KEBUDAYAAN SUKU BATAK , BUGIS

Maya Mariyani T.
XI Boga 1 IPS

Smk n 2 depok Jl. Abdul wahab , pintu 2 twlaga golf

Pembimbing : Bu kania s.p

Raja yang bersangkutan adalah Raja Kesaktian yang bernama Alang Pardoksi (Pardosi). Masa kejayaan kerajaan Batak dipimpin oleh raja yang bernama. sabit (sabi-sabi) atau ani-ani. Deli Hulu. Daerah ini dilalui oleh rangkaian Bukit Barisan di daerah Sumatra Utara dan terdapat sebuah danau besar dengan nama Danau Toba yang menjadi orang Batak. Unsur teknologi lainnya yaitukain ulos yang merupakan kain tenunan yang mempunyai banyak fungsi dalam kehidupan adat Batak. Simalungun. Toba. Dilihat dari wilayah administrative. Teknologi Masyarakat Batak telah mengenal dan mempergunakan alat-alat sederhana yang dipergunakan untuk bercocok tanam dalam kehidupannya. tongkat tunggal (engkol dalam bahasa Karo). piso surit (sejenis belati). Organisasi Sosial a. Daerah asal kediaman orang Batak dikenal dengan Daratan Tinggi Karo. piso gajah dompak (sebilah keris yang panjang). (4) Logat Toba yang dipakai oleh orang Toba. DESKRIPSI LOKASI Suku bangsa Batak dari Pulau Sumatra Utara. Serdang Hulu. ialah: (1)Logat Karo yang dipakai oleh orang Karo. Dalam bahasa Karo aktivitas itu disebut Raron. Kangkat Hulu. orang Batak menggunakan beberapa logat. mereka mendiami wilayah beberapa Kabupaten atau bagaian dari wilayah Sumatra Utara. Seperti cangkul. B. Dairi. kampung Parsoluhan. (2) Logat Pakpak yang dipakai oleh Pakpak. Simalungun. Perkawinan Pada tradisi suku Batak seseorang hanya bisa menikah dengan orang Batak yang berbeda klan sehingga jika ada yang menikah dia harus mencari pasangan hidup dari marga lain selain marganya. sedangkan dalam bahasa Toba hal itu disebut Marsiurupan. bajak (tenggala dalam bahasa Karo). (3) Logat Simalungun yang dipakai oleh Simalungun. Sekelompok orang tetangga atau kerabat dekat bersama-sama mengerjakan tanah dan masing-masing anggota secara bergiliran. Pengetahuan Orang Batak juga mengenal sistem gotong-royong kuno dalam hal bercocok tanam. Raron itu merupakan satu pranata yang keanggotaannya sangat sukarela dan lamanya berdiri tergantung kepada persetujuan pesertanya. Kekerabatan Kelompok kekerabatan suku bangsa Batak berdiam di daerah pedesaan yang disebut Huta atau . Sultan Maharaja Bongsu pada tahun 1054 Hijriyah berhasil memakmurkan negerinya dengan berbagai kebijakan politiknya. Bahasa Dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari.SEJARAH Kerajaan Batak didirikan oleh seorang Raja dalam negeri Toba sila-silahi (silalahi) lua¶ Baligi (Luat Balige). Angkola dan Mandailing. Masyarakat Batak juga memiliki senjata tradisional yaitu. Mandailing dan Tapanuli Tengah. Tapanuli Utara. podang (sejenis pedang panjang). dan Asahan. UNSUR BUDAYA A. Untuk mahar perkawinan-saudara mempelai wanita yang sudah menikah. Apabila yang menikah adalah seseorang yang bukan dari suku Batak maka dia harus diadopsi oleh salah satu marga Batak (berbeda klan). C. b. Yaitu Kabupaten Karo. Acara tersebut dilanjutkan dengan prosesi perkawinan yang dilakukan di gereja karena mayoritas penduduk Batak beragama Kristen. hujur (sejenis tombak). suku Pohan. D.

Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga.Ada pula kelompok kerabat yang disebut marga taneh yaitu kelompok pariteral keturunan pendiri dari Kuta. Marga tersebut terikat oleh simbol-simbol tertentu misalnya nama marga. Begu : Tondinya orang yang sudah mati. Orang batak mempunyai konsepsi bahwa alam semesta beserta isinya diciptakan oleh Debeta Mula Jadi Na Balon dan bertempat tinggal diatas langit dan mempunyai nama-nama sesuai dengan tugasnya dan kedudukanya . Siloan Na Balom: berkedudukan sebagai penguasa dunia mahluk halus. Debeta Mula Jadi Na Balon : bertempat tinggal dilangit dan merupakan maha pencipta. dan bebek. (b) perbedaan pangkat dan jabatan. Alat Musik tradisional : Gong. Klen kecil tadi merupakan kerabat patrilineal yang masih berdiam dalam satu kawasan. Kelompok yang memberikan gadis disebut Boru. Sebaliknya klen besar yang anggotanya sdah banyak hidup tersebar sehingga tidak saling kenal tetapi mereka dapat mengenali anggotanya melalui nama marga yang selalu disertakan dibelakang nama kecilnya. bercucu banyak. Setiap kelurga mandapat tanah tadi tetapi tidak boleh menjualnya. beranak. Religi Pada abad 19 agama islam masuk daerah penyebaranya meliputi batak selatan . Perternakan juga salah satu mata pencaharian suku batak antara lain perternakan kerbau. Dalam hubungannya dengan roh dan jiwa orang batak mengenal tiga konsep yaitu : Tondi: jiwa atau roh. temmbikar. Saga-saga. mendirikan rumah. 3. . Hagabeon Nilai budaya yang bermakna harapan panjang umur. menyambut tamu yang dihormati dan upacara menari Tor-tor. upacara kematian. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan . Walaupun d emikian banyak sekali masyarakat batak didaerah pedesaan yang masih mmpertahankan konsep asli religi pendduk batak. Penangkapan ikan dilakukan sebagian penduduk disekitar danau Toba. babi. Agama kristen masuk sekitar tahun 1863 dan penyebaranya meliputi batak utara. G. F.Kuta menurut istilah Karo. untuk kelompok yang menerima gadis untuk diperistri disebut Hula-hula. Hamoraan Nilai kehormatan suku Batak yang terletak pada keseimbangan aspek spiritual dan meterial. Kekerabatan Nilai kekerabatan masyarakat Batak utamanya terwujud dalam pelaksanaan adat Dalian Na Talu. Hasil kerajinan tenun dari suku batak adalah kain ulos. Misalnya tenun. Sahala : jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang. Kain adat sesuai dengan sistem keyakinan yang diwariskan nenek moyang . 2. Sektor kerajinan juga berkembang. sapi. kambing. orang-orang dalam satu kelompok saling menyebut Sabutuha (bersaudara). anyaman rotan. Tari serampang dua belas (bersifat hiburan). dimana seseorang harus mencari jodoh diluar kelompoknya. Kesenian Seni Tari yaitu Tari Tor-tor (bersifat magis). Kain ini selalu ditampilkan dalam upacara perkawinan. yang ada kaitanya dengan pariwisata. dan yang baikbaik. ayam. Mata Pencaharian Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Stratifikasi sosial orang Batak didasarkan pada empat prinsip yaitu : (a) perbedaan tigkat umur. ukiran kayu. NILAI BUDAYA 1. E. penyerahan harta warisan. (c) perbedaan sifat keaslian dan (d) status kawin. Orang batak juga percaya akan kekuatan sakti dari jimat yang disebut Tongkal. Biasanya satu Huta didiami oleh keluarga dari satu marga.

Jusuf Kalla. 5. Melupakan adat dianggap sangat berbahaya. Habibie. Saling tolong menolong antara kerabat dalam dunia dagang dan dalam lapangan ditengah kehidupan kota modern umum terlihat dikalangan orang Batak. ensiklopedia bebas Suku Bugis Raja Ali Haji. Najib Tun Razak. Uhum dan ugari Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji. Andi Mallarangeng. Terjadinya jaringan hubungan kekerabatan yang berdasarkan adat dapat berjalan dengan baik. menghargai. Pengakuan hubungan darah dan perkawinan memperkuat tali hubungan dalam kehidupan seharihari. Jumlah populasi 6. Pengayoman Pengayoman wajib diberikan terhadap lingkungan masyarakat. Keketatan jaringan kekerabatan yang mengelilingi mereka itulah yang memberi mereka keuletan yang luar biasa dalam menjawaSuku Bugis Dari Wikipedia bahasa Indonesia. B. dan saling membantu. Sophan Sophiaan.4. Marsisarian Suatu nilai yang berarti saling mengerti. 6. ASPEK PEMBANGUNAN Aspek pembangunan dari suku Batak yaitu masuknya sistem sekolah dan timbulnya kesempatan untuk memperoleh prestise social.J. Adat itu sendiri bagi orang Batak adalah suci.0 juta (sensus 2000) Kawasan dengan jumlah penduduk yang signifikan . tugas tersebut di emban oleh tiga unsur Dalihan Na Tolu.

207 522.000 [1] 3.495 135.000 728.Indonesia (sensus 2000) Sulawesi Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Sulawesi Tengah Sulawesi Barat Kalimantan Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Kalimantan Barat Sumatera Riau Jambi Bangka Belitung Kepulauan Riau Jawa Jakarta Malaysia Singapura (sensus 1990) Bahasa 5.008 103.374 Bugis.393 33.000 372.400.570 366.465 15. Melayu.490 120.200 26.400 50. dan lain-lain Agama .289 314.508 64. Indonesia.157.

3. Kini orang-orang Bugis menyebar pula di berbagai provinsi Indonesia.4 Kerajaan Wajo  1.1 Perompak o 2.3. Sulawesi Tengah.[2] Berdasarkan sensus penduduk Indonesia tahun 2000. juga dikategorikan sebagai orang Bugis.3.3.1 Penyebab Merantau o 3.5 Kolonialisme Belanda o 1. populasi orang Bugis sebanyak sekitar enam juta jiwa. Daftar isi [sembunyikan] y y y y y 1 Sejarah o 1. Kalimantan Timur. Makassar Bugis merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan.3 Masa Kerajaan  1.3. Orang Bugis juga banyak yang merantau ke mancanegara.5 Konflik antar Kerajaan o 1.3 Bugis di Sumatera dan Semenanjung Malaysia 4 Referensi 5 Lihat pula [sunting] Sejarah .Islam Kelompok etnis terdekat Toraja.1 Kerajaan Bone  1.2 Serdadu Bayaran 3 Bugis Perantauan o 3. Mandar. Papua.2 Perkembangan o 1.2 Kerajaan Makassar  1.6 Masa Kemerdekaan 2 Mata Pencaharian o 2. sehingga pendatang Melayu dan Minangkabau yang merantau ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga administrasi dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi.4 Penyebaran Islam o 1. Penciri utama kelompok etnik ini adalah bahasa dan adat-istiadat.2 Bugis di Kalimantan Timur o 3.3 Kerajaan Soppeng  1. dan Kalimantan Selatan. seperti Sulawesi Tenggara.1 Awal Mula o 1.

Pangkajene Kepulauan. Penamaan "ugi" merujuk pada raja pertama kerajaan Cina yang terdapat di Pammana. Daerah peralihan Bugis dengan Mandar adalah Kabupaten Polmas dan Pinrang. matoa macege. Sawerigading sendiri adalah suami dari We Cudai dan melahirkan beberapa anak termasuk La Galigo yang membuat karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 9000 halaman folio. istilah matoa kemudian menjadi arung. maka mereka merujuk pada raja mereka. Kemudian kemanakan La Ummasa' anak dari adiknya yang menikah raja Palakka lahirlah La Saliyu . yang berarti orang Bugis. Tujuh raja-raja kecil melantik Manurungnge ri Matajang sebagai raja mereka dengan nama Arumpone dan mereka menjadi dewan legislatif yang dikenal dengan istilah ade pitue. Kata "Bugis" berasal dari kata To Ugi. Sawerigading Opunna Ware (Yang dipertuan di Ware) adalah kisah yang tertuang dalam karya sastra I La Galigo dalam tradisi masyarakat Bugis. Sidenreng dan Rappang. La Sattumpugi adalah ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu. Daerah peralihan antara Bugis dengan Makassar adalah Bulukumba. Pinrang. Maros. Saat ini orang Bugis tersebar dalam beberapa Kabupaten yaitu Luwu. komunitas ini berkembang dan membentuk beberapa kerajaan. Sinjai. Wajo. Barru. Masyarakat ini kemudian mengembangkan kebudayaan. Beberapa kerajaan Bugis klasik antara lain Luwu.[ sunting] Awal Mula Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku-suku Melayu Deutero. dan pemerintahan mereka sendiri. Soppeng. Kisah Sawerigading juga dikenal dalam tradisi masyarakat Luwuk. yang kemudian muncul seorang To Manurung yang dikenal Manurungnge ri Matajang. Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya. Sawitto. tapi proses pernikahan menyebabkan adanya pertalian darah dengan Makassar dan Mandar. Gorontalo dan beberapa tradisi lain di Sulawesi seperti Buton. Bone. setelah Manurungnge ri Matajang. aksara. matoa tanete riattang. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan. Mereka menjuluki dirinya sebagai To Ugi atau orang-orang atau pengikut dari La Sattumpugi. matoa ponceng. kerajaan Bone dipimpin oleh putranya yaitu La Ummasa' Petta Panre Bessie. [sunting] Perkembangan Dalam perkembangannya. bahasa. Wajo. ayahanda dari Sawerigading. Sidrap. Manurungnge ri Matajang dikenal juga dengan nama Mata Silompoe. Bone. Soppeng. Mario (kelak menjadi bagian Soppeng) dan Siang (daerah di Pangkajene Kepulauan) [sunting] Masa Kerajaan [sunting] Kerajaan Bone Di daerah Bone terjadi kekacauan selama tujuh generasi. Kerajaan Luwu adalah kerajaan yang dianggap tertua bersama kerajaan Cina (yang kelak menjadi Pammana). matoa tibojong. Kabupaten Wajo saat ini. yaitu La Sattumpugi. Kaili. Meski tersebar dan membentuk suku Bugis. matoa tanete riawang. Suppa. Adapun ade' pitue terdiri dari matoa ta.

La Patiroi Arung Cinnotabi IV. dan kedua. dan 14 berdiri kerajaan Gowa. Kerajaan Bone memperluas wilayahnya sehingga . kekosongan kekuasaan menyebabkan lahirnya perjanjian La Paddeppa yang berisi hak-hak kemerdekaan Wajo. dan Soppeng serta Wajo mulai muncul. dimana orang saling memangsa laksana ikan. dan Wajo. Soppeng. kemudian La Mataesso Batara Wajo II dan La Pateddungi Batara Wajo III. di Soppeng muncul dua orang To Manurung. kerajaan ini bubar dan terbentuk Kerajaan Wajo. Pertama. Akhirnya dua kerajaan kembar ini menjadi Kerajaaan Soppeng. yaitu kerajaan Tallo.Kerrempelua. Pada masanya. gelar raja Wajo bukan lagi Batara Wajo akan tetapi Arung Matowa Wajo hingga adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia @arm [sunting] Konflik antar Kerajaan Pada abad ke-15 ketika kerajaan Gowa dan Bone mulai menguat. We Tenrisui Arung Cinnotabi III. Selama lima generasi. komune tersebut berpindah ke Boli yang dipimpin oleh seseorang yang juga memiliki kemampuan supranatural. La Tenribali Batara Wajo I (bekas arung cinnotabi V). maka terjadi konflik perbatasan dalam menguasai dominasi politik dan ekonomi antar kerajaan. setelahnya. Sepeninggal beliau. sisasisa pejabat kerajaan Cinnotabi dan rakyatnya bersepakat memilih La Tenribali sebagai raja mereka dan mendirikan kerajaan baru yaitu Wajo. Wajo dipimpin oleh. kedua putranya menjabat sekaligus sebagai Arung Cinnotabi V yakni La Tenribali dan La Tenritippe. 13. terjadi lagi krisis bahkan Batara Wajo III dibunuh. [sunting] Kerajaan Wajo Sementara kerajaan Wajo berasal dari komune-komune dari berbagai arah yang berkumpul di sekitar danau Lampulungeng yang dipimpin seorang yang memiliki kemampuan supranatural yang disebut puangnge ri lampulung. Datangnya Lapaukke seorang pangeran dari kerajaan Cina (Pammana) beberapa lama setelahnya. adapun rajanya bergelar Batara Wajo. [sunting] Kerajaan Soppeng Di saat terjadi kekacauan. seorang laki-laki yang bernama La Temmamala Manurungnge ri Sekkanyili yang memerintah di Soppeng ri Lau. We Panangngareng Arung Cinnotabi II. selatan dan barat [sunting] Kerajaan Makassar Di abad ke-12. Kerajaan Makassar (Gowa) kemudian mendirikan kerajaan pendamping. Setelah mengalami masa krisis. Tapi dalam perkembangannya kerajaan kembar ini (Gowa & Tallo) kembali menyatu menjadi kerajaan Makassar (Gowa). seorang wanita yang dikenal dengan nama Manurungnge ri Goarie yang kemudian memerintah Soppeng ri Aja. Kerajaan prawajo yakni Cinnongtabi dipimpin oleh masing-masing : La Paukke Arung Cinnotabi I. secara massif Bone semakin memperluas wilayahnya ke utara. setelahnya. Bone. pada masa Arumpone (gelar raja bone) ketiga ini. kemudian membangun kerajaan Cinnotabbi. yang diawali dengan krisis sosial.

Mereka adalah Abdul Makmur (Datuk ri Bandang) yang mengislamkan Gowa dan Tallo. dan Datu Luwu. terjadi persaingan yang tajam antara Gowa dengan VOC hingga terjadi beberapa kali pertempuran. Suleiman (Datuk Patimang) menyebarkan Islam di Luwu.bertemu dengan wilayah Gowa di Bulukumba. Berikutnya wilayah Luwu semakin tergeser ke utara dan dikuasai Wajo melalui penaklukan ataupun penggabungan. [sunting] Penyebaran Islam Pada awal abad ke-17. sampai kemudian muncul Jepang menggeser Belanda hingga berdirinya NKRI. maka masyarakat Makassar dan Bugis baru bisa betul-betul ditaklukkan Belanda. Sementara. Wajo dan Soppeng membuat aliansi yang disebut "tellumpoccoe". Untuk mempertahankan posisinya. Wajo kemudian bergesek dengan Bone. Setelah itu tidak adalagi perang yang besar sampai kemudian di tahun 1905-1906 setelah perlawanan Sultan Husain Karaeng Lembang Parang dan La Pawawoi Karaeng Segeri Arumpone dipadamkan. dengan menyerang beberapa daerah Bone dan Sidenreng. Datu Soppeng. [sunting] Masa Kemerdekaan Para raja-raja di Nusantara mendapat desakan oleh pemerintahan Orde Lama (Soekarno) untuk membubarkan kerajaan mereka dan melebur dalam wadah NKRI. Maradia Mandar. Bone bertemu Luwu di Sungai Walennae. Sementara Sultan Hasanuddin didukung oleh menantunya La Tenri Lai Tosengngeng Arung Matowa Wajo. Arung Palakka didukung oleh Turatea. yaitu perjanjian pendek tentang pengangkatan raja sebagai pemulihan kondisi kerajaan yang sempat lowong setelah penaklukan. dan Somba Gowa adalah sebuah proses rekonsiliasi atas konflik di jazirah Sulawesi Selatan. Sedang Wajo. Sementara Soppeng memperluas ke arah barat sampai di Barru. Perang antara Luwu dan Bone dimenangkan oleh Bone dan merampas payung kerajaan Luwu kemudian mempersaudarakan kerajaan mereka. kerajaaan kecil Makassar yang berhianat pada kerajaan Gowa. Kerajaan tidak lagi berdaulat.[3] [sunting] Kolonialisme Belanda Pertengahan abad ke-17. di utara. Sungai Walennae adalah jalur ekonomi dari Danau Tempe dan Danau Sidenreng menuju Teluk Bone. Pernikahan Lapatau dengan putri Datu Luwu. Kerajaan Bone. Untuk menghadapi hegemoni Gowa. dan Nurdin Ariyani (Datuk ri Tiro) yang menyiarkan Islam di Bulukumba. Invasi Gowa kemudian merebut beberapa daerah Bone serta menaklukkan Wajo dan Soppeng. Kosongnya kepemimpinan lokal mengakibatkan Belanda menerbitkan Korte Veklaring. Perang yang dahsyat mengakibatkan banyaknya korban di pihak Gowa & sekutunya. perlahan juga melakukan perluasan wilayah. tapi hanya sekedar perpanjangan tangan kekuasaaan pemerintah kolonial Hindia Belanda. datang penyiar agama Islam dari Minangkabau atas perintah Sultan Iskandar Muda dari Aceh. Pada . Luwu membangun aliansi dengan Wajo. Sementara Arumpone ditahan di Gowa dan mengakibatkan terjadinya perlawanan yang dipimpin La Tenri Tatta Daeng Serang Arung Palakka. Kekalahan ini mengakibatkan ditandatanganinya Perjanjian Bongaya yang merugikan kerajaan Gowa.

seorang Bugis asal Bone kepada pemerintah Belanda.tahun 1950-1960an. serta membantu orangorang Eropa ketika melawan Ayuthaya di Thailand. malah semakin sempit akibat bertambahnya populasi dan transmigrasi. menyebabkan diperolehnya kebebasan bergerak lebih besar kepada masyarakat Bugis. ketika terjadi perebutan kekuasaan melawan para pengelana Minangkabau pimpinan Raja Kecil. Kabupaten Luwu terpecah tiga daerah tingkat dua. Selain itu masyarakat Bugis juga mengisi birokrasi pemerintahan dan menekuni bidang pendidikan. budaya periferi seperti budaya di Sulawesi benar-benar dipinggirkan sehingga semakin terkikis. Jasa yang diberikan oleh Arung Palakka.[4] [sunting] Serdadu Bayaran Selain sebagai perompak. Mereka bercokol di dekat Samarinda dan menolong sultan-sultan Kalimantan di pantai barat dalam perang-perang internal mereka. Armada perompak Bugis merambah seluruh Kepulauan Indonesia. Mata pencaharian lain yang diminati orang Bugis adalah pedagang. Pemberontakan ini mengakibatkan banyak orang Bugis meninggalkan kampung halamannya. Sementara banyak kecamatan dan desa/kelurahan juga dimekarkan. Namun kebebasan ini disalahagunakan Bugis untuk menjadi perompak yang mengganggu jalur niaga Nusantara bagian timur. Namun sayangnya tanah tidak bertambah luas. [sunting] Bugis Perantauan . karena jiwa merantau dan loyalitasnya terhadap persahabatan orang-orang Bugis terkenal sebagai serdadu bayaran. penaklukan pedalaman Minangkabau melawan pasukan Paderi. Pada zaman Orde Baru. Daerah Mandar membentuk propinsi baru yaitu Sulawesi Barat. Indonesia khususnya Sulawesi Selatan disibukkan dengan pemberontakan. Sekarang generasi muda Makassar & Bugis adalah generasi yang lebih banyak mengonsumsi budaya material sebagai akibat modernisasi. munculah wacana pemekaran. Perompak-perompak ini menyusup ke Kesultanan Johor dan mengancam Belanda di benteng Malaka. orang-orang Bugis dianggap sebagai sekutu bebas pemerintahan Belanda yang berpusat di Batavia. Seiring dengan arus reformasi. Orang-orang Bugis sebelum konflik terbuka dengan Belanda mereka salah satu serdadu Belanda yang setia. [sunting] Mata Pencaharian Karena masyarakat Bugis tersebar di dataran rendah yang subur dan pesisir. maka kebanyakan dari masyarakat Bugis hidup sebagai petani dan nelayan. Mereka banyak membantu Belanda. [sunting] Perompak Sejak Perjanjian Bongaya yang menyebabkan jatuhnya Makassar ke tangan kolonial Belanda. kehilangan jati diri akibat pendidikan pola Orde Baru yang meminggirkan budaya mereka. yakni saat pengejaran Trunojoyo di Jawa Timur.[5] Orang-orang Bugis juga terlibat dalam perebutan kekuasaan dan menjadi serdadu bayaran Kesultanan Johor.

di pinggiran kota Cape Town. Australia. sebagai tanda penduduk setempat mengingat tanah asal nenek moyang mereka[rujukan?]. Hingga saat ini banyak raja-raja di Johor yang merupakan keturunan Makassar. banyak perantau Melayu dan Minangkabau yang menduduki jabatan di kerajaan Gowa bersama orang Bugis lainnya. terutama di dalam menghadapi musuh. Thailand. ikut serta meninggalkan Sulawesi menuju kerajaankerajaan di tanah Melayu. Perikanan dan Perdagangan. mereka tetap meneruskan perjuangan dan perlawanan secara gerilya melawan Belanda dan ada pula yang hijrah ke pulau-pulau lainnya diantaranya ada yang hijrah ke daerah Kesultanan Kutai. Semua rombongan tersebut memilih daerah sekitar muara Karang Mumus (daerah Selili seberang) tetapi daerah ini menimbulkan kesulitan di dalam pelayaran karena daerah yang berarus putar (berulak) dengan banyak kotoran sungai. Afrika Selatan terdapat sebuah suburb yang bernama Maccassar. menyebabkan tidak tenangnya daerah Sulawesi Selatan. Madagaskar dan Afrika Selatan. Selain itu budaya merantau juga didorong oleh keinginan akan kemerdekaan. . [sunting] Bugis di Kalimantan Timur Sebagian orang-orang Bugis Wajo dari kerajaan Gowa yang tidak mau tunduk dan patuh terhadap isi perjanjian Bongaja. Selain itu dengan latar belakang gunung-gunung (Gunung Selili). [sunting] Penyebab Merantau Konflik antara kerajaan Bugis dan Makassar serta konflik sesama kerajaan Bugis pada abad ke-16. dan wilayah perantauan mereka pun hingga Malaysia. Kedatangan orang-orang Bugis Wajo dari Kerajaan Gowa itu diterima dengan baik oleh Sultan Kutai. Sesuai dengan perjanjian bahwa orang-orang Bugis Wajo harus membantu segala kepentingan Raja Kutai. Bahkan. Kebahagiaan dalam tradisi Bugis hanya dapat diraih melalui kemerdekaan. b berbagai tantangan dalam abad ini. suatu daerah dataran rendah yang baik untuk usaha Pertanian.Kepiawaian suku Bugis dalam mengarungi samudra cukup dikenal luas. Disini mereka turut terlibat dalam perebutan politik kerajaankerajaan Melayu. Hal ini menyebabkan banyaknya orang Bugis bermigrasi terutama di daerah pesisir. [sunting] Bugis di Sumatera dan Semenanjung Malaysia Setelah dikuasainya kerajaan Gowa oleh VOC pada pertengahan abad ke-17. 17. Filipina. 18 dan 19. Brunei. Atas kesepakatan dan perjanjian. oleh Raja Kutai rombongan tersebut diberikan lokasi sekitar kampung melantai. yaitu rombongan yang dipimpin oleh Lamohang Daeng Mangkona (bergelar Pua Ado yang pertama).

Abdul wahab .KEBUDAYAAN SUKU BALI Yolanda Ardhita XI Boga 2 Smk n 2 depok Jl.pd . pintu 2 telaga golf Pembimbing : Bu kania s.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful