P. 1
Tantangan Dan Peluang Sumber Daya Manusia Di Era Globalisasi

Tantangan Dan Peluang Sumber Daya Manusia Di Era Globalisasi

|Views: 1,263|Likes:

More info:

Published by: Heglen Interisti Wangania on Jul 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/14/2013

pdf

text

original

Tantangan dan Peluang Sumber Daya Manusia di Era Globalisasi

A. Latar Belakang. Kata Kunci ; Tantangan dan Peluang SDM IPTEK Prestasi Olahraga Tantangan dan peluang di Era Globalisasi serta antisipasi yang perlu dilakukan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang tangguh merupakan tema yang sangat relevan dengan situasi saat ini karena berbagai alasan. Salah satu diantaranya adalah karena masalah sumber daya manusia dan globalisasi adalah dua dari sekian banyak topik yang paling hangat dibicarakan akhir-akhir ini. Tidak terhitung sudah berapa banyak seminar, ceramah, lokakarya, simposium dan artikel koran sampai saat ini yang tak henti-hentinya mengangkat topik tersebut baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri. Pernyataan para pejabat, serta lontaran para pakar, tokoh masyarakat dan professional dalam berbagai kesempatan semuanya menambah bobot nilai dan arti penting dari kedua topik tersebut. Hal ini terjadi karena topik sumber daya manusia dan globalisasi memang menyangkut masalah dasar yang amat penting bagi kelangsungan hidup kita sebagai bangsa kini dan dimasa mendatang. Khususnya dibidang Prestasi olahraga dan bisnis olahraga, kita akan menghadapi era perdagangan bebas di wilayah Asia Tenggara Asean Free Trade Area (AFTA) tahun 2003 dan wilayah Asia Fasific tahun 2020 sebagai hasil kesepakatan negaranegara anggota APEC (Asia Pasific Economic Cooperation). Untuk itu , maka setiap negara di Asia Pasific, termasuk Indonesia, akan dituntut untuk mampu bersaing dalam berbagai bidang . Essensi dari kemampuan bersaing itu adalah bahwa setiap negara harus dapat menghasilkan produk (barang dan jasa) yang bermutu tinggi, biaya rendah, effisien dalam proses dan cepat dalam penyerahan/pelayanan. Hal-hal yang dimaksud terakhir ini dapat disebut dengan kinerja organisasi (Organizational performance)dan menjadi tantangan bagi semua pihak yang terkait untuk mewujudkannya.

Dalam kaitan itu, pembangunan pendidikan merupakan upaya yang mendasar dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pengembangan kualitas SDM melalui pendidikan perlu dilaksanakan secara terpadu khususnya dalam rangka upaya meningkatkan kemampuan bangsa Indonesia untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibutuhkan bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, peradapan, serta ketangguhan daya saing bangsa Indonesia (Djojo-negoro, 1995).

Organisasi adalah salah satu hasil peradapan manusia yang penting bagi kehidupan umat manusia modern. Dikatakan demikian karena melalui organisasi orang-orang dapat mencapai tujuannya dengan lebih mudah dan lebih cepat dibandingkan kalau orang-orang itu melakukan usaha pencapaian tujuannya secara sendiri-sendiri. Menurut Robbins (1990) : "Organisasi adalah suatu kesatuan(entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk tujuan bersama atau sekelompok tujuan".

Pendidikan sebagai suatu upaya membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, karenanya dituntut untuk secara terus menerus mampu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan irama perubahan yang terjadi. Dalam pada itu, salah satu aspek sistem pendidikan yang amat berperan dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas itu adalah organisasi atau lembaga pendidikan . Oleh karenanya, langkahlangkah kearah penyesuaian diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi menjadi kebutuhan yang tak terhindarkan.

Dalam perkembangan zaman. semakin besar volume dan frekuensi kejuaraan maka semakin besar peluang untuk menghasilkan atlit berprestasi. sportifitas dan peningkatan prestasi. sumber daya manusia yang berkualitas yakni yang menguasai ilmu pengetahuan dan tekhnologi akan memegang peranan yang sangat strategis dan mampu memacu pertumbuhan dan pengembangan disegala bidang kehidupan manusia. B. Wawasan menciptakan lapangan pekerjaan harus terbuka di mata para mahasiswa usai menamatkan studi di perguruan tinggi. pengetahuan. pengetahuan dan keterampilan untuk bersaing dalam mendapatkan lapangan pekerjaan terlebih untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru masih minim. Suatu terobosan perlu dilakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia yaitu dengan memberikan pembekalan tambahan wawasan. maka diharapkan dapat turut memberikan dukungan pengembangan industri jasa olahraga. serta ditujukan guna pembentukan watak dan kepribadian. koordinasi dan sinergisitas dengan daerah serta membangun wahana untuk menjaring atlit berprestasi. dalam artikel pengantarnya pada salah satu terbitan The Academy of Management Review. sikap. Untuk membentuk atlit berprestasi. Kejuaraan Nasional merupakan event puncak untuk mengukur sejauh mana keberhasilan pembinaan atlit di daerah. Perubahan-perubahan pada skala global itu selanjutnya memicu timbulnya transformasi struktural yang pada gilirannya dapat memberikan dampak pada proses pergeseran nilai. Serta mampu mengatasi persoalan yang berkaitan dengan aktifitas dan pembinaan olahraga di tanah air. kelembagaan dan lain-lain. Tung & . Kemajuan yang pesat dalam teknologi transportasi. olahraga telah menjadi salah satu gaya hidup modern di era globalisasi. lni semua merupakan fenomena yang tak terelakkan. disiplin. SDM yang memiliki wawasan. Untuk itu perlu ada perhatian yang sangat serius dalam mengembangkan kemampuan para pemuda terutama penanganan yang terkait dengan pengembangan industri olahraga.Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penentu pembangunan nasional. perlu dibangun system recruitment antara lain dengan membangun keterpaduan. Pertandingan atau kejuaraan adalah urat nadi pembentukan prestasi. Dalam kaitan. dan keterampilan mengenai jasa industri olahraga yang telah mengalami perkembangan yang pesat dari waktu ke waktu. komunikasi dan informasi yang menjadi ciri utama dari proses globalisasi itu menyebabkan terjadinya berbagai perubahan yang bersifat menyeluruh fundamental dan berdimensi banyak. Dengan berkembangnya olahraga menjadi gaya hidup modern bagi masyarakat perkotaan. Saat ini. cara hidup. perilaku manusia. tempat mengamati dan mendeteksi bibit atlit sekaligus penjaringan terhadap atlit berprestasi. PERMASALAHAN Berdasarkan uraian diatas maka permasalahannya adalah upaya-upaya apakah yang perlu dilakukan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang tangguh di era globalisasi ". mental dan rohani.Tantangan dan Peluang Serta Antisipasi yang Perlu Dilakukan Dalam Mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang Tangguh di Era Globalisasi Dalam Meningkatkan Mutu Sumber Daya Manusia Melalui Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sebagai Langkah Seorang Atlit Menuju Industri dan Prestasi Olahraga Profesional BAB II PEMBAHASAN A. Globalisasi : Tantangan Dan Peluang Globalisasi telah menjadi kata yang amat populer akhir-akhir ini karena banyak dibicarakan dan dibahas oleh berbagai kalangan. Sebagai contoh. ´Mereka tidak lagi mencari pekerjaan tetapi bersaing untuk menciptakan lapangan kerja yang sesuai dengan dasar-dasar pendidikannya yaitu sebagai Pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang olahraga yang diarahkan pada peningkatan kesehatan jasmani. Fenomena globalisasi yang terjadi belakangan ini juga telah menarik perhatian sejumlah ahli manajemen internasional belum lama ini. sistem.

dan relasi yang berada di belahan bumi yang lain. Jadi. jasa dan investasi antar negara. hal ini menyebabkan semakin tajamnya persaingan antar negara dan organisasi dalam merebut pasar serta usaha menghasilkan kinerja dan kualitas produk yang prima. Kesemua hal yang disebutkan terakhir ini. teknologi merupakan kekuatan penentu bagi peningkatan integrasi seluruh belahan bumi. Lebih jauh lagi. Further. jika demikian halnya. maka pada gilirannya organisasi bisnis yang terlibat dalam persaingan itu akan menuntut kualitas sumber daya manusia yang tinggi dan bersaing. Erat kaitannya dengan gejala globalisasi yang diuraikan diatas adalah era perdagangan bebas. olah raga atau lain peristiwa yang terjadi di berbagai negara melalui televisi dan internet. globalisasi yang pada intinya merupakan rekayasa ekonomi itu telah menjadikan kehidupan manusia menjadi begitu terbuka. Era perdagangan bebas tersebut ditandai dengan semakin minimnya hambatan-hambatan tarif. kalau dicermati secara khtis. Secara spesifik. these new information and communication technologies have enabled multinational organizationas to market their outputs internationally. menaikkan efisiensi ekonominya dengan belajar tentang dan mendapatkan masukan berupa bahan sumber daya manusia (SDM). serta memungkinkan adanya interaksi dan saling pengaruh mempengaruhi antara satu dengan lain secara lebih intensif dari pada sebelumnya. Technologi has been a leading force bringing about this enhanced integration around the globe. maka saat itu kelak tenaga kerja asing dalam jumlah besar di suatu negara akan menjadi pemandangan umum kita sehari-hari. dengan tekhnologinya. serta tingginya mobilitas tenaga kerja. using technology. tekhnologi baru di bidang infoimasi dan komunikasi memungkinkan organisasi-organisasi itu memasarkan produknya secara internasional. maka jelas ini akan menjadi tantangan yang serius bagi kita dalam menghadapi masa yang penuh dengan persaingan itu. tentunya sudah dapat diduga. Untuk ini semua. capital from more cost effective sources around the globe. dan modal dari sumber-sumber yang paling efektif di seluruh dunia. Demikian pula. memperluas bidang lingkupnya dengan mengambil tindakan dan meningkatkan efisiensi ekonomi mereka. Tung et al. ekonomi. Information and communication technology have increased our knowledge of the people of other nations. dan oleh karenanya peranan organisasi atau lembaga pendidikan yang menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu menjadi semakin penting. In particularlarge multinational organizations have been able. human power. Memang benar. Perusahaanperusahaan multinasional besar khususnya telah mampu. Dampak lebih lanjut daripada situasi ini kelak. yang merujuk Wichit Srisaan dari Suranaree University of Technology di Thailand.Khususnya yang berkenaan dengan tenaga kerja. Singkatnya. globalisasi itu pada dasarnya mentiratkan dua hal sekaligus: tantangan dan peluang. thus expanding the domain in which these organizatios take action and thereby enhancing their economic efficiency through scale" Disamping teknologi. Jadi.Glinow (1991). dalam alam keterbukaan itu kuaiitas manusia menjadi kuncinya. leluasanya lalu lintas barang. dimana manusia dari berbagai bangsa dapat berhubungan satu sama lain secara lebih dekat dari pada sebelumnya. Dalam pada itu. they havemade it possible to interact with and influence each other more than ever before in the history of humankind". Dalam konteks pendidikan. dimana teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan pengetahuan kita tentang manusia dari bangsa-bangsa yang lain. Dengan demikian. dan boleh jadi juga dibidang pertahanan dan keamanan. sesungguhnya sekaligus merupakan peluang yang harus kita rebut. Kitalah yang harus pandaipandai memanfaatkannya. Fenomena globalisasi (dan regionalisasi) juga membawa dampak terhadap masyarakat perguruan tinggi. dunia kini seolah-olah sudah menjadi sebuah desa global. selain dari masalah ekonomi dan bisnis. to increase their economic efficiencies by beaming about and then obtaining inputs of material. The peoples of different nations are interconnected more closely than they have ever been. Kita sekarang dengan mudah dapat berbicara meialui telepon dengan sanak saudara. ekonomi telah menjadi kekuatan utama yang lain di dalam fenomena global itu. memberi ilustrasi sebagai berikut: "The word has begun to resemble a global village. Lebih lanjut. Reid (1997). Karena didalamnya terkandung potensi pasar yang lebih luas dan lebih bervariasi. menyatakan bahwa dampak dari globalisasi dan regionalisasi itu dapat dirasakan pada 4 (empat ) level yaitu : . (1991) menulis: "Economic has been the other major force in the globalizationalphenomenon. Sebagai konsekwensinya. dalam waktu yang singkat kita dapat mengikuti perkembangan politik. yaitu antara lain : muncuinya masalah-masalah baru di bidang sosial budaya.

Khususnya bidang ekonomi dan bisnis. Lebih-lebih dalam era informasi dan globalisasi seperti sekarang. kiranya tidak salah kalau perusahaan besar seperti Union Carbide menetapkan slogannya yang berbunyi . Tak ada keraguan akan hal ini. baik dalam politik. Pernyataan Nasibitt diatas jelas menunjukkan betapa besar dan pentingnya peranan SDM pada masa kini dan akan datang. karena masalah SDM atau lebih khusus lagi peningkatan kualitas SDM. misainya meialui : Undang-undang. Hai ini dapat dimaklumi karena manusia merupakan unsur utama dari setiap organisasi. Jadi. human resource is at the cutting edge. Namun jika dicermati benar. And it means that human resource professionals are becoming much. secara eksplisit disebutkan sebagai titik sentral pembangunan nasional pembangunan jangka panjang tahap dua (PJP II). yang sering disebut dengan masyarakat informasi itu. dan karenanya menjadi tantangan yang harus kita hadapi dengan bijak dan cerdas. dan hasil-hasil yang bernilai inilah yang menentukan derajat kesejahteraan dan taraf hidup suatu masyarakat. B. Nasional . keadaan ini menyebabkan semakin tumbuhnya persaingan antar negara dan perusahaan dalam merebut pasar. sehingga kalau seseorang tidak berbicara tentang SDM bisa jadi dianggap tidak mengikuti trend mutakhir.. Merekalah yang menciptakan berbagai inovasi dan kemudian membuat banyak organisasi menjadi dikenal luas. much more important in their organization". ekonomi. Dengan demikian. Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia Seperti dikatakan diatas bahwa kualitas SDM merupakan kunci dari keseluruhan ikhtiar manusia di segala bidang. yang pada gilirannya juga menurut kualitas SDM yang tinggi dan bersaing. Hanya saja sekarang gemanya lebih keras dari sebelumnya. peoples make things happen". Kata sebagian orang. Kualitas SDM Indonesia saat ini. maupun sosial dan budaya.Organisasi. sesungguhnya kesadaran akan pentingnya sumber daya manusia sudah bedangsung cukup lama. Bagi bangsa Indonesia hal tersebut tentu saja lebih menyakinkan lagi. dan terjadi diberbagai arena. Oleh karena itulah maka tepat sekaii GBHN menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai sasaran dalam PJP II."Assets make things possible. fasilitas teknologi pengajaran. C. telah menjadi semakin sempit. Peraturan Pemerintah dan Keputusan Presiden serta seperangkat Hukum lainnya. Dunia kita sekarang ini. Termasuk dalam pembangunan kelembagaan ini di antaranya adalah -. Intemasional. Karena memang benar. baik ditingkat regional (seperti ASEAN dan Asia Pasific) maupun ditingkat yang lebih luas lagi. yaitu adanya tuntutan untuk melakukan kerjasama antar lembaga pendidikan tinggi. termasuk untuk menghadapi persaingan bisnis global linternasional. Mengutip kata John Naisbitt :"In an information society. Pergaulan dan hubungan antar bangsa di dunia pun telah berlangsung demikian erat dan mudahnya.lndividu . yakni adanya tuntutan untu melakukan pembenahan/pembangunan kelembagaan (institutional building) yang diarahkan pada pencapaian kinerja yang tinggi. serta peningkatan mutu tenaga pengajar dan semacamnya. lni semua dimungkinkan oleh semakin maju dan berkembangnya teknologi informasi. sumber daya manusia (SDM) lagi naik daun. perlombaan untuk menghasilkan kinerja dan kualitas produk dan jasa yang prima menjadi keharusan. yaitu dirasakannya tuntutan kebutuhan akan periunya peningkatan pemahaman bahasa asing (terutama bahasa lnggeris) dikalangan tenaga pengajar dan mahasiswa. yaitu adanya tuntutan untuk melakukan perubahanperubahan pada sistem pendidikan tinggi sehingga mampu mengakomodasikan kebutuhan yang semakin meningkat. perubahan dan penyesuaian kurikulum. kalau dilihat secara kasus per kasus mungkin kita dapat mengatakan bahwa kualitas SDM Indonesia kini cukup bersaing di kancah internasional di beberapa . manusialah yang membuat barang-barang dan jasa yang bernilai bagi suatu bangsa. menjadi jelas bagi kita bahwa proses globalisasi itu membawa dampak yang tuas dan berdimensi banyak. Sebagai konsekwensi logisnya. kata sementara orang. media komunikasi dan alat transportasi. Peranan SDM memang sangat peting. Peranan Sumber Daya Manusia Masalah sumber daya manusia kini masih terus menjadi bahan perbincangan yang hangat berbagai kalangan dan dalam berbagai kesempatan.

kemampuan dan ketrampilan kerja seseorang. Kelompok Daewoo saja memperkerjakan 1000 PhD pada tahun 1990. Akan tetapi. terdiri dari pendidikan umum dan kejuruan mulai dari tingkat sekolah dasar. Jadi masih banyak usaha-usaha yang perlu kita lakukan terus dalam pengembangan kualitas SDM ini. Artinya SDM kita tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain. Maksudnya agar kita bisa mensejajarkan diri dengan bangsa-bangsa lain yang lebih tinggi taraf kualitas SDMnya. kita seringkaii mendengar bagaimana Korea. barangkali kita perlu berfikir lebih spesifik kepada apa dan bagaimana negara-negara lain melakukannya. Taiwan dan Singapura melaksanakan pembangunan ekonominya dan mendapatkan sebutan sebagai NIC'S. Meskipun tidak terialu mengecewakan. yang masing-masing dapat diuraikan sebagai berikut : Jalur Pendidikan Formal. bagi tenaga yang berada pada tingkat bawah/operasi menyangkut kualitas tehnis operasionalnya. Untuk keperluan usaha-usaha peningkatan kualitas SDM. dan mampu berbicara lebih nyaring dipercaturan internasional. menurut Jacquiline Y. kemampuan dan ketrampilan kerja seseorang melakukan berbagai kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa yang ikut serta menentukan kualitas hidupnya. terlebih-lebih jika tidak ada perubahan. 2. jelas hal ini memerlukan usaha-usaha peningkatan kualitas SDM kita secara terus menerus. itu berarti peningkatan keahlian. kemampuan analisis. PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA 1. secara keseluruhan harus diakui bahwa kualitas dan kemampuan SDM Indonesia relatif masih rendah. Hongkong.bidang tertentu. walau terus menerus dilakukan usaha-usaha perbaikannya. Kesemua negara tersebut meletakkan tumpuan pada kualitas SDMnya. dan hasil karyanyapun dapat diandalkan. 1990). adalah terjadinya akumulasi pengangguran tenaga terdidik. USAHA PENINGKATAN KUALITAS Kualitas SDM pada dasarnya berkenaan dengan keahlian. Jadi. Korea mempunyai jumlah tertinggi PhD per kapita di dunia. supervisor dan managerialnya. terlebih-lebih lagi jika dibandingkan dengan keadaan SDM di negara-negara lain disekitar kita. lni perlu karena keadaan dunia yang akan kita hadapi kelak akan sangat kompetitif. Selain Jepang. yang dari waktu ke waktu selalu menjadi tantangan. yang oleh Wardiman Djojonegoro (19930 dirinci sebagai: "« adanya kecenderungan bahwa isi program pendidikan dinilai cenderung berorientasi pada penguasaan prestasi akademik untuk memasuki pada jenjang yang lebih tinggi dan belum menata arah untuk secara lentur bergerak cepat sejalan dengan tuntutan dunia ker'a yang secara terus menerus berubah serta kehidupan di masyarakat". pengetahuan umum. jalur latihan kerja dan jalur pengembangan ditempat kerja. Dari jumlah itu yang pasti mereka itu kebanyakan orang-orang Korea yang berpendidikan Amerika (Naisbitt & Aburden. Dari uraian singkat diatas. salah satu masalah pendidikan yang berhubungan dengan relevansi adalah adanya ketidak sesuaian antara kebutuhan masyarakat dan keluaran pendidikan. yang menengah berkenaan dengan kualitas teknis operasional. yaitu jalur pendidikan formal . JALUR PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM). serta pengembangan watak dan kepribadian. Bukti untuk hal ini saya kira dapat dengan mudah ditemui. Pak dari IL Hae Institute. kalau kita berbicara soal pengembangan kualitas SDM. kiranya jelas bahwa kondisi kualitas SDM kita kini cukup serius. Erat kaitannya dengan kualitas SDM. baik tingkatannya maupun pertumbuhannya (Batubara. Sekedar illustrasi. Akibat lanjut dari pada keadaan diatas. sekolah menengah tingkat pertama dan atas. Untuk keperluan peningkatan kualitas. Dalam pada itu. Rendahnya kualitas dan kemampuan SDM Indonesia itu tercermin dari rendahnya produktivitas kerja. Jalur pendidikan formal bertujuan membekali seseorang dengan dasar-dasar pengetahuan. adalah menyangkut masalah relevansi pendidikan. dan bagi tenaga kerja tingkat tinggi menyangkut kualitas managerial dan komunikasinya. . 1992). teori dan logika. dan perguruan tinggi. pada dasarnya dapat dilakukan melalui tiga jalur utama. Secara garis besar.

ketrampilan dan motivasi kerja biasanya ditumbuhkan dilingkungan pendidikan formal dan dikembangkan dalam proses latihan kerja. manfaat yang diberikan oleh suatu teknologi tidak lagi ditentukan oleh teknologi itu sendiri. penataan sistem keiembagaan. teknologi bagaikan pisau bermata dua. jaminan karier dan promosi. efisien dan lebih baik dalam melaksanakan pekerjaan yang dimaksud. serta memperhatikan keterbatasan sumber daya dan kelestahan lingkungan hidup. Peralatan ini bisa berupa perangkat lunak yang berbentuk metode dan teknik. yaitu wahana meialui mana seseorang dapat meningkatkan pengetahuan teknis maupun ketrampilan kerjanya dengan mengamati orang lain. Apapun pengertiannya. dapat dipakai untuk kebaikan manusia atau sebaliknya. Sehingga daiam hal ini program latihan dapat memberikan tambahan nilai bagi keluaran sistem pendidikan formal. Dengan melakukan pekerjaan secara berulang-ulang. serta dampak arus globalisasi yang semakin meluas. Sebagai contoh. Tegasnya. . moral dan dedikasi terhadap pelaksanaan tugas dapat dikembangkan meialui sistem latihan kerja.Namun perlu diingat bahwa jalur pengalaman kerja ini dapat dikembangkan dengan baik apabila seseorang telah memiliki dasar-dasar pengetahuan dan kemampuan yang didapatnya dari jalur pendidikan dan jalur latihan kerja. pada umumnya jalur pengembangan di tempat kerja atau pengalaman juga merupakan sarana pengembangan dan perencanaan karier pekerja. atau perangkat kera yang berbentuk peralatan fisik". nilai-nilai masyarakat yang menyangkut sikap mental. Serangkaian tindakan yang dimaksud adalah menyangkut pemanfaatan. PENGEMBANGAN IPTEK Kata ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dua kata yang berbeda arti namun sangat erat kaitannya satu sama lain. ltulah sebabnya kita sering menjumpai kedua kata itu dipakai secara bersama-sama dan disingkat IPTEK. kreativitas. inovasi. ilmu pengetahuan dan teknologi adalah hasil (produk) manusia yang dimanfaatkan manusia untuk meningkatkan taraf hidupnya (Habibie. karena dengan pembangunan IPTEK telah berhasil memajukan tingkat kecerdasan masyarakat. cepat dan cermat serta bertanggung jawab sehingga mampu memacu pembangunan dalam menuju terwujudnya masyarakat yang mandiri. Jadi. dana penefitian dan pengembangan yang mendorong orang untuk berprestasi optimal sangatiah diperlukan. Peranan IPTEK dalam pembangunan kita amat jelas. nilai budaya bangsa. pengembangan dan penerapan IPTEK haruslah didukung oleh SDM yang berkualitas metalui pendidikan dan petatihan. perhatian pada imbalan. Serangkaian tindakan ini sekaligus juga menyiratkan arah daripada pembangunan IPTEK itu sendiri. maju dan sejahtera. dan pada kesempatan lain komputer dan keahliannya itu dapat juga dipakai untuk membobol bank. Nilai-nilai pengembangan bakat. menuntut serangkaian tidakan yang kritis. Suriasumantri (1991) melukiskan keeratan hubungan kedua kata itu demikian :'teknologi merupakan penerapan pengetahuan ilmiah dalam bentuk peralatan yang membantu manusia memecahkan masalah-masalah yang bersifat praktis.1990). mengembangkan kemampuan bangsa serta ikut mendorong proses pembaharuan kehidupan masyarakat. penerapan dan pengembangan yang memadai. 3. Pendekatan latihan kerja dan pengalaman dapat diiakukan secara bersama-sama dalam bentuk magang (apprenticeship)dan latihan ditempat kerja (on the job training). bangsa dan negara. Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa dalam rangka pengembangan IPTEK ini kita harus senantiasa berpedoman pada nilai agama. karena seperti kata Suriasumantri (1991) :"Sebagai alat. seorang pemakai komputer yang ahli dapat menggunakan komputernya untuk menghitung dan menyelesaikan persoalan matematika dan statistika yang rumit dalam waktu amat cepat. yaitu proses pengembangan keahlian dan ketrampilan kerja . Dalam konteks ini. Dengan demikian. seseorang bukan saja akan menjadi lebih mahir meiaksanakan tugasnya tetapi juga akan terbuka peluang baginya untuk menemukan cara-cara kerja yang lebih praktis. sistem latihan kerja dapat dipandang sebagai kelengkapan atau suplemen sistem pendidikan formal. serta penyediaan sarana dan prasarana penefitian.Jalur Latihan Kerja. Karena itu. menurut Simanjuntak (1992). Jalur Pengalaman Kerja. menirukan dan melakukan tugas-tugas pekerjaan yang ditekuninya. Selanjutnya. Perkembangan IPTEK yang semakin pesat.kondisi kerja. pengembangan dan penguasaan IPTEK secara febih tepat. juga dapat membawa dampak yang berakibat buruk". Latihan kerja menekankan peningkatan kemampuan professional dan mengutamakan praktek daripada teori. adanya persaingan antar bangsa yang semakin ketat. Ha] ini penting. melainkan oleh manusia sebagai mahiuk yang mempergunakan teknologi tersebut.

baik di dalam negeri maupun di luar negeri untuk menunjang kegiatan pendidikan dan riset. sekolah tinggi. Pembentuk an dan pemantapan budaya dari ikiim akademik yang mendukung bagi tercapainya kinerja institusi yang tinggi. hingga pengembangan teknologi yang menghasilkan sumber energi baru dan terbarukan. Pengembangan dan penyesuaian teknologi dan metode kerja yang dari waktu ke waktu terus berkembang dengan cepat. terbukti telah membawa manfaat besar bagi umat manusia. Sasaran dari program ini adalah meningkatkan kesegaran . USAHA-USAHA PENINGKATAN KINERJA ORGANISASI Usaha-usaha ke arah peningkatan mutu SDM tidak bisa lepas dari usaha-usaha perbaikan organisasi dan kinerja organisasi pendidikan pada umumnya. institut dan universitas.Evaluasi dan pembaharuan kurikulum secara periodik sehingga mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan tuntutan yang berubah secara cepat dari waktu ke waktu. baik dibidang spesialisasi pekerjaan maupun dalam hal kemampuan bahasa lnggeris dan komputer.211989 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebut lima jenis satuan penyelenggaraan pendidikan tinggi yaitu : akademi. peranan pendidikan dan latihan menjadi sangat strategis. maka usaha-usaha membina dan mengembangkan keterkaitan (link) antara lembaga pendidikan dengan dunia keda dan industri harus menjadi priohtas. 6. naiknya harapan hidup. sepadan (match) dengan kebutuhan pembangunan. Harus diakui bahwa selama ini kita sangat kekurangan dalam menangani masalah "link and match" ini. politeknik. disamping juga dapat menumbuhkan kemampuan tenaga keoa itu sebagai kekuatan yang mendorong pembangunan nasional. Perbaikan dan peningkatan sistem dan teknik manajemen di bidangbidang yang terkait.3011990 pasai 6 ayat (2) dan (3) ) bahwa akademi dan politeknik menyelenggarakan pendidikan professional. Hal ini tentu saja jika lembaga pendidikan tadi juga dikefola dan dikembangkan secara professional pula.Untuk menghasilkan manusia yang berkualitas seperti yang ditentukan oleh GBHN. Dalam kaitan ini. yakni pendidikan yang mengutamakan penerapan ilmu pengetahuan. sehingga lembaga pendidikan kita selama ini lebih banyak sibuk menghasilkan lulusan yang sulit mendapatkan pekerjaan dan atau sulit bekerja. Sebagai respons terhadap keadaan ini maka pendidikan kejuruan dan ketrampilan pada berbagai tingkat jenjang perlu lebih diperhatikan untuk masa-masa mendatang. PENDIDIKAN PROFESIONAL DAN KEBUTUHAN SDM MASA MENDATANG Dalam UU No. Antara lain meningkatnya keanekaragaman hasil industri. Peningkatan kerja sama dengan instansillembaga lain yang terkait. No. Lebih lanjut disebutkan dalam kedua sumber hukum itu (UU No.Monitoring dan evaluasi proses dan kinerja organisasi secara terus menerus untuk mendapatkan masukan bagi usaha-usaha perbaikan mutu berkelanjutan(continous improvement). 5. PEMBINAAN DAN PEMASYARAKATAN OLAHRAGA SERTA KESEGARAN JASMANI Program ini bertujuan meningkatkan kesegaran jasmani masyarakat sehingga mendukung pelaksanaan paradigma sehat dan melestarikan olah raga tradisional sebagai potensi budaya daerah. Pendidikan professional ini nampaknya akan mendapatkan perhatian yang febih besar untuk dikembangkan di masa-masa mendatang dilihat dari perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini. Pada masa yang akan datang. komputerisasi. maka pilihannya yang tepat adalah memasuki lembaga-lembaga pendidikan professional yang sudah mulai banyak hadir di tengah-tengah kita saat ini. jenis-jenis baru komunikasi dan pengelolaan informasi. dan PP. termasuk organisasi perguruan tinggi. 4. disertai dengan inovasi yang berkembang pesat. Dari uraian diatas kiranya jelas bahwa pada masa-masa mendatang pendidikan (PT) professional dan keluarannya menjadi tumpuan bagi pengembangan SDM dan pembangunan bangsa di masa mendatang. seperti : pengendalian mutu terpadu (TQM) dan reenginering. Berkaitan dengan peningkatan kinerja perguruan tinggi maka upaya-upaya yang perlu dilakukan adalah : Pengembangan SDM (pengajar dan staf penunjang) atau peningkatan mutu dan kualifikasi staf meialui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Hal ini juga berarti bahwa generasi mudalpara lulusan SLTA kelak yang hendak melanjutkan ke perguruan tinggi. Riset Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Riptek). sistem pendidikan hendaknya senantiasa diarahkan pada penyediaan tenaga kerja yang cakap. jika memang berorientasi pada merebut kesempatan kerja.211989 pasal 7 ayat (3).

Melakukan identifikasi dan mengembangkan olah raga unggul daerah b. d. Program Pemanduan Bakat/Pembibitan Olahraga Program ini bertujuan meningkatkan upaya pemanduan bakat dan pembibitan olahraga sejak usia dini termasuk bagi penyandang cacat terutama di sekolah. meningkatnya peran organisasi olah raga termasuk olah raga penyandang cacat dalam upaya pemanduan bakat dan pembibitan olah raga. praktisi dan teknisi olah raga. dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mengembangkan prasarana dan sarana olah raga. Melakukan pembinaan dan pembibitan olahragawan berbakat berdasarkan cabang olah raga prioritas daerah melalui wadah-wadah pembinaan d. Mengembangkan olah raga tradisional h. meningkatkan jumlah dan kualitas wadah pembinaan olahragawan pelajar. Melakukan pelatihan guru pendidikan jasmani dan penilik olah raga e. Mengembangkan olah raga penyandang cacat g. lanjut usia dan olah raga tradisional. peneliti. baik di tempat kerja maupun fasilitas umum. e. Meningkatkan peran serta masyarakat. Melakukan pembinaan manajemen organisasi olah raga i. Mengembangkan pendidikan jasmani di sekolah dan perguruan tinggi. Melaksanakan pelayanan KIE dan konseling bagi masyarakat berolah raga. meningkatnya penerapan dan pemanfaatan iptek olah raga sebagai pendorong peningkatan prestasi pada semua cabang olah raga. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pemanduan bakat . Melakukan identifikasi bakat dan potensi pelajar dalam olahraga c. meningkatkan jumlah dan kualitas olah raga yang berkembang di masyarakat termasuk untuk penyandang cacat. Menyediakan sarana dan prasarana olahraga di setiap sekolah g. Meningkatkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha untuk mendukung pendanaan olah raga j. meningkatnya penyediaan prasarana dan sarana olah raga dengan kualitas yang memadai dan sesuai dengan standar termasuk untuk penyandang cacat.jasmani masyarakat termasuk peserta didik. Kegiatan pokok dalam mendukung program ini adalah : a. 7. Menyelenggarakan kompetisi olah raga dan pelajar f. Meningkatkan jumlah bibit olahragawan berbakat. pekerja dan kelompok lanjut usia. meningkatnya kualitas kompetisi pelatih. Adapun kegiatan pokok yang dilaksanakan dalam program ini adalah: a. Mengembangkan olah raga di tempat kerja. Mengembangkan olah raga lanjut usia. Memberikan penghargaan bagi insan olahragawan berbakat h. meningkatnya jumlah dan kualitas kompetisi berdasarkan cabang olah raga yang diunggulkan. Dan meningkatkan jumlah sarana dan prasarana pendukung kegiatan kesegaran jasmani dan olah raga. termasuk penyandang cacat. b. f. Mengembangkan olah raga Anak c.

KESIMPULAN Akhimya sebagai penutup dari paper ini. Untuk menghasilkan SDM yang berkualitas . Mengembangkan pengetahuan iptek dan meningkatkan keahlian yang strategis bagi pelatih. Karenanya berbagai usaha dalam meningkatkan kualitas SDM harus terus menerus diupayakan. BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. dan pembibitan olah raga. Melakukan identifikasi prioritas cabang olahraga prestasi di tingkat daerah. dan masyarakat e. maka kinerja organisasi penyelenggara pendidikan tinggi mempunyai peran yang penting. Sasaran program ini adalah : meningkatnya prestasi olahragawan di tingkat nasional yang antara lain ditandai dengan pemecahan rekor nasional. Meningkatkan jumlah dan kualitas serta kompetensi pelatih. Menyelenggarakan kompetisi olah raga secara teratur. Menerapkan dan memanfaatkan iptek olah raga sebagai pendorong peningkatan prestasi olahraga i. mahasiswa. dan teknisi olahraga. Dengan melihat kecenderungan kebutuhan tenaga keda pada masamasa mendatang. termasuk pendidikan program diploma. .termanfaatkannya iptek olah raga untuk meningkatkan prestasi olah raga dan meningkatnya dukungan dunia usaha. industri dan masyarakat untuk mendukung pendanaan dan pembinaan olahraga prestasi j. Meningkatkan jaminan kesejahteraan masa depan atlet. Pengembangan IPTEK yang tetap beriandaskan nilai agama dan budaya perlu sekaii untuk menjamin terkendalinya pemanfaatan IPTEK demi tujuan-tujuan yang meningkatkan kesejahteraan orang banyak. dan bukan sebaliknya. dan partisipasi masyarakat terutama dalam pendanaan dan pembinaan olahraga prestasi. nampaknya pendidikan professional. pelatih. saya ingin mengemukakan beberapa pokok kesimpulan sebagai berikut: SDM yang berkualitas merupakan kunci bagi keberhasilan kita menghadapi era globalisasi dan perdagangan bebas yang berintikan persaingan. praktisi dan teknisi olahraga h. berjenjang dan berkesinambungan bagi pelajar. 8. Meningkatkan manajemen organisasi olah raga tingkat perkumpulan.k. meningkatnya peringkat juara yang diraih atlet dalam kejuaraan olahraga termasuk olah raga bagi penyandang cacat di tingkat nasional. Melakukan pembinaan cabang olah raga prestasi prioritas di tingkat daerah dan nasional c. Kegiatan pokok dalam program ini adalah : a. Meningkatkan partisipasi dunia usaha. peneliti. industri. peneliti. f. Mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan keahlian serta melakukan penempaan mental bagi atlet d. praktisi dan teknisi olahraga g. merupakan alternatif yang tepat bagi pengembangan kualitas SDM yang sesuai dengan tuntutan kerja di masa-masa yang akan datang. tingkat daerah dan tingkat nasional sehingga mampu berperan aktif dalam pembinaan olahraga prestasi dan peningkatan prestasi olah raga. nasional dan internasional b. Program Peningkatan Prestasi Olahraga Program ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga termasuk bagi penyandang cacat.

Malang. Paradigma Baru Pengelolaan Pendidikan Tinggi. 1 1995. "Teknologi Kontrol dan Sistem Nilai".Vol.B. Jujun S. 'Manajemen Pendidikan Nasional'.7. Bagi setiap individu harus lebih berusaha meningkatkan kemampuannya baik dalah ha] bahasa asing maupun penggunaan alat-alat teknologi.S. Peranan limu Pengetahuan dan Teknologi Dalam Proses Transformasi Masyarakat. maka disarankan Upaya-upaya meningkatkan kualitas SDM harus lebih ditingkatkan.Teknologi. Tilaar. 1 990. KEPUSTAKAAN Batubara.. SARAN Berdasarkan dari kenyataan yang ada. Habibie. 1991. 3:24-36 Suriasumantri. Depdikbud.J..A. Pramutadi..002/Th. Jakarta. Makalah Simposium Nasional Cendikiawan Muslim. 3: 3-12. agar dapat bersaing dalam memperoleh pekerjaan. Kajian. B.1996. Pembangunan Pendidikan Nasional Dalam Memacu Pertumbuhan Ekonomi Menjelang Era Persaingan Global. Megatrends Ltd.J.Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Remaja Rosdakarya. 1992. P.& Von Glinow. Patrivia.Bandung. Payaman J. Makalah Rapat Kerja Nasional.R.. Academy of Management Review.1992. Link and Match. No.A. Robbins. Naisbitt. 13-17. Ten New Directions For the1990's Megatrends 2000. "Masalah Tenaga Kerja di Indonesia"Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial.(1993). Untuk lebih meningkatkan kinerja organisasi penyelenggara pendidikan.Prentice Hall. S. Organizations Theory : Structure.H. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. jalur latihan keda maupun meialui jalur pengalaman kerja. John & Aburden. baik meialui jalur pendidikan formal. .16. Kualitas Sumber Daya Manusia danMasyarakat'.259-261. Cosmas.1990. No.R. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial.4-31.l-.Th IV. M.N.2. Djojonegoro. Simanjuntak. W.1991. Design andApplications. karena dengan pengelolaan organisasi yang baikiah yang dapat menjamin hasil kerja yang bermutu yakni menghasilkan SDM yang berkualitas. 1990. Incorporating International Dimensions in Management Theory Building. Tung. Englewood Cliffs. Karena dimasa-masa mendatang dibutuhkan SDM yang memiliki keahlian dan yang professional.1992.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->