57

Bab 4

Perenccncon Dinding Penahan Tanah
4.1. UMUM
Untuk melaksanakan perencanaan dinding penahan tanah, langkah-langkah sebagai berikut : 1. 2. Memperkirakan ukuranldimensi yang diperlukan kegiatan adalah

dari dinding penahan tanah

Mencari besarnya tekanan tanah baik secara analitis maupun secara grafis berdasarkan cara yang sesuai dengan tipe dinding penahan tanahnya, apakah dengan cara Coulomb atau cara Rankine. Lebar dasar dinding penahan tanah harus cukup untuk memobilisasi daya dukung tanahnya atau dengan perkataan lain, tegangan yang bekerja akibat konstruksi ditambah dengan gaya-gaya lainnya tidak melebihi daya dukung ijin. Disamping itu diusahakan agar tegangan yang timbul pada dasar dinding penahan tanah adalah tekan. Perhitungan kekuatan struktur dari konstruksi dinding penahan tanah, yaitu dengan memeriksa tegangan geser dan tegangan tekan yang diijinkan dari struktur dinding penahan tanah. Dinding penahan tanah hams aman terhadap stabilitas gesernya (sliding stability) Dinding penahan tanah harus am an terhadap stabilitas gulingnya (overtuning Tinjauan terhadap lingkungan lokasi dari penempatan dinding penahan tanah. stability).

3.

4.

5. 6. 7.

Dinding penahan tanah harus terletak pada suatu daerah dimana stabilitas dad kemiringan lerengnya memenuhi suatu angka keamanan tertentu yaitu : SF > 1,50 untuk pembebasan SF > 1,30 untuk pembebasan tetap sementera, termasuk apabila ada gempa.

58

4.2

DIMENSI DINDING PERANCANGAN

PENAHAN

TANAH
:

DALAM

Dimensi atau ukuran dinding penahan tanah dibedakan a.

Dinding gravitasi atau dinding berbotot (gravity wall)

O.S ~ 07 H

Pada umumnya untuk perencanaan • •

gravity wall dilaksanakan

sebagai berikut : dengan

Untuk mendapatkan total tekanan tanah yang bekerja, perhitungan apabila digunakan cara Coulomb.

Pada umumnya dihitung dengan cara Rankine, apabila tinggi dinding penahan ta H > 6,00 meter.

b.

Dinding Kantilever (Cantilever Walls) Perhitungan meneari tekanan tanah dilakukan dengan eara Rankine. (lihat G r)

H H/12-H/IO Knot H/8

2 I !:I ~

2/3

H

segi empat tegangan gaya Akibat perbedaan tinggi air. sedangkan untuk tekanan pasif kohesi. Dinding Kantilever Perhitungan Rankine. berbentuk (gambar 4. Berusuk (Counterfort Walls) mencari tekanan tanah pada dinding kantilever berusuk digunakan eara Ukuran pada dinding kantilever berusuk Perhitungan Rankine meneari tekanan tanah pada dinding kantilever berusuk digunakan cara 4. Akibat beban merata. Dibedakan harga kohesinya dan akibat karakteristik berat isinya.4) .3 RINGKASAN PADA 4. 2. . perbedaan tinggi air maupun akibat sifat-sifat tanah (property of soils). Diagram tegangan gaya tersebut adalah 1. Yang perlu di perhatikan a.59 c.3. akibat 3.1 Cara Analitis PENENTUAN TEKANAN TANAH YANG BEKERJA DIN DING PENAHAN TANAH Didalam cara ini tekanan tanah merupakan luas dari diagram tegangan gaya yang terjadi akibat pembebanan. di dalam mencari total tekanan tanah adalah : Akibat sifat-sifat tanah khususnya akibat kohesi. sehingga bentuk selanjutnya menjadi segi empat tegangan gaya. dapat berbentuk segi empat dan segi tiga. kohesi memberikan pengurangan terhadap seluruh tekanan aktif yang bekerja. menambah besar seluruh tekanan pasif yang bekerja. Akibat sifat-sifat tanah. pada mulanya berupa segi tiga tegangan gaya kemudian segi tiga tegangan gaya ini berupa beban. Untuk harga tekanan aktif.

Hal ini dianjurkan karena memudahkan didalam mengh tu dan rnerneriksa hasil perhitungan... sebaiknya mobilisasi diagram tega hg dibiarkan seperti adanya. ~ s:+~ ~ 3. Q K0 :TH Ko Gambar 4. Beban titik bentuk diagram dapat. (point load) dan beban strip (strip Ipa() geometrik yang dikenal yaitu.. karen a luas diagram dan jarak dengan momen tert lad suatu referensi lebih jelas dan tidak mudah membuat kesalahan.60 b.b Diagram tegangan gaya untuk meneari tekanan pasif . q xe . segi emp t perhitungan bentuk geometrik yang dIPi1 h : karena segi empat dengan mudah arp.H 1<0 D'HKa Gambar 4.4. 8+1:: :=:(+1= ~C::)_ _.4a Diagram tegangan gaya untuk mencari tekanan aktif B e ~ CI" f. Belle'" f---11 'it I Be do mUI(Q Oir Kohul Berot i5 r tonet ~ 17 ( .E\ 3. Alasan pemilihan adalah dicari titik tangkap gaya dan luasnya.. didekati dalam bentuk segi tiga dan trapesium untuk mempermudah adalah segi em pat.. t=:(-E - 8+. hanya sekali lagi tidak dianjurkan digur ak eara yang terakhir ini. Meskipun melakak superposisi diagram tegangan juga boleh. Akibat beban garis (line load). n g p n n c. Didalam perhitungan tekanan tanah lateral.1 --~- I 1'1 Bedo mul!:<l olr KOhest Buet i5i tonor ~ ~ ( ~ 8+E B:+E - ""--..

61 Beberapa variasi tegangan pada tanah akan ditinjau dalam beberapa kasus dibawah ini : KASUS I Kondisi tanah suatu lapis <..0 Diagram tegangan pasifnya terlihat pada gambar berikut. (J7 = q Ka . __TOnClh...p soils Sudut i Sudut = () = 0° ex = 90° pada gambar di bawah ini.2 cvKa H maka = q Ka .2 c v'Ka + Y H Ka KASUS II Untuk tanah dengan kondisi sebagai berikut : Tanah satu lapis C-0 soils Sudut i Sudut = () = ex = 90° 0.. . rat lsi cI CI n oes .5 diagram tegangan tanah aktif c-e soils untuk tanah satu lapis Harga tegangan pad a setiap kedalaman batas adalah sebagai berikut : pada z pada z = = 0 maka (J. Gambar 4. Q ~A ot'fKA AklbcT kQ1ws1 Aklbot audllf b. Diagram tegangan aktip diperlihatkan H q e Ton/m2 .

62 I~W~~ 11111111- q :: .j1.b '" ~n. I I I c.. t'~ q • ¢.t1.----... ~ -'I"is t(~i\ ~~."".6 diagram tegangan tanah pasif c-e soils untuk tanah satu lapis Harga tegangan pasif pada setiap kedalaman batas adalah sebagai berikut : pada z = pada z 0 maka c c = q Kp + 2 c ~ = H maka (\ = q Kp + 2 c {KP + y H Kp KASUS III solis mempunyai Tanah tiga lapis dari kondisi Sudut i = 0 = 0 Sudut a ~ 90 Diagram tegangannya digambarkan sebagai berikut : 0 Q 111111111UlL /ttM J'tH.....~"(~ ~""...\~ ilk.7 diagram tegangan tanah aktif c-e soils untuk tiga lapis .o.(1'13 ~t'~ l.. "\.Jlvrr. . q" k .Lc: .ln\ ~~Io. ~ q. . .c ~i r t: - if <"o.~ i i 'n" 1i'1I"- l~ ...on/"" r-----r-----~----. L.:. Gambar 4. OYo1 ¢l.. \ ~ k q k'J:' Aldtlor I AldbOt Iro"esl " ~H KP bebon Gambar 4.:... qp. 1 l.k.o) llI\<.. •#1 C1. ~~~"~ttll" "'.. 1I1'(... c.l..... I "<'" .. • 'II \. J 0:' t-f."'A ~ '0' \"3 l\I"Stt" 11-') -I.. ~\ JOIl. . "'. .._----------~-------- H (+ (+) \ \ \. \II ...

S oS. + )'1 hi Ka2 + y2 hz Kaz pada tanah lapis 3) hz batas bawah <x.. ~ ~ q~ ll-'I.r. illUJ 11ill pn.p. 13 LlII'is -1-"'11. "\ "'\ I~~..___ .63 Harga pacta z pacta z pacta z tegangan aktip 0<:. 0".2 cl ~ atas maka bawah = q Kat + )'1 ht Ka.p. ......>. + 2 c1 -{KP": + YI hi KPI pada tanah lapis 2) yang ditranformasikan pacta z = 0 maka pada z = hi batas = Kpl + 2 c l ~ (tegangan bawah ...__ Eo-- '-- \ ""lo'_ It--' t----+ ~ k..t~ " " s.:. ' ¢J • Pf . Gambar 4. (...".._ j I 7-- c •• ¢•• 0' l~f.2 cz ~ bawah maka az + )'1 h I Ka~ ~ h2 batas =q Kaz . kedataman batas adalah sebagai berikut : = 0 maka = Kp.j" bW''> ..I'~ :t: \. + )'1 = h..2 c3 ~ Ka3 h) Ka3 KASUSIV Sedangkan tegangan pasifnya untuk seperti tanah gambar tiga lapis seperti pada kasus III akan diperoleh diagram dibawah.. ifo. r ?:.8 diagram tegangan tanah pasif c-e soils untuk tanah tiga lapis Harga pada z tegangan pasif pada setiap 0". pada tanah lapis 2) (tegangan yang ditranformasikan akan didapat pacta z pacta z = oc. "\ (.'" C1 • (t) 11 ~tlCfl. 7\. . ..2 c2 Ka. pad a setiap kedalaman batas adalah sebagai berikut : = = = = = 0 maka hI batas h l batas =q Kal . + ()'Ihl + Y2h2 Ka.2 c1 <x.. {J:<a: .. d'. - l"I1IS C3 / L-- / ~V"t::f. maka ocz = q Kaz .) "\ \_ ~el.2 c3 ~ Ka. + 1'2 h2 Ka..:h'\ d~: t---I 1"" zc<oVv.~ s ~~'h.. <..~...h'lr.1.' ~ ~ ~ (r) ~. J.h.l..: I """"" . cl.. 111~. 11 I~I."I( . ~. + 1'1 hi Ka.. • f ..1. (tegangan yang ditranformasikan akan didapat pacta z = q Kaz . = q Kaz . l:l..t i ko~ f>S.

akan muncul tegangan hidrodtatis yang besarnya terga tu g pada perbedaan tinggi muka air tersebut.: q Kpz + cz ~ KP2 + yl h.: hz batas atas rnaka oz :.: q KP3 + 2 c3 ~ KP3 + (ylh1 + y2h2) KP3 pada z :.9 Tegangan hidrostatis saling menghilangkan Tekanan hidostatis akan saling rnenghilangkan. PENGARUH MUKA AIR Akibatnya adanya muka air.: Kpz + 2 cz ~ KP2 + y2 h. Tekanan lateral akibat Y tanah yang berada dibawah muka air rnerupakan teg efektif.: h2 batas bawah (tegangan yang ditranformasikan akan didapat oz :. ada kedua sisi struktur : 1. teknik penggarnbarkan tegangan tanah rnengikuti cara-cara seperti seperti telah diterangkan. n oz :.64 Akan didapat az:.: h3 rnaka az :.: q KP3 + 2 c3 ~ pada tanah lapis 3) KP3 + Y1hi KP3 + Y2 h2 KP3 + Y3h3 K rnobilisasi di r Untuk tanah lapis keempat dan selanjutnya.:y'z Ka :. KP2 pada z :. Jika rnuka air sarna tinggi OWH Q"WH Garnbar 4.: (y - yw) z Ka . KP2 + y2 h2 KP2 pada z :.

oz = y'z Ka = (y . Jika muka air tidak sarna tinggi -i"--------di superposisikan Diagram tegangan dengan bentuk segitiga apabila menjadi beban.10 Tegangan hidrostatis dan tegangan lateral akibat beda tinggi muka air Tekanan lateral mendapatkan tambahan akibat perbedaan tinggi muka air. bentuk diagram berubah menjadi segiempat. Jika hanya terdapat air tanah H YwH Gambar 4.65 2. Gambar 4. Tekanan lateral akibat y tanah yang berada dibawah muka air merupakan tegangan aktif.11 Tegangan hidrostatis dan tegangan lateral akibat muka air satu sisi .yw) z Ka 3.

Tekanan aktif sudut (0 + B) Tekanan pasif sudut (0 terhadap bidang horisontal VH bisa di Baris Ri bisa didapat dengan membuat sudut (0 ± B). 2. keseimbangan polygon tiga gaya. Cara segi tiga gaya coba (trial wedge method) tidak diterangkan Cara Culmann (Culmann method) Cara konstruksi ponceleticara Rebhan (Poncelet Method) pada buku ini a Ketiga cara ini mempunyai dasar teori yang sarna yaitu. 3.2 CARA GRAFIS Dengan cara ini besar total tekanan tanah didapat dengan pertolongan grafis.66 Tekanan lateral mendapat. sedangkan kedua gay a lainnya yaitu gaya P dan gaya R.3. 3. y tanah yang berada dibawah muka air merupakan tega g efektif. adanya muka air tanah Tekanan lateral akibat. dimana dengan diketahui besar dan arah satu gay a. Dieari titik c' yaitu titik singgung dari locus pressure dimana titik singgu didapat dengan menarik garis singgung locus pressure sejajar line load. Mendapatkan semua data-data yang diperlukan untuk mencari total tekanan dan longsor pada polygon gay a dengan cara sebagai berikut : Meneari berat arah setiap trial wedge (segi tiga eoba) tanah. Wi tanah dari s ti trial wedge ditempatkan pada line load dengan arah sejajar gravitasi bumi (keba a Meneari arah P. Dari u yang diambil dari buku-buku pegangan dikenal 3 cara grafis yang paling banyak digun I. tambahan akibat. 2. dengan mereferensikan langsung sudut 6' dari gambar. hanya diketahui ara akhirnya dengan keseimbangan polygon gaya besar kedua gaya P dan gaya R diketahui Di dalam meringkas ketiga cara grafis ini dicoba membandingkan dari masing-masing cara seperti berikut : (lihat gambar-gambar segitiga coba) aktifitas penggam r yang terdahulu dan pemberian notasi titi-titiknya kecuali pada Cara segi tiga coba (trial wedge) Aktifitas penggambaran I. Membuat garis-garis arah R1. y~ = <p12 Ka = (y ~ yw) 2 Ka 4. dalam hal ini berat tanah w tanah. Membuat gambar struktur dinding penahan tanah dan trial wedge yang diambil. . untuk: B) Hasil polygon gaya locus pressure (tempat kedudukan titik-titik ujung tekanan tanah yang dicari). berdasarkan trial wedge yang diambil di dapat sudu 6.

Besar total tekanan tanah yang bekerja pada dinding penahan dimana CC' ditarik sejajar pressure line. dimana CC' ditarik sejajar garis arah P.67 Besar total tekanan tanah yang bekerja pada dinding penahan tanah adalah CC'. Jadi tidak ada pemisahan gambar seperti pada cara Trial Wedge. tanah isian.d) dari 0 . Sudut longsor tanah adalah CC' = sudut V"AC" = sudut BL . . Arah 0 . gaya-gaya R. Dimana empat hal yang disebut terakhir berupa komponen pembuat polygon gaya.line untuk tekanan aktif L (ex. pengambilan trial wedge yang diambil. Cara Culmann Aktifitas Penggambaran Semua penggambaran dibuat menjadi satu. Digambarkan struktur dinding penahan tanah.line bersudut 0 dari arah horisontal yang ditarik dari titik A (ujung tumit dinding penahan tanah). e-lien dan presure line. Sudut 0 berlawanan arah dengan jarum jam untuk tekanan pasif. Sudut longsor dapat dipindahkan pada gambar struktur dinding penahan tanah dan trial wedge yang diambil dengan mengukurkan sudut BL dari garis AV. Sudut longsor yang terjadi adalah sudut HVC' = sudut BL.line pada cara Culmann analog dengan line load pada trial wedge. Hasil Poligon Gaya Sarna dengan trial wedge akan didapat locus pressure dimana titik C' adalah titik singgung yang terjadi dengan menarik garis singgung locus pressure sejajar pressure line. o . o A aktif o pasif Pressure line yang juga merupakan arah P bersudut : L (a .0) dari e-Iine untuk tekanan pasif Gaya R mempunyai arah sesuai dengan masing-masing bidang longsor trial wedgenya.

AB arah R. P pressure line. Baru kemudian lapis II diselesaikan dengan menga tanah lapis I sebagai beban pada tanah lapis II (lapis tanah dibawahnya) didapat PA lapis II. diselesaikan dahulu lapis I (lapis sehingga diperoleh PA untuk lapis I. BF = arah. Pada tahap pertama. = = Kemudian titik F dipindah dalam sistem setengah iingkaran AE menjadi J. Ditarik garis Jc sejajar pressure line Bidang longsor = garis AC Cara Grafis untuk tanah berlapis Tekanan lateral tanah berlapis dapat diselesaikan dengan cara grafis dengan k penyelesaian lapis per lapis. dan searah d jarum jam untuk tekanan pasif. Pressure line cara poncelet identik dengan pressure line yang dibuat dengan c a culmann. . o-Iine cara culmann sarna dengan e-Iine cara Poncelet. Gaya R dan arah diidentikkan dengan dinding AB yang menerima tekanan t = Hasil Poligon Gaya Poligon gaya direpresentasikan oleh segitiga ABF dimana seolah-olah AF = W !II line. Di titik E terletak pad a permukaan tanah yang berupa titik perpotongan antara dengan permukaan tanah isiannya. Sedangkan PA yang bekerja pada dinding tanah adalah = PAl>+ PA2> pK Cara ini diperlihatkan pada gambar di bawah ini. Perbedaannya adalah : me ja Pada cara poncelet. Tetapi pada cara po e t dengan penertian bahwa bidang longsor yang terjadi adalah maksimum yang bi a tercapai oleh tanah. trial wedgenya hanya dibuat satu dimana L8 LVJ dari haris Sudut p berlawanan arah dengan jarum jam untuk tekanan aktif'.68 Cara Poncelet Aktifitas Penggambaran Seperti pada cara Culmann cara Poncelet rnernbuat semua penggarnbaran satu.

__~~_=-= -.il-. lohrof n toncrh Iaural '-.I.2: d. Kebenaran dari konsep ini dapat dibuktikan secara analitis sebagai berikut : Misal diagram tegangan dalam ql rp-soils tanah akibat sifat tanah yang berupa berat isi 'Y dan sudut geser Lapis 2 -/~-Jl hl "'-.. dar! lQpllt . - -- bohan bcban. bonar q:::: 1" I b I =~.- .-----1 KA2 J2 h2 KA2 Gambar 4.12 Penyelesaian untuk tanah berlapis dengan cara grafis. - - untvk lopl.13 B ukti metode di atas secara anal itis Dari gam bar di alas terlihat bahwa tanah lapis II seakan-akan akibat dari beban tanah lapis I sebesar menerima beban merata ._ __.Gn tom- - -. hi Gambar 4.n...69 Lopls 1.

70 •q • • = y1 hi Dari lapis I dapat dicari besar tekanan PAL Dari lapis II dapat dicari besar tekanan PA2 Sehingga PA total yang bekerja pada dinding tekanan AB adalah PA = PAL + P -> -> 2 4. dianggap sernentara penurunan kons yang terjadi masih lebih kecil dari penurunan ijin SI b Gambar 4. GULING PENAHAN 4.4.1 DAN KEKUATAN DIND N TANAH Teori Coulomb (**) Kriteria atau syarat konstruksi boleh turun dalam batas tertentu (akan dibahas topik bahasan Fundasi Dangkal).4. CEK STABILITAS GESER.14 Gaya yang bekerja pada dinding gravitasi Di da1am merencanakan konstruksi dinding penahan tanah yang stabil dan am an m ka konstruksi dinding penahan tanah tadi harus memenuhi kriteria atau s arat ka silas kon Ir ksi yang stabil dan aman . Pada konstruksi Dinding Penahan Tanah.

Pada tahapan sekarang hanya diperlukan mengetahui bagaimana mencari tegangan akibat beban yang bekerja. Dinding penahan tanah b.71 Pada kriteria ini yang perIu dicheck adalah • • • • check pada kekuatan bahan dinding (pada zaman sekarang dengan campuran mungkin tidak perlu dicheck lagi) Stabilitas Stabilitas terhadap geser (Sliding) terhadap guling (over tunting) yang ada Memiliki syarat kapasitas Daya Dukung tanah dibawah dasar Dinding Penahan Tanah. Benahan tanah lebih besar dari tegangan (tegangan kontak) akibat beban yang bekerja dan di transfer ketanah di bawah dasar dinding panahan tanah. Masalah ini akan dapat dipelajari pada waktu menginjak topik bah as an fondasi dangkal. Perlu diusahakan agar kesultante gaya yang bekerja pada konstruksi dinding penahan tanah masih terletak pada daerah Kern (inti) yaitu dari tengah. Hal ini ditempuh supaya tidak terjadi tarik pada tanah.XI + PvXz + PHH. X X = W XI - + P V X2 + PH. = --------- = IM Iv dimana L M = sigma momen terhadap titik B = Iv W. (**) Mencari titik tangkap resultan gaya x Pada tahap pekerjaan ini gaya Pp dianggap = 0 R. = jumlah gay a vertikal W + Pv = Rv = Gaya Rv = (Iv) bekerja tegak lurus pada dasar Diagram tegangan yang mungkin adalah : . dan dasar dinding penahan tanah berjarak kiri dan kanan 116 lebar dasar.

15 Bentuk diagram tegangan kontak pada dasar dinding penahan tanah Diagram tegangan pacta ujung-ujung dasar dinding penahan tanah diberikan sebagai be Rv b Rv f2=-(l--) u fl =- 6e (1 +-) b 6e b b dimana. . ~ (a) Il~ (b) bl b/~ JRV I b/2 r= 3"'b7 2RV --- (e ) Gambar 4. b e = lebar dasar dari tengah-tengah dasar ketempat bekerjanya gay = eksentrisitas/jarak x- b/2 = e b x =e +2 .72 tiL _ _.RV b/! b/! -]2 -.f iii r- I b/! .

::1. f2=--3(b/2 .e) Chek terhadap disini Ambil stabilitas guling Pp dianggap = 0 jari dinding melawan penahan tanah atau L momen momen pada ujung yang akan = L Me dimana : Fs = -------~----~momen Wa :.5 . Besarnya fl = 3bl b 2 2R v substitusikan bl = -- - e akan didapat. Kita ketahui bahwa tanah pada urnumnya hanya dapat bertahan terhadap tekan.:: 1. menimbulkan tegangan 2 R.73 Keterangan Gambar (a) gambar : Resultante Menimbulkan Gambar (b) R bekerja Masih pada gaya R bekerja pada titik berjarak e < + b. f1 =:-- b f2=: 0 Gambar (e) Ketika e > +b maka tegangan tarik terdapat di B. rnaka tegangan akan didistribusikan kern bali sepanjang 3b 1 dimana b 1 adalah jarak dari titik bekerjanya R ke titik ujung 2R C.5 yang akan menggulingkan Fs = PHXz :. tegangan v pada kedua e =: titik berjarak diagram + ujung b tekan dasar dinding.

74 Chek terhadap kekuatan struktur Untuk menghitung kekuatan struktur maka perlu di check terhadap beberapa pot misal pada potongan a-a gn Gambar 4.16 Cheek kekuatan struktur pada potongan a-a I PA = -2 y H2 Ka W = berat konstruksi dalam kg diatas potongan a-a pad a satuan panjang 1m = 100 em B ::::lebar dinding pada potongan a-a Check terhadap tegangan geser T geser = -- PH < T izin 100 B Check terhadap tegangan tekan t (tekan) = -- P A ± --- My .

diberikan sepatu ditengah atau pada ujung tumitnya (lihat gam bar 7. maka : atau x . 2b/3 Chek terhadap stabilitas geser (W + P) tan Fs = --------~ (5 + Cab ~ 1..7) .75 My = M W I W=--bW 6 M = R. = ----------- + Cab + Pp ~ 2~O PH Bila stabilitas geser belum mernenuhi. tegangan tarik tidak termobilisasi.5) tidak boleh meiampaui (bearing capacity) tanah.5 B = 2/3 sampai 0 Ca = adhesi antara tanah dan dasar dinding tembok penahan tanah Ca bisa diambil = C Bila tekanan pasif dimasukkan (W + Pv) tan (5 : F.e M 6Re =--- l' (tekan) = ~- V = --- 6Re < t (tekan izin) B2 daya B Maka Daiam dukung Supaya e < b/6 perhitungan tegangan fl (lihat Gambar 7.s.

. ...ulo '-v----' akibat tanah ~ akibat bet Gambar 4..". . .:.t lebih besor/panjallO ken disi S .18 Gaya yang bekerja pada dinding kontrauliver .-' n...76 oo..a posif rtA9 oi timbullcan / \ ~y_------~I clori ~"".

= P" sin i = La -> PH = PA W Tmal = WI + W 2 + W J + W 4 -> -> -> -> COS i Jadi W total termasuk berat diatas tumit dan ujung dari dinding penaan tanah. . Kemudian tahap-tahap pekerjaan sarna dengan teori Coulomb.77 Pada teori Rankine didapat PA bersudut i P.

mahasiswa diharapkan dapat memaha n 1) Penetuan/pernilihat jenis drainase pada dinding penahan tanah Tujuan instruksional khusus 1) 2) Mahasiswa dapat menjelaskan macam/jenis drainase pada dinding penahan tanah Dapat membedakan jenis tanah yang berfungsi sebagai filter dinding penahan ta ah .78 DRAINASE Tujuan Instruksi Umum PADA DIN DING PENAHAN TANAH Setelah membaca/rnengikuti mengerti tentang : kuliah bab ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful