P. 1
Ciri Khusus Hewan Dan Tumbuhan

Ciri Khusus Hewan Dan Tumbuhan

|Views: 23,642|Likes:
Published by IkamuzuOirtas
smogacepatsembuh.blogspot.com Ayo sembuhkan Indonesia !

Ciri Khusus Hewan dan Tumbuhan

Ciri Khusus Hewan 1. Kelelawar Merupakan satu-satunya mamalia yang dapat terbang. Hidup di gua yang lembab dan gelap. Termasuk hewan Nokturnal Memiliki daya pendengaran yang tajam. Memiliki kemampuan ekolokasi yaitu menggunakan gelombang bunyi (suara ultrasonik) untuk mengetahui posisi mangsanya. Pada saat terbang kelelawar mengeluarkan bunyi berfrekuensi tinggi yang jika mengenai benda akan menimbulkan pantulan. Pantulan bunyi ini ditangkap oleh telinga kelelawar
smogacepatsembuh.blogspot.com Ayo sembuhkan Indonesia !

Ciri Khusus Hewan dan Tumbuhan

Ciri Khusus Hewan 1. Kelelawar Merupakan satu-satunya mamalia yang dapat terbang. Hidup di gua yang lembab dan gelap. Termasuk hewan Nokturnal Memiliki daya pendengaran yang tajam. Memiliki kemampuan ekolokasi yaitu menggunakan gelombang bunyi (suara ultrasonik) untuk mengetahui posisi mangsanya. Pada saat terbang kelelawar mengeluarkan bunyi berfrekuensi tinggi yang jika mengenai benda akan menimbulkan pantulan. Pantulan bunyi ini ditangkap oleh telinga kelelawar

More info:

Published by: IkamuzuOirtas on Aug 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

www.smogacepatsembuh.blogspot.

com

Ciri Khusus Hewan
1. Kelelawar Merupakan satu-satunya mamalia yang dapat terbang. Hidup di gua yang lembab dan gelap. Termasuk hewan Nokturnal Memiliki daya pendengaran yang tajam. Memiliki kemampuan ekolokasi yaitu menggunakan gelombang bunyi (suara ultrasonik) untuk mengetahui posisi mangsanya. Pada saat terbang kelelawar mengeluarkan bunyi berfrekuensi tinggi yang jika mengenai benda akan menimbulkan pantulan. Pantulan bunyi ini ditangkap oleh telinga kelelawar sehingga dapat mengetahui ukuran, jarak, dan arah benda pada waktu singkat. 2. Cecak atau Tokek Sesuai dengan tempat hidupnya (habitat) nya cecak maupun tokek mempunyai telapak kaki yang terdapat struktur lapisan yang bersifat lengket dan tampak seperti guratan-guratan yang berfungsi sebagai alat pelekat. Untuk mempertahankan diri dari musuh, cicak memutuskan ekornya (autotomi) dengan tujuan untuk mengelabui musuhnya. Ekor cicak tersebut dapat tumbuh kembali. Cecak maupun tokek mempunyai lidah yang panjang dan lengket untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (makan) 3. Bunglon Dapat mengubah warna tubuhnya sesuai dengan lingkungannya (mimikri) Kemampuan untuk menyamar membantu bunglon untuk menangkap mangsa dan menghindari pandangan musuh. Memiliki lidah panjang dan lengket untuk menangkap mangsa dan membawanya ke rahang. Memiliki mata yang dapat berputar dan dapat melihat ke segala arah.

Memiliki kaki yang dapat mencengkeram seperti tangan agar dapat menggenggam dengan kuat. 4. Unta Hidup di padang pasir (daerah minim air) Memiliki kemampuan tidak makan atau tidak minum selama berhari-hari karena memiliki punuk yang merupakan tempat cadangan makanan. Punuk terdiri dari lapisan lemak. Memiliki bulu mata yang panjang untuk melindungi mata dari pasir. Memiliki kaki yang tebal untuk dapat berjalan di padang pasir yang panas. Memiliki lubang hidung yang dapat tertutup untuk melindungi hidung saat terjadi badai pasir.

5. Bebek Memiliki kaki yang berselaput sehingga memudahkan untuk berenang. Memiliki paruh yang berbentuk sisir untuk memudahkan mencari cacing di dalam lumpur. Bulu bebek selalu berminyak sehingga bebek tidak basah walaupun berendam lama di dalam air. 6. Burung Hantu Mencari mangsa pada waktu malam hari dan tidur pada waktu siang hari. Menggunakan mata dan telinga yang tajam untuk menangkap mangsanya. Dapat dengan cepat memusatkan bola mata dalam kegelapan. Pupil mata dapat menyerap cahaya yang ada di malam hari, sehingga burung hantu dapat melihat walau cahaya sedikit. Ketika berburu burung hantu mengeluarkan suara sehingga membuat takut mangsanya. Gerakan mangsa yang ketakutan terdengar oleh burung hantu sehingga dapat menemukan letak mangsanya. Bulu sayap burung hantu sangat halus dan lembut sehingga burung hantu dapat terbang tanpa suara dan dapat menyambar mangsanya dengan diam-diam. 7. Paus Tulang paus berupa bahan berongga berisi minyak sehingga dapat mengapung di permukaan air. Memiliki lapisan lemak yang tebalnya sekitar 50 cm yang berfungsi untuk menjaga suhu tubuh agar tetap 34⁰C – 37⁰C. Mata pus ditutupi lapisan berminyak untuk melindungi dari berbagai efek yang membahayakan dari air laut. Paus tergolong binatang menyusui. Susu paus bukan berbentuk cair tetapi padatan yang sangat berlemak. Paus betina menyemprotkan susu ke dalam mulut, susu masuk ke dalam mulut dan terlarut dalam perut bayi paus.
Paus dan semua mamalia yang hidup di air, kurang lebih tiap tiga puluh menit muncul ke permukaan air untuk menghirup oksigen.

Ketika muncul ke permukaan air laut, paus mengeluarkan sisa pernapasan berupa karbondioksida dan uap air yang sudah jenuh dengan air sehingga terlihat seperti air mancur. Setelah itu paus menghirup udara sebanyak-banyaknya sehingga paru-parunya penuh dengan udara.

8. Laba-laba Kebanyakan memiliki pengelihatan yang buruk. Membuat jaring untuk menangkap mangsa Jaring terbuat dari bahan yang berasal dari organ khusus dalam abdomen (perut) yang disebut alat antih. Mengandalkan indra peraba pada kakinya untuk memeriksa apakah terdapat mengsa dalam jaringnya.

9. Jerapah Memiliki leher yang panjang sehingga memungkinkan untuk memakan tunas dan daun muda. Dapat minum dengan menundukkan kepalanya. Memiliki katup kecil pada bagian dalam pembuluh darah di kepalanya sehingga saat ketinggian kepala jerapah berubah, katup tersebut dapat mencegah tekanan darah yang tinggi naik ke kepala. 10. Tupai Memakan buah berkulit keras seprti buah kenari, chestnut, hazelnut, dab buah cemara. Memiliki ekor yang panjang berumbai dan hampir sama panjang dengan badannya. Ekor berfungsi sebagai alat keseimbangan dan kemudi, sehingga memudahkan tupai melompat dari satu pohon ke pohon lain. Dapat melompat dari ujung dahan ke dahan lain sejauh 4 meter. Dapat jatuh bebas dari ketinggian 9 meter dan mendarat dengan mulus di atas keempat kakinya. Memiliki mata yang jeli untuk memperkirakan jarak yang tepat.

11. Ikan Lele dan Serowot Hidup di air tawar Tidak mengandalkan mata untuk mencari makan yang tersembunyi di dasar sungai yang berlumpur dan gelap. Mengandalkan kumis (misai) yang merupakan organ indra khusus. Misai berbentuk embelan panjang pada bibir bawah dan bibir atas ikan. Misai memiliki kuncup pengecap. Ketika berenang di air, ikan lele dan serowot menyapu dasar sungai dengan misainya untuk mengenali rasa binatang di dekatnya. 12. Ikan Penyumpit/Pemanah

Hidup di perairan pantai serta air tawar dari India hingga Australia. Menyerang mangsa yang berada di atas air tempat tinggalnya. Mampu menyemprotkan air ke udara untuk menjatuhkan serangga dari tumbuhan atau udara. Dapat melompat dari air untu menyergap serangga yang hinggap di daun atau dahan yang menggantung di atas air.

13. Ikan Gelodok (mudskipper) Hidup di daerah payau yang banyak terdapat hutan bakau. Memili ukuran kecil dan gerakan yang sangat lincah. Dapat berjalan di daratan atau memanjat pohon. Di daratan ikan gelodok bergerak meloncat-loncat.

14. Trenggiling) Memiliki cakar yang kuat untuk menarik rayap/semut dari sarangnya Tidak memiliki gigi, tetapi memiliki lidah yang panjang dan lengket yang dapat dijulurkan untuk memperdaya mangsanya. Memiliki sisik yang tebal dan keras, dan dapat menggulung tubuhnya seperti bola untuk melindungi diri. 15. Penguin Dapat hidup di daerah bersuhu sangat rendah. Memiliki bulu tebal dan lemak di bagian bawah lapisan kulitnya sehingga seperti memakai baju berlapis-lapis. Hidup berkelompok sampai ratusan ribu dan saling mendekatkan diri agar tidak banyak panas yang dikeluarkan dan terlindung dari udara dingin.

16. Rubah Artik Dapat hidup di daerah bersuhu sangat rendah. Memiliki telinga yang berukuran kecil dan tubuh yang berwarna putih yang membuat rubah artik mampu menjaga panas sehingga tidak banyak keluar dari tubuh.

17. Cumi-Cumi
Cumi-cumi melindungi diri dari musuhnya dengan cara menyemburkan cairan, seperti tinta ke dalam air. Hal ini menyebabkan musuh yang menyerangnya tidak dapat melihatnya dan ia dapat berenang dengan cepat untuk menghindari musuhnya tersebut.

18. Siput
Siput memiliki pelindung tubuh yang keras dan kuat yang disebut cangkang. Hewan jenis ini melindungi diri dari musuhnya dengan cara memasukkan tubuhnya kedalam cangkang. Selain siput, kura-kura, dan penyu juga memiliki cangkang yang digunakan untuk melindungi diri dari musuhnya.

19. Landak
Landak adalah hewan pengerat (Rodentia) yang memiliki rambut yang tebal dan berbentuk duri tajam.. Landak merupakan hewan pengerat terbesar ketiga dari segi ukuran tubuh, setelah kapibara dan berang-berang. Hewan ini agak "membulat" serta tidak terlalu lincah apabila dibandingkan dengan tikus.

Ciri Khusus Tumbuhan
1. Teratai

Memiliki daun yang lebar dan tipis yang berfungsi untuk mempercepat penguapan.  Memiliki batang berongga untuk membantu menyalurkan oksigen ke akar dan untuk membantu teratai tetap tegak dan mengapung di air.  Tangkai bunga tumbuh tegak sehingga bunganya menyembul ke luar permukaan air.

2.

Eceng gondok
Memiliki batang berongga untuk mengapung. Memiliki akar yang lebat untuk keseimbangan agar eceng gondok tidak terbalik.

3. Bunga Raflesia

Merupakan bunga terbesar di dunia Nama latinnya Raflesia arnoldi. Hidup sebagai parasit pada akar tumbuhan lain. Tidak mempunyai klorofil. Memiliki bau yang sangat menyengat seperti bangkai atau daging busuk.

Penyerbukannya dibantu oleh lalat

4.

Kaktus

Umumnya hidup di gurun pasir yang kering dan tandus. Memiliki daun yang berbentuk duri untuk mengurangi

penguapan air.
Memiliki akar yang sangat panjang untuk menyerap air sebanyakbanyaknya pada musim hujan yang kemudian disimpan di batangnya
batangnya tebal berair dan berlapis lilin yang berfungsi untuk menyimpan cadangan air, akarnya yang panjang untuk mencari air.

Batangnya akan membesar di musim hujan

5.

Kantong Semar Merupakan tanaman Insektivora (pemakan serangga) Memiliki daun berbentuk guci dengan penutup di bagian atasnya. Di bagian dalam daun yang berbentuk ceruk terdapat cairan. Serangga yang menghampiri kantong semar karena warna dan bau daunnya akan terpeleset dan jatuh ke dalam cairan. Kantong semar mengeluarkan cairan asam untuk mencerna serangga dan mengambil zat nitrogen nya.

6. Venus Flytap Merupakan tanaman Insektivora (pemakan serangga) Memiliki dua helai daun yang menyatu pada salah satu sisinya. Daun ini menarik perhatian serangga karena tampak dipenuhi cairan nektar. Saat serangga menyentuh daun, rambut-rambut sensitif pada permukaan daun akan menanggapi rangsang tersebut dengan mengatupkan kedua helai daunnya. Kemudian venus flytrap mengeluarkan cairan pencerna untuk menghancurkan serangga yang terjebak. 7. Tumbuhan Embun Matahari Merupakan tanaman Insektivora (pemakan serangga)

Terdapat titik-titik cairan yang bergemerlap bila terkena sinar matahari.
Jika serangga menyentuh daun akan terjebak dalam cairan tersebut. Helai-helai daun akan mengakup untuk mencengkeram serangga dan serangga dihancurkan dengan cairan pencerna.

*) kantong semar ,Venus flytrap , dan tumbuhan embun matahari tergolong
insektivora yaitu tumbuhan pemakan serangga. memperoleh tambahan Serangga diperlukan untuk

nitrogen bagi kelangsungan hidupnya. Tumbuhan

insektivora memiliki kelenjar penghasil cairan untuk menjerat dan mencerna serangga.

8.

Bambu Merupakan anggota suku rumput-rumputan Dapat tumbuh lebih cepat dari tumbuhan lain. Memiliki jaringan meristem pada setiap buku. Ada bambu yang batangnya dapat tumbuh 40 cm/hari dan mencapai tinggi 37 meter.

8.

Jagung Memiliki rambut jagung yang mirip benang sutra. Rambut tersebut sebenarnya adalah kepala putik dan tangkai putik. Setiap biji jagung menumbuhkan sebatang tangkai putik sepanjang 30 cm. Putik jagung seperti rambut dan lengket memudahkan untuk menangkap serbuk sari.

9. Kelapa Banyak tumbuh di tepi pantai. Buah kelapa yang jatuh dari pohon akan terbawa air laut sampai ke pantai yang lain tanpa menjadi busuk. Serabut tebal yang membuat buah kelapa dapat tetap terapung di air dan sampai di pantai yang lain. Termpurung kelapa merupakan kulit yang kedap air berfungsi untuk melindungi kelapa sehingga tidak busuk. 10. Mentimun Memiliki sulur yaitu modifikasi dari batang dan memiliki ujung peka sentuhan. Sulur berbentuk gelung dan berguna untuk lebih merapatkan batang mentimun ke penopang sehingga dapat menahan beban dari buah mentimun. Sulur juga dapat menahan angin kencang yang dapat mematahkan batang. 11. Tusam (Pinus) Memiliki daun berbentuk jarum/ daun yang kecil panjang agar
dapat mengurangi tekanan dari angin yang berhembus

Jarum tusam hanya memiliki satu urat daun di tengah jarun untuk mengangkut air dan zat hara.

Jarum tusam berfungsi untuk berfotosisntesis, bernafas (respirasi) dan penguapan (transpirasi).

12. Bunga Matahari Tumbuh di daerah yang terkena sinar matahari. Bentuk bunganya seperti matahari (kuning, bulat, dan besar). Selalu mengikuti arah cahaya matahari. Bila matahari mulai ternggelam, mahkota bunga mulai menutup.

13. Pohon Jati Pohon jati menyesuaikan diri dengan cara menggugurkan daunnya (meranggas) saat musim kemarau. Pengguguran daun ini bertujuan agar tidak terjadi penguapan yang berlebihan yang dapat menyebabkan tumbuhan kekurangan air dan mati. Pengguguran daun pada musim kemarau juga dilakukan oleh tumbuhan lain, seperti mahoni dan kedondong walaupun tidak sebanyak pada pohon jati.

Refrensi : http://id.wikipedia.org http://bpmkotabandaaceh.wordpress.com/2010/08/18/ciri-khusus-beberapa-hewan-dantumbuhan/ http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:CiriCiri_Khusus_Mahkluk_Hidup_6.1_%28BAB_1%29

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->