Cara Kerja X-Ray

Kebanyakan diagram tabung sinar-x memperlihatkan sinar-x sebagai bentukan pola segitiga yang teratur seperti yang dihasilkan pada tititk fokus. Hal ini memberikan tujuan yang baik dalam hal penekanan tentang kerja radiasi sinar-x diluar tabung. Tetapi radiasi sebenarnya tidak seperti itu. Sebenarnya, sinar-x itu seperti cahaya tampak yang dalam penyebarannya dari sumber melalui suatu garis lurus yang menyebar ke segala arah kecuali dihentikan oleh bahan penyerap sinar-x. Karena alasan tersebut maka tabung sinar-x ditutup dalam satu rumah tabung logam yang mampu menghentikan sebagian besar radiasi sinar-x, hanya sinar-x yang berguna yang dibiarkan keluar dari tabung melalui sebuah jendela/window. Sinar-x yang berguna tadi disebut sebagai berkas primer. Berkas sinar yang terletak pada tengah garisnya ini disebut central ray. Diperlukan pembangkitan tegangan yang tinggi di dalam tabung sinar-x agar dapat dihasilkan berkas sinar-x. Rangkaian listriknya dirancang sedemikian rupa sehingga kV-nya dapat diubah dalam rentang yang besar -biasanya 30 kV sampai 100 kV- atau lebih. Bila kV yang lebih rendah digunakan, maka sinar-x memiliki panjang gelombang yang lebih panjang dan lebih mudah diserap sehingga disebut sebagai soft x-ray. Harus dipahami bahwa berkas sinar-x itu terdiri dari sinar dengan panjang gelombang yang berbeda. Radiasi yang dihasilkan pada rentang kV yang lebih tinggi akan memiliki energi yang lebih besar dan panjang gelombang yang lebih pendek.
SINAR X PADA RONTGEN

Wilhelm Conrad Rontgen si penemu sinar X dilahirkan tahun 1845 di kota Lennep, Jerman. Dia peroleh gelar doktor tahun 1869 dari Universitas Zurich. Selama sembilan belas tahun sesudah itu, Rontgen bekerja di pelbagai universitas, dan lambat laun peroleh reputasi seorang ilmuwan yang jempol. Tahun 1888 dia diangkat jadi mahaguru bidang fisika dan Direktur Lembaga Fisika Universitas Wurburg. Di situlah, tahun 1895, Rontgen membuat penemuan yang membuat namanya kesohor. Tanggal 8 Nopember 1895 Rontgen lagi bikin percobaan dengan "sinar cathode." Sinar cathode terdiri dari arus electron. Arus diprodusir dengan menggunakan voltase tinggi antara elektrode yang ditempatkan pada masing-masing ujung tabung gelas yang udaranya hampir dikosongkan seluruhnya. Sinar cathode sendiri tidak khusus merembes dan sudah distop oleh beberapa sentimeter udara. Pada peristiwa ini Rontgen sudah sepenuhnya menutup dia punya tabung sinar cathode dengan kertas hitam tebal, sehingga biarpun sinar listrik dinyalakan, tak ada cahaya yang bisa terlihat dari tabung. Tetapi, tatkala Rontgen menyalakan arus listrik di dalam tabung sinar cathode, dia terperanjat melihat bahwa cahaya mulai memijar pada layar yang terletak dekat

justru menemukan fenomena penting tentang radioaktivitas. Sinar X itu sendiri tidak mengandung elektron.bangku seperti distimulir oleh sinar lampu. sinar X bekerja bilamana enerji tinggi elektron mengenai sasaran. sinar X tidak terbelokkan oleh bidang magnit. tetapi gelombang elektron magnetik. Karena tabung sinar cathode sepenuhnya tertutup. di mana sinar X digunakan untuk menghancurkan tumor ganas atau mencegah pertumbuhannya. Rontgen menyisihkan penyelidikan-penyelidikan lain dan pusatkan perhatian terhadap penelaahan hal-ihwal yang terkandung dalam "sinar X. dia sebut radiasi yang tampak itu "sinar X. tidak seperti partikel bermuatan listrik. Rontgen dapat melihat di layar bayangan dari tulang tangannya. dan dalam tempo setahun sekitar 1000 kertas kerja diterbitkan tentang masalah itu! Salah seorang ilmuwan yang penyelidikannya langsung bersandar dari hasil penemuan Rontgen adalah Antoine Henri Becquerel. Dalam tempo beberapa bulan. Sinar X memberi sumbangan besar dan kemajuan dunia kedokteran Bulan Desember 1895 Rontgen menulis kertas kerja pertamanya mengenai sinar X. . Dia padamkan tabung dan layar (yang terbungkus oleh barium platino cyanide) cahaya berhenti memijar." Adapun "X" merupakan lambang matematik biasa untuk sesuatu yang tidak diketahui." (2) sinar X dapat menerobos melalui pelbagai benda yang tak tembus oleh cahaya biasa. Khususnya. dia menemukan bukti-bukti lain seperti ini: (1) sinar X bisa membikin sinar pelbagai benda kimia selain "barium platinocyanide. (3) sinar X berjalan menurut garis lurus. Misalnya. Penggunaan lain adalah di bidang radioterapi. bisa digunakan buat ukur tebal sesuatu benda atau mencari kerusakan yang tersembunyi. sinar X menyuguhkan para ilmuwan sejumlah besar informasi yang berkaitan dengan atom dan struktur molekul. Khusus Rontgen menemukan bahwa sinar X dapat menembus langsung dagingnya tetapi berhenti pada tulangnya. Tergiur oleh penemuannya yang kebetulan itu. Rontgen segera sadar bahwa sesuatu bentuk radiasi yang tak kelihatan mesti datang dari tabung ketika cahaya listrik dinyalakan. Kendati begitu. beratus ilmuwan melakukan penyelidikan sinar X. Karena ini merupakan hal yang misterius. Sinar X juga banyak digunakan di pelbagai keperluan industri. Dengan jalan meletakkan tangannya antara tabung sinar cathode dan layar yang bersinar. Penggunaan sinar X yang paling dikenal --tentu saja-." Sesudah beberapa minggu kerja keras. Secara umum. meskipun maksud utamanya menyelidiki sinar X.di bidang pengobatan dan diagnosa gigi. Sinar X juga berfaedah di banyak bidang penyelidikan ilmiah. Laporannya dalam waktu singkat menggugah perhatian dan kegemparan. kecuali panjang gelombang sinar X jauh lebih pendek. Oleh karena itu pada dasarnya dia serupa dengan radiasi yang dapat terlihat mata (yaitu gelombang cahaya). Memang benar. orang janganlah berlebih-lebihan menilai arti penting Rontgen. mulai dari biologi hingga astronomi. Orang ini.

Sinar ultraviolet (yang panjang gelombangnya lebih pendek ketimbang cahaya yang tampak oleh mata) telah diketahui orang hampir seabad sebelumnya. karena itu dia dan istrinya mengangkat anak seorang gadis. Dia tutup usia di Munich.masih berada dalam kerangka fisika klasik. Jerman tahun 1923. saya pikir layak menempatkan arti penting Rontgen di bawah Becquerel yang penemuannya lebih punya makna penting yang mendasar. Di atas segala-galanya.penggunaan sinar X membawa banyak manfaat. Rontgen tak punya anak. Tahun 1901 Rontgen menerima Hadiah Nobel untuk bidang fisika. yang untuk pertama kalinya diberikan untuk bidang itu. . Adanya sinar X --yang punya persamaan dengan gelombang ultraviolet. tetapi orang tidak bisa berkata dia telah merombak keseluruhan teknologi kita. kecuali panjang gelombangnya masih lebih pendek-. Begitu pula orang tidak bisa bilang penemuan sinar X benar-benar merupakan arti penting yang mendasar dalam teori ilmu pengetahuan. seperti halnya penemuan Faraday atas pembuktian elektro magnetik.