Pengaruh Kebudayaan India Ke Indonesia

PemerintahKonsep Raja dan Kerajaan Sebelum kebudayaan India masuk, Indonesia belum mengenal konsep raja dan kerajaan. Di Indonesia baru mengenal konsep kesukuan. Masyarakat masih terpecah-pecah dalam bentuk suku-suku yang kecil, artinya wilayah yang dikuasai oleh setiap suku masih sangat terbatas. Dan setiap suku tersebut dipimpin oleh seorang kepala suku atau primus interpares. Seorang kepala suku dipilih berdasarkan kekuatan fidik dan kekuatan magis yang dimilikinya. Setelah kebudayaan India masuk, konsep raja dan kerajaan mulai dikenal. Hal ini dapat ditelusuri dari munculnya kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. Menurut para pakar sejarah, kerajaan Kutai pada awalnya setingkat suku yang dipimpin oleh kepala suku. Kepala suku dalam hal ini adalah Kudungga yang diperkirakan masih merupakan nama asli Indonesia. Kutai mulai tampak menjadi sebuah kerajaan sejak pemerintahan raja Asmawarman. Bangunan Akulturasi dalam seni bangunan tampak pada bentukbangunan candi. Di India, candi merupakan kuil untuk memuja para dewa dengan bentuk stupa. Di Indonesia, candi selain sebagai tempat pemujaan, juga berfungsi sebagai makam raja atau untuk tempat menyimpan abu jenazah sang raja yang telah meninggal.Candi sebagai tanda penghormatan masyarakat kerajaan tersebut terhadap sang raja. Contohnya: Ø Candi Kidal (di Malang), merupakan tempat Anusapati di perabukan. Ø Candi Jago (di Malang), merupakan tempat Wisnuwardhana di perabukan. Ø Candi Singosari (di Malang) merupakan tempat Kertanegara diperabukan. Di atas makam sang raja biasanya didirikan patung raja yang mirip (merupakan perwujudan) dengan dewa yang dipujanya. Hal ini sebagai perpaduaan antara fungsi candi di India dan tradisi pemakaman dan pemujaan roh nenek moyang di Indonesia. Sehingga, bentuk bangunan candi di Indonesia pada umumnya adalah punden berundak, yaitu bangunan tempat pemujaan roh nenek moyang. Contoh ini dapat dilihat pada bangunan candi Borobudur dan Candi Jago

Di samping itu jugapada bagian atas. Untuk candi Budha di India hanya berbentuk stupa. pada tingkatan yang paling atas terdapatpatung Dyani Budha. juga terdapat atap candi yang berbentuk stupa. Dengan demikian seni bangunan candi di Indonesia memiliki kekhasan tersendiri karena Indonesia hanya mengambil intinya saja dari unsur budaya India sebagai dasar ciptaannya dan hasilnya tetap sesuatu yang bercorak Indonesia. sedangkan di Indonesia stupa merupakan ciri khas atap candi-candi yang bersifat agama Budha.Patung-patung Dyani Budha inilah yang menjadi tempat pemujaan umat Budha.candi Borobudur adalah candi Budha yang terbesar sehingga merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia danmerupakan salah satu peninggalan kerajaan Mataram dilihat dari 3 tingkatan. .

Menurutnya. Armenia. Sanskerta ada di kelompok Indo Arya. Sanskerta secara genealogis termasuk rumpun bahasa Indo Eropa. Baltik. Gaul. Di era India jadi mainstream di nusantara. dan Indo Iranian. ikatan antara bahasa Melayu (cikalbakal bahasa Indonesia) sudah ratusan tahun. Dari sana. Pertama bahasa Jawa Kuna sebagai bahasa pergaulan sehari-hari. Collins mencatat signifikansi penggunaan bahasa Sanskerta di nusantara. Sanskerta kemudian meluas penggunaannya selaku bahasa pergaulan dan dagang di nusantara. Mengenai fungsinya. bahasa hasil asimilasi Sanskerta dengan budaya lokal lalu dikenal dengan Kawi. dan Sanskerta sebagai bahasa keagamaan. Di Asia. Termasuk ke dalam rumpun bahasa Indo Eropa adalah bahasa Jerman. . Bahasa Kawi atau juga dikenal sebagai Jawa Kuno kemudian menyebar ke pulau lain. Roman. Slavia. Celtic. Di Jawa misalnya.Sastra Sanskerta adalah bahasa yang dibawa oleh orang-orang India ini. nusantara dikenal dengan penggunaan 3 bahasa yang punya fungsi sendiri-sendiri. Sanskerta merupakan kelompok bahasa tinggi yang dipakai dalam kepentingan keagamaan maupun bahasa formal suatu kerajaan. Ini ditandai bahwa sejak abad ke-7 para penganut agama Buddha di Tiongkok sanggup berlayar hanya untuk mengunjungi pusat ilmu Buddha di Sriwijaya (Sumatera Selatan). Sanskerta adalah bahasa yang dipergunakan dalam disiplin agama Hindu dan Buddha. Bahasa Sanskerta yang dibawa dari India. Saat itu. setelah masuk ke Indonesia tidaklah dalam bentuk murninya lagi. dan termasuk ke dalamnya adalah bahasa Iranian dan Indo Arya. James T. sementara Pallawa adalah huruf yang digunakan selaku tulisannya. rumpun bahasa Indo Iranian adalah yang terbesar. Di Sumatera Barat bahasa ini berkembang lewat kekuasaan raja-raja vassal Jawa semisal Adityawarman. Melayu Kuna sebagai bahasa perdagangan.

Pengaruh bahasa Sanskerta terhadap bahasa Melayu pun terjadi. Sebab itu. Huruf Pallawa yang telah di-Indonesiakan dikenal dengan nama huruf Kawi. Bahasa Melayu juga kelak menjadi dasar dari berkembangkan bahasa Indonesia selaku bahasa persatuan.Prasasti Dinoyo berhubungan erat dengan Candi Badut yang ada di Malang Seni · Seni rupa. Sejak prasasti Dinoyo (760 M) maka huruf Kawi ini menjadi huruf yang dipakai di Indonesia dan bahasa Sansekerta tidak dipakai lagi dalam prasasti tetapi yang dipakai bahasa Kawi. dapat pula dikatakan bahasa Sanskerta ini sedikit banyak punya pengaruh pula terhadap bahasa Indonesia. . dan seni ukir. Bahasa Melayu ini merupakan lingua-franca yang dipergunakan dalam hubungan dagang antarpulau nusantara. Aksara/tulisan Berdasarkan bukti-bukti tertulis yang terdapat pada prasasti-prasasti(abad 5 M) tampak bahwa bangsa Indonesia telah mengenal huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta.

Terdapat pula relief yang menggambarkan bentuk perahu bercadik yang menggambarkan kegiatan nenek moyang bangsa Indonesia pada masa itu. Sebagai contoh: relief yang dipahatkan pada Candi Borobudur bukan hanya menggambarkan riwayat sang budha tetapi juga terdapat relief yang menggambarkan lingkungan alam Indonesia. dan seni ukir terlihat pada relief atau seni ukir yang dipahatkan pada bagian dinding candi. cincin. terdapat beberapa pendapat/hipotesa yaitu antara lain: . manik-manik. Relief ini mengisahkan riwayat hidup Sang Budha seperti yang terdapat dalam kitab Lalitawistara. Untuk penyiaran Agama Hindu ke Indonesia. Akulturasi dalam bidang seni rupa.Budha atau kebudayaan India ke Indonesia. Agama para ahli memberikan pendapat tentang proses masuknya agama Hindu .Gambar di atas adalah relief dari candi Borobudur yang menggambarkan Budha sedang digoda oleh Mara yang menari. Contoh hiasan : gelang. · Seni Hias Unsur-unsur India tampak pada hiasan-hiasan yang ada di Indonesia meskipun dapat dikatakan secara keseluruhan hiasan tersebut merupakan hiasan khas Indonesia.nari diiringi gendang.

Ir. bahkan diduga mendirikan kerajaan di Indonesia. Bosh.Moens berpendapat bahwa yang membawa agama Hindu ke Indonesi adalah kaum ksatria atau golongan prajurit. Golongan ini dalam penyebaran budayanya melakukan proses penyebaran yang terjadi dalam dua tahapyaitu sebagai berikut: Pertama.Hipotesis Brahmana.J.1. Dan golongan Brahmana walaupun menguasai bahasa Sansekerta tetapi menurut kepercayaan Hindu kolot tidak boleh menyebrangi laut. Kedatan Kaum Brahmana tersebut diduga karena undangan Penguasa/Kepala Suku di Indonesia atau sengaja datang untuk menyebarkan agama Hindu ke Indonesia. Hipotesis ini menekankan peranan bangsa Indonesia dalam proses penyebakebudayaan Hindu dan Budha di Indonesia. yang menyebarkan agama Budha .Vanleur berpendapat bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum Brahmana karena hanyalah kaum Brahmana yang berhak mempelajari dan mengerti isi kitab suci Weda. maka prajurit yang kalah perang terdesak dan menyingkir ke Indonesia. berpendapat bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh k pedagang yang datang untuk berdagang ke Indonesia. terdapat pendapat yang lebih menekankan pada peranan Bangsa Indonesia sen untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini.N. Menurutnya penyebaran budaya India di Indonesia dilakukan oleh para cendikiawanatau golongan terdidik. 2. Sedangkan bahasa Sansekerta adalah bahasa sastra tertinggi yang dipakai dalam kitab suci Weda. Disamping pendapat / hipotesa tersebut di atas.Hipotesis Ksatria. bahkan diduga ada yang menetap karena menikah dengan oran Indonesia.Hipotesis Waisya.Krom.Dr. diutarakan oleh Dr.L. K.5 M. Hipotesis Arus Balik dikemukakan oleh FD.C.J. Pada dasarnya ketiga teori tersebut memiliki kelemahan yaitu karena golongan ksatria dan waisya tidak mengusai bahasa Sansekerta. proses penyebaran di lakukan oleh golongan pendeta Budha atau para biksu. 3. diutarakan oleh Prof. diutarakan oleh J. karena adanya kekacauan politik/peperangan di India abad 4 .

Setelah ditasbihkan. hal ini dapat dibuktikan dengan adanya raja-raja yang memerintah di Singosari seperti Kertanegara diwujudkan sebagai Bairawa dan R Wijaya Raja Majapahit diwujudkan sebagaiHarh ari (dewa Syiwa dan Wisnu jadi satu). proses penyebaran kedua dilakukan oleh golongan Brahmana terutama aliran Saivasiddharta. Kedua. Sekembalinya dari India mereka membawa kitab suci. Menurut aliran itu seseorang yang dicalonkan untuk menduduki golongan Brahmana harus mempelajari kitab agama Hindu bertahun-tahun sampai dapat ditasbihkan menjadi Brahmana. Prinsip musyawarah diterapkan terutama apabila raja tidak mempunyai putra mahkota yaitu seperti yang terjadi di kerajaan Majapahit. seni perhiasan seperti gelang dan kalung India juga membantu membangun ekonomi Indonesia. Beberapa hipotedi atas menunjukan bahwa masuknya pengaruh Hindu . Ekonomi Berkat India Indonesia menjadi terkenal sebagai jalur perdagangan utama. sehingga di Indonesia terbentuk masyarakat Sangha. pada waktu pengangkatan Wikramawadana. ia dianggap telah disucikan oleh Siva dan dapat melakukan upacara Vratyastome / penyucian diri untuk menghindukan seseorang Jadi hubungan dagang telah menyebabkan terjadinya proses masuknya penganut Hindu . Raja di Indonesia ada yang dipuja sebagai dewa atau dianggap keturunan dewa yang keramat. tidak hanya orang India tetapi juga orangorang Indonesia yaitu para biksu Indonesia tersebut. dan selanjutnya orang-orang Indonesia yang sudah menjadi biksu. Hal ini dibuktikan melalui karya seni Indonesia yang sudah mendapat pengaruh India menunjukan ciri-ciri Indonesia. . sehingga rakyat sangat memuja Raja tersebut. kemampuan menulis serta kesan-kesan mengenai kebudayaan India. berusaha belajar agama Budha di India.Budha ke Indonesia.Wujud akulturasi di samping terlihat dalam sistem pemerintahan juga terlihat dalam sistem kemasyarakatan. Sosial Kemasyarakatan Wujud akulturasi dalam bidang organisasi sosial kemasyarakatan dapat Anda lihat dalam organisasi politik yaitu system pemerintahan yang berkembang di Indonesia setelah masuknya pengaruh India. Pemerintahan Raja di Indonesia ada yang bersifat mutlak dan turun-temurun seperti di India dan ada juga yang menerapkan prinsip musyawarah.Budha merupakan satu proses tersendiri yang terpisah namun tetap didukung oleh proses perdagangan. maka sistem pemerintahan yang berkembang di Indonesia adalah bentuk kerajaan yang diperintah oleh seorang raja secara turun temurun. bahasa sansekerta.ke Asia termasuk Indonesia melalui jalur dagang. Dengan demikian peran aktif penyebaran budaya India. yaitu pembagian lapisan masyarakat berdasarkan sistem kasta. Dengan adanya pengaruh kebudayaan India tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful