Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan

1. 1. Pengertian Nilai Dalam pandangan filsafat, nilai (value : Inggris) sering dihubungkan dengan masalah kebaikan. Sesuatu dikatakan mempunyai nilai, apabila sesuatu itu berguna, benar (nilai kebenaran), indah (nilai estetika), baik (nilai moral), religius (nilai religi), dan sebagainya. Nilai itu ideal, bersifat ide. Karena itu, nilai adalah sesuatu yang abstrak dan tidak dapat disentuh oleh panca indera. Yang dapat ditangkap adalah barang atau laku perbuatan yang mengandung nilai itu. Ada dua pandangan tentang cara beradanya nilai, yaitu : 1. a. Nilai sebagai sesuatu yang ada pada obyek itu sendiri (obyektif) Merupakan suatu hal yang obyektif dan membentuk semacam ³dunia nilai´, yang menjadi ukuran tertinggi dari perilaku manusia (menurut filsuf Max Scheler dan Nocolia Hartman). 1. b. Nilai sebagai sesuatu yang bergantung kepada penangkapan dan perasaan orang (subyektif) Menurut Nietzsche, nilai yang dimaksudkan adalah tingkat atau derajat yang diinginkan oleh manusia. Nilai, yang merupakan tujuan dari kehendak manusia yang benar, sering ditata menurut susunan tingkatannya yang dimulai dari bawah, yaitu : nilai hedonis (kenikmatan), nilai utilitaris (kegunaan), nilai biologis (kemuliaan), nilai diri estetis (keindahan, kecantikan), nilai-nilai pribadi (susial, baik), dan yang paling atas adalah nilai religius (kesucian). Dari pandangan dan pemahaman tentang nilai baik yang bersifat obyektif maupun subyektif, berikut ini ada beberapa pengertian tentang nilai :
y

Kamus Ilmiah Populer

Nilai adalah ide tentang apa yang baik, benar, bijaksana dan apa yang berguna sifatnya lebih abstrak dari norma.
y

Laboratorium Pancasila IKIP Malang

Nilai adalah sesuatu yang berharga, yang berguna, yang indah, yang memperkaya batin, yang menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya. Nilai bersumber pada budi yang berfungsi mendorong, mengarahkan sikap dan perilaku manusia.
y

Nursal Luth dan Dainel Fernandez

Nilai adalah perasaan-perasaan tentang apa yang diinginkan atau tidak diinginkan yang mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang memiliki nilai itu. Nilai bukanlah soal benar salah, tetapi soal dikehendaki atau tidak, disenangi atau tidak. Nilai merupakan kumpulan sikap dan perasaan-perasaan yang selalu diperlihatkan melalui perilaku oleh manusia.

1. Kluckhoorn Nilai adalah suatu konsepsi yang eksplisit khas dari perorangan atau karakteristik dari sekelompok orang mengenai sesuatu yang didambakan. masyarakat. Sehubungan dengan nilai-nilai Pancasila yang telah berkembang di dalam masyarakat Indonesia. Beberapa pertimbangan dominan tidaknya nilai tersebut adalah sebagai berikut : 1) 2) Banyaknya orang yang menganut nilai tersebut. dan tujuan dari tindakan. misalnya : 1) Orang yang taat beragama akan menderita beban mental apabila melanggar salah satu norma agama tersebut. Sebaliknya. 3) Seorang ayah berani bertarung maut demi menyelamatkan anaknya yang sedang terkurung kobaran api yang membakar rumahnya. Ciri-ciri Nilai Pada dasarnya nilai dapat dibedakan berdasarkan cirinya. sehingga manusia akan menerima atau menolak kehadirannya. a. Kehadirian nilai dalam kehidupan manusia dapat menimbulkan aksi dan reaksi.y C. tetapi apa yang diinginkan. Pembedaan tersebut adalah sebagai berikut : 1. sarana. timbul perasaan malu atau bersalah yang mendalam dan sukar dilupakan. b. 2. Nilai yang dominan Merupakan nilai yang dianggap lebih penting dari pada nilai-nilai lainnya. Bila dilanggar. Dari beberapa pengertian nilai yang ada. Ukuran-ukuran yang dipakai untuk mengatasi kemauan pada saat dan situasi tertentu itulah yang dimaksud dengan nilai. Konsekuensinya. Nilai bukanlah keinginan. maka dapat dicontohkan seperti nilai keadilan dan kejujuran. . merupakan nilai-nilai yang selalu menjadi kepedulian manusia untuk dapat diwujudkan dalam kenyataan. Nilai-nilai yang mendarah daging (internalized value) Yaitu nilai yang telah menjadi kepribadian bawah sadar atau yang mendorong timbulnya tin dakan tanpa berfikir lagi. yang berpengaruh pada pemilihan pola. Artinya. Hal ini nampak pada pilihan yang dilakukan seseorang pada waktu berhadapan dengan beberapa alternatif tindakan yang harus diambil. nilai akan menjadi tujuan hidup yang ingin diwujudkan dalam kenyataan. 1. bangsa dan negara. nilai itu bukan hanya diharapkan tetapi diusahakan sebagai suatu yang pantas dan benar bagi diri sendiri dan orang lain. mekipun akan membahayakan jiwanya. Lamanya nilai itu dirasakan oleh para anggota kelompok tersebut. kezaliman dan kebohongan meruapakan nilai yang selalu ditolak. 2) Seorang prajurit di medan pertempuran akan menolong temannya yang terluka. kiranya dapat juga difahami bahwa nilai adalah kualitas ketentuan yang bermakna bagi kehidupan manusia perorangan.

Berberapa ahli telah mengidentifikasi macam-macam nilai yang selama ini telah tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat. y nilai sosial. kekayaan (wealth). nilai politik. dan kenyataannya. Setiap masyarakat atau setiap kebudayaan memiliki nilai-nilai tertentu mengenai sesuatu. y nilai seni. pendidikan/penerangan (enlightenment). yaitu . Sprange. Sprange Nilai dapat dibedakan menjadi 6 (enam) Nilai-nilai ini dapat diguantara lain . erat hubungannya dengan kebudayaan dan masyarakat. Malah kebudayaan dan masyarakat itu sendiri merupakan nilai yang tidak terhingga bagi orang yang memilikinya. kasih sayang (affection). Keterangan Manusia dalam memilih nilai-nilai menempuh berbagai cara yang dapat dibedakan menurut tujuannya. 2. Nama Tokoh Alport Pendapat/Uraian Mengidentifikasi nilai-nilai yang terdapat di dalam kehidupan masyarakat. keterampilan (skill). nilai ekonomi. penalarannya. pertimbangannya. y nilai agama. nilai sosial. nakan untuk mengenal tipe manusia. 3.3) 4) Tingginya usaha untuk mempertahankan nilai itu. Tingginya kedudukan (prestise) orang-orang yang membawakan nilai tersebut. y y y y y y y 3. nilai estetika. Mengidentifikasi 8 (delapan) nilai-nilai masyarakat barat dalam hubungannya dengan manusia lain. y nilai ilmu pengetahuan. y y y y y y nilai teori. y nilai ekonomi. kejujuran (rectitude) dan . Macam-Macam Nilai Nilai. seperti berikut ini : No 1. dan y nilai politik. 1. dalam 6 (enam) macam. dan nilai religi. yaitu . Koentjaraningrat menjelaskan bahwa ³suatu sistem nilai budaya biasanya berfungsi sebagai pedoman tertinggi bagi kelakuan manusia ´. kesehatan (well-being). Harold Lasswell kekuasaan.

Nilai kerokhanian dapat dibedakan atas 4 (empat) macam. budi dan cipta). yaitu : 1. 2. antara lain : 1) Nilai kebenaran/ kenyataan yang bersumber dari unsur akal manusia (ratio. perbuatan dan tingkah laku bangsa Indonesia. Nilai kerokhanian. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kgt atau aktivitas. celaan. dalam pandangan Prof. tidak diinginkan. Nilai moral/ kebaikan yang bersumber dari unsur kehendak/ kemauan (karsa dan etika). berbangsa dan bernegara adalah Pancasila. nilai dapat dibagi menjadi 3 (tiga) bagian. Pancasila dalam kedudukannya sebagai sumber nilai. Sumber Nilai Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa Uraian / Penjelasan y Keterangan y y Merupakan bentuk keyakinan yang berpangkal dari kesadaran manusia sebagai mahluk Tuhan. Tidak boleh melakukan . yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia. Dr. 1. 4) Nilai religius. 2) 3) Nilai keindahan yang bersumber dari unsur manusia (perasaan dan estetis). 4. Notonagoro. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rokahni manusia. yaitu merupakan nilai ke-Tuhanan. kerokhanian yang tinggi dan mutlak yang bersumber dari keyakinan/ kepercayaan manusia. Hal ini berarti bahwa seluruh tatanan kehidupan masyarakat. dan sebagainya. Nilai material. alasan atau motivasi dalam segala tingkah laku dan perbuatannya. Dalam bidang pelaksanaannya nilai-nilai dijabarkan dan diwujudkan dalam bentuk kaedah atau norma sehingga merupakan larangan. No 1. 3. Nilai vital. Negara menjamin bagi setiap penduduk untuk beribadat menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Bagi manusia nilai dijadikan landasan. Dalam menganalisis macam-macam nilai selain para sarjana tersebut di atas. respek (respect).y keadilan (rechtschapenheid) dan kesegaran. Pancasila Sebagai Sumber Nilai Bagi bangsa Indonesia yang dijadikan sebagai sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat. secara umum dapat dilihat dalam pendjelasan berikut ini. bangsa dan negara menggunakan Pancasila sebagai dasar moral atau norma dan tolok ukur tentang baik buruk dan benar salahnya sikap.

Persatuan dan kesatuan dalam arti ideologis. Mengatur hubungan negara dan agama. meyakini adanya prinsip persamaan harkat dan martabat sebagai hamba Tuhan. 28.y y y y y perbuatan yang anti ke-Tuhanan dan anti kehidupan beragama. Mengandung nilai cinta kasih dan nilai etis yang menghargai kebera-nian untuk membela kebenaran. inter. Persatuan Indonesia y y . Program pembi-naan dan pelaksanaan selalu dicantumkan dalam GBHN Regulasi UU atau Kepmen yang menjamin kelangsungan hidup ber-agama. yang adil dan bermutu tinggi karena kemampuan-nya berbudaya. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab y y y y y y 3. serta nilai yang menyangkut hak asasi yang paling asasi. ekonomi. 30 dan 31 UUD 1945 Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak dihasil-kan. maupun antara umat beragama. 27. santun dan menghormati harkat kemanusiaan. hubungan manusia dengan sang pencipta. sosial budaya dan keamanan. Dijelmakan dalam Pasal 26. politik. 28A-J. Manifestasi paham kebangsaan yang memberi tempat bagi 2. Merupakan bentuk kesadaran manusia terhadap potensi budi nurani dalam hubungan dengan norma-norma kebudayaan pada umumnya. Manusia Indonesia adalah bagian dari warga dunia. Adanya konsep nilai kemanusiaan yang lengkap. Dijamin dalam Pasal 29 UUD 1945. Mengembangkan kehidupan tole-ransi baik antar.

Menghargai keseimbangan antara kepentingan pribadi dan masyarakat. y y y y y y y y . Musyawarah merupakan cermin sikap dan pandangan hidup bahwa kemauan rakyat adalah kebenaran dan keabasahan yang tinggi. 7. Paham kedaulatan rakyat yang bersumber kepada nilai kebersamaan. 2. 22 A-B. 6. 20. kekeluargaan dan kegotongroyongan.y keragaman budaya atau etnis. Dijelmakan dalam Pasal 1 (ayat2). 11. Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak dihasilkan. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan. Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak dihasil-kan. 36 A-C. Menghargai sikap etis berupa tanggung jawab yang harus ditunaikan sebagai amanat seluruh rakyat baik kepada manusia maupun kepada Tuhannya. 22. 21. Mendahulukan kepentingan negara dan masyarakat. 3. dan 37. 35 dan 36. 4. Menegakkan nilai kebenaran dan keadilan dalam kehidupan yang bebas. 18. y y y y Menjunjung tinggi tradisi kejuangan dan kerelaan untuk berkorban dan membela kehormatan bangsa dan negara. adil dan sejahtera. 19. 5. Adanya nilai patriotik serta penghargaan rasa kebangsaan sebagai realitas yang dinamis. 4. 16. 32. Menghargai kesukarelaan dan kesadaran daripada memaksakan sesuatu kepada orang lain. Dijelmakan dalam Pasal 1. aman.

ekonomi. Menolak adanya kesewenangwenangan serta pemerasan kepada sesama. merupakan kebenaran bagi bangsa Indonesia karena telah teruji dalam sejarah dan dipersepsi sebagai nilai-nilai subyektif yang menjadi sumber kekuatan dan pedoman hidup seirama dengan proses adanya bangsa Indonesia yang dipengaruhi oleh dimensi waktu dan ruang. Adanya keselarasan. Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. serta mengandung kebenaran yang universal. Tidak adanya golongan tirani minoritas dan mayoritas. Pancasila jika dikaji dari sudut pandang metafisika. manusia. Nilai-nilai tersebut tampil sebagai norma dan moral kehidupan yang ditempa dan dimatangkan oleh pengalaman sejarah bangsa Indonesia untuk membentuk dirinya sebagai bangsa yang merdeka. berlandaskan pada usaha-usaha untuk menemukan kebenaran mengenal alam semesta yang lebih menekankan pemikiran murni.5. sikap hidup hemat. Nilai-nilai Pancasila termasuk ke dalam nilai kerohanian. Dengan demikian. Nilai-nilai Pancasila itu menjadi sumber inspirasi dan cita-cita untuk diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. keseimbangan dan keserasian hak dan kewajiban rakyat Indonesia. Dijelmakan dalam Pasal 27. tetapi nilai kerohanian yang mengakui pentingnya nilai material dan nilai vital secara seimbang (harmonis). sederhana dan kerja keras. dan adil sehingga nilai-nilai Pancasila memiliki sifat objektif yang dapat dijelaskan sebagai berikut : . Hal ini dapat dibuktikan dengan susunan sila-sila dari Pancasila yang tersusun secara sistematis-hirarki. kebudayaan. berdaulat dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak dihasil-kan. rakyat. Nilai-nilai Pancasila itu merupakan nilai instrinsik yang kebenarannya dapat dibuktikan secara obyektif. Nilai-nilai Pancasila. dan sosial. Kedermawanan terhadap sesama. tinjauan metafisika terhadap Pancasila berlandasakan pada Tuhan. berbangsa dan bernegara. y y y y y y y y y Setiap rakyat Indonesia diperlaku-kan dengan adil dalam bidang hukum. Menghargai hasil karya orang lain. 33 dan 34 UUD 1945.

Pancasila Uraian / Penjelasan Menunjukkan bahwa Sila Pertama Tuhan adalah sebab pertama dari segala sesuatu. Inti sila-sila Pancasila akan tetap ada sepanjang masa dalam kehidupan bangsa Indonesia.1. Selain nilai-nilai dalam setiap sila Pancasila. rasa karsa. y y Keyakinan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa dengan sifat-sifatNya Yang Maha Sempurna. 2. Sila Kedua Manusia memiliki haki. Pembukaan UUD 1945 (yang memuat jiwa Pancasila).Nilai-nilai kemanusiaan meliputi sebagai kat pribadi yang mono. 2. Mahakuasa. antar sesama manusia. yang memiliki daya cipta. Pembukaan UUD 1945 yang mengandung Pancasila tidak dapat diubah (tetap) karena kemerdekaan merupakan karunia Tuhan. Maha adil. 4. dan segala sesuatu bergantung kepada-Nya. 3. Rumusan sila-sila Pancasila menunjukkan kenyataan adanya sifat-sifat abstrak. Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Dengan demikian. jika dikaji melalui pemahaman metafisika dapat ditemukan antara lain sebagai berikut : No 1. Pancasila akan tetap ada. Wujud Nilai Tuhan ada secara mutlak. kebudayaan maupun keagamaan. dan keyakinan sehingga jelas adanya perbedaan antara manusia dan hewan. 5. bagai makhluk pribadi y Pengakuan yang adil terhadap yang berdiri sendiri dan sesama manusia. serta tidak dapat diabaikan oleh setiap orang atau badan/lembaga kecuali oleh pembentu negara. makhluk Tuhan Yang y Pengertian manusia yang beradab Maha Esa. umum dan universal. Maha bijaksana dan sifat suci lainnya. yaitu k panitia persiapan kemerdekaan Indonesia yang sekarang sudah tidak ada. Mahakasih. Oleh karena itu perlu dikembangkan nilai-nilai religius sebagai berikut.berikut : pluralis terdiri atas susunan kodrat jiwa raga. secara hukum tidak dapat diubah oleh setiap pun termasuk MPR hasil pemilihan umum karena mengubah Pembukaan UUD 1945 berarti membubarkan negara. Yang Maha Esa. Pancasila yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 menurut ilmu hukum memenuhi syarat sebagai pokok kaidah negara yang mendasar. y Pengakuan terhadap martabat serta berkedudukan semanusia. . baik dalam adat kebiasaan. dan lingkungan). Hal ini disebabkan dalam Pancasila terkandung hubungan kemanusiaan yang mutlak (manusia dengan Tuhan.

Sila Kelima .3. ekonomi. material dan spiritual yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia. y Cita-cita masyarakat adil dan makmur. y Bangsa Indonesia adalah persatuan suku-suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia. kebudayaan. y Keseimbangan antara hak dan kewaji-ban. Mengakui hakikat adil Nilai keadilan sosial adalah sebagai berikut. Sila Keempat Menjunjung dan menga. keutuhan. y Pimpinan kerakyatan adalah hikmat warga dalam lingkungan daerah atau negara terkebijaksanaan yang dilandasi akal sehat. tentu yang segala sesuatunya berasal dari rakyat y Manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat dilaksnakan oleh rakyat dan diperuntukkan Indonesia mempunyai kedudukan. serta menghormati orang lain. y Cinta akan kemajuan dan pemba- 4. dan pertahanan keamanan nasional. y Keadilan dalam kehidupan sosial teru-tama meliputi bidang ideologi. y Musyawarah untuk mufakat dicapai dalam permusyawaratan wakilwakil rakyat. politik. untuk rakyat. 5. y Pengakuan terhadap perbedaan suku bangsa (etnis) dan kebudayaan bangsa dan kebudayaan bangsa yang memberikan arah dalam pembinaan kesatuan bangsa. sosial. hak dan kewajiban yang sama. Sila Ketiga Berupa pengakuan ter. rakyat Indonesia.Nilai kerakyatan adalah sebagai berikut: kui adanya rakyat yang y Kedaulatan negara adalah ditangan meliputi keseluruhan jumlah semua orang rakyat.Nilai-nilai persatuan bangsa adalah sebagai hadap hakikat satu yang berikut : secara mutlak tidak dapat dibagi sehingga y Persatuan Indonesia adalah seluruhnya merupakan persatuan bangsa yang mendiami suatu keseluruhan dan wilayah Indonesia. berupa pemenuhan sey Perwujudan keadilan sosial dalam gala sesuatu yang berhubungan dengan hak kehidupan sosial atau dalam hubungan hidup kemasyarakatan meliputi seluruh kemanusiaan.

mengamalkan dan mengamankannya dari derasnya sistem-sistem ideologi bangsa/ negara-negara modern dewasa ini. bukanlah lamunan kosong (utopis). nilai-nilai. bangsa Indonesia telah sepakat bulat untuk menerima Pancasila sebagai dasar negara sebagai perwujudan falsafah hidup bangsa (weltanschauung) dan sekaligus ideologi nasional. kekeluargaan dan musyawarah. akan tetapi menjadi suatu kebutuhan sebagai pendorong semangat (drive) pentingnya paradigma arah pembangunan yang baik dan benar di segala bidang kehidupan. Pembangunan tidak hanya bersifat kuantitatif tetapi juga kualitatif (manusia seutuhnya). mengandung arti model. Dengan demikian. kata pembangunan mengandung pemahaman akan adanya penalaran dan pandangan yang logis. prinsip dasar atau cara memecahkan masalah yang dianut oleh suatu masyarakat pada masa tertentu. Di dalamnya terdapat proses perubahan yang terus menerus menuju kemajuan dan perbaikan ke arah tujuan yang dicita-citakan. nilai dan tujuan yang ingin dicapai di setiap program pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia. yang merupakan sumber hukum. karena hendak dijadikan sebagai landasan. Sedangkan kata pembangunan (Inggris : development) menunjukkan adanya pertumbuhan. akan mewarnai jiwa pembangunan nasional baik dalam perencanaan. pola atau contoh. metode. pengorganisasian. ciri dan karakter ilmu pengetahuan tersebut. paradigma adalah asumsi-asumsi teoritis yang umum (merupakan suatu sumber nilai). Inilah sesungguhnya wujud tanggung jawab seorang warga negara sebagai konsekuensi logis yang bangga dan mencintai ideologi negaranya (Pancasila) yang benar-benar telah menghayati. ramah tamah. b. juga dapat diartikan suatu gugusan sistem pemikiran. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia. Pancasila adalah suatu paradigma. Paradigma. Jati diri atau kepribadian bangsa Indonesia yang religius. pengawasan maupun dalam evaluasinya. Sejak negara republik Indonesia diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 hingga kapanpun ² selama kita masih menjadi warga negara Indonesia ² maka kesetiaan (loyalitas) terhadap ideologi Pancasila dituntut dalam bentuk sikap. metode-metode. a. Pancasila dalam paradigma pembangunan sekarang dan dimasa-masa yang akan datang. pelaksanaan. Kuhn. tingkah laku dan perbuatan yang nyata dan terukur. acuan. Pengertian Paradigma Pembangunan Kata paradigma (Inggris : paradigm). Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan 1. 1. dinamis dan optimistis. . Sebagai Paradigma Pembangunan Sejak tanggal 18 Agustus 1945. Menurut Thomas S. perluasan ekspansi yang bertalian dengan keadaan yang harus digali dan yang harus dibangun agar dicapai kemajuan di masa yang akan datang. paradigma diartikan seperangkat unsur bahasa yang sebagian bersifat konstan (tetap) dan yang sebagian berubah -ubah. Paradigma juga dapat diartikan sebagai cara pandang. metode serta cara penerapan dalam ilmu pengetahuan sehingga sangat menentukan sifat. Dalam pembangunan nasional.ngunan. 1. serta solidertias yang tinggi (kepedulian).

. c. yaitu aspek politik. keseimbangan. masyarakat. Karena manusia adalah pelaku dan sekaligus tujuan dari pembangunan itu sendiri.Berdasarkan konseptualisasi paradidgma pembangunan tersebut di atas. bangsa dan negara. Pelaksanaan pembangunan mancakup aspek kehidupan bangsa. maka segala modal. ekonomi. sosial budaya. Kolusi dan Nepotisme) dan tidak bertanggung jawab. 1. bangsa dan negara yang sekaligus merupakan proses pengembangan keseluruhan sistem penyelenggaraan negara untuk mewujudkan Tujuan Nasional. Pembangunan adalah untuk manusia dan bukan sebaliknya manusia untuk pembangunan. serta mengembangkan kehidupan masyarakat dan penyelenggara negara yang maju dan demokratis berdasarkan Pancasila. Hakikat dan Tujuan Pembangunan Nasional y Makna Pembangunan Nasional Pembangunan nasional adalah upaya untuk meningkatkan seluruh aspek kehidupan masyarakat. Makna. dan unsur lainnya harus mendapat perhatian yang seimbang. ilmu pengetahuan dan teknologi yang diterapkan dapat membahayakan sekaligus merugikan manusia. Masyarakat adalah pelaku utama pembangunan dan pemerintah berkewajiban untuk mengarahkan. adil. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembangunan nasional adalah sebagai berikut : 1) Ada keselarasan. unsur sosial budaya. serta menciptakan suasana yang menunjang. saling mengisi. Dalam pengertian lain. membimbing. pikiran. terarah. sesungguhnya pembangunan nasional merupakan pencerminan kehendak untuk terus menerus meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia secara benar. dan negara untuk melaksanakan tugas mewujudkan Tujuan Nasional. Pembangunan adalah merata untuk seluruh masyarakat dan di seluruh wilayah tanah 3) Subyek dan obyek Pembangunan adalah manusia dan masyarakat Indonesia. Dalam pembangunan dewasa ini dan jangka panjang. Kegiatan masyarakat dan kegiatan Pemerintah saling mendukung. dan saling melengkapi dalam satu kesatuan langkah menuju tercapainya tujuan pembangunan nasional. pembangunan nasional dapat diartikan merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan dan meliputi seluruh kehidupan masyarakat. dan pertahanan keamanan secara berencana. dan kebulatan yang utuh dalam seluruh kegiatan pembangunan. unsur manusia. 4) Pembangunan dilaksanakan bersama oleh masyarakat dan Pemerintah. menyeluruh. Oleh sebab itu. maka unsur manusia dalam pembangunan sangat penting dan sentral. sehingga pembangunan harus berkepribadian Indonesia dan menghasilkan manusia dan masyarakat maju yang tetap berkepriadian Indonesia pula. 2) air. y Hakikat Pembangunan Nasional Hakikat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Oleh karena itu. terpadu. bangsa. bertahap dan berkelanjutan untuk memacu peningkatan kemampuan nasional dalam rangka mewujudkan kehidupan yang sejajar dan sederajat dengan bangsa lain yang lebih maju. keserasian. jika pelaksanaan pembangunan ditangan orang yang sarat KKN (Korupsi. dan merata.

8) Perwujudan otonomi daerah dalam rangka pengembangan daerah dan pemerataan pertumbuhan dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia. toleran. berbangsa dan bernegara. yaitu ««. dinamis. 7) Pemberdayaan masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi nasional. memajukan kesejahteraan umum. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. menengah dan koperasi. 4) Penjaminan kondisi aman. dan sumber daya manusia yang produktif. rukun dan damai. berdaya saing. berbangsa. terutama pengusaha kecil. beriman dan bertakwa. mandiri. damai. . demokratis. 5) Perwujudan sistem hukum nasional yang menjamin tegaknya supremasi hukum dan hak asasi manusia berlandaskan keadilan dan kebenaran 6) Perwujudan kehidupan sosial budaya yang berkepribadian. Visi dan Misi Pembangunan Nasional y Visi Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai. bersumber daya alam. misi yang diterapkan adalah sebagai berikut : 1) Pengamalan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarkat. 1. berkesadaran hukum dan lingkungan. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. cinta tanah air. y Misi Untuk mewujudkan visi bangsa Indonesia masa depan. d. maju. dan bernegara. tertib dan ketenteraman masyarakat. 3) Peningkatan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan kualitas keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan persaudaraan umat beragama yang berakhlak mulia. mandiri maju. dan berdaya tahan terhadap pengaruh globalisasi. perdamaian abadi. berakhlak mulia. mencerdaskan kehidupan bangsa. dengan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan. kreatif. memiliki etos kerja yang tinggi dan disiplin.y Tujuan Pembangunan Nasional Pembangunan nasional dilaksanakan untuk mewujudkan Tujuan Nasional seperti termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV. menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. berdaya saing dan berwawasan lingkungan. 2) Penegakan kedaulatan rakyat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat. dan keadilan sosial serta mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana termaktub dalam alinea II Pembukaan UUD 1945. berkeadilan. dan sejahtera dalam wadah negara Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat.

yaitu pangan. berketerampilan. inovatgif. bebas dan proaktif bagi kepentingan nasional dalam menghadapi perkembangan global. papan. 11) Perwujudan sistem dan iklim pendidikan nasional yang demokratis dan bermutu guna memperteguh akhlak mulia. bertanggungjawab. produktif. berwawasan kebangsaan. 12) Perwujudan politik luar negeri yang berdaulat. sandang. cerdas. Berdasarkan visi dan misi itu. berdaya guna. profesional. berdisiplin. Visi (impian/harapan) dan misi (hal-hal yang akan dilakukan untuk mencapai visi) tersebut merupakan dasar dan rambu-rambu untuk mencapai tujuan bangsa dan cita-cita nasional. kesehatan. yang bebas dari korupsi. . pendidikan. kolusi dan nepotisme. sehat. serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka mengembangkan kualitas manusia Indonesia. transparan. 10) Perwujudan aparatur negara yang berfungsi melayani masyarakat. maka disusunlah suatu kebijakan pembangunan nasional. kreatif. bermanfaat. dan lapangan kerja.9) Perwujudan kesejahteraan rakyat yang ditandai oleh meningkatnya kualitas kehidupan yang layak dan bermartabat serta perhatian utama pada tercukupinya kebutuhan dasar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful