Tahun Liturgi, yang disebut juga Tahun Kristiani, merupakan Kalender Kristiani/siklus masa liturgi dalam gereja

-gereja Kristiani yang menentukan kapan hari-hari orang kudus, hari-hari peringatan, dan hari-hari besar harus dirayakan serta bagian mana dari Kitab Suci yang diasosiasikan dengan hari-hari raya tersebut.. Untuk masa yang berbeda dalam satu tahun liturgi, digunakan warna-warna liturgis yang berbeda pula. Hari-hari raya Gereja Timur (Gereja Ortodoks Timur,Gereja Ortodoks Oriental, Gereja-Gereja Katolik Timur) jatuh pada tanggal yang berbeda dengan Gereja Barat (Gereja Katolik Roma, Gereja Anglikan,Gereja Lutheran, dan Gereja-Gereja Protestan), meskipun inti perayaannya sama. Untuk gereja-gereja di Indonesia yang kebanyakan digolongkan sebagai Gereja Barat, kalender ini pun tidak semuanya dirayakan oleh seluruh denominasi Kristen. Gereja Katolik Indonesia merayakan semua hari raya kalender ini, sedangkan gereja-gereja lainnya ada beberapa yang tidak dirayakan, ada jugadenominasi Kristen yang tidak merayakan hari-hari raya ini satupun, contohnya Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Gereja Yesus Sejati, dan Saksi-Saksi Yehuwa. Gereja Protestan Indonesia misalnya, kebanyakan hanya merayakan 5 hari raya utama, yaitu:      Natal - kelahiran Yesus, secara tradisi tanggal 25 Desember Jumat Agung - kematian Yesus, 3 hari sebelum Paskah Paskah - kebangkitan Yesus, tanggalnya berbeda setiap tahun Asensi - kenaikan Yesus, 40 hari setelah Paskah Pentakosta - Pencurahan Roh Kudus, 50 hari setelah Paskah

meskipun ada beberapa yang merayakan Adven, Rabu Abu, dan beberapa lainnya. Gereja di luar Indonesia lebih beragam lagi, sehingga tidak dapat ditarik suatu patokan selain daripada hari raya-hari raya yang umum ini.
Daftar isi
[sembunyikan]

• • • • o o o

1 Hari-hari raya tidak tetap 2 Siklus liturgi 3 Kalender Alkitab 4 Kalender liturgi Barat 4.1 Adven 4.2 Natal 4.3 Masa biasa ("Masa Sesudah Epifani" dan

banyak hari raya jatuh pada tanggal yang berbeda-beda dari tahun ke tahun. bagian kitab suci yang dibacakan tiap hari Minggu (bahkan tiap hari dalam beberapa tradisi) telah diatur dalam sebuah daftar yang dalam Gereja Katolik Roma disebut Ordo Lectionum Missae (Daftar Bacaan Misa). dan khususnya hampir tidak merayakan hari-hari raya Perawan Maria dan hari-hari peringatan para kudus. tema khotbah. tiap masa memiliki nuansa. dan bahkan tradisi-tradisi dan praktik-praktik yang berbeda-beda diperingati secara pribadi atau di rumah. umumnya jumlah hari raya Gereja-Gereja Protestan lebih sedikit dari pada jumlah hari raya Gereja Katolik dan Ortodoks. [sunting]Siklus liturgi Siklus liturgi membagi satu tahun menjadi serangkaian masa.3 Hari-hari raya lain 5.8 Gereja Anglikan 5 Gereja Ortodoks Timur 5. dan bentuk doa tersendiri. Banyaknya hari raya juga berbeda dalam tiap Gereja. bagian-bagian Kitab Suci yang dibacakan. vestimentum.4 Siklus 6 Penerapan Sekuler 7 Sumber 8 Lihat pula 9 Pranala luar [sunting]Hari-hari raya tidak tetap Baik di Gereja Timur maupun Barat. penekanan teologis. meskipun dalam hampir semua kasus perbedaan tanggal ini terjadi karena perbedaan tanggal perayaan Paskah. Dalam Gereja-Gereja yang mengikuti tahun liturgi. .1 Paskah 5. yang tampak pada perbedaan cara-cara mendekorasi gedung gereja.6 Masa Biasa ("Masa sesudah Pentakosta" dan "Masa o o • o o o o • • • • 4."Septuagesima") o o o Kerajaan") 4.2 Dua Belas Hari Raya Utama 5.5 Paskah 4.7 Maria Diangkat Ke Surga (Katolik Ritus Romawi) 4.4 Masa Prapaskah dan Masa Sengsara 4.

maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku. terjadi antara tanggal 20 Maret dan 22 September tiap tahun menurut kalender Masehi) sampai terbitnya bulan baru pada saat atau sesudah equinox berikutnya. yakni bulan Nisan." (Keluaran 13:4). dalam tahun yang kedua belas zaman raja Ahasyweros. "Bulan berganti bulan. dll) yang mengadopsi sistem daftar bacaan.Gereja-Gereja Persatuan. Elul (bulan ke-6) Agustus-September. "Hari ini kamu keluar. Hesywan atau Khesywan (bulan ke-8) Oktober-November. Tebet (bulan ke-10) Desember-Januari. Bulan-bulan dalam kalender Alkitab adalah sebagai berikut. [sunting]Kalender Alkitab Kalender Alkitab didasarkan atas siklus bulan baru. Tisyrei (bulan ke-7) September-Oktober. firman TUHAN" (Yesaya 66:23). yakni bulan Adar. Tammuz (bulan ke-4) Juni-Juli. Formula dasar kalender ini awalnya terdapat dalam Alkitab: "Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Ab (bulan ke-5) Juli-Agustus." (Keluaran 12:1-2). khususnya dalam denominasi-denominasi utama. makin banyak Gereja Protestan (Gereja Methodis. "Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir: "Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu. Adar (bulan ke-12) Februari-Maret. Kislew (bulan ke-9) November-Desember. Penggunaan daftar bacaan tersebut makin menumbuhkan kesadaran akan tahun liturgi di kalangan umat Protestan pada dasawarsa-dasawarsa abad ke-20." (Kejadian 1:14). Gereja-Gereja Reformasi. orang membuang pur--yakni undi--di depan Haman. itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun. Siwan (bulan ke-3) Mei-Juni. Syebat (bulan ke-11) Januari-Februari. dalam bulan Abib.Di kalangan umat Kristiani Barat non-Katolik. dan Sabat berganti Sabat. Gereja Anglikan dan Lutheran secara tradisional mengikuti daftar bacaan tersebut sejak era Reformasi Protestan." (Ester 3:7). Dengan adanya reformasi liturgis dalam Gereja Katolik setelah Konsili Vatikan II pada era 1960-an. Satu bulan dimulai dari satu terbitnya bulan baru sampai terbitnya bulan baru berikutnya. [sunting]Kalender liturgi Barat . Iyar (bulan ke-2) April-Mei. Satu tahun terhitung mulai terbitnya bulan baru pertama pada saat atau sesudah equinox (saat matahari terlihat berada tepat di atas garis katulistiwa. Nisan atau Nissan (bulan ke-1) Maret-April. Ini berarti titik awal kalender Alkitab tidak tetap seperti kalender modern. hari demi hari dan bulan demi bulan sampai jatuh pada bulan yang kedua belas. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun. "Dalam bulan pertama.

masa pertama dalam tahun liturgi ini dimulai pada hari minggu ke-4 sebelum Natal dan berakhir pada malam Natal. Anglikan. Puasa atau Prapaskah. namun bacaan-bacaan Alkitab pada masa ini memuat tema eskatologi-penantian akan kedatangan Kristus pada akhir zaman. Paskah. termasuk kalender Lutheran. Lukas 1:52)--khususnya pada paruh pertama masa tersebut. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama. ketika "Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Meskipun sering dimaknai sebagai penantian akan kedatangan Kristus sebagai seorang bayi pada malam Natal. Manuskrip abad ke-13 tersimpan di (British Library. masa-masa liturgi dalam Kekristenan Barat terdiri atas Adven. dan seorang anak kecil akan menggiringnya" (Yesaya 11:6) dan ketika Allah telah "menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah" (Magnificat. dan Protestan karena siklus tersebut sudah ada sebelum Reformasi Protestan.Bulan Oktober dalam penanggalan liturgiBiara Abbotsbury. sebagai persiapan diri menjelang kedatangan Kristus. Sesungguhnya masa adven adalah masa untuk berpuasa. dan Masa biasa (masa sesudah Pentakosta atau sesudah Hari Minggu Tritunggal Maha Kudus). Cotton MS Cleopatra B IX. . [sunting]Adven Dari kata Latin adventus. Umumnya. Masa Biasa (masa sesudah Epifani). "kedatangan". Natal. folio 59r) Kalender liturgi Kristiani Barat didasarkan atas siklus romawi atau Ritus Latin dari Gereja Katolik.

