P. 1
Tugas Micro Konseling Uts

Tugas Micro Konseling Uts

|Views: 553|Likes:
Published by Anton Minx

More info:

Published by: Anton Minx on Jul 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/10/2012

pdf

text

original

17 TEKNIK DASAR KOMUNIKASI KONSELING DAN CONTOH PERNYATAAN KONSELOR SECARA VERBAL DAN ATAU NON VERBAL. 1.

Attending ( Perhatian ) Attending adalah ketrampilan/ teknik yang digunakan konselor untuk memusatkan perhatian kepada klien agar klien merasa dihargai dan terbina suasana lakunya. Ketrampilan attending meliputi : a. Posisi badan (termasuk gerak isyarat dan ekspresi muka) diantara posisi badan Yang baik dalam attending mencakup : Duduk dengan badan menghadap klien Tangan diatas pangkuan atau berpegang bebas atau kadangkadang di Gunakan untuk menunjukan gerak isyarat yang sedang dikomunikasikan secara verbal Responsif dengan menggunakan bagian wajah, umpamanya senyum Spontan atau anggukan kepala sebagai persetujuan atau pemahaman Dan kerutan dahi tanda tidak mengerti Badan tegak lurus tanpa kaku dan sesekali condong kearah klien untuk Menunjukan kebersamaan dengan klien yang kondusif sehingga klien bebas mengekspresikan/mengungkapkan pikiran , perasaan ataupun tingkah

Opening ( Pembukaan ) Opening adalah ketrampilan / teknik untuk membuka / memulai komunikasi / hubungan konseling.b. senyum klien dengan saat ceria. : Konselor segera membuka pintu ruang konseling. menuju mendampingi/mengiringi tempat duduk. dll’ b.Non Verbal : Konselor memberi atau menjawab salam.mempersilahkan duduk. Kontak mata harus dipertahankan atau Dipelihara dengan menggunakan pandangan spontan yang mengekspresikan Minat dan keinginan mendengarkan serta merespon klien 2. Acceptance Acceptance adalah teknik yang digunakan konselor untuk menunjukan minat dan pemahaman terhadap hal-hal yang dikemukakan klien. menyebut nama klien. .Verbal . Pemindahan Topik Netral ke permulaan konseling 3. menempatkan klien pada tempat duduk yang lebih baik. duduk sesudah klienny duduk. jabat tangan. Penyambutan . dll. Kontak mata Kontak mata yang baik berlangsung dengan melihat klien pada waktu dia berBicara kepada konselor dan sebaliknya. Pembicaraan topik netral c. Hal – hal yang perlu dilakukan : a.

... dll. hem . lalu/kemudian.. Contoh : Klien ibu tidak Setuju bila saya memasuki jurusan tersebut. saya dapat merasakan .. Saya dapat mengerti .. Bentuk panjang : saya memahami . Ya . hem .. : ” Sebetulnya saya ingin masuk jurusan teknik industri. Konselor tetapi nilai yang saya terima jauh di bawah yang saya harapkan “. Reflection Of Feeling ( Pemantulan perasaan ) Reflection of feeling ( pemantulan perasaan ) adalah teknik yang digunakan konselor untuk memantulkan perasaan/sikap yang terkandung di balik pernyataan klien. Restatement ( Pengulangan ) Restatement adalah teknik yang digunakan konselor untuk mengulangi/menyatakan kembali pernyataan klien ( sebagian atau seluruhnya ) yang dianggap penting..... Contoh Klien : “ Pak. tetapi ....Contoh Verbal : Bentuk pendek : teruskan/terus.. : “ Sepertinya Anda merasa kecewa terhadap nilai ujian yang Anda terima “ 6.. oh . 4. ya .” 5..ya. Clarification Clarification adalah teknik yang digunakan untuk mengungkapkan kembali isi pernyataan klien dengan menggunakan kata-kata baru dan segar.. Konselor : ” Ibu tidak setuju . saya sudah belajar dengan giat sebelum menghadapi ujian. saya menghayati .

Contoh Klien :”Dia tidak mengijinkan saya melamar pekerjaan itu.Contoh Klien : ” Saya pernah meminjamkan buku catatan kuliah konseling individual kepada Andi. Paraprashing Paraprashing adalah kata-kata konselor untuk menyatakan kembali asensi dari ucapan-ucapan klien. kemarin lusa adiknya. tetspi bsru ksli ini saya dapat berjumpa dengan Bapak. saya menginginkan pekerjaan itu. yaitu ia takut berpisah. tetapi ia tidak mengembalikannya lagi kepada saya. Jenis – jenis Structuring : a.00 sampai jam 8. Structuring ( Pembatasan ) Structuring adalah teknik yang digunakan konselor untuk memberikan batas-batas/ pembatasan agar proses konseling berjalan sesuai dengan apa yang menjadi tujuan dalam konseling. . 7. sudah tentu dia juga tidak akan mengembalikan buku yang dipinjamnya itu kepada saya ”. Dia kan adik Andi. 8. sebetulnya saya sudah seminggu yang lalu ingin menemui Bapak. : Apakah anda merasakan bahwa ia sebenarnya takut berpisah dengan anda?.30.30 nanti saya ada acara pembekalan PPL di Laboratorium”. Konselor : ” Dengan kata lain.Time limit ( Pembatasan waktu ) Contoh Klien : “ Pak. Dan hari ini saya dapat menghadap Bapak dari jam 8. Pesan utama Paraprasenya : pada kalimat terakhir. Saya tidak memberinya Pak. sebenarnya dia hanya tidak membiarkan saya meninggalkan kota ini”. Ee. mau pinjam buku Psikologi Belajar pada saya. karena jam 8. Anda menyamakan Ari dengan Andi”. Ari.. tetapi dia menggagalkannya.

c. Problem Limit ( Pembatasan Masalah ) Contoh Klien : ” Pak saya sulit sekali berkonsentrasi belajar sehingga ketika ujian berlangsung saya tidak dapat mengerjakan dengan baik maka dari itu nilai saya menjadi jelek. dikelas saya juga sulit sekali bergaul dengan lawan jenis dan satu hal lagi Pak. Role Limit ( Pembatasan peran ) Contoh Klien : ” Akhir – akhir ini saya sulit sekali mengkonsentrasikan diri dalam belajar. Action Limit ( Pembatasan tindakan ) Contoh Klien : ”( Datang ke ruang konseling dengan marah – marah. gimana ya caranya agar saya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru ?” Konselor : ” Dalam masalah yang anda kemukakan tadi setidaknya ada tiga masalah yaitu masalah berkonsentrasi belajar.Konselor : “ Kalau demikian. Nah dari ketiga masalah tersebut mana yang mendesak untuk kita bicarakan terlebih dahulu ?. tetapi marilah kita bicarakan bersama masalah Anda itu kemudian kita cari jalan keluarnya ”. dan masalah penyesuaian diri. masalah dengan bergaul dengan lawan jenis. b. d. marilah kita manfaatkan waktu selama 30 menit ini dengan sebaik-baiknya”. Konselor : ” Anda meminta nasihat dari saya ?” Perlu anda ketahui bahwa saya tidak dapat memberikan nasihat sebagaimana yang anda minta. wajah memerah dan sambil menyobek – nyobek kertas ) . Disamping itu. karena itu saya menemui Bapak untuk meminta nasihat bagaimana cara belajar yang baik ”.

Lead Khusus Teknik pengarahan/pertanyaan untuk memberikan suatu reaksi/jawaban yang spesifik / tertentu. b.. 10. Jenis – jenis Lead : a.. Anda boleh mengutarakan apa saja disini..( Klien diam ) . tidak ada interaksi verbal antara konselor dan klien. Silence ( Diam ) Silence adalah suasana hening. saya selalu menggunakan kebiasaan-kebiasaan orang tua saya sebagai ukuran menilai tingkah laku istri asaya sehingga ia selalu marah kepada saya.Konselor : ” Tenang – tenang . mengeksplorasi. Lead ( Pengarahan ) Lead adalah teknik /ketrampilan yang digunakan konselor untuk mengarahkan pembicaraan klien dari satu hal kehal yang lain secara langsung. dalam proses konseling. Kalau ingat itu semua. karena dalam penggunaannya banyak menggunakan kalimat-kalimat tanya. saya sedih sekali . Ketrampilan ini sering pula disebut ketrampilan bertanya. atau memberikan reaksi / jawaban dari berbagai kemungkinan sesuai dengan keinginan klien. Klien : ”Ya itu Pak. Lead Umum Teknik pengarahan/pertanyaan yang memberikan kesempatan kepada klien untuk bebas mengeleborasi. 9. Contoh Konselor : Konselor merasa dirinya terlalu aktif dan memutuskan untuk mengurangi keaktifan tersebut dengan memberikan kesempatan kepada klien untuk lebih banyak aktif dan bertanggungjawab dengan menggunakan teknik diam. tetapi satu hal yang tidak boleh anda lakukan disini yaitu mengotori ruangan ini ”..

Contoh Klien : ”Pak nilai semester ini bagi saya adalah nilai yang sangat mengecewakan. Konselor : ”Coba pikirkan masak-masak. Rejection (Penolakan) Rejection adalah ketrampilan / teknik yang digunakan konselor untuk melarang klien melakukan rencana yang akan membahayakan / merugikan dirinya atau orang lain. jika mulai semester depan akan belajar lebih giat dan selalu belajar walaupun tidak ada ulangan tidak mustahil nilaimu akan lebih baik dari semester ini”. 12. Contoh Klien : ”Pak kemarin pacar saya mengirim surat kepada saya.Konselor : ”(diam beberapa saat untuk memberikan kesempatan kepada klien untuk mengalami perasaan-perasaannya secara mendalam)”. hal ini terjadi karena saya memang malas belajar. Saya amat sakit hati dengan peristiwa itu dan mulai besok saya tidak akan menyapa dia dan tidak mau lagi berteman dengan dia sampai kapanpun!”. namun mulai semester depan saya akan belajar dengan giat dan selalu belajar walaupun tidak ada ulangan. Konselor : ”Bagus sekali. empat-lima kali lagi sebelum melaksanakan rencana itu (Penolakan secara halus). . Reassurance (Penguatan/Dukungan) Ketrampilan/teknik yang digunakan oleh konselor untuk memberikan dukungan/penguatan terhadap pernyataan positif klien agar ia menjadi lebih yakin dan percaya. 11. dan isinya dia mengatakan kalau mulai saat ini saya harus menjauhi dia dan memutuskan hubungan dengan saya.

16. Summary ( Ringkasan/kesimpulan ) Summary adalah ketrampilan/teknik yang digunakan konselor untuk menyimpulkan atau ringkasan mengenai apa yang telah dikemukakan klien pada proses komunikasi konseling. 15. 14. Apakah mungkin semua itu hanyalah merupakan siasat yang anda gunakan untuk menutupi rasa malu itu?. bahwa anda sering berkata-kata kasar terhadap teman-teman dan suka membeberkan kepada mereka semua kesalahan yang mereka perbuat. pasti mengenai apa yang akan dikerjakan.13. diskrepansi atau inkronguensi dalam diri klien dan kemudian konselor mengupumpanbalikan kepada klien. Interpretasi ( Penafsiran ) Interpretasi adalah ketrampilan/teknik yang digunakan oleh konselor dimana berarti atau karena tingkah laku klien ditafsirkan/diduga dan dimengerti dengan dikomunikasikan pada klien. Bagaimana menurut pendapat anda ?” . Advice ( Saran/nasehat ) Advice adalah ketrapilan / teknik yang digunakan konselor untuk memberikan nasehat atau saran bagi klien agar dia dapat lebih jelas. Anda juga mengatakan dilain waktu. Selain itu dalam interpretasi konselor menggali arti dan makna yang terdapat di belakang kata – kata klien atau dibelakang perbuatan/tindakannya yang telah diceritakannya. Contoh Konselor :”Anda mengatakan tadi bahwa anda merasa malu berbadan gemuk. Konfrontasi ( Perttentangan ) Konfrontasi adalah ketrampilan / teknik yang digunakan oleh konselor untuk menunjukan adanya kessenjangan.

Termination ( Pengakhiran ) Termination adalah ketrampilan/teknik yang digunakan konselor untuk mengakhiri komunikasi konseling. .00. .17. baik mengakhiri untuk dilanjutkan pada pertemuan berikutnya maupun mengakhiri karena komunikasi konseling betul-betul telah ”breakhir’ Contoh Konselor : ” Baik.00 sesuai kesepakatan kita diawal pertemuan tadi bahwa pertemuan ini hanya sampai pukul 10. maka marilah kita akhiri pertemuan ini dan dapat kita lanjutkan minggu depan”. sekarang waktu telah menunjukan pukul 10.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->