P. 1
Jamur

Jamur

|Views: 198|Likes:
Published by Rain Noel Sualang

More info:

Published by: Rain Noel Sualang on Aug 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2014

pdf

text

original

Jamur merupakan salah satu flora normal rongga mulut yang sudah ada dalam rongga mulut setiap

individu sejak masih bayi. € Infeksi biasanya terjadi jika keseimbangan kuman di mulut terganggu, sehingga jumlah jamur berlebihan
€

KANDIDIASIS
€

Infeksi ini disebabkan oleh sejenis jamur yang umum, yang disebut candida albicans. Jamur ini, semacam ragi yang ditemukan di tubuh kebanyakan orang. Sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat mengendalikan jamur ini. Jamur ini bisa biasa menyebabkan penyakit pada mulut, tenggorokan dan vagina.

Kandidiasis oral ada beberapa jenis, yaitu: € Kandidiasis Pseudomembran Akut (oral thrush)
y Bercak putih kekuningan pada mukosa

mulut dan lidah y Bercak putih yang mudah diangkat y Umumnya pada bayi

€

Kandidiasis Atropik Akut
y Kandidiasis atropik akut adalah bentuk

infeksi yang berkaitan dengan pemakaian antibiotik dalam jangka waktu yang lama dengan tanda-tanda klinis berupa lesi yang tampak sebagai stomatitis dengan dasar kemerahan.
€

€

Kandidiasis Hiperplastik Kronik
y Kandidiasis hiperplastik kronik (kandidiasis

leukoplakia) sering ditemukan pada mukosa bukal. Insidensi penyakit ini terutama ditemukan pada individu perokok. Sel epitel mukosa mulut yang terinfeksi cenderung mengalami transformasi kearah keganasan.

€

Kandidiasis Eritematosa
y Kandidiasis eritematosa adalah bentuk yang

tersering ditemukan pada penderita yang terinfeksi HIV. Tidak jelas terlihat adanya bercak putih, hanya tampak sebagai daerah kemerahan pada palatum dan dorsum lidah.
€

Angular Cheilitis
y Angular cheilitis biasanya tampak sebagai

jejas disertai radang pada sudut mulut dengan faktor predisposisi yaitu defisiensi vitamin B2.

€

Pemeriksaan diagnostik pada kandidiasis yaitu :
y Usapan mukosa mulut atau vagina y Kerokan kulit atau kuku andida albicans) y Sekret bronkhus (andida Trophicalis) y Urine y Darah

€

Terapi
y Mengobati kandidasis tidak dapat

memberantas raginya. Pengobatan akan mengendalikan jamur agar tidak berlebihan. Pengobatan dapat lokal atau sitemik. y Obat-obatan yang dipakai untuk memerangi kandida adalah obat antijamur. Hampir semua namanya diakhiri dengan µ-azol¶. Obat tersebut termasuk klotrimazol, nistatin, flukonazol, dan itrakonazol.

AKTINOMIKOSIS
Aktinomikosis adalah penyakit infeksi jamur kronik dengan nodulus-nodulus supuratif, granulomatosa disertai sinussinus yang mengeluarkan eksudat purulen. Aktinomikosis disebabkan oleh Actinomyces israelii. € Aktinomikosis memiliki prognosis yang baik, obat penicilin masih merupakan terapi untuk aktinomikosis.
€

KRIPTOKOKOSIS
Kriptokokosis disebabkan oleh jamur Cryptococcus neoforman. Jamur ini hidup di tanah yang mengandung kotoran burung merpati. € Infeksi berupa inhalasi dan menyebabkan kriptokokosis paru dengan gejala klinik yang tidak khas. € Terapinya dengan menggunakan amfoterisin-B secara intravena.
€

HISTOPLASMOSIS
€

Histoplasmosis adalah penyakit menular yang disebabkan karena menghirup jamur Histoplasma capsulatum yang hidup di tanah yang mengandung banyak nitrogen dan mengandung kotoran ayam dan kelelawar.

€ €

Histoplasmosis bisa ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu: Histoplasmosis primer
y Bentuk yang akut, gejala biasanya timbul dalam

waktu 3-21 hari setelah penderita menghisap spora jamur. Penderita akan merasakan sakit disertai demam dan batuk y Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil analisa biakan dari dahak, kelenjar getah bening, sumsum tulang, hati, ulkus di mulut. Penderita infeksi akut histoplasmosis jarang memerlukan terapi obat.

€

Histoplasmosis diseminata
y Biasanya terjadi pada anak-anak dan penderita

gangguan sistem kekebalan tubuh. Gejalagejalanya sangat lambat ataupun sangat cepat, akan bertambah buruk. y Hati, limpa dan kelenjar getah bening membesar. Kadang infeksi ini menyebabkan ulkus di mulut dan saluran pencernaan. Tanpa pengobatan, bentuk ini 90 % berakibat fatal. Bahkan meskipun diobati, pada penderita AIDS bisa terjadi kematian. Infeksi diseminata sering memberikan respon yang baik terhadap pengobatan dengan amfoterisin-B intravena atau itrakonazol per oral.

€

Histoplasmosis kronis
y Bentuk ini merupakan infeksi paru-paru

yang timbul secara bertahap dalam waktu beberapa minggu, menyebabkan batuk dan kesulitan bernafas. gejala-gejala lainnya adalah penurunan berat badan, malaise dan demam ringan y Pada bentuk ini, itrakonazol maupun amfoterisin-B bisa memusnahkan jamur, walaupun kerusakan yang disebabkan infeksi ini menetap dibawah jaringan parut

Fikomikosis
€ € €

Disebabkan oleh jamur dari kelas Phycomycetes. Terdapat 2 bentuk fikomikosis, yaitu: Fikomikosis viseralis
y Merupakan fikomikosis sistemik yang

disebabkan oleh jamur dari ordo Mucorales, yaitu Mucor, Rhizopus dan Absidia. y Infeksinya terjadi secara inhalasi spora atau melalui alat pencernaan dan menyebar ke otak dan organ dalam lainnya. y Prognosisnya kurang baik, terutama bila infeksi telah sampai ke otak, mata dan sinus di daerah kepala.

€

Fikomikosis subkutis
y Disebabkan oleh Basidiobolus meristoporus. y Infeksinya terjadi secara eksogen, namun

mekanismenya belum diketahui secara pasti. y Gejala klinisnya tampak sebagai tumor di bawah kulit, berbatas tegas, kenyal dan tanpa gejala radang, dan tidak menyebabkan keluhan sakit. y Prognosisnya baik, kadang dapat sembuh dengan sendirinya.

Rinofikomikosis Enthomopora
€

€

Rinofikomikosis enthomopora disebabkan oleh Enthomophtora coronata yaitu jamur yang hidup saprofit di tanah yang mengandung humus. Infeksi melalui inhalasi spora yang tersebar di udara. Gambaran klinik berupa tumor berbatas tegas, kenyal dan terasa tidak sakit, yang terletak di bawah mukosa hidung, di bawah kulit, sekitar hidung, sekitar mata, bibir atas dan palatum. Umumnya menimbulkan keluhan gangguan menelan, penyumbatan saluran pernapasan, dan lakrimasi.

Aspergilosis
€

€

€

Merupakan infeksi yang terutama menyerang paruparu. Aspergilosis terjadi bila organisme Apergillus menyusup ke dalam jaringan yang lebih dalam, seperti saluran telinga atau paru-paru, terutama pada penderita tuberkulosis atau bronkitis. Infeksi pada jaringan yang lebih dalam menyebabkan demam, menggigil, syok, mengigau dan pembekuan darah. Aluminium asetat (larutan Burow) digunakan untuk membersihkan saluran telinga yang terinfeksi. Aspergiloma biasanya diangkat melalui pembedahan. Obat anti jamur, seperti amfoterisinB, biasanya diberikan melalui infus.

Parakoksidioidomikosis
€

€

€

Jamur penyebab adalah Paracoccidioides brasiliensis. Penyakit ini hanya ditemukan di Amerika Selatan. Lesi primer terjadi di paru, akibat infeksi yang terjadi karena inhalasi spora jamur penyebab. Dari paru dapat menyebar secara hematogen/limfogen ke organ dalam lainnya, seperti limpa, hati, saluran cerna, mukosa mulut, tulang dan otak. Pengobatan yang digunakan berupa amfoterisin-B intravena, sulfa, dan mikonazol.

Rinospoidiosis
€

€

Rinospoidiosis disebabkan oleh Rhinosporidium seeberi yaitu jamur yang diduga hidup di dalam air. Banyak ditemukan di Indian dan Srilanka. Infeksi terjadi secara eksogen, mekanismenya belum diketahui. Gambaran klinik tampak sebagai polip bertangkai yang mudah berdarah, pada mukosa mata, hidung, faring, mungkin juga mukosa uretra dan telapak kaki. Diagnosa ditegakkan dengan memeriksa jaringan polip yaitu pemeriksaan langsung dan pemeriksaan histopatologi.

Sporotrikhosis
€

€

Jamur penyebab yaitu Sporotrichum schenkii yang hidup di alam bebas, seperti tanah, tumbuh-tumbuhan dan kayu busuk. Penyakit ini ditemukan kosmopolit dan terutama ditemukan pada pekerja kebun. Cara infeksi berupa trauma tusukan duri dari potongan kayu. Secara klinis terdapat pada kulit atau jaringan di bawah kulit dan kelenjar limfe, jarang menyebar ke mukosa, organ-organ dalam dan tulang. Kelainan dapat mengenai hidung, faring dan mulut. Lesi dalam mulut tampak sebagai ulkus yang tidak khas, mirip dengan lesi yang disebabkan oleh penyakit lain.

Kromomikosis
€ €

€

Infeksi jamur kronis pada kulit dan subkutan, yang berbentuk noduli verukosa. Penyakit ini disebabkan oleh jamur golongan dermatiaceae, yaitu jamur yang berwarna gelap. Lesi dimulai sebagai papula kecil yang gatal, lalu berkembanglambat membentuk plakat dengan tepi yang meninggi, batas tidak beraturan atau sebagai noduli dengan permukaan kasar dan verukosa. Warnanya coklat, merah, ungu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->