'suka-cita'. Meskipun maksud utama dari krans adven adalah sebagai penanda berjalannya waktu. seperti 'harapan'. rangkaian dedaunan hijau berbentuk lingkaran dengan empat batang lilin. 4 peristiwa utama Natal: . "Alleluia" tetap ada (ritus Katolik tradisional hanya ada Gradual tanpa "Alleluia". Hari Natal sendiri jatuh pada tanggal 25 Desember. Warna: Putih atau emas. yang juga disebut sebagai Hari Minggu Gaudete. 'iman'. Pada hari Minggu ke-3 dalam masa Adven. di beberapa tempat digunakan warna merah muda. Meskipun ritus Katolik Romawi menghapus "Gloria in Excelsis" dalam misa-misa selama masa adven (tidak seperti Misa untuk hari-hari raya). dan 'kasih'. Masa Natal dalam kalender Katolik Romawi berlanjut hingga Perayaan Pembaptisan Kristus. Warna: Ungu. kecuali pada hari Minggu). banyak gereja memaknai tiap lilin dengan tema-tema khusus. atau biru dalam beberapa tradisi.Periode penantian ini kerap ditandai dengan Krans Adven. yang dalam kalender pra-Vatikan II ditetapkan pada tanggal 13 Januari. [sunting]Natal Masa Natal dimulai pada Malam Natal (24 Desember) dan berakhir pada perayaan Epifani (6 Januari).

terhitung mulai hari Rabu Abu sampai hari Minggu Palma. Warna: Hijau.Kelahiran Yesus-25 Desember. Perayaan Epifani-Hari Minggu ke-3 dalam masa Natal [sunting]Masa biasa ("Masa Sesudah Epifani" dan "Septuagesima") Dalam Gereja Katolik Roma dan beberapa tradisi Protestan. maka Hari Minggu jatuhnya bertepatan dengan Hari Minggu Septuagesima dirayakan pada hari sebelumnya (hari Sabtu). vestimentumnya pun berwarna ungu. Dalam ritus Romawi yang lebih tua. diadopsi beberapa kebiasaan masa Prapaskah. dengan masa Septuagesima yang lamanya 17-hari dimulai pada hari Minggu ke-9 sebelum Paskah dan berakhir pada hari Selasa sebelum hari Rabu Abu. Namun jika jumlah hari minggu dalam tahun tersebut tidak menutupi hari-hari Minggu pengganti tersebut. Dimulai sejak hari Rabu Abu hingga berakhir pada hari Minggu Palma. Selama masa Septuagesima. di awal Pekan Suci. Perayaan Keluarga Kudus-Hari minggu ke-2 sesudah Natal. tergantung tanggal Perayaan Paskah. masa sesudah Epifani dapat saja memiliki 1 sampai 6 hari Minggu. Reformasi tahun 1962 mengubah praktik tersebut dengan menghilangkan saja hari-hari Minggu pengganti tersebut. Selama empat puluh hari . Beberapa ritus Protestan juga menggunakan terminologi lama tersebut. Masa puasa ini berlangsung selama 40 hari. [sunting]Masa Prapaskah dan Masa Sengsara Prapaskah adalah masa puasa utama dalam Gereja sebagai persiapan sebelum Paskah. Masa Biasa adalah minggu-minggu biasa yang tidak termasuk dalam suatu masa tertentu. yang masih digunakan oleh umat Katolik tradisional dan umat Katolik lain yang masih berpegang pada Misa kuno pra-Vatikan II yang dikenal sebagai Ritus Tridentina. Istilah "Masa Biasa" menggantikan istilah "Masa Sesudah Epifani" dan "Septuagesima" (masa menjelang Prapaskah). Masa Biasa pertama ini memiliki 3 sampai 8 hari Minggu. Perayaan nama suci Yesus dan penghormatan kepada Maria-1 Januari. Dalam kasus tanggal Paskah jatuhnya sangat terlambat sehingga hanya ada 23 hari Minggu sesudah Pentakosta. Dalam masa ini terdapat 33 atau 34 Hari Minggu. Dalam Ritus Romawimodern. bagian pertama Masa Biasa dimulai dari hari sesudah Perayaan Pembaptisan Kristus sampai hari Selasa sebelum Hari Rabu Abu (permulaan Masa Prapaskah). Misa untuk hari Minggu ke-23 dirayakan pada hari sebelum hari Minggu terakhir sesudah Pentakosta. Semua hari Minggu yang hilang sesudah Epifani dipindahkan ke masa sesudah Pentakosta dan dirayakan antara Hari minggu ke-23 dan Hari Minggu yang terakhir. dan "Gloria" pada hari-hari Minggu. termasuk penghapusan "Alleluia".

pada hari ini perayaan Misa digantikan dengan ibadat doa Warna: Bervariasi: Tanpa warna. Trihari Suci terdiri atas:  Kamis Putih  Peringatan Perjamuan Terakhir Kristus bersama murid-muridNya dalam ibadah atau Misa malam hari   Beberapa Gereja juga melaksanakan upacara pembasuhan kaki Sudah menjadi kebiasaan pada malam tersebut untuk melaksanakan ibadat Berjaga-jaga atau yang lazim dalam Gereja Katolik Indonesia disebut Tuguran. yang disebut Hari Minggu Laetare. warna merah muda digunakan pada hari Minggu ke-4 dalam Masa Prapaskah. Selama masa ini Gloria Patri (Kemuliaan Kepada Bapa. madah Kemuliaan kepada Allah dan Alleluia tidak digunakan dalam Misa. "Kemuliaan dan Pujian" umumnya digunakan sebagai ganti Alleluia sedangkan Kemuliaan kepada Allah dihilangkan. Dalam beberapa tradisi. atau Hitam digunakan dalam tradisi-tradisi yang berlainan (kain-kain yang berwarna disingkirkan pada hari ini. Merah. sebuah salib secara seremonial disingkapkan selubungnya (dan sebelum Vatikan II. Jika hari peringatan St. dua pekan terakhir dari masa Prapaskah dalam Gereja Romawi dikenal sebagai Masa Sengsara. maka hari-hari tersebut dipindahkan ke pekan sesudah Paskah..tersebut. dimulai seusai Misa malam hari dan berlanjut hingga tengah malam (kadang-kadang dilanjutkan hingga terbit fajar hari Jumat Agung. dan. Hari Jumat sebelum Jumat Agung adalah hari peringatan Ke-7 Duka Bunda Maria. sesudah ibadat Jumat Agung)  Sabtu Suci  Memperingati hari di mana jenazah Kristus terbaring dalam Makam . dan dilanjutkan dengan liturgi pagi hari)   Warna: Putih Jumat Agung    Peringatan Kesengsaraan Yesus Kristus Dalam Gereja Katolik Roma. yang paling tampak adalah diselubunginya salib dan arca-arca dengan kain ungu.) dihilangkan kecuali sesudah pendarasan Mazmur dalam ibadat harian. Warna: Ungu. Yusuf atau Anunsiasi jatuh dalam Pekan Suci.. bacaan-bacaan mulai lebih berfokus pada Sengsara Kristus. salib-salib yang lain juga ditanggalkan selubungnya. Sebelum reformasi 1970. warna liturgi hanya terlihat pada vestimentum)  Dalam Gereja Katolik Ritur Romawi dan Gereja Anglikan Tinggi. tanpa upacara.

sebagai permulaan perayaan Kebangkitan Kristus. yang diselubungi selama masa Sengsara. Sebelum kalender liturgi Romawi direformasi padaKonsili Vatikan II. Dalam tradisi Katolik Romawi. organ dan lonceng-lonceng dibunyikan setelah tidak dipergunakan selama 2 hari. selama 8 hari sesudah Hari Minggu Paskah. umat Ortodoks Timur dan beberapa umat Protestan masih menggunakan istilah ini. Di beberapa temapt. Warna: Putih atau Emas. Masa Paskah dimulai sejak Malam Paskah sampai Hari Minggu Pentakosta dalam kalender Katolik dan Protestan. perayaan ini dialihkan ke hari Minggu sesudahnya. Di hari Pentakosta warna merahlah yang digunakan. Paskah jatuh pada tanggal yang berbeda tiap tahun. kecuali pada hari Pentakosta. Hari . Dalam Ritus Romawi pra-Vatikan II. Gloria dan Te Deum diucapkan tiap hari. atau sebelum fajar menyingsing pada hari Paskah. Hari Kamis Kenaikan. litani panjang yang biasanya didoakan pada hari itu ditunda sampai hari Selasa berikutnya. menurut sistem penanggalan berdasarkan kalender-bulan (untuk rinciannya lihat computus). hari-hari Minggu pada masa ini disebut "Hari-hari Minggu sesudah Pentakosra" oleh umat Katolik Romawi. sering digunakan bersama warna emas. Jika Paskah jatuh pada tanggal 25 April. [sunting]Paskah Artikel utama untuk bagian ini adalah: Paskah Paskah adalah perayaan kebangkitan Yesus. adalah hari ke-40 setelah Paskah. Dalam kalender yang digunakan oleh umat Katolik tradisional. bahkan hari-hari feria. Pentakosta secara umum dianggap sebagai hari jadi Gereja. hari peringatan kembalinya Yesus ke surga setelah kebangkitan-Nya. selama madah "Gloria in Excelsis" dilantunkan dalam Misa tersebut.   Dalam Gereja Katolik Ritus Romawi. Misa tidak dipersembahkan pada hari ini Warna: Tidak ada Malam Paskah  Dilaksanakan sesudah matahari terbenam pada hari Sabtu Suci. semua perayaan lain dilarang. Masa Paskah berakhir pada hari ke-8 sesudah Pentakosta. ditanggalkan selubungnya. Selama 50 hari Masa Paskah. Pentakosta adalah hari ke-50. [sunting]Masa Biasa ("Masa sesudah Pentakosta" dan "Masa Kerajaan") Masa Biasa yang jatuh sesudah Masa Paskah. dan hari peringatan diturunkannya Roh Kudus ke atas para rasul. serta arca-arca. mulai Hari Minggu Pentakosta sampai Hari Sabtu sebelum Hari Minggu Pertama Masa Adven. lihat pula Lilin Paskah   Warna: Putih.

" dan vestimentum merah dikenakan pada hari Minggu pertama dan kedua. namun kadangkala dialihkan ke hari Minggu sesudahnya. Dalam Gereja Lutheran . Martinus (Martinmas) pada tanggal 11 November. Hari raya .Sinode Missouri. Hari Minggu Reformasi dirayakan pada hari Minggu sebelum tanggal 31 Oktober. Akan tetapi beberapa tradisi mengubah maknanya dan kadang-kadang warna liturginya pula.Minggu pertama sesudah Pentakosta adalah Hari Minggu Tritunggal dalam dalam banyak tradisi hari Minggu terakhir dalam Masa Biasa adalah hari raya Kristus Raja. Mikhael (Michaelmas) pada tanggal 29 September. umat Kristiani Barat merayakan peristiwa terangkatnya Maria secara badaniah ke surga. Dalam Ritus Romawi.    Beberapa tradisi meryakan Hari St. Hari Kristus Raja jatuh pada hari Minggu terakhir pada Bulan Oktober bukannya Hari Minggu terakhir sebelum Adven.Sinode Santo Timotius. perayaan Corpus Christi dilaksanakan pada hari ke-11 setelah Pentakosta. Gereja Inggris menggunakan istilah "Hari-hari Minggu sebelum Adven" untuk menyebut ke-4 hari Minggu terakhir dalam Masa Biasa dan mengizinkan penggunaan vestimentum berwarna merah sebagai alternatif. perlambang Roh Kudus yang terus-menerus bekerja membaharui Gereja. periode ini dikenal sebagai "Periode Akhir Zaman. Istilah "Masa Kerajaan" digunakan beberapa denominasi. Warna liturgisnya adalah putih. Variasi-variasi selama masa ini mencakup:  Dalam kalender Katolik tradisional.  Banyak tradisi menjadikan beberapa minggu dalam Masa Biasa sebagai masa untuk memusatkan perhatian pada kedatangan Kerajaan Allah (sehingga tahun liturgi menjadi satu siklus penuh dengan mendalami salah satu tema Adven sebelum memasuki masa Adven).  Sebagian besar tradisi barat merayakan Hari Semua Orang Kudus pada tanggal 1 November atau pada hari Minggu sesudahnya. Warna liturgisnya adalah Merah. Misalnya. Warna: Hijau [sunting]Maria Diangkat Ke Surga (Katolik Ritus Romawi) Pada tanggal 15 Agustus. yakni tanggal yang sama dengan hari raya Tertidurnya Theotokos di Gereja Timur. memperingati peristiwa dipakukannya 95 Tesis pada pintu Gereja Kastil di Wittenberg oleh Martin Luther. Beberapa tradisi merayakan Hari St. di antaranya oleh Gereja Metodis Persatuan di AS dan Gereja Kristen .  Dalam tradisi Katolik dan beberapa kalangan Anglikan. tiga hari Minggu terakhir Masa Biasa diisi tema eskatologi. meskipun hari-hari Minggu tersebut tetap dimaknai sebagai hari-hari Minggu Masa Biasa.  Dalam tradisi Katolik. hari Jumat dalam minggu ke-3 sesudah Pentakosta adalah hari raya Hati Kudus Yesus. Dalam beberapa tradisi Protestan. khususnya yang erat terkait dengan tradisi Lutheran.

. bukannya Hari Minggu Pertama Masa Adven. [sunting]Gereja Ortodoks Timur Tahun liturgi dalam Gereja Ortodoks Timur dicirikan dengan adanya puasa-puasa serta hari-hari raya orang-orang kudus yang silih berganti. dan oleh karena itu ditolak. tanggal 15 Agustus dirayakan sebagai hari peringatan St. sebagai contoh. Meskipun tidak sama dengan kalender yang ada dalam Buku Doa Bersama dan Buku Ibadah Alternatif (1980). Pembagian tahun menjadi masa Natal dan masa Paskah yang disela oleh masa Biasa. Ajaran mengenai hari raya ini secara dogmatis ditetapkan pada tanggal 1 November 1950 oleh Paus Pius XII dalam Bula Kepausan Munificentissimus Deus. Dalam tradisi Anglikan dan Lutheran. dan sangat mirip dengan tahun liturgi Katolik Romawi yang telah dipaparkan di atas. hari-hari raya sipil tertentu ditentukan berdasarkan kalender Yulian. Tahun liturgi Ortodoks ini mencakup Siklus Tetap dan Siklus Paskah (atau Siklus Tidak Tetap). Meskipun banyak yang telah mengadopsi kalender Yulian yang telah direvisi. Mayoritas hari-hari raya juga diperingati. Tahun Baru Gereja secara tradisional dimulai pada tanggal 1 September. guna memperingati berbagai peristiwa penting dalam kehidupan Yesus Kristus dan Theotokos.ini boleh jadi adalah hari raya tertua dalam Gereja Kristen. identik dengan kalender Romawi. Komputasi hari Paskah tetap menggunakan kalender Yulian. bahkan oleh Gereja-gereja yang menggunakan kalender Yulian yang telah direvisi. Maria. Di beberapa negara Ortodoks. yang tidak diakui oleh pengajaran Alkitabiah Gereja Inggris. Berikutnya adalah ke-12 Hari Raya Utama. namun mereka tetap menggunakan kalender Yulian untuk menentukan tanggal hari-hari raya dalam siklus Paskah. Dari tahun 1900 sampai tahun 2100. terdapat selisih tiga belas hari antara kalender Geregorian dan kalender Yulian. Hari raya terpenting adalah Paskah—Hari Raya dari segala Hari Raya. pada tahun 2000. Mayoritas umat Kristiani Ortodoks menggunakan kalender Yulian untuk menentukan tanggal hari-hari raya gerejawi. Bunda Tuhan. Mereka juga menggunakan Kalender Gregorian yang modern untuk menentukan tanggal harihari raya yang ditetapkan menurut tanggal kalender tersebut. Natal dirayakan pada tanggal 7 Januari di negara-negara tersebut. Dengan demikian. serta beberapa tradisi lain. namun Tahun Liturgi yang mirip Tahun Liturgi Gereja Romawi digunakan sejak Gereja Anglikan mengadopsi pola-pola ibadah dan liturgi baru yang ada dalam Ibadah Bersama. [sunting]Gereja Anglikan Gereja Inggris menggunakan penanggalan liturgi yang sangat mirip dengan Kalender Liturgi Gereja Romawi. yang dirayakan baik dalam Gereja Timur maupun Barat. terutama hari raya Maria Diangkat Ke Surga. dengan beberapa pengecualian. Sekalipun demikian. Warna yang digunakan adalah putih.

bacaan-bacaan Kitab Suci dam Oktoekhos (naskah yang dinyanyikan menurut delapan moda gerejawi) sepanjang satu tahun tersebut. Ada beberapa periode bebaspuasa. [sunting]Paskah Hari raya terbesar adalah Paskah. jika umat Kristiani barat mengikuti Kalender Gregoriandalam perhitungannya. Tahun Liturgi diatur sedemikian rupa agar selama berlangsungnya masing-masing masa puasa tersebut. namun tidak dihilangkan sama sekali). bahkan di hari Selasa dan Jumat. meskipun jatuh pada hari Sabtu atau Minggu (dalam kasus semacam ini. dan Hari Raya Eksaltasi Salib. Baik di Gereja Barat maupun timur tanggal Paskah jatuh pada hari Minggu Pertama sesudah bulan purnama pada atau sesudah tanggal 21 Maret (yakni secara nominal adalah hari vernal equinox). di mana orang dilarang berpuasa. Ada pula sejumlah hari-hari raya kecil sepanjang tahun yang didasarkan pada tanggal Paskah. beramal dan berdoa. namun juga karena memengaruhi siklus dari hari-hari raya tidak tetap. Meskipun demikian. Puasa Para Rasul lamanya bervariasi. seminggu sesudah Pentakosta. dan periode mulai Natal sampai malam Teofani (Epifani). serta mengikuti aturan tambahan yakni Paskah Kristiani tidak boleh mendahului atau bertepatan dengan Paskah Yahudi (lihat computus untuk penjelasan lebih lanjut). Tanggal Paskah adalah pusat dari keseluruhan tahun gerejawi. mulai dari delapan hari sampai enam minggu. namun jika di Barat masa Adven lamanya hanya empat minggu. umat Kristiani Ortodoks berpuasa tiap hari Selasa dan Jumat (dan beberapa biara Ortodoks juga berpuasa tiap hari Senin). maka Puasa Natal Gereja Timur berlangsung selama empat puluh hari penuh. Beberapa tanggal tertentu dalam setahun ditetapkan sebagai hari puasa. dirayakan salah satu dari hari-hari raya utama. meskipun siklus Oktoeckos tetap berlanjut sampai Hari Minggu Palma.Ada empat masa puasa dalam setahun: puasa terpenting adalah Puasa Besar yang merupakan masa yang intens untuk berpuasa. hari-hari tersebut adalah: Hari Raya Pemenggalan St. puasanya agak diringankan. maka umat Ortodoks memperhitungkannya dengan tanggal 21 Maret menurut Kalender Yulian. sehingga puasa dapat dijalani dengan suka cita. bukan saja karena menentukan tanggal permulaan Puasa Besar dan Pentakosta. Tanggal Paskah memengaruhi masa liturgi berikut ini: . Yohanes Pembaptis. selama empat puluh hari sebelum hari Minggu Palma dan Pekan Suci sebagai persiapan perayaan Paskah. Siklus tidak tetap dimulai pada Hari Minggu Zakeus (Hari Minggu pertama dalam masa persiapan untuk Puasa Besar). Hari-hari tersebut adalah: seminggu sesudah paskah. Puasa Natal (Puasa Musim Dingin) adalah masa persiapan perayaan Kelahiran Kristus (Natal). Puasa Tertidurnya Theotokos lamanya dua minggu. sebagai persiapan hari raya Santo Petrus dan Paulus (29 Juni). mulai tanggal 1 sampai 14 Agustus sebagai persiapan hari raya Tertidurnya Theotokos (15 Agustus). Selain masa-masa puasa tersebut. yang perhitungan tanggalnya oleh umat Ortodoks berbeda dengan umat Kristiani Barat.

maka hari raya anunsiasi ini tidak dipindahkan ke hari berikutnya. Hari Minggu Palma. Anunsiasi kepada Theotokos (25 Maret)  Malaikat Gabriel memberitakan kepada Theotokos bahwa dia akan mengandung Kristus. dan periode perayaan sesudahnya. Justru jika tanggal kedua hari raya tersebut jatuhnya bertepatan. . dan juga merayakan jawaban "Ya" yang diberikan theotokos CATATAN: Dalam praktik Gereja Timur." maka hari tersebut dianggap sangat istimewa. Periode Triodion (Hari-hari Minggu sebelum Puasa Besar. dan beberapa lagi di antaranya mengikuti siklus tidak tetap (paskah). Hari-hari raya besar pada siklus Paskah tidak memiliki pra-pesta.  Kelahiran Theotokos (8 September)   lahirnya Theotokos bagi Yoakim dan Ana Eksaltasi Salib (14 September)  penemuan kembali Salib asli tempat Kristus disalibkan  Masuknya Theotokos ke dalam Bait Allah (21 November)  masuknya Theotokos ke dalam Bait Allah ketika berumur sekitar 3 tahun  Kelahiran Tuhan dan Penyelamat Kita Yesus Kristus (25 Desember)  kelahiran Yesus. dan penyingkapan jati diri Kristus sebagai Allah  Presentasi Yesus di bait Allah (2 Februari)   bayi Kristus dipersembahkan dalam Bait Allah oleh Theotokos dan Yusuf. yakni yang dikenal sebagai hari "Kyriou-Paskha. dan Pekan Suci)  Periode Pentakostarion (Hari Minggu Paskah sampai Hari Minggu sesudah Pentakosta) [sunting]Dua Belas Hari Raya Utama Beberapa hari raya di bawah ini mengikuti siklus tetap. jika hari raya ini jatuh pada Pekan Suci atau hari Paskah. yang disebut Pasca-pesta.  Masuknya Kristus ke Yerusalem (Hari Minggu sebelum Paskah)  dikenal di Gereja barat sebagai hari Minggu Palma. atau Natal  Teofani (6 Januari)  pembaptisan Yesus Kristus. Lamanya prapesta dan pasca-pesta bervariasi. Kristus memberkati air. mirip dengan Octav dalam Gereja Barat. Maslenitsa. tergantung pada hari rayanya. Puasa Besar. Sebagian besar hari-hari raya pada siklus tetap memiliki periode persiapan yang disebut Pra-pesta.

Yohanes Pembaptis Pemenggalan Yohanes Pembaptis hari santo pelindung suatu gereja atau biara Setiap hari dalam setahun diperingati beberapa orang kudus atau beberapa peristiwa dalam kehidupan Kristus atau Theotokos. [sunting]Penerapan Sekuler Karena adanya dominasi agama kristen di Eropa pada Abad Pertengahan. Siklus Harian. Kenaikan (40 hari sesudah Paskah)  kenaikan Kristus ke surga sesudah kebangkitan-Nya. Yakobus dan Yohanes. Siklus Injil-Injil Ibadat Matin. Tertidurnya Theotokos (15 Agustus)  wafatnya Theotokos (Maria Diangkat ke Surga dalam Gereja Barat) [sunting]Hari-hari raya lain Hari-hari raya tambahan berikut ini dirayakan seperti hari-hari raya besar:      Perlindungan Bunda Allah (1 Oktober).  Pentakosta (50 hari sesudah Paskah)  Roh Kudus turun dan berdiam pada para rasul dan orang-orang Kristen lainnya. beragama maupun tidak beragama. [sunting]Siklus Selain siklus tetap dan siklus tidak tetap. dan kini dirayakan oleh semua orang. maka hari raya dalam siklus tetap pada tanggal tersebut dipindahkan. Bilamana tiba suatu hari raya dalam siklus tidak tetap. Perayaan-perayaan sekuler tersebut memiliki . dan Oktoekhos. Banyak hari-hari raya Kristiani menjadi hari libur. Kristiani maupun non-Kristiani — di seluruh dunia (untuk perayaan-perayaan tertentu). banyak fitur-fitur penanggalan Kristiani terinkorporasi ke dalam kalender sekuler. teristimewa oleh umat Ortodoks Rusia Hari Santo Petrus dan Paulus Kelahiran St.  Transfigurasi Tuhan (6 Agustus)   perubahan wujud Kristus yang disaksikan oleh Petrus. semua doa perayaannya dinyanyikan dalam Ibadat Penutup hari itu atau salah satu hari berikutnya yang dirasa paling sesuai. ada pula sejumlah siklus liturgi dalam tahun gerejawi yang memengaruhi perayaan ibadat-ibadat suci. Siklus Mingguan. Ini mencakup.

menghitung tanggal Paskah Kalender Liturgi Ortodoks Timur Kalender Gregorian Kalender Julian [sunting]Pranala   luar Universalis — Sebuah kalender liturgi Gereja Katolik termasuk ibadat harian dan bacaan Misa. Kalender Ortodoks Yunani . ISBN 0-88141-138-8 [sunting]Lihat      pula Kalender Orang Kudus Computus . ISBN 0-687-16575-X Webber. 2004. Sermons Vol. Handbook of the Christian Year. Alexander.kemiripan-kemiripan tertentu dengan perayaan-perayaan rohani asalnya. Calendar: Christ's Time for the Church. Robert E. 1994.H. Hoyt L. The Church Year (Celebration of Faith Series. ISBN 0-687-01136-1 Hickman. L. 2). kerap pula mencakup unsurunsur ritual festifal kafir yang jatuh pada tanggal yang sama. et al. [sunting]Sumber    Stookey. Fr.Kapel Online dan Kalender Ortodoks Yunani . ISBN 0-8010-9175-6  Schmemann. 1996. 1986. Ancient-Future Time: Forming Spirituality through the Christian Year..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful