P. 1
ASI EKSKLUSIF

ASI EKSKLUSIF

|Views: 754|Likes:
Published by Indra Joni

More info:

Published by: Indra Joni on Aug 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

text

original

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1.

Defenisi ASI Eksklusif Air Susu Ibu (ASI) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa dan garam-garam anorganik yang di sekresi oleh kelenjar mamae ibu, yang berguna sebagai makanan bagi bayinya (WHO, 2004). ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan. Bahkan air putih tidak diberikan dalam tahap ASI eksklusif ini (Depkes RI, 2004) ASI eksklusif selama enam bulan pertama hidup bayi adalah yang terbaik. Dengan demikian, ketentuan sebelumnya (bahwa ASI eksklusif itu cukup empat bulan) sudah tidak berlaku lagi (WHO, 2001). 2. Manfaat ASI dan Menyusui Keuntungan menyusui meningkat seiring lama menyusu eksklusif hingga enam bulan. Setelah itu, dengan tambahan makanan pendamping ASI pada usia enam bulan, keuntungan menyusui meningkat seiring dengan meningkatnya lama pemberian ASI sampai dua tahun. a. Manfaat ASI untuk bayi

ASI merupakan makanan alamiah yang baik untuk bayi, praktis, ekonomis, mudah dicerna untuk memiliki komposisi, zat gizi yang ideal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pencernaan bayi, dapat juga melindungi infeksi gastrointestinal. ASI tidak mengandung beta-lactoglobulin yang dapat

menyebabkan alergi pada bayi. ASI juga mengandung zat pelindung (antibodi) yang dapat melindungi bayi selama 5-6 bulan pertama, seperti: Immunoglobin,

Universitas Sumatera Utara

Dalam alquran. hormon. Dengan menyusui. ASI disebut sebagai “darah putih”. Komposisi ASI Keadaan yang menguntungkan dari ASI meliputi asam amino dan kandungan protein yang optimal untuk bayi normal. Complemen C 3 dan C 4 . bahwa ia dapat memberikan “kehidupan” kepada bayinya dan hubungan yang lebih erat karena secara alamiah terjadi kontak kulit yang erat. beban solut yang rendah dibandingkan dengan susu sapi. termasuk zat yang belum teridentifikasi dan belum jelas perannya.dan mineral tatapi juga faktor pertumbuhan. yang menyediakan jumlah yang adekuat dari zat-zat nutrisi ini untuk bayi yang disusui ASI secara penuh selama 4-6 bulan (Merenstein. ASI tidak saja mengandung makronutrien. Bifidus. 3. ASI juga dapat mengurangi kemungkinan kanker payudara pada masa yang akan datang (Gupte. 2004). dan absorbs yang sangat baik untuk zat besi. lactobacillus.Lysozyme. kalsium dan seng. vitamin. Asam lemak esensial dalam jumlah yang berlimpah tetapi tidak berlebihan. Manfaat ASI untuk ibu Suatu rasa kebanggaan dari ibu. kandungan natrium yang relatif rendah tetapi adekuat. Dengan menyusui kesuburan ibu akan menjadi berkurang untuk beberpa bulan dan dapat menjarangkan kehamilan. b. 2004). 2001). rahim ibu akan berkontraksi yang dapat menyebabkan pengembalian rahim keukuran sebelum hamil serta mempercepat berhentinya pendarahan post partum. Antistapiloccocus. Hal ini merupakan Universitas Sumatera Utara . dan faktor protektif. Lactoferrin. Paling sedikit terdapat 100 komponen pada ASI. bagi perkembangan psikis dan emosional antara ibu dan anak. ASI dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan bayi serta meningkatkan jalinan kasih sayang ibu dan anak (bonding) (Gupte.

Namun. Pemberian air gula. karena ASI merupakan nutrisi yang sempurna. namun mencukupi kebutuhan bayi. komposisinya bervariasi. 2005). dan setiap jam dalam sehari. kandungan karbohidrat. vitamin A yang tinggi. sistein. lebih kental dan berwarna kekuning-kuningan. kandungan protein yang lebih tinggi. analisis komponenya memungkinkan kita memproduksi pengganti untuk ditambahkan kedalam susu formula. ASI menyediakan laktosa. lemak. Oleh karena itu. Komposisi ASI bervariasi dari orang ke orang. dan lemak yang lebih rendah daripada ASI biasa. garam mineral. susu formula tidak akan secara sempurna menyerupai ASI. Kolostrum merupakan sekresi payudara yang bersifat alkali. Sekalipun produksi ASI pada hari-hari pertama baru sedikit. karbohidrat. Universitas Sumatera Utara . mineral. air tajin dan masakan pralaktal (sebelum ASI lancar diproduksi) lain harus dihindari (Depkes RI. kolostrum harus diberikan kepada bayi. yang mengalami banyak perkembangan selama 2 tahun pertama. yang mungkin mulai dihasilkan selama bulan-bulan terakhir kehamilan dan pada 2.penjelasan yang sangat tepat karena susu awal memiliki lebih banyak sel darah putih daripada darah sendiri.040 1.4 hari pertama setelah melahirkan. 2006). Vitamin seperti pada kolostrum (Melvyn. air. dan tromboplastin yang diperlukan untuk sintesis jaringan system syaraf pusat.060). Mempunyai berat jenis yang lebih besar (1. Walaupun ASI mungkin dapat dianggap nutrisi yang sempurna. Maka dari itu. Kolostrum mengandung zat kekebalan. Sifat khas manusia adalah otak yang besar dan rumit. kolestrol. dari satu periode laktasi ke periode lain. Adapun komposisi ASI antara lain mengandung protein. vitamin larut lemak.

dimana hisapan putting dapat merangsang kelenjar hipofisis posterior untuk menghasilkan hormon oksitosin. Laktasi dapat dianggap terdiri atas dua fase. pemeliharaan sekresi air susu. Colostrum merupakan cairan yang pertama kali disekresi oleh kelenjar mamae yang mengandung tissue debris dan redual material yang terdapat dalam alveoli dan ductus dari kelenjar mamae sebelum dan segera sesudah melahirkan anak. dan galaktopoiesis. 4. Disekresi oleh kelenjar mamae dari hari pertama sampai hari ketiga atau keempat. 2006). 2004). dan oksitosin yang berperan dalam penyemprotan (ejeksi) susu (Melvyn. Komposisi colostrum dari hari ke hari dapat berubah. hormon utama yang mengandalkan pengeluaran Air Susu. mengeluarkan susu melalui system duktus kedalam mulut bayi (Bobak.Kolostrum mengandung IgA sekretori. Inisiasi laktasi berkaitan dengan penurunan estrogen. dari sirkulasi ibu saat persalinan. inisiasi laktasi. sel-sel di sekitar alveoli berkontraksi. Produksi ASI Proses terjadinya pengeluaran air susu dimulai atau dirangsang oleh isapan mulut bayi pada putting susu ibu. 2005). Proses pengeluaran air susu juga tergantung pada Refleks Let Down atau refleks ejeksi susu . progesteron. Menurut (Arifin. leukosit. Gerakan tersebut merangsang kelenjar hipofisis anterior untuk memproduksi sejumlah prolaktin. Universitas Sumatera Utara . Dua hormon terpenting yang berperan dalam laktasi adalah prolaktin yang merangsang produksi air susu. berdasarkan waktu diproduksi ASI dapat dibagi menjadi 3 yaitu: 1. dan zat-zat imun lainnya yang berperan dalam mekanisme pertahanan neonatus (Merenstein. dari masa laktasi. laktogenesis. Di bawah pengaruh oksitosin. 2001).

Air Susu Masa Peralihan (Masa Transisi) Merupakan ASI peralihan dari colostrum menjadi ASI Mature. tetapi berlainan sehingga dapat memberikan daya perlindungan tubuh terhadap infeksi. Kadar protein semakin rendah. Lebih banyak mengandung antibodi dibandingkan ASI Mature yang dapat memberikan perlindungan bagi bayi sampai 6 bulan pertama. Lemaknya lebih banyak mengandung Cholestrol dan lecitin di bandingkan ASI Mature.dan merupakan cairan kental yang ideal yang berwarna kekuning-kuningan. Bila dipanaskan menggumpal. ASI Mature tidak. ASI juga merupakan suatu laxanif yang ideal untuk membersihkan meconeum usus bayi yang baru lahir dan mempersiapkan saluran pencernaan bayi untuk menerima makanan selanjutnya. yangakan menambah kadar antobodi pada bayi. Sedangkan vitamin larut dalam air dapat lebih tinggi atau lebih rendah. sedangkan kadar lemak dan karbohidrat semakin tinggi serta volume semakin meningkat. Total energi lebih rendah dibandingkan ASI Mature yaitu 58 kalori/100 ml colostrum. Volumenya berkisar 150-300 ml/24 jam. Lebih banyak mengandung protein dibandingkan ASI Mature. 2. Lebih rendah kadar karbohidrat dan lemaknya dibandingkan dengan ASI Mature. sehingga hidrolisa protein di dalam usus bayi menjadi krang sempurna. Disekresi dari hari ke 4 – hari ke 10 dari masa laktasi. Dengan ASI Mature dimana protein yang utama adalah casein pada colostrum protein yang utama adalah globulin. Terdapat trypsin inhibitor. lebih kuning dibandingkan ASI Mature. Vitamin larut lemak lebih tinggi. PH lebih alkalis dibandingkan ASI Mature. Universitas Sumatera Utara . tetapi ada pula yang berpendapat bahwa ASI Mature baru akan terjadi pada minggu ke 3 – ke 5.

Bayi dipeluk dengan posisi menghadap ibu. Pola pemberian ASI Agar pemberian ASI eksklusif dapat berhasil.Volume: 300 – 850 ml/24 jam. riboflavin dan karotin. Keadaan gizi ibu yang baik selama hamil dan menyusui serta persiapan psikologi selama kehamilan akan menunjang keberhasilan menyusui. Isapan mulut bayi pada puting susu harus baik yaitu sebagian besar areola (bagian hitam sekitar puting) masuk kemulut bayi. yaitu: Antibodi terhadap bakteri dan virus. 5. Complecement ( C 3 dan C 4 ). Air susu matur merupakan cairan putih kekuning-kuningan. Disamping itu. Seorang ibu yang Universitas Sumatera Utara . ASI diberikan sesering mungkin termasuk menyusui pada malam hari. Ibu menggunakan payudara kiri dan kanan secara bergantian tiap kali menyusui. yang dikatakan komposisinya relatif konstan.Tidak menggumpal bila dipanaskan. lactoperoxidese). ASI matur ini juga merupakan makanan yang dianggap aman bagi bayi. Enzim (lysozime. Apabila payudara terasa penuh dan bayi belum mengisap secara efektif. Faktor resisten terhadap staphylococcus. B 12 Ginding Protein). sebaiknya ASI dikeluarkan dengan menggunakan tangan yang bersih (Depkes RI. Air Susu mature merupakan ASI yang disekresi pada hari ke 10 dan seterusnya. selain tidak memberikan makanan lain perlu pula diperhatikan cara menyusui yang baik dan benar yaitu tidak dijadwal. Protein (lactoferrin.3. karena mengandung casienat. 2005). bahkan ada yang mengatakan pada ibu yang sehat ASI merupakan makanan satu-satunya yang diberikan selama 6 bulan pertamabagi bayi. Terdapat anti microbaterial factor. posisi ibu bisa duduk atau tiduran dengan suasana tenang dan santai. tetapi ada juga yang mengatakan bahwa minggu ke 3 sampai ke 5 ASI komposisinya baru konstan.

sehingga bayi tidak memperoleh air susu. 1996). Pembengkakan Payudara Pembengkakan payudara ialah respon payudara terhadap hormon-hormon laktasi dan adanya air susu. Payudara mambengkak dan menekan saluran air susu. Rasa nyeri dapat menjalar ke aksila.sehingga sejumlah air susu yang cukup dapat dikeluarkan untuk membuat areola menjadi lunak (Bobak. menghindari kelelahan. 2004). Payudara memang sedikit bengkak disaat sedang mulai menyusui. Es akan mengurangi pembengkakan. Ada beberapa masalah menyusui terkait dengan ibu yaitu : 1. 6. Masalah Pemberian ASI Kegagalan pemberian ASI eksklusif akan menyebabkan kekurangan jumlah sel otak sebanyak 15% – 20%. sehingga menghambat perkembangan kecerdasan bayi pada tahap selanjutnya.menyusui harus menjaga ketenangan pikiran. 2. Payudara dapat menjadi sangat bengkak jika bayi tidak sering menyusu atau kurang efisien dalam mengisap selama beberapa hari pertama setelah ASI keluar. 2005). Putting yang luka Universitas Sumatera Utara . bengkak yang ekstrem menyebabkan pembengkakan dari duktus susu dalam payudara dan pembuluh daerah di area dada (Juwono. membuang rasa khawatir yang berlebihan dan percaya diri bahwa ASI-nya mencukupi untuk kebutuhan bayi (Depkes RI. Perawatan yang lebih baik dapat dilakukan dengan menggunakan es yang diletakkan di payudara.

yang terlihat bengkak dan panas. 2005). 2005). dan juga menyebabkan ibu menyusui merasa demam dan sakit (Juwono. Affterpains Ini dapat cukup kuat sehingga ibu merasa tidak nyaman dan ketegangannya dapat mengganggu proses pemberian makan pada bayi (Bobak. Saluran Yang Tersumbat Kadang-kadang saluran air susu tersumbat. 2004). Mastitis menyebabkan bengkak. posisi menyusui yang tidak benar. 5. Affterpains Ibu yang menyusui dapat mengalami affterpains. Persepsi Tentang Jumlah Susu Yang Tidak Adekuat Suplai air susu yang tidak cukup jarang menjadi masalah. dan nyeri. 2005). panas. atau selalu menggunakan posisi yang sama (Bobak. karena isapan menstimulasi aliran susu dalam waktu cukup lama seharusnya dapat memberikan suplai susu dan jumlah besar (Bobak. 3. 4. Saluran yang tersumbat ini dapat di sebabkan oleh pengosongan payudara yang tidak baik. pemakaian bra yang terlalu ketat. 6. Puting yang luka dapat dicegah atau dibatasi dengan mengambil posisi yang benar dan dengan menghindari pembengkakan sebelum hal ini terjadi (Bobak. menimbulkan nyeri di payudara.Puting susu dapat terasa nyeri pada beberapa hari pertama. biasanya hanya pada satu payudara. Affterpains lebih sering terjadi pada ibu multipara daripada ibu primipara. 2005). Universitas Sumatera Utara . Mastitis Mastitis merupakan suatu infeksi payudara yang disebabkan oleh bakteri dalam sisstem duktus.

salah satu diantaranya adalah bayi tidak tahan terhadap laktosa atau fenilketonuria. Pemeriksaan kesehatan. kelainan sumbing bibir atau langit-langit. Adapun upaya-upaya yang dilakukan adalah sebagai berikut : 1. Dalam hal ini perlu diperhatikan keluarga terutama suami kepada istri yang sedang hamil untuk memberikan dukungan dan membesarkan hatinya. 2. Memperhatikan gizi/makanan ditambah mulai dari kehamilan trisemester kedua sebanyak 1 1/3 kali dari makanan pada saat belum hamil. apakah ada kelainan atau tidak. 7. Menciptakan suasana keluarga yang menyenangkan. Lakukan perawatan payudara mulai kehamilan umur enam bulan agar ibu mampu memproduksi dan memberikan ASI yang cukup. dan kelainan bentuk mulut sehingga bayi tidak dapat menghisap dengan baik. kehamilan dan payudara / keadaan putting susu. Pada masa segera setelah persalinan (prenatal) Universitas Sumatera Utara . disamping bahaya pemberian susu botol. manfaat menyusui baik bagi ibu maupun bayinya. Masalah pada Bayi. segera setelah persalinan dan pada masa menyusui selanjutnya. Dalam pelaksanaannya terutama dimulai pada masa kehamilan.7. Menurut (Arifin. Disamping itu perlu dipantau kenaikan berat badan ibu hamil. Pada masa Kehamilan (antenatal) Memberikan penerangaan dan penyuluhan tentang manfaat keunggulan ASI. 2004). Beberapa kondisi bayi bisa mempersulit tindakan menyusui pada bayi. Manajemen Laktasi Manajemen laktasi adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk menunjang keberhasilan menyusui.

Makanan Ibu Makanan yang dimakan seorang ibu yang sedang dalam masa menyusui tidak secara langsung mempengaruhi mutu ataupun jumlah air susu yang dihasilkan. perlu makanan 1 ½ kali lebih banyak dari biasa dan minum minimal 8 gelas sehari. Pada masa menyusui selanjutnya (post-natal) Menyusui dilanjutkan secara ekslusif selama 4 bulan pertama usia bayi. yaitu hanya memberikan ASI saja tanpa makanan/minuman lainnya.Ibu dibantu menyusui 30 menit setelah kelahiran dan ditunjukkan cara menysui yang baik dan benar. Pengertian dan dukungan keluarga terutama suami penting untuk menunjang. Faktor-faktor yang mempengaruhi Produksi ASI 8. yakni: tentang posisi dan cara melakatkan bayi pada payudara ibu. Menghindarkan kelelahan yang berlebihan agar produksi ASI tidak terhambat. Dalam tubuh terdapat cadangan berbagai zat gizi yang dapat digunakan bila Universitas Sumatera Utara . berikan MP ASsI yang cukup baik kuantitas maupun kualitas. Ibu nifas dapat diberikan kapsul vitamin A dosis tinggi (200. Rujuk ke Posyandu atau Puskesmas atau petugas kesehatan apabila ada permasalahan menysusui seperti payudara banyak disertai demam. terutama mulai bayi 4 bulan. 8.000S 1 ) dalam waktu dua minggu setelah melahirkan. Menghubungi kelompok pendukung ASI terdekat untuk meminta pengalaman dari ibu-ibu lain yang sukses menyusui bagi mereka. 3.1. Membantu terjadinya kontak langsung antara bayi-ibu selama 24 jam sehari agar menyusui dapat dilakukan tanpa jadwal. Perhatikan gizi/makanan ibu menyusui. Ibu menyusui harus cukup istirahat dan menjaga ketenangan pikiran dan keberhasilan menyusui. Memperhatikan gizi/makanan anak.

maka akan terjadi kemunduran dalam pembuatan ASI. hipotalamus melepaskan oksitosin dari hipofisis posterior. 2004).2. mungkin akan gagal dalam menyusui bayinya. Akibat stimulus isapan. Ibu yang selalu dalam keadaan gelisah. Ejeksi susu dari alveoli dan duktus susu terjadi akibat refleks let-down. Pada ibu ada 2 macam. Refleks let- Universitas Sumatera Utara . Jumlah prolaktin yang di sekresi dan jumlah susu yang di produksi berkaitan dengan besarnya stimulus isapan. yaitu frekuensi. intensitas. Terlebih jika pada masa kehamilan ibu juga mengalami kekurangan gizi. 8. dan juga hindari makanan pedas seperti sambal dan makanan beraroma keras karena dapat membuat bau tertentu pada ASI dan akan mengganggu bayi. Ini juga bisa membuat bayi sakit perut (Gupte. Karena itu tambahan makanan bagi seorang ibu yang sedang menyusui anaknya mutlak diperlukan (Arifin. dan lama bayi mengisap. rasa tertekan dan berbagai bentuk ketegangan emosional. reflek tersebut adalah reflek Prolaktin merupakan hormon laktogenik yang penting untuk memulai dan mempertahankan sekresi susu. 2004). Ketentraman Jiwa dan Pikiran Pembuahan air susu ibu sangat dipengaruhi oleh faktor kejiwaan. reflek yang menentukan keberhasilan dalam menyusui bayinya. Makanan yang harus dihindari oleh ibu menyusui adalah alkohol. kurang percaya diri. dan akhirnya akan berpengaruh terhadap produksi ASI. Apabila ibu yang sedang menyusui bayinya tidak mendapat tambahan makanan. merokok. Akan tetapi jika makanan ibu terus menerus tidak mengandung cukup zat gizi yang diperlukan tentu pada akhirnya kelenjar-kelenjar pembuat air susu dalam buah dada ibu tidak akan dapat bekerja dengan sempurna.sewaktu-waktu diperlukan.

2004). Bayi tidak cukup mendapat ASI dan akan menangis. Gangguan terhadap let down reflex mengakibatkan ASI tidak keluar.down dapat terjadi selama aktifitas seksual karena oksitosin dilepas selama orgasme (Bobak. 2005) Let-down reflex mudah sekali terganggu. Masalah pemebrian ASI kurang mendapat perhatian. karena hal ini dapat mengurangi jumlah produksi ASI bahkan dapat menghentikan produksi ASI secara keseluruhan oleh karena itu alat kontrasepsi yang paling tepat digunakan adalah alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) yaitu IUD atau spiral.4. ibu dan anak berada dalam keadaan selamat dan sehat. misalnya pada ibu yang mengalami goncangan emosi. Karena AKDR dapat merangsang Universitas Sumatera Utara . Penggunaan alat kontrasepsi yang mengandung estrogen. Sering makanan pertama yang diberikan justru susu buatan atau susu sapi. 8. dan ibu selalu beranggapan bahwa susu sapi lebih dari ASI. 8. Hal ini memberikan kesan yang tidak mendidik pada ibu. 2004).3. Tangisan bayi ini justru membuat ibu lebih gelisah dan semakin mengganggu let down reflex (jurnal Arifin. tekanan jiwa dan gangguan pikiran. Pengaruh itu akan semakin buruk apabila disekeliling kamar bersalin dipasang gambar-gambar atau poster yang memuji penggunaan susu buatan (Arifin. Bagi ibu yang dalam masa menyusui tidak dianjurkan menggunakan kontrasepsi pil yang mengandung hormon estrogen. Pengaruh persalinan dan klinik bersalin Banyak ahli mengemukakan adanya pengaruh yang kurang baik terhadap kebiasaan memberikan ASI pada ibu-ibu yang melahirkan di rumah sakit atau klinik bersalin lebih menitik beratkan upaya agar persalinan dapat berlangsung dengan baik.

Meski tidak ada relevansinya banyak yang beranggapan ini benar. yaitu hormon yang dapat merangsang produksi ASI (Arifin. 2004). (Notoatmodjo. Dalam hal ini. 9.5. Faktor. Pengurutan tersebut diharapkan apablia terdapat penyumbatan pada duktus laktiferus dapat dihindarkan sehingga 9.uterus ibu sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan kadar hormon oxitoksin. mempersiapkan payudara dengan mengurut payudara selama 6 minggu terakhir masa kehamilan. Kadang anak informal dan non formal Universitas Sumatera Utara . Pengetahuan juga berasal dari pengalaman tertentu yang pernah dialami dan yang diperoleh dari hasil belajar secara formal. Umumnya banyak ibu yang beranggapan kalau anaknya kelaparan dan akan tidur nyenyak jika diberi makan.1 Faktor Internal Adapun yang termasuk kedalam faktor Internal yaitu: a. Pengetahuan Pengetahuan adalah sejumlah informasi yang dikumpulkan yang dipahami dan pengenalan terhadap sesuatu hal atau benda-benda secara obyektif. Perawatan Payudara Perawatan fisik payudara menjelang masa laktasi perlu dilakukan. 8.faktor Kegagalan Pemberian ASI Ada 2 hal yang mempengaruhi kegagalan dalam pemberian ASI yaitu faktor internal dan faktor eksternal. yaitu memeriksa putting susu.2005). belum sempurnanya sistem pencernaan sehingga harus bekerja lebih keras untuk mengolah dan memecah makanan. Karena. banyak sekali alasan kenapa orang tua memberikan MPASI < 6 bulan.

kursus perawatan Anak dan “Persiapan Menjadi Orang Tua” yang sekarang dilaksanakan di banyak sekolah dan pendidikan lanjut. b. 2009). 2009). 2009). Hal ini menunjukan bahwa pengetahuan orang tua masih sangat rendah (Nurafifa. banyak ahli pendidikan setempat mempunyai program pendidikan yang lebih jelas meliputi modal ‘pendidikan untuk hidup’ sebagai subjek (mata pelajaran) akademik tambahan. sikap dan perilaku masyarakat. Pendidikan juga dapat diartikan sebagai suatu proses belajar yang memberikan latar belakang berupa mengajarkan kepada manusia untuk dapat berpikir secara obyektif dan dapat memberikan kemampuan untuk menilai apakah budaya masyarakat dapat diterima atau mengakibatkan seseorang merubah tingkah laku (Nurafifa. Padahal menangis bukan semata-mata tanda anak yang kelaparan. Kapanpun dan dimana mungkin. Sciartino (1999) mengemukakan bahwa pendidikan yang cukup merupakan dasar dalam pengembangan wawasan sarana yang memudahkan untuk dimotivasi serta turut menentukan cara berpikir seseorang dalam menerima pengetahuan. Dalam hal ini. bidan harus dengan yakin menerima kesempatan untuk ikut berperan dalam kelas “Pendidikan Kesehatan”. Dapat terjadi pertukaran pikiran dan gagasan yang bermanfaat dengan orang-orang muda yang Universitas Sumatera Utara . Menurut Martoyo (1996) pendidikan adalah suatu proses pendidikan jangka panjang yang dilakukan secara sistematis dan prosedurnya diorganisisr melalui konsep belajar manajerial perorangan dan pengetahuan teoritis untuk tujuan umum (Nurafifa. Pendidikan Pendidikan pada dasarnya adalah suatu proses pengembangan sumberdaya manusia.yang menangis terus menerus dianggap sebagai anak yang tidak kenyang.

Ibu menyusui yang bekerja tidak perlu khawatir. dan membicarakan sikap ibu tersebut terhadap bayinya terutama dalam hubungannya dengan pemberian air susu ibu (Sylvia. bersikap peka terhadap sesuatu yang tidak ingin mereka katakan. mendengarkan mereka. Hal ini dikarenakan banyaknya keuntungan yang diperoleh dibandingkan jika anak disusui dengan susu formula. Universitas Sumatera Utara . yaitu bahwa memberikan air susu kepada bayi selama 4 sampai 6 bulan akan mempengaruhi kegagalan profesi dan kemasyarakatan mereka dan mungkin akan merusak prospek peningkatan karier. 1997). Bila tempat bekerja dekat dengan rumah. izinkan mereka bertemu dengan seseorang ibu yang baru melahirkan bersama bayinya. Apabila mungkin. Ini semua merupakan masalah besar yang telah berkembang pada kebudayaan dan masalah ini sangat nyata bagi para wanita yang menghadapinya (Sylvia. membantu mereka untuk mengungkapkan hambatan dan emosi mereka. Jika memungkinkan. Mereka tidak perlu berhenti menyusui anaknya. Hal tersebut akan sedikit terkendala jika di tempat bekerja atau di sekitar tempat bekerja tidak tersedia sarana penitipan bayi atau pojok laktasi. c. mendorong mereka untuk menyatakan gagasan dan tanggapan mereka. Sebaiknya ibu bekerja tetap harus memberi ASI eksklusif kepada bayinya hingga umur 6 bulan. Pekerjaan ibu Beberapa wanita karier mempunyai kecemasan lain. 1997). bayi dapat dibawa ke kantor ibu untuk disusui. Selain dari itu semua. Tidak sulit untuk tetap menyusui bayi saat bekerja.merupakan generasi berikutnya setelah orang tua mereka. ibu dapat pulang untuk menyusui bayi pada waktu istirahat atau bisa juga meminta bantuan seseorang untuk membawa bayi ketempat bekerja.

Keadaan ini akan membantu produksi ASI tetap tinggi (Surabaya. ASI tersebut bisa dikeluarkan dan dititipkan pada pengasuh untuk diberikan pada bayi. berkaitan dengan kesehatan ibu atau bayi. eHealth 2008). Di tempat bekerja. d. Infeksi yang serius. Ibu juga bisa menyimpannya dalam termos yang diberi es batu atau blue ice. Pengeluaran ASI dapat membuat ibu merasa nyaman dan mengurangi ASI menetes. Alasanya bisa emosional atau fiscal. bisa sementara (dimana kadang-kadang ibu bisa menyusui sesudahnya) atau jangka panjang. Penyakit yang menahun yang Universitas Sumatera Utara . payudara bisa dipompa dan air susunya dibuang agar cadangan air susu sudah ada ketika tindakan menyusui dimulai. untuk sementara waktu.Lokasi kantor ibu yang jauh dari rumah juga bukanlah penghalang untuk tetap memberikan ASI ekslusif. ibu tetap dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Sebelum pergi bekerja. pagi hari sebelum berangkat. ASI simpan di lemari es dan dibawa pulang dengan termos es saat ibu selesai bekerja. ibu boleh menyusui). atau anemia yang parah) atau kekurangan berat badan yang ekstrem meskipun beberapa ibu bisa mengatasi masalah ini dan menyusui bayinya. Beberapa ibu tidak bisa atau tidak boleh menyusui bayi mereka. misalnya tuberculosis (TBC) aktif yang tidak dirawat (setelah dirawat selama dua minggu. dan waktu luang ibu. Beberapa faktor yang paling sering bisa mencegah atau menghalangi seorang ibu dari menyusui termasuk: Penyakit serius yang melumpuhkan (misalnya gagal jantung atau gagal ginjal. Walaupun ibu bekerja dan tempat bekerja jauh dari rumah. ibu dapat memerah ASI 2-3 kali (setiap 3 jam). Kegiatan menyusui dapat dilanjutkan pada malam hari. Penyakit ibu Pilihan untuk menyusui tidak terbuka untuk setiap ibu.

Penyalahgunaan obat-obatan termasuk penggunaan obat penenang. tindakan menyusui msih bisa dimungkinkan (Murkoff. Faktor eksternal Adapun hal yang termasuk dalam faktor eksternal yaitu : a. tanyakan terlebih dahulu kepada dokter anda sebelum anda mulai menyusui. 9. antikanker. 2006). Beberapa kondisi bayi bisa mempersulit tindakan menyusui. antihipertensi atau obat-obat yang bisa mengubah suasana hati. misalnya lhitium. termasuk air susu ibu. di mana susu manusia maupun susu sapi tidak bisa dicerna. Infeksi AIDS atau HIV. Termasuk diantaranya adalah kelainan-kelainan seperti tidak tahan terhadap laktosa atau fenilketonuria (PKU). Promosi Susu Formula Bayi Tempat melahirkan memberikan pengaruh terhadap pemberian ASI Eksklusif pada bayi karena merupakan titik awal bagi ibu untuk memilih apakah tetap memberikan bayinya ASI Eksklusif atau memberikan susu formula yang Universitas Sumatera Utara . kokain. Meskipun keberhasilan menyusu sebagian tergantung dari jenis cacatnya. penenang. atau penyalahgunaan alkohol. tatapi bukan tidak mungkin untuk mencobanya (dengan dukungan medis yang benar).2. metadon. penolakan yang mendalam terhadap menyusui. Kontak dengan beberapa bahan kimia tertentu di tempat kerja. tetapi dengan bantuan khusus. atau sedatif. heroin. yang bisa ditularkan melalui cairan tubuh. Sumbing bibir dan atau langit-langit. marijuana. perubahan obat atau jarak makan obat bisa memungkinkan anda untuk menyusui. dan kelainan bentuk mulut lainya yang mengganggu penghisapan.memerlukan obat yang akan memasuki air susu ibu dan membahayakan bayi. misalnya obat-obat anti tiroid. Pada beberapa kasus. Jika anda menggunakan obat-obat saperti ini.

Disamping itu juga sikap sementara penaggung jawab ruang bersalin dan perawatan dirumah sakit. b. 1998 tenaga yang dapat memberikan pertolongan persalinan dapat dibedakan menjadi dua yaitu tenaga kesehatan profesional (dokter spesialis kebidanan. promosi bisa berasal dari petugas kesehatan misalnya pada saat pulang dibekali susu formula. pembantu bidan dan perawat bidan) dan dukun bayi (terlatih dan tidak terlatih) (sugiarto. Universitas Sumatera Utara . Penolong Persalinan Menurut Depkes RI.diberikan oleh petugas kesehatan maupun non kesehatan sebelum ASI-nya keluar. pemasaran susu formula langsung ke rumah sakit saat ini semakin gencar dan sangat mengganggu keberhasilan program ASI Eksklusif. 2008). rumah bersalinn yang berlangsung memberikan susu botol pada bayi baru lahir ataupun tidak mau mengusahakan agar ibu mampu memberikan ASI kepada bayinya. Selain itu adanya promosi susu formula juga bisa menjadi kemungkinan gagalnya pemberian ASI walaupun mindset awal sebenarnya ASI. 2004). ibu menyusui dan bayi baru lahir. Meskipun ada kode etik internasional tentang pengganti ASI (susu formula). 2003) Kendala yang dihadapi dalam upaya peningkatan penggunaan ASI adalah sikap sementara petugas kesehatan dari berbagai tingkat yang tidak bergairah mengikuti perkembangan ilmu kedokteran dan kesehatan. ataupun dari iklan-iklan di beberapa media baik cetak maupun elektronik (jurnal Hikmawati. 2009). serta belum diterapkannya pelayanan rawat disebahagian besar rumah sakit atau klinik bersalin (Arifin. ibu bersalin. Konsep baru tentang pemberian ASI dan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan ibu hamil. bidan. (Nurafifa. dokter umum.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->