AUDIT FUNGSI PENGOLAHAN DATA Dewasa ini semakin sering terdengar ungkapan yang menyatakan bahwa dunia modern

sudah memasuki era informasi yang berarti bahwa semakin disadari oleh banyak pihak bahwa informasi merupakan sumber yang semakin peranannya dalam kehidupan dan penghidupan manusia. Pentingnya peranan informasi terlihat dengan makin jelas apabila diingat bahwa perseorangan, kelompok, dan organisasi selalu dihadapkan pada keharusan mengambil berbagai macam kpeutusan. Oleh karena itu, postulat yang sangat fundamental dalam pemahaman pentingnya informasi ialah keputusan akan semakin tepat dan prosesnya berlangsung lebih cepat, efisien, dan efektif apabila didukung oleh informasi. A. SEKILAS TENTANG PENGOLAHAN DATA Sejalan dengan perkembangan teknologi dan semakin pentingnya informasi dalam pengambilan keputusan, maka pengolahan data secara konvensional (manual) yang secara mekanik bagi perusahaan kecil, perusahaan sedang maupun perusahan besar semakin tidak relevan dengan perkembangan yang sangat pesat dan terobosan di bidang teknologi informasi. Oleh karena itu, mulai perlu adanya pemahaman mengenai pengolahan data, organisasi pengolahan data, perangkat keras pengolahan data dan aplikasi data dalam bisnis dan pemeliharaan system. 1. Pengolahan Data Secara Elektronik Definisi dari pengolahan data secara elektronik merupakan serangkaian kegiatan dengan menggunakan computer yang mencakup: a. Pengumpulan Data. Data merupakan bahan mentah yang memerlukan pengolahan lebih lanjut agar berubah bentuknya menjadi informasi, Sedangakan para pengguna informasi menuntut adanya informasi yang bermutu tinggi, sehingga para tenaga pengolah data harus berupaya agar dalam menjalankan fungsinya, terdapat jaminan bahwa:
& Mutu data yang dikumpulkan tinggi, & Relevan dengan kepentingan penggunanya,

Selain itu penyimpanan dilakukan sesuai dengan system tertentu yang diketahui sehingga penelusuran data dan informasi dapat dilakuakn dengan mudah. & Aman dari bahaya kebakaran. serta mudah diambil apabila tiba waktunya untuk digunakan. keputusan pada strategi operasioanal serta pemilihan tipe dan struktur organisasi.. Yang dimaksud dengan pengolahan data adalah mengubah bentuk dan makna data menjadi informasi yang bermanfaat dan dapat digunakan dalam mendukung berbagai proses dalam pengelolaan perusahaan termasuk dalam pengambilan keputusan. Peranan informasi biasanya digunakan dalam pengambilan keputusan pada penentuan tujuan dan berbagai sasaran perusahaan jangka panjang maupun pendek. seperti pesaing. hemat biaya dan mudah ditelusuri. Luaran pengolahan data merupakan informasi yang harus disimpan sedemikian rupa sehingga keamanannya terjamin. 2. Pengolahan Data. Dalam segi kehematan biaya adalah penyimpanan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak memerlukan runag yang besar yang berakibat pada biaya pemeliharaan yang banyak. Yang paling penting dari penyimpanan data ini adalah dari segi keamanan yang dapat dipandang dari tiga segi. Proses Penyimpanan.& Digali dari sumber yang dapat dipercayai. keputusan penyusunan strategi oleh manajemen puncak. Untuk tercapainya hasil olah data . & Aman terhadap kerusakan karena tempat penyimpanan yang tidak baik. c. b. Organisasi Pengolahan Data. yaitu: & Agar jangan sampai jatuh pada orang atau pihak yang tidak berhak. baik internal maupun ekternal. Bentuk-bentuk pengorganisasin ini hanya berlaku apabila perusahaan melakukan sendiri pengolahan datanya.

direktur. Dalam susunan organisasi satuan pengolah data dibuat. c. b. Premis dikatakan sangat mendasar karena pertimbangan sebagai berikut: a. Organisasi yang lumrah digunakan terdiri dari: a. . premise yang sangat mendasar ialah bahwa pipmpinan tertinggi dari satuan kerja itu harus merupakan bagian dari tim manajemen puncak. koreksi program. Dibantu oleh paling sedikit 3 manajer yaitu:  Manajer operasi yang membawahi operasi peralatan computer. b. dan dokumentasi system. Agar seluruh jajaran organisasi memahami pentingnya informasi dalam manajemen bisnis yang ditangani oleh perusahaan.yang bermutu baik dan menghasilkan informasi yang akurat.  Manajer pengembangan system yang bertanggungjawab dalam penyelenggaraan kegiatan pembuatan program baru. Pipmpinan tertinggi harus mengetahuio latar belakang dan proses pengambilan keputusan agar dia dapat menentukan dukungan informasi apa saja yang harus diberikan. pengamanan computer dan penjadwalan penggunaan computer. pengendalian pemrosesan. Pimpinan tertinggi yang bertanggung jawab atas keseluruhan fungsi pengolahan data dengan titlelatur wakil presiden direktur. maka dalam melakukan pengolahan data tersebut disusun organisasi yang menjalankan pengolahan data serta pembagian tuas untuk setiap individunya. analisis. dan pengendalian luaran dan pengendalian koreksi kesalahan. pemrosesan system. Pimpinan tertinggi satuan pengolah data harus mempunyai akses langsung kepada forum pengambialn keputusan strategic dalam perusahaan. atau titlelatur yang sejenis.  Manajer pengendalian masukan²luaran yang membawahi penelitian masukan.

e.d. baik untuk kepentingan pengadaan perangkat keras. pemutakhiran dan penyimpanan data yang didistribusikan kepada berbagai terminal yang on-line dan adanya alat pencetak atau printer untuk mencetak luaran berupa informasi di atas kertas dan satuan kerja pengolahan data. adanya pangkalan data yang menjadi konfigurasi dalam pengolahan data. Agar perusahaan bersedia melakukan investasi yang diperlukan oleh satuan kerja yang dipimpinnya. Agar seluruh jajaran organisasi bersedia memberikan masukan data yang diberikan untuk diolah lebih lanjut menjadi informasi. Dalam pengambilan keputusan yang menggunakan informasi yang dihasilkan oleh pengolahan data terdapat berbagai pendekatan. Namun disisi lain biaya operasi dan pemeliharaan dapat dikurangi karena dua alasan yaiu kapasitas pemrosesan berskala besar dan pemanfaat simultan oleh beberapa pemakai pengolahan data. Keunggulan jika perusahaan menggunakan pendekatan sentralisasi dalam pengolahan data. investasi awal atau modal yang harus ditanam besar karena mainframe biasanya mahal. yaitu: & Dari segi pembiayaan awal. baik secara internal dalm perusahaan maupun secara . Pendekatan sentralisasi secara umum dapat dikatakan sebagai pendekatan pengolahan data yang terpusat. yaitu: a. & Pimpinan satuan pengolahan data dapat melakukan pemantauan yang lebih efektif terhadap lilngkungan yang dihadapi. Ciri-ciri dalam pendekatan sentralisasi untuk pengolahan data adalah adanya satu computer besar yang berperan selaku pemroses seluruh data. membeli atau mengembangkan sendiri perangkat lunak dan untuk pengembangan tenaga spesialis di bidang pengolahan data. Pendekatan Sentralisasi.

Pemutakhiranpun jadi lebih mudah dapat dilakukan.ekternal sehingga berbagai penyesuaian yang diperlukan dengan cepat dapat dilakukan. & Dengan adanya hanya satu pangkalan data. & Kesulitan dalam alokasi waktu computer kepada komponen perusahaan yang dirasa adil dan sesuai dengan beban kerja yang dipikulnya. langkah-langkah pengamanan data dapat diambil dengan mudah. perencanaan dan pengembangan karier bagi para tenaga spesialis pengolahan data dengan berbagai jabatan yang mereka pangku dapat dilakukan sedemikian rupa sehingga para tenaga kerja itu merasa ada prospek untuk meraih kemajuan dalam berkarya di masa yang akan datang. para pemilik data merasa kehilangan hak memiliki data yang diperlukan untuk penyelenggaraan fungsinya karena apabila data tertentu . suatu hal yang sangat penting dalam kegiatan pengolahan data khususnya pengelolaan bisnis pada umumnya. Dibalik keunggulan tersebut ada pula kelembahan dalam pendekatan secara sentralisasi dalam pengolahan data. diantara yaitu: & Waktu yang lama untuk mengembangkan segala jenis aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan seluruh komponen perusahaan karena satuan kerja pengolahan data memang harus melayani seluruh perusahaan. & Dengan sentralisasi pengolahan data. abik dalam arti komponen bidang fungsional sebagai pelaksana tugas pokok maupun sebagai pelaksana tugas penunjang. & Timbulnya kesan bahwa pendekatan sentralisasi. & Dengan adanya satu pangkalan data. konsistensi data dapat lebih terjamin dari duplikasi penyediaan dan penyimpanan data.

yaitu: & Manajemen puncak menggunakan gaya manajemen yang partisipasif. Pendekatan desentralisasi dalam pengolahan data yang dimaksud dapat dilihat dari dua sudut pandang. Desentralisasi pengolahan data dikaitkan dengan desentralisasi pola pengambilan keputusan perusahan. mutu. Dalam hal itu. para manajer bidang fungsional. pendekatan yang paling tepat untuk diterapkan adalah penggabungan antara pendekatan sentralik dan pendekatan desentralistik. Dimungkinkan pengolahan atau pemasukan data dari jarak jauh karena tersedianya fasilitas pengiriman dan penerimaan data melalui hubungan modem tertentu yang dewasa ini. b. & Kelebihan dan Kekurangan. berkat perkaawinan antar beberapa teknologi komunikasi dan teknologi informasi makin banyak jenisnya dan aplikasinya. pengolahan data ± dalam . konsistensi. b. & Makin canggihnya teknologi pengolahan data sehingga dengan menciptakan jaringan yang tepat. para manajer cabang bahkan para manajer kegiatan operasional. ia harus meminta kepada pusat pengolahan data. Pendekatan Desentralisasi.diperlukannya. dan keamanan data dapat terjamin. yaitu: a. Artinya ada data dan informasi tertentu yang penggunaanya hanya penting bagi manajemen puncak. Pendekatan seperti ini seringkali digunakan dengan dua pertimbangan utama. Tidak mustahil apabila manajemen puncak terutama di lingkungan perusahaan besar memutuskan untuk mendelegasikan wewenang pengambilan keputusan kepada manajer satuan bisnis. Pada prakteknya.

tanpa menutup pintu bagi pemakai lain dalam jajaran perusahaan. pemakai untuk kepentingan pemasaran. dan pemakai untuk manajemaen sumber daya manusia dan sebagainya atau karena pertimbangan wilayah operasi perusahaan yang secara geografis mungkin tersebar luas. manajemen puncak dapat memutuskan bahwa yang . pemakai untuk penjualan. sesuai dengan tanggung jawab fungsional masing-masing pemakai. pengolahan dan penyimpanannya ± dapat dilakukan secraa terpusat. biasanya ditekankan bahwa manajemen puncak tidak boleh kehilangan kendali pengolahan data perusahaan sebagai keseluruhan. Pendekatan yang sedemikian pada dasarnya berarti bahwa dalam organisasi dan mengkoordinasikan pengolahan data yang diperlukan dalam proses berbagai jenis keputusan digunakan metode penempatan kegiatan berbagai aspek pengolahan data ± seperti pengumpulan. dan MAN (Metropolitan Area Network). macam-macam komunikasi data apat disebut sebagai suatu jaringan. Misalnya. Dalam penggunaan pendekatan ini. Organisasi Pengolahan Data Berdasarkan Pendekatan Pengolahan yang Terpencar. pemakai untuk kepentingan promosi. wajar jika diolah dengan pendekatan desentralisasi. pemrosesan dan pengolahannya ± pada para pemakai tertentu. 3. seperti pemakai untuk kepentingan produksi. masing-masing system dihubaungkan kedalam suatu jaringan melalui komunikasi data. Yang menarik dari pendekatan ini adalah bentukanya dapat beraneka ragam. WAN (Wide Area Network). . informasi sangat berperan dalam mendukung proses pengambilan keputusan pada berbagai eselon kewenangan dalam perusahaan merasa dipercayai oleh manajemen puncak. Oleh karena itu. Oleh karena itu.arti pengumpulan. meskipun system yang berlaku pada masing-masing pemakai berbeda satu sama lain dengan aplikasi yang mungkin sangat beraneka ragam. Di samping itu data-data teknis tertentu yang hanya untuk kegiatan operasional tertentu. yaitu jaringan LAN (Local Area Network).

pendekatan sebelum ini. tidak hanya yang menyangkut segi-segi teknis pengolahan data.dipencarkannya hanya terbatas pada pemrosesannya saja. Tersedianya sarana dengan teknologi canggih seperti itu pada umumnya dituntut gaya manajerial yang demokratis dalam arti makin banyak mengikutsertakan para bawahan dalam pengambilan keputusan. Faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah kemungkinan terjadinya pengadaan dan pemilikan perangkat keras sedemikian rupa sehingga mempunyai konfigurasi computer yang dimiliki dan digunakan menjadi aneka ragam. terutama juga dalam gaya manajerial terutama dalam menentukan pola pengambilan keputusan. Pengolahan Data oleh Pemakai Akhir. pemrosesan. Salah satu dampak dari perkembangan teknologi informasi demikian ialah kecenderungan tersedianya sangat banyak informasi baik bagi pimpinan pada eselon yag lebih tinggi maupun bagi pemakai akhir yang bersangkutan sendiri padahal belum tentu semuanya relevan sebagai suatu resource. terutama yang menyangkut tugas pekerjaan para bawahan. sedangkan hasilnya berupa data yang terkumpul pada satuan pengolah data secara paripurna dalam arti pengumpulan. Juga mempertimbangkan adanya ketersediaan sumber daya manusia yang harus digunakan secara efektif dan efisien. Kehadiran jenis-jenis alat pengolahan data seperti computer dan notebook mempunyai implikasi yang sangat luas terhadap pengelolaan bisnis. semua dilakukan secara terpusat dan dikendalikan oleh satuan pengolah data pada tingkat perusahaan. karena lokasi tersebar luas. ada mengambil beberapa keputusan factor yang untuk harus dipertimbangakan. dan penelusurannya kembali untuk digunakan ± sifatnya terbatas. untuk pengendalian sukar dilakukan. 4. Meskipun menggunakan demikian. tidak mustahil terjadi pemrosesan data yang sesungguhnya tidak diperlukan dalam menjalankan roda perusahaan. Di luar penggunaan yang terbatas seperti itu. Selain itu mempunyai konsekuensi . yaitu hanya untuk kepentingan spesifik secara local. penyimpanan. Misalnya.

6. seperti terbatasnya kemampuan keuangan dan kemampuan sumber daya manusia untuk pengolahan data. Jenis pemindahan tersebut adalah: & Uploading == yaitu pemindahan data yang berlangsung dari computer kecil ke computer pusat. dan penentuan kebijakan tentang program. pembentukan standar mutu informasi dan prosedur yang harus ditaati dalam koordinasi pengolahan data. Integrasi Antara Komputer Pusat dan Komputer Kecil. Karena pertimbangan tertentu. biasanya bentuknya adalah salah satu dari tiga bentuk yang dikenal yaitu menyerahkan sepenuhnya kepada suatu perusahaan yang memberikan . Donwnloading yang dilakuakn. yaitu bahwa jangan sampai manajemen puncak kehilangan kendali atas pengolahan informasi dalam lingkungan perusahaan yang berarti terdapat berbagai kegiatan yang tetap diselenggarakan secara terpusat seperti pemilihan dan pembelian perangkat keras. system dokumentasi. Untuk kepentingan tertentu seperti pemindahan data dari computer kecil ke computer pusat atau sebaliknya. Pada saat uploading yang biasa terjadi adalah data yang diterima dari computer kecil masih perlu pengolahan lebih lanjut. karena computer kecil tidak memiliki kemampuan untuk mengubah data yang ada pada ingatannya menjadi informasi dalam bentuk yang spesifik diperluukan oleh pihak tertentu dalam perusahaan. maka perusahaan menyerahkan pemrosesan data tersebut kepada pihak ketiga.bagi manajemen puncak. pengujian perangkat lunak. dapat disusun organisasi satuan kerja pengolah data dengan pendekatan integrasi antara kedua jenis computer tersebut. 5. biasanya berisi informasi dari computer pusat yang dikirimkan ke computer kecil sudah siap digunakna untuk kepentingan tertentu. Pemrosesan Data oleh Pihak Ketiga. & Downloading == yaitu pemindahan data dari computer pusat ke computer kecil.

Pelaksanaan outsourcing disini sudah mulai berkurang karena adanya biaya yang lebih mahal serta kerahasiaan yang kurang terjamin daripada biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk pengembangan sumber daya yang dibutuhkan dalam pengolahan data. huruf. hard disc. Komputer dapat dikatakan sebagai suatu system karena terdiri dari beberapa komponen unsure atau alat seperti unit perosesan sentral (CPU). Dalam outsourcing perusahaan harus membayar kepada pihak ketiga tersebut dan jumlah biaya yang dibayarkan berbeda dari satu pendekatan ke pendekatan yang lainnya dan ditentukan adanya negosiasi antar pihak yang terkait. 7. Komputer yang paling besar yang mampu memproses data dengan kemampuan maksimal. selain itu computer ini juga mempunyai kapasitas menyimpan data . misalnya suhu atau dimensi sesuatu. dan symbol disajikan sebagai angkaangaka diskrit 1 dan 0 yang dikenal dengan istilah digit biner. dapat dibagi menjadi: a. Dengan berbagai konfigurasinya. Komputer digital: Yaitu computer yang bekerja dengan cara menghitung . sampai dengan jutaan instruksi tiap detik. Angka. Perangkat Keras Pengolahan Data. basarnya otak atau memori dan besaran computer. Pengolahan data secara elektronik menggunakan perangkat keras yang juga dikenal dengan istilah piranti keras yang disebut computer. b. dan lainnya. Berdasarkan criteria kecepatan. berbagi waktu computer dengan perusahaan lain dan yang dikenal dengan istilah outsourcing. monitor.jasa pengolahan data kepada yang memerlukannya. Komputer Analog: Yaitu computer yang mengukur kuantitas elektronik atau fisik secara berlanjut. computer dikatagorikan menjadi 2 jenis yaitu: a. Komputer Besar (Mainframe).

jaringan on-line. Namun kemampuannya terbatas dan harganya dapat dikatakan murah. aplikasi yang tidak terlalu rumit. Computer Mikro. Biasanya digunakan dalam bisnis untuk pemrosesan dengan pangkalan data. Computer ini memiliki cirri-ciri seperti ukurannya yang kecil. Kalkulator dapat dikatakan sebagai computer nano karena dengan ukuran yang kecil namun mengandung teknologi yang tinggi.(storage) dalam jumlah yang sangat besar. 8. Komputer Mini. kapasitas penyimpanan data yang tidak besar serta harga yang relative murah. c. Salah satu sub katagori computer besar ialah super computer yang memiliki kemampuan dan kecepatan yang tinggi sehingga menyebabkan harga dari computer ini tergolong sangat mahal. akurat. Komputer Nano. Terdapat dua jenis computer mikro yaitu Personal Computer (PC) dan Notebook yang tidak hanya popular dalam kalangan usaha tapi jugabanyak digunakan secara perseorangan. Sedangkan untuk semua jenis keputusan harus didasarkan pada dukungan berbagai informasi sebahgai hasil olahan data. Ukurannya yang sangat kecil sehingga sering pula disebut sebagai computer saku. dapat . Dalam manajemen bisnis penggunaan pengolahan data elektronik pada umumnya berorientasi pada tersedianya informasi yang mutahir. d. Aplikasi Data dan Pemeliharaan Sistem Para manajer pengelola suatu perusahaan pasti dihadapkan pada keharusan untuk mengambil keputusan yang menyangkut berbagai kegiatan perusahaan yang dikelolanya. dan berperan sebagai sarana pengolah data dalam usaha yang berskala kecil. b. kecepatan dalam mengolah data relative lambat.

Perangkat keras. terdiri dari CPU. b. alat pendukung dan penyimpan tambahan. c. Dalam hal ini penjalanan fungsi menggunakan elektronik. b. c.perangkat lunak mempunyai paling sedikit fungsi. Fasilitas fisik. Sumber daya manusia. Menjebatani peranan informasi sebagai hasil olahan datadengan perusahaan yang bersangkutan.dipercaya serta disimpan sedemikian rupa sehingga mudah ditelusuri dan diambil dari tempat penyimpanannya pada waktu dibutuhkan. Mengembagkan berbagai sarana yang dapat dipakai oleh sumber daya manusia sehingga pemanfaatannyamenjadi optimal.yaitu: a. . dalam hal ini harus diperhatikan adnaya sarana dan prasarana fisik dari alat yang ada dengan personal yang menggunakannya harus terpenuhi dan terjamin kerahasiaannya d. maka system yang ada tidak dapat berjalan sebagai mana semestinya. prosedur merupakan instrument yang menjamin bahwa keseluruhan proses pengolahan data telah dijalankan dengan baik dan sebagai mana mestinya. alat-alat luaran. Prosedur. Mengelola berbagai sumber daya komputeryang dimilki oleh perusahaan. Komponen system pengolahan data elektronik untuk berbagai jenis aplikasi terdiri paling tidak lima komponen yaitu: a. Perangkat lunak yang sering disebut dengan istilah program. e. Dalam pengoperasian komputer. yaitu berfungsi sebagai pengendali dan untuk emnjalankan system elektronik yang ada untuk pengolahan data. berperan sebagai aturan main dalam menjalankan roda organisasi dan dalam menyelenggarakan berbagai fungsi dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran perusahaan.program adalah intruksi yang diberikan kepada komputer yang memungkinkan komputer mengerjkan pekerjaan yang diinginkan oleh pemogram. alat untuk memasukkan data. apabila system yang ada sudah baik akna tetapi sumber daya manusia kurang mendukung jalannya system tersebut.

Faktor-faktor yang biasanya dipertimbangkan antara lain: a.tetapi tidak segera dibutuhkan. c.yaitu perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi . baik kemudahan pengoperasiannya karena tersedianya sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan yang memadai tentang informatika dan keterampilan teknis tentang pengolahan data.Perangkat lunak sistem adalah seperangkat program yang fungsinya adalah mengkoordinasikan dan mengendalikan penggunaan perangkat keras disamping sebagai wahana untuk mendukung pelaksanaan perangkat lunak aplikasi.maupun untuk sumber daya .baik yang mempunyai nilai historis bagi perusahaan maupun untuk kepentingan pengelolaan bisnis.perangkat lunak.seperti perumusan dan penentuan strategi akbar perusahaan oleh manajemen puncak. Pertimabangan organisasioanal. Tersedia tidaknya bantuan apabila diperlukan.baik yang sifatnya teknis maupun non teknis.buakn hanya dalam pengoperasian satuan kerja pengolahan data. Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalm memilih sistem pengolahan data.baik yang berkaitan dengan perangkat keras.Dan perangkat lunak aplikasi adalah Intruksi yang ditulis oleh atau untuk pemakai agar pemakai dapat mengaplikasikannya untuk bidang tugas masing ± masing. d.Pada dasarnya terdapat dua jenis perangkat lunak.strategi induk satuan bisnis atau bidang fungsional.melainkan dalan upaya meningkatkan efisiensi kerja perusahaan sebagai keseluruhan.baik untuk kepentingan pengambilan keputusan pada berbagai eleson manajemen. 9. b.strategi dasar bagi kegiatan operasional dan untuk kepentingan penyimpanan informasi. Kesesuaian konfigurasi perangkat keras dan jenis-jenis perangkat lunak dengan kebutuhan perusahaan. Pertimabngan efisiensi.

Pengendalian data. Dukungan satuan pengolahan data sebagai sasaran audit Dari pembahasan dalam bab ini telah tamapak dengan jelas bahwa salah satu tolok ukur keberhasilan satuan kerja pengolahan data menyelenggarakan kemampuannya fungsi dan menjalankan informasi kegiatanya kepada ialah seluruh meberukan dukungan perusahaan. Dukungan satuan pengolahan data kepada manajemen b. Perencanaan pengolahan data.manusia.audit fungsi pengolahan pun padaakhirnya ditujukan pada peningkatan efisiensi. d.Berati dukungan itu harus terlihat dan dirasakan dalam hal penyusunan strategi akbar oleh manajemen puncak. B. c. Hal-hal yang dikemukaakan diatas dapat dikatakan berp sasran strategi pengolahan data dan seluruh aktivitas pengolahan data pada .strategi induk oleh para manajer satuan kerja bisnis.efektivitas.dan produktivitas kerja perusahaan yang bersangkutan.misalnya dalam bentuk pendidikan lanjutan dan pelatihan dalam rangka pemuthakiran ketrampilan. AUDIT FUNGSI PENGOLAHAN DATA Sebagaimana halnya dengan pelaksanaan audit terhadap berbagai fungsi dalam suatu perusahaan. Organisasi pengolahan data. a.dan yang menjadi objek perhatian para pelaksana audit dalam bidang ini menyangkut: a.strategi pasar oleh pimpinan semua bidang fungsional-baik dalam arti tugas pokok maupun tugas penungjang dan strategi operasional yang dirumuskan dan ditentukan oleh para manajer operasi.

f. . g.pelaksana audit harus mampu menemukan fakta tengtang mampu tidaknya satuan pengolah data menyelenggarakan fungsinya. Pententuan lokasi fisik pengolahan data dengan komponennya. Perencanaan pengolaha data yang menjadi sasaran audit mencangkup: a. Organisasi pengolahan data sebagai sasaran audit Kegiatan-kegiatan yang dilakukan melembaga dalam satuan kerja pengolahan data.pengolahan data didistribusikan. c. Keputusan manajemen tentang jumlah investasi untuk kepentingan penyediaan sarana dan prasarana pengolahn data. Keputusan manajemen tentang pelaksana studi kelayakan yang dapat dilakukan oleh para tenaga ahli yang sudah terdapat dalam suatu perusahaan atau menyerahkannya kepada konsultan.audit berupaya untuk meneliti: a. e.apa faktor-faktor penyebab keberhasilannya dan kendala apa yang dihadapi. Konfigurasi perangakat keras dan perangkat lunak yang diperlukan sesuai kebutuhan perusahaan akan informasi dalam berbagai bentuk. d. b. Penelitian tentang para pemasok.jumlah dan jenisnya. Pengadaan perangkat keras dan perangkat lunak.apakah mengikuti pola sentralisasi. Tepat tidaknya letak satuan kerja dalam jajaran perusahaan dalam arti memungkinkannya mempunyai akses terhadap forum pengambilan keputusan tertinggi dalam perusahaan.Oleh karena itu.desentralisasi. Perencanaan Pengolahan data sebagai sasaran audit. c.Dengan demikian.termasuk instalasinya. Pola pengolahan data. b.akhirnya hars diarahkan pada pencapaian berbagai sasaran strategi tersebut.

data keuangan dan data-data lain yang penting bagi kelangsungan hidup dan perkembangan perusahaan. d.yaitu para pengguna informasinya yang sekaligus sebagai sumber data dalam perusahaan. Jenis-jenis pengetahuan dan keterampilan para pengolah data. Pengambilan tindakan pengamanan agar data dan informasi yang sudah diolah dengan susah payah dengan menggunakan tenaga yang .melalui audit hendaknya bisa ditemukn apakah organisasi pengolahan data sudah tepat. Susunan organisasi yang menggambarkan fungsi-fungsi utama dalam pemprosesan data. Singkatnya. g. Jangan sampai data atau informasi jatuh ke tangan orang atau puhak yang tidak berhak.apakah terjadi over organizing atau sebaliknya onder organizing. f.Keamanan data dan informasi yang dimaksud anatra lain ialah : a. c. Pola koordinasi dan interaksi antara satuan pengolahan data dengan berbagai mitra kerjanya.terutama yang sifatnya rahasia perusahaan. Pengaturan tata ruang pengolahan data. c. Pengendalian sebagai sasaran audit Banyak perusahaan yang memilki instalasi pengolahan data sendiri yang berarti bahwa pertimbangan keamana data dan informasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan organisasi. Pengamanan akses ke tempat penyimpanan data dalam arti tidak mudah dimasuki oleh pihak-pihak yang tidak berhak meskipun mereka adalah orang-orang dalam. Lokasi komputer mini dan komputer miko serta data.b. Ada tidaknya uraian pekerjaan bagi para pejabat d petugas pengolah an data.seperti data hasil penelitian dan pengembangan produk baru atau peningkatan produk lama. b. d. e.

dan produktivitas perusahaan yang akan memungkinkannya meraih kemajuan dalam perolehan keuntungan.hambatan.mampu tumbuh dan berkembang serta proaktif dalam menghadapi perubahan dimasa depan yang sealu penuh dengan tantangan.peralatan yang tidak murah.ketidakpastian dan peluang. Dengan demikian pelaksanaan audit mencapai sasaranya.tidak mudah rusak atau tidak ditempatkan pada lokasi yang rawan bahaya kebakaran.mahal.efektivitas.kelembapapn. .dan waktu yang tidak sedikit.yaitu membantu manajemen dalam upaya meningkatkan efisiensi.dan bahaya sejenisnya.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.