ADAB BERTETANGGA Innalhamdalillah nakhmaduhu wanasytainu wanastaghfiruhu, Wanaudzubillahi min sururi anfushina Wa min syaiatii a'malina..

May yahdillahu fala mudhillalahu, Wa maa yudhlil falaa hadiyallah.. Asyhadualla illaha illalahu Wahdahulasyarikalah Wa asyhadu annamuhammadan Abduhu warusuluuh.. la nabiya ba'da. Ikhwatifillah, Kiri kanan di mana kita tinggal adalah para tetangga kita.. mereka tinggal berdampiingan dengan kita entah itu seakidah atau tidak, baik atau berperangai buruk. Namun kita dituntut untuk selalu berbuat baik pada mereka. Banyak sekali contohperbuatan-perbuatan yang baik dianjurkan seperti; Tidak melakukan suatu kegaduhan yang mengganggu mereka, seperti suara radio atau TV, atau mengganggu mereka dengan melempari halaman mereka dengan kotoran, atau menutup jalan bagi mereka. Rasululloh Shallallaahu alaihi wa Sallam telah bersabda: ³Demi Alloh, tidak beriman; demi Alloh, tidak beriman; demi Alloh, tidak beriman! Nabi ditanya: Siapa, wahai Rasululloh? Nabi menjawab: µAdalah orang yang tetangganya tidak merasa tentram karena perbuatan-nya¶. (Muttafaq¶alaih). Jadi sampai 3x Kanjeng Nabi menyatakan kalimat Wallahi! Tidak beriman. Penekanan ini sangatlah urgent tuk mengetahui esensi makna sabda beliau itu. Dan kita seyogyakanya jangan kikir untuk memberikan nasihat dan saran kepada mereka, dan seharusnya kita ajak mereka berbuat yang ma`ruf dan mencegah yang munkar dengan bijaksana (hikmah) dan nasihat baik tanpa maksud menjatuhkan atau menjelek-jelekkan mereka. Jikalau ada kelebihan rejeki hendaknya kita selalu memberikan makanan kepada tetangga kita. YANG DINAMAKAN TETANGGA Sebenarnya ternyata dinamakan tetangga bukan hanya mencakup seorang muslim dan seorang kafir, tetapi juga seorang ahli ibadah dan seorang fasik, teman dan musuh, orang asing dan orang senegeri, orang yang bisa memberi manfaat dan orang yang memberi madharat, orang dekat dan orang jauh serta yang paling dekat dengan rumahnya dan paling jauh. Tetanga mempunyai beberapa tingkatan, sebagiannya lebih tinggi daripada yang lainnya. Yang paling tinggi adalah yang terkumpul padanya seluruh sifat yang pertama (seorang muslim, ahli ibadah, teman dan seterusnya, -pent), kemudian yang terbanyak dan seterusnya sampai yang hanya mempunyai satu sifat di atas. Dan kebalikannya (yang paling rendah, -pent) adalah yang terkumpul padanya sifat-sifat yang kedua (kafir, fasik, musuh, -pent). Maka masing-masing diberi haknya menurut keadaannya. Adapun tentang batasan tetangga :Al-Uza'i berpendapat : 'Empat puluh rumah dari setiap arah'. Ibnu Syihab juga berpendapat demikian. Dan salah satu empati yang diajarkan Rasullulah yang bisa kita ambil teladannya adalah masalh berbagi, hingga kemasalah berbagi makanan, seperti hadist sbb; Rasululloh Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda kepada Abu Dzarr: ³Wahai Abu Dzarr, apabila kamu memasak sayur (daging kuah), maka perbanyaklah airnya dan berilah tetanggamu´. (HR. Muslim). Kita jua hendaknya turut bersuka cita di dalam kebahagiaan mereka dan berduka cita di dalam duka mereka; kita jenguk bila ia sakit, kita tanyakan apabila ia tidak ada, bersikap baik bila menjumpainya; dan hendaknya kita undang untuk datang ke rumah. Hendaknya kita tidak juga selalu mencari-cari kesalahan/kekeliruan mereka dan jangan pula bahagia bila mereka keliru, bahkan seharusnya kita tidak memandang kekeliruan dan kealpaan mereka. Namun kalaupun kita dikondisikan harus bersabar manakala kita pusing dan sdikit/banyak terganggu (apalagi, jikalau sedang kondisi sedang sakit tuk istirahat malam hari) misalnya tiap malam dengan kebrisikan sekelompok tetangga yang gemar main domino yang selalu selesai bermain dengan kartu µbatu¶ yang keras hingga pukul 1-2 dini hari. Hingga sudah menjadi pendengaran biasa tiap malam kecuali cuaca hujan, kita tampaknya juga diberikan garansi dijanjikan oleh Allah SWT sebagai yang dicintai-Nya.

ibnu sabil (orang yang mengadakan perjalanan) dan hamba sahaya. dari sahabat Aisyah dan Ibnu Umar ) Keutamaan Memuliakan Tetangga Dan Ancaman Mengganggu Tetangga Kita ketahui bersama bahwa peduli dengan tetangga merupakan perkara yang urgen di dalam Islam. Al Bukhari no.R. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. anak-anak yatim. Terlebih lagi." (H. Rasululloh Shallallaahu alaihi wa Sallam kembali bersabda: ³Ada tiga kelompok manusia yang dicintai Alloh«. Sebagaimana sabda beliau : "Senantiasa Jibril memberikan wasiat kapadaku perihal tetangga. dari sahabat Abu Hurairah ) Bisa disimpulkan dari hadits di atas. "Waljaari dzii al-qurba = artinya : Yang dekat" "Waljaari al-junubi = artinya : Yang asing" Di dalam ayat yang mulia ini. 6136 dan Muslim no. (HR. Bila ia menyakini perbuatan mengganggu tetangga adalah halal (boleh). bahwa perbuatan buruk terhadap tetangga dapat mengurangi nilai iman dia kepada Allah dan hari kiamat. Ahmad dan dishahihkan oleh Al-Albani). dari sahabat Ibu Umar. dishahihkan Asy Syaikh Al Albani dalam Al Adabul Mufrad no. tetangga dekat maupun tetangga jauh.Hendaknya kita sabar atas prilaku kurang baik mereka terhadap kita. ³Disebutkan salah satu di antaranya adalah Seseorang yang mempunyai tetangga. karib-kerabat. rahimakumullah ternyata permasalahan "tetangga" bukanlah remeh. ia selalu disakiti (diganggu) oleh tetangganya. Islam mewasiatkan untuk selalu menjaga dan memuliakan tetangga. teman sejawat. Berikut ini akan disebutkan beberapa keutamaan memuliakan tetangga beserta ancaman yang melalaikannya. Subhannallah. b. Diantaranya sebagai berikut: a. Al Bukhari no. Wasilah meraih iman yang sempurna. Simaklah firman Allah : "Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap tetangganya. Wasiat Islam Ikhwatifillah. orang miskin. bahkan sangat diperhitungkan di dalam agama Islam. sampai aku mengira bahwa tetangga juga berhak mendapatkan harta waris.R." (H. At Tirmidzi." (An Nisaa': 36) Berikutnya Allah Ta'ala berfirman." (H. terdapat perintah dari Allah untuk berbuat baik kepada tetangga dan Allah membenci sifat sombong dan tidak mau peduli dengan keadaan tetangganya. dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua. Nabi Muhammad senantiasa mendapatkan wasiat dari malaikat Jibril tentang perihal tetangga. namun ia sabar atas gangguannya itu hingga keduanya dipisah oleh kematian atau keberangkatannya´. "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat maka janganlah ia menggangu tetangganya. Menjadi sebaik-baik tetangga di sisi Allah "Sebaik-baik teman di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap temannya.R. 2624-2615. Demikian pula. 115 ) . 48. Islam memberikan ancaman keras terhadap siapa saja yang tidak mau peduli dengannya. Sehingga Islam juga memberikan kedudukan mulia bagi orang yang memuliakan tetangganya dan sebaliknya. 6014-6015 dan Muslim no. maka bisa menyebabkan batalnya nilai iman dia secara total (kufur). wallahualam bissawab.

juga dalam riwayat Al Bukhari." (Al Adabul Mufrad no. ia selalu disakiti (diganggu) oleh tetangganya. sebagaimana hadits-hadits berikut ini: 1. Ingatlah akan HR. Sehingga seharusnya seorang muslim harus peka dan tanggap dengan kondisi tetangganya. Mari kita mulai belajar berempati dan berbuat ihsan." Sungguh ada seorang wanita di jaman Rasulullah yang rajin shalat malam dan shaum di siang harinya." (Al Adabul Mufrad no. dishahihkan Asy Syaikh Al Albani) Mungkin masih ada berbagai hadits-hadits lainnya. dishahihkan Asy Syaikh Al Albani) 2. Insya Allah Amin. Aisyah bertanya kepada Rasulullah : "Yaa Rasulullah! Sesungguhnya aku memilki dua tetangga. ³ salah satu kelompok manusia yang dicintai Alloh«. barang siapa yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya." (Al Adabul Mufrad no. Nah. Kabar itupun terdengar oleh Rasulullah . ³Disebutkan adalah Seseorang yang mempunyai tetangga... Dan ia kelak masuk dalam An Naar (neraka). dan sudah berinteraksi dengan baikkah kita pada mereka tanpa mengganggunya dengan sadar maupun tanpa sadar? Kalaupun ada. begitu mulianya suri tauladan yang diajarkan Kanjeng Nabi. Semoga lingkungan kita saling berbuat ihsan antar tetangga baik yang dekat maupun yang jauh. . Rasulullah juga bersabda: "Tidaklah beriman seseorang. minimal beberapa rumah dari arah kanan-kiri sepan belakang kita.. dishahihkan Asy Syaikh Al Albani) Apa yang harus kita perbuat? Islam sangat peduli dengan keberadaan tetangga. Ahmad dan dishahihkan oleh Al-Albani. Sehingga membutuhkan kejelian dan kehati-hatian dari masing-masing pihak untuk tidak berkata dan berbuat kecuali setelah dipertimbangkan dengan matang antara maslahat dan mudharatnya. seharusnya ia tanggap untuk bermurah tangan kepadanya sesuai kemampuannya tanpa diminta. Rasulullah bersabda: "Tidak akan masuk Al Jannah.(Sanggupkah kita sampai dengan 40 rumah kana-kiri?) Tanyakan pada diri kita sudahkah kita bisa sedemikian rupa. Bila tetangganya membutuhkan atau memerlukan sesuatu." Salah seorang sahabatnya bertanya: "Siapa itu wahai Rasulullah ? Beliau menjawab: "Barangsiapa yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya. (H. Muslim). mari kita mulai membenahi diri dan minta maaf terhadap mereka tanpa harus membalas perbuatan keburukan mereka itu dengan hal yg sama yang pernah mereka perbuat pada kita.R. bila ia dalam keadaan kenyang sementara tetangganya kelaparan. barang siapa yang tidak memuliakan (peduli) tetangganya maka ia akan menjadi calon tetangga yang paling buruk di sisi Allah . 119. namun ia bersabar atas gangguannya itu hingga keduanya dipisah oleh kematian atau keberangkatannya´. Pintunya selalu terbuka bagi siapa saja yang perlu dan butuh darinya.. Ada beberapa contoh hubungan bertetangga yang telah dipraktekkan di masa Rasulullah . walaupun ia seorang kafir. namun tetangganya tidak merasa aman dari kejelekan lisannya.Dapat disimpulkan pula dari hadits diatas. minimal sudah kenal namakah kita pada kiri kanan tetangga kita yang baru atau yang lama. sehingga Islam telah memberikan pengajaran tentang sikap yang harus dimiliki oleh setiap umat Muhammad untuk selalu tanggap dan peduli dengan tetangganya. 112. Rasulullah bersumpah: "Tidaklah beriman kepada Allah" (sebanyak tiga kali). c. maka beliau bersabda: "Tidak ada kebaikan bagi dirinya. dan para sahabatnya. Wasilah untuk meraih Al Jannah. Mana yang paling berhak untuk aku berikan hadiah?" Rasulullah menjawab: "Pintu yang paling dekat denganmu. 107. Konsekuensi dari berbuat baik kepada tetangga adalah tidak berbuat atau bertindak semena-mena yang menyebabkan tetangga itu merasa terganggu atau teraniya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful