P. 1
MAKALAH

MAKALAH

|Views: 483|Likes:

More info:

Published by: Reza Ardiansyah Maheda on Jul 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2013

pdf

text

original

MAKALAH INSTRUMENTASI NUKLIR

PESAWAT SINAR-X

Disusun Oleh Kelompok IV: a. b. c. d. e.

Fetty Dwi Irnawati Ika Satriasa

(020700184) (020700192)

Nur Rahmah Izzah D. (020700200) Praba Andika Darsana (020700201) Zaenab Fitria P. (020700213)

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL YOGYAKARTA 2009

Pesawat Sinar-X

1

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Sinar-X ditemukan pertama kali oleh fisikawan berkebangsaan Jerman Wilhelm C. Roentgen pada tanggal 8 November 1895. Saat itu Roentgen bekerja menggunakan tabung Crookes di laboratoriumnya di Universitas Wurzburg. Dia mengamati nyala hijau pada tabung yang sebelumnya menarik perhatian Crookes. Roentgen selanjutnya mencoba menutup tabung itu dengan kertas hitam dengan harapan agar tidak ada cahaya tampak yang dapat lewat. Namun setelah ditutup ternyata masih ada sesuatu yang dapat lewat. Roentgen menyimpulkan bahwa ada sinar-sinar tidak tampak yang mampu menerobos kertas hitam tersebut. Pada saat Roentgen menyalakan sumber listrik tabung untuk penelitian sinar katoda, beliau mendapatkan bahwa ada sejenis cahaya berpendar pada layar yang terbuat dari barium platino cyanida yang kebetulan berada di dekatnya. Jika sumber listrik dipadamkan, maka cahaya pendar pun hilang. Roentgen segera menyadari bahwa sejenis sinar yang tidak kelihatan telah muncul dari dalam tabung sinar katoda. Karena sebelumnya tidak pernah dikenal, maka sinar ini diberi nama sinar-X. Namun untuk menghargai jasa beliau dalam penemuan ini maka seringkali sinar-X itu dinamai juga sinar Roentgen. Nyala hijau yang terlihat oleh Crookes dan Roentgen akhirnya diketahui bahwa sinar tersebut tak lain adalah gelombang cahaya yang dipancarkan oleh dinding kaca pada tabung sewaktu elektron menabrak dinding itu, sebagai akibat terjadinya pelucutan listrik melalui gas yang masih tersisa di dalam tabung. Pada saat yang bersamaan elektron itu merangsang atom pada kaca untuk mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang panjang gelombangnya sangat pendek dalam bentuk sinar-X. Sejak saat itu para ahli fisika telah mengetahui bahwa sinar-X dapat dihasilkan bila elektron dengan kecepatan yang sangat tinggi menabrak atom. Pesawat Sinar-X 2

Mengetahui kegunaan Sinar-X dalam berbagai bidang. Di samping itu. Sinar-X juga dapat menembus berbagai materi yang tidak dapat ditembus oleh sinar tampak biasa yang sudah dikenal pada saat itu. Dengan penemuan sinar-X ini. 2. Di dalam makalah ini. perangkat pesawat sinar-X dan aplikasi penerapan Sinar-X dalam berbagai bidang. akan dibahas mengenai beberapa hal tentang Pesawat sinar-X. Pesawat Sinar-X 3 .Tergiur oleh penemuannya yang tidak sengaja itu. Mengetahui perangkat pesawat sinar-X. 3. diantaranya proses terbentuknya Sinar-X. A. Dalam kegiatan medik. Untuk mengetahui proses terbentuknya Sinar-X. Sinar-X dapat dimanfaatkan untuk diagnosa maupun terapi. Dari hasil penyelidikan berikutnya diketahui bahwa sinar-X ini merambat menempuh perjalanan lurus dan tidak dibelokkan baik oleh medan listrik maupun medan magnet. Atas jasa-jasa Roentgen dalam menemukan dan mempelajari sinar-X ini. Roentgen memusatkan perhatiannya pada penyelidikan sinar-X. Tujuan Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini adalah : 1. Dari penyelidikan itu beliau mendapatkan bahwa sinar-X dapat memendarkan berbagai jenis bahan kimia. informasi mengenai tubuh manusia menjadi mudah diperoleh tanpa perlu melakukan operasi bedah. baik dalam bidang medis dan non-medis. Roentgen juga bisa melihat bayangan tulang tangannya pada layar yang berpendar dengan cara menempatkan tangannya di antara tabung sinar katoda dan layar. Penemuan Sinar-X ternyata mampu mengantarkan ke arah terjadinya perubahan mendasar dalam bidang kedokteran. maka pada tahun 1901 beliau dianugerahi Hadiah Nobel Bidang Fisika yang untuk pertama kalinya diberikan dalam bidang ini.

Ketika elektron berenergi tinggi itu menabrak target logam. Namun setelah ditutup ternyata masih ada sesuatu yang dapat lewat. Target logam ini sekaligus juga berfungsi sebagai anoda. sinar-X dibangkitkan dengan jalan menembaki target logam dengan lektron cepat dalam suatu tabung vakum sinar katoda. maka sinar ini diberi nama sinar-X. Jika sumber listrik dipadamkan. Elektron sebagai proyektil dihasilkan dari pemanasan filamen yang juga berfungsi sebagai katoda. Pesawat Sinar-X 4 . maka cahaya pendar pun hilang. Karena sebelumnya tidak pernah dikenal. Saat itu Roentgen bekerja menggunakan tabung Crookes di laboratoriumnya di Universitas Wurzburg. Elektron dari filamen dipercepat gerakannya menggunakan tegangan listrik berorde 102 . Roentgen pada tanggal 8 November 1895. Roentgen segera menyadari bahwa sejenis sinar yang tidak kelihatan telah muncul dari dalam tabung sinar katoda.106 Volt. Dia mengamati nyala hijau pada tabung yang sebelumnya menarik perhatian Crookes. Roentgen selanjutnya mencoba menutup tabung itu dengan kertas hitam dengan harapan agar tidak ada cahaya tampak yang dapat lewat.BAB II LANDASAN TEORI Sinar-X ditemukan pertama kali oleh fisikawan berkebangsaan Jerman Wilhelm C. maka sinar-X akan terpancar dari permukaan logam tersebut. beliau mendapatkan bahwa ada sejenis cahaya berpendar pada layar yang terbuat dari barium platino cyanida yang kebetulan berada di dekatnya. Elektron yang bergerak sangat cepat itu akhirnya ditumbukkan ke target logam bernomor atom tinggi dan suhu lelehnya juga tinggi. Dalam perkembangan berikutnya. Pada saat Roentgen menyalakan sumber listrik tabung untuk penelitian sinar katoda. Roentgen menyimpulkan bahwa ada sinar-sinar tidak tampak yang mampu menerobos kertas hitam tersebut.

Pesawat Sinar-X 5 . sumber tegangan tinggi yang mencatu tegangan listrik pada kedua elektrode dalam tabung sinar-X.Pada dasarnya pesawat sinar-X terdiri dari tiga bagian utama. dan unit pengatur. yaitu tabung sinar-X.

Karena itu berkas elektron selanjutnya biasanya terdiri dari elektron yang memiliki energi kinetik berbeda-beda. Sinar-X yaitu sinar yang memiliki spektrum diantara Sinar UV dan Sinar Gamma. Proses Terbentuknya Sinar-X Salah satu jenis radiasi yang banyak dimanfaatkan yaitu radiasi sinar-X. Berkas sinar-X yang terbentuk ada yang berenergi rendah sekali sesuai dengan energi elektron pada saat menimbulkan sinar-X itu. sinar-X yang terjadi umumnya memiliki energi yang berbeda-beda sesuai dengan energi kinetik elektron pada saat terbentuknya sinar-X dan juga bergantung pada arah pancarannya. elektron mungkin saja berinteraksi dengan atom bahan itu pada saat dan tempat yang berbeda-beda. Sinar-X yang tidak lain adalah gelombang elektromagnetik yang terbentuk melalui proses ini disebut sinar-X bremsstrahlung. Ketika pada suatu saat terjadi perlambatan dan menimbulkan sinar-X. Gb 1. Spektrum Cahaya Sinar-X dapat terbentuk apabila partikel bermuatan misalnya elektron oleh pengaruh gaya inti atom bahan mengalami perlambatan. tetapi ada yang berenergi hampir sama dengan Pesawat Sinar-X 6 . Sinar-X yang terbentuk dengan cara demikian mempunyai energi paling tinggi sama dengan energi kinetik partikel bermuatan pada waktu terjadinya perlambatan. Andaikata mula-mula ada seberkas elektron bergerak masuk kedalam bahan dengan energi kinetik sama.BAB III PEMBAHASAN MASALAH A.

Karena energi ini khas untuk setiap jenis atom. sedangkan yang menuju ke lintasan l. Makin besar arus filamen If. Bagian pesawat sinar-X yang menjadi sumber radiasi adalah tabung sinar-X. Filamen yang di panasi oleh arus listrik bertegangan rendah (If) menjadi sumber elektron. Dikatakan berkas sinar-X yang terbentuk melalui proses ini mempunyai spektrum energi nirfarik. Sinar-X yang terbentuk dengan cara seperti ini mempunyai energi yang sama dengan selisih energi antara kedua tingkat energi yang berkaitan. Didalam tabung pesawat sinar-X yang biasanya terbuat dari bahan gelas terdapat filamen yang bertindak sebagai katode dan target yang bertindak sebagai anode. sinar yang terbentuk dalam proses ini disebut sinar-X karakteristik. yaitu tabung sinar-X. dan seterusnya. kelompok sinar-X demikian mempunyai energi farik. disebut sinar-X garis K. Khusus pada pemercepat partikel energi tinggi beberapa elektron atau partikel yang dipercepat dapat agak menyimpang dan menabrak dinding sehingga Pesawat Sinar-X 7 . Pada dasarnya pesawat sinar-X terdiri dari tiga bagian utama. Sinar-X karakteristik yang timbul oleh berpindahnya elektron dari suatu tingkat energi menuju ke lintasan k. elektron ini menabrak bahan target yang umumnya bernomor atom dan bertitik cair tinggi (misalnya tungsten) dan terjadilah proses bremsstrahlung. Tabung pesawat sinar-X dibuat hampa udara agar elektron yang berasal dari filamen tidak terhalang oleh molekul udara dalam perjalanannya menuju ke anode. akan makin tinggi suhu filamen dan berakibat makin banyak elektron dibebaskan persatuan waktu. misalnya dalam proses lanjutan efek fotolistrik.energi kinetik elektron pada saat elektron masuk kedalam bahan. sumber tegangan tinggi yang mencatu tegangan listrik pada kedua elektrode dalam tabung sinar-X. dan unit pengatur. Elektron yang dibebaskan oleh filamen tertarik ke anode oleh adanya beda potensial yang besar atau tegangan tinggi antara katode dan anode yang dicatu oleh unit sumber tegangan tinggi (potensial katode beberapa puluh hingga beberapa ratus kV atau MV lebih rendah dibandingkan potensial anode). Sinar-X dapat juga terbentuk dalam proses perpindahan elektron-elektron atom dari tingkat energi yang lebih tinggi menuju ke tingkat energi yang lebih rendah. Sinar-X bremsstrahlung dapat dihasilkan melalui pesawat sinar-X atau pemercepat partikel.

Dalam pesawat ini percepatan elektron dilaksanakan bertingkat-tingkat sehingga pada waktu mencapai target mempunyai energi sangat tinggi. energi sinar-X yang dipancarkan juga hampir sama. misalnya ada yang sampai setinggi 20 MV atau lebih. kecuali yang mengarah ke jendela tabung sudah sangat sedikit. Namun demikian dalam batas tertentu. Namun demikian bagian dalam tabung atau di sekitar tabung. Pesawat sinar-X energi tinggi (s/d tingkat MV) biasanya lebih dikenal dengan nama pemercepat partikel.menimbulkan bremsstrahlung pada dinding. berbeda dengan arus filamen yang besarnya dalam tingkat ampere. Pesawat Sinar-X 8 . Dari uraian diatas kita ketahui bahwa bidang target dalam tabung sinar-X itulah sumber radiasi yang sebenarnya. Energi sinar-X yang dipancarkan sudah tentu juga sangat tinggi. Sasaran pada pesawat pemercepat partikel biasanya sangat tipis. Pesawat sinar-X yang tidak dinyalakan atau tidak diberikan tegangan tinggi tidak memancarkan sinar-X. misalnya logam penghantar anode gelas tabung dan juga rumah tabung yang biasanya terbuat dari logam berat menyerap sebagian besar sinar-X yang dipancarkan sehingga sinar-X yang keluar dari rumah tabung. karena ketika mencapai target elektron mempunyai energi yang sama. tegangan tabung juga dapat mempengaruhi arus tabung. Selain itu arah berkas sinar-X hampir seluruhnya kedepan. Beda potensial atau tegangan antara kedua elektrode menentukan energi maksimum sinar-X yang terbentuk. Pada proses bremsstrahlung sinar-X mempunyai kemungkinan dipancarkan kesegala arah. sedangkan fluks sinar-X bergantung pada jumlah elektron persatuan waktu yang sampai ke bidang anode yang terakhir ini disebut arus tabung It yang sudah barang tentu bergantung pada arus filamen It. Bidang ini disebut bidang fokus. Sinar-X yang dipancarkan dari pesawat pemercepat partikel memiliki energi yang lebih seragam dibandingkan dengan yang dipancarkan melalui pesawat sinar-X energi rendah. Sinar-X yang dimanfaatkan adalah berkas yang mengarah ke jendela bagian yang tipis dari tabung. Arus tabung dalam sistem pesawat sinar-X biasanya hanya mempunyai tingkat besaran dalam milliampere (mA). Spektrum energi sinar-X pada pesawat sinar-X jenis ortho menunjukkan adanya sinarX karakteristik.

Roentgen selanjutnya mencoba menutup tabung itu dengan kertas hitam dengan harapan agar tidak ada cahaya tampak yang dapat lewat. Namun setelah ditutup ternyata masih ada sesuatu yang dapat lewat. Nyala hijau yang terlihat oleh Crookes dan Roentgen akhirnya diketahui bahwa sinar tersebut tak lain adalah gelombang cahaya yang dipancarkan oleh dinding kaca pada tabung sewaktu elektron menabrak dinding itu. Gb 2. Sinar-X ditemukan pertama kali oleh fisikawan berkebangsaan Jerman Wilhelm Conrad Roentgen pada tanggal 8 November 1895. Pesawat sinar X banyak digunakan di bidang kesehatan untuk keperluan diagnostik dan terapi dan di bidang industri. antara lain untuk radiografi.Sinar-X bisa dihasilkan oleh seperangkat alat yang desebut pesawat sinar X. Wilhem Conrad Roentgen Pada saat Roentgen menyalakan sumber listrik tabung untuk penelitian sinar katoda. Saat itu Roentgen bekerja menggunakan tabung Crookes di laboratoriumnya di Universitas Wurzburg. maka cahaya pendar pun hilang. Jika sumber listrik dipadamkan. Roentgen segera menyadari bahwa sejenis sinar yang tidak kelihatan telah muncul dari dalam tabung sinar katoda. Dia mengamati nyala hijau pada tabung yang sebelumnya menarik perhatian Crookes. Namun untuk menghargai jasa beliau dalam penemuan ini maka seringkali sinar-X itu dinamai juga sinar Roentgen. maka sinar ini diberi nama sinar-X. sebagai akibat terjadinya pelucutan listrik melalui gas yang masih tersisa di dalam tabung. Roentgen menyimpulkan bahwa ada sinar-sinar tidak tampak yang mampu menerobos kertas hitam tersebut. Pada saat yang bersamaan Pesawat Sinar-X 9 . Karena sebelumnya tidak pernah dikenal. beliau mendapatkan bahwa ada sejenis cahaya berpendar pada layar yang terbuat dari barium platino cyanida yang kebetulan berada di dekatnya.

maka pada tahun 1901 beliau dianugerahi Hadiah Nobel Bidang Fisika yang untuk pertama kalinya diberikan dalam bidang ini. Gb 3. pada mulanya merupakan obyek yang Pesawat Sinar-X 10 . Dari hasil penyelidikan berikutnya diketahui bahwa sinar-X ini merambat menempuh perjalanan lurus dan tidak dibelokkan baik oleh medan listrik maupun medan magnet. Dari penyelidikan itu beliau mendapatkan bahwa sinar-X dapat memendarkan berbagai jenis bahan kimia. Atas jasa-jasa Roentgen dalam menemukan dan mempelajari sinar-X ini. Di samping itu. Untuk tujuan medik. Sinar-X dapat dimanfaatkan untuk diagnosa maupun terapi. Roentgen juga bisa melihat bayangan tulang tangannya pada layar yang berpendar dengan cara menempatkan tangannya di antara tabung sinar katoda dan layar. Sinar-X juga dapat menembus berbagai materi yang tidak dapat ditembus oleh sinar tampak biasa yang sudah dikenal pada saat itu. Penemuan Sinar-X ternyata mampu mengantarkan ke arah terjadinya perubahan mendasar dalam bidang kedokteran. tubuh manusia yang pada prinsipnya dapat dibedakan baik secara anatomi maupun fisiologi. Sejak saat itu para ahli fisika telah mengetahui bahwa sinar-X dapat dihasilkan bila elektron dengan kecepatan yang sangat tinggi menabrak atom. Dalam kegiatan medik. Tabung Sinar X Tergiur oleh penemuannya yang tidak sengaja itu. Roentgen memusatkan perhatiannya pada penyelidikan sinar-X.elektron itu merangsang atom pada kaca untuk mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang panjang gelombangnya sangat pendek dalam bentuk sinar-X.

Karena penyerapan itu maka sinar-X yang melewati tulang akan memberikan bayangan gambar pada film yang berbeda dibandingkan bayangan gambar dari organ tubuh yang hanya berisi udara seperti paru-paru. Daya serap tubuh terhadap sinar-X sangat bergantung pada kandungan unsur-unsur yang ada di dalam organ. Sinar-X mampu membedakan kerapatan dari berbagai jaringan dalam tubuh manusia yang dilewatinya. Proses pembuatan gambar anatomi tubuh manusia dengan sinar-X dapat dilakukan pada permukaan film fotografi. Namun dengan ditemukannya sinar-X. Tulang manusia yang didominasi oleh unsur Ca mempunyai kemampuan menyerap yang tinggi terhadap sinar-X. Dengan penemuan sinar-X ini. Gambar terbentuk karena adanya perbedaan intensitas sinar. tubuh manusia ternyata dapat diubah menjadi obyek yang transparan.tidak dapat dilihat secara langsung oleh mata. Tegangan Line dapat berupa tegangan AC maupun DC. atau air seperti jaringan lunak pada umumnya. Tegangan Line AC pada umunya diperoleh dari tegangan PLN. Masyarakat mulai percaya pada kemampuan sinar-X ketika Roentgen mempertontonkan gambar foto telapak tangan dan jari-jari istrinya yang memakai cincin yang dibuat menggunakan sinar-X. Perangkat Pesawat Sinar-X Tegangan Line Tegangan line adalah tegangan atau catu daya yang mensupply suatu alat/pesawat agar alat tsb dapat berfungsi.X yang mengenai permukaan film setelah terjadinya penyerapan sebagian sinar-X oleh bagain tubuh manusia. informasi mengenai tubuh manusia menjadi mudah diperoleh tanpa perlu melakukan operasi bedah. Line Voltage Compensator Pesawat Sinar-X 11 . B.

Tabung sinar x Jenis tabung sinar x dibedakan 2 jenis yaitu : Tabung rontgen dengan anoda putar (Rotating anode) dan tabung rontgen dengan anoda diam (Stationary anode). Kenaikkan/penurunan tegangan output sebanding dengan perbandingan jumlah lilitan pada primer maupn sekunder.Line Voltage Compensator (LVC) sering disebut juga Line Selector. expansion diaphragma. rumah tabung (tube housing). namun pada trafo ini jarang dijumpai adanya lilitan primer maupun sekundernya yang terpisah. Tangkai Molybdenum. Beberapa bagian yang terdapat pada tabung rontgen antara lain : Katoda. Anoda. Transformator Transformtor biasanya orang menyingkatnya dengan kata trafo. Line Selector pada umumnya diatur secara manual oleh operatornya. LVC ini berada pada rangkaian awal dari power supply sebuah pesawat rontgen. Lilitan primer adalah gulungan /lilitan kawat tembaga yang dialiri arus / tegangan yang masuk (input). Kadang tegangan supply yang dari PLN nilainya dapat kurang atau lebih dari standar. lilitan primer dan lilitan sekunder. tombol pengaman (safety switch). Pada hakekatnya trafo terdiri dari teras atau lempengan besi lunak yang disusun rapat. sedangkan lilitan sekunder adalah gulungan kawat tembaga yang mempunyai tegangan output setelah inputnya diberi tegangan. Rotor (berada diluar insert tube). Tujuan LVC ini adalah mengatur agar tegangan yang masuk ke pesawat Rontgen sesuai dengan tegangan yang dibutuhkan oleh pesawat itu sendiri. Target (piring anoda terbuat dari wolfram). gunannya adalah untuk menaikkan atau menurunkan tegangan AC. maka LVC ini mengaturnya agar sesuai yang akan dikomsumsi pesawat tsb. Stator. lilitannya hanya lilitan tunggal yang terlilit pada inti besi. tube windows Pesawat Sinar-X 12 . Auto Trafo (Automatic Transformer) Auto trafo bentuknya hampir sama dengan biasa. namun terdapat beberapa terminal pengaturan tegangan output.

Minyak pendingin (olie trafo). Pada filamen terjadi emisi elektron akibat pemanasan filamen. Anoda ini juga berfungsi/merangkap sebagi kutub positif. Banyaknya elektron bebas dapat terjadi pada permukaan filamen tergantung pada pengaturan tegangan yang masuk ke filamen diatur melalui pengaturan tahanan (Rheostat). filamen juga dilengkapi alat pemusat elektron (focusing cup) pada ujung filamen. Kemiringan ini untuk mendapatkan focus efektif agar sinar x yang keluar dari tabung dapat terarah. Bahan anoda terbuat dari wolfram/tungsten. dilengkapi dengan bidang focus (focal spot). b. bagian dalamnya terbuat dari lapisan timbal (Pb). Fungsi dinding ini agar dapat menekan radiasi yang tidak dibutuhkan.(jendela tanung).Tube Housing Dinding bagian luar tabungdisebut rumah tabung . Rumah tabung juga dilengkapi sambungan kabel tegangan tinggi yaitu kabel dari Pesawat Sinar-X 13 . Katoda Merupakan tempat filamen yang terbuat dari kawat tungsten yang mempunyai titik lebur tinggi. Emisi elektron artinya terlepasnya elektron dari atom-atom bahan filamen tersebut (atom Wolfram) oleh karena panas yang terjadi pada filamen. Berikut merupakan penjelasan untuk masing-masing bagian pada tabung rontgen: a. mempunyai keuntungan sebagai penghantar panas yang baik. dg nomor atom 74 dan mempunyai titik lebur 3360 derajat Celcius. Disamping mempunyai kutub negatif.terbuat dari metal. Permukaan anoda membentuk sudut dengan kemiringan 45 derajat.Anoda Merupakan sasaran (target) yang akan ditembaki oleh elektron. c.

Tabung kaca yang tinggi kevakumannya ini terendam dalam minyak trfao. Minyak ini berfungsi sebagai bahan isolasi tegangan tinggi dan juga sebagai pendingin tabung rontgen. Keadaan hampa udara ini berfungsi agar elektron didalam tabung dapat dikendalikan.Tombol (safety switch dan Expansion diaphragma) Pada beberapa tabung dilengkapi juga dengan alat pengaman terhadap panas yang berlebihan yang mungkin terjadi didalam tabung akibat proses pembangkitan sinar x tersebut.Windows (jendela tabung) Pada bagian dimana sinar dapat keluar disebut poet (window) ditutup dengan bahan yang terbuat dari kaca atau mika/plastik/acrylic yang fungsinya disamping dapat melewatkan sinar-X. Alat pangaman ini disebut safety switch dengan memanfaatkan alat membran yang terdapat pada expansion chamber).Rotor Berfungsi agar anoda dapat berputar sampai 8000-9000 rpm.Dinding tabung Dinding tabung insert ini terbuat dari gelas pyrex yang berfungsi untuk menempatkan filamen dan target berada didalam ruangan hampa udara.HTT. g. juga dapat menahan minyak trafo yang ada didalam tabung agar tidak dapat keluar. d. Pesawat Sinar-X 14 . f. Keuntungan dengan anoda putar antara lain pendinginan dapat lebih sempurna. e. target elektron dapat berganti-ganti sehingga bisa awet.

yaitu: Inherent filter Merupakan bahan-bahan yang dilalui sinar-X setelah keluar dari target.0 mm ketebalan aluminium yang gunanya untuk dapat menahan sinar-x yang mempunyai panjang gelombang tertentu. Dinding tabung tahan akan goncangan (shock proof) c. permukaan anoda (anoda) menipis akibat pemanasan filamen dan penumpukan elektron.5 1.5 mm 2. seluruhnya setara dengan ketebalan dari 0. Inherent filter terdiri dari gelas/kaca (tabung sinar-X. Untuk setiap pesawat perlu mendapat tambahan filter yakni 1. Untuk itu ada ketentuan-ketentuan (tabel tertentu) didalam penggunaan filter tambahan ini sesuai dengan besarnya KV yang digunakan. Mampu menerima panas (Anoda heat storage capacity). Tabung gelas berubah warna. Kerusakan pada tabung gelas (glass envelope). a.0 mm aluminium). acrylic jendela tabung. Persyaratan tabung sinar-X.Filter tabung sinar-X Pada jendela tabung Rontgen ditempatkan / dipasang filter sinar-X. hal ini disebabkan pemakaian yang lama. Ada 2 macam filter. Harus mempunyai bahan isolasi (minyak trafo) dan tahan terhadap tegangan tinggi. Pesawat Sinar-X 15 . Terbuat dari Metalic dan pada bagian dalamnya dilapisi dengan timah hitam/timbal sehingga tahan panas terhadap sinar-x (x-ray proof) b. minyak trafo. d. dapat terjadi bila: 1). Tabung Rontgen bila digunakan harus mempergunakan alat yang dapat mengarahkan dan membatasi lapangan penyinaran berupa collinmator yang dapat diatur besar/kecilnya luas bidang pemaparan. f. Pada tabung terdapat socket yang berhubungan dengan ujung kabel tegangan tinggi untuk anoda dan katoda. e.h. Additional filter.

Kawat pijar filamen putus. g. Permukaan anoda (target/ pada type stationary anode) sudah tidak rata lagi. Tabung gelas retak sehingga tabung tidak hampa udara lagi/kevakuman udara berkurang karena kemasukan udara (gassy). Kerusakan pada anoda 1). Tabung gelas pecah. KV diatur pada posisi minimum. sehingga filamen tidak cepat putus. KV Selector Output pada Autotrafo menentukan besarnya tegangan tinggi yang dihasilkan (karena output autotrafo diberikan pada input HTT). hal ini dimaksudkan agar filamen tidak mendapat arus secara tiba-tiba dengan nilai tinggi. Space Charge Convensator Pesawat Sinar-X 16 .2). disebabkan terjadinya pemanasan yang berlebihan akibat terlalu lama menekan saklar ready atau pemanasan pendahuluan arus pada filamen terlalu besar. sehingga sinar-x yang dihasilkan tidak dapat focus lagi. 3). 2). karena tabung terbentur waktu digunakan terutama pada pesawat yang dapat dipindahkan (mobile). Kemungkina putus juga dapat diakibatkan karena lamanya waktu expose terlalu berlebihan dari waktu yang diperkenankan. 2). mA Selector ( pemilih mA) Pada awal pengoperasian pesawat Rontgen hendaknya nilai dari satuan mA. terutama pada mA selektor sebaiknya pada posisi minimum dulu. Kerusakan pada Filamen dapat terjadi bila: 1). Anoda tidak dapat berputar (pada type otating anode) kerna gulungan stator dan atau elektromotornya rusak. h.

Timer jenis ini digunakan pada pesawat dengan kapasitas 100 mA 500 mA. Timer Elektronik Pada perkembangannya timer elektronik sudah memakai kemasan chips dalam integrasi (IC). Tujuannya agar walaupun tegangan antara anoda kita naikan atau turunkan. waktu terpendek 0. Timer Timer berfungsi sebagai pewaktu (pengatur lamanya waktu) dalam melakukan expose (pemaparan) sinar-x. Agar muatan ruang tadi sesuai dengan besarnya arus filamen atau dengan kata lain sesuai dengan harga arus tabung yang dikehendaki.Apabila tegangan anoda naik. arus tabung tidak ikut naik atau turun. maka dibuat rangkaian space charge compensation.02 detik. Pesawat Sinar-X 17 . Timer ini bekerja secara mekanik dan biasanya dipakai pada pesawat Rontgen diagnostik yang berkapasitas rendah antara 10 mA 50 mA. Jadi arus tabung sesuai dengan harga mA selector. hal ini mengakibatkan muatan ruang akan berkurang.25 detik. Waktu terpendek biasanya dicapai 0.003 detik. Timer dapat digunakan untuk pemeriksaan radiografy maupun fluoroscopy. intensitas dari medan listrik antara anoda dan katoda akan naik pula dan banyak elektron-elektron lewat dalam muatan ruang. Timer jenis ini digunakan pada pesawat rontgen radiodiagnostik dan radiotherapy karena pengaturannya fleksibel. Timer Elektromotor Mengunakan motor shyncron sebagai penggerak untuk menghubungkan dan memutuskan arus. Timer Mekanik Lamanya pemaparan dapat dicapai dengan waktu terpendek 0.

bakelit). Kolimator digunakan untuk mengatur luas bidang penyinaran yang dukehendaki. yaitu alat untuk menyaring sinar X. Meja Pemeriksaan pasien Rontgen Meja pemeriksaan dibuat sedemikian rupa. Permukaan atas meja (top table) dapat digerakkan dengan elektromotor kearah atas atau tegak lurus (vertikal) maupun dalam posis datar (horizontal) dan posisi. aman serta nyaman. sehingga dapat digunakan dengan mudah. Collimator Kolimator dipasang pada unit tabung sinar x. Grid terdiri atas lajur-lajur lapisan tipis timbal yang disusun tegak diantara bahan-bahan yang tembus radiasi (plastik. Perlengkapan meja antara lain : a. Grid Grid adalah alat untuk mengurangi atau mengeleminasi radiasi hambur agar tidak sampai ke film rontgen. serta ada grid yang berfungsi untuk mengurangi radiasi sekunder. Pesawat Sinar-X 18 . Bucky dapat pula dengan foto timer untuk pengontrol waktu expose secara otomatis. yaitu dengan melihat luas bidang yang dapat dikenai oleh cahaya lampu yang keluar dari kolimator. dalam bucky terdapat juga kaset x ray. Kolimator juga dilengkapi dengan lubang tempat dipasang dan dibukanya filter tambahan sesuai dengan kebutuhan untuk mengatur kualitas sinar x. Bucky (moving grid).Spot Film Device Spot film merupakan suatu wadah/tempat untuk meletakkan kaset film rontgen yang digunakan pada pemeriksaan fluoroscopy (pada saat dibutuhkan pendokumentasian pada saat pemeriksaan tsb). Sebelum dilakukan penyinaran luas bidang yang dikenai sinar x dapat diketahui. miring ke belakang. b.

Per terbuat dari baja. Pada Meja pemeriksaan dilengkapi dengan alat-alat fiksasi agar objek yang difoto tidak bergerak. Cassette Film X-ray Kaset film sinar x adalah suatu wadah (container) berbentuk segi empat yang kedap cahaya yang berisi dua buah Intensifyng screen yang memungkinkan untuk dimasukkannya film rontgen diantara keduanya dengan mudah. ikat pinggang penekan dan klem kepala. Fluorescent Layer Reflecting Layer Plastic Support Pesawat Sinar-X 19 .c. alatnya antara lain : bantal pasir (sand bags). Bagian-bagian film rontgen terdiri dari : Bakelit IS (Intensifyng Screen) Tempat meletakkan film rontgen Lapisan timah hitam. Intensifyng Screen Lembaran penguat atau IS (Intensifyng Screen) digunakan untuk meningkatkan ketajaman pada gambar pencitraan pada film rontgen. IS adalah alat yang terbuat dari kardus (cardboard) khusus yang mengandung lapisan tipis emsifosfor dengan bahan pengikat yang sesuai. bantal spons. Bagian-bagian IS antara lain : Transparent Supercoat. Yang banyak dipergunakan adalah kalsium tungstat.

Sekarang ada jenis rare earth screen yang mampu menghasilkan gambaran yang baik dengan dosis radiasi yang sangat sedikit.Jenis IS ada bermacam-macam antara lain : f. Slow Screen. terapi dan penelitian kedokteran. yang diambil dari tubuh pasien. Pada umunya memendarkan warna biru violet dan ada juga yang green emitting (hijau). cairan lambung. suntikan. untuk mempelajari perubahan fisiologi. dan sebagainya. maka informasi yang dapat diperoleh dari pasien dapat berupa: . Radioisotop dapat dimasukkan ke tubuh pasien (studi in-vivo) maupun hanya direaksikan saja dengan bahan biologis antara lain darah.Citra atau gambar dari organ/bagian tubuh pasien yang diperoleh dengan bantuan peralatan kamera gamma ataupun kamera positron (teknik imaging). bercak-bercak. urine. maka terbentuklah sinar ultra violet yang dapat dilihat mata. Efek ini dinamakan pendar fluor (fluorescent). Cara kerja IS : Bila kristal Kalsium Tungstat terkena sinar x. Keburukan IS adalah partikel-partikel debu. Intensifyng screen menambah efek sinar x pada film sehingga memperpendek masa penyinaran. goresan-goresan atau gangguan lainnya dapat menimbulkan artefak pada hasil film. anatomi dan biokimia. Fast Screen g. Medium Screen (Par speed) h. atau dihirup lewat hidung. Aplikasi Pesawat Sinar-X dalam Berbagai Bidang Kedokteran nuklir merupakan cabang ilmu kedokteran yang menggunakan sumber radiasi terbuka berasal dari disintegrasi inti radionuklida buatan. sehingga dapat digunakan untuk tujuan diagnostik.Pada studi in-vivo. yang lebih dikenal sebagai studi in-vitro (dalam gelas percobaan). . C. setelah radioisotop dapat dimasukkan ke tubuh pasien melalui mulut.Kurva-kurva kinetika radioisotop dalam organ/bagian tubuh tertentu dan angka-angka yang menggambarkan akumulasi radioisotop dalam organ/bagian tubuh tertentu Pesawat Sinar-X 20 .

urine. dicacah dengan instrumen yang dirangkaikan pada detektor radiasi (teknik non-imaging). Pencitraan (imaging) pada kedokteran nuklir dalam beberapa hal berbeda dengan pencitraan dalam radiologi. Pesawat Sinar-X 21 .disamping citra atau gambar yang diperoleh dengan kamera gamma ataupun kamera positron Radioaktivitas yang terdapat dalam contoh bahan biologis )darah. dll) yang diambil dari tubuh pasien. Data yang diperoleh baik dengan teknik imaging maupun teknik non-imaging memberikan informasi mengenai fungsi organ yang diperiksa.

Berdasarkan banyaknya radiasi gamma atau sinar-X yang diserap tulang yang diperiksa maka dapat ditentukan konsentrasi mineral kalsium dalam tulang. Radioterapi Pesawat Sinar-X 22 . Pemotretan tulang tengkorak dengan pesawat sinar X Penentuan Kerapatan Tulang Dengan Bone Densitometer Pengukuran kerapatan tulang dilakukan dengan cara menyinari tulang dengan radiasi gamma atau sinar-X. Teknik ini bermanfaat sebagai alat bantu diagnosis kekeroposan tulang (osteoporosis) yang sering menyerang wanita pada usia menupause (mati haid) sehingga menyebabkan tulang mudah patah. Aplikasi Pesawat Sinar-X dalam Bidang Pengobatan Analisis kondisi tulang Gb 4. Perhitungan dilakukan oleh komputer yang dipasang pada alat bone densitometer tersebut.1.

Fungsi Sinar-X sebagai Pengambil Gambar Struktur Molekuler seperti DNA Pesawat Sinar-X 23 . Foto rongga mulut 2. Foto Terapi Rongga Dada Gb 6.Gb 5.

Struktur DNA melalui belauan sinar-x 3. Pemeriksaan Material dan Analisis Permukaan Teknik pemeriksaan material yang digunakan pada studi advance lab work adalah X Ray Fluoresence (XRF). Pengkajian Bintang dalam Astronomi Gb 8.Gb 7. Imej matahari diambil oleh teleskop sinar-X 4. X Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy Pesawat Sinar-X 24 .

BAB IV PENUTUP Kesimpulan 1.(SEM) yang dipadukan dengan Energy Dispersive X Ray Analyzer (EDX) pada sampel yang tidak diketahui jenis serta komposisi material tersebut. Pesawat Sinar-X 25 . Sinar-X dapat terbentuk apabila partikel bermuatan misalnya elektron oleh pengaruh gaya inti atom bahan mengalami perlambatan. selain itu sinar-X dapat dihasilkan bila elektron dengan kecepatan yang sangat tinggi menabrak atom.

Transformator .KV Selector . Pengkajian bintang dalam astronomi.mA Selector .Timer Mekanik .Timer Elektromotor .Dinding tabung .Cassette film X-ray . 5. c.Timer Elektronik .Tube Housing . sumber tegangan tinggi yang mencatu tegangan listrik pada kedua elektrode dalam tabung sinar-X.Filter tabung sinar-X . 3. Sebagai pengambil gambar struktur molekuler seperti DNA. dan unit pengatur.Additional Filter (filter tambahan) . b. d.Line Voltage Compensator .Dibidang pengobatan.Anoda . Pesawat sinar X banyak digunakan di bidang kesehatan untuk keperluan diagnostik dan terapi dan di bidang industri. Beberapa contoh penggunaan pesawat sinar-X antara lain: a. yaitu tabung sinar-X. dan radioterapi.Rotor . Pada dasarnya pesawat sinar-X terdiri dari tiga bagian utama.Collinmator . Perangkat pesawat sinar-X terdiri dari: .Space Charge Convensator . penentuan kerapatan tulang dengan Bone Densitometer. Pemeriksaan material dan analisis permukaan Pesawat Sinar-X 26 .Timer .Tombol (safety switch dan Expansion diaphragma) 4.Grid .Katoda .Tegangan line .Auto Trafo (Automatic Transformer) .Spot Film Device .Tabung sinar-X . antara lain untuk radiografi.Windows (jendela tabung) Pasien . pesawat sinar-X dapat digunakan untuk analisis kondisi tulang.Intensifying Screen .Meja Pemeriksaan .2.

html http://labinfo.html http://www.wordpress.pdf http://upload.blogspot.com/2008/05/sinar.jpg http://radiografer.ac.batan.id/wp-content/uploads/2008/06/26-toto-edit-269-279.com/2008/05/14/teknik-pemeriksaan-material-mengguna kan-xrfxrd-dan-sem-eds/ Pesawat Sinar-X 27 .pdf http://jurnal.com/2008/06/30/terjadinya-sinar-x/ http://labinfo.ugm.DAFTAR PUSTAKA http://www.org/wikipedia/id/e/eb/Dental_x-ray.id/ptkmr/Alara/Alara/01%20Buletin%20Alara%20P3KRBiN/BulAlara %20Vol%202_2%20Des%2098/BAlara1998_02212_007.files.php?option=com_content&do_pdf=1&id=464 http://soil.ac.com/index2.wordpress.fortunecity.com/tattooine/swampthing/221.jpg http://www.faperta.2%202002%2001-06%20sastiono.com/2008/12/dasar-dasar-pesawat-rontgen.wikimedia.sttn-batan.pdf http://electromedicalengineering.id/jitl/3.wordpress.go.sman2mks.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->