakan untuk kepentingan seluruh wilayah negara. Sedangkan kerugian sistem desentralisasi adalah ketidakseragaman peraturan dan kebijakan serta kemajuan pembangunan. 3. parlemen sendiri. b. 2. semua hal diatur dan diurus oleh pemerintah pusat. 5. adanya kesederhanaan hukum. Ciri-ciri negara serikat/ federal: . 4. rakyat di daerah kurang mendapatkan kesempatan untuk memikirkan dan bertanggung jawab tentang daerahnya. Kerugian sistem sentralisasi: 1. Daerah tidak berwewenang membuat peraturan-peraturan sendiri dan atau mengurus rumah tangganya sendiri. Keuntungan sistem desentralisasi: 1. bertumpuknya pekerjaan pemerintah pusat. Setiap negara bagian bebas melakukan tindakan ke dalam. Ciri utama negara kesatuan adalah supremasi parlemen pusat dan tiadanya badanbadan lain yang berdaulat. Meskipun demikian. terdiri atas beberapa negara bagian yang masing-masing tidak berdaulat. keputusan-keputusan pemerintah pusat sering terlambat. peraturan/ kebijakan dari pusat sering tidak sesuai dengan keadaan/ kebutuhan daerah. yaitu: 1.segala aspek pemerintahan. pembangunan daerah akan berkembang sesuai dengan ciri khas daerah itu sendiri. daerah-daerah lebih bersifat pasif. dan 2. karena hanya ada satu lembaga yang berwenang membuatnya. Desentralisasi. sehingga pemerintahan dapat berjalan lancar. terdapat parlemen daerah. 3. peraturan dan kebijakan di daerah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah itu sendiri. sehingga sering menghambat kelancaran jalannya pemerintahan. swatantra). 4. Tindakan ke luar (hubungan dengan negara lain) hanya dapat dilakukan oleh pemerintah federal. sedangkan daerah hanya menjalankan perintah-perintah dan peraturan-peraturan dari pemerintah pusat. pemerintah pusat tetap memegang kekuasaan tertinggi. asal tak bertentangan dengan konstitusi federal. Negara Serikat (Federasi) Negara Serikat adalah negara bersusunan jamak. 2. menunggu perintah dari pusat sehingga melemahkan sendi-sendi pemerintahan demokratis karena kurangnya inisiatif dari rakyat. Negara kesatuan dapat dibedakan menjadi dua macam sistem. 3. dan kabinet sendiri. daerah diberi kekuasaan untuk mengatur rumah tangganya sendiri (otonomi. Kendati negara-negara bagian boleh memiliki konstitusi sendiri. 5. karena sebagian ditanggung sendiri oleh daerah. adanya keseragaman (uniformitas) peraturan di seluruh wilayah negara. Dalam negara kesatuan bersistem desentralisasi. Dalam negara kesatuan bersistem sentralisasi. Keuntungan sistem sentralisasi: 1. 2. yang berdaulat dalam negara serikat adalah gabungan negara-negara bagian yang disebut negara federal. penghematan biaya. Sentralisasi. Untuk menampung aspirasi rakyat di daerah. partisipasi dan tanggung jawab masyarakat terhadap daerahnya akan meningkat. kepala negara sendiri.

1. Sedangkan perbedaannya adalah: mengenai asal-asul hak mengurus rumah tangga sendiri itu. 3. Dalam praktik kenegaraan. hak otonomi itu merupakan hak aslinya. hak itu diperoleh dari pemerintah pusat. 2) Sama-sama memiliki hak mengatur daerah sendiri (otonomi). jarang dijumpai sebutan jabatan kepala negara bagian (lazimnya disebut gubernur negara bagian). . sedangkan pada daerah otonom. Pada negara bagian. sehingga kegiatan pemerintah federal adalah hal ikhwal kenegaraan selebihnya (residuary power). tiap negara bagian memiliki kepala negara. 2. Pembagian kekuasaan antara pemerintah federal dengan negara bagian ditentukan oleh negara bagian. tiap negara bagian boleh membuat konstitusi sendiri. hubungan antara pemerintah federal (pusat) dengan rakyat diatur melalui negara bagian. Persamaan antara negara serikat dan negara kesatuan bersistem desentralisasi: 1) Pemerintah pusat sebagai pemegang kedaulatan ke luar. tetapi tidak boleh bertentangan dengan konstitusi negara serikat. dewan menteri (kabinet) demi kepentingan negara bagian. parlemen. kecuali dalam hal tertentu yang kewenangannya telah diserahkan secara langsung kepada pemerintah federal.