P. 1
Doc 11

Doc 11

|Views: 913|Likes:
Published by Edik Mawan

More info:

Published by: Edik Mawan on Jul 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

Sections

  • A. Latar Belakang Masalah
  • B. Rumusan Masalah
  • C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
  • D. Penegasan Istilah
  • E. Sistematika Skripsi
  • A. LANDASAN TEORI
  • 1. Belajar dan Pembelajaran
  • 2. Model Pembelajaran
  • 3. Pembelajaran kooperatif
  • 4. Pembelajaran Konvensional
  • 5. Pembelajaran kooperatif STAD
  • 6. Matematika
  • 7. Bangun Ruang Sisi Datar
  • B. Kerangka Berfikir
  • C. Hipotesis
  • A. Penentuan Objek Penelitian
  • B. Variabel
  • C. Rancangan Eksperimen
  • D. Metode Pengumpulan Data
  • E. Analisis data
  • A. Hasil Penelitian
  • B. Pembahasan
  • A. Simpulan
  • B. Saran
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Pertemuan 1
  • Pertemuan 2
  • Pertemuan 3
  • Pertemuan 4

KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATERI POKOK BANGUN

RUANG SISI DATAR SISWA KELAS VIII SMP N 3 DEMPET TAHUN PELAJARAN 2006/2007

SKRIPSI
disajikan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Jurusan Matematika

Oleh Sutriyono 4101403590

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2007

PENGESAHAN
Skripsi dengan judul: Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) Terhadap Pemahaman Konsep Materi Pokok Bangun Ruang Sisi Datar Siswa Kelas VIII SMP N 3 Dempet Tahun Pelajaran 2006/2007. Telah dipertahankan di depan sidang panitia ujian skripsi Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Senin : 27 Agustus 2007 Panitia Ujian Ketua Sekretaris

Drs. Kasmadi Imam S, M.S NIP. 130781011 Pembimbing Utama

Drs. Supriyono, M.Si NIP. 130815345 Ketua Penguji

Drs. Moch. Chotim, M.S NIP. 130781008 Pembimbing Pendampng

Drs. Wardono, M.Si NIP. 131568905 Anggota Penguji

Drs. Sugiman M.Si NIP. 131813673

Moch. Chotim, M.S NIP. 130781008 Anggota Penguji

Drs. Sugiman M.Si NIP. 131813673

ii

PERNYATAAN

Dengan ini Saya menyatakan bahwa isi skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi dan sepanjang pengetahuan saya tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis dirujuk dalam skripsi ini dan disebutkan dalam Daftar Pustaka.

Semarang, ……………

iii

S Al-Insyirah:6-8). Orang-orang yang telah mengajariku baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan. Bapak dan Ibu yang selalu menyayangiku dan mendoakanku.. 3. “…. (Q. maka apabila kamu telah selesai (urusan dunia). Seluruh Keluarga besar dirumah yang telah memberikan sumbangan doanya. Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan. Katakanlah: “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orangorang yang tidak mengetahui?”. 2. Az Zumar (39): 9) 2.MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”. 4. dan hanya kepada Tuhan-mulah kamu berharap (Q. PERSEMBAHAN: Karya kecil ini saya persembahkan buat: 1. bersungguh-sungguhlah (dalam beribadah). Teman-teman seperjuangan pendidikan matematika ’03. iv .S.

yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan dalam penyusunan skripsi ini. Sugiman. Wb.. Ketua Jurusan Matematika. Keberhasilan ini tentu saja tidak dapat terwujud tanpa bimbingan.S. M. Kasmadi Imam S. Rektor Universitas Negeri Semarang 2.S. Supriyono. Moch. Chotim. dan Drs. 5. Dr. dukungan dan bantuan berbagai pihak. Sudijono Sastroatmojo. Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Siti Masrifatul Aminah Kepala SMP Negeri 3 Dempet Demak yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian. M. Prof. Dra.Si. oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1.. v . Drs.Si. guru bidang studi matematika SMP Negeri 3 Dempet Demak atas waktu dan bimbingannya dalam membantu penulis melaksanakan penelitian.Si. Bapak Jafar Shodiq dan Bapak Khoeroni. Wr. Seluruh guru dan pegawai SMP Negeri 3 Dempet Demak yang telah bersedia bekerja sama dalam penelitian skripsi ini. M. M. Dekan FMIPA UNNES yang telah memberikan ijin penelitian 3. H. 6... 7.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum. Drs. M. FMIPA UNNES yang telah memberikan kemudahan dalam penyusunan Skripsi ini 4.

8. Siswa-siswi SMP Negeri 3 Dempet Demak yang telah bersedia bekerja sama dalam penelitian skripsi ini. 9. Serta semua pihak yang tidak dapat Penulis sebutkan satu per satu, baik secara langsung maupun tidak langsung yang telah memberikan bantuan dan dukungan demi terselesaikannya Skripsi ini. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa Skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, Penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak. Penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.

Semarang,

2007

Penulis

vi

ABSTRAK

Sutriyono. 2007. Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) Terhadap Pemahaman Konsep Materi Pokok Bangun Ruang Sisi Datar Siswa Kelas VIII SMP N 3 Dempet Tahun Pelajaran 2006/2007. Skripsi. Jurusan Matematika, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif STAD, Pemahaman Konsep Matematika yang bersifat deduktif aksiomatik dan berangkat dari hal-hal yang abstrak, cenderung sulit diterima dan dipahami oleh siswa sehingga mengakibatkan daya tarik siswa terhadap pelajaran matematika cukup rendah. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alternatif untuk mengembangkan pembelajaran, salah satunya adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD. Dari hal tersebut muncul permasalahan lebih efektif mana antara pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD dengan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar. Adapun Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan metode konvensional terhadap pemahaman konsep siswa pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar pada siswa kelas VIII semester genap SMP N 3 Dempet tahun Pelajaran 2006/2007. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Dempet tahun pelajaran 2006/2007. sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik random sampling, yaitu kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-C sebagai kelas kontrol. Data awal dalam penelitian adalah nilai ulangan semester gasal. Dari data tersebut diperoleh kedua kelompok berasal dari keadaan yang sama. Setelah kelompok eksperimen diberikan pembelajaran STAD dan kelompok kontrol diberi pembelajaran konvensional, maka kedua kelompok diberikan tes pemahaman konsep pada materi pokok Bangun Ruang Sisi Datar. . Diperoleh rata-rata nilai kelompok kontrol adalah 66,76, dan rata-rata kelompok eksperimen adalah 72,57. Berdasarkan uji perbedaan rata-rata dengan uji pihak kanan diperoleh bahwa thitung sebesar 2,787 sedang ttabel sebesar 1,67. Jelas t hitung > t tabel . Jadi dapat disimpulkan bahwa rata-rata

pemahaman konsep kelompok ekperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. Mengacu pada hasil penelitian tersebut dapat diajukan beberapa saran yaitu, untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif STAD diperlukan waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan peserta didik dalam memahami konsep.

vii

DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................. PENGESAHAN ..................................................................................................... PERNYATAAN .................................................................................................... MOTTO DAN PERSEMBAHAN ........................................................................ KATA PENGANTAR .......................................................................................... ABSTRAK ............................................................................................................ i ii iii iv v vii

DAFTAR ISI ......................................................................................................... viii DAFTAR LAMPIRAN ......................................................................................... BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah........................................................................ B. Rumusan Masalah ................................................................................ C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ............................................................. D. Penegasan Istilah .................................................................................. E. Sistematika Skripsi ............................................................................... BAB II. LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS A. LANDASAN TEORI ........................................................................... 1. Belajar dan Pembelajaran.................................................................. 2. Model Pembelajaran ........................................................................ 3. Pembelajaran Kooperatif .................................................................. 4. Pembelajaran Konvensional ............................................................. 5. Pembelajaran Kooperatif STAD ...................................................... 6. Matematika ........................................................................................ 10 10 15 17 22 23 30 1 5 6 6 8 x

viii

..... Hasil Penelitian ................................... B................... Rancangan Eksperimen ...................... Analisis Data ....... Saran ......................... BAB III.................................................... KERANGKA BERFIKIR .......................................................... DAFTAR PUSTAKA ............................... Simpulan ............................................... BAB V......... LAMPIRAN-LAMPIRAN 31 37 38 39 39 40 41 47 55 60 64 65 66 ix ........... BAB IV............... HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A.....7............... Metode Pengumpulan Data .......................................................... SIMPULAN DAN SARAN A........................................................................................... Bangun Ruang Sisi Datar ................................................................................................................................................... D...................... Penentuan Objek Penelitian .................................................................................... F....................................................... B............................... E............................. HIPOTESIS ................................. Variabel ... METODE PENELITIAN A........................ C.. Pembahasan .............. G.......................................................................................................................... B.....................

........ Daftar Nilai Tes Akhir Kelas Kontrol.................................................................................... Kisi-kisi Soal Instrumen.................. Kunci Jawaban Soal Uji Coba .......................................... Uji Normalitas Data Nilai Ujian Akhir Semester Gasal Kelas VIII-A .................... Uji Normalitas Data Nilai Ujian Akhir Semester Gasal Kelas VIII-C....... 70 71 72 74 76 78 86 87 89 92 93 98 Lampiran 5. 102 Lampiran 19......... 100 Lampiran 17............ Lampiran 9... Data Hasil Belajar Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol...................... Lampiran 14...................................................................... 101 Lampiran 18............................................................................................................ 104 Lampiran 20... Lampiran 13....................................................... 67 68 Lampiran 3................. Perhitungan Reliabilitas Soal Uji Coba........................................................................ Daftar Nilai Tes Akhir Kelas Eksperimen ..................................... Lampiran 16..... Soal Instrumen ............................ Uji Normalitas Data Nilai Ujian Akhir Semester Gasal Kelas VIII-B................................... Perhitungan Taraf Kesukaran Soal Uji Coba .............. Soal Uji Coba ..... Kunci Jawaban Soal Instrumen................... Lampiran 2............................................................. Lampiran 6..................................... Hasil Analisis Tes Soal Uji Coba.. Data Nilai Ulangan Akhir Semester Gasal Kelas VIII .......................................................................................... 106 Lampiran 22... Kisi-kisi Soal Uji Coba ............................................................................................................................. Tabel Transformasi Soal Tes ... Uji Homogenitas Populasi.. Lampiran 10..................... 105 Lampiran 21.......................... Lampiran 15...... Perhitungan Daya Beda Soal Uji Coba .............. Lampiran 7................................................. Silabus.............................. Lampiran 12............ Lampiran 8.. Perhitungan Validitas Butir Soal Uji Coba ................... Lampiran 11.......... 69 Lampiran 4.................................. Analisis Varians (Uji Kesamaan Keadaan Awal dari Populasi)...DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1......................................... 107 x ...

............ 108 Lampiran 24.................................. 109 Lampiran 25.............................. 111 Lampiran 27............................. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Eksperimen Pertemuan 4............ Surat Penetapan Dosen Pembimbing ................. 113 Lampiran 29............................................................................ Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Eksperimen Pertemuan 1 ................................................................... Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Eksperimen Pertemuan 3.......................... 116 Lampiran 31.......................................................................................................... 154 Lampiran 40... 110 Lampiran 26......................................... Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Kontrol Pertemuan 3................................................ 122 Lampiran 32............. Daftar Nama Kelompok .................. 145 Lampiran 37............................ 127 Lampiran 33................................................ Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Kontrol Pertemuan 2.................................................................................................................. Uji Normalitas Data Tes Akhir Kelas Kontrol...........................Lampiran 23...................................................................... Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Kontrol Pertemuan 4..................................................................... 149 Lampiran 38............................................................................ Uji Perbedaan Dua Rata-rata Data Tes Akhir Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol ...................... Daftar Peserta Tes Uji Coba......... Uji Kesamaan Dua Varians Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol . 112 Lampiran 28.......... Surat Keterangan ........................................ 141 Lampiran 36.............. 153 Lampiran 39............... Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Kontrol Pertemuan 1.... Surat Ijin Penilitian .......................... 132 Lampiran 34................... Uji Normalitas Data Tes Akhir Kelas Eksperimen ....................... Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Eksperimen Pertemuan 2....... 155 xi ......................................... 137 Lampiran 35........................ 114 Lampiran 30.. Data Kuis Kelas Ekperimen ........................................

Siswa yang belajar akan mengalami perubahan baik dalam pengetahuan. keagamaan. pemahaman. Adapun faktor untuk menghasilkan perubahan yang diharapkan yaitu bagaimana cara untuk mengefektifkan pemahaman konsep. Latar Belakang Masalah Pendidikan memegang peranan penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia bagi kehidupan dimasa yang akan datang. pengendalian diri. kecerdasan. penalaran. keterampilan. Tujuan pendidikan dapat dicapai jika siswa melibatkan dirinya secara aktif dalam kegiatan belajar baik fisik. Pendidikan Nasional adalah uasaha secara sadar atau terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual.20 tahun 2003).BAB I PENDAHULUAN A. 1 . mental maupun emosional. dan keterampilan yang diperlukan bagi dirinya. Melalui proses belajar diharapkan akan dicapai isi dari pendidikan tersebut. maka diperlukan berbagai faktor. nilai dan sikap. Keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan terutama ditentukan oleh proses belajar mengajar yang dialami siswa. kebiasaan. Agar perubahan tersebut dapat tercapai dengan baik. karena pemahaman konsep merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan belajar mengajar yang ditandai dengan adanya perubahan seperti tersebut diatas. masyarakat. bangsa dan negara (Pasal 1 UU No.

pemahaman konsep merupakan faktor yang sangat penting. analisis. Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. dan kreatif. Proses pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. agar siswa senantiasa meningkatkan aktivitas belajarnya dan bersemangat. berarti tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. serta kemampuan bekerjasama. Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini. dan memanfaatkan informasi untuk . Dengan demikian. teori peluang dan matematika diskrit. Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh. Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis. aljabar. diharapkan pemahaman konsep siswa dapat berkembang. Dengan efektifnya pemahaman konsep. karena pemahaman konsep yang dicapai siswa tidak dapat dipisahkan dengan masalah pembelajaran yang merupakan alat untuk mengukur sejauh mana penguasaan materi yang diajarkan.2 Dalam dunia pendidikan. kritis. analitis. Untuk mencapai pemahaman konsep yang baik diperlukan suasana belajar yang tepat. Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan. mengelola. sistematis.

3 bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah. Materi dan pola pikir matematika juga dipilih dan disesuaikan dengan proses perkembangan kemampuan peserta didik. Melihat dari kenyataan-kenyataan yang ada. Belajar matematika itu haruslah bertahap dan beruntun secara sistematis serta berdasarkan pada pengalaman belajar yang lalu. Konsep lanjutan tidak mungkin dipahami sebelum memahami konsep sebelumnya dengan baik. dan kompetitif. tidak pasti. Dalam mata pelajaran matematika. konsep-konsepnya saling berhubungan dan saling mendasar. Dengan demikian setiap pengajaran matematika sekolah harus selalu mempertimbangkan perkembangan matematika. Matematika sebagai ilmu dasar. Memahami konsep sebelumnya itu merupakan prasyarat untuk memahami konsep lanjutan. (Permendiknas nomor 22 tahun 2006). Hal ini disebabkan karena kurang tahunya cara mempelajari matematika itu sendiri. penerapan dan penggunaan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Memahami konsep matematika pada umumnya perlu memahami konsep sebelumnya. . Dengan pola pikir matematika yang deduktif dan konsisten itu diharapkan dapat meningkatkan ketajaman penalaran peserta didik yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. sampai saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sukar dipahami dan membosankan. Mengingat obyek matematika itu abstrak. maka dalam pengajarannya matematika dimulai dari obyek yang konkret sehingga konsep matematika akan dipahami betul oleh peserta didik. dewasa ini telah berkembang amat pesat baik materi ataupun kegunaanya.

menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh.4 Matematika sekolah adalah matematika yang diajarkan ditingkat pendidikan dasar dan tingkat menengah. 1. namun pengetahuan itu diterima dari guru sebagai informasi. Para siswa memang memiliki sejumlah pengetahuan. 2. Pada umumnya untuk mengejar pencapaian kurikulum para guru akan memilih jalan termudah. dan minat dalam mempelajari matematika. yaitu memiliki rasa ingin tahu. Untuk mencapai tujuan tersebut peranan guru dalam memberikan materi pelajaran sangat besar. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah. menjelaskan keterkaitan antar konsep atau algoritma secara luwes. Memahami konsep matematika. sedangkan mereka sendiri tidak dibiasakan untuk mencoba menemukan sendiri . efisien. Mengomunikasikan gagasan dengan simbol. Menurut Permendiknas nomor 22 tahun 2006 mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. 5. yakni menginformasikan fakta dan konsep melalui metode ekspositori. tabel. serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. perhatian. atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. diagram. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah. menyusun bukti. 3. dan tepat dalam pemecahan masalah. merancang model matematika. akurat. melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi. 4. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat.

Dalam pandangan siswa sekolah dasar sampai sekolah menengah atas secara umum. yaitu pada pokok bahasan geometri. Selain itu juga tidak menutup kemungkinan terhadap pokok bahasan lain yang diajarkan pada mata pelajaran matematika. orang tua dan bahkan oleh siswa itu sendiri. Penggunaan model pembelajaran kooperatif merupakan salah satu alternatif untuk dapat meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa. Terutama pada perolehan nilai yang rata-rata berada di bawah mata pelajaran lain. Hal tersebut dirasakan oleh guru. Rendahnya hasil belajar siswa lebih terlihat khususnya pada pokok bahasan yang bersifat abstrak sehingga memerlukan visualisasi atau model pembelajaran khusus.5 pengetahuan tersebut sehingga pembelajaran menjadi tidak bermakna dan cepat terlupakan. . B. Indikasi yang paling mudah ditemukan adalah hasil belajar siswa yang cenderung kurang memuaskan. Jika hal ini berkembang terus-menerus maka akan mengakibatkan masalah bagi siswa dan guru. Sehubungan dengan hal tersebut perlu adanya suatu model pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam suatu permasalahan matematika. mata pelajaran matematika adalah mata pelajaran yang susah untuk dimengerti. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang tersebut. masalah dalam penelitian ini adalah ”Apakah model pembelajaran kooperatif STAD lebih efektif daripada metode pembelajaran konvensional”.

dapat membawa hasil. C. Efektif berarti baik hasilnya. Bagi guru Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi atau masukan tentang model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep bagi siswa.6 C. A. 2. D. Penegasan Istilah 1. Bagi siswa Penelitian ini dapat digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif agar berjalan lebih efektif. Sedangkan keefektifan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah keberhasilan dalam . Manfaat Penelitian Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif STAD lebih efektif dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. dan berhasil guna (Poerwadarminta. Keefektifan Keefektifan berasal dari kata dasar efektif. B. 2002: 219). Bagi masyarakat umum Sebagai bahan bacaan yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan tentang model pembelajaran kooperatif STAD.

mendorong teman untuk bertanya. mengambil giliran dan berbagi tugas. Pembelajaran Konvensional Menurut KBBI. menerangkan materi dan contoh soal disertai tanya jawab (Amin Suyitno. 2. dan sebagainya (Pradnyo Wijayanti. Pembelajaran ini menekankan kerjasama dalam kelompok untuk mencapai tujuan yang sama. Jadi model pembelajaran konvensional adalah model pembelajaran tradisional yang biasa dilakukan oleh guru. kebanyakan menggunakan metode ekspositori.2002: 1). konvensional adalah menurut apa yang sudah menjadi kebiasaan. sebaiknya siswa terlebih dahulu diperkenalkan keterampilan kooperatif yang akan digunakan dalam belajar kelompok. berani bertanya. Selain itu sebelum pembelajaran kooperatif dilaksanakan. 2004: 4). Keterampilan kooperatif tersebut antara lain menghargai pendapat orang lain. 3.5 siswa dengan tingkat kemampuan atau jenis kelamin atau latar belakang yang berbeda.7 penggunaan model pembelajaran STAD. . Metode ekspositori adalah cara penyampaian pelajaran dari seorang guru kepada peserta didik di dalam kelas dengan cara berbicara di awal pelajaran. Dikatakan efektif jika rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran STAD lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional. Pada pelajaran eksak seperti matematika. Pembelajaran Kooperatif Pembelajaran kooperatif merupakan strategi belajar yang menempatkan siswa belajar dalam kelompok yang beranggotakan 4 .

penegasan istilah dan sistematika skripsi. tujuan dan manfaat penelitian. Bab I : Pendahuluan. pembuatan. Sistematika Skripsi Adapun sistematika penelitian skripsi ini adalah sebagai berikut. Bangun Ruang Sisi Datar Bangun ruang sisi datar merupakan materi pokok untuk siswa SMP kelas VIII semester genap tahun pelajaran 2006/2007 berdasarkan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) atau kurikulum 2006. permasalahan. 5. cara memahami atau memahamkan (Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 1994:636). proses atau apapun yang ada diluar bahasa. Konsep i. b. ii. Pemahaman Kata Pemahaman berasal dari kata dasar paham yang artinya pandai dan mengerti benar tentang suatu hal (Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 1994:636).8 4. Gambaran netral dari objek. yang digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain (Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 1994:636). E. Sedangkan kata pemahaman mempunyai arti proses. . Ide atau pengertian yang diabstrakkan dari peristiwa konkrit. Pemahaman Konsep a. membahas tentang latar belakang masalah.

Bab IV : Hasil Penelitian dan Pembahasan. Bab V : Simpulan dan saran. Bab III : Metode penelitian. berisi simpulan dari penelitian dan saran-saran yang diberikan peneliti berdasarkan simpulan. membahas teori-teori yang melandasi permasalahan skripsi serta penjelasan yang merupakan landasan teoritis yang diterapkan dalam penelitian ini. subyek yang diteliti.9 Bab II : Landasan teori dan hipotesis. yang didalamnya disajikan deskripsi data hasil penelitian serta pembahasan. yang berisi tentang lokasi penelitian. . dan prosedur penelitian.

kemampuan berpikir logis dan kritis.BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS A. Konsep belajar demikian menempatkan manusia yang belajar tidak hanya pada proses teknis. Masalah pengertian belajar ini. nilai. apresiasi. Dengan demikian. para ahli psikologi dan pendidikan menengemukakan rumusan yang berlainan sesuai dengan bidang keahlian mereka masing-masing. Tentu saja mereka mempunyai alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Perubahan tingkah laku tersebut harus dapat bertahan selama jangka waktu tertentu. Belajar dan Pembelajaran Belajar merupakan proses untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki manusia dan merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. minat. tetapi juga sekaligus pada proses normatif. kemampuan interaktif. atau nilai dan perubahan kemampuannya yakni peningkatan kemampuan untuk melakukan berbagai jenis performance (kinerja). keterampilan. sikap. Gagne (1977) mendefinisikan belajar sebagai suatu proses perubahan tingkah laku yang meliputi perubahan kecenderungan manusia seperti sikap. dan kreativitas yang telah dicapainya. Hal ini amat penting agar 10 . belajar pada dasarnya dapat dipandang sebagai suatu proses perubahan positif-kualitatif yang terjadi pada tingkah laku siswa sebagai subyek didik akibat adanya peningkatan pengetahuan. minat. LANDASAN TEORI 1.

Faktor-faktor internal meliputi antara lain bakat. Kondisi fisik dan psikologis ini biasanya sudah terjadi pada diri siswa sebelum ia masuk kelas. Perhatian Perhatian adalah pemusatan tenaga psikis tertuju pada suatu objek. Sementara itu. waktu yang tersedia. merupakan kondisi awal suatu kegiatan belajar. agar proses belajar berlangsung efektif. baik fisik maupun psikologis. Prinsip-prinsip belajar meliputi: 1. kecerdasan (intelektual. minat. Adapun faktor-faktor eksternal meliputi antara lain tujuan pembelajaran. reinforcement (penguatan) yang digunakan guru. media pembelajaran/alat peraga. sistem dan teknik evaluasi. sikap. emosional. Belajar sebagai suatu aktivitas yang kompleks sangat membutuhkan perhatian dari siswa yang belajar.11 perkembangan kepribadian dan kemampuan belajar (siswa. . strategi dan metode pembelajaran. iklim sosial dalam kelas. dan upaya guru untuk menangani kesulitan belajar siswa (Depdiknas. peserta pelatihan) terjadi secara harmonis dan optimal. Dapat pula dikatakan bahwa perhatian adalah banyak sedikitnya kesadaran yang menyertai suatu aktivitas yang dilakukan. semua faktor internal (dari dalam diri siswa) dan faktor eksternal (dari luar diri siswa) harus diperhatikan oleh setiap guru. materi pelajaran. pandangan dan sikap guru terhadap siswa. 2004:3 – 4). 2. mahasiswa. Kesiapan Belajar Faktor kesiapan. motivasi. pengorganisasian kelas. dan latar belakang sosial ekonomi dan budaya. dan spiritual).

sehingga siswa tidak terdorong untuk beraktivitas atau bersemangat untuk belajar. Prinsip ini telah dibuktikan oleh John Dewey dengan “Learning by doing”. Motivasi Motivasi adalah motif yang sudah menjadi aktif saat orang melakukan suatu aktivitas. atau siswa bersemangat belajar. mengingat dan yang tidak kalah penting adalah latihan. Untuk mempelajari materi sampai pada taraf insight siswa perlu membaca. 4. Siswa yang belajar dengan melakukan sendiri (tidak minta tolong orang lain) akan memberikan hasil belajar yang lebih cepat dalam pemahaman yang mendalam. Mengalami Sendiri Prinsip pengalaman ini sangat penting dalam belajar dan erat kaitannya dengan prinsip keaktivan. berfikir. Sedangkan motif adalah kekuatan yang terdapat dalam diri seseorang yang mendorong orang tersebut melakukan kegiatan tententu untuk mencapai tujuan (disposisi internal).12 3. Oleh karena itu siswa harus aktif tidak boleh pasif. Motif ini tidak selalu aktif pada diri seseorang. Dengan . tatapi pada ketika lain motif tidak aktif artinya motivasi tidak timbul. Keaktifan Yang melakukan kegiatan belajar adalah siswa. 5. Pada suatu ketika motif itu aktif sehingga orang bersemangat melakukan suatu aktivitas. 6. Pengulangan Materi pelajaran ada yang mudah dan ada pula yang sukar.

dimana letak kekuatan dan mempunyai karakteristik.13 latihan berarti siswa mengulang-ulang materi yang dipelajari sehingga meteri tersebut makin mudah diingat. Balikan dan penguatan Balikan (feed back) adalah masukan yang sangat penting baik bagi siswa maupun bagi guru. 9. 8. minat serta kemampuan belajar mereka tidak persis sama. dan pengulangan tanggapan tentang meteri makin segar dalam pikiran siswa. Materi pelajaran yang menantang Keberhasilan belajar sangat dipengaruuhi pula oleh rasa ingin tahu anak (curiosity) terhadap suatu persoalan. dilaksanakan. Dengan balikan. Pembelajaran dapat didefinisikan sebagai suatu sistem atau proses membelajarkan subyek didik/pembelajar yang direncanakan atau didesain.30). Dengan adanya perbedaan ini tentu kemauan. baik dilihat dari segi fisik maupun psikis. siswa mengetahui sejauh mana kemampuannya kelemahannya. Masing-masing siswa dalam suatu hal. (Darsono. dan dievaluasi secara sistematis agar subyek didik/pembelajar . 2000:27. 7. Perbedaan individual Siswa-siswa dalam suatu kelas yang dihadapi oleh guru tidaklah boleh disamakan kondisinya seperti benda mati. Curiosity ini timbul bila materi pelajaran yang dihadapannya bersifat menantang atau problematic. sehingga makin mudah diproduksi.

dan penyusunan persiapan mengajar (lesson plan) berikut penyiapan perangkat kelengkapannya antara lain berupa alat peraga. dan alat-alat evaluasi (misalnya soal-soal tes formatif). guru melaksanakan kegiatan-kegiatan pembelajaran dengan mengacu pada persiapan pembelajaran yang telah dibuatnya. dan tindak lanjut pembelajaran (misalnya layanan pembelajaran remedial bagi siswa-siswa yang mengalami kesulitan belajar). maka pembelajaran merupakan rangkaian upaya atau kegiatan guru dalam rangka membuat siswa belajar. materi pembelajaran. pengorganisasian kelas. strategi dan metode pembelajaran. semester. Setelah persiapan tersebut dilakukan secara matang.14 dapat mencapai tujuan-tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. serta filosofi . Dengan demikian. evaluasi pembelajaran. media pembelajaran/alat peraga. jika pembelajaran dipandang sebagai suatu sistem. Persiapan pembelajaran ini juga mencakup kegiatan guru untuk membaca buku-buku atau media cetak lainnya yang berkaitan dengan materi pelajaran yang akan disajikannya kepada para siswa dan mengecek jumlah dan keberfungsian alat peraga yang akan digunakan. maka berarti pembelajaran terdiri dari sejumlah komponen yang terorganisir antara lain tujuan pembelajaran. Sebaliknya. Proses tersebut dimulai dari merencanakan program pengajaran tahunan. Pada tahap pelaksanaan pembelajaran ini. struktur dan situasi pembelajaran yang diwujudkan guru akan banyak dipengaruhi oleh pendekatan atau strategi dan metode-metode pembelajaran yang telah dipilih dan dirancang penerapannya. bila pembelajaran dipandang sebagai suatu proses.

dan sikapnya terhadap siswa. persepsi. juga perlu diperhatikan apakah situasi atau iklim pembelajarannya bersifat joyful ataukah menegangkan.15 kerja dan komitmen guru yang bersangkutan. dan kelasnyapun menjadi lebih “sehat” dan dinamis karena tertanganinya kesulitan-kesulitan belajar yang dialami oleh satu atau beberapa orang siswanya. dan prinsip pembelajaran. maka apabila guru itu adalah guru yang baik. metode pembelajaran. termasuk evaluasi formatif. ia akan menindaklanjuti pembelajaran yang telah dikelolanya. dapat pula berupa pemberian layanan Remedial Teaching bagi anak-anak yang berkesulitan belajar. Kegiatan pasca pembelajaran ini dapat berbentuk enrichment (pengayaan). Jadi semua itu akan menentukan misalnya. 2. Selain itu. siswa-siswa merasa tercekam akibat sikap guru yang otoriter. Model Pembelajaran Istilah model pembelajaran dibedakan dari istilah strategi pembelajaran. Hal ini berkaitan erat dengan pembinaan kualitas SDM sejak dini. Setelah kegiatan pembelajaran tersebut di atas selesai dilaksanakan. pola penyajiannya secara ekspositori ataukah inkuiri. Istilah model pembelajaran memiliki empat ciri khusus yang tidak dipunyai oleh strategi . apakah struktur pembelajarannya bersifat deduktif ataukah induktif. atau sebaliknya. Situasi kelasnya apakah bersifat permisif ataukah demokratis. atau bahkan menakutkan. Kegiatan tindak lanjut ini sangat penting agar setiap individu pembelajar dapat mencapai perkembangan yang harmonis dan optimal. atau discovery.

tetapi tetap harus menjamin terjadinya keterlibatan siswa. dan lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran itu dapat tercapai (Mohammad Asikin. Model Pembelajaran Langsung Model ini dirancang khusus untuk menunjang proses belajar siswa berkenaan dengan pengetahuan prosedural (pengetahuan mengenai bagaimana orang melakukan sesuatu) dan pengetahuan deklaratif (pengetahuan tentang sesuatu) yang terstruktur dengan baik dan dapat dipelajari selangkah demi selangkah. Beberapa model pembelajaran menurut Arends (dalam Mohammad Asikin. Siswa harus dibiasakan untuk diberi kesempatan bertanya dan berpendapat. yaitu pola berpikir kritis dan kreatif. . tujuan pembelajaran yang akan dicapai. sehingga proses pembelajaran matematika lebih bermakna. 2001:3). a. tingkahlaku mengajar yang diperlukan agar model tersebut dapat dilaksanakan secara berhasil. Untuk itu perlu diperhatikan daya imajinasi dan rasa ingin tahu dari anak didik. 2001:3) diantaranya adalah sebagai berikut. Pembelajaran langsung memerlukan perencanaan dan pelaksanaan yang cukup rinci.16 atau metode tertentu. yaitu rasional teoritik yang logis. Dua hal penting yang merupakan bagian dari tujuan pembelajaran matematika adalah pembentukan sifat. Pembelajran ini berkaitan erat dengan ceramah dan resitasi. Pembelajaran langsung berpusat pada guru.

Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Ciri utama pembelajaran ini meliputi suatu pengajuan pertanyaan atau masalah. c. Diskusi Diskusi adalah suatu model pembelajaran yang memungkinkan berlangsungnya dialog antara guru dan siswa. penyelidikan autentik. penerimaan terhadap keragaman. sedang.17 b. kerjasama. memuatkan keterkaitan antar disiplin. dan menjadi pembelajar yang mandiri. Selain itu penghargaan lebih diutamakan pada kerja kelompok daripada perorangan. 3. belajar peranan orang dewasa yang autentik. d. Tujuannya untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan memecahkan masalah. Model Pembelajaran Kooperatif Pembelajaran ini merupakan model pembelajaran yang mengutamakan kerjasama diantara siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. dan rendah. Tujuan dari pembelajaran ini adalah hasil belajar akademik. Model ini memiliki ciri pokok yaitu siswa belajar dalam kelompok secara kooperatif yang dibentuk dari siswa-siswa yang memiliki kemampuan tinggi. Pembelajaran kooperatif a. dan pengembangan keterampilan sosial. menghasilkan karya dan penghargaan. Pengertian Pembelajaran kooperatif merupakan strategi belajar yang menempatkan siswa belajar dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 .

. Pembelajaran ini menekankan kerjasama dalam kelompok untuk mencapai tujuan yang sama.18 siswa dengan tingkat kemampuan atau jenis kelamin atau latar belakang yang berbeda. Pembelajaran kooperatif didefinisikan sebagai sekumpulan proses yang membantu siswa untuk berinteraksi dalam rangka mencapai tujuan tertentu atau membangun hasil karya yang diinginkan. Jika dalam kelas terdapat siswa-siswa yang terdiri dari beberapa ras. b. 1. Kerjasama adalah suatu bentuk interaksi. siswa belajar kelompok secara kooperatif. sebaiknya siswa terlebih dahulu diperkenalkan keterampilan kooperatif yang akan digunakan dalam belajar kelompok. merancang untuk memudahkan pencapaian tujuan lewat bekerjasama dalam kelompok. Keterampilan kooperatif tersebut antara lain menghargai pendapat orang lain. mengambil giliran dan berbagi tugas. 3. Ciri-ciri Pembelajaran Kooperatif Model pembelajaran kooperatif memiliki ciri-ciri sebagai berikut. jenis kelamin yang berbeda pula. Untuk menuntaskan materi belajarnya. suku. mendorong teman untuk bertanya. dan sebagainya (Pradnyo Wijayanti. 2. berani bertanya. 2002:1). Kelompok dibentuk dari siswa-siswa yang memiliki kemampuan tinggi. budaya. sedang dan rendah. Selain itu sebelum pembelajaran kooperatif dilaksanakan. Kunci dari pembelajaran kooperatif adalah bekerjasama.

aktif bertanya.19 4. mau menjelaskan ide atau pendapat. 2. Pengembangan keterampilan sosial Keterampilan sosial yang dimaksud dalam pembelajaran kooperatif antara lain yaitu berbagi tugas. . Pada pembelajaran kooperatif terdapat enam langkah utama seperti digambarkan sebagai berikut. bekerja dalam kelompok. dan tingkat sosial. agama. 3. menghargai pendapat orang lain. memancing teman untuk bertanya. dan sebagainya. kemampuan akademik. Pembelajaran koperatif mempunyai tiga tujuan penting. yaitu sebagai berikut. Hasil belajar akademik Pembelajaran kooperatif bertujuan untuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik. Penerimaan terhadap keragaman Model kooperatif bertujuan agar siswa dapat menerima temantemannya yang mempunyai berbagai macam latar belakang. Penghargaan lebih diutamakan pada kerja kelompok daripada perorangan. Perbedaan tersebut antara perbedaan suku. 1. Banyak ahli yang berpendapat bahwa model kooperatif unggul dalam membantu siswa untuk memahami konsep-konsep yang sulit.

Indikator Menyampaikan tujuan Guru dan motivasi siswa Aktivitas/kegiatan guru menyampaikan semua tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada pelajaran tersebut dan motivasi siswa belajar. 2. Membimbing Guru membimbing kelompok-kelompok kelompok belajar dalam belajar pada saat mereka mengerjakan bekerja 5. Menyajikan informasi Guru menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan demonstrasi atau lewat bahan bacaan.20 Fase ke1. kelompok belajar 4. . 3. Memberikan penghargaan Guru mencari cara-cara untuk menghargai hasil belajar individu maupun kelompok. 6.bagaimana caranya membentuk kelompok belajar dan membentuk setiap kelompok agar melakukan transisi secara efisien. Guru mengevaluasi hasi belajar tentang materi yang telah dipelajari atau masingmasing kelompok mempresentasikan hasil kerjanya. Mengorganisasi kedalam siswa Guru menjelaskan kepada siswa kelompok. Evaluasi tugas.

misalnya menentukan pendekatan yang tepat. Membangun variasi pemahaman diantara siswa dan guru 8. menyiapkan LKS atau panduan belajar siswa. 1.21 c. Keuntungan-keuntungan Pembelajaran Kooperatif Keuntungan meggunakan pembelajaran kooperatif antara lain adalah sebagai berikut. Membangun komunitas belajar 10. Meningkatkan hasil kelas 3. Mengembangkan sikap positif dalam diri seorang guru 13. Pelaksanaan Pembelajaran Kooperatif Pembelajaran kooperatif memerlukan tugas perencanaan. Dapat menggunakan berbagai tekhnik penilaian d. Model menyesuaikan siswa dalam teknik problem solving 4. mengenalkan siswa kepada tugas dan perannya . Memotivasi siswa dalam kurikulum tertentu 6. Menampilkan pembelajaran sesuai selera persoanal 5. memilih topik yang sesuai dengan model ini. Membangun sistem pendukung sosial dalam diri siswa 7. Membiasakan supaya terampil dalam berpikir kritis 2. pembentukan kelompok siswa. Menetapkan lingkungan yang baik dalam memberi contoh dan menerapkan kerjasama 9. Membangun kepercayaan diri siswa 11. Menambah ketertarikan 12.

tipe CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition). Pendekatan-pendekatan pada model kooperatif yaitu: tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions). Keuntungan model pembelajaran konvensional adalah memudahkan untuk mengefisiensikan akomodasi dan sumber-sumber peralatan dan mempermudah penggunaan jadwal yang efektif. dan tipe pendekatan struktural. Keberhasilan belajarnya sangat bergantung pada keterampilan dan kemampuan guru. 4. Sedangkan kelemahan model pembelajaran konvensional antara lain: 1.22 dalam kelompok. . tipe investigasi kelompok. Kemungkinan masih banyak salah interpretasi. Seperti telah dikemukakan di atas. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan tipe STAD karena pembelajaran kooperatif tipe STAD merupakan tipe pembelajaran koperatif yang paling sederhana dan paling mudah diterapkan. tipe TGT (Teams Games Tournament). 2. merencanakan waktu dan tempat duduk yang akan digunakan. salah satu tugas guru pada model ini adalah memilih pendekatan yang sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Pembelajaran Konvensional Pendidikan yang berorientasi pada guru adalah pendidikan yang konvensional dimana hampir seluruh kegiatan pembelajaran dikendalikan oleh guru. tipe Jigsaw. tipe TAI (Teams Assisted Individualization).

Kerangka Pembelajaran konvesional adalah sebagai berikut. sehingga siswa terbatas dalam memilih topik yang disukai dan relevan dengan paket keterampilan yang dipelajari. . Pembelajaran cenderung bersikap memberi atau menyerahkan pengetahuan dan membatasi jangkauan siswa. STAD merupakan suatu metode pembelajaran yang efektif dan selanjutnya berikut ini diuraikan bagaimana pelaksanaannya dalam kegiatan pembelajaran dalam kelas. dan merupakan pendekatan yang paling baik untuk guru yang mulai menerapkan model pembelajaran kooperatif dalam kelas. yaitu: penyajian kelas. kuis. 4. selain itu. Pembelajaran kooperatif STAD STAD (Students Teams Achievement Divisions) merupakan salah satu metode atau pendekatan dalam pembelajaran kooperatif yang paling sederhana. skor perkembangan. 5. Tahap 1 : Guru memberikan informasi atau mendiskusikan bersama siswa dari materi pelajaran yang akan disampaikan Tahap 2 : Guru memberi latihan soal yang dikerjakan secara individu Tahap 3 : Guru bersama siswa membahas jawaban latihan soal dengan cara beberapa siswa disuruh mengerjakan di papan tulis. belajar kelompok. Metode belajar aktual yang akan diterapkan mungkin tidak sesuai untuk mengajar keterampilan dan sikap yang diinginkan. Pembelajaran kooperatif tipe STAD terdiri dari lima komponen utama.23 3.

Timbulkan rasa ingin tahu siswa dengan demonstrasi yang menimbulkan teka-teki. atau cara lain. Selain itu STAD juga terdiri dari siklus kegiatan pengajaran yang teratur. pengembangan. Penyajian tersebut mencakup pembukaan. 2002:2).24 dan penghargaan kelompok (Pradnyo Wijayanti. . 1. dan latihan terbimbing dari keseluruhan pelajaran. Setiap awal pembelajaran kooperatif tipe STAD selalu dimulai dengan penyajian kelas. yaitu sebagai berikut. a. Penekanan dalam penyajian materi pelajaran adalah sebagai berikut. Pengembangan 1) Kembangkan materi pembelajaran sesuai dengan apa yang akan dipelajari siswa dalam kelompok. Pembukaan 1) Katakanlah pada siswa apa yang akan dipelajari dan mengapa hal itu penting. masalah kehidupan nyata. 3) Ulangi secara singkat keterampilan atau informasi yang merupakan syarat mutlak. 2) Guru menyuruh siswa bekerja dalam kelompok untuk “menemukan” konsep atau merangsang keinginan mereka pada pelajaran tersebut. Pengajaran Tujuan utama dari pengajaran ini adalah guru menyajikan materi pelajaran sesuai dengan yang direncanakan. b.

. Latihan Terbimbing 1) Menyuruh semua siswa mengerjakan soal atas pertanyaan yang diberikan. 3) Pemberian tugas kelas tidak boleh menyita waktu yang terlalu lama. c. 2. 3) Mengontrol pemahaman siswa sesering mungkin dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan. 2) Memanggil anak secara acak untuk mengerjakan atau menyelesaikan soal. Belajar Kelompok Selama belajar kelompok.25 2) Pembelajaran kooperatif menekankan bahwa belajar adalah memahami makna dan bukan hafalan. Sebaiknya siswa mengerjakan satu atau dua masalah (soal) dan langsung diberikan umpan balik. 5) Beralihlah pada konsep yang lain. Siswa diberi lembar jawaban yang dapat digunakan untuk melatih keterampilan yang sedang diajarkan untuk mengevaluasi diri mereka dan teman satu kelompok. jika siswa telah memahami pokok masalahnya. tugas anggota kelompok adalah menguasai materi yang diberikan guru dan membantu teman satu kelompok untuk menguasai materi tersebut. Hal ini bertujuan agar semua siswa selalu siap mempersiapkan diri sebaik mungkin. 4) Memberi penjelasan mengapa jawaban tersebut benar atau salah.

26 Pada saat pertama kali menggunakan pembelajaran kooperatif. guru perlu mengamati kegiatan pembelajaran secara seksama. Jika siswa mengerjakan pertanyaan dengan jawaban pendek. . bertiga. atau menjawab pertanyaan. 1) Mintalah anggota kelompok memindahkan meja/bangku mereka bersama-sama dan pindah ke meja kelompok. Selain itu guru juga memberikan bimbingan kepada siswa yang mengalami kesulitan pada saat kegiatan belajar kelompok berlansung. Jika salah satu tidak dapat mengerjakan suatu pertanyaan. Jika mengerjakan soal. Guru juga perlu memberi bantuan dengan cara memperjelas perintah. tergantung pada tujuan yang sedang dipelajari. atau satu kelompok utuh. 2) Berikan waktu kurang lebih 10 menit untuk memilih nama kelompok. maka mereka lebih sering bertanya. teman satu kelompok bertanggungjawab menjelaskannya. masing-masing siswa harus mengerjakan soalnya sendirian dan kemudian dicocokkan dengan temanya. dan kemudian antara teman saling bergantian memegang lembar kegiatan dan berusaha menjawab pertanyaan itu. Selanjutnya langkah-langkah guru sebagai berikut. 4) Serahkanlah pada siswa untuk bekerjasama dalam pasangan. Kelompok manapun yang tidak dapat menyepakati nama kelompok pada saat itu boleh memilih kemudian. 3) Bagikan lembar kegiatan siswa. mereview konsep.

Hasil kuis digunakan sebagai nilai pertimbangan individu dan disumbangkan dalam nilai perkembangan kelompok. Nilai perkembangan kelompok diperoleh dari nilai perkembangan individu tiap anggota kelompok. Ingatkan siswa jika mereka mempunyai pertanyaan. Jadi. yang anggotanya duduk dalam kelompoknya untuk mendengarkan bagaimana anggota lain bekerja. Guru sebaiknya memuji kelompok yang anggotanya bekerja dengan baik. . Hal ini bertujuan untuk menunjukkan apa yang telah diperoleh siswa selama belajar dalam kelompok. mereka seharusnya menanyakan terlebih dahulu pada teman-teman sekelompok. Kuis Kuis dikerjakan siswa secara mandiri.27 5) Tekankan pada siswa bahwa mereka belum selesai belajar sampai mereka yakin teman-teman satu kelompok dapat mencapai nilai 100 pada kuis. Nilai awal diambil dari nilai kinerja rata-rata siswa pada kuis serupa sebelumnya. 6) Sementara siswa bekerja dalam kelompok guru berkeliling dalam kelas. dan sebagainya. 3. penting bagi siswa agar mempunyai lembar kegiatan untuk mengecek diri mereka dan teman sekelompok mereka pada saat mereka belajar. sebelum bertanya kepada guru. Pastikan siswa mengerti bahwa lembar kegiatan tersebut untuk belajar tidak hanya untuk diisi dan diserahkan.

Setiap siswa diberikan skor dasar. Skor Perkembangan Setiap siswa dapat menyumbang poin maksimum kepada kelompoknya dalam sistem penskoran. Skor kuis Lebih dari 10 poin dibawah skor awal 10 poin sampai dengan dibawah skor awal Skor awal sampai dengan 10 poin diatas skor awal Lebih dari 10 poin dari skor awal nilai sempurna (tanpa memperhitungkan skor awal) Poin Perkembangan 0 10 20 30 30 Tiga tingkatan diberikan pada kelompok yang memperoleh nilai perkembangan yang dihitung dari nilai rata-rata poin perkembangan yang diperoleh dari anggota kelompok. yang dihitung dari kinerja . namun tidak seorang siswapun dapat melakukan seperti itu tanpa menunjukkan perbaikan atas kinerja masa lalu. Kriteria ketiga kelompok tersebut adalah sebagai berikut. Rata-rata poin perkembangan 15 – 19 20 – 24 25 – 30 Penghargaan team Good Team Great Team Super Team 4. 2005:36) didapat melalui kriteria berikut.28 Perhitungan skor perkembangan (mohamad Nur.

Menyuburkan hubungan antara pribadi yang positif diantara siswa yang biji-bijianal dari latar belakang yang berbeda. Guru memberikan penghargaan berupa pujian atau barang yang berbentuk makanan kecil kepada kelompok yang teraktif. Mengembangkan serta menggunakan keterampilan berpikir kritis dan kerjasama kelompok. 5. a. terkompak. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan motivasi kepada siswa agar lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar. dan termaju. Sejumlah siswa mungkin bingung karena belum terbiasa dengan perlakuan ini. Kemudian siswa memperoleh poin untuk timnya didasarkan pada berapa banyak skor kuis mereka melampaui skor dasar mereka. Penghargaan Kelompok Kegiatan ini dilakukan pada setiap akhir pertemuan kegiatan belajar mengajar. b. Menerapkan bimbingan oleh tim. . Kelemahan dalam penggunaan pendekatan pembelajaran ini adalah sebagai berikut.29 rata-rata siswa pada kuis serupa sebelumnya. d. a. Kelebihan dalam penggunaan pendekatan pembelajaran ini adalah sebagai berikut. c. Menciptakan lingkungan yang menghargai nilai-nilai ilmiah.

atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. Guru pada permulaan akan membuat kesalahan-kesalahan dalam pengelolaan kelas. menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. Memahami konsep matematika. akurat. 2.30 b. 3. akan tetapi dengan usaha yang sungguh-sungguh dan terus menerus akan dapat terampil menerapkan model pembelajaran ini. diagram. menyusun bukti. atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah. 4. Matematika berasal dari bahasa latin manthanein atau methema yang berarti belajar atau hal yang dipelajari. Matematika Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern. Mengomunikasikan gagasan dengan simbol. secara luwes. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat. menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma. 6. efisien. dalam pemecahan masalah. . yaitu kebenaran suatu konsep atau pernyataan diperoleh sebagai akibat logis kebenaran sebelumnya sehingga kaitan antar konsep atau pernyataan dalam matematika bersifat konsisten. 1. tabel. Ciri utama matematika adalah penalaran deduktif. melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi. dan tepat. merancang model matematika. Menurut Permendiknas nomor 22 tahun 2006 tujuan dari mempelajari matematika adalah agar siswa memiliki kemampuan sebagai berikut. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah.

EFGH. BCGF. Perhatikan kubus ABCD. perhatian. dan DH. (i) Gambar 2. 2. CD.EFGH berikut. serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.31 5. dan bidang AFGH dinamakan bidang atas. BF. dan minat dalam mempelajari matematika. Pengertian dan Bagian-bagian Kubus Kubus adalah suatu bangun ruang yang dibatasi oleh enam sisi persegi yang kongruen. HE. Enam sisi/bidang yang berbentuk persegi-persegi yang kongruen. FG.EFGH mempunyai: (ii) 1. Kubus disebut juga Heksaeder. CDHG. Bidang ABCD dinamakan bidang alas. AE. Kubus a. dan ABFE. ADHE. yaitu bidang ABCD. Sedangkan bidang-bidang BCGF. Rusuk yang terletak pada . BC. yaitu AB. CG. EF. GH. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. DE. yaitu memiliki rasa ingin tahu. dan ABFE dinamakan bidang/sisi tegak kubus. Dua belas rusuk yang sama panjang.1 Kubus ABCD. CDHG. 7. Bangun Ruang Sisi Datar A. ADHE.

Rusuk AB. DF. rusuk yang terletak pada bidang tegak. 3. FG. dan DG.EFGH diiris sepanjang rusuk AE. BD.EFGH dengan panjang rusuk s cm. AH. EF. kemudian dibuka dan direbahkan. dan AD adalah rusuk alas. dan ADGF. rusuk yang terletak pada bidang atas. Jaring-jaring dan Luas Permukaan Kubus Jaring-jaring adalah bidang datar sebagai hasil bukaan atau rebahan sebuah benda bangun ruang. Dua belas diagonal sisi. Panjang diagonal bidang kubus = s 2 cm 2. BCHE. yaitu AC. GH. c. DE. 4. b. CD. Perhatikan gambar 2. maka: 1. Panjang diagonal ruang kubus = s 3 cm Pada kubus panjang semua diagonal bidang dan diagonal ruang sama. CG. GH. 5. yaitu bidang ACGE. FB. dan EH. FH. CH. dan dan HE adalah rusuk atas.3 di sampaing! Gambar 2. Panjang Diagonal sisi dan Diagonal Ruang Kubus Pada kubus ABCD. BF.32 bidang alas. BG. sedemikian sehingga Gambar 2.3(i) Kubus ABCD. yaitu HB. rusuk EF. EC. BC. Empat diagonal ruang. BE. EG. rusuk AE.3(ii) . BFHD. CG. AF. dan DH adalah rusuk tegak. CF. dan AG. Empat bidang diagonal.

3(iii)) yang merupakan jaring-jaring kubus ABCD.3(iii) apabila rangkaian tersebut dilipat sepanjang sisi-sisi persekutuannya dapat berbentuk sebuah kubus. Luas permukaan kubus dapat ditentukan dengan menghitung luas jaring-jaringnya. volum ditentukan dengan rumus: V = s x s x s atau V = s3 Dengan V = volum kubus s = panjang rusuk kubus .3 (iii) dinamakan jaring-jaring kubus. Volum Kubus Pada kubus dengan panjang rusuk s. Luas permukaan kubus adalah luas seluruh permukaan (sisi/bidang) yang membatasi kubus.33 tidak ada satu bidang sisi yang saling menutup dan tidak ada satupun yang terlepas. Suatu rangkaian persegi merupakan suatu jaring-jaring kubus Gambar 2. Terdapat bentuk lain rangkaian persegi (selain pada gambar 2.EFGH di atas. luas permukaannya ditentukan dengan rumus: L = 6s2 Dengan L = luas permukaan kubus s = panjang rusuk kubus d. Pada kubus dengan panjang rusuk s. Enam rangkaian persegi pada gambar 2.

B. C. Panjang rusuk AB = CD = EF = GH. AF. G. yaitu AC.34 B. 4) Dua belas diagonal sisi. dan AG. GH. yaitu HB. EF. dan DH. Pengertian dan Bagian-bagian Balok Balok adalah suatu bangun ruang yang dibatasi oleh enam persegi panjang yang sepasang-sepasang kongruen. CG. Balok disebut juga Parallel Epipedum siku-siku. panjang rusuk AD =BC = FG = HE. 3) Delapan titik sudut. CD. BCGF. BC. CDHG. 5) Empat diagonal ruang. AH. Perhatikan balok ABCD. EG. ED. CF. dan H. AE. . HE. CH. E. yaitu A.EFGH berikut. Balok a. panjang rusuk AE = BF = CG = DH. D. AD. EC.4 Balok ABCD. BG. yaitu rusuk AB. dan ADHE 2) Dua belas rusuk yang tidak semuanya sama panjang. HF. dan DG.EFGH di atas mempunyai: 1) Enam sisi/bidang yang beentuk persegi panjang. DF. HE. yaitu bidang ABCD. BF. F. BE. Gambar 2. EFGH. FG. BD. ABFE.

EFGH berikut mempunyai panjang = p. 1) Panjang diagonal sisi AC = BD = EG = HF dirumuskan dengan p2 + l2 2) Panjang diagonal sisi AF = BE = CH = DG dirumuskan dengan p2 + t 2 3) Panjang diagonal sisi BG = CF = AH = DE dirumuskan dengan t 2 + l2 Sama halnya pada kubus. dan tinggi = t.35 6) Empat bidang diagonal. dan BCHE. dan tinggi = t. semua diagonal ruang balok mempunyai panjang = p. b. lebar = l . ADGF. BDHF. lebar = l . Panjang Diagonal sisi dan Diagonal Ruang Balok Balok ABCD. panjang diagonal ruang dirumuskan dengan p2 + l2 + t 2 . panjang diagonal sisi-diagonal sisi pada balok tidak semuanya sama. yaitu bidang ACGE. Tidak seperti pada kubus.

6 berikut ini.6 (ii) yang merupakan jaringjaring balok ABCD. selain pada gambar 2.36 c. Pada balok yang mempunya panjang = p.EFGH. t = tinggi balok .6(ii) merupakan jaringjaring balok ABCD.6(ii) disamping. Luas permukaan balok adalah luas seluruh sisi/bidang yang membatasi balok. Rangkaian persegi panjang pada gambar 2. Gambar 2.6 (i) Terdapat bentuk lain rangkaian persegi panjang. dan tinggi = t. Luas permukaan balok dapat ditentukan dengan menghitung luas jaring-jaringnya. Jaring-jaring dan Luas Permukaan Balok Perhatikan gambar 2. lebar = l .EFGH Gambar 2. luas permukaan balok tersebut dirumuskan dengan L = 2 (p l + pt + l t) Dengan: L = Luas permukaan balok p = panjang balok l = lebar balok.

. Volum Balok Pada balok dengan panjang = p. Dengan penerapan model pembelajaran tersebut. Untuk itu seorang guru harus mampu dan menguasai cara penyampaian materi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD. volum balok dirumuskan dengan V=px l xt B. mampu bekerjasama diantara siswa serta melatih keterampilan siswa sehingga hasil belajar dan kreativitas siswa meningkat. tidak hanya hasil belajar siswa yang meningkat tetapi juga kreativitas siswa karena melalui model pembelajaran koperatif STAD siswa dapat terlibat secara aktif dalam pembelajaran. maka dalam proses pembelajaran diharapkan hasilnya juga memuaskan karena siswa telah menguasai konsep dan siswa dapat menggunakan daya nalarnya sehingga siswa mampu mengikuti pembelajaran tersebut.37 d. Apabila seorang guru dalam melakukan persiapan pembelajaran kooperatif sudah opatimal. pemahaman konsep secara logika akan mengurangi kesalahan pengerjaan yang dilakukan. dan tinggi = t. Disini siswa akan lebih mudah menangkap konsep. sehingga siswa dapat menggunakan daya nalarnya untuk memecahkan masalah yang ada. Kerangka Berfikir Dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD pada pembelajaran matematika di SMP diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. lebar = l .

maka kerangka berfikir dalam penelitian ini dapat digambarkan dengan diagram alir sebagai berikut. Hipotesis Berdasar hal tersebut maka hipotesis dalam penelitian ini adalah “Melalui model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions). . Bangun Ruamg Sisi Datar Pembelajaran Model Pembelajaran STAD (Student Teams Achievement Divisions) Pemahaman Konsep Matematika Pembelajaran Konvensional Pemahaman Konsep Matematika Ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang dikenai model pembelajaran C.38 Berdasar latar belakang dan landasan teori. maka rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif STAD lebih baik dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional".

39 . Kelas eksperimen adalah kelas yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD. Sampel Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Penentuan Objek Penelitian 1. B. Populasi Pengertian populasi menurut Suharsimi Arikunto (1998:115) adalah keseluruhan subjek penelitian. 2. yaitu secara acak dipilih sejumlah siswa yang diambil dari dua kelas sebagai sampel. dan VIII-C. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. sedangkan kelas kontrol adalah kelas yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional. VIII-B.BAB III METODE PENELITIAN A. Dua kelas tersebut dengan perincian satu kelas sebagai kelompok eksperimen dan kelas lain sebagai kelompok terkontrol. Variabel Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian. Adapun yang dimaksud dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII semester 2 SMP N 3 Dempet yang terdiri dari tiga kelas yaitu kelas VIII-A.

40 A. . Variabel terikat Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep siswa kelas VIII semester 2 SMP Negeri 3 Dempet. Variabel bebas Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD dan pembelajaran konvensional pada pelajaran matematika. Group Experiment Group Control Group Treatment X Y test T T Keterangan: X : menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD Y : menggunakan pembelajaran konvensional T : Tes Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam penelitian dengan pola ini adalah sebagai berikut. Memilih subjek secara random dari suatu populasi. Dengan pola sebagai berikut. b. Rancangan Eksperimen Rancangan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomize control-group only design. Menggolongkan subjek menjadi dua kelompok. B. C. yaitu kelompok eksperimen yang dikenai perlakuan X dan kelompok kontrol yang dikenai perlakuan Y. a.

kemudian menghitung meannya untuk masing-masing kelompok. kecuali pada satu hal yaitu kelompok eksperimen dikenai perlakuan X dan kelompok kontrol dikenai perlakuan Y untuk jangka waktu tertentu. Memberikan tes kepada kedua kelompok itu untuk mengukur variabel terikat. Metode Dokumentasi Metode ini digunakan untuk mendapatkan data awal dari populasi penelitian. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah: a. akurat. d. Menggunakan uji statistik yang cocok untuk pola ini untuk menentukan apakah perbedaan tersebut signifikan yaitu cukup besar untuk menolak D. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data sangat berpengaruh terhadap hasil penelitian. e. Metode ini dipilih karena dianggap sebagai metode yang paling tepat dalam mencari pemecahan masalah yang terdapat dalam penelitian yang menjadi dasar penulisan skripsi ini. b.41 c. Mempertahankan semua kondisi untuk kedua kelompok agar tetap sama. berupa daftar nama. karena dengan penggunaan atau pemilihan metode pengumpulan data yang tepat akan diperoleh data yang relevan. Metode Tes Metode tes adalah metode pengumpulan data yang bertujuan untuk mengetahui hasil dari suatu perlakuan. dan reliabel. jumlah siswa. . dan daftar nilai ulangan akhir semester satu siswa SMP yang akan digunakan untuk uji normalitas dan homogenitas populasi.

Jawaban untuk setiap pertanyaan sudah pasti benar atau salah sehingga penilaian bersifat objektif. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes prestasi yaitu tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang setelah mempelajari sesuatu. pengetahuan. Materi yang diujikan dapat mencakup sebagian besar dari bahan pengajaran yang telah diberikan. 1989:49) . (Nana Sudjana. Instrumen Penelitian Instrumen adalah seperangkat alat tes yang digunakan untuk mengambil data dalam suatu penelitian.42 Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar berupa tes tertulis. Tipe ini dipilih karena adanya beberapa kelebihan diantaranya adalah sebagai berikut. A. Jawaban siswa dapat dikoreksi (dinilai) dengan mudah dan cepat dengan menggunakan kunci jawaban. Tes merupakan serentetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan. a. Penyusunan perangkat tes Dalam penyusunan perangkat tes langkah-langkah yang peneliti lakukan adalah sebagai berikut. 1. intelegensi. kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok. Menentukan tipe soal Tipe soal yang digunakan adalah tipe soal pilihan ganda.

dan aplikasi (C3). yaitu menghitung validitas butir. maka alokasi waktu yang dibutuhkan 120 menit. daya pembeda. Kegunaan dari kisi-kisi ini adalah untuk menjaga agar item yang disusun tidak menyimpang dari bahan serta aspek kejiwaan atau tingkah laku yang tercakup dalam tes. Menentukan jumlah butir soal dan alokasi waktu Jumlah butir soal yang diujicobakan untuk soal tertulis adalah 50 butir.43 b. untuk menentukan soal mana yang dapat digunakan sebagai alat pengumpul data. Menentukan jenjang soal Butir-butir tes yang terdapat dalam perangkat yang diujicobakan terdiri atas 3 jenjang yaitu ingatan (C1). tingkat kesukaran. Tahap pelaksanaan uji coba soal Ujicoba perangkat tes dilaksanakan di SMP Negeri 3 Dempet dan dikerjakan oleh siswa kelas 3 semester 2. Membuat kisi-kisi soal tes uji coba Tabel spesifikasi atau kisi-kisi soal adalah tabel yang memuat tentang perincian materi dan tingkah laku atau aspek berfikir. c. Tiap-tiap butir soal pilihan ganda diperkirakan membutuhkan waktu 2 – 3 menit. dan reliabilitas soal. d. 2. maka skor hasil uji coba dianalisis. pemahaman (C2). .

b.44 a. rxy = {N∑ X N ∑ XY . begitu juga sebaliknya bila instrumen mempunyai validitas rendah berarti tingkat kevalidannya kurang. Suatu instrumen mempunyai reliabilitas . Validitas Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkattingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Validitas butir diperoleh dengan rumus korelasi product moment. Reliabilitas Reliabilitas berhubungan dengan tingkat kehandalan instrumen artinya sejauh mana sebuah instrumen dapat dipercaya sebagai pengumpul data. Menurut Arikunto (1998:160) suatu instrumen dikatakan valid jika mempunyai nilai validitas tinggi. Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat-tingkat kevalidan/kesahihan suatu instrumen.(∑ X )(∑ Y ) 2 − (∑ X ) 2 }{N∑ Y 2 − (∑ Y ) 2 } keterangan : N : Jumlah responden X : Skor per-butir Y : Skor Total rxy : Koefisien korelasi butir soal Jika rxy > rtabel maka soal tersebut valid (Arikunto. sebagai berikut. Suatu instrumen dikatakan valid jika mampu mengukur apa yang diinginkan. 2002:72).

soal yang baik adalah soal yang tidak terlalu mudah juga tidak terlalu sukar. Reliabilitas instrumen diketahui dengan metode belah dua ganjil genap atau awal akhir. Bilangan yang menunjukkan sukar atau mudahnya suatu soal tersebut antara 0. kemudian rxy dikorelasikan dengan persamaan berikut. Soal yang terlalu mudah tidak merangsang siswa untuk mempertinggi usaha untuk memecahkannya. Tingkat kesukaran soal Ditinjau dari segi tingkat kesukaran. c. sementara itu soal yang terlalu sukar akan menyebabkan siswa menjadi putus asa dan tidak mempunyai semangat untuk mencoba lagi karena mereka merasa hal tersebut diluar jangkauan kemampuan mereka (Arikunto. ⎛ k ⎞⎛ ∑ p.45 yang tinggi apabila memberikan hasil yang relatif konstan pada penggunaan ulang bagi subjek berbeda.q adalah jumlah proporsi benar kali proporsi salah dan Vt adalah varians total. 2002:208).q ⎞ ⎟ r11 = ⎜ ⎟⎜1 − Vt ⎟ ⎝ k − 1 ⎠⎜ ⎝ ⎠ dengan ∑p.00 sampai dengan 1. Jika r11 > rtabel maka soal tersebut reliabel (Arikunto. Rumus untuk mnghitung tingkat kesukaran soal adalah: . Selanjutnya dihitung dengan mengunakan rumus korelasi produk moment. Indeks kesukaran ini menunjukkan tingkat kesukaran soal. 1998:182).00.

30 adalah soal sukar . . 2002:210).00 sampai 0.31 sampai 0.Soal dengan P = 0. yang dinyatakan dengan rumus: D= BA BB − = PA − PB JA JB Keterangan: D = daya beda soal JA = banyaknya siswa kelompok atas JB = banyaknya siswa kelompok bawah .71 sampai 1.70 adalah soal sedang .Soal dengan P = 0. Angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda disebut indeks diskriminasi (D). Daya pembeda soal Daya pembeda adalah kemampuan suatu soal untuk membedakan siswa yang pandai (berkemampuan tinggi) dengan siswa yang bodoh (berkemampuan rendah).00 adalah soal mudah (Arikunto.46 P= B JS Keterangan: P = tingkat kesukaran B = banyaknya jawaban yang sukar JS = banyaknya siswa siswa tes Klasifikasi indeks kesukaran soal adalah sebagai berikut.Soal dengan P = 0. d. Soal dikatakan baik apabila daya pembeda soal semakin besar.

21 < D < 0. Uji ini menggunakan rumus Chikuadrat sebagai berikut. (Arikunto. Uji normalitas Uji ini berfungsi untuk mengetahui apakah data keadaan awal populasi berdistribusi normal atau tidak.40 maka daya bedanya cukup 0. dan dari hasil analisis ditarik suatu simpulan. 2002: 214).00 < D < 0.70 maka daya bedanya baik 0. Analisis Data Tahap Awal a. Jadi semua butir soal yang mempunyai nilai D negatif sebaiknya dibuang saja.71 < D < 1.41 < D < 0. Kalsifikasi D: 0. E.00 maka daya bedanya baik sekali Apabila nilai D negatif semuanya maka tidak baik. 2002:218). 1.20 maka daya bedanya jelek 0. yang merupakan tahap analisis data untuk menguji hipotesis penelitian. Analisis data Analisis data dilakukan untuk menguji hipotesis dari penelitian.47 BA = banyaknya siswa yang menjawab benar BB = banyaknya siswa yang menjawab salah PA = proporsi jawaban benar dari kelompok atas PB = proporsi jawaban benar dari kelompok bawah (Arikunto. Analisis data dalam penelitian ini dibagi dalam 2 tahap. . yaitu analisis data tahap awal dan analisis data tahap akhir.

48 χ2 = ∑ i =1 k (Oi − E i ) 2 Ei Keterangan: χ2 = harga Chi-kuadrat Oi = frekuensi observasi Ei = frekuensi harapan k = banyaknya kelas interval Kriteria pengujian. jika χ2hitung ≤ χ2tabel dengan dk = k – 1. a. dengan n adalah banyaknya data. (Sudjana. 2) Menentukan banyaknya kelas interval dengan aturan sturges. Dalam melakukan uji Chi-kuadrat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut. Mengelompokkan data dari hasil ulangan akhir semester dalam bentuk data interval yaitu dengan cara: 1) Menentukan rentang yaitu selisih data terbesar dengan data terkecil. 1996:273).3 log n. maka data berdistribusi normal (Sudjana. 1996: 47). Yaitu banyaknya kelas = 1 + 3. 3) Menentukan panjang kelas interval (p) p= rentang (Sudjana. 1996: 47). banyaknya kelas 4) Memilih ujung bawah kelas interval pertama yang dapat ditentukan dengan data terkecil atau nilai data yang lebih kecil .

d. x= − ∑x n i (Sudjana. Menentukan batas-batas interval e. − ⎛ ⎞ ⎜ xi − x ⎟ ∑⎝ ⎠ s2 = n −1 2 keterangan: s = s2 s2 = varians s = simpangan baku (Sudjana. 1996:138) − .1996: 67).49 dari niai data terkecil. 1996:93). c. tetapi selisihnya harus kurang dari panjang kelas. Menentukan rata-rata dari interval dengan rumus berikut. Menentukan simpangan baku dari data interval dengan persamaan berikut. Menentukan angka-angka standar dengan persamaan berikut. b. x−x z= s − keterangan: x = nilai batas interval x = nilai rata-rata s = simpangan baku (Sudjana.

1998:278). Menentukan peluang untuk z yaitu dengan melihat nilai z dan mengkonsultasikan pada daftar normal standart. Setelah data homogen baru dapat diambil sampel dengan teknik random sampling. Langkah-langkah perhitungannya adalah sebagai berikut. 1. Untuk menguji kesamaan varians dari k buah kelas (k≥2) populasi. Menghitung semua varians gabungan dari semua kelas dengan rumus: s2 = ∑ (n − 1)s ∑ (n − 1) i i 2 i . Jumlah kelas yang akan diuji ada tiga kelas. Menghitung s2 dari masing-masing kelas. g. Menentukan luas daerah yaitu selisih antar peluangnya. − ⎛ ⎞ ∑ ⎜ xi − x ⎟ ⎠ s i2 = ⎝ n −1 2 2. b. i. digunakan uji Bartlet (Sudjana. Dalam penelitian ini uji homogenitas menggunakan nilai ulangan akhir semester 1 mata pelajaran matematika. 1996:261). Menentukan nilai chi-kuadrat dan mengkonsultasikan harga chikuadrat hitung dengan harga Chi-kuadrat tabel.50 f. Uji homogenitas populasi Uji ini untuk mengetahui seragam tidaknya varians samplesampel yang diambil dari populasi yang sama (Arikunto. Menentukan frekuensi harapan yang merupakan hasil kali antara luas daerah dengan jumlah siswa. h.

− (∑ X ) 2 n 3.. 1996:263). jika χ2hitung ≤ χ2tabel dengan taraf signifikan dan dk = k – 1. maka sampel dalam keadaan homogen (Sudjana. Menentukan derajat kebebasan masing-masing dkdk = G – 1 dk = n1 – 1 + n2 – 1 + ….51 3. 1. Menghitung nilai statistik chi-kuadrat dengan rumus: χ 2 = (ln 10 ){B − ∑ (n i − 1)log s i2 } Kritera pengujian. c. + nn – 1 dkt = N – 1 Tabel Rangkuman Anava . Menghitung Σ kuadrat keseluruhan Σxt2 = Σx2 – (Σx)2 / N 2..... Uji kesamaan rata-rata Untuk menguji kesamaan rata-rata populasi digunakan uji F dengan langkah-langkah sebagai berikut.. Menghitung Σ kuadrat didalam kelompok Σxdk2 = Σxt2 – Σxak2 4.. Menghitung harga satuan B dengan rumus: B = log s 2 ( )∑ (n − 1) i 4.. Menghitung Σ kuadrat antar kelompok ∑X 2 ak = (∑ X 1 ) 2 n1 + (∑ X 2 ) 2 n2 + .

maka berarti ada perbedaan yang signifikan. sedangkan kelompok kontrol dalam proses pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional. selanjutnya dilakukan eksperimen/perlakuan. Langkah-langkah pengujian hipotesisnya adalah sebagai berikut. Analisis Data Tahap Akhir Jika telah diketahui bahwa kedua kelompok sampel memiliki kemampuan awal yang sama.52 Sumber varians Antar kelompok (ak) Dalam kelompok (dk) Total JK ∑xak 2 dk G–1 RJK F ∑X ∑ G −1 2 dk 2 dk ∑xdk2 ∑xt2 ∑nt – 1 N–1 ∑X ∑ n −1 ∑ n t G −1 2 ∑ X dk i ∑X 2 ak −1 Kriteria: Jika Fhit ≥ Ftabel dengan dk (G – 1) (Σnt – 1). . Data yang diperoleh dari hasil pengukuran kemudian dianalisis untuk mengetahui apakah hasilnya sesuai dengan hipotesis yang diharapkan. 2. Setelah semua perlakuan berakhir kemudian dari masing-masing kelompok diberi tes. Perlakuan yang diberikan adalah kelompok eksperimen dalam proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD.

53 a. (Sudjana. Uji Perbedaan Dua Rata-rata Uji beda dua rata-rata digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata kedua kelompok setelah diberi perlakuan. b. dalam hal ini 5%) dan derajat kebebasan untuk pembilang ni-1 serta derajat kebebasan untuk penyebut n2-1. c. Langkah-langkah yang digunakan untuk uji ini sama dengan langkah-langkah pada saat menguji normalitas data pada analisis tahap awal. Uji Nomalitas Data Uji ini berfungsi untuk mengetahui apakah data hasil tes akhir terdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas yang digunakan adalah uji Chi-kuadrat. Kriteria pengujiannya adalah: Jika Fhitung > Ftabel berarti varians kedua sampel berbeda. Jika Fhitung < Ftabel berarti varians kedua sampel sama. Perhitungan uji ini menggunakan rumus: F= Varians terbesar varians terkecil Peluang untuk distribusi F adalah ½α (α adalah taraf signifikansi. 1996:250). Uji Kesamaan Dua Varians Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah kedua kelas mempunyai varians data tes awal atau tidak. .

n2 = jumlah siswa kelompok kontrol. n1 = jumlah siswa kelompok eksperimen. s22 = varians kelompok kontrol. α = 5% taraf signifikan.54 1) Hipotesis yang diajukan Ho : μ1 ≤ μ 2 H1 : μ1 > μ 2 2) Kriteria penerimaan Ho Terima Ho jika t < t 1-α 3) Derajat kebebasan untuk tabel distribusi t adalah (n1 + n2 -2) dengan peluang (1-α). . s12 = varians kelompok eksperimen. 4) Uji t x1 − x 2 dengan s = 1 1 s + n1 n 2 2 (n1 − 1) s12 + (n2 − 1) s2 n1 + n2 − 2 t= Keterangan: s2 = varians kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. x1 = rata-rata kelompok eksperimen. x2 = rata-rata kelompok kontrol.

dengan demikian itemitem tersebut tidak valid dan tidak dapat digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini yang berupa tes penguasaan. Hasil Pengujian Instrumen Penelitian Untuk mendapatkan instrumen penelitian yang baik terlebih dahulu dilakukan uji coba. Banyaknya soal yang mempunyai daya pembeda 55 .BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Daya Pembeda Soal Hasil perhitungan daya pembeda soal-soal dapat dilihat pada lampiran 17. 3. 8. a. 45. 38. 9. 35. 33. Item-item yang mempunyai harga rxy < 0. 36. 11. 42. 28. 13. . Banyaknya soal tes penguasaan matematika materi pokok Bangun Ruang Sisi Datar dalam hal ini dibatasi Kubus dan Balok yang diuji cobakan ada 50 soal dengan alokasi waktu 120 menit. 6. daya pembeda. 10. 29. Hasil Penelitian 1.244. dan 49. 34. b. Validitas Item Hasil perhitungan validitas item yang berupa harga rxy tiap-tiap item dikonsultasikan dengan rtabel. 32. Hasil perhitungan validitas masing-masing item disajikan secara lengkap pada lampiran 14. Selanjutnya hasil uji coba (Lampiran 9) dianalisis agar dapat diketahui validitas. dan taraf kesukaran masing-masing item tes serta reliabilitas tesnya. 47. 40. Tabel r product moment dengan n = 50 dengan α = 5 % menunjukkan rtabel = 0. yang menunjukkan adanya variasi daya pembeda soal dengan pengklasifikasiannya.244 adalah item-item dengan nomor 1.

16. 17. 11. 25. Banyaknya soal yang termasuk kategori sukar ada 13 soal yaitu soal-soal dengan nomor 18. 29. daya pembeda. dan 35. Reliabilitas Soal Hasil perhitungan reliabilitas tes uji coba yang terdiri dari 50 soal. maka perangkat tes dikatakan reliabel. 40. 41. 12. 43. 10. 26. 38. 46. 13. 9. 22. 21. 47. 5. 42. taraf kesukaran. dan 43. 12. 4. 30. banyaknya soal yang mempunyai daya pembeda cukup ada 17 yaitu soal-soal dengan nomor 2.244. 41. 22. 44. 8. 27. 24. dan 47. 36. 15. 15.56 jelek ada 23 yaitu soal-soal dengan nomor 1. 21. 9. sedang. sedangkan dari tabel r produck moment dengan n = 50 dan α = 5% diperoleh rtabel = 0. 11. 46. 14. 20. 32. 19. dan reliabilitas. c. 14. 31. 17. 6. 23. 25. 6. 28. Dari analisis hasil uji coba tes penguasaan yang berupa validitas. 18. 39. 28. dan 50. 31. 48. 7.7979. 34. 39. 37. disajikan pada lampiran 16. 36. 4. dan 49. 20. 30. dan 50. 24. banyaknya soal yang mempunyai daya pembeda baik ada 6 yaitu soal-soal dengan nomor 16. 40. 24. 33. 48. 45. 49. Banyaknya soal yang termasuk kategori sedang ada 22 soal yaitu soal-soal dengan nomor 2. 19. 33. 38. 37. 5. 7. Taraf Kesukaran Soal Hasil perhitungan taraf ksukaran soal yang disajikan secara lengkap pada lampiran 18 menunjukkan variasi taraf ksukaran soal tes yang dibedakan kedalam tiga kategori yaitu sukar. Banyaknya soal yang termasuk kategori mudah ada 15 soal yaitu soal-soal dengan nomor 1. dengan K – R20 = 0. 3. maka dapat ditentukan . 10. dan mudah. karena r11 > rtabel. 35. 3. 44. d. 26. 13. 8. 32. 27.

7898 6. yaitu item-item dengan nomor 4.6575. 43. ada 22 item yang dapat digunakan.1877 6.81 4. . 44.07 7. 7.65 40. dan 50. 39.1. kelas VIII-B = 0. 22. Untuk taraf signifikan α = 5% semua kelas berdistribusi normal karena χ2hitung < χ2tabel. 18. dan kelas VIII-C = 4.81 2. 25.1986.08 37. 23.35 36. 48.39 7. 21. χ2hitung kelas VIII-A = 2.57 item-item yang akan digunakan dalam tes penguasaan sebagai instrumen penelitian ini. 2.7806 37 68. 19.6575 VIII-C 37 68. 26. 37. 24. Hasil Uji Normalitas Ulangan Akhir Semester Gasal Tabel 4.10 7.1986 Hasil perhitungan analisis pada lampiran 1 sampai dengan lampiran 4 dapat diringkas menjadi tabel di atas. 5. 16. 41. 31. Analisis Data Tahap Awal a.81 0.1 Hasil Uji Normalitas Ulangan Akhir Semester Gasal Kelas Perhitungan VIII-A n x s2 s χ2tabel χ2hitung _ VIII-B 37 67.8453 6. namun peneliti hanya menggunakan 20 soal sebagai tes. Hasil Analisis Data 2. Seperti yang disajikan dalam lampiran 19.7806.

dan dk penyebut 108 diperoleh F(0. Hasil Uji Homogenitas Populasi Nilai Ulangan Akhir Semester Gasal Dari perhitungan uji homogenitas pada lampiran 5 diperoleh χ2hitung = 0.2 Uji Normalitas Hasil Tes Akhir Kelas Eksperimen χ2 hitung 4. karena χ2hitung < χ2tabel.05)(2:108) = 3. dk pembilang = 2. Hasil Uji Normalitas Data Tes Akhir Ringkasan lengkap hasil uji normalitas tes akhir dapat dilihat pada lampiran 23 – 24. Sedangkan ringkasannya dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 4. c.3265 3 Kontrol 5. Analisis Data Tahap Akhir a. Hasil Uji Kesamaan Rata-rata Nilai Ulangan Akhir Semester Gasal Pengujian selanjutnya adalah uji kesamaan keadaan awal dari populasi.05)(2:108) dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata pada tiga kelas populasi.99.58 b.9521 7. Nilai ini lebih kecil dari nilai χ2tabel sebesar 5.81 Normal dk χ2 tabel Kriteria Normal .2. Sesuai dengan perhitungan yang dapat dilihat pada lampiran 6 diperoleh Fhitung sebesar 0.1215 dan untuk α = 5%.08. karena Fhitung < F(0. 2.115. maka populasi dinyatakan homogen.

. Hasil Uji Kesamaan Dua Varians Data Tes Akhir Ringkasan hasil analisis uji kesamaan dua varians data tes akhir dapat dilihat pada tabel berikut. karena Fhitung < Ftabel. b. Hasil Uji Perbedaan Dua Rata-rata Data Tes Akhir Hasil uji perbedaan dua rata-rata data tes akhir dapat dilihat pada ringkasan tabel berikut. Tabel 4.59 Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa nilai χ2 hitung dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masih dibawah χ2 tabel sehingga keduanya berdistribusi normal.94 Kontrol 85.94.02 36 varians yang sama Fhitung Ftabel Kriteria Kedua kelas mempunyai Eksperimen 75. Sedangkan untuk rinciannya dapat dilihat pada lampiran 26. oleh karena itu analisis datanya selanjutnya menggunakan statistik parametrik. c. maka kedua kelas mempunyai varians yang sama.121 masih dibawah nilai Ftabel sebesar 1.3 Uji Kesamaan Dua Varians Data Tes Akhir Kelas S2 dk 36 1.121 1.86 Berdasarkan hasil analisis yang selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 25 diperoleh nilai Fhitung sebesar 1.

Kelas eksperimen mempunyai nilai rata-rata yang lebih besar.02.67 Kedua kelas mempunyai rata-rata berbeda yang relatif dk thitung ttabel Kriteria Berdasarkan hasil analisis terlihat bahwa thitung > ttabel. dari sampel sebanyak 37 siswa. Ini berarti bahwa kedua kelas memiliki perbedaan rata-rata yang signifikan secara statistik.4 Uji Perbedaan Dua Rata-rata Data Tes Akhir Kelas Ratarata Eksperimen 72. sedangkan rata-rata skor yang dicapai oleh siswa kelas kontrol pada tes akhir adalah 66.787 1.60 Tabel 4. Pembahasan Penguasaan konsep matematika pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar oleh siswa kelas VIII semester genap SMP N 3 Dempet tahun pelajaran 2006/2007 ditunjukkan dengan besarnya skor yang dicapai oleh siswa kelas eksperimen pada tes akhir.76 dengan simpangan baku 85. rata-rata skor yang diperoleh adalah 72.86. Analisis data selanjutnya menunjukkan bahwa penguasaan konsep matematika pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar oleh siswa kelas VIII semester genap SMP N 3 Dempet tahun pelajaran 2006/2007 yang diajarkan dengan model pembelajaran STAD (Student Teams Achievement Divisions) .57 Kontrol 66. B.57 dengan simpangan baku 75.76 36 36 2.

Metode kooperatif dapat digunakan dalam kelas berjenjang. selain itu akan terjalin komunikasi elaborasi kognitif yang baik. Hasil belajar kelompok eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD pada pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar lebih baik karena siswa lebih mudah memahami dan menentukan konsep-konsep yang sulit yaitu dengan mendiskusikan masalah-masalah tersebut dengan temannya.61 memberikan hasil dan prestasi yang lebih baik dibandingkan dengan kelas yang diajarkan dengan metode konvensional. Melalui diskusi akan terjalin komunikasi dan interaksi dengan siswa. Pembelajaran kooperatif lebih baik karena pencapaian tujuan struktur kooperatif dengan menciptakan situasi dimana keberhasilan seseorang ditentukan oleh keberhasilan kelompoknya. Pada pembelajaran kooperatif guru berperan sebagai fasilitator dan siswa memperoleh kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran seperti bertanya atas inisiatif sendiri maupun menjawab pertanyaan guru dan berdiskusi. Hal ini merupakan indikasi dari cukup optimalnya siswa belajar untuk penguasaan materi yang baik. namun demikian pembelajaran kooperatif mempunyai kelemahan-kelemahan yaitu tidak . dalam hal ini ditempuh dengan cara pemberian metode mengajar yang berbeda yaitu dengan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions). saling berbagi ide atau pendapat serta memberi kesempatan siswa untuk mengungkapkan pendapatnya. sehingga dapat meningkatkan daya nalar dan memberi kesempatan siswa untuk mengungkapkan pendapatnya.

2. Adanya daya dukung faktor-faktor eksternal siswa dalam proses dan hasil belajar siswa. Adanya daya dukung ini disebabkan oleh kondisi fisiologi siswa atau psikologi siswa yang cukup menguntungkan. Proses belajar mengajar matematika pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar dengan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement . sarana dan fasilitas. 1. serta tenaga pengajar. sehingga kesan pembelajaran searah masih terlihat dan siswa belum terbiasa dengan kondisi kelas pada saat proses pembelajaran. Penguasaan konsep matematika pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD cukup memenuhi kriteria hasil yang diinginkan. 3. Adanya daya dukung faktor-faktor internal siswa dalam proses dan hasil belajar siswa. Dalam pelaksanaannya siswa yang aktif hanya siswa tertentu saja dan belum menyeluruh. program. Dalam pembelajaran kooperatif STAD siswa yang berkemampuan rendah cenderung merasa rendah diri. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian lagi yang dapat mengungkap sejauh mana pengaruh faktor intern siswa terhadap penguasaan konsep pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar oleh siswa. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh faktor-faktor lingkungan atau faktor-faktor instrumental yang mencakup kurikulum. hal tersebut dapat disebabkan beberapa kemungkinan sebagai berikut.62 semua mata pelajaran cocok diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif.

seorang guru matematika juga harus dapat memberikan pelajaran dan perhatian individual kepada siswanya. .63 Divisions) cukup baik. yaitu sebagai pengajar dan pendidik bagi siswanya selain terampil memilih dan menggunakan strategi. Belajar Bangun Ruang Sisi Datar membutuhkan aktivitas berfikir yang tinggi sehingga keterlibatan siswa secara fisik. Dengan adanya berbagai permasalahan dan kelemahan tersebut perlu adanya perbaikan proses pembelajaran selanjutnya. yaitu guru dapat lebih memotivasi siswa untuk mengungkapkan pendapatnya dengan cara berdiskusi dan bekerjasama dengan kelompoknya dengan mengerjakan soal-soal latihan serta terjalinnya komunikasi yang baik antara siswa dan siswa ataupun guru dan siswa. mengingat adanya perbedaan antara individu yang satu dengan yang lain. Seorang guru mempunyai peranan ganda dalam proses belajar mengajar. metode dan media yang baik. mental dan emosional didalam proses belajar mengajar merupakan kondisi yang menunjang bagi pencapaian penguasaan materi.

2.BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. 3. Rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) lebih besar nilainya (rata-rata = 75. 4. Ada perbedaan hasil belajar siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Datar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran koopeatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. 64 . Hasil proses pembelajaran antara pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional memiliki varians yang sama. Penggunaan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) lebih efektif daripada menggunakan metode pembelajaran konvensional. Simpulan Berdasarkan hasil analisis dari data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.86) daripada hasil belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional (rata-rata = 66. 1.76).

Oleh karena itu. dan dunia pendidikan pada umumnya. Bagi semua pihak yang berkompeten diharapkan untuk mengembangkan penelitian ini. 1. Hendaknya guru dapat menerapkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) serta mengembangkan berbagai aktivitas dan kreatifitas peserta pembelajaran. Guru dapat memvariasikan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) dengan metode lainnya sehingga diperoleh metode yang lebih sesuai karakteristik materi pokok dan kondisi peserta didik.65 B. Saran Dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sedikit sumbangan pemikiran bagi praktisi pendidikan. Dengan saran tersebut di atas diharapkan semoga dapat bermanfaat bagi peneliti. pembaca. 3. 2. baik sebagai penelitian lanjutan maupun penelitian lain dari model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions). khususnya pada mata pelajaran matematika agar diperoleh hasil yang lebih baik. didik dalam . sehingga model pembelajaran baru tersebut dapat berkembang di tanah air tercinta ini. penulis memberikan beberapa saran sebagai berikut.

66

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsini. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Arikunto, Suharsimi. 2002. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Asikin, Mohammad. 2001. Model-model Pembelajaran Matematika. Semarang: Universitas Negeri Semarang. Darsono, Max. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP Semarang Press. Depdikbud,1994. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Depdiknas. 2003. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Matematika Sekolah Menengah Pertama. Jakarta. Depdiknas. 2004. Model Pembelajaran Matematika. Jakarta. Depdiknas. 2006. Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta. Nur, Mohamad. 2005. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah UNESA. Sudjana, Nana. 1989. CBSA dan Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru. Sudjana. 1996. Metode Statistika. Bandung: Tarsito. Tim Penyusun KBBI. 1997. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka. Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Poerwadarminta. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka. Suyitno, Amin. 2004. Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika. Semarang: Jurusan Pendidikan Matematika. Wijayanti, Pradnyo. 2002. Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (makalah). Surabaya: Universitas Negeri Surabaya. Zaelani, Ahmad, dkk.. 2006. Pendalaman Kompetensi Matematika & Uji Latih Mandiri Untuk SMP/Mts Kelas VIII Semester 1 dan 2. Bandung: Yrama Widya.

Lampiran 1

DATA NILAI ULANGAN AKHIR SEMESTER GASAL KELAS VIII

No
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

VIII-A
66 75 64 60 68 66 60 74 62 65 63 72 65 70 78 55 61 66 69 61 64 70 68 65 64 73 80 72 77 72 73 73 72 63 75 60 78 2519 68.08 37.1877 6.10 37

Kelas VIII-B
61 73 73 73 71 73 56 63 61 56 68 72 70 63 61 71 63 77 68 74 66 78 70 68 68 63 67 60 59 67 80 63 68 63 68 83 65 2503 67.65 40.7898 6.39 37

VIII-C
64 61 66 64 66 72 66 65 71 71 73 60 80 78 62 66 62 64 68 66 63 70 74 74 73 68 80 83 57 70 70 76 69 68 62 63 64 2529 68.35 36.8453 6.07 37

Σ x s2 s n

Lampiran 2

68

Lampiran 3 .

Lampiran 4 70 .

Lampiran 5 .

Lampiran 6 72 .

Lampiran 6 73 .

Lampiran 7 74 .

Lampiran 7 75 .

35.27.6.11. 12.Lampiran 8 76 KISI-KISI SOAL UJI COBA BANGUN RUANG SISI DATAR (KUBUS DAN BALOK) No Kompetensi Dasar Indikator Pembelajaran Aspek No Soal Jumlah 1. 43 3 C2 C3 C3 C3 42.33.9 5 C1 28. 36.5. 30 3 serta bagian. Menghitung luas permukaan dan volum kubus dan balok Siswa dapat menghitung luas permukaan kubus Siswa dapat menghitung besar perubahan luas luas permukaan balok permukaan balok jika Siswa dapat menghitung ukuran rusuknya luas besar perubahan berubah Siswa dapatkubus jika permukaan menghitung volum kubus ukuran rusuknya berubah Siswa dapat menghitung C3 17. 31 4 3.19. Mengidentif ikasi sifatsifat kubus dan balok Siswa dapat mengenal unsur-unsur kubus Siswa dapat mengenal unsur-unsur balok C1 1. 34. Membuat jaring-jaring kubus dan balok Siswa dapat mengenal jaring-jaring kubus dan balok C2 4.45 2 . 16 8 Siswa dapat menghitung unsur-unsur balok C2 C3 32. 20 3 C3 21.Siswa dapat menghitung bagiannya unsur-unsur kubus C2 C3 2.8.22.14.47 41 39. 23 3 C3 44. 38 7 2.7.40. 15.10.13. 2 3 18.37.29.3.

48. 50 4 50 Keterangan: C1 : Ingatan C2 : Pemahaman C3 : Penerapan . 26 3 C3 46.Lampiran 8 77 volum balok Siswa dapat menghitung besar perubahan volum balok jika ukuran rusuknya berubah Siswa dapat menghitung besar perubahan volum balok jika ukuran rusuknya berubah Jumlah C3 24.25. 49.

(ii) (i) (iv) A.. (iv) 5. Kubus adalah suatu bangun ruang yang dibatasi oleh …... Jika persegi nomor 3 adalah alas kubus. 12 (iii) Dari gambar diatas yang merupakan jaring-jaring kubus adalah….Lampiran 9 78 SOAL UJI COBA Materi Kelas/Semester Waktu : Kubus dan Balok : 2 (dua) / 2 : 120 menit Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf A. Diagonal Ruang 2.. maka yang meupakan tutupnya adalah persegi nomor. Rusuk D.. C. A. sisi persegi yang kongruen. (ii) C. Jika 216 buah kubus kecil dengan rusuk 1 cm disusun menjadi sebuah kubus besar. 5 D. 6 2 1 4 3 6 5 .. A.. 8 3. 6 D. atau D merupakan jawaban yang paling tepat! yang 1. Diagonal Sisi C. Sisi B. 1 B. maka rusuk kubus yang besar akan menjadi. Garis yang menghubungkan dua titik sudut yang berhadapan pada sisi bangun ruang disebut…… A. B. 2 C. 4 4. 6 D. 4 B. (i) B. A... (iii) D. Gambar dibawah ini adalah jaring-jaring sebuah kubus. 8 C. 5 C. B.

. Jajargenjang B.. 5 dan 6 C. 264 cm2 C. Banyaknya diagonal ruang yang dimiliki kubus ABCD. 2 dan 1 D. 5 3 cm C B. ABGH 9.. Persegi H 10. Pada soal no. BCHE C. 5 2 cm dan 125 cm2 B. 1 dan 5 B.. ADFG D.. 5 3 cm dan 125 cm2 A.. panjang AG dan Luas permukaan kubus adalah….. 5 2 cm dan 150 cm2 D.. 2 B.. 6 C. Persegi panjang D. jumlah luas sisi-sisi kubus itu adalah…. Panjang rusuk sebuah kubus 7 cm. 5 3 cm dan 150 cm2 C. A. maka panjang AB adalah…... . Belah ketupat Perhatikan bangun kubus disamping.. 429 cm2 D. Agar merupakan jaring-jaring kubus maka persegi yang harus dibuang pada gambar dibawah adalah persegi nomor. A. 5 cm C. BDHF B. bidang diagonal yang tegak lurus dengan bidang diagonal ACGE adalah. 4 D. A.Lampiran 9 79 6. A. Pada gambar kubus dibawah ini. 426 cm2 12. jika panjang AC = 50 cm. 10 cm 11.10. 12 8. 5 2 cm D. 294 cm2 B.. A. Bidang diagonal kubus berbentuk…… A. 8 dan 2 1 4 2 5 7 8 3 6 7.EFGH adalah. E D A B F G C.

342 cm2 D.5 cm. A. 1 : 2 B. 3p cm D. Sebuah kubus panjang rusuknya adalah 14. besar perubahan luas permukaan kubus tersebut adalah…. kemudian rusuk-rusuk diperpanjang menjadi 8 cm.. 216 cm2 C. p 3 cm B. 1 : 8 D. Panjang kawat yang dibutuhkan untuk membuat kerangka kubus dengan panjang rusuk 15 cm adalah…… A. 432 cm2 B. 4 cm B. maka perbandingan luas permukaan kubus I dengan kubus II adalah. 168 cm2 B.. Sebuah kubus mempunyai panjang diagonal sisi 3 2 cm. 442 cm2 C. maka panjang diagonal ruangnya adalah…… A. 6 cm C. Panjang diagonal bidang 3 3 cm C. 180 cm B. jumlah panjang seluruh rusuk kubus tersebut adalah…. 1 : 12 19. kemudian diagonal-diagonal sisinya diperpanjang 3 kalinya. Panjang diagonal ruang 6 3 cm B.. Jika luas permukaan kubus adalah 96 cm2. maka panjang rusuk kubus tersebut adalah…… A.. Keliling alas kubus I adalah 36 cm dan keliling alas kubus II adalah 48 cm. Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 6 cm. 8 cm D.. 87 cm 14. Panjang diagonal ruang 18 cm 17. 145 cm C. 16 cm C. 174 cm B. 150 cm 18. 1 : 4 C... 384 cm2 D... A. 600 cm2 20. A. Sebuah kubus dengan panjang rusuk p 3 cm. p 6 cm C. Panjang diagonal bidang 12 cm D. 170 cm 16. 116 cm D.. 9p cm 15. 332 cm2 .. besar perubahan luas permukaan kubus tersebut adalah. 160 cm D.Lampiran 9 80 13. Kubus yang rusuknya 6 cm mempunyai…… A. A.

98 cm2 D...Lampiran 9 81 21.197 C. Jika volum kubus itu 729 cm3. 2. perbandingan volum kedua kubus tersebut adalah…. 2.744 D.. 1 : 27 26..176 cm2 adalah…. 126 cm3 C.096 24. ADHE dan ABFE . 1 : 3 B. maka selisih volum kedua kubus adalah. A. 4. 64 cm3 C. 64 cm3 23. 95 liter C. Selisih panjang rusuk dua kubus adalah 2 dm.. 216 C. cm3 A.. A. 405 cm2 C. 1 : 6 C. 98 liter D.EFGH adalah. apabila panjang rusuk diperpanjang menjadi kubus itu adalah….. jika selisih luas sisi kubus itu adalah 96 dm2. 125 D. Sisi-sisi balok yang sejajar pada balok ABCD. Volum kubus yang memiliki luas 1... Seorang siswa akan membuat tempat kapur berbentuk kubus tanpa tutup. Sebuah kubus mempunyai luas alas = 16 cm. 36 cm3 B. 243 cm2 28. ABCD dan ADHE C. 108 liter 25.. 512 B. A. 486 cm2 B. 90 liter B. 1 : 9 D. A. maka luas karton minimal untuk membuat tempat kapur tersebut adalah…. 1. 152 cm3 B.. Panjang salah satu diagonal ruang suatu kubus adalah 108 cm. maka besar perubahan volum 2 27. 64 cm3 3 kali panjang semula. volum kubus tersebut adalah…… A. volum kubus tersebut adalah…. 324 cm2 D. 72 cm3 D. A. A. Sebuah kubus mempunyai panjang rusuk 4 cm.. Panjang rusuk 2 buah kubus masing-masing 3 cm dan 9 cm.331 B. 108 cm3 22..

Enam Persegi panjang yang sepasang-sepasang kongruen 30. D. maka panjang diagonal ruang balok tersebut dapat dirumuskan…… A. 8 cm 34. 7 x 2 + y 2 + z 2 D. EFGH dan BFGC D. B..33 panjang diagonal ruang balok tersebut adalah…. 78 80 . ABCD dan ADFG B.EFGH adalah. 32. dan tinggi 2z. A. 3 x 2 + y 2 + z 2 B. lebar 3y. Sebuah balok mempunyai panjang 6x. ABCD dan EFGH C. A.. Rangkaian persegi panjang berikut yang merupakan jaring-jaring balok adalah…. 5 x 2 + y 2 + z 2 C. panjang diagonal sisi AC adalah….Lampiran 9 82 B. C.. Pada soal no. D. cm A. 74 75 C. 7 cm D... 6 cm C. Sisi-sisi balok yang tegak lurus pada balok ABCD. A. B. Sebuah balok dibatasi oleh……. ADHE dan BCGF D.. AEHD dan ABCD 31. ABCD dan EFGH 29.EFGH dengan ukuran 4 cm x 3 cm x 7 cm. Sebuah balok ABCD. Enam pesegi panjang kongruen D. A. 5 cm B. Enam persegi C. Enam persegi panjang B. 9 x 2 + y 2 + z 2 33.

A. sedangkan panjang salah satu diagonal ruangnya adalah 17 cm. luas permukaan balok tersebut adalah……. 675 D. 8 cm D. 60 cm2 B. cm2 A.. tinggi balok tersebut adalah…. 25 cm C. 380 cm D. Luas kain beludru yang diperlukan adalah…. 160 cm2 D. 194 cm2 41. A. 475 C. jika jumlah semua panjang rusuknya 220 dm. 40 D. Sebuah balok berukuran panjang 3 dm dan lebar 2 dm. A. bagian luar kotak itu akan dilapisi kain beludru. lebar 3 cm. Luas permukaan sebuah balok dengan panjang = 12 cm dan lebar = 9 cm adalah 289 cm2. 25 36.Lampiran 9 83 35. 24 cm B. 500 cm C. Sebuah kotak perhiasan berbentuk balok dengan ukuran 20 cm x 15 cm x 5 cm... 94 cm2 C. Sebuah balok mempunyai panjang = 5 cm. Panjang kawat yang dibutuhkan untuk membuat kerangka balok dengan ukuran 10 cm x 6 cm x 2 cm adalah…. 4 cm B. 480 cm B. 20 B. 6 cm C. maka tinggi balok itu adalah…… dm A. Sebuah balok berukuran panjang 12 cm dan lebar 9 cm. 50 H F D C B 9 cm G Dengan memperhatikan gambar disamping. dan tinggi = 4 cm. panjang diagonal AG adalah…. 10 cm 38. 27 cm A12 cm 37. A. 26 cm D. 10 cm 40. A. 8 cm D.. 327 B. 950 . E 20 cm C. 6 cm C. tinggi balok tersebut adalah…. 400 cm 39. 4 cm B.

maka keliling bidang pembatas balok yang terbesar adalah…. dan tingginya 8 cm. banyaknya kain beludru yang tersisa adalah. volum balok itu adalah…. panjang balok tersebut adalah…. lebar. lebar 9 cm.. Sebuah balok panjangnya 3a meter. Bila diketahui keliling bidang sisi balok yang terkecil adalah 30 meter. Volum sebuah balok = 384 cm3. 500 cm2 B. lebarnya 2a meter dan tingginya a meter.Lampiran 9 84 42. 12 m3 3 bagian bak itu adalah…. volum air yang mengisi A. 160 D. dan tinggi sebuah balok berbanding sebagai 5 : 3 : 2. 18 m3 D. 10 meter B. A. Jika lebar dan tinggi balok tersebut masingmasing adalah 8 cm dan 4 cm. 12 cm C. Jika volum balok itu adalah 1920 cm3. A. A. 600 cm2 C.. 6 cm B. Tak dapat dihitung 44. 4 C. Panjang...... 25 meter C. dan tinggi 4 m.. 18 cm D. cm2 A. 240 43. 684 cm3 45. 700 cm2 D. Sepotong kain beludru yang berukuran 70 cm x 50 cm akan digunakan untuk membuat penutup sebuah kotak perhiasan yang berbentuk balok dengan ukuran 20 cm x 15 cm x 10 cm.. 50 meter D.. maka luas alas balok adalah. 9 m3 B. lebar 1 m. 864 cm3 C. 800 cm2 .. 80 B. 96 C. 24 m3 47. A. 846 cm3 B. Sebuah balok memiliki ukuran panjang 12 cm. 648 cm3 D. Sebuah bak berbentuk balok dengan panjang 3 m. 24 cm 46.

Sebuah balok mempunyai ukuran panjang 10 cm. 9 cm. 2 cm. A. 3 : 2 B. lebar 8 cm. 3 cm. maka besar perubahan volum balok tersebut adalah…. jika perbandingan panjang. dan tinggi 6 cm. dan 4 cm C.. lebar 4 cm. 4 : 11 49. 24 cm3 D. dan 2 cm 50. 4 cm. 6 cm.Lampiran 9 85 48. 6 cm. 36 cm3 <<<<<<<<<<< Selamat Mengerjakan >>>>>>>>>>> . A. apabila panjang dan tinggi balok tersebut diperpanjang 1 1 kali. dan tinggi 4 cm. A. jika panjang balok diperpanjang 6 5 kali. 8 cm.. lebar. 48 cm3 B. Sebuah balok mempunyai ukuran panjang 12 cm. dan 1 cm D. dan tinggi balok adalah 3 : 2 : 1. lebar dan tinggi balok tersebut berturut-turut adalah…. 3 : 4 D. dan 3 cm B. maka ukuran panjang. Sebuah balok mempunyai volum sebesar 162 cm2. 0 cm3 kali. dan tinggi balok diperkecil 5 6 C. 12 cm. 4 : 9 C. maka 2 perbandingan volum balok sebelum dan sesudah diperbesar adalah….

C 44. C 4. A 14. B 41. D 31. C 3. B 28. A 50. B 49. D . B 5. C 17. A 48. B 45. C 38. A 34. B 2. C 10. D 6. D 43. B 23. D 42. B 32. A 16. A 27. A 20.Lampiran 10 86 KUNCI JAWABAN SOAL UJI COBA 1. B 29. B 22. C 15. C 25. B 46. B 37. C 40. A 39. A 13. C 24. B 35. A 47. D 36. A 21. D 12. D 26. A 18. D 8. C 33. B 19. A 9. D 30. C 7. A 11.

Mengidentifi kasi sifatsifat kubus dan balok serta bagianbagiannya Siswa dapat mengenal unsur-unsur kubus dan balok Siswa dapat menghitung unsur-unsur kubus dan balok C1 1. 13. Membuat jaring-jaring kubus dan balok Siswa dapat mengenal jaring-jaring kubus dan balok C2 2. 14 3 2.Lampiran 11 87 KISI-KISI SOAL INSTRUMEN BANGUN RUANG SISI DATAR (KUBUS DAN BALOK) No Kompetensi Dasar Indikator Pembelajaran Aspek No Soal Jumlah 1. 4 2 C2 C3 5. Menghitung luas permukaan dan volum kubus dan balok Siswa dapat menghitung luas permukaan kubus Siswa dapat menghitung luas permukaan balok Siswa dapat menghitung besar perubahan luas permukaan kubus jika ukuran rusuknya berubah C3 15 1 C3 16 1 C3 6. 3 2 3. 7 2 Siswa dapat menghitung besar perubahan luas C2 C3 17 1 .

12 3 C3 19.Lampiran 11 88 permukaan balok jika ukuran rusuknya berubah Siswa dapat menghitung volum kubus Siswa dapat menghitung volum balok C3 18 1 C3 8. 20 2 20 Keterangan: C1 : Ingatan C2 : Pemahaman C3 : Penerapan . 11. 9 2 Siswa dapat menghitung besar perubahan volum kubus jika ukuran rusuknya berubah Siswa dapat menghitung besar perubahan volum balok jika ukuran rusuknya berubah Jumlah C3 10.

. D. 2 4 5 C.. Panjang diagonal ruang 6 3 cm D... Kubus yang rusuknya 6 cm mempunyai…… A.. 1 : 2 C. C. 1 : 12 . A. 6 B.. Rangkaian persegi panjang berikut yang merupakan jaring-jaring balok adalah…... A. 4 D. Panjang diagonal ruang 18 cm 6.. Gambar dibawah ini adalah jaring-jaring sebuah kubus. 4 C. A.. 2 B..Lampiran 12 89 INSTRUMEN PENELITIAN Materi : Kubus dan Balok Kelas/Semester : 2 (dua) / 2 Waktu : 60 menit Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf A. C.. atau D merupakan jawaban yang paling tepat! yang 1. 12 5. 1 : 4 D. 6 1 3. maka rusuk kubus yang besar akan menjadi. B. maka yang meupakan tutupnya adalah persegi nomor. 4. Jika persegi nomor 3 adalah alas kubus.. 6 C. maka perbandingan luas permukaan kubus I dengan kubus II adalah... Panjang diagonal bidang 3 3 cm B. 1 6 B. 5 2 3 D. Panjang diagonal bidang 12 cm C.. Keliling alas kubus I adalah 36 cm dan keliling alas kubus II adalah 48 cm. B.EFGH adalah. A. A. 1 : 8 B. Jika 216 buah kubus kecil dengan rusuk 1 cm disusun menjadi sebuah kubus besar. Banyaknya diagonal ruang yang dimiliki kubus ABCD. 5 D. 8 2.

2. 675 B. 1 : 27 12.. Bila diketahui keliling bidang sisi balok yang terkecil adalah 30 meter.. 126 cm 13.. jika selisih luas sisi kubus itu adalah 96 dm2. 384 cm2 B. lebarnya 2a meter dan tingginya a meter. Sebuah balok panjangnya 3a meter. 480 cm C. tinggi balok tersebut adalah…. 25 meter D. 1.. 10 meter C. tinggi balok tersebut adalah…. bagian luar kotak itu akan dilapisi kain beludru. 400 cm 15. 168 cm2 C. Sebuah kotak perhiasan berbentuk balok dengan ukuran 20 cm x 15 cm x 5 cm.744 B. Panjang kawat yang dibutuhkan untuk membuat kerangka balok dengan ukuran 10 cm x 6 cm x 2 cm adalah…. apabila panjang rusuk 3 diperpanjang menjadi kali panjang semula. 152 cm3 3 D. A. 90 liter C. cm3 A. 6 cm D. 64 9. 6 cm D. maka keliling bidang pembatas balok yang terbesar adalah….. 4 cm C. 1 : 3 B. Panjang salah satu diagonal ruang suatu kubus adalah 108 cm.. A. 10 cm 16. 98 liter B. 475 D.331 C. Volum kubus yang memiliki luas 1. 108 liter 11. maka selisih volum kedua kubus adalah. 2. 8 cm B.096 10.197 D. Sebuah kubus mempunyai panjang rusuk 4 cm. Selisih panjang rusuk dua kubus adalah 2 dm. Tak dapat dihitung . besar perubahan luas permukaan kubus tersebut adalah…. 10 cm 14. volum kubus tersebut adalah….. maka besar perubahan volum 2 kubus itu adalah…. cm3 A. 95 liter D. 327 C.. perbandingan volum kedua kubus tersebut adalah…. 216 cm2 D.. cm2 A. C. 512 C. Sebuah balok berukuran panjang 12 cm dan lebar 9 cm.. 8 cm B.. sedangkan panjang salah satu diagonal ruangnya adalah 17 cm. Luas kain beludru yang diperlukan adalah…. Panjang rusuk 2 buah kubus masing-masing 3 cm dan 9 cm. 64 cm3 B. 1 : 6 C. A. 600 cm2 8. kemudian rusuk-rusuk diperpanjang menjadi 8 cm. 98 cm2 A.Lampiran 12 90 7. Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 6 cm. A. A.176 cm2 adalah…. A. 4. 125 B. 4 cm C. 50 meter B. Luas permukaan sebuah balok dengan panjang = 12 cm dan lebar = 9 cm adalah 289 cm2. 500 cm D. 1 : 9 D. 380 cm B.. 950 17.. 216 D. A.

. 846 cm3 B. 648 cm3 A. dan tinggi balok diperkecil kali. 3 : 4 B. 1 apabila panjang dan tinggi balok tersebut diperpanjang 1 kali. dan tinggi 4 cm. Sebuah balok memiliki ukuran panjang 12 cm. Sebuah balok mempunyai ukuran panjang 12 cm. 6 5 jika panjang balok diperpanjang kali. volum balok itu adalah….. lebar 4 cm. 36 cm3 D. lebar 8 cm. A. 3 : 2 C. 864 cm3 D. 48 cm3 C. 684 cm3 19. C. lebar 9 cm. maka 2 perbandingan volum balok ebelum dan sesudah diperbesar adalah…. dan tinggi 6 cm. 24 cm3 B.Lampiran 12 91 18. 5 6 maka besar perubahan volum balok tersebut adalah…. dan tingginya 8 cm. 0 cm3 <<<<<<<<<< Selamat Mengerjakan >>>>>>>>>> . 4 : 11 20.. A. 4 : 9 D. Sebuah balok mempunyai ukuran panjang 10 cm.

B 20. B 8. B 2. D 4. C 18. A 13. C 11. C 5. B 6.Lampiran 13 92 KUNCI JAWABAN SOAL INSTRUMEN PENELITIAN 1. D 12. A 7. B 19. D . B 14. B 9. C 16. D 17. D 3. C 10. C 15.

3125 0.46875 0.90625 0.40625 0.09375 jelek dibuang Bahriyah Yuni Fitriyani Kurnia Ningsih Evi Nirnayani Ria Erviana Hanief Ardiyanto Suheningrum Cintami Tuti Alawiyah Rafi'atul.53125 0.234375 0.109375 0.328125 0.9375 0.09375 0.671875 0.875 0.4053333 0. I.21875 0.53125 0.3125 0.2490234 0.140625 0.LAMPIRAN 14 HASIL ANALISIS TES UJI COBA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Nama Butir Soal 5 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 58 38 56 24 21 58 38 56 24 21 3364 1444 3136 576 441 1409 996 1372 674 568 0.078125 0.625 0.375 0.921875 mudah 0.90625 0.8125 0.875 0.125 0.78125 0. ∑x ∑x2 (∑x)2 ∑xy rxy Kriteria Validitas Proporsi Benar (p) proporsi Salah (q) pxq Indeks Kesukaran Kriteria Kesukaran PA PB Daya Beda Kriteria Daya Beda Kriteria Soal 33 34 55 33 34 55 1089 1156 3025 821 899 1355 0.0625 0.59375 0.220459 0.4375 0.40625 0.1208496 0.15625 jelek cukup jelek dibuang dipakai dibuang Daya Beda Tingkat Kesukaran Validitas .9375 0.2412109 0.96875 0.515625 0.0849609 0.46875 0.200646 0. Siti Sholihah Iin Hanifah Eka Raharji Solehat Wage Waluyo Mutia Nur K.65625 0.859375 0.9375 0.1382199 0.875 0.4797355 0.328125 mudah sedang mudah sedang sedang 0.375 0.53125 0.09375 0.5625 0.2386035 tidak valid valid tidak valid 0.0720215 0.484375 0.921875 0.4375 0.859375 sedang sedang mudah 0. Dwiyantono Hasan Amir Lili Afriyani Kunandar Arifin Ahmad Noer Khomar Asmawati Winda Novayanti Andriana Lia Indah.25 0. P Agung Hariyanto Komaluddin Darno Prawiro Arfi Hardiansyah Abdur Rohman Hana.3230335 tidak valid valid tidak valid valid valid 0.1375218 0.75 0.1766161 tidak valid 0.59375 0.3941753 0.125 0.21875 jelek cukup jelek cukup cukup dibuang dipakai dibuang dipakai dipakai 1 2 3 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 7 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 8 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 59 59 3481 1436 0. Khabbah Widyanngsih Nuryanah Warohyati Dodi Purnomo Julaiha Rifki.875 0.21875 0.515625 0.2497559 0.S Syaiful Andi Desi Novianti Winarti Abdul Kodir Choeruddin Mulyono Daeni Wiroyatunnihayah Yenni Sulastri Casri'ah Andari Nur Faikoh Susanti Dwi Putri Hasanatul Maroh Nur Asiyah Rokhaenah Nisa Susilowati Anis Satun Solihah Hidayati Halimah Sarinah Umi Khumaidah Ayu Widya Astuti Sri Indah Rezeki Tanti Fujiyanti Fatimah Agung Setyo P.

2255859 0.46875 0. Khabbah Widyanngsih Nuryanah Warohyati Dodi Purnomo Julaiha Rifki.8125 0.2148438 0.71875 0.8125 0.484375 0.2148438 0.578125 0.71875 0.578125 0.28125 0.71875 0.28125 0.4269542 0. I.5625 0. P Agung Hariyanto Komaluddin Darno Prawiro Arfi Hardiansyah Abdur Rohman Hana.625 0.65625 0.28125 0.0625 0.46875 0.625 0.421875 0.1375218 tidak valid 0.4269542 0.2021484 0.65625 0.1875 0.0625 0.25 0.25 0.2021484 0.1875 0.S Syaiful Andi Desi Novianti Winarti Abdul Kodir Choeruddin Mulyono Daeni Wiroyatunnihayah Yenni Sulastri Casri'ah Andari Nur Faikoh Susanti Dwi Putri Hasanatul Maroh Nur Asiyah Rokhaenah Nisa Susilowati Anis Satun Solihah Hidayati Halimah Sarinah Umi Khumaidah Ayu Widya Astuti Sri Indah Rezeki Tanti Fujiyanti Fatimah Agung Setyo P.75 0.421875 0.515625 sedang 0.28125 0.3125 0.6875 0. Dwiyantono Hasan Amir Lili Afriyani Kunandar Arifin Ahmad Noer Khomar Asmawati Winda Novayanti Andriana Lia Indah.421875 0.71875 sedang mudah sukar sedang mudah 0.2497559 0.4846744 0.1875 baik jelek cukup baik jelek dipakai dibuang dipakai dipakai dibuang Daya Beda Tingkat Kesukaran Validitas .2438965 0.34375 0.09375 jelek dibuang Butir Soal 15 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 20 46 20 42 46 20 46 20 42 46 400 2116 400 1764 2116 505 1185 505 1070 1185 0.1278233 0.3125 0.2021484 0.3125 0. Siti Sholihah Iin Hanifah Eka Raharji Solehat Wage Waluyo Mutia Nur K.515625 0.53125 0.2021484 0.1278233 0.4846744 0.625 0.46875 0.421875 0.71875 0.LAMPIRAN 14 HASIL ANALISIS TES UJI COBA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Nama 10 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 33 33 1089 821 0.25 0.375 0.6875 0.25 0.4269542 valid valid valid valid valid 0.65625 0.71875 0.2438965 0.28125 0.1875 jelek jelek jelek cukup jelek dibuang dibuang dibuang dipakai dibuang 11 12 13 14 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 1 0 0 16 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 17 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 18 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 19 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 20 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 Bahriyah Yuni Fitriyani Kurnia Ningsih Evi Nirnayani Ria Erviana Hanief Ardiyanto Suheningrum Cintami Tuti Alawiyah Rafi'atul.71875 0.78125 0.34375 0.71875 sedang mudah sedang sedang mudah 0.1875 0.8125 0.8125 0. ∑x ∑x2 (∑x)2 ∑xy rxy Kriteria Validitas Proporsi Benar (p) proporsi Salah (q) pxq Indeks Kesukaran Kriteria Kesukaran PA PB Daya Beda Kriteria Daya Beda Kriteria Soal 27 46 16 27 46 27 46 16 27 46 729 2116 256 729 2116 749 1185 477 749 1185 0.1875 0.4269542 tidak valid valid tidak valid valid valid 0.65625 0.5089953 0.34375 0.3093621 0.1875 0.3125 0.625 0.28125 0.125 0.

8125 0.703125 0.203125 0.703125 0.96875 0.1708984 0.84375 0.3125 0.21875 0.3740243 0.78125 0.3935969 valid 0.53125 cukup cukup baik cukup baik dipakai dipakai dipakai dipakai dipakai 13 50 53 56 45 13 50 53 56 45 169 2500 2809 3136 2025 374 1236 1281 1396 1134 0.484375 sedang 0.LAMPIRAN 14 HASIL ANALISIS TES UJI COBA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Nama 21 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 22 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 23 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 24 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 25 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 Butir Soal 26 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 31 31 961 827 0.515625 0.3125 0.6875 0.21875 jelek jelek tidak baik jelek cukup dibuang dibuang dibuang dibuang dipakai Daya Beda Tingkat Kesukaran Validitas .2380371 0.125 0.609375 0.875 0. Siti Sholihah Iin Hanifah Eka Raharji Solehat Wage Waluyo Mutia Nur K.5974674 valid valid valid valid valid 0.8125 0.2380371 0.25 0.171875 0.390625 0.15625 0.2087402 0.8125 0.75 0.59375 0.1618652 0.03125 0.2148438 0.78125 0. P Agung Hariyanto Komaluddin Darno Prawiro Arfi Hardiansyah Abdur Rohman Hana.875 0.28125 0.2063787 0.1875 0.609375 0.203125 0.2497559 0. Khabbah Widyanngsih Nuryanah Warohyati Dodi Purnomo Julaiha Rifki.40625 0.65625 0.2801058 valid tidak valid tidak valid valid valid 0.46875 0.375 0.3125 0.5089953 0.390625 sedang sukar sedang mudah sedang 0.40625 0.125 0.1875 -0.142334 0.53125 baik dipakai 27 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 28 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 29 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 30 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 31 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 Bahriyah Yuni Fitriyani Kurnia Ningsih Evi Nirnayani Ria Erviana Hanief Ardiyanto Suheningrum Cintami Tuti Alawiyah Rafi'atul.703125 0.296875 0.0565353 0.828125 0.59375 0.2087402 0.25 0.15625 0.609375 0.828125 0.8125 0.2801058 0.S Syaiful Andi Desi Novianti Winarti Abdul Kodir Choeruddin Mulyono Daeni Wiroyatunnihayah Yenni Sulastri Casri'ah Andari Nur Faikoh Susanti Dwi Putri Hasanatul Maroh Nur Asiyah Rokhaenah Nisa Susilowati Anis Satun Solihah Hidayati Halimah Sarinah Umi Khumaidah Ayu Widya Astuti Sri Indah Rezeki Tanti Fujiyanti Fatimah Agung Setyo P.796875 0.390625 0.109375 0.875 0.3726282 0.125 0.21875 0.25 0.4345993 0.1875 0.125 0.78125 0.484375 0.703125 sukar mudah mudah mudah mudah 0.21875 0.296875 0. I.6875 0.3652131 0. ∑x ∑x2 (∑x)2 ∑xy rxy Kriteria Validitas Proporsi Benar (p) proporsi Salah (q) pxq Indeks Kesukaran Kriteria Kesukaran PA PB Daya Beda Kriteria Daya Beda Kriteria Soal 20 16 39 45 25 20 16 39 45 25 400 256 1521 2025 625 565 477 1013 1134 723 0.75 0. Dwiyantono Hasan Amir Lili Afriyani Kunandar Arifin Ahmad Noer Khomar Asmawati Winda Novayanti Andriana Lia Indah.

453125 0.09375 0.0849609 0.0913782 tidak valid tidak valid tidak valid tidak valid tidak valid 0.390625 sedang 0.453125 sedang 0.453125 0.546875 0.0625 cukup jelek cukup tidak baik dipakai dibuang dipakai dibuang Daya Beda Tingkat Kesukaran Validitas .2002995 0.09375 0. I.125 0.296875 0.34375 0.3125 0.1875 0.09375 0.2021484 0.03125 0.1875 0. Dwiyantono Hasan Amir Lili Afriyani Kunandar Arifin Ahmad Noer Khomar Asmawati Winda Novayanti Andriana Lia Indah.134866 0.75 0.014332 0.15625 0.3125 0.2478027 0.125 0.0625 jelek jelek tidak baik jelek jelek dibuang dibuang dibuang dibuang dibuang 29 8 29 16 29 8 29 16 841 64 841 256 799 190 799 377 0.4903607 -0.2478027 0.0625 0.25 0.125 0.28125 0.59375 0.71875 0.28125 0.125 -0.1875 0.75 0.LAMPIRAN 14 HASIL ANALISIS TES UJI COBA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Nama 32 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 33 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 34 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 35 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 36 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Butir Soal 37 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 29 29 841 799 0.1875 0.609375 0.703125 0.4903607 valid 0.09375 0.25 0. ∑x ∑x2 (∑x)2 ∑xy rxy Kriteria Validitas Proporsi Benar (p) proporsi Salah (q) pxq Indeks Kesukaran Kriteria Kesukaran PA PB Daya Beda Kriteria Daya Beda Kriteria Soal 48 6 19 46 10 48 6 19 46 10 2304 36 361 2116 100 1181 165 430 1142 254 0.546875 0.2380371 0.65625 0.109375 0.125 0.71875 0.875 0. Siti Sholihah Iin Hanifah Eka Raharji Solehat Wage Waluyo Mutia Nur K.453125 0.3125 0.28125 -0.546875 0.158719 0.2088707 tidak valid 0.84375 0.25 0. Khabbah Widyanngsih Nuryanah Warohyati Dodi Purnomo Julaiha Rifki.46875 0.4903607 -0.15625 0.3125 0.390625 0.28125 cukup dipakai 38 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 0 25 25 625 643 0.1707423 -0.15625 jelek dibuang 39 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 40 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 41 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 42 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 Bahriyah Yuni Fitriyani Kurnia Ningsih Evi Nirnayani Ria Erviana Hanief Ardiyanto Suheningrum Cintami Tuti Alawiyah Rafi'atul.15625 0.65625 0.15625 mudah sukar sukar mudah sukar 0.84375 0.90625 0.453125 0.S Syaiful Andi Desi Novianti Winarti Abdul Kodir Choeruddin Mulyono Daeni Wiroyatunnihayah Yenni Sulastri Casri'ah Andari Nur Faikoh Susanti Dwi Putri Hasanatul Maroh Nur Asiyah Rokhaenah Nisa Susilowati Anis Satun Solihah Hidayati Halimah Sarinah Umi Khumaidah Ayu Widya Astuti Sri Indah Rezeki Tanti Fujiyanti Fatimah Agung Setyo P. P Agung Hariyanto Komaluddin Darno Prawiro Arfi Hardiansyah Abdur Rohman Hana.296875 0.59375 0.25 sedang sukar sedang sukar 0.038311 valid tidak valid valid tidak valid 0.21875 0.2087402 0.1318359 0.453125 0.59375 0.28125 0.78125 0.2478027 0.75 0.

59375 0.140625 sukar 0.0974121 0.109375 r hitung = sukar 0.2380371 0.142334 0.1208496 0.15625 jelek dibuang Soal 47 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 0 1 39 39 1521 967 0.890625 0.71875 0.828125 0.2380371 0.21875 0 0. Siti Sholihah Iin Hanifah Eka Raharji Solehat Wage Waluyo Mutia Nur K.21875 cukup dipakai 45 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 26 26 676 668 0.25 0.109375 sukar 0.2123174 tidak valid 0.15625 0.21875 cukup dibuang 48 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7 7 49 235 0.140625 0.467285156 0.0974121 0.2412109 0.5087446 valid 0.40625 baik dipakai 44 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7 7 49 235 0.171875 sukar 0.LAMPIRAN 14 HASIL ANALISIS TES UJI COBA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Nama 43 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 25 25 625 683 0.1875 0.244 0 0.890625 0. ∑x ∑x2 (∑x)2 ∑xy rxy Kriteria Validitas Proporsi Benar (p) proporsi Salah (q) pxq Indeks Kesukaran Kriteria Kesukaran PA PB Daya Beda Kriteria Daya Beda Kriteria Soal 7 7 49 Varians total = 235 44.09375 0.109375 ∑(p x q) = 0.21875 r tabel = 0.390625 sedang 0.109375 sukar 0.03125 jelek dibuang 50 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Y 41 38 39 32 35 27 30 27 30 32 30 33 29 28 23 28 27 29 28 29 30 33 26 25 28 22 24 25 22 24 24 27 27 25 23 29 20 19 21 20 20 28 21 21 20 17 15 22 15 18 16 18 19 19 15 19 21 16 16 13 18 15 15 10 1536 y2 1681 1444 1521 1024 1225 729 900 729 900 1024 900 1089 841 784 529 784 729 841 784 841 900 1089 676 625 784 484 576 625 484 576 576 729 729 625 529 841 400 361 441 400 400 784 441 441 400 289 225 484 225 324 256 324 361 361 225 361 441 256 256 169 324 225 225 100 39646 Bahriyah Yuni Fitriyani Kurnia Ningsih Evi Nirnayani Ria Erviana Hanief Ardiyanto Suheningrum Cintami Tuti Alawiyah Rafi'atul.5087446 valid 0.5087446 valid 0.3078033 valid 0. I. Khabbah Widyanngsih Nuryanah Warohyati Dodi Purnomo Julaiha Rifki.859375 0.125 0. Dwiyantono Hasan Amir Lili Afriyani Kunandar Arifin Ahmad Noer Khomar Asmawati Winda Novayanti Andriana Lia Indah.59375 0.109375 0.797882971 0.375 0.40625 0.1505812 tidak valid 0.21875 r hitung > r tabel cukup Test Reliabel dipakai Daya Beda Tingkat Kesukaran Validitas .890625 9.21875 0 0.609375 0.4031691 valid 0.171875 0.5 0.390625 0.609375 0.0625 tidak baik dibuang Butir 46 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 11 11 121 313 0.4375 -0.609375 sedang 0.390625 0.S Syaiful Andi Desi Novianti Winarti Abdul Kodir Choeruddin Mulyono Daeni Wiroyatunnihayah Yenni Sulastri Casri'ah Andari Nur Faikoh Susanti Dwi Putri Hasanatul Maroh Nur Asiyah Rokhaenah Nisa Susilowati Anis Satun Solihah Hidayati Halimah Sarinah Umi Khumaidah Ayu Widya Astuti Sri Indah Rezeki Tanti Fujiyanti Fatimah Agung Setyo P. P Agung Hariyanto Komaluddin Darno Prawiro Arfi Hardiansyah Abdur Rohman Hana.21875 cukup dipakai 49 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 9 9 81 225 0.0613552 tidak valid 0.0974121 0.40625 sedang 0.15873016 0.109375 0.

Siti Sholihah Iin Hanifah Eka Raharji Solehat 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 41 38 39 32 35 27 30 27 30 32 30 33 29 28 23 28 27 29 28 29 30 33 26 25 28 22 24 25 22 24 24 27 27 25 23 41 38 39 32 35 27 30 27 30 32 30 33 29 0 23 28 27 29 28 29 30 33 26 25 28 22 24 25 22 24 0 27 27 25 23 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1681 1444 1521 1024 1225 729 900 729 900 1024 900 1089 841 784 529 784 729 841 784 841 900 1089 676 625 784 484 576 625 484 576 576 729 729 625 529 Ahmad Noer Khomar 1 .(∑ X )(∑ Y ) 2 − (∑ X ) 2 }{N∑ Y 2 − (∑ Y ) 2 } Keterangan: = Koefisien korelasi butir soal rxy = Jumlah responden N = Skor per butir X = Skor Total Y Kriteria Apabila rxy > rtabel. selanjutnya untuk butir soal yang lain dihitung dengan cara yang sama. Dwiyantono Hasan Amir Lili Afriyani Kunandar Arifin Asmawati Winda Novayanti Andriana Lia Indah. Khabbah Widyanngsih Nuryanah Warohyati Dodi Purnomo Julaiha Rifki. P Agung Hariyanto Komaluddin Darno Prawiro Arfi Hardiansyah Abdur Rohman Hana. Skor Total N N B 2 XY X2 Y (Y) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Bahriyah Yuni Fitriyani Kurnia Ningsih Evi Nirnayani Ria Erviana Hanief Ardiyanto Suheningrum Cintami Tuti Alawiyah Rafi'atul. maka butir soal valid. I. dan diperoleh seperti pada tabel analisis butir soal.98 Perhitungan Validitas Butir Rumus rxy = {N∑ X N ∑ XY . Perhitungan Berikut ini contoh perhitungan pada butir soal no 1.

1536 Karena rxy < rtabel.58 − 3364)(64.13822 64.99 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Wage Waluyo Mutia Nur K.1409 . 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 58 29 20 19 21 20 20 28 21 21 20 17 15 22 15 18 16 18 19 19 15 19 21 16 16 13 18 15 15 10 1536 29 20 0 21 20 20 0 21 21 20 17 0 22 15 18 16 18 19 19 15 19 21 16 16 0 18 15 15 10 1409 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 58 841 400 361 441 400 400 784 441 441 400 289 225 484 225 324 256 324 361 361 225 361 441 256 256 169 324 225 225 100 39646 Jumlah Berdasarkan tabel tersebut diperoleh: Σx Σy ∑x2 (∑x)2 ∑y2 (∑y) ∑xy 2 = = = = = = = = = = 58 1536 58 3364 39646 2359296 1409 rxy rxy rxy (64.39646 − 2359296) 1088 7871. maka soal nomor 1 tidak valid .51218 0.S Syaiful Andi Desi Novianti Winarti Abdul Kodir Choeruddin Mulyono Daeni Wiroyatunnihayah Yenni Sulastri Casri'ah Andari Nur Faikoh Susanti Dwi Putri Hasanatul Maroh Nur Asiyah Rokhaenah Nisa Susilowati Anis Satun Solihah Hidayati Halimah Sarinah Umi Khumaidah Ayu Widya Astuti Sri Indah Rezeki Tanti Fujiyanti Fatimah Agung Setyo P.58.

Lampiran 16 .

Lampiran 17 101 .

Lampiran 19 104 .

Lampiran 18 102 .

Lampiran 18 103 .

Lampiran 20

105

DAFTAR NILAI TES AKHIR KELAS KONTROL NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 NAMA AHMAD MURTAFI'IN ALI IMRON AMALIA RATNASARI ANIS UTAMI BAJANG SAPON BAMBANG SUTEJO EKO SUSANTO FUTIKHATUR ROHMAH HADI PRIYANTO KHOIRUDDIN KHOIRUS SIYAMI LAILATUL KHASANAH M. ERWIN MIFTACHATUL FALACH MUAWANAH MUHAMMAD IRSYAD MUKAROMAH MUSTAKIM NAILA AFTINA NURUL FADHILAH NURUL HUDA NURUL KHIKMAWATI RIDHO'AH RISKA FITRIYANTI SHOLIKUL AMIN SITI NUR JUMAIYAH SITI ROHMATUN SITI YULIYANTI SLAMET RIYADI SRI SURYANINGSIH SUBAKIR SUGENG NUGROHO SUTIKNO TAUFIQUR ROCHMAN TIA WASRIANI ULIL ALBAB ZAEDUN MU'ARIF KODE K-1 K-2 K-3 K-4 K-5 K-6 K-7 K-8 K-9 K-10 K-11 K-12 K-13 K-14 K-15 K-16 K-17 K-18 K-19 K-20 K-21 K-22 K-23 K-24 K-25 K-26 K-27 K-28 K-29 K-30 K-31 K-32 K-33 K-34 K-35 K-36 K-37 Nilai 70 70 60 60 70 60 60 45 75 50 75 75 70 55 70 70 70 70 80 65 75 70 70 65 75 70 70 65 60 70 50 65 65 60 50 60 70

Lampiran 21

106

DAFTAR NILAI TES AKHIR KELAS EKSPERIMEN NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 NAMA ABDUL QODIR AHMAD MASRURI ALI MARYANTO BAMBANG AS'ARI BUDI SETIAWAN DEWI ARUM SARI FADLI KOMARUDIN FITROTUN NISAK GUNAWAN MUHTARI HIDAYATUL ROSYIDAH ITA RIYANTI JAMALUDIN LISKANA MARIYATUL QIBTIYAH MOHAMAD KHOLIL MUHAMMAD ABDUL SYUKUR MUHAMMAD INDRO WIBAWANTO MUHAMMAD NAILUL GHOFAR NIKMATUL JANAH NUNUK FATMAWATI NUR AFIFAH PUJI UTOMO RATIH DAMAYANTI SARI TRISNAWATI SHOBIRIN SITI AMINAH SITI MAESAROH SRI MEI KUSUMAWATI ST. TRIANA MUSTIKAWATI SUGENG WINARNO TANTI PURWANTI TRI BAYU KURNIAWAN TRI SUTRISNO GINANJAR.W ULFATUR ROHMANIAH WAKHID FATKHUROKIM ZAINUDDIN ZULIYANTI KODE E-1 E-2 E-3 E-4 E-5 E-6 E-7 E-8 E-9 E-10 E-11 E-12 E-13 E-14 E-15 E-16 E-17 E-18 E-19 E-20 E-21 E-22 E-23 E-24 E-25 E-26 E-27 E-28 E-29 E-30 E-31 E-32 E-33 E-34 E-35 E-36 E-37 Nilai 75 65 50 85 80 70 70 70 55 75 70 60 70 70 70 70 75 70 65 80 70 70 60 70 70 70 70 70 80 80 65 50 55 80 70 70 75

Lampiran 22

107

DATA HASIL BELAJAR Eksperimen Kode Nilai No Siswa 1 E-01 75 2 E-02 90 3 E-03 50 4 E-04 85 5 E-05 80 6 E-06 70 7 E-07 70 8 E-08 85 9 E-09 55 10 E-10 75 11 E-11 70 12 E-12 60 13 E-13 70 14 E-14 70 15 E-15 80 16 E-16 70 17 E-17 75 18 E-18 70 19 E-19 65 20 E-20 80 21 E-21 70 22 E-22 70 23 E-23 85 24 E-24 70 25 E-25 70 26 E-26 70 27 E-27 80 28 E-28 70 29 E-29 80 30 E-30 80 31 E-31 65 32 E-32 80 33 E-33 55 34 E-34 80 35 E-35 70 36 E-36 70 37 E-37 75 S = 2685 n1 x1 s1
2

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 S n2 x2 s2
2

Kontrol Kode Siswa K-01 K-02 K-03 K-04 K-05 K-06 K-07 K-08 K-09 K-10 K-11 K-12 K-13 K-14 K-15 K-16 K-17 K-18 K-19 K-20 K-21 K-22 K-23 K-24 K-25 K-26 K-27 K-28 K-29 K-30 K-31 K-32 K-33 K-34 K-35 K-36 K-37 = = = = =

Nilai 70 70 60 85 70 55 60 45 75 50 75 75 70 55 70 70 75 70 80 65 75 70 70 80 75 70 70 65 60 70 50 65 65 60 50 60 70 2470 37 66.76 85.02 9.22

= = = =

37 72.57 75.86 8.71

s1

s2

Lampiran 23 108 .

Lampiran 24 109 .

Lampiran 25 .

Lampiran 26 111 .

Ahmad Noer Khomar Andari Andriana Anis Satun Solihah Arfi Hardiansyah Asmawati Ayu Widya Astuti Bahriyah Casri'ah Choeruddin Cintami Daeni Darno Prawiro Desi Novianti Dodi Purnomo Eka Raharji Evi Nirnayani Fatimah Halimah Hana. P Lili Afriyani Mulyono Mutia Nur K.Lampiran 27 112 DAFTAR PESERTA TES UJI COBA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 Nama Abdul Kodir Abdur Rohman Agung Hariyanto Agung Setyo P. Ria Erviana Rifki Dwiyantono Rokhaenah Sarinah Siti Sholihah Solehat Sri Indah Rezeki Suheningrum Susanti Dwi Putri Syaiful Andi Tanti Fujiyanti Tuti Alawiyah Umi Khumaidah Wage Waluyo Warohyati Widyanngsih Winarti Winda Novayanti Wiroyatunnihayah Yenni Sulastri Yuni Fitriyani . I.S Nisa Susilowati Nur Asiyah Nur Faikoh Nuryanah Rafi'atul. Hanief Ardiyanto Hasan Amir Hasanatul Maroh Hidayati Iin Hanifah Julaiha Khabbah Komaluddin No 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Nama Kunandar Arifin Kurnia Ningsih Lia Indah.

Lampiran 28

113

DAFTAR NAMA KELOMPOK BELAJAR DI KELAS

Kelompok 1 1. Ahmad Masruri 2. Abdul Qodir 3. Puji Utomo 4. Gunawan Muhtari Kelompok 3 1. Muhammad Kholil 2. Dewi Arumsari 3. Sari Trisnawati 4. Muhammad Abdul Syukur Kelompok 5 1. Siti Maesaroh 2. Jamaluddin 3. Sugeng Winarno 4. Nur Afifah 5. Siti Triana Mustikawati Kelompok 7 1. Tri Bayu Kurniawan 2. Mariyatul Qibtiyah 3. Ali Maryanto 4. Ulfatur Rohmaniah Kelompok 9

Kelompok 2 1. Fitrotun Nisak 2. Budi Setiawan 3. Ratih Damayanti 4. Ita Riyanti Kelompok 4 1. Siti Aminah 2. Hidayatul Rosyidah 3. Sri Mei Kusumawati 4. Nunuk Fatmawati Kelompok 6 1. Tanti Purwanti 2. Liskana 3. Tri Sutrisno Ginanjar. W 4. Shobirin

Kelompok 8 1. Taufikul Rohman 2. Muhammad Nailul Ghofar 3. Bambang As’ari 4. Wakhid Fatkhurokim

1.Zuliyanti 2.Nikmatul Jannah 3.Fadli Komaruddin 4.Muhammad Indro Wibawanto

Lampiran 29

114

Lampiran 29

115

2. Tujuan Pembelajaran 1. Menghitung unsur-unsur kubus 3. Metode Mengajar Metode mengajar yang digunakan adalah metode ekspositori. Mengenal unsur-unsur kubus. Siswa dapat mengenal unsur-unsur kubus. Model Pembelajaran Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran kooperatif STAD. Indikator 1. diskusi . Kompetensi Dasar 1. balok. limas dan bagian-bagiannya. Mengidentifikasi sifat-sifat kubus dan balok serta bagian-bagiannya 2. Siswa dapat membuat jaring-jaring kubus E. 2. serta menentukan ukurannya. B. Siswa dapat menghitung unsur-unsur kubus 3. Mengenal jaring-jaring kubus D. F. Membuat jaring-jaring kubus dan balok C. prisma. Siswa dapat mengenal jaring-jaring kubus 4. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat kubus..Lampiran 30 116 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran Kooperatif STAD) Pertemuan 1 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMP Negeri 3 Dempet : Matematika :2/2 : Bangun Ruang Sisi Datar : 2 x 40 menit A.

6. 2. Guru memberikan soal/lembar diskusi. Guru menjelaskan tentang unsur-unsur kubus dan jaring-jaring kubus 2. Guru mengingatkan kembali tentang luas persegi 4. tiap kelompok 1 lembar 4. Media yang digunakan: Kapur. Media dan Sumber Belajar 1. Guru meminta siswa untuk bergabung dengan kelompoknya masingmasing yang telah ditentukan 3. Guru memberi motivasi kepada siswa yaitu guru menjelaskan tentang manfaat mempelajari bangun ruang sisi datar 5. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran 3. Guru bersama siswa membuat rangkuman/kesimpulan tentang materi yang telah diberikan. papan tulis. 2. Skenario Pembelajaran • Pendahuluan 1. H. Guru membagi siswa dalam kelompok yang terdiri dari 4 – 5 orang siswa heterogen yang telah dipilih sebelumnya dan untuk pertemuan ini guru hanya menginformasikan. Guru meminta siswa untuk mendiskusikan soal yang telah diberikan dengan kelompoknya sampai semua anggota kelompok mengerti dari apa yang telah didiskusikan. . penghapus dan lembar kegiatan siswa (LKS). • Kegiatan Inti 1. Guru memberikan tugas rumah/PR. Sumber belajar yang digunakan: Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2. penggaris. Guru meminta siswa untuk mengerjakan tes individu • Penutup 1. Guru menjelaskan tentang pembelajaran kooperatif STAD 2. Guru bersama siswa membahas soal/lembar diskusi. 5.Lampiran 30 117 G.

Evaluasi dapat berupa soal tanya jawab.Pd. S.Lampiran 30 118 I. Evaluasi Evaluasi dilakukan selama pembelajaran. Guru Mata Pelajaran Peneliti Maret 2007 Khoeroni. Semarang. 4101403590 . Sutriyono NIM.

Ada berapa sisi bangun disamping? Sebutkan! c. Perhatikan soal no.1. Apakah gambar disamping merupakan jaring-jaring kubus? 3. a. jika diketahui AB = 3 cm. Berbentuk apakah sisi-sisi bangun disamping? b.Lampiran 30 119 LEMBAR DISKUSI 1 1. Hitunglah panjang AG! LEMBAR DISKUSI 1 1. Hitunglah panjang AC! b. Sebutkan sisi-sisi yang sejajar? 2. jika diketahui AB = 3 cm. Berbentuk apakah sisi-sisi bangun disamping? b. Ada berapa sisi bangun disamping? Sebutkan! c. a.1. a. Hitunglah panjang AG! . Apakah gambar disamping merupakan jaring-jaring kubus? 3. Hitunglah panjang AC! d. Perhatikan soal no. Sebutkan sisi-sisi yang sejajar? 2. c.

dan ABFE // DCGH. AC = AB 2 + BC 2 AC = 3 2 + 3 2 b. ABCD // EFGH. ADHE // BCGF. EFGH.Lampiran 30 120 JAWABAN LEMBAR DISKUSI 1 1. ABFE. AG = 18 + 9 AG = 27 AG = 3 3 cm. a. sisi bangun tersebut ada 6 yaitu ABCD. sisi-sisi bangun tersebut berbentuk persegi b. dan DCGH c. Gambar tersebut bukan merupakan jaring-jaring kubus 3. a. BCGF. 2. . ADHE. AG = AC 2 + CG 2 AG = (3 2 ) 2 + 3 2 AC = 9 + 9 AC = 18 AC = 3 2 cm.

Bidang ACGE berbentuk bangun apa? Jawab: 1. . Hitunglah panjang diagonal sisi dan diagonal ruangnya! 3. Lukislah kubus ABCD. AG = 32 + 16 AG = 48 AG = 4 3 cm. 4 cm 2. AG = AC 2 + CG 2 AG = (4 2 ) 2 + 4 2 AC = 4 2 + 4 2 AC = 16 + 16 AC = 32 AC = 4 2 cm. a.Lampiran 30 121 SOAL TES INDIVIDU 1 1.EFGH dengan panjang rusuk 4 cm! 2. AC = AB 2 + BC 2 b. 3. Persegi panjang.

Tujuan Pembelajaran 1. diskusi . limas dan bagian-bagiannya. volum kubus. B. 4. Siswa dapat menemukan sendiri rumus luas permukaan kubus 2. Kompetensi Dasar Menghitung luas permukaan dan volum kubus dan balok. Model Pembelajaran Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran kooperatif STAD. serta menentukan ukurannya. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat kubus. C. prisma. Menghitung volum kubus D. Siswa dapat menghitung luas permukaan kubus 5. Menghitung luas permukaan kubus 2. Indikator 1. balok. F.Lampiran 31 122 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran Kooperatif STAD) Pertemuan 2 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMP Negeri 3 Dempet : Matematika :2/2 : Bangun Ruang Sisi Datar : 2 x 40 menit A. Metode Mengajar Metode mengajar yang digunakan adalah metode ekspositori. Siswa dapat menghitung volum kubus E. Siswa dapat menemukan sendiri rumus luas permukaan kubus 3.

dan volum kubus 2. papan tulis. 2. 5. Evaluasi dapat berupa soal tanya jawab. H. penggaris. Skenario Pembelajaran • Pendahuluan 1. Guru memberikan tugas rumah/PR. Guru meminta siswa untuk bergabung dengan kelompoknya masingmasing yang telah ditentukan 3. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran 3. Guru bersama siswa membuat rangkuman/kesimpulan tentang materi yang telah diberikan. 2. I. Guru mengingatkan kembali tentang luas persegi dan volum kubus 4. Evaluasi Evaluasi dilakukan selama pembelajaran. penghapus dan lembar kegiatan siswa (LKS). Guru meminta siswa untuk mengerjakan tes individu • Penutup 1. . Sumber belajar yang digunakan: Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2. Guru menjelaskan tentang luas permukaan kubus. Media yang digunakan: Kapur.Lampiran 31 123 G. tiap kelompok 1 lembar 4. Guru bersama siswa membahas PR yang dianggap sulit 2. Guru memberikan soal/lembar diskusi. Media dan Sumber Belajar 1. Guru meminta siswa untuk mendiskusikan soal yang telah diberikan dengan kelompoknya sampai semua anggota kelompok mengerti dari apa yang telah didiskusikan. Guru memberi motivasi kepada siswa yaitu guru menjelaskan tentang manfaat mempelajari bangun ruang sisi datar • Kegiatan Inti 1.

a. a. hitunglah panjang HB! b. Jika AD = 5 cm. Hitunglah luas permukaan kubus tersebut! c. Jika s = 2 cm. berapa luas persegi AEHD? c.Lampiran 31 124 LEMBAR DISKUSI 2 1. Berapa luas seluruh persegi tersebut? 2. Apakah gambar disamping merupakan jaring-jaring kubus? b. Hitunglah volum kubus tersebut! .

a. Jadi volum kubus adalah 125 cm3. Lt = 6 x L1 = 6 x 4 = 24 cm. a. 2.Lampiran 31 125 JAWABAN LEMBAR DISKUSI 2 1. ya b. L1 = s2 = 22 = 4 cm2. c. AB = AD = 5 cm HB merupakan diagonal ruang kubus. . jadi panjang HB = 5 3 cm. V = s3 = 53 = 125 cm3. L = 6 x s2 = 6 x 52 = 6 x 25 = 150 cm2. Jadi luas permukaan kubus adalah 150 cm2. b. c.

V = 73 = 343 cm3. 2. Jadi Luas permukaan kubus = 294 cm2. Jadi Volum kubus tersebut adalah 343 cm3. Jadi volum kubus = 216 cm3. .Lampiran 31 126 SOAL TES INDIVIDU 2 1. L = 6 x s2 216 = 6 x s2 98 = 7 2 cm. jadi panjang sisi kubus tersebut adalah 7 cm. Diketahui luas permukaan kubus = 216 cm2. s2 = 216 6 s2 = 36 s = 6 cm V = s3 = 63 = 216 cm3. 2. Hitunglah volum kubus tersebut! Jawab: 1. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang diagonal sisi = hitunglah luas permukaan kubus dan volum kubus! 98 cm. panjang diagonal sisi = L = 6 x 72 = 6 x 49 = 294 cm2.

serta menentukan ukurannya. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mengenal jaring-jaring balok E. Metode Mengajar Metode mengajar yang digunakan adalah metode ekspositori. Siswa dapat menghitung unsur-unsur balok 3. 2. Model Pembelajaran Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran kooperatif STAD. Indikator 1. Kompetensi Dasar Menghitung luas permukaan dan volum kubus dan balok. C. B. diskusi . Mengenal unsur-unsur balok 2. Menghitung unsur-unsur balok 3. prisma.Lampiran 32 127 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran Kooperatif STAD) Pertemuan 3 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMP Negeri 3 Dempet : Matematika :2/2 : Bangun Ruang Sisi Datar : 2 x 40 menit A. Siswa dapat mengenal unsur-unsur balok. balok. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat kubus. F. limas dan bagian-bagiannya. mengenal jaring-jaring balok D.

tiap kelompok 1 lembar 4. Media yang digunakan: Kapur. I. Guru memberikan tugas rumah/PR. Evaluasi dapat berupa soal tanya jawab. Skenario Pembelajaran • Pendahuluan 1. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran 3. Guru mengingatkan kembali tentang luas persegi 4. Guru memberikan soal/lembar diskusi. Guru bersama siswa membuat rangkuman/kesimpulan tentang materi yang telah diberikan. Evaluasi Evaluasi dilakukan selama pembelajaran. Guru meminta siswa untuk bergabung dengan kelompoknya masingmasing yang telah ditentukan 3. H. penghapus dan lembar kegiatan siswa (LKS). Guru bersama siswa membahas PR yang dianggap sulit 2. 5. 2. Guru menjelaskan tentang unsur-unsur balok dan jaring-jaring balok 2.Lampiran 32 128 G. . Guru memberi motivasi kepada siswa yaitu guru menjelaskan tentang manfaat mempelajari bangun ruang sisi datar • Kegiatan Inti 1. 2. Guru meminta siswa untuk mendiskusikan soal yang telah diberikan dengan kelompoknya sampai semua anggota kelompok mengerti dari apa yang telah didiskusikan. Guru meminta siswa untuk mengerjakan tes individu • Penutup 1. Sumber belajar yang digunakan: Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2. penggaris. papan tulis. Media dan Sumber Belajar 1.

Hitunglah panjang AG! . Ada berapa pasang sisi yang kongruen? Sebutkan! c. a. Apakah gambar disamping merupakan jaring-jaring balok? 3. Hitunglah panjang AC! b. BC = 3 cm.Lampiran 32 129 LEMBAR DISKUSI 3 1. jika diketahui AB = 4 cm. Sebutkan sisi-sisi yang sejajar? 2. Berbentuk apakah sisi-sisi bangun disamping? b. a.1. Perhatikan soal no. dan AE = 2 cm.

. Gambar tersebut bukan merupakan jaring-jaring balok 3.Lampiran 32 130 JAWABAN LEMBAR DISKUSI 3 1. AC = AB 2 + BC 2 AC = 4 2 + 3 2 b. sisi-sisi bangun tersebut berbentuk persegi dan persegi panjang b. dan ABFE // DCGH. ada 3 pasang yaitu ABCD ≅ EFGH. ADHE // BCGF. a. AC = 16 + 9 AC = 25 AC = 5 cm. dan ABFE ≅ DCGH c. ADHE ≅ BCGF. 2. a. ABCD // EFGH. AG = AC 2 + CG 2 AG = (5 2 + 2 2 AG = 25 + 4 AG = 29 cm.

Hitunglah panjang diagonal ruangnya! 3. dan 6 cm.Lampiran 32 131 SOAL TES INDIVIDU 3 1. lebar. Bidang BDHF berbentuk bangun apa? Jawab: 1. AG = AB 2 + BC 2 + CG 2 AG = (10 2 + 8 2 + 4 2 AG = 100 + 64 + 36 AG = 200 AG = 10 2 cm. 2. Jika panjang. . tinggi balok berturut-turut adalah 10 cm. Persegi panjang. Jadi panjang diagonal ruangnya adalah AG = 10 2 cm.EFGH! 2. Lukislah balok ABCD. 8 cm. 3.

F. limas dan bagian-bagiannya. serta menentukan ukurannya. prisma. balok. Sumber belajar yang digunakan: Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2. B.Lampiran 33 132 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran Kooperatif STAD) Pertemuan 4 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMP Negeri 3 Dempet : Matematika :2/2 : Bangun Ruang Sisi Datar : 2 x 40 menit A. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat kubus. penggaris. menghitung volum balok D. E. penghapus dan lembar kegiatan siswa (LKS). C. Siswa dapat menghitung volum balok. Media dan Sumber Belajar 1. Siswa dapat menghitung luas permukaan balok. papan tulis. Metode Mengajar Metode mengajar yang digunakan adalah metode ekspositori. Kompetensi Dasar Menghitung luas permukaan dan volum kubus dan balok. Menghitung luas permukaan balok 2. 2. Tujuan Pembelajaran 1. Media yang digunakan: Kapur. Model Pembelajaran Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran kooperatif STAD. 2. Indikator 1. . diskusi G.

Guru meminta siswa untuk mendiskusikan soal yang telah diberikan dengan kelompoknya sampai semua anggota kelompok mengerti dari apa yang telah didiskusikan. Guru bersama siswa membahas PR yang dianggap sulit 2. Guru memberikan soal/lembar diskusi. Evaluasi Evaluasi dilakukan selama pembelajaran. dan volum balok 3. Guru mengingatkan kembali tentang luas balok dan volum balok 4. Guru memberi motivasi kepada siswa yaitu guru menjelaskan tentang manfaat mempelajari bangun ruang sisi datar • Kegiatan Inti 1. I. tiap kelompok 1 lembar 4. Guru menjelaskan tentang luas permukaan balok. Evaluasi dapat berupa soal tanya jawab. Guru meminta siswa untuk mengerjakan tes individu • Penutup 1. 2. 5. Guru meminta siswa untuk bergabung dengan kelompoknya masingmasing yang telah ditentukan 2. Guru memberikan tugas rumah/PR. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran 3. . Guru bersama siswa membuat rangkuman/kesimpulan tentang materi yang telah diberikan. Skenario Pembelajaran • Pendahuluan 1.Lampiran 33 133 H.

Jika p = 5 cm. Hitunglah luas permukaan balok tersebut! b. dan t = 3 cm. l = 4 cm. Apakah gambar disamping merupakan jaring-jaring balok? b.Lampiran 33 134 LEMBAR DISKUSI 4 1. Hitunglah volum balok tersebut! . a. Jika p = 5 cm. dan t = 3cm. a. 2. berapa luas bangun tersebut? 3. l = 4 cm.

V = p x l x t =5x4x3 = 60 cm3 Jadi volum balok adalah 60 cm3. b. a.3) = 2 (20 +15 + 12) = 2 (47) = 94 cm2 Jadi Luas permukaan balok = 94 cm2. L = 2 x p x + 2 x p x t + 2 x l x t =2x5x4+2x5x3+2x4x3 = 40 + 30 + 24 = 94 cm2 2. a.Lampiran 33 135 JAWABAN LEMBAR DISKUSI 4 1.4 + 5. L = 2 (p l + pt + l t) = 2 ( 5. . ya b.3 + 4.

5 + 6. Diketahui balok ABCD. Luas permuakaan balok L = 2 (p l + pt + l t) = 2 ( 20.6 + 7. Hitunglah luas permukaan balok dan volum balok! 2. lebar = 6 cm.8 + 9. b. a. Hitunglah luas permukaan balok tersebut! Jawab: 1. V = p x l x t = 20 x 9 x 8 = 1440 cm3 Jadi volum balok adalah 1440 cm3 2.Lampiran 33 136 SOAL TES INDIVIDU 4 1.9 + 20. Diketahui panjang sebuah balok = 7 cm. V = p x l x t 210 = 7 x 6 x t 210 = 42 x t t= 210 = 5 cm 42 L = 2 (p l + pt + l t) = 2 ( 7. dan 8 cm.EFGH dengan panjang. dan tinggi masingmasing 20 cm.5) = 2 (42 +35 + 30) = 2 (107) = 214 cm2 . 9 cm. lebar.8) = 2 (180 + 160 + 72) = 2 (412) = 824 cm2 Jadi Luas permukaan balok = 824 cm2. dan volum balok = 210 cm3.

Lampiran 33 137 Jadi Luas permukaan balok = 214 cm2. .

2. Indikator 1. Siswa dapat menghitung unsur-unsur kubus 3. Siswa dapat mengenal unsur-unsur kubus. serta menentukan ukurannya. limas dan bagian-bagiannya. Siswa dapat mengenal jaring-jaring kubus 4. Mengenal jaring-jaring kubus D. 2. Tujuan Pembelajaran 1. Membuat jaring-jaring kubus dan balok C. Mengenal unsur-unsur kubus. Model Pembelajaran Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran konvensional.Lampiran 34 137 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran Konvensional) Pertemuan 1 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMP Negeri 3 Dempet : Matematika :2/2 : Bangun Ruang Sisi Datar : 2 x 40 menit A. B. Mengidentifikasi sifat-sifat kubus dan balok serta bagian-bagiannya 2. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat kubus. Siswa dapat membuat jaring-jaring kubus E. Menghitung unsur-unsur kubus 3. F.. balok. prisma. Kompetensi Dasar 1. Metode Mengajar Metode mengajar yang digunakan adalah metode ekspositori .

Evaluasi dapat berupa soal tanya jawab. Guru mengingatkan kembali tentang luas persegi 3. Guru menjelaskan tentang unsur-unsur kubus dan balok. Guru memberi contoh soal yang behubungan dengan unsur-unsur kubus dan balok. 2. 4. 2. Media yang digunakan: Kapur. Guru memberi motivasi kepada siswa yaitu guru menjelaskan tentang manfaat mempelajari bangun ruang sisi datar • Kegiatan Inti 1. I. Guru memberikan tugas rumah/PR. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran 2. Skenario Pembelajaran • Pendahuluan 1. H. 2. 3. Guru bersama siswa membahas soal yang telah dikerjakan.Lampiran 34 138 G. . Sumber belajar yang digunakan: Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2. Media dan Sumber Belajar 1. papan tulis. • Penutup 1. Guru meminta siswa mengerjakan soal yang ada di LKS. Guru bersama siswa membuat rangkuman/kesimpulan tentang materi yang telah diberikan. Evaluasi Evaluasi dilakukan selama pembelajaran. penghapus dan lembar kegiatan siswa (LKS). penggaris.

Apakah gambar disamping merupakan jaring-jaring kubus? 3. Ada berapa sisi bangun disamping? Sebutkan! c. Perhatikan soal no. Bidang ACGE berbentuk bangun apa? . a.EFGH dengan panjang rusuk 4 cm! 5.1.Lampiran 34 139 TUGAS RUMAH/PR 1. Hitunglah panjang diagonal sisi dan diagonal ruangnya! 6. Sebutkan sisi-sisi yang sejajar? 2. jika diketahui AB = 3 cm. Berbentuk apakah sisi-sisi bangun disamping? b. Hitunglah panjang AG! 4. Hitunglah panjang AC! b. Lukislah kubus ABCD. a.

. AC = AB 2 + BC 2 b. sisi bangun tersebut ada 6 yaitu ABCD. AG = AC 2 + CG 2 AG = (4 2 ) 2 + 4 2 AC = 4 2 + 4 2 AC = 16 + 16 AC = 32 AC = 4 2 cm. dan DCGH c. BCGF. ABCD // EFGH. AG = AC 2 + CG 2 AG = (3 2 ) 2 + 3 2 AC = 9 + 9 AC = 18 AC = 3 2 cm. dan ABFE // DCGH. AC = AB 2 + BC 2 AC = 3 2 + 3 2 b. Persegi panjang. 2. ABFE. a.Lampiran 34 140 Jawab: 1. EFGH. 4 cm 5. AG = 18 + 9 AG = 27 AG = 3 3 cm. a. sisi-sisi bangun tersebut berbentuk persegi b. 6. Gambar tersebut bukan merupakan jaring-jaring kubus 3. AG = 32 + 16 AG = 48 AG = 4 3 cm. ADHE // BCGF. ADHE. a. 4.

4. B. balok. Siswa dapat menemukan sendiri rumus luas permukaan kubus 3.Lampiran 35 141 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran Konvensional) Pertemuan 2 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMP Negeri 3 Dempet : Matematika :2/2 : Bangun Ruang Sisi Datar : 2 x 40 menit A. Indikator 1. Metode Mengajar Metode mengajar yang digunakan adalah metode ekspositori. Siswa dapat menghitung volum kubus E. Menghitung volum kubus D. F. volum kubus. Siswa dapat menemukan sendiri rumus luas permukaan kubus 2. Tujuan Pembelajaran 1. Model Pembelajaran Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran konvensional. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat kubus. Kompetensi Dasar Menghitung luas permukaan dan volum kubus dan balok. limas dan bagian-bagiannya. serta menentukan ukurannya. Menghitung luas permukaan kubus 2. Siswa dapat menghitung luas permukaan kubus 5. prisma. . C.

Guru memberi contoh cara membuat jaring-jaring kubus dan balok. Guru memberikan tugas rumah/PR. 6. Media dan Sumber Belajar 1. Guru memberi contoh cara menghitung luas permukaan kubus dan balok 5. papan tulis. 3. I. 4. Guru menjelaskan tentang luas permukaan kubus dan balok. penggaris. Guru menjelaskan tentang jaring-jaring kubus dan balok. Guru meminta siswa mengerjakan soal yang ada di LKS. Evaluasi dapat berupa soal tanya jawab. Guru bersama siswa membahas PR yang dianggap sulit 2. Guru bersama siswa membahas soal yang telah dikerjakan Penutup • Penutup 1. Guru bersama siswa membuat rangkuman/kesimpulan tentang materi yang telah diberikan. Sumber belajar yang digunakan: Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2. Skenario Pembelajaran • Pendahuluan 1. Guru memberi motivasi kepada siswa yaitu guru menjelaskan tentang manfaat mempelajari bangun ruang sisi datar • Kegiatan Inti 1. . H. 2.Lampiran 35 142 G. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran 3. 2. Evaluasi Evaluasi dilakukan selama pembelajaran. penghapus dan lembar kegiatan siswa (LKS). Guru mengingatkan kembali tentang luas persegi 4. Media yang digunakan: Kapur. 2.

Hitunglah volum kubus tersebut! 3. Berapa luas seluruh persegi tersebut? 2. Diketahui luas permukaan kubus = 216 cm2. berapa luas persegi AEHD? c. Jika s = 2 cm. Hitunglah luas permukaan kubus tersebut! c. a.EFGH dengan panjang diagonal sisi = hitunglah luas permukaan kubus dan volum kubus! 98 cm. a. Apakah gambar disamping merupakan jaring-jaring kubus? b. 4. hitunglah panjang HB! b. Jika AD = 5 cm.Lampiran 35 143 TUGAS RUMAH/PR 1. Diketahui kubus ABCD. Hitunglah volum kubus tersebut! .

Jadi Luas permukaan kubus = 294 cm2. V = 73 = 343 cm3. jadi panjang HB = 5 3 cm. c. Jadi Volum kubus tersebut adalah 343 cm3. L1 = s2 = 22 = 4 cm2. Jadi volum kubus adalah 125 cm3. jadi panjang sisi kubus tersebut adalah 7 cm. Jadi luas permukaan kubus adalah 150 cm2. s2 = 216 6 s2 = 36 s = 6 cm V = s3 = 63 = 216 cm3. Jadi volum kubus = 216 cm3. V = s3 = 53 = 125 cm3. L = 6 x s2 216 = 6 x s2 98 = 7 2 cm. a. . AB = AD = 5 cm HB merupakan diagonal ruang kubus. ya b. 3. Lt = 6 x L1 = 6 x 4 = 24 cm. 4. panjang diagonal sisi = L = 6 x 72 = 6 x 49 = 294 cm2. c.Lampiran 35 144 Jawab: 1. b. 2. a. L = 6 x s2 = 6 x 52 = 6 x 25 = 150 cm2.

B. Mengenal unsur-unsur balok 2. Tujuan Pembelajaran 1. 2. Siswa dapat mengenal unsur-unsur balok. penggaris. papan tulis. serta menentukan ukurannya. Metode Mengajar Metode mengajar yang digunakan adalah metode ekspositori. Menghitung unsur-unsur balok 3. limas dan bagian-bagiannya. Kompetensi Dasar Menghitung luas permukaan dan volum kubus dan balok. Model Pembelajaran Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran konvensional. Media yang digunakan: Kapur. C. . Indikator 1. Siswa dapat mengenal jaring-jaring balok E. mengenal jaring-jaring balok D. F.Lampiran 36 145 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran konvensional) Pertemuan 3 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMP Negeri 3 Dempet : Matematika :2/2 : Bangun Ruang Sisi Datar : 2 x 40 menit A. balok. Siswa dapat menghitung unsur-unsur balok 3. Media dan Sumber Belajar 1. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat kubus. prisma. penghapus dan lembar kegiatan siswa (LKS). G.

5. Guru mengingatkan kembali tentang volum kubus dan balok 4. Guru bersama siswa membahas PR yang dianggap sulit 2. • Penutup 1. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran 3. I. Skenario Pembelajaran • Pendahuluan 1. 3. Sumber belajar yang digunakan: Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2. Guru memberi motivasi kepada siswa yaitu guru menjelaskan tentang manfaat mempelajari bangun ruang sisi datar • Kegiatan Inti 1. Evaluasi dapat berupa soal tanya jawab. 2. Guru menjelaskan tentang volum kubus dan balok. Guru bersama siswa membuat rangkuman/kesimpulan tentang materi yang telah diberikan. Guru memberi contoh cara menghitung volum kubus dan balok.Lampiran 36 146 2. . Guru memberi contoh cara menghitung perbandingan luas permukaan kubus dan balok 4. Guru meminta siswa mengerjakan soal yang ada di LKS. 2. Guru bersama siswa membahas soal yang telah dikerjakan. H. Evaluasi Evaluasi dilakukan selama pembelajaran. Guru memberikan tugas rumah/PR.

BC = 3 cm. a. Apakah gambar disamping merupakan jaring-jaring balok? 3. jika diketahui AB = 4 cm. Sebutkan sisi-sisi yang sejajar? 2. Perhatikan soal no. a. Berbentuk apakah sisi-sisi bangun disamping? b. Hitunglah panjang AC! b.1. Hitunglah panjang AG! .Lampiran 36 147 TUGAS RUMAH/PR 1. dan AE = 2 cm. Ada berapa pasang sisi yang kongruen? Sebutkan! c.

ABCD // EFGH. Gambar tersebut bukan merupakan jaring-jaring balok 3. dan ABFE ≅ DCGH c. ADHE ≅ BCGF. 2. dan ABFE // DCGH.Lampiran 36 148 JAWAB: 1. sisi-sisi bangun tersebut berbentuk persegi dan persegi panjang b. AC = 16 + 9 AC = 25 AC = 5 cm. AC = AB 2 + BC 2 AC = 4 2 + 3 2 b. AG = AC 2 + CG 2 AG = (5 2 + 2 2 AG = 25 + 4 AG = 29 cm. a. . ada 3 pasang yaitu ABCD ≅ EFGH. ADHE // BCGF. a.

Siswa dapat menghitung volum balok. papan tulis. Indikator 1. C. limas dan bagian-bagiannya. penggaris. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat kubus.Lampiran 37 149 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran konvensional) Pertemuan 4 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMP Negeri 3 Dempet : Matematika :2/2 : Bangun Ruang Sisi Datar : 2 x 40 menit A. Media yang digunakan: Kapur. balok. G. F. Kompetensi Dasar Menghitung luas permukaan dan volum kubus dan balok. Menghitung luas permukaan balok 2. Media dan Sumber Belajar 1. Siswa dapat menghitung luas permukaan balok. Metode Mengajar Metode mengajar yang digunakan adalah metode ekspositori. Tujuan Pembelajaran 1. 2. . Model Pembelajaran Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran konvensional. menghitung volum balok D. 2. E. serta menentukan ukurannya. B. penghapus dan lembar kegiatan siswa (LKS). prisma. Sumber belajar yang digunakan: Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2.

Guru mengingatkan kembali tentang volum kubus dan balok 4. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran 3. 2. • Penutup 1. 3. 2. I. Guru bersama siswa membahas PR yang dianggap sulit 2. Evaluasi dapat berupa soal tanya jawab.Lampiran 37 150 H. Guru memberi contoh tentang perbandingan volum kubus dan balok. Guru bersama siswa membahas soal yang telah dikerjakan. Guru meminta siswa mengerjakan soal yang ada di LKS. Skenario Pembelajaran • Pendahuluan 1. Guru memberikan tugas rumah/PR. Guru memberi motivasi kepada siswa yaitu guru menjelaskan tentang manfaat mempelajari bangun ruang sisi datar • Kegiatan Inti 1. . Evaluasi Evaluasi dilakukan selama pembelajaran. Guru bersama siswa membuat rangkuman/kesimpulan tentang materi yang telah diberikan.

Hitunglah volum balok tersebut! . berapa luas bangun tersebut? 2. a. a. dan t = 3 cm. Jika p = 5 cm. dan t = 3 cm.Hitunglah luas permukaan balok tersebut! b. Jika Jika p = 5 cm. l = 4 cm. Apakah gambar disamping merupakan jaring-jaring balok? b. l = 4 cm.Lampiran 37 151 TUGAS RUMAH/PR 1.

ya b.Lampiran 37 152 JAWAB: 1. L = 2 (p l + pt + l t) = 2 ( 5.3 + 4. L = 2 x p x + 2 x p x t + 2 x l x t =2x5x4+2x5x3+2x4x3 = 40 + 30 + 24 = 94 cm2 2.3) = 2 (20 +15 + 12) = 2 (47) = 94 cm2 Jadi Luas permukaan balok = 94 cm2. a.4 + 5. b. a. V = p x l x t =5x4x3 = 60 cm3 Jadi volum balok adalah 60 cm3. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->