DAFTAR JENIS RENCANA USAHA DAN/ATAU KEGIATAN YANG WAJIB DILENGKAPI DENGAN UKL-UPL 3 Catatan : 1.

Gubernur atau bupati/walikota menetapkan jenis kegiatan yang wajib dilengkapidengan UKL-UPL. Hal ini merupakan kewenangan dari geburnur atau bupati/walikota yang berdasarkan dalam pasal 34 ayat (2) undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungandan pengelolaan lingkunganhidup. 2. Bupati/walikota menetapkan jenis usaha dan atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL bagi usaha dan atau kegiatan yang berlokasi pada 1 (satu) wilayah kabupaten/kota. Sedangkan, gubernur menetapkan jenis usaha dan atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL bagi usaha dan atau kegiatan yang berlokasi pada lebih dari 1 (satu) wilayah kabupaten/kota, di lintas kabupaten/kota, dan/atau di wilayah laut paling jauh 12 (dua belas) mil dari garis pantai ke arah laut lepas dan/atau ke arah perairan kepulauan untuk provinsi dan 1/3 (sepertiga) dari wilayah kewenangan provinsi untuk kabupaten/kota. 3. Daftar jenis rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL ini merupakan salah satu rujukan bagi pemerintah daerah dalam melakukan penetapan terhadap daftar rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL/UPL dalam penerbitan keputusan gubernur atau keputusan bupati/walikota yang mengatur mengenai rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib UKL-UPL. A. BIDANG PERTAHANAN No Jenis usaha/kegiatan 1 Pembangunan pangkalan TNI AL 2 Pembangunan pangkalan TNI AU 3 Pembangunan pusat latihan tempur. Luas 4 Pembangunan lapangan tembak TNI AD, TNI AL, TNI AU dan polri 5 Pembangunan gedung amunisi B. BIDANG PERTANIAN No Jenis usaha/kegiatan 1 Tanaman pangan dan holtikultura 2 Pencetakan sawah di luar kawasan hutan 3 Budidaya tanaman dan holtikultura a. Semusim dengan atau tanpa unit pengolaannya b. Tahunan dengan atau tanpa unit pengolaannya II 1 Penggilingan padi dan penyosohan beras Perkebunan Budidaya tanaman perkebunan a. Semusim dengan atau tanpa unit pengolaannya Dalam kawasan budidaya non kehutanan b. Tahunan dengan atau tanpa unit pengolaannya Dalam kawasan budidaya non kehutanan Ton beras/jam

hamparan lokasi) Kapasitas 0,3

ha

Luas < 3000

ha

Luas < 3.000

C. BIDANG PETERNAKAN No Jenis usaha/kegiatan 1 Budidaya burung puyuh atau burung dara 2 Budidaya sapi pototng

Satuan Ekor

Ekor campuran

Satuan

Skala / besaran Di luar kelas A dan B Di luar kelas A dan B

3

Sapi perah

Ekor campuran

4 ha ha Luas < 10000 Semua besaran Semua besaran

Budidaya burung unta

Ekor

Satuan ha

Skala / besaran Di luar kelas A dan B 100 luas 500 (terletak pada satu hamparan lokasi) Luas < 2.000 (terletak pada hamparan lokasi) Luas < 5.000 (terletak pada

5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Ayam ras petelur Ayam ras pedaging Itik/angsa/etong Kalkun Burung puyuh Babi Burung dara Kerbau Kuda Kelinci Rusa

Ekor induk Ekor produksi / siklus Ekor campuran Ekor campuran Ekor campuran Ekor campuran Ekor campuran Ekor campuran Ekor campuran Ekor campuran Ekor campuran

Skala / besaran Populasi 25.000 (terletakk pada satu kawasan lokasi) Populasi 100 (terletakk pada satu kawasan lokasi) Populasi 20 (terletakk pada satu kawasan lokasi) Populasi 100 (terletakk pada satu kawasan lokasi) Populasi 10.000 Populasi 15.000 Populasi 15.000 Populasi 10.000 Populasi 25.000 Populasi 125 Populasi 25.000 Populasi 75 Populasi 50 Populasi 1500 Populasi 300

ha

satu

ha

satu

D. BIDANG PERIKANAN No Jenis usaha/kegiatan 1 Perikanan tangkap 2 Pembangunan pelabuhan perikanan

Satuan

Skala / besaran

II 1

III 1

2

3

dengan salha satu fasilitas sebagai berikut : a. Dermaga b. Penahan gelombang c. Kawasan industri perikanan Penanganan /pengolahan hasil perikanan (P2HP) Usaha penanganan /pengolahan. a. Usaha pengolahan tradisional (perebusan, penggaraman, pengeringan, pengasapan, dan/atau fermentasi) b. Usaha penanganan/pengolahan modern/maju seperrti Pembekuan/ cold storage Pengalengan ikan Pengekstrasian ikan atau rumput laut. Perikanan budidaya Usaha budidaya tambak udang/ikan tingkat tekhnologi maju dan madya dengan atau tanpa unit pengolahannya Budidaya perikanan air laut a. Budidaya tiram mutiara b. Budidaya rumput laut c. Budidaya ikan air laut dengan jaring apung d. Budidaya ikan dengan metode tancap Ikan bersirip Teripang, kerang, kepiting e. Pen System dalam budidaya air laut. Luas, atau Jumlah Budidaya perikanan air payau. a. Budidaya tambak pada lahan tanpa membuka hutan mangrove, menggunakan teknologi

m m ha

Panjang < 200 Panjang < 200 Luas < 15 4

Ton/hari/unit

Kapasitas < 5

Unit pengolahan ikan/UPI (penghasil tepung ikan, minyak ikan, khitin-khitosan, gelatin, ATC-karageenan, agar-agar, produk berbasis surimi).

Semua besaran

intensif atau semi intensif dan atau dengan unit pembekuan/cold storage dan atau unit pembuatan es balok b. Pembenihan udang Budidaya perikanan air tawar a. Budidaya perikanan air tawar (danau) dengan menggunakan jaring apung atau pen system. Luas atau Jumlah b. Budidaya perikanan air tawar menggunakan teknologi intensif. Luas, atau Kapasitas produksi

Ekor per tahun

Produksi benur > 40 juta

Ha Unit

Luas < 2,5 Jumlah < 500

ha Ton/hari

Luas 5 Kapasitas produksi < 50

ha

Luas < 50

ha ha Unit ha

Luas 5 Luas 7 Jumlah jaring 100 (ukuran jaring 50 m2 ) Luas lahan 1

E. BIDANG KEHUTANAN No Jenis usaha/kegiatan 1 Penangkaran satwa liar di hutan lindung 2 Penagkaran satwa liar di hutan produksi 3 Pemanfaatan aliran air di hutan lindung 4 Pemanfaatan aliran air di hutan produksi 5 Pemanfaatan air di hutan lindung

Satuan ha -

Skala / besaran Semua besaran Luas < 5 Semua besaran Semua besaran Dengan volume pengambilan air kurang dari 30% dari ketersediaan sumber daya atau debit. Dengan volume pengambilan air kurang dari 30% dari ketersediaan sumber daya atau debit. Semua besaran Semua besaran Luas 30.000

6 ha unit ha Luas < 5 Jumlah < 1.000 5 luas < 50 7 8 9

Pemanfaatan air di hutan produksi

-

Wisata alam di hutan lindung Wisata alam di hutan produksi Usaha pemanfaatan hasil hutan kayu restorasi ekosistem dalam hutan alam pada hutan produksi

ha

000 ha Luas 10. dengan luasan. atau biji. Pengusahaan taman buru dengan luas total sub blok pengelolaan dan sub blok non buru pada blok pemanfaatan. Komoditas pengemabangan bahan baku bahan bakar nabati (biofuel). sagu. Getah. daun. atau biji. pemelliharaan. pengayaan. Rotan. pengamanan.10 11 12 Usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dalam hutan tanaman pada hutan produksi : a. industri veneer. dengan luasan. F. pemanenan. bambu yang meliputi kegiatan penanaman. dengan luasan. dengan luasan. atau di blok pemanfaatan taman wisata alam. Hutan tanaman hasil rehabilitasi (HTHR). Getah. pemanenan. Industri primer hasil hutan bukan kayu. nipah. c.000 18 19 20 ha Luas 10. pemeliharaan. sagu.000 Luas 10. b. b. dan pemasaran hasil. pemelliharaan. c. dengan luasan Usaha pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (UPHHBK) dalam hutan alam pada hutan produksi : a. Rotan. pengamanan.000 21 pemasaran hasil. Pengusahaan kebun buru Penangkaran tumbuhan alam dan/atau penangkaran satwa liar yang diperdagangkan. Hutan tanaman rakyat (HTR). Industri primer hasil hutan : a. industri kayu lapis.000 ha Luas < 250 Semua besaran Semua besaran m2 Luas > 1. industri serpih kayu. buah. dan ha ha ha Luas 10.000 ha Kapasitas produksi 6000 ha Luas 15 ha ha ha Luas < 250 Luas < 100 Luas < 100 ha Luas < 1. dan laminated veneer lumber). Usaha pemanfaatan hasil hutan bukan kayu dalam hutan tanaman pada hutan produksi : a. yang meliputi kegiatan pemanenan. dan pemasaran hasil.000 14 15 16 17 ha Luas 10. kulit kayu. dengan luasan. Pembangunan taman satwa untuk tujuan komersial.000 13 Luas 10. dan pemasaran hasil. nipah. pengayaan. pemeliharaan. pengamanan. Pembangunan tempat penampungan satwa liar yang diperdagangkan. gaharu. dengan kapasitas produksi. bambu yang meliputi kegiatan penanaman. Industri primer hasil hutan kayu (industri penggergajian kayu. dengan luasan. BIDANG PERHUBUNGAN ha Luas 10. pengayaan.000 ha Luas 10. b. dengan luasan. atau di blok pemanfaatan taman hutan raya dengan luas bagian zona/blok pemanfaatan yang menjadi obyek pembangunan sarana dan prasarana.000 . daun. buah. pengayaan. pengamanan. yang meliputi kegiatan pemanenan. kulit kayu. Hutan tanaman industri (HTI). dengan luasan Pembangunan taman safari Pembangunan kebun binatang Pengusahaan pariwisata alam (PPA) di zona pemanfaatan taman nasional. gaharu. b.

Terminal penumpang b.000 Untuk kapal Prasarana pendukung pelabuhan a. Kabel telekomunikasi Perhubungan udara Pengembangan bandar udara beserta salah satu fasilitas berikut : a.000 m3 ha m3 m3 km m3 Volume 500. Pengerukan perairan dengan capital dredging. Panjang Pembangunan stasiun kereta api Terminal peti kemas Stasiun Depo dan balai jasa Jalan rel dan fasilitasnya Kegiatan penempatan hasil keruk (dumping) di darat Volume atau Luas area dumping Perhubungan laut Pembangunan pelabuhan dengan salah satu fasilitas berikut : a.000 750 luas 6000 Perluasan bandar udara beserta salah satu fasilitasnya: Prasarana sisi udara.000 volume 500. Pekerjaan bawah air Pengerukan / perataan batu karang Pekerjaan bawah air (PBA): a. Dermaga dengan bentuk konstruksi sheet pile atau open pile Panjang.000 -4 kedalaman -10 2 m DWT 2 m Panjang < 200 1000 bobot 20. luas < 10 ha) m m2 LWS Panjang < 200 Luas < 6. Pengembangan apron d.000 Luas < 5 Luas < 5 Luas < 5 Luas < 5 Luas < 5 m3 Volume 500. Pengerukan untuk pemeliharaan (maintinance) b. Single point mooring boey Satuan Skala / besaran 2 Semua besara ha ha ha 0. Pengambilan air tanah DWT ha ha ha ha ha Bobot < 10.5 luas 5 Km ha ha ha ha m Panjang < 25 Semua besaran Luas < 5 0. Volume dumping e. Pembuatan airstrip m m2 m2 m 50 50 500 800 panjang 200 luas 200 panjang 1000 panjang 900 . Lapangan penumang d. atau Volume d.000 Luas < 25 Volume < 500.25 luas 2 ha 0.5 0. Trestle dermaga f. Reklamasi / pengurugan Luas. terdiri : a.000 Panjang < 100 Tegangan < 150 Panjang > 100 4 5 m3 ha Volume < 500.000 Debit< 5 (dari 1 sumur sampai dengan 5 sumur dalm satu area.25 luas 2.000 Luas < 5 III 1 Km kV km m 2 m Liter/detik Panjang < 200 Luas < 2.000 100. Volume c. Perpanjangan landasan pacu b. Terminal penumpang atau terminal kargo c.25 luas 2.5 < luas < 5 0. Kedalaman tambahan c. Pembangunan depo peti kemas Pembangunan terminal terpadu moda dan fungsi Luas lahan Pembangunan terminal angkutan barang Luas lahan Pengujian kendaraan bermotor Pembanguna jaringan jalur kereta api. atau Luas b.5 Luas < 2 3 ha 0.5 < luas < 5 100 < panjang < 25. Prasarana penampungan curah cair Pengerukan dan reklamasi a. Kabel listrik c. Gudang e. Pembangunan taxi way c. Landasan pacu b. Bobot kapal standar e. Pipa minyak / gas b. Terminal peti kemas c.No I 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 II 1 Jenis usaha/kegiatan Perhubungan darat Pembangunan terminal angkutan jalan Depo/pool angkutan/depo angkutan.000 Panjang 100 Volume karang 100. Penahan gelombang (talud) dan/atau pemecah gelombang (break water) Panjang d.

Pembangunan menara pengawas lalu lintas udara.000 Produksi riil > 15. Depot penyimpanan dan penyaluran bahan bakar untuk umum Fasilitas penunjang lainnya. logam alkali. f. Pengawetan kulit Penyamakan kulit Barang dari kulit Sepatu kulit Hasil ikutan/sisa pembuatan bubur kertas (pulp). Pemindahan penduduk e. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri kimia dasar anorganik & gas industri.000 volume 50. Reklamasi pantai : Luas. benang hasil proses merserisasi. . Jasa boga d. Pembangunan terminal cargo c. dan C beserta hasil study rencana induk yang telah disetujui).Minuman beralkohol < 1 % Benang hasil proses penyempurnaan lainnya. f. minuman lainnya yang mengandung mait Minuman keras Anggur dan sejenisnya . Pembangunan fasilitas pemancar / NDB b.500 Liter/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Semua besaran Produksi riil > 1. Pembebasan lahan Pembangunan bandar udara baru beserta fasilitasnya (untuk fixed wing maupun rotary wing) e. B. Pembangunan terminnal penumpang b.000 500 luas 2000 5 6 7 8 m2 Porsi/hari kVA Semua besaran 500 luas 2000 500 produksi 1000 500 daya 1000 Ssemua besaran 9 10 11 Liter 1. kecil. Bengkel kendaraan bermotor d. 16 17 18 19 20 KK ha 21 G. Bidang perindustrian No Jenis usaha/kegiatan 1 Industri galangan kapal dengan sistem graving dock 2 Buah-buahan dalam Satuan DWT Ton/tahun Skala / besaran Bobot < 50.000 Liter/tahun liter/tahun Botol/tahun Produksi riil > 1. Power house/genset e.000 Produksi riil > 15.000 Jumlah < 200 Luas < 100 Semua besaran (termasuk kelompok bandar udara di luar kelas A.Tepung tulang Bir. terdiri: a.6 juta Produksi riil > 105. Ton/tahun Ton/tahun Produksi riil > 2000 Produksi riil > 2.2 juta Produksi riil > 1. senyawa alkali lainnya.000 Produksi riil > 2000 22 kaleng/kemasan Sayuran dalam botol Pengolahan dan pengawetan lainnya untuk buah-buahan dan sayuran Produksi air minum dalam kemasan Kecap Ransum/pakan jadi ikan dan biota perairan lainnya Ransum/pakan jadi ternak besar.000 3 4 ha 3 m m 2 Luas < 25 Volume < 100.3 Pembangunan helipad Pemotongan bukit dan pengurangan lahan dengan volume g.Pakan lain untuk ternak . Gas industri gas mulia/bukan gas mulia. aneka ternak Ransum/pakan jadi hewan manis . hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri kimia dasar anorganik khlor dan alkali. atau Volume urugan Prasarana sisi darat terdiri : a. jasa penunjang industri bubur kertas (pulp) Senyawa alkalli natrium/kalium. Semua besaran m3 Semua besaran 5000 volume 500.000 Produksi riil > 15.5 juta Produksi riil > 500 Produksi riil > 15. benang kelantang dan celup.Minuman ringan lainnya.000 Semua besaran .000 Produksi riil > 3. Hanggar/pusat perawatan pesawat udara c.Ransum/pakan setengah jadi ternak besar.Minuman ringan mengandung CO2 . aneka ternak .Minuman ringan tidak mengandung CO2 . kecil.000 12 13 14 Semua ukuran dalam lokasi bandara 2 m Semua ukuran lokasi bandara Semua ukuran lokasi bandara dalam dalam 15 m 2 500 luas 10.

garam logam dan garam peroksi dari asam anorganik (fluorida.Fisi elemen kimia dan isotop. bikrhomat. tir kayu. dan isotof radioaktif . kimia fosfida. arang tempurung kelapa). kreosot kayu dan nafta kayu. nitrat. alkyl ether sulphate/alkyl aril ether sulphate. Perlengkapan rumah tangga dari tanah liat tanpa/dengan giazur. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri kimia dasar anorganik.Industri kimia dasar anorganik lainnya. termasuk turunannya Karbon aktif. persulfat. alkyl olefin sulphonate (AOS). Barang dari kapur. piring tanah liat tanpa/dengan glazur (segala jenis). arang kayu (charcoal.23 24 25 26 . hasil ikutan/jasa & jasa penunjang industri barang lainnya dari semen. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri kimia dasar organik. minyak tir kayu. . hasil ikutan/sisa &jasa penunjang industri. hipobromida. bahan pelaarut lainnya/bahan dari getah/kayu. perekat dari damar sintesis thermoplastik (dalam kemasan eceran 1 kg). perekat lainnya. pupuk buatan tunggal. elemen kimia radioaktif. Pupuk tunggal P (posphor) atau K (kalium). sianida. fosfat. bahan kimia dari kayu dan getah (gum).Elemen kimia. thiosulfat. krhomat. zat aktif permukaan 27 28 29 30 31 32 Rupiah Investasi > 600 juta 33 34 35 36 lainnya. khlorida. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri perekat Crumb rubber Barang dari fiberglass Perabot rumah tangga dan hiasan & barang lainnya dari semen. kapur kembang. dsb). udara cair/udara kempaan. alkyil benzene sulphonate. pupuk buatan tunggal lainnya. sodium lauryl sulphate. cangkir & pisin tanah liat tanpa/dengan glazur. hipoklorat. pekhlorat. air suling/murni. Terpentin. silikat. sulfida. alkyl sulphonate (LAS). yodida. Zat aktif permukaan. hasil ikutan &jasa penunjang industri kapur. pot bunga dari semen. semen merah. kapur hidrolis. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang dari tanah liat untuk keperluan rumah tangga. peryodat. Batu bata berongga atau tidak berongga press mesin. nitrit. Bahan pembersih Perekat dari bahan alami. Kapur tohor. asam anorganik.Basa anorganik dan oksida logam. senyawa ammonium kwartener.asam gondorukem. hiasan rumah tangga dan pot bunga segala jenis dari tanah liat. . dan asam damar. fosfit. yodat. hidroksida logam dan peroksida logam (tidak termasuk pigment). bromida. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri batu bata dari tanah liat. alkyl sulphat/alkyl sodium sulphonate. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri kapur. batu bata lainnya dari tanah liat. kapur sirih/kapur tembok. perekat dari damar sintesis thermoseting (dalam kemasan eceran 1 kg). Rupiah Investasi > 600 juta Rupiah Rupiah Investasi > 600 juta Investasi > 600 juta Rupiah Investasi > 600 juta Rupiah Investasi > 600 juta Rupiah Investasi > 600 juta . briket. batu bata press mesin dan tangan. sulfit. dan persenyawaan zat asam dari bukan logam. industri kimia dasar organik bahan kimia dari kayu dan getah (gum) lainnya. kerikil tanah liat. karbida.

Bata tahan api. tepung talk. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri genteng dari tanah liat. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri bata tahan api dan sejenisnya dari tanah liat.37 38 39 40 41 42 43 Genteng kodok diglazur atau tidak diglazur press mesin. barang galian bukan logam lainnya. Barang saniter dan ubin dari tanah liat tidak dikilapkan. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang dari batu untuk keperluan rumah tangga. Barang dari batu untuk keperluan industri. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang dari asbes untuk keperluan bahan bangunan. Industri penggilingan baja . baja profil. buluh & pipa dan alat kelengkapan buluh dan pipa dari asbes. bahan bangunan dari batu. genteng lainnya dari tanah liat. barang pajangan dari onix. . Ornamen atau patung dari marmer/batu pualam. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang inndustri dari batu keperluan lainnya. Tepung kaolin. barang seni/pajangan dari batu. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang galian bukan logam. genteng press mesin dan tangan. onix untuk keperluan lainnya. Barang dan marmer/batu pualam &granit. barang lainya dari asbes untuk keperluan lain. pakaian & perlengkapan pakaian dan alas kaki & tutup kepala dari serat asbes. bata tahan api lainnya. hasil Rupiah Investasi > 600 juta 44 Rupiah Investasi > 600 juta 45 Rupiah Investasi > 600 juta 46 Rupiah Investasi > 600 juta Rupiah Investasi > 600 juta 47 Rupiah Investasi > 600 juta 48 49 50 ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang dari marmer untuk keperluan bahan bangunan. Barang dari batu keperluan rumah tangga. barang lainnya dari asbes Perabot rumah dari asbes. lembaran. benang & tali asbes. barang granit & marmer/batu pualam untuk keperluan rumah tangga. barang dari gips. kertas millbord dan bulu kempa dari serat asbes. barang tanah liat untuk keperluan bahan bangunan lainnya. Batang & kawat baja. Industri penempaan baja: Batang berongga atau bukan dari baja paduan atau bukan paduan. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang dari asbes untuk keperluan lainnya. Serat asbes campuan. & pelat baja. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang dari marer/batu pualam untuk keperluan rumaha tangga dan pajangan. barang saniter & ubin dari tanah liat dikilapkan. barang pajangna dari granit & marmer/batu pualam. mortar tahan api. barang dari mika. barang lainnya dari batu untuk keperluan lainnya. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang dari asbes untuk kperluan industri gulungan. Barang dari marmer/batu pualam& granit keperluan bangunan. termasuk paduannya. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang dari tanah liat untuk keperluan bahan bangunan lainnya. batu pipisan. hasil/sisa & jasa penunjang industri barang dari marmer /batu pualam untuk keperluan lainnya Asbes semen dalam bentuk lembaran. baju tulangan. kertas penggosok (abrasive paper). penyambung dari serat asbes yang dikempa dalam bentuk lembaran atau untuk keperluan industri.

hasil kehutanan dan mesin pengolah makanan minuman serta mesin pengolah lainnya. Industri pipa dan sambungan pipa dari logam. Industri penggilingan logam bukan besi : pelat. Mesin pengolah/pengerjaan kayu dan erlengkapannya. Industri motor pembakaran dalam Industri komponen dan suku cadang motor penggerak mula. Mesin fluida Mesin pendingin. Industri mesin tekstil Industri mesin percetakan Mesin pengolah hasil pertanian dan perkebunan. sheet. dan section (profil) hasil tempaan. rod. dan bar/batang. Konstruksi baja untuk bangunan. Industri mesin uap. pengubah arus (rectifler).000 . Sub asembly dan komponen elektronika. turbin dan kincir. foll. Mesin dan perlengkapan ytdl : pemanas air. Industri alat dapur dari logam bukan alumanium. Industri alat pertukangan dan pemotong dari logam Industri alat dapur dari alumanium. Ekstruksi logam bukan besi Penempaan logam bukan besi: bar. baja stainless. Mesin kantor dan akuntansi manual Mesin kantor dan komputasi akuntansi elektronika.51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 baja tempa bentuk lainnya. Industri alat pertanian dari logam. Komponen dan suku cadang mesin industri khusus. pertanian dan dapur yang terbuat dari logam. Industri mesin jahit Alat berat dan alat pengangkat. Industri engsel.Strip. Industri perabot rumah tangga dan kantor dari logam Barang dari logam bukan alumanium untuk bangunan. dan baut. shape. mur. Barang dari logam untuk konstruksi lainnya. gerendel dan kunci dari logam Industri kawat logam: kawat galbani/non galbani. Pemeliharaan dan perbaikan mesin khusus. Pemeliharaan dan perbaikan mesin penggerak mula. Industri lampu dari logam Industri barang logam lainnya yang belum tercakup di manapun. Industri paku. Industri komponen dan suku cadang mesin jahit & peralatan ytdl. Pemb uatan ketel dan bejana teken. pengontrol tegangan Panel listrik dan switch gear Mesin las listrik Mesin listrik lainnya Pemeliharaan dan perbaikan mesin listrik. Mesin pembangkit listrik Motor listrik Transformator. Alat pertukangan. Industri mesin pertanian dan 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 perlengkapannya. mesin ytdl. Pemeliharaan dan perbaikan mesin logam dan kayu. Mesin pengolah / pengerjaan logam dan perlengkapannya. Pemeliharaan dan perbaikan mesin pertanian. angle. Industri radio dan TV Industri alat komunikasi Peralatan dan perlengkapan sinar X. Barang dari alumanium untuk bangunan. Ton/tahun Kapasitas < 100 Unit/tahun Kapasitas < 100 Unit/tahun Kapasitas > 10.

daging beku. Kamera fotografi. Industri barang perhiasan berharga untuk keperluan pribadi dari bahan logam mulia. lampu penerangan terpusat dan lampu ultraviolet. daging olahan tanpa kdap Rupiah Investasi > 600 juta Orang Orang Orang Orang Orang Orang 20 20 20 20 20 20 tenaga kerja tenaga kerja tenaga kerja tenaga kerja tenaga kerja tenaga kerja 1000 1000 1000 1000 1000 1000 . Industri alat optik untuk ilmupengetahuan. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri permata. Perbaikan kapal. Stick. batu permata. permata lainnya.000 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 perlengkapannya. bola Mainan anak-anak Pena da perlengkapannya. intan Perhiasan batu mulia. Industri lampu tabung gas (lampu pembuang muatan listrik) Industri komponen lampu listrik Kabel listrik dan telepon Alat listrik dan komponen lainnya Bangunan baru kapal Motor pembakaran dalam untuk kapal Peralatan dan perlengkapan kapal. pengukur dan pengatur manual. Industri jam dan sejenisnya Berlian perhiasan. teropong dan alat optik untuk ilmu pengetahuan. Kamera sinematografi. pensil Pita mesin tulis/gambar Payung kain Industri kerupuk Industri sabun Industri rokok Industri genteng Furniture Perusahaan kosmetik Peleburan emas Rumah potong ayam Rumah potong ayam dan pengolahan daaging Industri barang dari semen Perakitan barang elektronik Furniture dari aluamanium dan rotan Industri formulasi pestisida Penjernih air Kertas box Farmasi Corrugated & offset packagging MFG Keramik mozaik Pipa stainless Sari daging dan air daging. serbuk dan bubuk batu mulia. kendaraan roda empat atau lebih. Kendaraan bermotor roda dua/tiga Komponen dan perlengkapan kendaraan bermotor roda dua/tiga Industri sepeda Industri perlengkapan sepeda Peralatan professional ilmu pengetahuan. Industri barang perhiasan berharga untuk keperluan pribadi dari bahan bukan logam mulia. proyektor da 126 127 128 DWT 100 kapasitas 3. barang perhiasan. industri perakitan kendaraan bermotor yang melakukan proses elektroplating. batu permata sintetik. industri perakitan kendaraan bermotor yang melakukan proses elektroplating. Pemotongan kapal Industri perakitan kendaraan bermotor yang melakukan proses pengecatan yang didahului oleh proses degresing celup.104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 Industri alat listrik untuk keperluan rumah tangga Industri accumulator listrik Industri bola lampu pijar. Perlengkapan kendaraan roda empat : industri komponen kendaraan bermotor yang melakukan proses pengecatan yang didahului oleh proses degresing celup. dan sejenisnya . bad.

dan makanan dari susu lainnya Es krim dari susu Oleochemical. kertas tipis lainnya. board. meubel. Ton/tahun Produksi riil > 4. makanan yang mengandung kakao. kotak TV Rotan barang jadi Sumpit dan tusuk sate dari bambu Kertas. kain hasil proses penyempurnaan. Pembuatan gula lainnya Sirup dari bahan gula Pengolahan gula lainnya selain sirup Kembang gula mengandung kakao. Mentega. koran. Kertas kostruksi. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri kertas tissue. garam bata. . Kertas dan kertas karton bergelombang. daging dalam kaleng. susu kelapa (whey). keju.155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 udaara. hasil ikutan/sisa industri berbagai palma Sagu. kertas sigaret. hasil ikutan/sisa pembuatan kertas budaya. berkerut. Margarin Minyak goreng kelapa Minyak goreng kelaapa sawit Minyak goreng lainnya dari nabati atau hewani Olahan minyak makan dan lemak dari nabati dan hewani Tepung terigu . dan garam lainnya Industri aneka tenun Kain kelantang dari seraat tekstil hewani. hard board. Kembang gula yang tidak mengandung kakao Pati/sari ubi kayu (tepung tapioka) . Kertas rumah tangga. minyak kasar/lemak hewani. dan block board Rotan mentah dan rotan setenga jadi. tumbuh-tumbuhan Kain celup dari serat hewani. sintesis dan non sintesis. jasa penunjang industri kertas budaya. susu yang diawetkan.Makanan dari tepung terigu. kertas tulis. tusuk gigi. - - campuran serat. hasil ikutan/sisa pembuatan kertas industri. industri bungkus dan pengepakan. tumbuhtumbuhan Pelesuhan / pencucian tekstil/pakaian jadi. minyak kasar nabati. jasa penunjang industri kertas industri. pati palma. kakao olahan.Makanan dari tepung beras atau tepung lainnya . dan sendok es krim dari kayu Perabot/kelengkapan rumah tangga dari kayu. susu bubuk. dan cetak kertas berharga atau khusus. campuran serat. susu cair dan susu kental.daging olahan dalam kemasan kedap udara lainnya. sumpit. berkisut.500 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 Kain cetak pembatikan Karung goni Penggergajian dan pengawetan kayu Komponen rumah dari kayu (prefab housing) Decorative plywood Particle board. hasil ikutan/sisa industri berbagai pati palma Tahu Komponen bumbu masak Industri penyedap makanan kimiawi dan nonkimiawi Garam meja. sintesis dan setengah sintesis.

tricholoro ethylene. bahan kimia khusus untuk minyak & gas bumi. Hasil ikutan/sisa & jasa penunjang IKD-organik. tartaric. benzoit acid. butyl alkohol. acrylonitril. turnan butene lainnya. cyclohexane oxide. palmetic. dibutyl phatalate. pelarut lainnya. vinyl chloride. kertas stationary. oxalic formic (asam semut). caprolactam. zat warna/pihmen lainnya. dimethil sulphoxide. Hasil anatara phenol dan hasil antara anilin dan turunannya. Phitalic anhidrid. alkyl eter sulphate. tetrachloro ethylene. tekstil. ammoniium. carbonil sulfit. vinyl acetaldehide. picric. oxalic acid. triclhoro benzene. Bahan kimia khusus (BKK) untuk pengolahan air. plyhidric alkohol. ethyl benzene. plastik . toluen dan turunan 200 201 202 203 204 205 206 207 lainnya. butyl ammine. ethylene glycol. Pelarut : clhoroform. adipic accid. bahan pewarna/pigmen. pigmen dari logamm/tanah. Zat aktif permukaan: alkyl sulphonate/linier alcinate sulphinal (LAS). Benzaldehyd. diethyl phatalate. diheptil phatalate (DHP). bahan kimia untuk keperluan kesehatan. butylene glycol. ester lainya. zat wara tekstil. turuna prophylene lainnya. Bahan kimia untuk keperluan kesehatan. styrene acrylonitril polimer (SAN). Alkyl benzene. zat aktif permukaan lainnya. Ester : lauric acid. dan kertas karton ytdl. stearic. butyl acrylite. asam organik lainnya. zat warna dan pigmen. metil butadhine. eter. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri kimia dasar anorganik pigmen. diisonil phatalate (DINP). turunan ethylene lainnya. diisodecyl phatalate (DIDP). (DBP). asetic acid (sintesis bukan dari kayu). alkyl sulphate/sodium lauryl sulphate. kwartener. zat anorganik lainnya. Industri percetakan dan penerbitan. zat warna untuk makanan dan obatobatan. Ethylene oxide. bahan kimia khusus lainnya. pure terephthalic acid (PTA). adipic acid. acetic acid.192 193 194 195 196 197 198 199 kerrtas. Pigmen dengan dasar oksida timah hitam (lead oxida) atau senyawa chrom. Kertas dan karton berlapis. pigmen organik. athyl acetat. seny. acrylic acid. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri barang dari kertas & karton yttgm. alkyl benzene sulphonate (ABS)/alkyl arial sulphonate. Propylene oxide dan glycol dichloride. dan turunan lainnya. Asam organik: citric. benzil alkohol. fatty. Hasil ikutan/sisa & jasa penunjang IKD yang menghasilkan bahan kima khusus. carbon disulphide dan dioctyl phetalate (DOP) glycerine. comune xylene. glutamic acid. Hasil iktan/sisa & jasa penunjang industri kimia dasar organik intermediate dillis. Hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri kertas lainnya . tannic. benzil chloride. bitadena. acetonitril. . benzene dan turuna nlainnya. ethylene dichloride. gluconic. elkyl olefin sulphonate. amyacetat. pigmen dengan dasar campuran zinc shulpide dan barium sulphate. yang bersumber dari minyak bumi dan gas bumi serta dari batubara.

plamur: cat/pernis dan lak lainnya. saccharin.Sabun rumah tangga. silicone. ethylene propylene non conjugate diene rubber (EPDM). Lateks sintesis. alkohol. natrium silamat. pernis. Plyhidric alkohol : pentaerytritol. dan lak. hasil 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 iktan/sisa & jasa penunjang industri karet buatan. hasil ikutan /sisa & jasa Rupiah Investasi > 600 juta Rupiah Investassi > 600 juta . bahan organik lainnya. Glusitol. deterjen. amino (aminoplast). Pupuk buatan majemuk atau campuran.hasil ikutan/sisa &jasa penunjang industri pupuk buatan. natrit formaldehide sulfoksilat. dan campuran. karet buatan lainnya. damar buatan lainnya. polyclorobutadyne styrene (CR). pupuk alam/nonsintesis lainnya. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri zat pengatur tumbuh. Hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri buatan (resin sintesis) & bahan plastik. Sabun bukan untuk keperluan rumah tangga. acryonitril butadiene rubber (NBR). pernis. kalsium sitrat. phenolic. triacantanol.Produk untuk kesehatan gigi dan mulut. Alkohol dan alkohol lemak : methanol. biogas. asam sorbat. bahan ppengawet lainnya. pemutih. ethanol. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri pupuk alam/nonsintesis. Pupuk alam yang berasal dari batuan/bukan batuan.epoxide. dempul. Bahan baku zat pengatur tumbuh senyawa : napthalene. piperidine. polyhidric alkohol lainnya . nipasol. polycloroprene (neoprene). dan alkohol lemak lainnya. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri pupuk lainnnya. butyl rubber (BR). nipagin. penothy. enzim pencuci. Zat pengatur tumbuh. Damar : alkyl dan polyester. D. ammonium quartener. Pupuk pelengkap cair. fatty alkohol. Industri cat. pelembut cucian. . ethylene generator. Hasil ikutan/sisa &jasa penunjang industri cat. garam-garam stearat. majemuk. dan lak : cat antilumut/antikarat/cat dasar/ cat lainnyadari polyester yang dilarutkan dalam media bukan air cat antilumut/antikarat/cat dasar/ cat lainnya dari polymer vinil atau acrylic yang dilarutkan dalam media bukan air cat antilumut/antikarat/cat dasar/ cat lainnya dari bahan lainnya yang dilarutkan dalam media bukan air cat antilumut/antikarat/cat dasar/ cat lainnya dari polymer vinil atau acrylic yang dilarutkan dalam air. mannitol.208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 Bahan pengawet : formalin (larutan formaldehyde). Pernis. Bahan organik lainnya : monosodium glutamate (MSG). Obat nyamuk padat Jasa penunjang industri bahan baku pemberantas hama (industrii manufacturing). Hasil ikutan/sisa & jasa penunjang IKD organik yttgm.Bahan pembersih. natrit isoaskorbat. natryl dehidroacetat. cat lainnya dari polymer vinil atau acrylic atau dari bahan lainnya yang dilarutkan dalam air. plybutadine (BR). . . senyaawa lainnya. lak (lacquers). cat antilumut/antikarat/cat dasar/ cat lainnya dari bahan lainnya yang dilarutkan dalam media air. pollamida.

000 289 ha Luas < 5 Luas bangunan.232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 penunjang industri sabun dan pembersih keperluan rumah tangga termasuk tapal gigi. perawatan kkulit. discotik.200 Ton/tahun Produksi riil 2. .Pengolahan dan pengawetan lainnya untuk buah-buahan dan sayuran . tinta lainnya.000 Luas > 500 Luas > 250 Luas > 500 Tenaga kerja > 30 Luas > 1000 Luas > 5000 Luas > 5000 Semua besaran Semua besaran Ton/tahun Ton/tahun Ton/bulan Ton/bulan yard/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/hari Ton/hari Ton/tahun Ton/hari Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Produksi riil = 4. perawatan rambut. Industri wood working Industri pengolahan kayu. cafe. Perekat dari bahan alami. dan sejenisnya Art shop Panti mandi uap/spa Bar. wangiwangian. Industri penggilingan karet shoet. Stasiun pemanas crude oil Industri barang-barang dari plastik Industri gula pasir putih. atau Rupiah Investassi > 600 juta Rupiah Investassi > 600 juta 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 Unit/tahun Prosuksi < 100.000 Produksi riil = 15 Produksi riil = 20 Produksi riil = 1. perekat lainnya. Industri pasta ubi jalar Industri venner kayu karet INDUSTRI ASPAL goreng/ aspal mix.000 Produksi riil = 8 juta Produksi riil = 1. hasil ikutan/sisa &jasa penunjang industri tinta. Industri baterai basah (akumulator listrik) Pusat perdagangan/perbelanjaan relatif terkosentrasi Luas lahan.500 Produksi riil = 7.000 Produksi riil 2. perekat dari damar sintesis thermosetting (dalam kemasan 1 kg).5 juta Produksi riil = 3. Industri MDF kayu karet Industri karoseri mobil Industri gas O2 dan N2 Industri minyak kelapa sawit Industri asam sulfat dan ammonium sulfat Sales dan servise kendaraan bermotor.200 Produksi riil = 1. tinta khusus.500 Produksi riil = 2. kuku. Industri pengolahan paha kodok. depo Industri handycraft/kerajinan Musium.500 . cukur. karaoke. pub dan sejenisnya.Air sari pekat buah-buahan. Industri penggergajian kayu/pengolahan kayu Industri saos Industri kaca Gudang rongsok Industri pembuatan mesin tenun Pertokoan n Industri pemecah batu Industri pelintingan rokok Gudang tembakau Usaha pengeringan ikan teri Industri plastik lembaran Kemasan karton Paku. perekat dari damar sintesis thermoplastik (dalam kemasan eceran 1 kg).500 Produksi riil = 2. Tinta tulis. tinta cetak. hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri perekat.000 Produksi riil = 1. gallery. bubuk sari m2 m2 m2 m2 orang 2 m 2 m 2 m Luas < 20. bendrat ektronik AC Lemari es Pembuatan bahan sintetik (dekron) Rantai jangkar Produksi rokok Pengolahan biji mete Minyak mete Album foto Jamu serbuk/minuman serbuk Pengolahan minyak randu Pengolahan tempurung kelapa Buah-buahan dalam botol Buah-buahan lumat (selai/jam dan jeli). perawatan badan. Showroom kendaraan /furniture dll Bengkel service kendaraan Gudang.000 Produksi riil = 1. kawat. Sayuran yang dilumatkan .200 Produksi riil 2. . rambut.Air/sari pekat sayuran.200 Produksi riil = 2. Kosmetik lainnya Hasil ikutan/sisa & jasa penunjang industri kosmetik. Sediaan : rias wajah.200 Produksi riil = 2.

000 luas < 500. Rural/pedesaan m3 Ton/tahun Produksi riil 2. Di kota sedang Panjang. minyak kasar lemak/lemak dari hewani. peningkatan dengan luas. atau Volume pengerukan. Oleo chemical. Sejajar pantai (seawall/revetmant). pembangunan baru dengan luas. tinggi luas genangan volume tampungan b. Jalan dan jembatan. Olahan minyak makan dan lemak dari nabati dan hewani. atau Volume pengerukan. c. BIDANG PEKERJAAN UMUM No Jenis usaha/kegiatan I Sumber daya air 1 Pembangunan bendungan/waduk a. Pedesaan Panjang.Hasil ikutan/sisa industri pati/sari ubi kayu. b.000 Pemakaian gula 2. Pembangunan subway/underpass.000 volume 500. Pembangunan/peningkatan jalan (termasuk jalan tol) yang membutuhkan pengadaan tanah di luar rumija (ruang miliki jalan) a. minyak kasar nabati. atau Volume pengerukan. tinggi luas genangan volume tampungan Satuan Skala / besaran Di luar kelas A dan B km ha km ha km ha 1 < panjang < 5 2 < luas < 5 3 < panjang < 10 5 < luas < 10 10 < panjang < 30 10 < luas < 30 m ha m3 6 tinggi < 15 50 luas < 200 300.290 291 292 293 294 295 296 297 298 sayuran dan buah-buahan. Pembangunan bendungan/waduk atau jenis tampungan air lainnya. Ikan atau bioata perairan lainnya yag dikalengkan. terowongan/tunnel.Pati sari/ubi kayu(tepung tapioka) . Panjang.200 Ton/tahun Produksi riil 1. Di kota metropolitan/besar.200 Produksi riil 9.000 Pemakaian gula 1. atau Volume pengerukan.000 500 luas < 1. Sirup bahan dari gula . Pedesaan Panjang. Pembangunan pengaman pantai dan perbaikan muara sungai. Di kota sedang Panjang. Pengembangan rawa (reklamasi rawa untuk budidaya pertanian).000 ha ha ha ha ha Luas < 5 Luas < 10 Luas < 15 Luas < 20 Luas < 30 II 6 H.000 500 luas < 2.000 5 Pemakaian gula 2.000 volume 500.000 luas < 500. ikan atau biota perairan lainnya beku.000 3 panjang < 10 100.000 km m Panjang > 1 10 panjang < 500 km m3 km 3 m km 3 m 1 panjang < 5 50.000 100 luas < 500 500 luas < 1. jalan layang/fly over dan jembatan. b.000 5 panjang < 15 150.200 2 Daerah irigasi a. a. bubuk sari kedelai Kegiatan industri yang tidak termasuk angka 1 sampai dengan angka 297 dengan penggunaan areal : a.000 Ton/tahun Produksi riil 2. b. c. binatang lunak atau kulit keras yang dikalengkan Binatang lunak atau binatang berkulit keras beku.000 3 4 Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Ton/tahun Produksi riil 1. luas (perkelompok). b.000 Produksi riil 9.000 7 m ha 6 tinggi < 15 50 luas < 200 . Di kota metropolitan/besar. c. Teh ekstrak Daging sintesis. Urban Metropolitan Kota besar Kota sedang Kota kecil b. a. Panjang. atau Volume pengerukan. a. Normalisasi sungai (termasuk sudetan) dan pembuatan kandal banjir. Pembangunan ha ha ha ha 300. rehabilitasi bangunan/waduk atau jenis tampungan air lainnya. Tegak lurus pantai (groin break water). atau Volume pengerukan. pencetak sawah.000 luas < 500.

Tempat pemrosesan akhir (TPA) dengan system controlled landfill atau sanitaryy landfill termasuk instalasi penunjang. Mata air d. Kota besar Luas c. jalan layang/fly over. a. atau Kapasitas total c. a. Pembangunan kolam retensi/polder di area/kawasan permukiman.Pelayanan masyarakat oleh penyelenggara SPAM.00 12 Kapasitas < 500 Ton/hari 50 kapasitas < 100 Ton/hari Kapasitas < 500 ha ha ha Luas < 25 Luas < 50 Luas 100 ha Luas < 2 13 Kapasitas Pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAl). panjang b. atau Km Panjang < 2 m 100 bentang utama < 500 ha Ton ha Ton Ton/hari Luas < 10 Kapasitas < 10. atau Beban organik c. e.000 km km Panjang < 5 Panjang < 10 ha ha 1 luas 5 100 luas < 500 km km 5 panjang < 10 8 panjang 10 Liter/detik Liter/detik Liter/detik 50 debit < 250 2.Kota besar/metropolitan.III 8 9 10 subway/underpass. Pembangunan instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) termasuk fasilitas penunjang. . Pembenagunan incinerator Kapasitas f. danau. Pengambilan air tanah dalam untuk kebutuhan : . TPA daerah pasang surut Luas landfill.5 debit < 50 1. Pembagunan instalasi pembuatan kompos Kapasitas g.000 Luas < 5 Kapasitas < 5. Pembangunan sistem perpipaan air limbah (sewerage/off-site sanitation system) di perkotaan/permukiman.0 debit < 50 . Pembangunan jaringan pipa transimisi (dengan panjang) Kota metropolitan/besar Kota sedang/kecil c. Pembangunan jambatan (di atas sungai/badan air). Pembangunan perumahan/ pemukiman . Luas b. Air limbah domestik/permukiman. b. Pembangunan instalasi pengolahan sampah terpadu Kapasitas.Kota sedang. Air minum. Kota kecil Luas. Panjang bentang utama.000 Kapasitas < 1. panjang . Luas kawasan. Kecipta-karyaan Persampahan a. .Luas kolam retensi/polder. Panjang b. Pengambilan air baku dari sungai. Sungai/danau. - m3 /hari Kapasitas <11 ha Ton/hari Luas < 3 Beban < 2. taua Kapasitas total b.000 11 Ton Ton/hari Kapasitas < 5. Transportasi sampah dengan kereta api.Kegiatan lain dengan tujuan komersil. terowongan/tunnel. Kapasitas. a. Kota metropolitan. dan sumber air permukaan lainnya (debit). Pembanguna jaringan distribusi (luas layanan). e. Pembangunan gedung b. Pembangunan transfer station Kapasitas d. Luas. Pembangunan instalasi pengolahan air dengan pengolahan lengkap.4 ha 3 m /hari Luas < 500 Debit < 16. atau Debit air limbah Drainase permukiman / perkotaan a.5 debit < 250 50 < debit < 100 Liter/detik Liter/detik 2. Luas layanan. Luas. Pambanguna saluran primer dan sekunder .

wisata dan rekreasi. y Pengembangan kawasan pemukiman baru sebagai pusat kegiatan sosial ekonomi lokal pedesaan (kota terpadu mandiri KTM eks transmigrasi. Fungsi usaha. fasilitas pelintas batas PPLB di perbatasan). perdagangan. wisata dan rekreasi.000 m2 5. Fungsi usaha. b. bangunan vihara. terminal dan bangunan gedung tempat penyimpanan.000 luas 10. meliputi bangunan gedung perkantoran.000 .0 luas 10. 1. dan bangunan kelenteng. tanpa pemindahan penduduk. bangunan gereja termasuk kapel. Fungsi sosial dan budaya meliputi bangunan gedung pelayanan pendidikan.000 luas 10. dan banguna gedung pelayanan umum. Fungsi keagamaan. 3. perindustrian. c. 1. bangunan gereja termasuk kapel. laboratorium. Pengembanagan kawasan pemukiman baru. terminal dan bangunan gedung tempat penyimpanan. bangunan pura. perdagangan. meliputi bangunan gedung perkantoran. Peningkatan kualitas permukiman. perindustrian. dan bangunan kelenteng.000 m2 5.0 luas 10. meliputi bangunan masjid termasuk musholla. Pembangunan gedung di atas tanah/bawah tanah. Pembangunan gedung di atas tanah/bawah tanah.000 15 di bawah tanah yang melintasi sarana/prasarana umum. meliputi bangunan gedung perkantoran. wisata dan rekreasi.0 luas 10. bangunan vihara. kebudayaan.000 luas 10. dan bangunan kelenteng. perindustrian. terminal dan bangunan gedung tempat penyimpanan. bangunan gereja termasuk kapel. kebudayaan. 3. pelayanan kesehatan. pelayanan kesehatan. 3. Kegiatan ini dapat berupa : y Penanganan kawasan kumuh di perkotaan dengan pendekatan pemenuhan kebutuhan dasar (basic need) pelaayanan infrastruktur. bangunan vihara.000 m2 5.000 luas 10. m 2 5. perhotelan. Pembangunan bangunan gedung m 2 5. Fungsi keagamaan. perdagangan. dan banguna gedung pelayanan umum.000 14 m2 5. 2.a. bangunan pura. 2. meliputi bangunan masjid termasuk musholla. perhotelan. laboratorium. Fungsi sosial dan budaya meliputi bangunan gedung pelayanan pendidikan.000 m2 5. bangunan pura. perhotelan. 1. laboratorium. Fungsi keagamaan. y Pengembangan kawasan pemukiman baru dengan pendekatan kasiba/lisiba(kawasan siap bangun/lingkungan siap bangun).0 luas 10. Fungsi sosial dan budaya meliputi bangunan gedung pelayanan pendidikan. dan banguna gedung pelayanan umum.000 m2 5. 2. kebudayaan. pelayanan kesehatan. meliputi bangunan masjid termasuk musholla.000 luas 10. Fungsi usaha.000 m2 5.

000 Produksi < 30 . Mineral logam. Lapangan minyak. dan dapat diikombinasikan dengan penyediaan bangunan rumah susun. dan atau Jumlah material penutup yang dipindahkan c.000 Liter/detik Debit<50 BOPD MMSCFD Produksi < 5. batubara. desa pusat pertumbuhan (DPP).000. Kapasitas. batubara. dan pulau-pulau kecil. ha Luas < 1 Pemasangan saringan sampah / m 30 x 50 drainase primer Catatan : Kota metropolitan : jumlah penduduk > 1.000. Penanganan kawasan kumuh perkotaan. terpencil. Kegiatan ini dapat berupa : ha Luas kawasan 5 y Penanganan menyeluruh terhadap kawasan kumuh berat di perkotaan metropolitan yang dilakukan dengan pendekatan peremajaan kota (urban renewal).000.000 200.000 jiwa 2 3 II 1 I.000 jiwa Kota sedang : jumlah penduduk 200. Luas perizinan.000 500.000.000 primer (chanel dredging). disertai dengan pemindahan penduduk. Panas bumi eksploitasi dan pengembangan uap panas bumi untuk listrik b..000<kapasitas<1. a. dan panas bumi 1 Kegiatan eksplorasi detail pada Skala / besaran 2 Semua besaran tahap IUP eksplorasi. dan panas bumi. Lapangan gas Eksploitasi minyak dan gas bumi serta pengembangan produksi di ha ha (kumulatif/tahun) 5 < luas < 200 5 < luas < 50 MW Daya < 55 Ton/tahun Ton/tahun 100.atau Luas daerah terbuka untuk pertambangan Tahap operasi produksi. yang berupa kegiatan delineasi 3 dimensi yang mencakup : Pemboran. y Pengemabangan kaawasan pedesaan untuk meningkatkan ekonomi lokal (penanganan kawasan terpilih pusat pertumbuhan desa (KTP2D). Kapasitas. Pengerukan sedimen pada drainase m3 Volume < 100. dengan jarak dan luas km Jarak < 5 dumping site. dan atau Jumlah material penutup yang dipindahkan d.000 Ton/tahun Ton/tahun Kapasitas < 300. Mineral bukan logam atau mineral batuan Kapasitas.000<volume<4.000 jiwa Kota kecil : jumlah penduduk 20.000 m /tahun Ton/tahun 3 50.000.000 jiwa Kota besar : jumlah penduduk 500.000 < kapasitas < 250. Pembuangan lumpur hasilpengerukan (dredging) ke dumping site.000 1.000. Pembuatan paritan Lubang bor Shaft Terowongan Mineral.000 Volume < 1. Pengambilan air bawah tanah (sumur tanah dangkal. Minyak dan gas bumi Eksploitasi minyak dan gas bumi serta pengembangan produksi di darat.000<material < 1. Batubara/gambut. kawasan perbatasan.000 400. BIDANG SUMBER DAYA ENERGI DAN MINERAL No Jenis usaha/kegiatan Satuan I Mineral. dan atau Jumlah material penutup yang dipindahkan e. sumur tanah dalam dan mata air).16 17 18 19 - y Pembangunan kawasan tertinggal.000 200.

SUTT. Kafe. Pengembangan lapangan terbatas gas CBM /gas metana B Pipanisasi minyak dan gas bumi di darat Pipanisasi minyak dan gas bumi di laut. . - 1 Lapangan minyak.000 Produksi < 90 (jumlah total lapangan semua sumur). Tegangan jaringan distribusi tenaga listrik .Angin/bayu terpusat (PLTB) Tenaga listrik untuk kepentingan sendiri kV kV kV Tegangan = 150 Tegangan = 150 Tegangan = 150 MMSCFD MMSCFD BOPD Ton/tahun MMSCFD Ton/tahun kV MW MW MW MW MW m MW ha MW MW MW MW Tegangan = 20 5 20 5 5 20 daya < 100 daya < 100 daya < 100 daya < 100 daya < 100 Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran 5 tinggi < 15 5 daya < 50 10 daya < 200 1 daya < 10 1 daya < 10 1 daya < 10 0. Rumah makan. atau Luas genangan. Pengembangan kilang : LPG LNG Minyak Pembangunan kilang biofuel.Taman buru dan kebun buru .Taman rekreasi (non theme) . Pemboran eksplorasi minyak dan gas bumi di laut.000 2 3 4 5 6 7 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 III. bahan bakar khusus.Surya terpusat (PLTS) . Blending minyak pelumas Stasiun pengisian aspal curah Stasiun pengisian bahan bakar umum di darat dan di perairan Stasiun pengisian bahan bakar gas Stasiun pengissian bulk elpiji Stasiun mini CNG Listrik Dan Pemanfaatan Energi Tegangan jaringan transmisi tenaga listrik.000 Produksi < 550 Produksi < 10. .5 daya < 10 8 Semua besaran MMSCFD Km Semua besaran 9 Semua besaran Km Bar Kiloliter MMSCFD Ton/tahun Ton/tahun Kilo liter Ton Ton MMSCFD Panjang pipa < 100 Tekanan < 16 Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran J. .Kabel laut tegangan menengah PLTU batu bara (dalam satu lokasi) PLTG /PLTGU (dalam satu lokasi) PLTU minyak (dalam satu lokasi) PLTD (dalam satu lokasi) PLTP PLTA dengan Tinggi bendungan. Pemboran eksplorasi CBM/gas metana B di darat. Produksi < 50 Produksi < 50 Produksi < 10. Skala / besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran Cukup SOP Cukup SOP Semua besaran Semua besaran Semua besaran .Theme park (taman bertema) . Lapangan gas BOPD MMSCFD Produksi < 15.SKTT (saluran kabel tegangan tinggi bawah tanah).Kabel laut tegangan tinggi. Jasa boga.darat.000 Produksi < 30. atau Kapasitas daya. Pusat tenaga listrik jenis lain. BIDANG KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA No Jenis usaha/kegiatan Satuan 1 Daya tarik wisata (buatan/binaan) .Kebun raya dan kebun binatang . Jasa makanan dan minuman lainnya.Biomassa dan gambut .Wisata buatan lainnya 2 Jasa makanan dan minuman. . Terminal regasifikasi LNG (darat/laut) Pembanguna kilang minyak pelumas bekas (termasuk fasilitas penunjang) Survei seismik di darat Survei seismik di laut Pemboran eksplorasi minyak dan gas bumi di darat. Bar. 3 Penyediaan akomodasi. Panjang Tekanan Kegiatan penyimpanan BBM di darat dan /atau di perairan Stasiun kompresor gas Blending premix. Restoran.

Persinggahan karavan. Fabrikasi bahan bakar nukir Produksi b. Bumi perkemahan. Penyediaan akomodasi lainnya. labkesda).4 Spa Hotel. BPFK (balai pengawasan fasilitas kesehatan). Pengolahan dan pemurnian uranium Produksi yellow cake c. Daya termal 3 Pembangunan dan pengoprasian instalasi nuklir non reaktor a.000 Aktivitas < 100. SOP 7 8 9 10 11 Klinik bersalin Pedagang besar farmasi Toko obat Apotik Praktik dokter umum. Villa. BIDANG PENGEMBANGAN NUKLIR No Jenis usaha/kegiatan 1 Kedokteran nuklir invivo di luar kegiatan rumah sakit 2 Pembangunan dan pengoprasian reaktor nuklir sebagai reaktor penelitian. B. C atau sejenisnya Rawat inap Skala / besaran Tempat tidur kelas RS) Semua besaran Semua besaran (sesuai 4 5 6 Semua besaran Wajib SPPL Wajib SPPL . timah dan flux solder. Industri farmasi yang memproduksi bahan baku obat Puskesmas tanpa rawat inap Klinik kesehatan Satuan Kelas A. minyak pelumas bekas.000 Semua besaran L. B/BTKL PPM. BIDANG KESEHATAN No Jenis usaha/kegiatan 1 RS umum dan RS khusus 2 3 Puskesmas dengan rawat inap Lab kesehatan (BLK. solvent bekas. Pembangunan irradiatoor (tipe kolam). atau Ci Aktivitas < 37. Pondok wisata. Praktik dokter gigi Praktik dokter spesialis Praktik bidan Wajib SPPL Wajib SPPL Wajib SPPL Wajib SPPL Wajib SPPL K. Aktivitas sumber 4 5 Kedokteran nuklir diagnostik in vivo Jenis-jenis industri penghasil TENORM Satuan Instalasi Skala / besaran Untuk pemanfaatan terapi kW Daya < 100 M. BIDANG PENGELOLAAN LIMBAH B-3 No Jenis usaha/kegiatan Satuan 1 Setiap kegiatan pengumpulan limbah B-3 sebagai kegiatan utama skala kecil seperti pengumpul minyak kotor dan slope oil. aki bekas. atau limbah lainnya yang terkontaminasi limbah B-3 DAFTAR SINGKATAN m = meter m2 = meter persegi m3 = meter kubik km = kilometer ha = hektar DWT = dead weight tonnage = bobot mati kV = kilovolt kVA = kilovolt amper kW = kilowatt KK = kepala keluarga Rp = rupiah Kg = kilogram BOPD= barrel il per day = minyak barrel/hari MMSCFD = Million matric square cubic feet per day = juta metrik persegi kaki kubik per hari TBq = terra bacquerrel Ci = currie BBL = barrels LWS = Low Water Springs Skala / besaran Semua besaran Elemen bakar/tahun Produksi < 125 Ton/tahun Produksi < 100 TBq.

Investasi Menengah/ Kelompok ini mencakup usaha pengawetan ikan atau biota besar perairan lainnya melalui proses pembekuan. seperti : ikan bandeng beku. 2. pembekuan. Skala/besaran pada daftar jenis rencana usaha dan/atau kegiatan di bidang perindustrian yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL berdasarkan pada undang-undang republik indonesia nomor 20 tahun 2008 tentang tata usaha mikro. ambutan dalam kaleng. dan/atau di wilayah laut paling jauh 12 (dua belas) mil dari garis pantai ke arah laut lepas dan/atau ke arah perairan kepulauan untuk provinsi dan 1/3 (sepertiga) dari wilayah kewenangan provinsi untuk kabupaten/kota. Daftar jenis rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL ini merupakan salah satu rujukan bagi pemerintah daerah dalam melakukan penetapan terhadap daftar rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL/UPL atau SPPL dalam penerbitan keputusan gubernur atau keputusan bupati/walikota yang mengatur mengenai rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib UKL-UPL atau SPPL. maka rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib SPPL. Gubernur atau bupati/walikota menetapkan jenis kegiatan yang wajib dilengkapidengan UKLUPL. 15121 Industri pengalengan ikan dan biota perairan lainnya. Usaha mikro. Investasi besar Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan buah-buahan dan sayuran melalui proses pengalengan. b.DAFTAR JENIS RENCANA USAHA DAN/ATAU KEGIATAN YANG WAJIB DILENGKAPI DENGAN UKL-UPL Catatan : 1. minyak/lemak babi. namun skala/besarannya di luar skala/besaran yang tercantum dalam daftar jenis usaha dan/atau kegiatan di bidang perindustrian yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL tersebut. Usaha kecil. skala besaran : 50 juta 500 juta (kecil). Usaha besar. udang beku. Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya yang digunakan untuk bahan farmasi maupun kosmetik . di lintas kabupaten/kota. minyak ikan. skala/besaran > 10 milyar (besar). Kegiatan pembekuan ikan atau biota perairan lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dalam golongan 050 (perikanan). Meskipun prosuk tersebut masih memerlukan pengolahan lebih lanjut. Gubernur atau bupati/walikota menetapkan jenis kegiatan yang wajib dilengkapidengan UKLUPL atau SPPL berdasarkan hasil penapisan sebagaimana diatur dalam pasal 3 ayat (1) peraturan menteri negara lingkungan hidup nomor 13 tentang upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan pemantauan lingkungan hidup dan surat pernyataan kesanggupan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup. kakap beku dan pada kodok beku. pengasapan. skala/besaran : 500 juta 10 milyar (menengah). udang dalam kaleng. kadang kala produk tersebut dapat digunakan sebagai bahan makanan. penggaraman. kecil dan menengah. ikan tuna/cacing beku. Salam hal rencana usaha dan/atau kegiatan termasuk dalam daftar jenis rencana usaha dan/atau kegiatan di bidang perindustrian yang wajib dilengkapi dengan UKL UPL ini. Yang dimaksud dalam pengalengan di sini merupakan proses pengawetan dan bukan hanya pengemasan. Hal ini merupakan kewenangan dari geburnur atau bupati/walikota yang berdasarkan dalam pasal 34 ayat (2) undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungandan pengelolaan lingkungan hidup. sperti: ikan sardencis dalam kaleng. kerang dalam kaleng. Investasi Menengah/ Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan besar ikan dan biota perairan lainnya melalui peroses pengalengan. Termasuk juga industri hasil lemak dari nabati maupun hewani yang dapat digunakan sebagai bahan makanan seperti : minyak bunga matahari. dan wortel dalam kaleng. 6. Termasuk juga pembuatan sossis daging. gubernur menetapkan jenis usaha dan atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL atau SPPL bagi usaha dan atau kegiatan yang berlokasi pada lebih dari 1 (satu) wilayah kabupaten/kota. dengan nilai investasi : a. 4. seperti : minyak mentah kelapa sawit (crude oil) dan minyak mentah kelapa. Bupati/walikota menetapkan jenis usaha dan atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKLUPL bagi usaha dan atau kegiatan yang berlokasi pada 1 (satu) wilayah kabupaten/kota. skala/besaran : 0 50 juta (mikro). Investasi Menengah/ Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari besar nabati maupun hewani menjadi minyak mentah (crude oil) yang masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya prosuk ini dipakai oleh industri lain. Sedangkan. 5. Contoh : Usaha dan/atau kegiatan industi pengolahan dan pengawetan daging dengan skala/besaran investasi adalah menengah/besar merupakan usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL. d. 15131 Industri pengalengan buah-buahan dan sayur. KODE JUDUL DESKRIPSI SATUAN SKALA/BES KBLI ARAN 15112 Industri pengolahan dan pengawetan daging. lemak sapi dan lemak unggas. sperti: nanas dalam kaleng. Investasi Menengah/ Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan besar daging dengan cara pengalengan. 3. Apabila usaha dan/atau kegiatan industri pengolahan dan pengawetan daging No 1 2 3 4 5 dengan skala/besaran investasi adalah kecil merupakan usaha dan/atau kegiatan yang wajib SPPL. 15124 Industri pembekuan ikan dan biota perairan lainnya. Kegiatan kapal pengolah ikan hanya melakukan pengolahan (tanpa melaakukan kegiatan penangkapan) termasuk dalam kelompok ini. 15141 Industri minyak kasar dari nabati dan hewani. Usaha menengah. c. pemanisan dan sebagainya. kaldu dan pasta daging. Kegiatan ini tidak termasuk usaha pendinginan ikan dengan es yang dimaksud untuk mempertahankan kesegaran ikan tersebut.

buah palm dan sejenisnya melalui proses penggilingan. Industri susu. Industri minyak goreng lainnya dari nabati dan hewani. Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. tepung 15 Investasi Menengah/ besar Menengah/ besar 15323 jagung. yang belum terliput paada kelompok 15141 s. dan minyak goreng unggas. tepung kacang hijau. biji-bijian. kacang-kacangan. tepung sorghum. Pembuatan es krim yang bahan utamanya dari susu dalam kelompok 15203 Industri tepung terigu. tepung gaplek dan tepung kelapa. seperti :pasteurisasi dan sterilisasi susu . Investasi Menengah/ besar 16 Investasi Investasi Menengah/ besar Investasi Menengah/ besar Investasi Menengah/ besar Investasi Menengah/ besar Investasi Menengah/ besar Investasi Investasi Menengah/ besar Menengah/ besar . Kelompok ini mencakup usaha pembuatan margarine dari minyak nabati. Industri minyak makan dan lemak lainnya dari nabati dan hewani. Kegiatan pengolahan minyak makan yang tidakdapat dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 012.d. seperti : minyak bekatul. dan susu kelapa. seperti : mentega. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati ubi kayu melalui ekstraksi.d. seperti : tepung beras. kegiatan pasturisasi susu yang tidak dapat dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dalam golongan 012 (peternakan) dan 013 (kombinasi pertanian atau perkebunan dengan peternakan). dan 015. Industri makanan dari susu. minyak goreng babi. Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lainnya untuk minyak makan dan lemak. makanan bayi. Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. 014. susu cair. Industri pati ubi kayu. keju. pemucatan dan penghilangan bau yang tidak dikehendaki) dari minyak mentah kelapa sawit menjadi minyak goreng. 15145 seprti shoterning (minyak roti). seperti tepung tapioka. 013. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak goreng lainnya yang belum terliput pada kelompok 15143 dan 15144. Industri minyak goreng dari minyak kelapa sawit. 24235. termasuk usaha pengawetannya. tepung kacang kedelai. Industri ebrbagai macam tepung dari padi-padian. Indsutri margarine. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan yang bahan utamanya dai susu. dan bubuk es krim. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan susu bubuk. Industri minyak goreng dari minyak kelapa. pemucatan dan penghilangan bau yang tidak dikehendaki) dari minyak mentah kelapa menjadi minyak goreng. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung terigu. susu kental.6 15142 7 15143 8 15144 9 15145 10 15149 11 15201 12 15202 13 14 15321 15322 dimasukkan dalam kelompok 24231 s. susu asam. umbi-umbian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful