P. 1
WUJUD

WUJUD

|Views: 460|Likes:
Published by Tomy Pinball

More info:

Published by: Tomy Pinball on Aug 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2014

pdf

text

original

WUJUD ZAT

1. Pengertian Zat (Ing: matter) Zat atau materi adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Menempati ruang berarti benda dapat ditempatkan dalam suatu ruang atau wadah tertentu sedangkan massa benda dapat diukur baik dengan perkiraan atau dengan alat tertentu seperti neraca. Dua zat tidak dapat menempati ruang yang sama dalam waktu bersamaan. Setiap zat / materi terdiri dari partikelpartikel / molekul-molekul yang menyusun zat tersebut.

Ilustrasi molekul-molekul penyusun zat hijau daun 2. Massa Jenis Zat (kerapatan zat; Ing: density)

Zat-zat yang sejenis pasti mempunyai massa jenis yang sama. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa massa jenis merupakan salah satu ciri khas suatu zat. Dalam huruf Yunani massa jenis dinyatakan dalam huruf ρ (baca: rho) dan didefinisikan sebagai massa zat dibagi dengan volumenya.

Satuan dari massa jenis adalah kg/m3 Contoh massa jenis berbagai zat.

3. Wujud Zat Berdasarkan wujudnya zat dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu padat, cair, dan gas. Masing-masing wujud zat mempunyai ciri-ciri khusus baik dilihat dari bentuk fisiknya maupun partikel-partikel penyusunnya sebagai berikut: A. Zat Gas

(jika tidak terlihat animasinya silahkan klik 2 x ) 1. Letak molekulnya sangat berjauhan 2. Jarak antar molekul sangat jauh bila dibandingkan dengan molekul itu sendiri. 3. Molekul penyusunnya bergerak sangat bebas 4. Gaya tarik menarik antar molekul hampir tidak ada 5. Baik volume maupun bentuknya mudah berubah 6. Dapat mengisi seluruh ruangan yang ada.

Contoh : Udara B. Zat Cair Contoh : air, minyak, oli 1. Letak molekulnya relatif berdekatan bila dibandingkan dengan gas tetapi lebih jauh daripada zat padat. 2. Gerakan molekulnya cukup bebas
3. Molekul dapat berpindah tempat, tetapi tidak mudah meninggalkan kelompoknya karena

masih terdapat gaya tarik menarik. 4. Bentuknya mudah berubah (menyesuaikan wadah/tempatnya) tetapi volumenya tetap.

(jika tidak terlihat animasinya silahkan klik 2 x ) C. Zat Padat 1. Letak molekulnya sangat berdekatan dan teratur. 2. Gaya tarik-menarik antar molekul sangat kuat sehingga gerakan molekulnya tidak bebas.

3. Gerakan molekulnya terbatas, yaitu hanya bergetar dan berputar di tempat saja. 4. Molekul-molekulnya sulit dipisahkan sehingga membuat bentuknya selalu tetap atau tidak berubah. 5. Contoh: kayu, batu, besi

(jika tidak terlihat animasinya silahkan klik 2 x ) 4. ADHESI DAN KOHESI

Contoh: • • • gaya tarik menarik antara molekul kayu membentuk kayu gaya tarik menarik antara molekuk kapur membentuk kapur batang gaya tarik menarik antara molekul-molekul gula membentuk butiran gula pasir . Adhesi Adhesi adalah gaya tarik menarik antara molekul-molekul zat yang tidak sejenis.Disamping terjadi interaksi antar molekul penyusun suatu zat. maka molekul penyusun suatu zat juga dapat bereaksi dengan molekul penyusun zat yang lainnya. Contoh: • • • • Tinta dapat menempel di kertas Kapur / tinta dapat menempel di papan tulis Semen dapat melekatkan batu dengan pasir Cat dapat menempel pada tembok Kohesi Kohesi adalah adalah gaya tarik-menarik antara molekul yang sejenis.

sebaliknya jika gaya kohesi lebih besar maka permukaan zat cair dalam pipa kapiler akan cembung. Hal tersebut dikarenakan gaya kohesi lebih besar dari adhesi.Pengaruh gaya adhesi dan kohesi terhadap zat cair menyebabkan terjadinya peristiwa –peristiwa: A. Dalam kehidupan sehari-hari juga dapat dijumpai peristiwa adhesi dan kohesi. misalnya pipa yang diisi dengan air raksa ( pipa kanan). Meniskus cembung dan meniskus cekung Jika adhesi lebih besar dari pada kohesi maka permukaan (meniskus) zat cair dalam pipa kapiler cekung. misalnya pada pipa yang diisi dengan air ( pipa kiri ). misalnya ketika ada air yang jatuh di atas permukaan daun tertentu akan membentuk bola air. .

Tidak berlakunya hukum bejana berhubungan. Zat cair yang dapat membasahi dinding kaca pipa kapiler memiliki gaya adhesi antara pipa kapiler dengan dinding pipa kapiler lebih besar. . Hal ini akan mempengaruhi tinggi rendahnya permukaan zat cair pada pipa kapiler. Contoh kapilaritas dalam kehidupan sehari-hari: • • • • Naiknya minyak tanah melalui sumbu kompor Naiknya minyak tanah melalui sumbu pada lampu tempel Baiknya air tanah sampai ke daun melalui pembuluh tapis Menetesnya air pada kain dalam ember yang semampai C. Jika pada bejana berhubungan terdapat pipa kapiler atau terdapat perbedaan yang signifikan dari diameter pipa-pipanya maka permukaan zat cair dalam pipa kecil akan lebih tinggi dibandingkan permukaanya pada pipa yang besar sehingga hukum bejana berhubungan tidak berlaku.B. Kapilaritas Kapilaritas adalah meresapnya zat cair melalui celah-celah sempit atau pipa rambut yang disering disebut sebagai pipa kapiler. Sedangkan zat cair yang tidak membasahi dinding kaca pipa kapiler memilki gaya kohesi yang lebih besar. Gejala ini disebabkan karena adanya gaya adhesi atau kohesi antara zat cair dan dinding celah tersebut.

com/belajar-online/wujud-zat/ Wujud zat Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi.i 29 Votes http://arifkristanta.wordpress. cari Wujud zat merupakan bentuk-bentuk berbeda yang diambil oleh berbagai fase materi berlainan. Secara historis. . pembedaan ini dibuat berdasarkan perbedaan kualitatif dalam sifat bulk Dalam keadaan padatan zat mempertahankan bentuk dan volume. dan sedangkan gas mengembang untuk menempati volume apa pun yang tersedia. dalam keadaan cairan zat mempertahankan volume tetapi menyesuaikan dengan bentuk wadah tersebut.

^ D. ISBN 9780486495064. Goodstein (1985). yang terjadi pada suhu tinggi. Dalam keadaan padatan gaya-gaya intermolekul menjaga molekul-molekul berada dalam hubungan spasial tetap. wujud zat yang berbeda adalah tiap keadaan termodinamika yang dibedakan dari keadaan lain dengan sebuah transisi fasa. Begitu pula. Dalam cairan. . gaya-gaya antarmolekul menjaga molekul tetap berada berdekatan. cairan. [sunting] Catatan kaki 1. baik sebagai medium jarang antarbintang maupun sebagai bintang rapat. [1][2] Bentuk zat yang tidak terdiri dari molekul dan diatur oleh gaya-gaya lain juga dapat dianggap sebagai wujud zat berbeda. Kondensat Fermion dan plasma kuark-gluon adalah contohnya. sehingga ada keadaan superkonduktif. Wujud zat juga dapat didefinisikan menggunakan konsep transisi fase. dan gas adalah wujud zat yang paling umum di Bumi. Gaya-gaya antarmolekul yang diciptakan oleh gaya tarik dan tolak ion-ion memberikan keadaan ini sifat-sifat berbeda. Plasma adalah gas yang sangat terionisasi. Dover Phoenix. keadaan kristal cair dan feromagnetik ditandai oleh transisi fase dan memiliki sifat-sifat berlainan. Menggunakan definisi ini. Sebuah transisi fase menandakan perubahan struktur dan dapat dikenali dari perubahan drastis dari sifat-sifatnya. Meskipun padatan. Air dapat dikatakan memiliki beberapa wujud padat yang berbeda.Diagram ini menunjukkan nomenklatur untuk transisi fase yang berbeda-beda Perbedaan antara wujud zat saat ini didasarkan kepada perbedaan dalam hubungan antarmolekul. namun tidak ada hubungan spasial yang tetap. sehingga plasma dideskripsikan sebagai wujud zat keempat.L. kebanyakan materi baryon di alam semesta berada dalam wujud plasma panas. Dalam keadaan gas molekul lebih terpisah dan gaya tarik antarmolekul relatif tidak memengaruhi gerakannya. [3]Munculnya sifat superkonduktivitas dihubungkan dengan suatu transisi fase. States of Matter.

Chaplin (20 August 2009). kita belajar bahwa wujud zat (states of matter) ada tiga.lsbu. hlm.ac. dan gas. Oxford Science Publications. yaitu mempertahankan volume dan bentuknya seperti bebatuan dan es. Yang membedakan satu dengan yang lain adalah jarak antarmolekul penyusun zat tersebut. Air misalnya. begitu juga bentuknya. Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. mereka tidak dapat ke mana-mana kecuali berdiri di tempat. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. menyerupai bentuk gelas ketika di dalam gelas. Sutton (1993). volumenya bertambah ketika balon membesar. Electronic Structure of Materials. jarak antarmolekul penyusunnya sangat dekat (rapat) sehingga molekulmolekulnya tidak dapat bebas bepergian.P. Terakhir gas. Dia tidak dapat mempertahankan bentuk dan volumenya. . 10–12. Ini seperti sebuah orang-orang yang berdesakan di dalam lift sempit.uk/water/phase. Terakhir. 3. "Water phase Diagram". yang jarak antarmolekulnya relatif lebih besar daripada zat padat. Diakses pada 23 Februari 2010. Water Structure and Science. sejumlah air dapat berubah-ubah bentuknya menyesuaikan wadah yang ditempatiny. http://www. Diperoleh dari "http://id. Dengan demikian. Jika sebagian orang tadi keluar dari lift. ISBN 978-0198517542. yaitu padat (solid). Zat cair mempertahankan volumenya tapi bentuknya berubah-ubah sesuai dengan wadahnya.org/wiki/Wujud_zat" Kategori: Wujud zat http://id. 2009 by Febdian Rusydi Di sekolah dasar dahulu kala. baik volume dan bentuknya berubah-ubah sesuai dengan wadahnya. ^ A. maka sebagian yang tinggal merasa lega dan dapat bergerak relatif lebih leluasa.wikipedia. Kalau pun dapat bergerak. Udara di dalam balon misalnya. ^ M.Pada zat padat. Ini analogi dengan zat cair. maka wujud zatnya adalah gas seperti udara. hanya sedikit. cair (liquid).2. Zat padat memiliki sifat rigid.html.wikipedia.org/wiki/Wujud_zat ← Twitter Updates for 2009-06-27 Perubahan Fase Zat → Wujud Zat Kelima Posted on June 27. jika jarak antarmolekul sangat jauh (renggang) sehingga molekul bebas bergerak.

Arah panah ke atas menunjukkan nilai entalpi yang semakin tinggi. baik dilepas ataupun diterima. Zat juga dapat berubah wujud dari satu ke yang lain. Wujud gas juga dapat menjadi padat lewat proses deposisi (deposition) -. Sedangkan dalam gas. Entalpi adalah konsep dalam termodinamika yang menunjukkan total energi dalam plus total energi dari tekanan dan volume zat. Wujud zat dapat juga dibedakan berdasarkan interaksi antarmolekul penyuzun zat. kotak merah menunjukkan proses perubahan fase. namun temperatur zat tidak berubah. Dalam gambar.kebalikannya disebut pengembunan atau kondensasi (condensation). yaitu disebut plasma. Ada satu wujud tambahan berdasarkan interaksi antarmolekul penyusun. Wujud cair ke gas melewati proses penguapan (vaporation) seperti air mendidih menjadi uap air -.kebalikannya disebut penyubliman (sublimation) seperti pada kasus kapur barus.Diagram temperatur-energi pada perubahan fase wujud zat. Proses perubahan fase zat. Wujud padat ke cair melewati proses pencairan (melting) seperti es mencair menjadi air -. Pada zat cair. Namanya perubahan fase zat (phase change). interaksi tarik-menarik antarmolekul relatif lebih lemah sehingga posisi molekul-molekulnya berubah-ubah meskipun tidak ekstrim.kebalikannya disebut pembekuan (freezing). Perubahan fase selalu melibatkan panas. nyaris tidak terjadi interaksi antarmolekul gas sehingga mereka bebas bergerak ke sana ke mari sehingga membuat gas tidak dapat mempertahankan volume dan bentuknya. Plasma adalah gas yang terionisasi (memiliki muatan listrik) dan biasanya memiliki temperatur . pada zat padat interaksi tarik-menarik antarmolekul membuat posisi molekulmolekul penyusunnya tetap dalam koordinat dimensi ruang. Dalam klasifikasi ini.

Namun. Dalam kasus-kasus lain. Jaeger mendapatkan apa yang disebut "daerah tegangan-permukaan-ultrarendah" (ultralow-surface-tension regime). Karena banyaknya plasma mengisi ruang di luar angkasa. gelombang radio. Saat berjalan di pantai. Malah. Kita dapat genggam pasir namun kemudian pasir itu dapat lolos dan jatuh dari sela-sela jari kita -sifat pasir sebagai zat cair.yang tinggi.000 kelvin. inti Matahari. plasma dapat ditemukan pada awan-awan bermuatan yang menghasilkan petir. sesungguhnya plasma lebih banyak terdapat di luar angkasa. Misalnya saja. Kilatan terangbenderang yang kita saksikan dari petir adalah radiasi elektromagnetik (termasuk di dalamnya cahaya tampak. Proses ini mirip pada air yang juga membentuk butiran ketika jatuh (seperti pada air hujan). Di Bumi kita.000 ampere dan memiliki temperatur sampai 28. Dalam fisika. Interaksi ionik antar molekul-molekul bermuatan yang ada dalam plasma memberikan plasma sifat-sifat yang berbeda dari tiga wujud lain. hanya saja pada butiran pasir melibatkan gaya tarik-menarik antarmolekul 100. Proses pembentukan butiran-butiran pasir terjadi karena ketidakstabilan gaya atomik yang menarik bijih-bijih pasir sehingga membentuk butiran -. gas. dan sinar-X) yang dipancarkan oleh plasma. Contoh lain dapat kita lihat ketika sebuah benda jatuh ke atas pasir. Ini adalah fakta terbaru yang dipublikasi oleh Heinrich Jaeger (University of Chicago) di majalah Nature edisi 25 Juni 2009.000 kali lebih kuat. butiran pasir dapat berperilaku seperti padat. Apakah ada wujud zat kelima (the fifth state of material)? Jawabannya mungkin ada dan mungkin berwujud butiran (granular) seperti butiran-butiran pasir yang jatuh dari sela-sela tangan kita. Plasma juga ada di dalam tabung televisi (bukan monitor datar seperti pada laptop) dan lampu neon.ini berbeda dengan teori lama yang mengatakan bahwa butiran pasir terbentuk setelah terjadi tumbukan antarbijih pasir. tubuh kita ditopang oleh pasir pantai -. plasma menjadi salah satu kunci untuk mempelajari Alam Semesta kita. Materi penyusun angin surya (solar wind). Debu-debu kosmik yang menjadi cikal-bakal bintang berwujud plasma.sifat pasir sebagai zat padat. bahkan planet Jupiter sebagian besar berwujud plasma. Inilah yang menjadi alasan kenapa plasma disebut wujud zat keempat (the fourth state of matterial). plasma pada petir membawa arus sampai 30. sebagian orang mendeskripsikan petir itu sendiri adalah plasma. bahkan di antaranya. Ini membuat wujud butiran memiliki sifat-sifat yang berbeda dari keempat wujud zat yang ada. butiran pasir memiliki sifat zat padat dan zat cair pada waktu yang bersamaan. menghasilkan fenomena seperti benda dijatuhkan ke atas air (lihat video). Selain itu. Selain itu. . cair. pengkajian plasma secara khusus dilakukan oleh cabang ilmu yang disebut fisika plasma (plasma physics). sebuah kondisi baru dalam ranah sains yang menentukan dinamika wujud butiran.

Kelas VII | Wujud Zat dan Perubahannya Materi Kelas VII 0 comments Wujud Zat Banyak benda yang dapat dilihat dan dijumpai di kehidupan sehari-hari. batu. Air di . Wujud zat ini adalah gas yang didinginkan menuju 0 kelvin (nol kelvin = absolute zero)." ujar Jaeger. Wah. kita tidak punya sebuah petunjuk kapan kategori klasik itu (padat-cair-gas) tidak dapat dipakai. hehehe. maka kita punya enam wujud zat. Keuntungan dari riset butiran pasir ini juga dapat dinikmati oleh riset berteknologi tinggi seperti eksplorasi Mars dan Bulan oleh robot-robot NASA. cair. Selama ini pihak industri hanya menggunakan metode trial-and-error untuk menangani proses mereka sehingga tingkat kegagalannya tinggi. Banyak produk jadi dan makanan melewati fase butiran. Pada keadaan ini. kacamata. Jika demikian. kondisi permukaan dapat menyebabkan kerusakan fatal. jangan-jangan nanti ada juga wujud ketujuh. riset tentang wujud butiran ini dapat menguntungkan pihak industri. yaitu benda-benda tersebut memerlukan ruang atau tempat untuk keberadaannya. "Fisikawan kaya akan perkakas untuk berurusan dengan zat padat. tabung LPG berisi gas. kedelapan. zat memiliki sifat-sifat unik yang tidak dimiliki oleh wujud lainnya. kursi. Sebenarnya. baja. Berbagai macam benda yang kita jumpai memiliki kesamaan. seperti temperatur. dan seterusnya? Semakin banyak hapalan untuk anak sekolah. dan gas. masih ada satu wujud zat lagi yang telah dikenal sebelum ini. Sebagian orang mengatakan bahwa kondensasi Bose-Einstein inilah yang merupakan wujud zat kelima. yaitu kondensasi Bose-Einstein (Bose-Einstein condentation). es. kelembaban. balon berisi udara. Perubahan kondisi sedikit saja. air.Dikutip dari Wired Science. Tapi. dan daun. Misalnya pensil.

Balon berisi udara bila dibandingkan massanya dengan balon yang kempis. tetapi tidak lepas dari kelompoknya Zat Gas Ciri dari gas di antaranya bentuk dan volume berubah sesuai dengan tempatnya. Susunannya teratur 3. misalkan dalam lift hanya cukup ditempati paling banyak 10 orang dewasa. Begitu pula dengan volumenya. Letaknya berdekatan 2. Volume kelereng akan selalu tetap walaupun berpindah tempat ke dalam gelas. Partikel zat cair memiliki sifat seperti berikut: 1. Gas yang terdapat di balon memiliki bentuk dan volume yang sama dengan balon. Gerakannya tidak bebas. Udara dalam balon menempati ruang bagian dalam balon itu. Dapat disimpulkan bahwa zat adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruangan. Benda atau zat juga memiliki massa. . menempati ruang bagian dalam gelas itu. Contohnya kelereng yang berbentuknya bulat. maka bentuknya seperti gelas. hanya bergetar dan berputar di tempatnya Zat Cair Zat cair memiliki volume tetap tetapi bentuk berubah-ubah sesuai dengan yang ditempatinya. Letaknya sangat berdekatan 2. Tetapi volumenya selalu tetap. batu di pinggir jalan menempati ruang di pinggir jalan di mana ruangan itu tidak ditempati oleh benda lain sebelum batu itu disingkirkan. Gerakannya agak bebas. Pada umumnya zat padat berbentuk kristal (seperti gula pasir atau garam dapur) atau amorf (seperti kaca dan batu granit). Hal itu menunjukkan bahwa udara memiliki massa. Apabila air dimasukkan ke dalam gelas. Manusia juga menempati ruang. Partikel zat padat memiliki sifat seperti berikut: 1. Hal ini disebabkan partikel-partikel penyusunnya agak berjauhan satu sama lain. bentuk dan volumenya sama dengan botol. lebih dari itu ruang dalam lift tidak mencukupi lagi. apabila dimasukkan ke dalam botol akan seperti botol. dipindahkan ke gelas akan tetap berbentuk bulat. akan lebih berat balon berisi udara. Hal ini disebabkan karena daya tarik antarpartikel zat padat sangat kuat. sebagai contoh batu bila ditimbang dengan neraca menunjukkan nilai massa tertentu.dalam gelas. sehingga dapat bergeser dari tempatnya. partikelnya lebih bebas bergerak karena ikatan antar partikelnya lemah. Susunannya tidak teratur 3. Selain itu. Menurut wujudnya zat digolongkan menjadi tiga yaitu Zat Padat Ciri zat padat yaitu bentuk dan volumenya tetap. Gas yang terdapat di dalam botol.

zat dari wujud yang satu ke wujud yang lainnya dapat dijelaskan sebagai berikut. Susunannya tidak teratur 3. Gerakannya bebas bergerak. Apabila uap air didinginkan menjadi embun dan kembali menjadi air. Letaknya sangat berjauhan 2. sehingga dapat memenuhi ruangan Perubahan Wujud Zat Setiap zat akan berubah apabila menerima panas (kalor).Partikel-partikel gas bergerak acak ke segala arah dengan kecepatan bergantung pada suhu gas. Es dipanaskan akan mencair. Air dipanaskan akan menguap menjadi uap air (gas). 1. Menyublim yaitu perubahan wujud zat dari padat ke gas 5. Air didinginkan menjadi es. Berdasarkan diagram tersebut. Mengembun yaitu perubahan wujud zat dari gas ke cair . akibatnya volumenya selalu berubah. Menyublim (mengkristal) yaitu perubahan wujud zat dari gas ke padat 4. Proses perubahan wujud zat tersebut dapat diamati pada diagram. sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari kelompoknya. Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut: 1. Membeku yaitu perubahan wujud zat dari cair ke padat 2. Mencair atau melebur yaitu perubahan wujud zat dari padat ke cair 3. Menguap yaitu perubahan wujud zat dari cair ke gas 6.

1 A. Pemuaian     1. Apa yang terjadi pada uap air itu bila pemanasan dilakukan terus tiada henti? Tingkatan wujud apakah sesudah wujud gas?Jelaskan keadaan partikel-partikelnya! 3.Latihan Yuk!! 1. Pada saat cuaca mendung dan hampir turun hujan.4 Pemuaian Zat Cair .1.3.6 Gas 1.1.3 Pemuaian Luas dan Volume 1.5 Gerak Lebih Banyak 1.1.com/2010/02/kelas-vii-wujud-zat-danperubahannya.1. sebutkan perubahan wujud apa saja yang memerlukan panas dan yang melepaskan panas? http://modulfisika.1 Dari Crayonpedia Langsung ke: navigasi. Berdasarkan skema perubahan wujud zat. Massa Jenis 1.1 Pemuaian Zat Padat 1. mengapa kita sering merasa gerah dan kepanasan? 2.1 Padat 1. Wujud Zat       ○ ○ 1.3 C. cari Daftar isi [sembunyikan] • 1 WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA ○ 1.3.3.3 Zat Padat Bukan Kristal 1. Apabila es dalam ruang tertutup dipanaskan terus menerus akan mengalami perubahan wujud menjadi air dan kemudian menjadi uap air.2 Pemuaian Panjang 1.3.Wasis 7.2 B.1.html Wujud Zat dan Perubahannya .blogspot.2 Zat Padat Kristal 1.1.4 Cair 1.

4.4 D. saat mempelajari wujud zat dan cara-cara perubahan dari satu wujud ke wujud yang lain.4. ○          1. Kalor WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA Kamu mungkin mempunyai pengalaman pada waktu membeli es batu dan es itu sedang mencair.9 Pengaruh Ketakmurnian Zat 1.1 Energi Panas 1.6 Panas dan Perubahan Wujud 1.4.2 Pengertian Kalor 1.4 Penghitungan Kalor 1.4.4. Saat terjadi perubahan dari wujud padat ke cair.5 Mengidentifikasi Perubahan Wujud 1. semua bahan menyerap kalor.7 Titik Lebur dan Titik Beku 1. Bagaimana kalor berperan dalam proses ini? Kamu akan menemukan jawabannya dalam bab ini.4.5 Pemuaian Gas 1.3 Kalor Jenis 1.4.3.8 Titik Didih dan Titik Embun 1. .4.4.

Prosedur .

pada suhu rendah berupa es (wujud padat). Karena tidak ada tekanan yang dapat memampatkan pensil hingga menempati ruang yang lebih kecil. sebagaimana yang akan kamu pelajari. buatlah tanda batas atas air pada gelas itu. pensilmu tetap berbentuk pensil meskipun ada pada tanganmu atau dimasukkan ke dalam gelas. dan batuan. dan gas! Pertanyaan 1. balok c. Apakah wujud masing-masing benda ini? a. Bentuk apa yang dihasilkan oleh udara setelah kamu isikan pada bola voli dan bola sepak? 2. Letakkan balok itu ke dalam gelas kosong. A. Tuangkan 50 ml air itu ke dalam gelas. dan dapat berada dalam wujud yang berbeda. Setiap wujud zat mempunyai sifat-sifat khusus yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi zat tersebut. Sebagai contoh. Apakah volume air itu telah berubah? 3. seperti yang ditunjukkan Gambar 3. dan ikatlah ujungnya sehingga udara tidak dapat keluar. Berubahkah bentuk balok itu? Catatlah hasil pengamatan dan pengukuranmu terhadap balok padat itu. lebar. ukurlah volume air itu. Bagaimanakah bentuk balok itu? Ukurlah panjang. Bagaimanakah bentuk air setelah kamu menuangkan air itu ke dalam cangkir? Dengan menggunakan spidol kecil. pensil. Pikirkan tentang balok. buatlah tanda batas atas air. Tulislah lima jenis benda. Apakah yang menjadi penyebab zat padat bentuk dan volumenya tetap? Perlu diketahui. dan pada suhu tinggi berubah menjadi uap (wujud gas). Wujud Zat Semua zat menempati ruang. Apakah dari masing-masing jenis benda yang kamu tulis itu termasuk benda padat. termasuk zat padat. Gunakan gelas ukur untuk mengukur air sejumlah 50 ml. udara 2. Apakah ukuran dan bentuk balok itu berubah? 3. bahwa partikel-partikel . Sekarang.2. Bagaimanakah bentuk udara di dalam balon itu? Secara pelan-pelan tekanlah balon itu. Pada dasarnya ada tiga wujud zat: padat. senyawa H2O pada suhu kamar berupa air (wujud cair). 4. atau gas? Bandingkan pekerjaanmu dengan pekerjaan temanmu. 2. dan tingginya. mempunyai massa. Apakah setiap benda padat memiliki ukuran dan bentuk yang tetap? 4. Apakah kamu dapat mengubah bentuk udara? Analisis 1. Perhatikan Gambar 3. cair. Tiuplah balon setengah penuh. Tulislah sifat-sifat zat padat. spidol. Sekarang. Bagaimanakah bentuk air setelah kamu menuangkan air itu ke dalam gelas? Dengan menggunakan spidol kecil. cair. Padat Bolpoin. Setiap zat padat mempunyai bentuk dan volume yang tetap. dan gas. air b.1. Pikirkan kegiatan yang baru kamu lakukan. Perhatikan balok padat. maka pensil itu memiliki volume tetap. Dapatkah kamu mengisi balon dengan balok padat? Mengapa? Bagaimana kalau dengan air? 3. Wujud dari suatu zat tergantung pada suhunya.1. cair. tuangkan air itu ke dalam cangkir.

3 menunjukkan model partikel-partikel zat padat. Gambar 3. Pada obyek yang diperbesar seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3.kecil yang menyusun semua zat senantiasa bergerak secara terus-menerus. Gagasan ini disebut teori kinetik zat. Hal ini menjelaskan mengapa zat padat dapat mempertahankan bentuknya. Zat Padat Kristal Pada kebanyakan zat padat. Es merupakan kristal air yang mempunyai bentuk heksagonal.4. Zat padat yang demikian disebut kristal. partikel-partikelnya tertata secara teratur dan berulang. Partikel-partikel itu mampu menggetarkan tetangga dekatnya. Partikel-partikel zat padat saling berdekatan dan terikat kuat oleh gaya antar partikel-partikel itu. Jenis zat padat yang berbeda. namun tidak mempunyai energi yang cukup untuk keluar dari posisinya atau melepaskan diri dari ikatannya. . kamu dapat melihat bahwa kristal garam dapur berupa kubus-kubus kecil. Hal ini menyebabkan volume zat padat tidak dapat dimampatkan menjadi lebih kecil. mempunyai bentuk kristal yang berbeda pula.

maka es itu segera berubah menjadi cair.” Banyak ilmuwan berpendapat bahwa beberapa bahan bukan kristal itu seharusnya digolongkan sebagai cairan kental.Zat Padat Bukan Kristal Beberapa bahan. seperti halnya zat padat. zat cair tidak dapat dimampatkan sehingga volumenya menjadi lebih kecil. Jika kamu menekan ke bawah satu liter air dengan tanganmu. dan beberapa jenis lilin. Bahan-bahan tersebut disebut zat padat amorf. volumenya akan tetap sebesar satu liter. namun bukan kristal. . Kata amorf berarti “tidak mempunyai bentuk. Cair Jika kamu memanaskan es batu di dalam gelas. Walaupun demikian. seperti kaca. beberapa plastik. Zat cair mengalir dan bentuknya sama seperti bentuk wadahnya. tampak sebagai zat padat. dan bentuknya sama seperti bentuk gelasnya.

Gerak Lebih Banyak .

Karena zat cair tidak dapat dimampatkan. cair. Jika kamu menuang 1 liter minyak goreng ke dalam botol 2 liter. Hubungan antara partikel-partikel dan energi dalam zat padat. berarti kamu memaksakan berulang-ulang partikel-partikel udara masuk ke dalam ban sepeda tersebut. Karena partikel-partikel gas tidak saling berdekatan rapat. Gas Kamu mungkin pernah memompa udara ke dalam bola voli. maka partikel-partikel itu dapat juga dimampatkan ke dalam ruangan yang lebih kecil. seperti ditunjukkan pada Gambar 3. partikel-partikel tersebut bebas bergerak ke segala arah sampai gas menyebar merata ke seluruh wadahnya. partikelpartikel gas mempunyai energi yang cukup untuk memisahkan diri dari partikel-partikel lainnya. Oleh karena itu. Menurut teori kinetik zat. dan gas dijelaskan pada Gambar 3. Gas dapat memuai atau menyusut mengisi ruang yang tersedia dan dapat dimampatkan ke tempat yang lebih kecil. Gas mempunyai bentuk dan volume yang tidak tetap. Mengapa demikian? Teori kinetik zat selain menjelaskan sifat zat padat.6 berisi zat cair dengan volume sama. Ketika kamu memompa ban sepeda. minyak goreng itu tidak akan menyebar memenuhi isi botol tersebut. Gerak partikel-partikel ini menyebabkan zat cair mengalir dan mengambil bentuk seperti wadahnya.5 akan mengambil bentuk seperti gelas tersebut.8. . Dua bejana (gelas ukur) pada Gambar 3. kamu tidak dapat memaksa 1 liter minyak goreng ke dalam sebuah wadah setengah liter. Berbeda dengan zat padat. zat cair juga mempunyai volume yang tetap. juga menjelaskan sifat zat cair. ban sepeda. atau meniup balon dan memperhatikan bahwa udara mengambil bentuk sama dengan bentuk benda itu.7. Demikian juga. partikel-partikelnya juga harus saling berdekatan rapat. partikel-partikel zat cair mempunyai energi yang cukup untuk berpindah atau mengembara. hampir serapat partikel-partikel zat padat. Karena partikel-partikel zat cair saling berdekatan rapat.Jus yang dituangkan ke dalam sebuah gelas pada Gambar 3.

.

Perhatikan. Apa yang menyebabkan semua ini? Untuk menemukan jawabannya lakukanlah kegiatan Lab Mini 3. Dengan memperhatikan hasil kegiatan Lab Mini 3.1. Massa jenis merupakan perbandingan antara massa dan volume. Berdasarkan hal ini. Meskipun volumenya sama. mengapa es batu selalu mengapung dalam air? Pernahkah kamu mencampur air dan minyak tanah? Mengapa minyak tanah selalu berada di atas air? Semua logam tenggelam di air. Berdasarkan hasil Lab Mini 3. yaitu satu kantong plastik. ternyata pasir memiliki massa yang lebih besar dibanding kapas.1. Massa Jenis Kamu tentu pernah minum air es atau es teh. dikatakan massa jenis pasir lebih besar daripada massa jenis kapas. ketika kamu membahas massa.1. diskusikan kembali tentang permisalan dua kantong plastik ukuran sama yang diisi kapas dan pasir. apakah massa jenis zat bergantung pada jenis zat? Apakah massa jenis zat dipengaruhi oleh ukurannya? .B. tetapi kayu atau gabus terapung di air.

massa m.Untuk menentukan besar massa jenis suatu benda. maka diperoleh hubungan: C. Pemuaian . Bila massa jenis diberi simbol (dibaca: rho). kamu harus membagi massa benda tersebut dengan volumenya. dan volume V.

Pemuaian dan penyusutan itu terjadi pada semua bagian benda. . mengapa di siang hari yang panas aspal jalan raya dapat retak? Sambungan rel kereta api harus dibuat renggang? Besi-besi penghubung pada jembatanpun harus dibuat renggang? Hal itu sangat berkaitan dengan sifat pemuaian dan penyusutan zat. Pada suhu yang tinggi atom-atom dan molekul-molekul penyusun logam tersebut akan bergetar lebih cepat dari biasanya sehingga mengakibatkan logam tersebut akan memuai ke segala arah. zat cair. para ahli konstruksi dan disain bangunan. Untuk itu agar sambungan besi baja tidak melengkung. Seperti halnya sambungan logam pada jembatan. maka suara berisik roda kereta api ketika melewati rel akan terdengar lebih keras di waktu malam hari dibandingkan siang hari. Mengapa? Untuk menjawab pertanyaan ini diskusikan Gambar 3.Tahukah kamu. Peristiwa pemuaian dan penyusutan terjadi pada zat padat. Untuk itu pada subbab ini kamu akan mempelajari tentang sifat pemuaian dan penyusutan yang terjadi pada ketiga macam zat tersebut dan juga bagaimana penerapan sifat pemuaian itu pada zat -zat tersebut. besi-besi rel kereta api harus dipasang saling berongga untuk mencegah terjadinya kecelakaan kereta api yang disebabkan rel kereta api melengkung (Gambar 3. Pemuaian Zat Padat Pada umumnya benda atau zat padat akan memuai atau mengembang bila dipanaskan dan menyusut bila didinginkan. Dalam menjalankan tugasnya. dan gas. Jembatan umumnya dibuat dari besi baja yang saling disambungkan satu dengan lainnya. karena memuai akibat terik panas matahari atau menyusut di malam hari. Pemuaian ini menyebabkan volume logam bertambah besar dan kerapatannya menjadi berkurang.11.9). Karena sambungan rel kereta api berongga. dan tebal benda tersebut. jembatan. Harus ada rongga yang cukup di antara sambungan-sambungan itu (lihat Gambar 3.10). Bila benda padat (misalnya logam) dipanaskan maka suhunya akan naik. yaitu panjang. maka sambungan-sambungan besi baja tidak boleh dipasang saling rapat satu dengan lainnya. dan jalan raya harus memperhatikan sifat pemuaian dan penyusutan bahan karena perubahan suhu. lebar.

Sentuhan antara kedua ujung logam itu menjadikan rangkaian tertutup dan menyalakan pemanas sehingga ruangan menjadi hangat. Sebaliknya. apabila ruangan telah cukup hangat maka keping bimetal akan mengembang dan kembali ke posisi semula.13 akan menyusut.Bimetal (Gambar 3.2. . Akibatnya ujung bimetal tidak bersentuhan lagi dengan logam biasa sehingga rangkaian pemanas menjadi terbuka dan pemanasan ruangan tidak terjadi lagi. membengkok ke kiri. lakukan kegiatan Lab Mini 3. Untuk mengamati pemuaian panjang.12) dibuat berdasarkan sifat pemuaian zat padat. Bila udara di ruangan dingin maka keping bimetal pada Gambar 3. Prinsip kerja thermostat sebagai berikut. dan menyentuh logam biasa sehingga kedua ujungnya saling bersentuhan. yaitu membengkok ke kanan. Pemuaian Panjang Pemuaian linier atau pemuaian panjang adalah pemuaian yang terjadi pada satu dimensi benda. Bimetal antara lain dimanfaatkan pada termostat. misal pemuaian yang terjadi pada panjang suatu benda.

maka pemuaian yang dialami juga berbeda.2. mengapa kaca pyrex dipilih sebagai bahan pembuatan tabung atau bejana kimia. Hal tersebut ditunjukkan oleh perbedaan gerakan jarum penunjuk pada alat Musschenbroek antara logam aluminium.Dari kegiatan Lab Mini 3.2 kamu dapat mengetahui bahwa untuk jenis logam yang berbeda. tembaga. kemudian kaitkan dengan hasil penga-matanmu. ketika tiga logam tersebut dipanaskan. maupun baja. Logam apakah yang memuainya paling cepat? Perhatikan nilai koefisien muai panjang yang tertulis dalam Tabel 3. bukan dari kaca biasa? .2. Logam yang paling cepat memuai. memi-liki koefisien muai panjang paling besar atau paling kecil? Berdasarkan data dalam Tabel 3.

3 untuk mengamati pemuaian zat cair. akan mengalami muai ruang bila dipanaskan.Pemuaian Luas dan Volume Jika suatu benda berbentuk lempengan dipanaskan maka pemuaian terjadi pada kedua arah sisi-sisinya. Pemuaian luas memiliki koefisien muai sebesar dua kali koefisien muai panjang. Pemuaian Zat Cair Sebagaimana zat padat. Bahkan pemuaian zat cair relatif lebih mudah atau lebih cepat teramati dibandingkan zat padat.000033/Co. dan tinggi). Pernahkah kamu menjumpai daun pintu tidak dapat ditutupkan pada bingkai pintunya? Kaca jendela tidak dapat masuk ke dalam bingkainya? Hal itu terjadi karena pemasangan daun pintu dan kaca jendela terlalu rapat dengan bingkainya. Pemasangan pelat-pelat logam selalu memperhatikan terjadinya pemuaian luas. Balok baja bila dipanaskan akan memuai dengan koefisien muai sebesar 0. Lakukan Lab Mini 3. Pembuatan termometer memanfaatkan sifat pemuaian air. Bagaimanakah pemuaian yang dialami oleh kelereng dan balok besi bila kedua benda tersebut dipanaskan? Benda-benda yang berdimensi tiga (memiliki panjang.000022/Co. Mengapa cairan alkohol dan raksa dipilih sebagai pengisi pipa kapiler dalam termometer? .2. Berdasarkan data dalam Tabel 3. Pemuaian semacam ini disebut pemuaian luas. Pemuaian ruang memiliki koefisien muai tiga kali koefisien muai panjang. sehingga ketika terjadi pemuaian atau penyusutan tidak tersedia lagi rongga yang cukup. lempengan baja memiliki koefisien muai luas sebesar 0. lebar. zat cair juga memuai bila dipanaskan.

lakukan kegiatan Lab Mini 3.Pemuaian Gas Apakah gas juga memuai bila dipanaskan? Untukvmenyelidiki pemuaian gas. .4vberikut ini.

Manakah yang memiliki energi panas lebih besar. Besi ini memiliki energi panas yang lebih besar meskipun suhunya sama dengan suhu yang dimiliki besi yang lebih kecil. Gambar 3. Pada Gambar 3.15 menunjukkan bahwa semangkok sop akan mendingin lebih cepat daripada sop sepanci penuh. Sifat pemuaian gas harus kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Kalor Energi Panas Sebelum kamu mendiskusikan tentang kalor. Kedua benda itu memiliki massa yang berbeda. Energi panas yang mengalir dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah disebut kalor. Secara alami kalor selalu mengalir dari benda yang bersuhu lebih tinggi (panas) ke benda yang bersuhu lebih rendah (dingin).Kegiatan di atas menunjukkan bahwa gas ( udara) yang ada di dalam pipa kapiler akan memuai apabila dipanaskan. sebaiknya kamu mengerti terlebih dahulu tentang energi panas. Suhu tanganmu itu mengalami penurunan. mur ataukah baut? Energi panas adalah energi total partikel-partikel penyusun zat. Mur dan baut itu terbuat dari bahan yang sama dan keduanya juga dipanaskan di dalam air yang bersuhu sama. Satu kalori adalah . Kamu tidak mungkin berharap dingin apabila kamu berdiri di dekat api. Kalor diukur dalam satuan kalori. sedangkan suhu bagian dinding itu mengalami kenaikan. zat yang massanya lebih besar mempunyai energi panas yang lebih besar pula. misalnya ketika memompa ban sepeda jangan terlalu keras.16 kamu tidak mungkin mengharapkan cerek memberikan energi panas ke api dan menjadikan nyala api yang lebih panas. Energi panas mengalir dari tanganmu yang hangat ke dinding yang dingin. Pada suhu yang sama. Misalnya kamu memanaskan dua benda. Pengertian Kalor Apa yang akan terjadi jika kamu menempelkan tanganmu ke dinding yang dingin? Tanganmu akan terasa lebih dingin dan bagian dinding itu akan terasa lebih hangat. mur besi dan baut besi. Besi yang lebih besar memiliki massa yang lebih besar. D.

satuan kalor dalam SI adalah joule. Akan dibutuhkan 500 kalori untuk memanaskan 500 gram air dari 20 oC menjadi 21 oC.Co)]. Tubuhmu mengubah beberapa makanan yang kamu makan menjadi energi panas. Setiap bahan memiliki kalor jenis yang berbeda. Dari Tabel 3. apakah air terasa lebih dingin? Meskipun banyak energi pancaran yang dipindahkan dari matahari ke air.K)]. Apakah perubahan suhu dipengaruhi oleh jumlah energi panas? Untuk menjawab pertanyaan ini lakukan kegiatan Lab Mini 3.3 menunjukkan kalor jenis beberapa bahan.jumlah energi panas yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu sebesar 1 Co dari 1 gram air. Jumlah energi panas yang diperlukan oleh 1 kg bahan untuk menaikkan suhunya sebesar 1 kelvin disebut kalor jenis. dan sering dibulatkan menjadi 4.3 terlihat bahwa kalor jenis air lebih tinggi dibandingkan dengan kalor jenis beberapa bahan lainnya. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan bahwa perubahan suhu 1 kelvin sama dengan 1 celsius derajat. Namun. Kalor jenis dari suatu bahan bergantung pada susunan kimia dari bahan itu. Satu kilokalori (kkal) makanan sama dengan 1000 kalori. alkohol. atau dalam joule per kilogram per celsius derajat [J/(kg. Satu kalori sama dengan 4.5. Air.2 joule.184 joule. Tabel 3. dan bahan-bahan lain yang memiliki kalor jenis tinggi dapat menyerap banyak energi panas dengan sedikit perubahan suhu. Kita menggunakan kilokalori untuk makanan karena kalori terlalu kecil untuk dipakai mengukur energi pada makanan yang kita makan. . Energi panas yang disediakan oleh makanan diukur dalam kalori (kilokalori). suhu air itu masih lebih dingin daripada suhu sekitarnya. Satuan kalor jenis adalah joule per kilogram per kelvin [J/(kg. Kalor Jenis Pada saat kamu mencebur ke sungai atau danau di siang hari yang panas.

kamu meletakkan benda yang panas di kalorimeter seperti Gambar 3. merupakan simbol perubahan energi panas (benda menerima kalor atau melepas kalor).Penghitungan Kalor Perubahan energi panas (kalor yang diterima atau kalor yang diberikan) suatu benda tidak dapat diukur secara langsung. . Misalnya. Q juga negatif.17. Apabila DT negatif. kamu dapat menghitung kalor yang diterima air. Simbol Δ (delta) berarti “perubahan. namun dapat dihitung. “Perubahan” yang ditunjukkan oleh Q. ini berarti bahwa benda mengalami kenaikan suhu dan mendapat energi panas (menerima kalor).” jadi ΔΤ adalah perubahan suhu. Q juga positif. Dengan mengukur kenaikan suhu air dalam kalorimeter. Kalor jenis dapat dipakai untuk penghitungan kalor tersebut. Sekarang anggap saja kamu mengambil 32 g sendok perak dari sebuah panci yang berisi air dengan suhu 60 oC dan biarkan dingin hingga mencapai suhu kamar. yaitu sekitar 27 oC. benda kehilangan energi panas (melepas kalor) dan mengalami penurunan suhu. Apabila ΔΤ positif. Kamu memiliki cukup informasi untuk menemukan kalor yang dikeluarkan oleh sendok dengan menggunakan persamaan di bawah ini.

Soal-soal berikut ini akan memberi kamu latihan dalam menghitung perubahan energi panas (kalor). .

air bila dimasukkan ke dalam freezer (ruang pembeku pada kulkas) akan berubah wujud menjadi es batu. Pada saat kamu mendidihkan air. Terjadinya perubahan wujud sering kita amati dalam kehidupan sehari-hari. seperti terlihat pada Gambar 3.6 di bawah ini. Peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi zat cair semacam ini disebut peleburan/pencairan. kamu menambahkan panas pada . Peristiwa di atas disebut pembekuan.Mengidentifikasi Perubahan Wujud Untuk mengamati terjadinya perubahan wujud. Es batu bila dimasukkan dalam air panas. Pada saat mendidih. Penguapan merupakan peristiwa perubahan wujud zat cair menjadi gas. kamu mengamati perubahan wujud zat yang lain yang disebut penguapan. Sebaliknya. lakukan kegiatan Lab Mini 3.18. akan berubah wujud menjadi cair. Pada saat membeku. zat berubah dari wujud cair ke wujud padat.

tidak semua partikelpartikelnya memiliki energi kinetik yang sama.19. Kalor lebur diperlukan untuk berubah dari wujud padat ke cair. Titik-titik air terlihat pada permukaan gelas ketika uap air mengenai permukaan gelas yang dingin itu. Untuk air. Pada saat zat cair menguap. Ketika kamu berkeringat. seperti terlihat pada Gambar 3. energi kinetik rata-rata dari partikelpartikel yang ditinggalkan menjadi lebih kecil. Banyak zat cair tidak perlu mendidih untuk berubah menjadi gas. Teori kinetik zat dapat menjelaskan peristiwa di atas. Pada penyubliman. Karena air itu sekarang lebih dingin daripada kulitmu. maka akan mengambil panas dari kulitmu dan kamu merasa dingin. Kamu melihat perubahan wujud yang lain ketika gelasmu yang berisi es “berkeringat”. Sehingga.20 secara rinci menggambarkan perubahan energi yang terlibat dalam perubahan wujud. air keringat yang menempel di kulitmu dapat berubah menjadi gas tanpa mendidih dulu. . Untuk berubah wujud diperlukan sejumlah kalor. Pada saat sebagian partikel bergerak cepat meninggalkan partikel air yang lain. Panas dan Perubahan Wujud Bagaimana air keringat menguap dari kulitmu dan mengapa saat itu kamu merasa dingin.zat cair sampai zat itu mencapai suhu dimana zat cair itu berubah menjad gelembung-gelembung gas di bawah permukaannya. zat padat berubah secara langsung menjadi gas tanpa melalui wujud cair. Kalor uap diperlukan untuk berubah dari wujud cair ke gas. Apakah kamu memperhatikan bahwa kapur barus menjadi berkurang ketika diletakkan di ruang terbuka dalam waktu yang cukup lama? Peristiwa ini disebut penyubliman. Gambar 3. Peristiwa berubahnya gas menjadi cair seperti di atas disebut pengembunan. kalor leburnya 334 kJ/kg dan kalor uapnya 2260 kJ/kg. suhu air yang tersisa turun. Zat cair tersebut secara berangsur-angsur berubah menjadi gas pada suhu di bawah titik didih. Sebagian partikel-partikel bergerak cepat meninggalkan zat cair itu dan menjadi gas. Titiktitik air pada daun di pagi hari juga merupakan hasil pe-ngembunan.

.

Sedangkan kalor beku menyatakan banyaknya kalor yang dilepaskan oleh 1 kg zat untuk membeku pada titik bekunya. b). Jumlah kalor yang diserap oleh zat pada saat melebur dan jumlah kalor yang dilepas pada saat zat membeku. Titik lebur terjadi ketika zat berubah dari padat menjadi cair. . Titik beku pada dasarnya sama dengan titik lebur. besarnya dapat dihitung dengan persamaan berikut. Suhu ketika zat melebur disebut titik lebur. maka akan diperoleh grafik hubungan antara kalor dan suhu. Dalam keadaan itu es menerima kalor namun suhunya tidak mengalami perubahan. Setiap zat melebur dan membeku pada suhu yang sama. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilukiskan pada grafik Gambar 3.21 (a. Setiap zat mempunyai nilai kalor lebur tertentu. Perbedaan antara titik lebur dan titik beku hanya terletak pada peristiwa perubahan wujud saja. Kalor yang diperlukan oleh suatu zat untuk melebur sebanding dengan massa zat dan kalor lebur zat. Titik beku adalah suhu ketika suatu zat membeku. Kalor lebur menyatakan banyaknya kalor yang diserap setiap 1 kg zat untuk melebur pada titik leburnya.21 ( b) menunjukkan bahwa suhu es tersebut tidak berubah selama es itu melebur.Titik Lebur dan Titik Beku Apakah suhu zat cair bertambah selama zat melebur? Apakah diperlukan kalor pada waktu zat melebur? Jika sebongkah es batu dipanaskan dari wujud padat sampai mencair semuanya. sedangkan titik beku terjadi ketika zat berubah dari cair menjadi padat. seperti ditunjukkan pada Gambar 3.

21 (c dan d).Titik Didih dan Titik Embun Apakah suhu zat cair mengalami peningkatan selama zat cair dalam keadaan mendidih? Untuk menjawab pertanyaan ini lakukan Lab Mini 3. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilukiskan pada grafik Gambar 3.21 (d) menunjukkan bahwa suhu air tersebut tidak berubah meskipun air tersebut dalam keadaan mendidih dan air berangsur-angsur berubah menjadi uap air. titik didih sama dengan titik embun.7. Suhu zat cair pada waktu mendidih disebut titik didih. seperti ditunjukkan pada Gambar 3. Banyaknya kalor yang diperlukan selama mendidih bergantung pada massa zat dan kalor uap.7 akan diperoleh grafik hubungan antara kalor dan suhu. Setiap zat mendidih dan mengembun pada suhu yang sama. Sebaliknya. Kalor uap adalah banyaknya kalor yang diserap oleh 1 kg zat . Dalam keadaan itu air tetap menerima kalor namun suhunya tidak mengalami perubahan. Dari kegiatan Lab Mini 3. suhu zat gas pada waktu mengembun disebut titik embun.

Kalor uap sama dengan kalor embun. keadaan grafik itu mendatar. suhunya tidak mengalami peningkatan meskipun terus . Apabila diperhatikan grafik pada Gambar 3. Sedangkan banyaknya kalor yang dilepaskan selama mengembun bergantung pada massa zat dan kalor embun.21 menunjukkan bahwa di bagian (b) dan (d). besarnya dapat dihitung dengan persamaan berikut.untuk menguap pada titik didihnya. Jumlah kalor yang diserap selama zat menguap dan jumlah kalor yang dilepas zat selama mengembun. Ini menunjukkan bahwa pada waktu es mencair dan air mendidih. Kalor embun adalah banyaknya kalor yang dilepaskan oleh 1 kg zat untuk mengembun pada titik embunnya.

mereka menghasilkan air tawar dari air laut. Cobalah kamu jelaskan bagaimana mereka menghasilkan air tawar yang berasal dari air laut (air asin) tersebut? Mungkin kamu pernah melihat bagaimana petani tambak garam menghasilkan garam dari air laut. Pengaruh Ketakmurnian Zat Pernahkah kamu melihat orang yang sedang membuat es krim secara tradisional di sekitar tempat tinggalmu? Mengapa orang tersebut mencampurkan garam ke dalam es batu? Apakah orang tersebut mengharapkan agar es krim yang dihasilkan memiliki rasa asin? Untuk lebih meyakinkan kamu. Hal ini menyebabkan air es yang dicampur garam tersebut suhunya turun lebih jauh. Pengaruh kalor itu tidak terlihat berupa kenaikkan suhu. Karena tidak ada “pasokan” kalor dari luar.diberi kalor. Seperti yang telah kita pelajari bahwa setiap benda memerlukan kalor untuk melebur. namun digunakan untuk mengubah wujud zat dari padat menjadi cair atau dari cair menjadi uap. Kalor yang diterima zat itu seakan-akan tersembunyi. Air laut mendidih pada suhu yang lebih tinggi daripada air tawar. Hal ini menyebabkan es melebur pada suhu di bawah 0 oC. Fenomena ini dapat digunakan untuk mendinginkan air menjadi es.8 tersebut membuktikan bahwa garam dapat menurunkan titik lebur es. Mereka memanfaatkan fenomena alam tentang titik didih tersebut. sekarang bagaimana pengaruhnya terhadap titik didih zat (misalnya. Di negara-negara yang tidak memiliki sumber air tawar. Semakin pekat suatu larutan. tidak terlihat). Garam yang dicampurkan ke dalam es dapat menurunkan suhu es tersebut sampai -20 oC.8. . Turunnya suhu disebabkan garam menurunkan titik lebur es. Berdasarkan hasil kegiatan dalam Lab Mini 3. Kalor yang diberikan oleh api tidak digunakan untuk menaikkan suhu. lakukanlah kegiatan dalam Lab Mini 3. semakin tinggi titik didih larutan itu. air). Apabila kegiatan dalam Lab Mini 3. sekalipun tampaknya es itu dalam keadaan cair.9. namun proses pembuatan garam itu juga memanfaatkan fenomena alam tersebut.9 tersebut kamu dapat menyimpulkan bahwa titik didih suatu zat akan naik jika ke dalam zat itu dilarutkan zat lain. Dimanakah letak perbedaan antara cara menghasilkan air tawar (pemurnian air) dengan cara membuat garam? Cobalah kamu jelaskan. maka kalor diambil dari dirinya sendiri. misalnya dalam pembuatan es krim. Meskipun garam yang dihasilkan dari air laut itu tidak perlu dididihkan. kalor yang digunakan untuk mengubah wujud zat disebut kalor laten (“laten” berarti tersembunyi. Untuk mengetahui jawabannya kamu dapat melakukan kegiatan dalam Lab Mini 3. Oleh karena itu.

.

1#WUJUD_ZAT_DAN_PERUBAHANNYA .crayonpedia.http://www.org/mw/Wujud_Zat_dan_Perubahannya__Wasis_7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->