P. 1
PEMBUATAN BREM

PEMBUATAN BREM

|Views: 3,719|Likes:
Published by Imran

More info:

Published by: Imran on Jul 31, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2013

pdf

text

original

A. Topik Pembuatan Brem dengan Variasi Tape Ketan B. Tujuan Tujuan dari praktikum ini adalah 1. 2. 3.

Untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi ketan terhadap Untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi ketan terhadap Untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi ketan terhadap tekstur brem aroma brem rasa brem C. Hari dan Tanggal Waktu pengamatan: Senin, 29 Oktober 2010 D. Dasar Teori Brem adalah makanan yang berasal dari sari ketan yang dimasak dan dikeringkan, merupakan hasil dari fermentasi ketan hitam yang diambil sarinya saja yang kemudian diendapkan dalam waktu sekitar sehari semalam. Sensasi makanan ini muncul ketika makanan dimasukkan ke dalam mulut akan langsung mencair dan lenyap meninggalkan rasa 'semriwing' di lidah. Dikenal beberapa bentuk brem yang dikenal di pasaran, berupa makanan dan minuman. Brem berupa makanan terkenal dari Madiun dan Wonogiri, sedangkan yang berupa cairan berasal dari pulau Bali dan Nusa Tenggara. Bentuk pertama yang lebih dulu dikenal adalah makanan tradisional khas yang berasal dari kota Caruban, Kabupaten Madiun, dan berasal dari dua desa penghasil: Bancong dan Kaliabu. Brem dikemas berbentuk lempengan agak kekuningan, rata-rata berukuran kurang lebih 15 cm x 5 cm x 0,5 cm. Untuk lebih memaksimalkan pemasarannya, brem kini dikemas dalam bentuk kecil kecil seukuran permen, sehingga mudah untuk dikantongi. Biasanya pada sekitar tahun 80-an, brem dalam bentuk ini dijual asongan oleh para pedagang di sekitar stasiun-stasiun di kereta api di daerah Jawa Timur. Brem bentuk kedua berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah, berbentuk lempeng pipih bundar dengan diameter rata-rata 5 cm dan ketebalan sekitar 0,3
1

Brem padat yang selama ini terdapat di pasaran adalah brem madiun dan brem wonogiri. balk beras ketan putih maupun hitam. Semakin kecil kadar amilosa atau semakin tinggi amilopektin.cm. Tabel.18 g gula. Komposisi kimia brem padat dapat dilihat pada tabe (Astawan. sehingga volume nasinya sangat kecil. sangat lekat.42 Padatan terlarut (g) 1. Rasio antara amilosa dan amilopektin dapat menentukan tekstur.58 0. langsung mencair dan lenyap.87 1. dan asam laktat. Jenis umbi-umbian jarang digunakan. pati terlarut. Sifat kelengketan beras ketan menentukan baik buruknya produk brem padat. dan lengket atau tidaknya nasi.34 Sumber: Winarno et al (1982) 2 . semakin lengket nasinya. dan kerapatan antarbutir nasi tinggi.11 0. Brem ini sangat populer karena rasanya yang cukup enak dan kepraktisan dalam penggunaannya.18 4. sehingga rasanya manis dan sekaligus sebagai sumber energi yang baik. Sensasi brem akan muncul ketika makanan tersebut dimasukkan ke dalam mulut. Hasil penelitian Winarno et al (1982) menunjukkan bahwa zat kimia yang paling banyak terdapat dalam brem padat adalah gula. Brem asal Wonogiri berwarna putih dan proses pengeringannya melalui dijemur langsung dibawah panas terik matahari selama tiga hari (Anonim. Komposisi Kimia per 100 gram brem padat Senyawa kimia Gula (g) Pati (g) Air (g) Total asam (g) Lemak (g) Protein (g) Kadar 65. pera. Brem padat merupakan sumber gula yang baik. Di dalam 100 gram brem terkandung 65. 2007). tanpa tahun). nasinya sangat mengilap. Beras ketan merupakan beras dengan kadar amilopektin yang sangat tinggi. kemudian meninggalkan rasa semriwing di lidah.56 18. Bahan baku yang sering digunakan dalam pembuatan brem adalah beras ketan (Oryza sativa var glutinosa).

berwarna merah. asam suksinat. Kombinasi alkohol dengan asam memberikan sensasi rasa tersendiri pada brem yang terbentuk. khususnya di Caruban (Mediun) dan Wonogiri. pengadukan. seperti asam asetat. proses tersebut dapat dibagi dalam beberapa tahap. Umumnya diproduksi dari hasil fermentasi beras ketan hitam (kadang-kadang juga beras ketan putih). Brem padat merupakan salah satu makanan hasil fermentasi yang banyak diusahakan di Jawa Timur dan Jawa Tengah. oksidasi. 2010). Kenaikan kadar alkohol terjadi akibat proses fermentasi yang terus berlangsung selama penyimpanan. Selain alkohol. Tape beras ketan tersebut selanjutnya dikentalkan dengan pemanasan. dan penguapan. berlangsung aktivitas enzim yang dikeluarkan oleh kapang dan khamir. Prinsipnya. Oksidasi alkohol disebabkan suasana aerobik yang terjadi selama waktu penyimpanan. Brem padat adalah makanan tradisional yang terbuat dari cairan hasil fermentasi tape beras ketan putih atau beras ketam hitam. pencucian. pengepresan. Suasana aerobik tersebut biasanya diikuti oleh aktivitas bakteri 3 . dan asam malat. fermentasi. asam laktat. Kadar alkohol dapat berubah-ubah selama penyimpanan. sedangkan penurunannya karena proses esterifikasi. pengukusan. Brem cair merupakan minuman dengan rasa manis agak sedikit asam. Enzim tersebut akan memecah karbohidrat menjadi gula. 2007). Gula yang terbentuk selanjutnya akan diubah menjadi alkohol dan karbondiosida (CO2). Pada fermentasi ketan menjadi tape. dan pengeringan. Proses pemasakan sari tape akan sangat berpengaruh terhadap warna brem padat yang dihasilkan. proses fermentasi karbohidrat juga akan menghasilkan asam-asam organik.Ada beberapa macam cara pembuatan brem padat. pemasakan. dengan kandungan alkohol 3-10 persen. yaitu pemilihan bahan baku. Karamel terbentuk akibat pemanasan gula pereduksi pada suhu yang cukup tinggi (Astawan. Brem padat biasanya memiliki warna kecokelatan disebabkan karamelisasi gula dan reaksi Maillard. kemudian ditambahkan dengan starter brem padat. Brem cair adalah salah satu jenis minumam khas daerah Bali yang dibuat dari beras ketan putih atau beras ketan hitam ataupun campuran dari kedua jenis beras ketan tersebut selanjutnya difermentasikan dengan menggunakan ragi tape (Hastuti & Prabaningtyas. pemberian ragi.lalu didinginkan menjadi padat.

aroma. kemudian peraslah dan ambil airnya hingga masing-masing mendapatkan 1 liter sari tape ↓ 4 e. Cetakan h. Beras ketan hitam dan beras ketan putih berbeda dalam hal kandungan amilum. Nampa . Alat a. Mixer g. Zat pati yang terdapat dalam bahan baku akan dihidrolisis menjadi glukosa oleh enzim amilase yang dikeluarkan oleh kapang tertentu yang terdapat dalam ragi tape. Beaker glass c. Bau asam disebabkan terbentuknya ester etil asetat dari reaksi alkohol dengan asam asetat yang terbentuk oleh suasana aerob dan bakteri asetat (Astawan. 2010). 2007). Selanjutnya glukosa tersebut akan diubah menjadi alkohol dalam proses fermentasi yang dilakukan oleh khamir yang terdapat dalam ragi tape (Astawan. Tape ketan putih c. sehingga dapat mempengaruhui kualitas tape yang dibuat dari kedua macam beras ketan tersebut. Tape ketan hitam b. Kompor 2. Brem cair dibuat melalui proses fermentasi. Pengaduk f. E. Bahan a. Panci email b. Prosedur Kerja Menyiapkan 1 kg tape ketan hitam dan 1 kg tape ketan putih. Selanjutnya. Saringan d.maka dapat mempengaruhui tekstur.asetat. yang menjadikan rasa asam pada brem. Kalau pada waktu penyimpanan tidak ditutup akan menyebabkan alkohol menguap. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam prakini adalah: 1. 2007). sehingga terbentuk asam asetat. Brem padat F.rasa dari brem (Hastuti & Prabaningtyas. apabila tape dari kedua macam bahan tersebut dibuat menjadi brem.

banyak aroma alkohol 3. tidak lembek Rata-Rata 3 2 Skor 1 = Sangat lembek 2. Tabel Skoring Tekstur Brem Jenis Ketan Putih Hitam Keterangan: Skor 2 = Lebek Skor Tekstur Brem pada Ulangan ke1 2 3 3 3 3 2 2 2 Skor 3 = Agak lembek Skor 4 = Keras. Data Hasil Pengamatan 1. Tabel Skoring Rasa Brem Jenis Ketan Putih Hitam Keterangan: Skor 2 = Masam Skor Tekstur Brem pada Ulangan ke1 2 3 2 2 2 3 3 3 Skor 3 = Masam agak manis Skor 4 = Manis 5 Rata-Rata 2 3 Skor 1 = Sangat masam .Memansakan air hasil perasan dan mengaduknya selama 10-60 menit sampai mengental ↓ Mematikan api kompor setelah mengental dan menambahkan brem padat yang sudah jadi dan sudah dihaluskan ↓ Memixer adonan tersebut hingga rata dan menjadi adonan dengan tekstur yang lembut ↓ Mencetak adonan sesuai selera dan membiarkannya menjadi mengering dan memadat pada suhu ruang sekitar 25-200C selama ± 24 jam ↓ Brem telah siap untuk dikonsumsi G. Tabel Skoring Aroma Brem Jenis Ketan Putih Hitam Keterangan: Skor Tekstur Brem pada Ulangan ke1 2 3 2 2 2 3 3 3 Rata-Rata 2 3 Skor 1 = tidak ada aroma alkohol Skor 2 = sedikit aroma alkohol Skor 3 = cukup aroma alkohol Skor 4 = menyengat.

sehingga dapat mempengaruhui kualitas tape yang dibuat dari kedua macam beras ketan tersebut. Dalam penilaian aroma brem untuk membedakan kedua macam tape. aroma.rasa dari brem. 3.H. Menurut Hastuti & Prabaningtyas (2010) beras ketan hitam dan beras ketan putih berbeda dalam hal kandungan amilum. Menurut Hastuti & Prabaningtyas (2010) beras ketan hitam dan beras ketan putih berbeda dalam hal kandungan amilum. apabila tape dari kedua macam bahan tersebut dibuat menjadi brem.maka dapat mempengaruhui tekstur. Selanjutnya. Berbeda dengan brem yang terbuat dari tape ketan hitam dimana aroma Brem dari jenis tape ketan ini adalah bercukup aroma alkohol. 2. Analisis Data 1. apabila tape dari kedua macam bahan tersebut dibuat menjadi brem. aroma. Dalam penilaian tekstur Brem untuk membedakan kedua macam tape. sehingga dapat mempengaruhui kualitas tape yang dibuat dari kedua macam beras ketan tersebut. Jenis tape ini memberikan hasil yang cukup baik dalam penilaian tekstur Brem yakni beraroma sedikit alkohol. Dalam penilaian rasa Brem untuk membedakan kedua macam tape.rasa dari brem. yakni tape ketan hitam dan tape ketan putih maka yang paling baik memberikan tekstur Brem yang paling baik adalah tape ketan putih. tidak lembek. Berbeda dengan brem yang terbuat dari tape ketan hitam dimana tekstur Brem dari jenis tape ketan ini adalah bertekstur lembek. Jenis tape ini memberikan hasil yang cukup baik dalam penilaian tekstur Brem yakni bertekstur agak lembek. Rasa Brem Rasa Brem yang paling baik adalah rasa manis. Aroma Brem Aroma Brem yang paling baik adalah sedikit berarima alkohol. yakni tape ketan hitam dan tape ketan putih maka yang paling baik memberikan rasa Brem yang paling baik 6 . yakni tape ketan hitam dan tape ketan putih maka yang paling baik memberikan aroma Brem yang paling baik adalah tape ketan putih.maka dapat mempengaruhui tekstur. Tekstur Brem Tekstur Brem yang paling baik adalah bertekstur keras. Selanjutnya.

Berbeda dengan Brem yang terbuat dari tape ketan putih dimana rasa Brem dari jenis tape ketan ini adalah rasa masam. Jenis tape ini memberikan hasil yang cukup baik dalam penilaian rasa Brem yakni rasa masam agak manis. Brem padat merupakan makanan yang dibuat dari beras ketan. warna putih kekuningan sampai kuning kecoklatan serta mudah hancur di mulut. Brem padat adalah suatu produk hasil fermentasi dari ketan oleh khamir yang dikeraskan. apabila tape dari kedua macam bahan tersebut dibuat menjadi brem. Pembahasan Brem merupakan salah satu hasil olahan tape yang berbentuk padat dan berbentuk cair. rata-rata orang yang menjual brem padat di pasaran mengaku bahwasanya brem yang dijual merupakan brem asli. Brem padat kaya akan kalori dan merupakan makanan khas yang mudah hancur saat dimakan. Selanjutnya. Kandungan brem padat terbanyak adalah gula. maka konsumsi brem padat terus meningkat. aroma. 2005). Jawa Tengah seperti Boyolali. sehingga dapat mempengaruhui kualitas tape yang dibuat dari kedua macam beras ketan tersebut. 1991) dalam (Dody.rasa dari brem. 1990) dalam (Dody. tekstur padat. yaitu dari cairan tape yang dipanaskan sampai kental dan didinginkan sampai memadat. 7 . Menurut Hastuti & Prabaningtyas (2010) beras ketan hitam dan beras ketan putih berbeda dalam hal kandungan amilum. Wonogiri. kering tidak lembek. Brem padat yang ada di pasaran adalah suatu produk pangan yang berwarna putih sampai kecoklatan dan mempunyai rasa manis keasaman yang dibuat dari pemasakan cairan tapeketan putih (Anonymous. 2010). Caruban dan Madiun. I. 2010). Departemen perdagangan Republik Indonesia telah mengeluarkan suatu standar Nasional Indonesia dengan nomor (SNI 01-2559-1992) (Rahmawati. pati terlarut dan asam laktat. Bentuk brem padat yang paling umum diperjualbelikan adalah bentuk persegi empat (kotak) atau bulat pipih (Astawan dan Wahyudi.para konsumen brem padat senantiasa memperhatikan kualitas brem. Brem padat memiliki rasa manis atau manis keasaman. Sejalan dengan meningkatnya kesukaan masyarakat akan makanan alami.maka dapat mempengaruhui tekstur.adalah tape ketan hitam. Brem padat banyak dibuat di daerah Jawa Timur.

pengukusan. Beras yang masak atau tanak dapat diperoleh dari pengukusan selam 30. pemekatan. Jumlah Karbohidrat dihitung sebagai Pati 60 – 70 %. Tahap pertama terjadi di air dingin. Zn dan As) Tidak ternyat. Total penyerapan air sebanyak 35 – 40% dapat menghasilkan beras tanak yang baik untuk difermentasikan (Maria. brem padat didefinisikan sebagai makan padat yang terbuat dari penguapan sari tape ketan dengan penambahan pati yang dapat larut. Standar mutu untuk brem padat menurut Dody (2010) adalah sebagai berikut: Bau. Tahap kedua terjadi pemanasan sampai suhu 650C. Logam Berbahaya (Cu.1994) dalam (Dody. Menurut Winarno (1993). jumlah air yang terserap 30% (Winarno. Tahapan pembuatan brem padat dapat diuaraikan sebagai berikut: 1. Derajat asam (ml NaoH 1 N/100 gram) Max 15 %. Kadar Abu Max 0. 2.1993). Pemanis Buatan Tidak ternyata. Apabila suspensi pati dalam air dipanaskan akan terjadi tiga tahapan pengembangan granula. 2010). pengadukan dan pencetakan. Selam pengukusan beras akan menyerap air 7 – 12% dari berat awal pengukusan. gelatinisasi pati adalah proses pembengkakan granula pati yang bersifat irreversibble. 16%. tahapan pembuatan brem padat adalah pencucian dan perendaman beras ketan.5%. Bagian tak Terlarut dalam Air Max 1 %.90. pencucian dimaksudkan untuk menghilangkan kotoran yang terikut pada bahan baku sedangkan perndaman berperan dalam hidrasi molekul pati untuk memudahkan proses gelatinisasi.Dalam SII Nomor 0369. Pb. Pengukusan Proses pengukusan dapat mensterilkan bahan baku sehingga dapat mengontrol tahap fermentasi lebih baik. Pada tahap ini mulai terjadi pembengkakan granula yang 8 . Hg.60 menit dihitung saat uap air mulai terpenetrasi ke dalam bahan. Perendaman dapat menyebabkan hidrasi pada granula pati sehingga pati dapat tergelatinisasi dengan baik jika dipanaskan. pengepresan. Kadar Air Max. Pencucian dan Perendaman Menurut Krisnawati (1996) dalam Dody (2010). Menurut Setyorini (2002) dalam Dody (2010). Warna Khas. garnula pati akan menyerap air sebanyak 25-30% dari beratnya. Tahap ini bersifat reversibble. peragian dan fermentasi. Jamur/bakteri bentuk Coli negative. Rasa.

Selama proses pemekatan terjadi maillard (reaksi antara gula reduksi dan asam-asam amino yang distimulasi dengan pemanasan) sehingga semakin lama pemekatan. Tahap berikutnya fermentasi sebagian gula menjadi asam organik.senyawa cita rasa. Proses pemekatan dilakukan dengan pemanasan pada suhu 900C selama tiga jam (Soesanto dan Saneto. 2010).5% dengan waktu fermentasi yang cukup panjang (Harijono. Menurut Fardiaz ( 1996).lahan sehingga filtrat yang keluar akan lebih banyak (Krisnawati. ekstraksi cairan tape dengan cara pengepresan ditujukan untuk mendapatkan cairan tape sebanyakbanyaknya. tahap pertama merupakan pemecahan pati menjadi gula sederhana yang menimbulkan rasa manis dan membentuk cairan dimana konversi pati menjadi gula sederhana dilakukan oleh kapang dengan enzim amilase. Peragian dan Fermentasi Ragi diberikan setelah bahan yang dikukus dingin. 2010). 9 . 4. 1994). Menurut Soesanto dan Saneto (1994). 2010). Pengepresan dilakukan secara perlahan. 1994) dalam (Dody.bersifat irreversibble. Pemekatan dilakukan dengan pemanasan sampai didapatkan konsentrasi tertentu. 1996). proses utama pada fermentasi tape terbagi dua tahap yaitu. Proses glikolisis ini cenderung terjadi pada kondisi anaerob. pemekatan bertujuan untuk mengurangi sebagian air yang ada. (1994) dalam (Dody. 3. Brem padat dapat diperoleh penggunaan ragi 0. Proses tersebut menimbulkan flavor khas pada brem. maka pembentukkan warna coklat semakin sempurna. Pada fase ini terjadi pembengkakan garnula pati yang luar biasa dan pada akhirnya granula pati akan pecah (Dody. Pulungan dan Yuwono. 2010). Menurut Krisnawati (1996) dalam Dody (2010). Selama fase ini terlihat perubahan granula dan sebagian besar molekul pati terlarut terlepas keluar dari granula. Tahap ketiga terjadi pada pemanasan di atas 650C. Ragi terlebih dahulu dihaluskan untuk memudahkan inokulasi ( Haryono. Proses esterifikasi pada fermentasi tape antara asam dan alkohol menghasilkan ester yang membentuk cita rasa khas tape (Dody. Pengepresan dan Pemekatan Pengepresan dimaksudkan untuk mendapatkan air/ sari tape. Konversi gula menjadi alkohol dilakukan oleh khamir. Pemecahan gula menjadi alkohol ini melalui proses yang disebut glikolisis dimana gula diubah menjadi etil alkohol. alkohol dan senyawa.

karena mempunyai kandungan pati mirip dengan ketan putih. pengadukan yang kuat pada larutan pekat akan menimbulkan kristal-kristal kecil dengan tekstur halus. proses pengadukan bertujuan untuk memperoleh kristal-kristal yang baik. sedangkan persediaan terbatas. 2010). Tahap kedua. perlu dicari alternatif pembuatan brem padat dengan bahan baku lain. namun kualitas yang dihasilkan tetap tinggi. sehingga pengembangan produk brem padat dirasakan perlu. apalagi pengembangan produk pangan berbagai rasa saat ini sedang menjadi trend. Proses ini merupakan hidrolisis enzimatis. Pengembangan produk brem padat dapat dilakukan dengan membuat brem padat aneka rasa. Pembuatan brem padat aneka rasa dapat dilakukan dengan menambahkan flavor buah. padahal kebutuhan serealia semakin meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk. Ketan hitam merupakan salah satu bahan baku yang sangat potensial sebagai bahan pengganti dalam pembuatan brem padat.900 ton pada tahun 2000 menjadi 304. Hal ini akan meningkatkan permintaan terhadap ketan putih. Tahap ketiga. Proses fermentasi meliputi empat tahap penguraian. bentuk maupun kemasan. Diharapkan brem padat aneka rasa ini dapat memberikan alternatif pilihan kepada konsumen yang kurang menyukai rasa brem padat yang berasa sedikit asam dan terasa alkoholnya (Hapsari. molekul-molekul pati akan dipecah menjadi dekstrin dan gula-gula sederhana. Brem padat merupakan makanan tradisional dari hasil pemekatan dan pengeringan cairan tapai ketan. 2007) Proses fermentasi merupakan tahap terpenting dalam proses pembuatan brem. Dengan demikian. Pengadukan Menurut Nasution (1982).5. Produk brem padat selama ini belum mengalami perkembangan yang berarti. Data produksi beras ketan putih di Jawa Timur menunjukkan adanya adanya penurunan angka dari 331. Apabila larutan tersebut mencapai titik jenuh maka kristal akan terbentuk karena adanya tenaga yang menyebabkan bergabungya komponen-komponen terlarut membentuk inti Kristal (Dody. dkk.664 ton pada tahun 2001. Bahan baku yang umumnya digunakan dalam pembuatan brem padat adalah beras ketan putih. Tahap pertama. baik dari rasa. alkohol kemudian diubah menjadi asam 10 . gula yang terbentuk akan diolah menjadi alkohol.

Tahap keempat. Kesimpulan 1. juga terbentuk asam piruvat dan asam laktat. Hal ini dikarenakan adanya kandungan amilum yang berbeda dari kedua macam tape tersebut. 2007). Brem adalah suatu produk hasil fermentasi dari ketan oleh khamir yang dikeraskan. Tape ketan putih memberikan hasil yang lebih baik daripada tape ketan hitam. sebagian asam organik akan bereaksi dengan alkohol membentuk cita rasa yang khas. Bahan baku yang umumnya digunakan dalam pembuatan brem padat adalah beras ketan putih. Pengaruh penggunaan variasi ketan terhadap aroma brem adalah berbeda. Pengaruh penggunaan variasi ketan terhadap tekstur brem adalah berbeda. Brem yang ada di pasaran adalah suatu produk pangan yang berwarna putih sampai kecoklatan dan mempunyai rasa manis keasaman yang dibuat dari pemasakan cairan tape ketan putih J. Menurut Hendri (2010). Perubahan asam piruvat menjadi asam laktat dikatalisis oleh bakteri Pediococcus pentasaeus (Astawan. Enzim yang mampu mengubah glukosa menjadi alkohol dan karbondioksida selama fermentasi adalah enzim zimase yang dihasilkan oleh khamir Saccharomyces cereviseae. Asam piruvat adalah produk antara yang terbentuk pada hidrolisis gula menjadi etanol dan dapat diubah menjadi etanol atau asam laktat.organik oleh bakteri Pediococcus dan Acetobacter melalui proses oksidasi alkohol. Tape ketan putih memberikan hasil yang lebih baik daripada tape ketan 11 . Tape ketan putih memberikan hasil yang lebih baik daripada tape ketan hitam. pati terlarut dan asam laktat dari hasil fermentasi tadi. 3. Dalam proses fermentasi. Brem padat kaya akan kalori dan merupakan makanan khas yang mudah hancur saat dimakan. Kandungan brem terbanyak adalah gula. menghilangkan jerawat dari dalam. 2. Brem padat merupakan makanan tradisional dari hasil pemekatan dan pengeringan cairan tapai ketan. Hal ini dikarenakan adanya kandungan amilum yang berbeda dari kedua macam tape tersebut. selain alkohol. Brem berguna untuk meremajakan kulit. Pengaruh penggunaan variasi ketan terhadap rasa brem adalah berbeda. yaitu ester.

K. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan kandungan amilum dari kedua macam tape tersebut. Hal ini dikarenakan adanya kandungan amilum yang berbeda dari kedua macam tape tersebut. yakni tape ketan hitam dan tape ketan putih maka yang paling baik memberikan aroma Brem yang paling baik adalah tape ketan putih. 3) Ada perbedaan antara rasa brem yang terbuat dari tape ketan hitam dan tape ketan putih. Dalam penilaian tekstur brem untuk membedakan kedua macam tape. Saran L. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan kandungan amilum dari kedua macam tape tersebut. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan kandungan amilum dari kedua macam tape tersebut. yakni tape ketan hitam dan tape ketan putih maka yang paling baik memberikan aroma Brem yang paling baik adalah tape ketan hitam. yakni tape ketan hitam dan tape ketan putih maka yang paling baik memberikan aroma Brem yang paling baik adalah tape ketan putih. Jawaban 1) Ada perbedaan antara tekstur brem yang terbuat dari tape ketan hitam dan tape ketan putih. Dalam penilaian aroma brem untuk membedakan kedua macam tape. Dalam penilaian aroma brem untuk membedakan kedua macam tape. Bahan Diskusi 1. 12 . Pertanyaan 1) Adakah perbedaan antara tekstur brem yang terbuat dari tape ketan hitam dan tape ketan putih? Jelaskan mengapa terdapat perbedaan tersebut! 2) Adakah perbedaan antara aroma brem yang terbuat dari tape ketan hitam dan tape ketan putih? Jelaskan mengapa terdapat perbedaan tersebut! 3) Adakah perbedaan antara rasa brem yang terbuat dari tape ketan hitam dan tape ketan putih? Jelaskan mengapa terdapat perbedaan tersebut! 2.hitam. 2) Ada perbedaan antara aroma brem yang terbuat dari tape ketan hitam dan tape ketan putih.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->