P. 1
Suku Jawa

Suku Jawa

|Views: 116|Likes:
Published by Riswan Nurbawan

More info:

Published by: Riswan Nurbawan on Aug 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2011

pdf

text

original

KEBUDAYAAN SUKU BATAK , BUGIS

Maya Mariyani T.
XI Boga 1 IPS

Smk n 2 depok Jl. Abdul wahab , pintu 2 twlaga golf

Pembimbing : Bu kania s.p

Untuk mahar perkawinan-saudara mempelai wanita yang sudah menikah. Raja yang bersangkutan adalah Raja Kesaktian yang bernama Alang Pardoksi (Pardosi). sedangkan dalam bahasa Toba hal itu disebut Marsiurupan. Apabila yang menikah adalah seseorang yang bukan dari suku Batak maka dia harus diadopsi oleh salah satu marga Batak (berbeda klan). piso surit (sejenis belati). Raron itu merupakan satu pranata yang keanggotaannya sangat sukarela dan lamanya berdiri tergantung kepada persetujuan pesertanya. Seperti cangkul. Perkawinan Pada tradisi suku Batak seseorang hanya bisa menikah dengan orang Batak yang berbeda klan sehingga jika ada yang menikah dia harus mencari pasangan hidup dari marga lain selain marganya. B. Masa kejayaan kerajaan Batak dipimpin oleh raja yang bernama. Acara tersebut dilanjutkan dengan prosesi perkawinan yang dilakukan di gereja karena mayoritas penduduk Batak beragama Kristen. bajak (tenggala dalam bahasa Karo). Angkola dan Mandailing. Teknologi Masyarakat Batak telah mengenal dan mempergunakan alat-alat sederhana yang dipergunakan untuk bercocok tanam dalam kehidupannya. Simalungun. Yaitu Kabupaten Karo. mereka mendiami wilayah beberapa Kabupaten atau bagaian dari wilayah Sumatra Utara. Deli Hulu. Masyarakat Batak juga memiliki senjata tradisional yaitu. Bahasa Dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari. UNSUR BUDAYA A. suku Pohan. Dilihat dari wilayah administrative. Serdang Hulu. piso gajah dompak (sebilah keris yang panjang). Dairi. kampung Parsoluhan. Kekerabatan Kelompok kekerabatan suku bangsa Batak berdiam di daerah pedesaan yang disebut Huta atau . dan Asahan. (4) Logat Toba yang dipakai oleh orang Toba. podang (sejenis pedang panjang). C. Toba. ialah: (1)Logat Karo yang dipakai oleh orang Karo. D. orang Batak menggunakan beberapa logat. Organisasi Sosial a. Unsur teknologi lainnya yaitukain ulos yang merupakan kain tenunan yang mempunyai banyak fungsi dalam kehidupan adat Batak. Daerah ini dilalui oleh rangkaian Bukit Barisan di daerah Sumatra Utara dan terdapat sebuah danau besar dengan nama Danau Toba yang menjadi orang Batak. Mandailing dan Tapanuli Tengah. Tapanuli Utara. Daerah asal kediaman orang Batak dikenal dengan Daratan Tinggi Karo. Sekelompok orang tetangga atau kerabat dekat bersama-sama mengerjakan tanah dan masing-masing anggota secara bergiliran. Dalam bahasa Karo aktivitas itu disebut Raron. tongkat tunggal (engkol dalam bahasa Karo). sabit (sabi-sabi) atau ani-ani. Kangkat Hulu. Sultan Maharaja Bongsu pada tahun 1054 Hijriyah berhasil memakmurkan negerinya dengan berbagai kebijakan politiknya.SEJARAH Kerajaan Batak didirikan oleh seorang Raja dalam negeri Toba sila-silahi (silalahi) lua¶ Baligi (Luat Balige). hujur (sejenis tombak). DESKRIPSI LOKASI Suku bangsa Batak dari Pulau Sumatra Utara. (3) Logat Simalungun yang dipakai oleh Simalungun. b. Pengetahuan Orang Batak juga mengenal sistem gotong-royong kuno dalam hal bercocok tanam. Simalungun. (2) Logat Pakpak yang dipakai oleh Pakpak.

(c) perbedaan sifat keaslian dan (d) status kawin. Marga tersebut terikat oleh simbol-simbol tertentu misalnya nama marga. orang-orang dalam satu kelompok saling menyebut Sabutuha (bersaudara). Kain adat sesuai dengan sistem keyakinan yang diwariskan nenek moyang . Biasanya satu Huta didiami oleh keluarga dari satu marga. Begu : Tondinya orang yang sudah mati. Sektor kerajinan juga berkembang. 2. sapi. Siloan Na Balom: berkedudukan sebagai penguasa dunia mahluk halus. Kesenian Seni Tari yaitu Tari Tor-tor (bersifat magis). Saga-saga. dan yang baikbaik. Alat Musik tradisional : Gong. Religi Pada abad 19 agama islam masuk daerah penyebaranya meliputi batak selatan . ukiran kayu. Walaupun d emikian banyak sekali masyarakat batak didaerah pedesaan yang masih mmpertahankan konsep asli religi pendduk batak. temmbikar. Dalam hubungannya dengan roh dan jiwa orang batak mengenal tiga konsep yaitu : Tondi: jiwa atau roh. Setiap kelurga mandapat tanah tadi tetapi tidak boleh menjualnya. Tari serampang dua belas (bersifat hiburan). beranak. G. mendirikan rumah. Sahala : jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang. . ayam. 3. Hagabeon Nilai budaya yang bermakna harapan panjang umur. Kelompok yang memberikan gadis disebut Boru. F. Mata Pencaharian Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan . menyambut tamu yang dihormati dan upacara menari Tor-tor. dan bebek. Perternakan juga salah satu mata pencaharian suku batak antara lain perternakan kerbau. Hamoraan Nilai kehormatan suku Batak yang terletak pada keseimbangan aspek spiritual dan meterial. untuk kelompok yang menerima gadis untuk diperistri disebut Hula-hula. Agama kristen masuk sekitar tahun 1863 dan penyebaranya meliputi batak utara. Stratifikasi sosial orang Batak didasarkan pada empat prinsip yaitu : (a) perbedaan tigkat umur. Hasil kerajinan tenun dari suku batak adalah kain ulos.Kuta menurut istilah Karo. babi. penyerahan harta warisan. Klen kecil tadi merupakan kerabat patrilineal yang masih berdiam dalam satu kawasan.Ada pula kelompok kerabat yang disebut marga taneh yaitu kelompok pariteral keturunan pendiri dari Kuta. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga. Kekerabatan Nilai kekerabatan masyarakat Batak utamanya terwujud dalam pelaksanaan adat Dalian Na Talu. Sebaliknya klen besar yang anggotanya sdah banyak hidup tersebar sehingga tidak saling kenal tetapi mereka dapat mengenali anggotanya melalui nama marga yang selalu disertakan dibelakang nama kecilnya. Orang batak juga percaya akan kekuatan sakti dari jimat yang disebut Tongkal. anyaman rotan. NILAI BUDAYA 1. (b) perbedaan pangkat dan jabatan. upacara kematian. Misalnya tenun. Penangkapan ikan dilakukan sebagian penduduk disekitar danau Toba. yang ada kaitanya dengan pariwisata. E. Kain ini selalu ditampilkan dalam upacara perkawinan. bercucu banyak. Debeta Mula Jadi Na Balon : bertempat tinggal dilangit dan merupakan maha pencipta. kambing. dimana seseorang harus mencari jodoh diluar kelompoknya. Orang batak mempunyai konsepsi bahwa alam semesta beserta isinya diciptakan oleh Debeta Mula Jadi Na Balon dan bertempat tinggal diatas langit dan mempunyai nama-nama sesuai dengan tugasnya dan kedudukanya .

Jumlah populasi 6.4. Najib Tun Razak. 5. ASPEK PEMBANGUNAN Aspek pembangunan dari suku Batak yaitu masuknya sistem sekolah dan timbulnya kesempatan untuk memperoleh prestise social. Melupakan adat dianggap sangat berbahaya. ensiklopedia bebas Suku Bugis Raja Ali Haji. Andi Mallarangeng. B. Saling tolong menolong antara kerabat dalam dunia dagang dan dalam lapangan ditengah kehidupan kota modern umum terlihat dikalangan orang Batak.0 juta (sensus 2000) Kawasan dengan jumlah penduduk yang signifikan . Pengayoman Pengayoman wajib diberikan terhadap lingkungan masyarakat. dan saling membantu. Uhum dan ugari Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji. menghargai. Pengakuan hubungan darah dan perkawinan memperkuat tali hubungan dalam kehidupan seharihari.J. Habibie. Adat itu sendiri bagi orang Batak adalah suci. 6. Keketatan jaringan kekerabatan yang mengelilingi mereka itulah yang memberi mereka keuletan yang luar biasa dalam menjawaSuku Bugis Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Terjadinya jaringan hubungan kekerabatan yang berdasarkan adat dapat berjalan dengan baik. Marsisarian Suatu nilai yang berarti saling mengerti. Jusuf Kalla. tugas tersebut di emban oleh tiga unsur Dalihan Na Tolu. Sophan Sophiaan.

508 64.200 26.157.289 314.490 120.393 33.495 135.400 50.374 Bugis.Indonesia (sensus 2000) Sulawesi Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Sulawesi Tengah Sulawesi Barat Kalimantan Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Kalimantan Barat Sumatera Riau Jambi Bangka Belitung Kepulauan Riau Jawa Jakarta Malaysia Singapura (sensus 1990) Bahasa 5. dan lain-lain Agama .570 366. Indonesia.465 15.000 372. Melayu.008 103.207 522.400.000 [1] 3.000 728.

Daftar isi [sembunyikan] y y y y y 1 Sejarah o 1. Kalimantan Timur.2 Perkembangan o 1.[2] Berdasarkan sensus penduduk Indonesia tahun 2000.3.3.2 Serdadu Bayaran 3 Bugis Perantauan o 3.1 Perompak o 2.1 Awal Mula o 1.3.1 Kerajaan Bone  1.2 Kerajaan Makassar  1.4 Kerajaan Wajo  1. Kini orang-orang Bugis menyebar pula di berbagai provinsi Indonesia. Penciri utama kelompok etnik ini adalah bahasa dan adat-istiadat. populasi orang Bugis sebanyak sekitar enam juta jiwa. Papua. dan Kalimantan Selatan.1 Penyebab Merantau o 3.5 Konflik antar Kerajaan o 1. Makassar Bugis merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan.3 Kerajaan Soppeng  1.3 Masa Kerajaan  1. juga dikategorikan sebagai orang Bugis.2 Bugis di Kalimantan Timur o 3. Orang Bugis juga banyak yang merantau ke mancanegara. Sulawesi Tengah.6 Masa Kemerdekaan 2 Mata Pencaharian o 2.3. Mandar.3 Bugis di Sumatera dan Semenanjung Malaysia 4 Referensi 5 Lihat pula [sunting] Sejarah .5 Kolonialisme Belanda o 1. sehingga pendatang Melayu dan Minangkabau yang merantau ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga administrasi dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi.4 Penyebaran Islam o 1.3. seperti Sulawesi Tenggara.Islam Kelompok etnis terdekat Toraja.

Penamaan "ugi" merujuk pada raja pertama kerajaan Cina yang terdapat di Pammana. Manurungnge ri Matajang dikenal juga dengan nama Mata Silompoe. yang kemudian muncul seorang To Manurung yang dikenal Manurungnge ri Matajang. Adapun ade' pitue terdiri dari matoa ta. Pangkajene Kepulauan. ayahanda dari Sawerigading. Daerah peralihan Bugis dengan Mandar adalah Kabupaten Polmas dan Pinrang. aksara. Sawerigading Opunna Ware (Yang dipertuan di Ware) adalah kisah yang tertuang dalam karya sastra I La Galigo dalam tradisi masyarakat Bugis. Saat ini orang Bugis tersebar dalam beberapa Kabupaten yaitu Luwu. tapi proses pernikahan menyebabkan adanya pertalian darah dengan Makassar dan Mandar. La Sattumpugi adalah ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu. Sinjai. Meski tersebar dan membentuk suku Bugis. istilah matoa kemudian menjadi arung. Kerajaan Luwu adalah kerajaan yang dianggap tertua bersama kerajaan Cina (yang kelak menjadi Pammana). yaitu La Sattumpugi. Barru. matoa tibojong. Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya. matoa macege. Daerah peralihan antara Bugis dengan Makassar adalah Bulukumba. Mereka menjuluki dirinya sebagai To Ugi atau orang-orang atau pengikut dari La Sattumpugi. yang berarti orang Bugis. Sawerigading sendiri adalah suami dari We Cudai dan melahirkan beberapa anak termasuk La Galigo yang membuat karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 9000 halaman folio. komunitas ini berkembang dan membentuk beberapa kerajaan. Bone. matoa tanete riattang. setelah Manurungnge ri Matajang. Wajo. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan. Kaili. Sidenreng dan Rappang. Kata "Bugis" berasal dari kata To Ugi. Beberapa kerajaan Bugis klasik antara lain Luwu. Masyarakat ini kemudian mengembangkan kebudayaan. bahasa. Pinrang. Kisah Sawerigading juga dikenal dalam tradisi masyarakat Luwuk. dan pemerintahan mereka sendiri. Kemudian kemanakan La Ummasa' anak dari adiknya yang menikah raja Palakka lahirlah La Saliyu . Wajo. kerajaan Bone dipimpin oleh putranya yaitu La Ummasa' Petta Panre Bessie. Kabupaten Wajo saat ini. Mario (kelak menjadi bagian Soppeng) dan Siang (daerah di Pangkajene Kepulauan) [sunting] Masa Kerajaan [sunting] Kerajaan Bone Di daerah Bone terjadi kekacauan selama tujuh generasi. Sidrap. Suppa. Soppeng. [sunting] Perkembangan Dalam perkembangannya. matoa ponceng. Gorontalo dan beberapa tradisi lain di Sulawesi seperti Buton. matoa tanete riawang.[ sunting] Awal Mula Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku-suku Melayu Deutero. Maros. maka mereka merujuk pada raja mereka. Bone. Tujuh raja-raja kecil melantik Manurungnge ri Matajang sebagai raja mereka dengan nama Arumpone dan mereka menjadi dewan legislatif yang dikenal dengan istilah ade pitue. Soppeng. Sawitto.

We Panangngareng Arung Cinnotabi II.Kerrempelua. Pertama. yang diawali dengan krisis sosial. dan 14 berdiri kerajaan Gowa. Kerajaan prawajo yakni Cinnongtabi dipimpin oleh masing-masing : La Paukke Arung Cinnotabi I. dan Wajo. Soppeng. Selama lima generasi. La Patiroi Arung Cinnotabi IV. gelar raja Wajo bukan lagi Batara Wajo akan tetapi Arung Matowa Wajo hingga adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia @arm [sunting] Konflik antar Kerajaan Pada abad ke-15 ketika kerajaan Gowa dan Bone mulai menguat. kekosongan kekuasaan menyebabkan lahirnya perjanjian La Paddeppa yang berisi hak-hak kemerdekaan Wajo. secara massif Bone semakin memperluas wilayahnya ke utara. Akhirnya dua kerajaan kembar ini menjadi Kerajaaan Soppeng. seorang wanita yang dikenal dengan nama Manurungnge ri Goarie yang kemudian memerintah Soppeng ri Aja. [sunting] Kerajaan Wajo Sementara kerajaan Wajo berasal dari komune-komune dari berbagai arah yang berkumpul di sekitar danau Lampulungeng yang dipimpin seorang yang memiliki kemampuan supranatural yang disebut puangnge ri lampulung. adapun rajanya bergelar Batara Wajo. Tapi dalam perkembangannya kerajaan kembar ini (Gowa & Tallo) kembali menyatu menjadi kerajaan Makassar (Gowa). Sepeninggal beliau. seorang laki-laki yang bernama La Temmamala Manurungnge ri Sekkanyili yang memerintah di Soppeng ri Lau. Kerajaan Makassar (Gowa) kemudian mendirikan kerajaan pendamping. [sunting] Kerajaan Soppeng Di saat terjadi kekacauan. We Tenrisui Arung Cinnotabi III. La Tenribali Batara Wajo I (bekas arung cinnotabi V). kemudian membangun kerajaan Cinnotabbi. 13. dan Soppeng serta Wajo mulai muncul. maka terjadi konflik perbatasan dalam menguasai dominasi politik dan ekonomi antar kerajaan. Kerajaan Bone memperluas wilayahnya sehingga . komune tersebut berpindah ke Boli yang dipimpin oleh seseorang yang juga memiliki kemampuan supranatural. setelahnya. kerajaan ini bubar dan terbentuk Kerajaan Wajo. Bone. sisasisa pejabat kerajaan Cinnotabi dan rakyatnya bersepakat memilih La Tenribali sebagai raja mereka dan mendirikan kerajaan baru yaitu Wajo. Setelah mengalami masa krisis. yaitu kerajaan Tallo. Wajo dipimpin oleh. kedua putranya menjabat sekaligus sebagai Arung Cinnotabi V yakni La Tenribali dan La Tenritippe. selatan dan barat [sunting] Kerajaan Makassar Di abad ke-12. pada masa Arumpone (gelar raja bone) ketiga ini. setelahnya. Datangnya Lapaukke seorang pangeran dari kerajaan Cina (Pammana) beberapa lama setelahnya. dimana orang saling memangsa laksana ikan. terjadi lagi krisis bahkan Batara Wajo III dibunuh. kemudian La Mataesso Batara Wajo II dan La Pateddungi Batara Wajo III. Pada masanya. di Soppeng muncul dua orang To Manurung. dan kedua.

Pada . Kosongnya kepemimpinan lokal mengakibatkan Belanda menerbitkan Korte Veklaring. Kerajaan Bone. Untuk menghadapi hegemoni Gowa.bertemu dengan wilayah Gowa di Bulukumba. dan Nurdin Ariyani (Datuk ri Tiro) yang menyiarkan Islam di Bulukumba. Wajo kemudian bergesek dengan Bone. dan Somba Gowa adalah sebuah proses rekonsiliasi atas konflik di jazirah Sulawesi Selatan. Arung Palakka didukung oleh Turatea. datang penyiar agama Islam dari Minangkabau atas perintah Sultan Iskandar Muda dari Aceh. Untuk mempertahankan posisinya. Mereka adalah Abdul Makmur (Datuk ri Bandang) yang mengislamkan Gowa dan Tallo. kerajaaan kecil Makassar yang berhianat pada kerajaan Gowa. Maradia Mandar. Pernikahan Lapatau dengan putri Datu Luwu. Luwu membangun aliansi dengan Wajo. Perang yang dahsyat mengakibatkan banyaknya korban di pihak Gowa & sekutunya. maka masyarakat Makassar dan Bugis baru bisa betul-betul ditaklukkan Belanda. di utara. Berikutnya wilayah Luwu semakin tergeser ke utara dan dikuasai Wajo melalui penaklukan ataupun penggabungan. Sementara Sultan Hasanuddin didukung oleh menantunya La Tenri Lai Tosengngeng Arung Matowa Wajo. Sedang Wajo. Perang antara Luwu dan Bone dimenangkan oleh Bone dan merampas payung kerajaan Luwu kemudian mempersaudarakan kerajaan mereka. Invasi Gowa kemudian merebut beberapa daerah Bone serta menaklukkan Wajo dan Soppeng. yaitu perjanjian pendek tentang pengangkatan raja sebagai pemulihan kondisi kerajaan yang sempat lowong setelah penaklukan. tapi hanya sekedar perpanjangan tangan kekuasaaan pemerintah kolonial Hindia Belanda. [sunting] Masa Kemerdekaan Para raja-raja di Nusantara mendapat desakan oleh pemerintahan Orde Lama (Soekarno) untuk membubarkan kerajaan mereka dan melebur dalam wadah NKRI. terjadi persaingan yang tajam antara Gowa dengan VOC hingga terjadi beberapa kali pertempuran.[3] [sunting] Kolonialisme Belanda Pertengahan abad ke-17. Kekalahan ini mengakibatkan ditandatanganinya Perjanjian Bongaya yang merugikan kerajaan Gowa. dengan menyerang beberapa daerah Bone dan Sidenreng. [sunting] Penyebaran Islam Pada awal abad ke-17. Suleiman (Datuk Patimang) menyebarkan Islam di Luwu. Sementara Soppeng memperluas ke arah barat sampai di Barru. sampai kemudian muncul Jepang menggeser Belanda hingga berdirinya NKRI. perlahan juga melakukan perluasan wilayah. Sungai Walennae adalah jalur ekonomi dari Danau Tempe dan Danau Sidenreng menuju Teluk Bone. Sementara Arumpone ditahan di Gowa dan mengakibatkan terjadinya perlawanan yang dipimpin La Tenri Tatta Daeng Serang Arung Palakka. Kerajaan tidak lagi berdaulat. Sementara. Bone bertemu Luwu di Sungai Walennae. Setelah itu tidak adalagi perang yang besar sampai kemudian di tahun 1905-1906 setelah perlawanan Sultan Husain Karaeng Lembang Parang dan La Pawawoi Karaeng Segeri Arumpone dipadamkan. Datu Soppeng. Wajo dan Soppeng membuat aliansi yang disebut "tellumpoccoe". dan Datu Luwu.

Orang-orang Bugis sebelum konflik terbuka dengan Belanda mereka salah satu serdadu Belanda yang setia.[4] [sunting] Serdadu Bayaran Selain sebagai perompak. Armada perompak Bugis merambah seluruh Kepulauan Indonesia. karena jiwa merantau dan loyalitasnya terhadap persahabatan orang-orang Bugis terkenal sebagai serdadu bayaran. seorang Bugis asal Bone kepada pemerintah Belanda. Namun kebebasan ini disalahagunakan Bugis untuk menjadi perompak yang mengganggu jalur niaga Nusantara bagian timur. Mereka banyak membantu Belanda. [sunting] Perompak Sejak Perjanjian Bongaya yang menyebabkan jatuhnya Makassar ke tangan kolonial Belanda. Seiring dengan arus reformasi.tahun 1950-1960an. ketika terjadi perebutan kekuasaan melawan para pengelana Minangkabau pimpinan Raja Kecil. Sementara banyak kecamatan dan desa/kelurahan juga dimekarkan. Indonesia khususnya Sulawesi Selatan disibukkan dengan pemberontakan. Pemberontakan ini mengakibatkan banyak orang Bugis meninggalkan kampung halamannya. budaya periferi seperti budaya di Sulawesi benar-benar dipinggirkan sehingga semakin terkikis. [sunting] Bugis Perantauan . [sunting] Mata Pencaharian Karena masyarakat Bugis tersebar di dataran rendah yang subur dan pesisir. Jasa yang diberikan oleh Arung Palakka. Mata pencaharian lain yang diminati orang Bugis adalah pedagang. Perompak-perompak ini menyusup ke Kesultanan Johor dan mengancam Belanda di benteng Malaka. Daerah Mandar membentuk propinsi baru yaitu Sulawesi Barat. yakni saat pengejaran Trunojoyo di Jawa Timur. kehilangan jati diri akibat pendidikan pola Orde Baru yang meminggirkan budaya mereka. maka kebanyakan dari masyarakat Bugis hidup sebagai petani dan nelayan. Mereka bercokol di dekat Samarinda dan menolong sultan-sultan Kalimantan di pantai barat dalam perang-perang internal mereka.[5] Orang-orang Bugis juga terlibat dalam perebutan kekuasaan dan menjadi serdadu bayaran Kesultanan Johor. Kabupaten Luwu terpecah tiga daerah tingkat dua. penaklukan pedalaman Minangkabau melawan pasukan Paderi. Sekarang generasi muda Makassar & Bugis adalah generasi yang lebih banyak mengonsumsi budaya material sebagai akibat modernisasi. Selain itu masyarakat Bugis juga mengisi birokrasi pemerintahan dan menekuni bidang pendidikan. Namun sayangnya tanah tidak bertambah luas. serta membantu orangorang Eropa ketika melawan Ayuthaya di Thailand. menyebabkan diperolehnya kebebasan bergerak lebih besar kepada masyarakat Bugis. Pada zaman Orde Baru. malah semakin sempit akibat bertambahnya populasi dan transmigrasi. munculah wacana pemekaran. orang-orang Bugis dianggap sebagai sekutu bebas pemerintahan Belanda yang berpusat di Batavia.

Australia. Hal ini menyebabkan banyaknya orang Bugis bermigrasi terutama di daerah pesisir. Sesuai dengan perjanjian bahwa orang-orang Bugis Wajo harus membantu segala kepentingan Raja Kutai. banyak perantau Melayu dan Minangkabau yang menduduki jabatan di kerajaan Gowa bersama orang Bugis lainnya. sebagai tanda penduduk setempat mengingat tanah asal nenek moyang mereka[rujukan?]. Semua rombongan tersebut memilih daerah sekitar muara Karang Mumus (daerah Selili seberang) tetapi daerah ini menimbulkan kesulitan di dalam pelayaran karena daerah yang berarus putar (berulak) dengan banyak kotoran sungai. Kedatangan orang-orang Bugis Wajo dari Kerajaan Gowa itu diterima dengan baik oleh Sultan Kutai. suatu daerah dataran rendah yang baik untuk usaha Pertanian. Hingga saat ini banyak raja-raja di Johor yang merupakan keturunan Makassar. Afrika Selatan terdapat sebuah suburb yang bernama Maccassar. Selain itu dengan latar belakang gunung-gunung (Gunung Selili). [sunting] Bugis di Sumatera dan Semenanjung Malaysia Setelah dikuasainya kerajaan Gowa oleh VOC pada pertengahan abad ke-17. Disini mereka turut terlibat dalam perebutan politik kerajaankerajaan Melayu. Kebahagiaan dalam tradisi Bugis hanya dapat diraih melalui kemerdekaan. 18 dan 19. Selain itu budaya merantau juga didorong oleh keinginan akan kemerdekaan. Perikanan dan Perdagangan. menyebabkan tidak tenangnya daerah Sulawesi Selatan.Kepiawaian suku Bugis dalam mengarungi samudra cukup dikenal luas. Bahkan. terutama di dalam menghadapi musuh. [sunting] Penyebab Merantau Konflik antara kerajaan Bugis dan Makassar serta konflik sesama kerajaan Bugis pada abad ke-16. di pinggiran kota Cape Town. oleh Raja Kutai rombongan tersebut diberikan lokasi sekitar kampung melantai. mereka tetap meneruskan perjuangan dan perlawanan secara gerilya melawan Belanda dan ada pula yang hijrah ke pulau-pulau lainnya diantaranya ada yang hijrah ke daerah Kesultanan Kutai. Brunei. . dan wilayah perantauan mereka pun hingga Malaysia. Atas kesepakatan dan perjanjian. Madagaskar dan Afrika Selatan. b berbagai tantangan dalam abad ini. [sunting] Bugis di Kalimantan Timur Sebagian orang-orang Bugis Wajo dari kerajaan Gowa yang tidak mau tunduk dan patuh terhadap isi perjanjian Bongaja. Filipina. ikut serta meninggalkan Sulawesi menuju kerajaankerajaan di tanah Melayu. yaitu rombongan yang dipimpin oleh Lamohang Daeng Mangkona (bergelar Pua Ado yang pertama). 17. Thailand.

KEBUDAYAAN SUKU BALI Yolanda Ardhita XI Boga 2 Smk n 2 depok Jl.pd . Abdul wahab . pintu 2 telaga golf Pembimbing : Bu kania s.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->