EL202 Teori Rangkaian

Bab 8: Rangkaian Dinamis

RANGKAIAN DINAMIS
‹ PENDAHULUAN Œ KOPLING MAGNETIK INDUKTOR • Kopling Induktor Linear Time Invariant • Kopling Induktor NonLinear Time Invariant • ANALISIS TABLEU • Rangkaian Dinamis Linear • Rangkaian Dinamis NonLinear Ž MODIFIKASI ANALISIS NODE • ANALISIS SINYAL KECIL • SIFAT-SIFAT UMUM RANGKAIAN DINAMIS • Teorema Superposisi untuk Rangkaian Dinamis Linear • Teorema Substitusi untuk Rangkaian Dinamis ‘ SOLUSI NUMERIK DARI PERSAMAAN RANGKAIAN • Metoda Euler Maju • Metoda Euler Mundur • Aplikasi Metoda Euler Mundur pada Persamaan Rangkaian

Teknik Elektro ITB

1 dari 38

EYS-2001

EL202 Teori Rangkaian

Bab 8: Rangkaian Dinamis

Œ KOPLING MAGNETIK INDUKTOR • Kopling Induktor Linear Time Invariant
• Karakterisasi

• Untuk model linear, diperoleh representasi terkontrol arus:

atau dengan

L = matriks induktansi; L11[L22]= induktansi sendiri dari L1[L2]; M = induktansi bersama dari L1 dan L2. • Sesuai dengan hukum Faraday dengan fluks total φk yang melalui induktor ke k (k = 1, 2) yang disebabkan oleh kedua arus, diperoleh:

Teknik Elektro ITB

2 dari 38

EYS-2001

EL202 Teori Rangkaian

Bab 8: Rangkaian Dinamis

• Dari kedua persamaan, diperoleh karakteristik kopling magnetik:

Atau dalam bentuk vektor:

• Untuk persamaan node, representasi berikut ini dapat digunakan:

atau

Γ : matriks induktansi reciprocal, dengan: dan

Teknik Elektro ITB

3 dari 38

EYS-2001

i2(0)) = 0 • Anggap arus dinaikkan sehingga i1(T) = I1. i2(T) =I2.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis ♦Energi Tersimpan • Ambil i1(0) = i2(0) = 0. sehingga φ1 = φ2 = 0 : EM (i1(0). maka energi yang disalurkan oleh generator ke 2-port pada selang [0. jika dan hanya jika: Teknik Elektro ITB 4 dari 38 EYS-2001 . i2) > 0 untuk semua i ≠ 0. Dengan demikian diperoleh sifat matriks induktansi sbb: Energi magnetik tersimpan EM(i1. T]: atau: • Dalam ekspresi lebih sederhana: atau dalam bentuk matriks: • Terlihat bahwa EM ≥ 0 untuk semua i1 dan i2.

maka |k| < 1. § Ambil kondisi batas: k = 1. Bila k membesar mendekati 1 berarti kopling magnetik antar induktor makin kuat. dari persamaan energi Untuk semua i2 diperoleh: suku kedua menjadi nol.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis • Catatan: § Energi magnetik tersimpan EM(i1. Kedua kondisi tsb adalah kondisi perlu dan cukup agar matriks simetris nyata L definit positif. jika dan hanya jika: atau: sehingga L22 > 0. Tentu saja keadaan ini tak mungkin direalisaikan pada prakteknya. Hal ini hanya terjadi bila semua medan magnet yang disebabkan oleh arus i1 dihilangkan semua oleh medan magnet yang disebabkan oleh arus i2. berarti M = 0: tak ada kopling magnetik antar induktor. juga untuk i2 ≠ 0. L11 Teknik Elektro ITB 5 dari 38 EYS-2001 . M i 2 akan diperoleh nol juga pada suku pertama. Bila k= 0. bila i1 = − Akibatnya EM = 0 dengan i1 ≠ 0 dan i2 ≠ 0. i2) > 0 untuk semua i ≠ 0. § Koefisien kopling k dapat dinyatakan : Dari syarat M2 < L11L22. Koefisien tak pernah mencapai 1.

diperoleh M > 0. diperoleh arah medan magnet sama untuk kedua sumber arus tsb: medan magnet di inti lebih besar : energi yang tersimpan lebih besar. Dengan aturan tangan kanan. Teknik Elektro ITB 6 dari 38 EYS-2001 . • Dengan mengingat diperoleh Mengingat I1I2 > 0.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis § Tanda Arah • Tanda Induktansi bersama ditentukan oleh susunan fisik koil • Anggap kopling magnetik diberi sumber arus dc I1 > 0 dan I2 > 0. • Anggap kopling magnetik diberi sumber arus dc i1= I1 dan i2 = -I2. Dengan aturan tangan kanan. diperoleh arah medan magnet untuk kedua sumber arus tsb berlawanan: medan magnet di inti lebih kecil: energi tersimpan lebih kecil.

M23 dan M31 tak perlu bertanda sama. o Energi magnetik yang tersimpan adalah: Teknik Elektro ITB 7 dari 38 EYS-2001 . M23 < 0.. M13 < 0. o Untuk kopling induktor linear invarian waktu lebih dari dua. M12. diperoleh persamaan sbb: o Matriks induktansi L simetris. misal seperti gambar diatas. Mij : induktansi bersama antara induktor i dan induktor j.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis • Kopling Magnetik Banyak M12 > 0.

sehingga untuk µ →∞. Dengan demikian diperoleh pendekatan sbb: Teknik Elektro ITB 8 dari 38 EYS-2001 . Selanjutnya gulung 2 koil pada inti magnet sehingga terbentuk suatu 2-port sbb: § Bila µ besar. maka flux bocor La mengecil dan flux bersama Lm membesar. Pilih material inti magnet dngan permiabilitas µ tinggi ( ferrite. Untuk k2→1.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis ♦ Hubungan Kopling Magnetik dengan Trafo Ideal § Setiap pasangan kopling induktor linear invariant waktu adalah sama dengan suatu 2-port yang tersusun dari trafo ideal dan dua (bukan kopling) induktor La dan Lm. maka La→0 dan Lm→∞. superpermalloy. § Anggap trafo berkualitas tinggi ingin dibuat. Lm : induktansi magnetisasi yang memodelkan flux magnetik bersama untuk kedua koil. § La : induktansi bocor: induktansi yang dilihat dari port 1 akibat flux bocor (garis-garis medan magnetik yang tidak menghubungkan kedua koil). maka M2→L11L12 dan La →0. dst).

EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis ♦ Kopling Induktor NonLinear Time Invariant • Flux tergantung pada arus secara nonlinear: • Tegangan port diperoleh menggunakan aturan rantai: • Catatan: Kedua persamaan diperoleh dengan dari persamaan linear berikut ini untuk kasus umum. • Dalam bentuk matriks. l = 1. l) dari matriks J = ( ( ˆ ∂φ k )(i(t)) untuk k . 2 ∂il Teknik Elektro ITB 9 dari 38 EYS-2001 . tegangan port dapat dinyatakan sbb: Elemen ke (k .

• Analisis Tableu untuk rangkaian dinamis merupakan pengembangan dari analisis Tableu untuk rangkaian resistif pada Bab 5. • Mula-mula tulis persamaan KCL (Ai = 0). selanjutnya tulis persamaan KVL (v. Teknik Elektro ITB 10 dari 38 EYS-2001 . bukan bentuk integral.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis • ANALISIS TABLEU • Ada 2 metoda umum untuk menurunkan persamaan-persamaan suatu rangkaian dinamis: Analisis Tableu dan Modifikasi Analisis Node. • Persamaan cabang untuk kapasitor dan induktor harus ditulis dalam bentuk differensial.ATe=0) dan akhirnya tulis persamaan cabang.

EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis ♦ Rangkaian Dinamis Linear q Rangkaian Linear Time Invariant q Contoh: • Buat digraphnya dan pastikan terhubung sbb: • Tuliskan persamaan KCL nya: Teknik Elektro ITB 11 dari 38 EYS-2001 .

Teknik Elektro ITB 12 dari 38 EYS-2001 .EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis • Tuliskan persamaan KVL nya: • Tuliskan Persamaan cabangnya: • Kondisi mula rangkaian: • Catatan: semua persamaan adalah persamaan aljabar linear kecuali persamaan ketiga dan keempat dari persamaan cabang: persamaan differensial linear.

persamaan matriks tsb dapat dituliskan: dengan kondisi mula: Teknik Elektro ITB 13 dari 38 EYS-2001 .EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis • Persamaan cabang dapat dinyatakan dalam matriks: • Dalam notasi D (=d/dt).

induktor dan resistor pada rangkaian N contoh sebelumnya bersifat tergantung waktu sbb: pada maka rangkaian menjadi linear time-varying NT .EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis q Rangkaian Linear Time-Varying • Bila kapasitor. • Persamaan-persamaan rangkaian menjadi sbb: Persamaan Cabang: n2 v1 − n1v2 n1i1 + n2i2 =0 =0 v6 = Em cos ωt Teknik Elektro ITB 14 dari 38 EYS-2001 .

Teknik Elektro ITB 15 dari 38 EYS-2001 . Tulis persamaan KVL untuk b cabang dari rangkaian: 4. maka persamaannya: Bila rangkaian tergantung waktu. 2. Tulis b persamaan cabang dari rangkaian: Bila rangkaian invarian waktu. Tulis persamaan KCL untuk n-1 node kecuali node referensi: 3. persamaan Tableu dapat ditulis sbb: dengan kondisi mula rangkaian harus disertakan. Pilih node referensi. q Persamaan cabang utuk setiap elemen rangkaian. n = jumlah node. selanjutnya gambar digraph terhubung. misal node n. dengan b = jumlah cabang. • Jumlah persamaan / jumlah variabel= 2b+n-1.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis ♦ Algoritma: Persamaan Tableu untuk Rangkaian Dinamis Linear Diberikan: q Diagram rangkaian dengan node-node nya dinomori dari Œ sampai n dengan arah referensi arus. Langkah-langkah: 1. maka persamaannya: • Dalam bentuk matriks.

EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis § Rangkaian Dinamis NonLinear § Contoh: • Rangkaian nonlinear invarian waktu N memiliki komponen nonlinear: o induktor yang dicirikan dengan induktansi sinyal kecilnya L(.) o resistor bersifat terkontrol tegangan o Op Amp dimodelkan dengan rangkaian sbb: o VCVS nya berkarakteristik sbb: dengan Aε = Esat Teknik Elektro ITB 16 dari 38 EYS-2001 .) ) i6 (.

b... Teknik Elektro ITB 17 dari 38 EYS-2001 . vk (.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis • Model 2-port nonlinear Op Amp dicirikan sbb: • Gunakan cara inspeksi untuk menulis persamaan KCL dan KVL dari rangkaian N: • Turunkan persamaan cabang rangkaian N : • Persamaan Tableu diperoleh dari persamaan-persamaan KCL.)..).. dan il (.. persamaan Tableu adalah sbb: • Untuk digraph terhubung dengan b cabang dan n node. n − 1. • Secara umum.2. b .. persamaan Tableu = (2b+n-1) persamaan skalar dalam (2b+n-1) fungsi anu e j (.. l = 1....2. j = 1.).. KVL dan persamaan cabang diatas. k = 1.2..

• Beberapa aturan dasar: • Turunkan persamaan node menggunakan variabel tegangan node. • Bila ditemukan suatu elemen bukan terkontrol tegangan. maka gunakan variabel baru arus cabang yang terkait pada persamaan node nya untuk memperoleh persamaan baru: persamaan cabang untuk elemen tsb. • SPICE menggunakan modifikasi analisis node. • Persamaan pada analisis ini dapat diturunkan secara inspeksi. • Persamaan-persamaan pada analisis ini tak menggambarkan interkoneksi antar elemen rangkaian dan sifat dari cabangcabang rangkaian. tetapi dapat digunakan untuk rangkaian dinamis. • Diperoleh persamaan sistem dengan variabel yang tak diketahui adalah tegangan-tegangan node dan beberapa arus cabang (yang dipilih sebagai variabel baru pada butir sebelumnya). sehingga struktur rangkaian tidak sejelas dibanding pada analisis Tableu. • Modifikasi analisis node berdasarkan pada analisis node.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis Ž MODIFIKASI ANALISIS NODE • Analisis node pada Bab 5 dapat digunakan untuk rangkaian resistif yang tersusun dari resistor-resistor terkontrol tegangan. • Jumlah persamaannya selalu lebih kecil daripada analisis Tableu. Teknik Elektro ITB 18 dari 38 EYS-2001 .

Jumlah node n =4. i6 ) dibanding Teknik Elektro ITB 19 dari 38 EYS-2001 .i2 dan 15 persamaan bila menggunakan analisis Tableu. diperoleh persamaan: o Catatan: o Untuk KCL pada node 1. mengingat sumber tegangan es (t ) variabel baru i6 . o Dengan cara inspeksi.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis Contoh 1: Rangkaian Linear Time-Invariant Jumlah cabang b =6. independen bukan terkontrol tegangan. o Analisis ini menghasilkan 6 persamaan (dengan 6 variabel e1 . gunakan arus-arus induktor i1 dan i2 . e2 dan e3 dan variabel arus yang dipilih i1 . maka digunakan o Untuk KCL pada node 2 dan 3.

) q Op Amp dimodelkan dengan 2-port sbb: q Persamaan-persamaan yang diperoleh: Ada 9 persamaan dalam 9 fungsi anu: 4 tegangan node e1 (. Teknik Elektro ITB 20 dari 38 EYS-2001 .).).).) .EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis Contoh 2: Rangkaian Nonlinear Karakteristik elemenelemen nonlinear: Kapasitor: Kapasitansi sinyal kecil nya C(.) Resistor: terkontrol arus: ) v6 (.).). e4 (. i5 (. i6 (.).). e3 (.) Induktor: Induktansi sinyal kecil nya L(. i7 (. i4 (. e2 (.) dan 5 arus yang dipilih i2 (.

Pilih node referensi. misal node n. q Teknik Elektro ITB 21 dari 38 EYS-2001 . tulis persamaan KCL untuk node k menggunakan variabel tegangan-tegangan node terhadap referensi. n-1. Bila satu atau lebih cabang yang tak bersifat terkontrol tegangan dihubungkan pada node k. Untuk k= 1. Langkah-langkah: 1.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis ♦ Algoritma: Penulisan Persamaan Modifikasi Analisis Node dari suatu Rangkaian Dinamis Diberikan: q Diagram rangkaian dengan node-node nya dinomori dari Œ sampai n dengan arah referensi arus. maka arus-arus cabangnya masuk dalam persamaan node dan persamaan cabangnya disertakan pada (n-1) persamaan node. q Persamaan cabang untuk setiap elemen rangkaian. 2. maka arus cabang induktor tsb masuk pada persamaan node dan persamaan cabang induktor tsb disertakan pada (n-1) persamaan node. § Catatan: q Bila ada satu atau lebih induktor terhubung pada node k. …. selanjutnya gambar digraph terhubung. 2.

EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis • ANALISIS SINYAL KECIL o Konsep dari rangkaian ekivalen sinyal kecil menjadi dasar sangat penting dari suatu teknik pendekatan yang digunakan di rangkaian telekomunikasi. o Metoda ini mereduksi analisis rangkaian nonlinear dinamis menjadi analisis rangkaian nonlinear resistif dan selanjutnya menjadi analisis rangkaian linear dinamis (lihat bab 7).) ) φ6 (. pengukuran dan pembangkitan daya.) Vektor kolom us(t) dikontribusikan oleh sumber independen dc dan ac: Es + es(t) • Lakukan 3 langkah berikut untuk memperoleh persamaan pendekatan yang merepresentasikan rangkaian N. q Contoh: o Sinyal es(.) adalah kecil: |es(t)| kecil untuk semua t ≥ 0. o Elemen-elemen nonlinear dikarakteristikkan: o VCCS: fo(.) o Induktor terkontrol arus: o Kapasitor terkontrol tegangan: o Resistor terkontrol tegangan: i2 (.) o Bentuk Persamaan Tableu nya: ) ) q7 (. Teknik Elektro ITB 22 dari 38 EYS-2001 .

Tanggapan steady state dc nya : EQ. • • Dari persamaan diatas. dan sumber dc bekerja. IQ o Buat sumber ac tak bekerja. VQ. IQ: vektor-vektor konstan). IQ. Vektor-vektor nol pada f karena V Q (ingat VQ. o Persamaan Tableu nya menjadi: Us dikontribusikan hanya oleh sumber independen dc: Es. VQ.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis q Langkah 1: Hitung titik operasi DC Q: EQ. diperoleh rangkaian pengganti resistif nonlinear sbb: Teknik Elektro ITB 23 dari 38 EYS-2001 . Persamaan skalarnya adalah: • = 0 dan IQ = 0 .

Teknik Elektro ITB 24 dari 38 EYS-2001 ~ .EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis q Langkah 2: Ubah Variabel-Variabel Asumsi-Asumsi: 1. Dengan demikian: Substitusi persamaan diatas dengan persamaan dan persamaan diperoleh persamaan: § Langkah 3: Peroleh Persamaan Cabang Pendekatan Mengingat kenyataan bahwa e(t). EQ. i (t) dan sumber ac). v(t) ≈ VQ dan i(t) ≈ IQ. Hasil yang diperoleh adalah kumpulan persamaan rangkaian ekivalen sinyal kecil disekitar titik operasi Q (pendekatan linear ~ ~ ~ ~ invarian waktu yang menghubungkan v(t). maka persamaan nonlinear dapat dilinearisasi disekitar titik operasi dc menggunakan teorema ekspansi Taylor (abaikan orde tinggi nya). VQ. sehingga tegangan node sebenarnya e(t) ≈ EQ. |es(t)| kecil untuk semua t ≥ 0. dan i (t) kecil. v(t). IQ telah diketahui dari langkah 1. 2.

maka suku-suku orde tinggi dapat diabaikan. Persamaan pendekatan diperoleh dengan mengingat ) persamaan i 2 (V2 ) − I 2 = 0 : ' (Persamaan resistor linear invarian waktu dengan konduktansi i 2 (V2 ) : kemiringan karakteristik resistor pada titik operasi. ) Teknik Elektro ITB 25 dari 38 EYS-2001 .R 8 I 8 = 0 diperoleh persamaan v Bila ~2 (t) kecil.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis q Resistor Resistor Linear: Resistor Nonlinear ~ Substitusi I2 + i2 (t ) untuk i 2 (t ) diperoleh: Substitusi persamaan dan persamaan V8 .

Teknik Elektro ITB 26 dari 38 EYS-2001 .f0 (V2 ) + I3 = 0 serta abaikan suku-suku orde tinggi.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis q Sumber Dependen Sehingga: Gunakan ekspansi deret Taylor : Substitusikan persamaan . diperoleh (Persamaan VCCS linear invarian waktu).

' Teknik Elektro ITB 27 dari 38 EYS-2001 . diperoleh Persamaan pendekatan: ˆ (Persamaan induktor linear invarian waktu dengan induktansi Φ 6 (I6 ) : merupakan kemiringan kurva karakteristik induktor nonlinear semula pada titik operasi nya (I 6 .EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis q Induktor Induktor Linear: Induktor Nonlinear Sehingga Sehingga Gunakan ekspansi deret Taylor. Φ 6 ) . diperoleh: Diperoleh persamaan Abaikan suku-suku orde tinggi.

Teknik Elektro ITB 28 dari 38 EYS-2001 .EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis q Kapasitor (Gunakan konsep dualitas dengan induktor) Kapasitor Linear: Kapasitor NonLinear: Dengan aturan rantai. diperoleh Diperoleh Gunakan ekspansi deret Taylor. abaikan suku-suku orde tinggi dan gunakan dV7 = 0) persamaan I7 = 0 (karena dt Persamaan yang diperoleh diperoleh persamaan pendekatan ˆ' (Persamaan kapasitor linear invarian waktu dengan q7 (V7 ) :kemiringan kurva karakteristik kapasitor nonlinera semula pda titik operasi V7 .

EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis q Sumber Independen = Es diperoleh Substitusikan persamaan V1 Dengan cara yang sama. Dalam bentuk matriks: (Persamaan tsb berbentuk sama dengan persamaan dari Analisis Tableu: Persamaan-persamaan diatas bersama dengan persamaan merepresentasikan rangkaian linear invarian waktu berikut ini: Teknik Elektro ITB 29 dari 38 EYS-2001 . diperoleh persamaan-persamaan: (Persamaan cabang dari satu sumber tegangan independen dan 7 elemen linear invarian waktu).

EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis q Kesimpulan q Persamaan Tableu dari rangkaian ekivalen sinyal kecil: q Dari persamaan tsb disimpulkan: • Persamaan tsb adalah persamaan Tableu dari rangkaian linear invarian waktu dengan tegangan node e(t) . i us v Rangkaian tsb dinotasikan dengan LQ dan disebut rangkaian ekivalen sinyal kecil disekitar titik operasi Q dari N. ~ Teknik Elektro ITB 30 dari 38 EYS-2001 . tegangan cabang ~(t) . • Rangkaian tsb memiliki digraph sama dengan rangkaian nonlinear invarian waktu semula N. arus cabang ~(t) dan sumber independen ~ (t ) .

Langkah-Langkah: o Tentukan titik operasi Q. Teknik Elektro ITB 31 dari 38 EYS-2001 . dengan node-node dinomori dari Œ hingga n dan dengan memperhatikan arah referensi arus. Ganti setiap elemen nonlinear dengan rangkaian ekivalen sinyal kecilnya disekitar titik operasi yang diperoleh dari langkah 3. o Persamaan(2) cabang dari setiap elemen N. 5. Selesaikan rangkaian resistif yang diperoleh (hanya diberi sumber dc): VQ.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis § Algoritma Untuk Memperoleh Ekivalen Sinyal Kecil LQ dari N Rangkaian Diberikan: o Diagram Rangkaian nonlinear invarian waktu N yang diberi sumber-sumber dc dan ac. 1. Pada N . 3. IQ. 2. Biarkan semua elemen linear seperti semula. Ganti semua induktor dengan hubung singkat dan semua kapasitor dengan hubung terbuka. buat semua sumber independen dc tak bekerja. 6. o Tentukan LQ 4. Buat semua sumber independen ac tak bekerja. Rangkaian linear timeinvariant yang diperoleh adalah LQ yang merupakan rangkaian ekivalen sinyal kecil dari N disekitar titik operasi Q.

EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis Contoh: • Menentukan titik operasi: • Menentukan L Q Teknik Elektro ITB 32 dari 38 EYS-2001 .

Secara umum. • Teorema tsb masih berlaku untuk rangkaian dinamis. tentunya dengan modifikasi.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis • SIFAT-SIFAT UMUM RANGKAIAN DINAMIS • Pada Bab 5 telah dibahas teorema superposisi dan substitusi untuk rangkaian resistif. • Teorema Superposisi untuk Rangkaian Dinamis Linear • Tanggapan zero-state untuk rangkaian dinamis linear dengan beberapa sumber independen ≡ jumlah tanggapan zero-state yang disebabkan oleh masing-masing sumber yang bekerja sendiri-sendiri. teorema superposisi tak berlaku untuk rangkaian nonlinear • § Teorema Superposisi untuk Rangkaian Dinamis Linear Time-Varying Teknik Elektro ITB 33 dari 38 EYS-2001 .

L1. Dengan demikian masalah rumit diubah menjadi sederetan masalah sederhana. gm : konstanta : karakteristik modulator. sumber arus → hubung terbuka.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis § Interpretasi Rangkaian • Suku y vk (t ) pada persamaan diatas = tanggapan zero-state dari N yang diamati pada y. maka rangkaian cukup diuji dengan sinyal sinus dengan beberapa frekuensi di cakupan tsb. …. Tanggapan y(t) pada saat t akan tergantung pada kondisi mula. [Sumber tegangan → hubung singkat. ketika semua sumber independen kecuali v sk (. Bandingkan dengan rangkaian resistif. dan semua nilai dari semua sumber independen selama [0. C6. t] mengingat rangkaian N bersifat dinamis. Teknik Elektro ITB 34 dari 38 EYS-2001 . Anggap bahwa rangkaian harus mengirimkan sinyal apa saja dengan frekuensi 16 Hz hingga 18 kHz.) di nol kan. sinyal sinus cos ωct dibangkitkan dari osilator lokal. Sehingga kondisi mula harus di nol kan. …. • ♦ Contoh (Rangkaian Linear Time-Varying): Diberikan sistem komunikasi sbb: Semua elemen R1. R2. Dengan teorema superposisi. L4 : linear dan invarian waktu. C1.

dan vC1(t0). ….) : tanggapan zero-input dari N yang disebabkan oleh kondisi-kondisi mula. Ambil: Yzs(. Ambil sembarang tanggapan dari rangkaian : yc. Yzi(.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis Corollary : Ambil N rangkaian dinamis linear yang mungkin time varying dan bersolusi unik. …. Ambil kondisi mula rangkaian pada t= t0 adalah : iL1(t0).) : tanggapan zero-state dari N yang disebabkan oleh sumbersumber independen. vC2(t0). Rangkaian di eksitasi dengan beberapa sumber independen. iL2(t0). Maka: atau: Teknik Elektro ITB 35 dari 38 EYS-2001 .

teorema substitusi dikembangkan dari teorema yang sama untuk rangkaian resistif. Teknik Elektro ITB 36 dari 38 EYS-2001 . • Untuk rangkaian dinamis.EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis ♦ Teorema Substitusi untuk Rangkaian Dinamis • Teorema substitusi dapat menyederhanakan analisis suatu rangkaian dengan mengubahnya menjadi 2 buah 1-port yang terhubung satu sama lain.

EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis § Teorema Substitusi Teknik Elektro ITB 37 dari 38 EYS-2001 .

EL202 Teori Rangkaian Bab 8: Rangkaian Dinamis § Pengembangan Teorema Substitusi Teknik Elektro ITB 38 dari 38 EYS-2001 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful