Chat (32

)
þÿ

• • • •

Home Profile Account

jalur pendakian

Back to LAMPAH KACAKNA
• •

Discussion Board Topic view

Topic: jalur pendakian Displaying all 9 posts.

Dudi King nu gaduh trek pendakian gunung2 sok atuh kempelkeun__ lmyan kangge informasi nu sanes na 27 August 2009 at 03:36 · Report

Dudi King JALUR PENDAKIAN GUNUNG SLAMET Gunung Slamet adalah gunung tertinggi di Jawa Tengah dan merupakan gunung tertinggi kedua di P. Jawa dengan ketinggian 3.432m. Pada masa penjelajahan dunia yang pertama Sir Frances Drake ketika melihat Gunung Slamet, segera mengarahkan perahunya dan berlabuh di Cilacap. Gn. Slamet dapat didaki melalu 3 jalur, lewat jalur sebelah Barat Kaliwadas, lewat jalur sebelah selatan Batu Raden dan lewat jalur sebelah timur Bambangan. Dari ketiga jalur tersebut yang terdekat adalah lewat Bambangan, selain pemandangannya indah juga banyaknya kera liar yang dapat ditemui dalam perjalanan menuju ke puncak slamet. JALUR BAMBANGAN

Jalur Bambangan adalah jalur yang sangat populer dan merupakan jalur yang paling sering didaki. Route Bambangan merupakan route terpendek dibandingkan route Batu Raden dan Kali Wadas. Dari kota Purwokerto naik bus ke tujuan Purbalingga dan dilanjutkan dengan bus dengan tujuan Bobot sari turun di Serayu. Perjalanan disambung menggunakan mobil bak angkutan pedesaan menuju desa Bambangan, desa terakhir di kaki gunung Slamet. Di dusun yang berketinggian 1279 mdpi ini para pendaki dapat memeriksa kembali perlengkapannya dan mengurus segala administrasi pendakian. Pertama-tama menuju pos Payung dengan keadaan medan terjal dengan arah belok kanan. Pendaki akan melewati ladang penduduk selama 1 jam. Pos Payung merupakan pos pendakian yang menyerupai payung raksasa dan masih berada di tengah-tengah perkebunan penduduk. Selepas pos Payung pendakian dilanjutkan menuju pondok Walang dengan jalur yang sangat licin dan terjal di tengah-tengah lingkungan hutan hujan tropis, selama kurang lebih2 jam. Selepas pondok Walang, medan masih seperti sebelumnya, jalur masih tetap menanjak di tengah panorama hutan yang sangat lebat dan indah, selama kira-kira 2 jam menuju Pondok Cemara. Sebagaimana namanya, pondok Cemara dikelilingi oleh pohon cemara yang diselimuti oleh lumut. Selepas pondok Cemara pendakian dilanjutkan menuju pos Samaranthu. Selama kirakira 2 jam dengan jalur yang tetap menanjak dan hutan yang lebat. Samaranthu merupakan pos ke 4. Kira-kira 15 menit dari pos ini terdapat mata air bersih yang berupa sungai kecil. Selepas Samaranthu, medan mulai terbuka dengan vegetasi padang rumput. Pendaki akan melewati Sanghiang Rangkah yang merupakan semak-semak yang asri dengan Adelweiss di sekelilingnya, dan sesekali mendapati Buah Arbei di tengah-tengah pohon yang menghalangi lintasan pegunungan. Pendaki juga akan melewati Sanghiang Jampang yang sangat indah untuk melihat terbitnya matahari. Kira-kira 30 menit kemudian pendaki akan tiba di Plawangan. Plawangan (lawang-pintu) merupakan pintu menuju puncak Slamet. Dari tempat ini pendaki akan dapat menikmati panorama alam yang membentang luas di arah timur. Selepas Plawangan lintasan semakin menarik sekaligus menantang, selain pasir dan bebatuan sedimentasi lahar yang mudah longsor pada sepanjang lintasan, di kanan kiri terdapat jurang dan tidak ada satu pohon pun yang dapat digunakan sebagai pegangan. Di daerah ini sering terjadi badai gunung, oleh karena itu pendaki disarankan untuk mendaki di pagi hari. Kebanyakan pendaki meninggalkan barang-barang mereka di bawah, untuk memperingan beban. Dari Plawangan sampai di puncak dibutuhkan waktu 30- 60 menit. Dari sini pendaki dapat melihat puncak Slamet yang begitu besar dan hamparan kaldera yang sangat luas dan menakjubkan, yang biasa disebut dengan Segoro Wedi. Letusan yang pernah tercatat yakni tahun 2000, 1989, 1988, 1974?, 1973, 1969, 1967, 1966, 1960-61, 1958, 1958, 1957, 1955, 1953, 1951-52, 1951, 1948, 1944, 1943-44, 1943?, 1940, 1939, 1939, 1937, 1934?, 1933, 1932, 1930, 1929, 1928, 1927, 1926, 1923, 1904, 1890, 1885, 1875, 1875, 1860, 1849, 1835, 1825, 1772. Apabila kita ingin turun menuju jalur lain, misalnya Guci, pendaki harus melewati kompleks kawah untuk memilih jalur yang

Kecamatan Sirampog. yang berfungsi sebagai pengairan desa di bawahnya. pendaki akan sampai di puncak tertinggi Gunung Slamet yang ditandai dengan patok triangulasi dan tower. Di Tuk Suci ini terdapat aliran air yang dibendung. Di puncak tertinggi kedua se- . Setiba di daerah ini. Di sekitar area ini banyak ditemukan pohon besar yang di bawahnya terdapat lubang berukuran cukup besar. Setelah melewati Tugu Surono yang berupa tumpukan batu. Keadaan lintasan semakin menanjak. Dulu tempat ini juga digunakan sebagai pemantauan aktivitas gunung api ini. Berjarak 500 m dari area terdapat sumber air. Setiba di Pasar Pangasinan. Selepas pondok Growong lintasan relatif datar sampai pada sebuah jembatan kecil yang bemama taman Wlingi. Satu jam kemudian pendaki akan melewati Tuk Suci yang oleh penduduk setempat diartikan sebagai mata air suci. yang juga merupakan sebuah tempat keramat di mana banyak peziarah yang datang untuk meminta berkah. Enam puluh menit kemudian pendaki akan tiba di pondok Growong. Pendaki dapat berangkat pagi agar dapat menikmati keadaan puncak dan sekitamya dalam keadaan cuaca cerah. atau tepatnya berada pada barat daya lereng Gunung Slamet.00. Lintasan kadang tertutup oleh semak belukar sehingga pendaki harus waspada agar tidak tersesat. medan mulai menanjak menembus lorong-lorong tumbuhan Bambu yang berukuran kecil. Untuk menuju puncak dibutuhkan waktu kira-kira 2 jam. Kira -kira 300 m selepas jalan desa. Lintasan mulai kembali melebar ketika pendaki melewati persimpangan Igir Manis yang berada di ketinggian 2600 mdpl. Selepas Plawangan lintasan semakin tajam hingga mencapai sudut pendakian 60. sekaligus merupakan batas vegetasi. Selepas Tuk Suci. Setelah itu pendaki akan sampai di Igir Tjowek yang berada di ketinggian 2750 mdpl. Bau belerang terasa menyengat dari kawah ketika pendaki tiba di puncak bayangan. lintasan yang lurus dan lebar menuju ke Sumur Penganten. Untuk menuju Kaliwadas dapat ditempuh dari kota Bumiayu menuju Pangasinan dengan menggunakan Angkutan Pedesaan jenis Colt yang memakan waktu 2 jam. Di sekitar area ini akan didapati tetumbuhan Adelweiss dan tetumbuhan Arbei. pendaki diarahkan menuju jalan setapak.diinginkan. JALUR KALIWADAS Kaliwadas merupakan sebuah dusun yang berketinggian 1850 mdpi dan masuk wilayah Desa Dawehan. Plawangan merupakan sebuah tanah yang cukup datar di daerah terbuka. Kabupaten Brebes. Selanjutnya keadaan lintasan semakfn parah dengan medan bebatuan vulkanik yang mudah longsor. Di sini terjadi pertemuan jalaur ini dengan jalur Baturaden. perjalanan dilanjutkan menuju Kaliwadas dengan menggunakan Jeep Hardtop atau menggunakan angkutan umum jenis kendaraan terbuka yang beroperasi hingga pukul 18. Penduduk sekitar menyebutnya Pringgodani. Pondok Growong merupakan tempat yang cocok untuk mendirikan tenda. Pendaki dapat menyiapkan segala perbekalan dan perizinan dari Kaliwadas ini. Daerah ini masuk kawasan Gunung Malang. yang berada di ketinggian 1953 mdpl. Di sepanjang lintasan mulai banyak dijumpai pohon tumbang dan pohon penyengat. pendaki tinggal melipir pada gigir kawah menuju arah timur. Jalur ke kiri merupakan lintasan yang menuju ke puncak. Di daerah ini terdapat persimpangan. Beberapa meter kemudian barulah pendaki tiba di Plawangan.

Di tengah perjalanan pendaki akan melewati sebuah sungai. Gunung ini berhadapan dengan Gn. Merbabu. Selepas itu pendaki akan melipir pada sebuah punggungan tipis yang berada di ketinggian 1664 mdpl.Sundoro yang dikenal sebagai gunung kembar. Sebuah petualangan yang sangat menarik dan menakjubkan. Menurut . Untuk sampai di pos III dibutuhkan waktu selama 3 jam dengan lintasan yang tidak begitu menanjak. Selepas pos IV. lalu berbelok ke kanan menuju puncak Slamet 27 August 2009 at 03:36 · Report • Dudi King JALUR PENDAKIAN GUNUNG SUMBING Gunung Sumbing adalah gunung tertinggi ke dua di Jawa Tengah dengan ketinggian mencapai 3. Sundoro. Di mana terdapat makan Ki Ageng Makukuh. Pancuran tersebut merupakan aliran mata air panas yang mengandung belerang. Dalam perjalanan menuju pos I banyak ditemui cabang lintasan. Selepas pos I lintasan mulai menanjak dengan sajian hutan yang rimbun dan asri. Jalur ini merupakan jalur tersulit dan jarang dilalui pendaki. selama 2 jam. Setelah itu lintasan kembali datar dengan sajian jurang yang menganga pada sisi kanan lintasan. Untuk sampai di pos I dibutuhkan waktu selama 3 jam. setiap tanggal 1 Suro (tahun baru Jawa) dan tanggal 21 Poso (bulan Jawa). Semuanya berdiri kokoh sekan-akan menjadi pasak bumi Pulau Jawa. Daerah tersebut bemama Igir Leiangar.371 meter di atas permukaan laut. yang merupakan jalan tikus yang banyak dibuat oleh penduduk setempat. dan puncak Ciremai di arah barat. Tampak beberapa puncak seperti Gunung Sumbing. Seperti halnya gunung-gunung di Jawa lainnya. Sumbing. Peta jalur slamet JALUR BATU RADEN Dari kota Purwokerto menuju tempat wisata Batu Raden menempuh jarak 15 km arah utara dan dapat ditempuh selama 30 menit dengan menggunakan Angkutan umum. akan ditemui persimpangan dengan jalur Kaliwadas. Merapi. lintasan berbelok ke kanan dan menurun. Jalan menuju ke puncak pun terjal dan penuh liku. Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju ke Plawangan.Jawa ini pendaki dapat menyaksikan pemandangan pada arah timur. tepatnya di puncak Gunung Malang. Vegetasi di pos III masih dalam kungkungan hutan hujan Tropis. sudah menjadi tradisi masyarakat setempat untuk melakukan jiarah ke puncak Gn. Selepas pal Taman Wisata Batu Raden. Batu Raden yang merupakan daerah wisata yang terkenal dengan Pancuran Telu dan Pitu ini berada di ketinggian 760 mdpl.

Anda bisa bermalam di rumah kepala desa. Atau dari Base Camp Cepit. sekaligus mendapatkan informasi mengenai Gunung Sumbing. Kabupaten Wonosobo. banyak pantangan yang harus diperhatikan diantaranya tidak merusak tanaman. Sebaiknya pendaki tidak meletakkan barang-barang diluar tenda karena gunung Sumbing masih agak rawan. Kalau ke Gunung Sundoro Anda turun di desa Kledung.Sumbing sangat menyukai kesenian tradisional seperti Kethoprak. Jalur lama udah jarang dipake karena terlalu terjal buat pendakian dan relatif kurang aman. paling 15 menit berjalanan kaki. RUTE GARUNG Sebenarnya jalur yang Anda tempuh untuk mencapai ke gunung ini sama dengan perjalanan menuju Gunung Sundoro. Kuda Lumping atau Jathilan. Kalau lagi beruntung. berlaku sopan. tidak membuang sampah. Pendaki harus benar-benar menghormati kebiasaan penduduk lereng gunung Sumbing. Masyarakat lereng Gn. untuk itu sikap ramah. Jalur Baru Setelah melewati ladang pertanian sampailah di perbatasan hutan di kawasan Bosweisen (batas ladang dan hutan) yang merupakan batas KM III. kecamatan Kalikajar. ramah bila berjumpa penduduk. Di desa Garung/Butuh ini tidak ada losmen untuk bermalam. Alamat lengkap Base Camp Garung: STICK PALA ( Satuan Induk Bocah Bocah Karang Taruna Pecinta Alam ). kita bisa ketemu ama setan belanda yg konon badannya tinggi dan bentuknya sangat seram. tetapi jalannya tetap menanjak. Desa ini terletak di jalan menurun arah Wonosobo. Namun. begitu juga sebaliknya. Gunung ini dapat didaki melalui dua rute yakni dari Base Camp Garung yang berada di desa Garung. kabupaten Wonosobo. Kondisi jalan berupa tanah liat dan tanah merah berpasir. . Dari Purwokerto naik bus besar jurusan Semarang. Jalan berupa tanah merah berpasir. Dusun Garung. maka untuk mencapai Gunung Sumbing Anda harus turun di depan gapura desa Garung. anak-anak dibiarkan berambut Gimbal. Perjalanan akan semakin menanjak melewati dua buah bukit yakni bukit Genus dan Sedlupak. Berjalanlah sekitar 500 meter atau dapat juga naik ojek menuju ke Base Camp. Kecamatan Kalikajar. kesenian ini sering dipentaskan di setiap desa. Desa Butuh. saat kita masuk hutan. Tidak lama. Setelah tanjakan pertama Anda akan melewati kebun sayur. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak sekitar 8 jam dengan menempuh jarak 7 km. tidak mengganggu kebun penduduk. berhati-hati jika menyalakan api karena rawan kebakaran. Jawa Tengah. tidak sombong. dan tidak buang air di sembarang tempat. kabupaten Temanggung. kecamatan Bulu. yang berada di desa Pagergunung. tidak mengeluh. KM IV dimulai dari Bosweisen (batas ladang dan hutan) Kondisi jalan tanah liat dan tanah merah berpasir.kepercayaan penduduk setempat agar selamat dan terhindar dari mara bahaya. di kanan kiri jalur rerumputan dan pepohonan kecil. sopan dan penuh waspada para pendaki sangat diperlukan. Di sepanjang kawasan ini terdapat beberapa jenis burung dan ayam hutan. melewati Wonosobo. Mulai dari Base Camp Anda sudah menemui lajur yang menanjak.

763mdpl) sebuah batu yang besar seperti kotak yang memiliki ceruk. dapat digunakan untuk berlindung dari tiupan angin dan hujan. Untuk menuju kawah ambil arah sebelah kanan sedangkan untuk menuju puncak lurus ke atas. Kemudian kita akan tiba di Watu Kotak (2. Setelah menyeberangi sungai di Kedung terdapat Pos peristirahatan Pos I. Tapi sayangnya. Kondisi jalan berupa tanah merah berpasir. dibandingkan tempat lain. bila bau bunga ini mengikuti dia.Kemudian melewati hutan pinus. Di tempat ini ada sedikit ruang untuk mendirikan tenda kecil. jalan kaki sekitar 15 menit atau naik ojeg JALUR LAMA KM 2 Kebun penduduk KM 3 Kebun penduduk KM 4 Pendakian akan melewati hutan pinus . maka ada sosok mahkluk halus yang membuntutinya. Kawasan ini tidak ada pohonnya berupa padang rumput dengan sedikit pohon kecil. Jalur sangat berat. Pendaki harus mengambil jalan kekiri sedikit menurun mengelilingi dinding batu terjal. peta jalur sumbing RUTE GARUNG JARAK KETERANGAN KM 1 Dari gapura desa garung ke basecamp. Selanjutnya kita sampai di Pasar Watu dimana banyak terdapat batu berserakan.437 mdpl. yang berupa batuan kapur. sehingga angin kencang sering menerpa tenda. Jangan mengambil jalan lurus dengan cara memanjat dinding terjal ini karena jalur ini buntu. Kita bakal ditemenin kalau terpisah dari kelompok dan bakal ditemenin sampai gabung lagi sama kelompok. Musang ini dengan berani mendekati pendaki untuk mencari sisa-sisa makanan. Di sini pendaki dilarang buang air di sembarang tempat. Jalur disini kelihatannya rawan soalnya bener-bener terbuka dengan kanan dan kiri jurang. Selain itu pendaki harus waspada karena sering ada badai yang cukup besar dan berbahaya. Tempat ini terkenal keangkerannya. Dengan cara menelusuri sisi-sisi batuan terjal. Di depannya dinding batu berdiri. kalau beruntung. Di puncak gunung terdapat musang gunung yang hidup di lubang-lubang batu di dinding kawah. apabila naek malam hari kita bakalan ditemenin ama orang yang seusia dan berjenis kelamin sama dengan pakean putih. Di Pestan (Peken Setan/Pasar Setan) pada ketinggian 2. Di sini jalur lama dan jalur baru bertemu. terjal dan berbatu-batu. Perjalanan selanjutnya kita akan sampai di Pos II (Gatakan) pada ketinggian 2. Konon pendaki akan mencium bau semerbak bunga. terdapat tempat terbuka yang cukup luas.240 mdpl. Selanjutnya kita akan melewati Tanah Putih. dia tidak akan menjawab dan selalu diam. karena tempat ini adalah salah satu tempat yang keramat. sebaiknya berhati-hati karena batu-batu mudah jatuh menggelinding ke bawah baru kemudian sampai di puncak. tempat ini cukup terlindung dari hempasan angin kencang. disamping itu pendaki dapat mengambil air bersih dari sungai yang tidak terlalu jauh. pendaki dapat mendirikan tenda untuk beristirahat. saat kita ajak ngobrol. pendaki yang berkemah disini sering mendapat gangguan Sundel Bolong. Di pos ini pendaki dapat mendirikan tenda.

kec. kemudian menyeberangi sebuah sungai di Kledung KM 5 kemudian kita akan sampai di Shelter II di Gatakan dengan ketinggian 2240 mdpl KM 6 Jalur lama dan jalur baru akan bertemu di Pestan.00. turun di Parakan. Di tempat ini tidak ada pepohonan Pasar watu banyak sekali terdapat batu-batu berserakan. Setelah itu kita akan bertemu dengan Batu Kasur dan Batu Lawang. Ada beberapa gua salah satunya dikenal dengan nama Gua Jugil yang merupakan gua terbesar. Di kaldera banyak kawah kecil yang berasap belerang. disambung ke Temanggung. Perjalanan terbaik dilakukan pada malam hari sekitar pukul 21. terdapat juga makam leluhur masyarakat setempat yang dikenal dengan sebutan Ki Ageng Makukuhan. Kemudian kita akan mendaki sekitar dua jam memasuki kawasan hutan. Pertama kali kita akan berjalan selama kurang lebih satu jam melewati kebun sayur penduduk. RUTE CEPIT 1 Base Camp Cepit 2 Kebun penduduk Lama perjalanan sekitar 1 jam dari Base Camp 3 Kawasan hutan Lama perjalanan sekitar 2 jam 4 Padang rumput 5 Batu Kasur . Perjalanan di mulai di Base Camp Cepit yang terletak di desa Pager Gunung. selanjutnya kita akan sampai di padang rumput. pendaki dapat beristirahat atau mendirikan tenda di sini. wilayah Temanggung. dengan kedalaman 50-100 m dan beberapa puncak yang runcing. Bulu. kita perlu sangat berhati-hati dan menjaga stamina tubuh. sampai di puncak menjelang pagi. Untuk menuju kawah ambil arah sebelah kanan sedangkan untuk menuju puncak lurus ke atas. Jalur menuju puncak sangat sempit dan menanjak. Jawa Tengah. sehingga sangat melelahkan. jalur sangat curam dan sangat berat JALUR BARU KM 2 Kebun penduduk KM 3 Kebun penduduk KM 4 Pendakian akan melewati hutan pinus. karena di sepanjang jalur tidak terdapat mata air. Pemandangannya sangat indah sehingga kita akan merasa enggan untuk meninggalkan puncak tersebut. RUTE CEPIT Dari Yogya naik bus ke Magelang. Puncak Gungung Sumbing berbentuk kaldera kecil yang bergaris tengah 800 meter. Untuk menuju puncak tertinggi harus turun lagi ke arah kanan dan kemudian naik lagi. sehingga sempat melihat Sunrise dari puncak gunung. KM 7 Dari Watu Kotak menuju Tanah Putih kemudian menuju puncak. Terdapat lautan pasir. sebuah batu besar berbentuk kotak yang dapat digunakan untuk berlindung dari hempasan angin kencang atau hujan. memerlukan waktu sekitar 1 jam dengan jalur yang sangat berat dan berbatu-batu.KM 5 Melewati bukit Genus dan bukit Sedlupak. Watu kotak. Selain itu perjalanan di malam hari dapat menghemat air minum.

Para pendaki dapat menggunakan jasa penduduk atau petugas penjaga pos untuk membimbing perjalanan mereka ke puncak.6 Batu Lawang 7 Kaldera 8 Puncak puncak tertinggi harus turun lagi ke arah kanan dan kemudian naik lagi 27 August 2009 at 03:38 · Report • Dudi King JALUR PENDAKIAN GUNUNG CEREMAI Gunung Ciremei adalah gunung tertinggi di Jawa Barat ( 3..3. Jalur menuju puncak sangat jelas dan banyak tanda-tanda penunjuk jalan.078 Mdpl ).Kuningan.5 km menuju Musium Linggajati tempat bersejarah dimana Bung Karno pernah menandatangani perjanjian Linggarjati dengan Belanda. Silinggonom. Cottage.. Dari pertigaan Linggajati berjalan kaki sekitar 2. karena terdapat sumber air yang cukup melimpah. Villa. Jalur Linggarjati merupakan yang paling terjal dan terberat. Hutan wisata. Pos penjagaan berjarak lebih kurang 500 m dari Musium Linggajati. Terdapat pula Taman Linggajati Indah. Tempat istirahat. Selepas dari Pos Pendaftaran dengan melintasi jalanan beraspal pendaki memasuki kawasan hutan Pinus dan persawahan hingga Cibeunar.jalur Palutungan dan. Cibeunar merupakan area camp yang cukup kondusif buat bermalam. antara lain kolam renang dan sumber mata air Cibulakan. Dari Jakarta dapat ditempuh menggunakan bus jurusan Kuningan atau kereta api jurusan Cirebon yang disambung dengan bus atau kendaraan umum jurusan Cirebon . Bumi perkemahan dll. Untuk menuju puncak Ciremei terdapat 3 jalur yang dapat ditempuh yakni jalur Majalengka. Selepas daerah ini lintasan mulai menanjak dan melewati area yang cukup datar sebagai camp yakni Sigedang dan Kondang . Balong Renteng.000. Selepas Cibeunar lintasan akan melewati perkebunan penduduk hingga memasuki Leuweng Datar. sehingga pendaki yang baru pertama kalipun tidak akan tersesat. namun jalur ini merupakan yang paling sering dilalui pendaki. Siapkan bekal Anda terutama air karena susah sekali memperoleh air selama di perjalanan. dapat terlihat dengan jelas oleh para penumpang kereta api atau kendaraan umum lainnya sepanjang jalur pantura sekitar Cirebon. kita perlu mendaftarkan diri serta membayar asuransi per orang Rp. Area ini sangat ramai dengan para pendaki yang ingin mengadakan start pendakian. Taman seluas 11 hektar ini dilengkapi berbagai sarana rekreasi. yang tidak akan ditemui lagi sepanjang perjalanan sampai di puncak.jalur Linggarjati. Leuweng Datar terletak di tengah-tengah hutan tropis. Jalur Linggajati Desa Linggajati 14 km dari kota Kuningan atau 24 km dari kota Cirebon. Rekreasi air dan kolam pancing.

Sepanjang perjalanan menuju Cigugur. bahkan harus setengah merayap. kapal-kapal besar nampak dikejauhan. tampak gunung Slamet di Purwokerto dengan puncaknya yang tertutup awan. Setelah kawasan ini. Perjalanan ini membutuhkan waktu selama 1 jam. Dusun kecil ini masuk dalam pangkuan Desa Cisantana. Selepas Tanjakan Bapatere lintasan tetap menanjak nyaris tanpa bonus sampai di Batu Lingga. pendaki yang nekad sering turun ke kawah untuk membuat tulisan di atas lumpur kawah. Pangasinan merupakan pos terakhir. Kabupaten Kuningan. dan memaksanya berpegangan akar pepohonan untuk mencapai pos selanjutnya. untuk sampai di puncak. Batu Lingga merupakan pos peristirahatan yang berupa tanah datar dan terdapat sebuah batu berukuran besar. Selepas Kuburan Kuda. Puncak gunung Ciremei memiliki kawah yang sangat curam dan sangat indah. Daerah ini dianggap keramat bagi masyarakat setempat. sehingga harus bermalam. Setiba di Cisantana. kami masih sempat mengambil foto di puncak. untuk itu persiapkan bekal yang berlebih dan bawalah tenda. Banyak sekali pendaki yang hanya berkemah di pertengahan pos dan tidak sanggup meneruskan perjalanan ke puncak. Kecamatan Cigugur. Waktu yang diperlukan adalah 60-90 mennit. Bahkan pendaki akan menemui jalan setapak yang terputus dan setengah memanjat. lintasan tetap menanjak. dengan melewati perkebunan penduduk yang sangat indah. Pengalas. JALUR PALUTUNGAN Palutungan merupakan sebuah kampung terakhir yang berada di lereng selatan Ciremai dan berada pada ketinggian 1100 mdpl. Pejiarah sering datang untuk berdoa dipuncak gunung ini. Diperlukan waktu 45-60 menit dengan melewati bebatuan cadas dan medan yang tetap menanjak. dan kembali turun. pendaki akan melewati Kota Kuningan yang berada di ketinggian 466 mdpl. Karena kemungkinan besar perjalanan akan tertunda. Selepas itu pendaki akan memasuki batas vegetasi antara hutan dengan daerah terbuka. perjalanan dilanjutkan menuju Cisantana dengan menggunakan oplet tua. Kearah Timur kami melihat ke Jawa Tengah. perjalanan dilanjutkan kembali dengan . Siang itu kabut mulai turun disertai gerimis. Kuburan Kuda merupakan tanah datar yang cukup luas dan cukup teduh sebagai tempat perkemahan. Dari daerah yang cukup terbuka ini pendaki dapat menyaksikan bibir puncak yang cukup gagah berdiri di depan mata. Perjalanan melalui jalanan yang menanjak dan berbatu ditempuh selama 1 jam. Setiba di pertigaan Cigugur. Untuk sampai di Pangasinan membutuhkan waktu selama 2-2. Di tengah perjalanan pendaki akan menemui dua pos peristirahatan berupa tanah datar yakni Kiara Baton dan Sangga Buana. Kami bisa memandang melihat kota Cirebon dan laut Jawa.Amis . pendaki akan melewati beberapa tempat keramat seperti Ceblokan. Dari Cirebon pendaki dapat menggunakan angkutan umum jenis colt elf jurusan Cikijing dan turun di pertigaan Cigugur. Kemudian sudut lintasan mulai membesar ketika melewati Tanjakan Bin-Bin dan semakin menanjak lagi ketika melewati Tanjakan Seruni. Untuk sampai di Kuburan Kuda diperlukan waktu 2 jam.5 jam. Lintasan ini adalah yang terberat dan melelahkan dibanding yang lainnya. karena medan yang berat dan susahnya air.

Cirebon.naik colt terbuka pengangkut sayur menuju Palutungan yang memakan waktu 20 menit. Paguyangan Badak merupakan area yang berada di ketinggian 1800 mdpl. serta Gunung Slamet yang menjulang gagah di sisi timur. Sungguh Menawan! 27 August 2009 at 03:39 · Report • Dudi King JALUR PENDAKIAN GUNUNG GEDE-PANGRANGO PINTU MASUK TAMAN Bagi setiap pengunjung wajib minta ijin di pintu masuk taman yang dapat diperoleh di kantor Cibodas. tepatnya pada sisi kiri. Sesampai di puncak pendaki dapat menikmati megahnya dua kawah kembar yang berdampingan. Pada sisi kanan lintasan terdapat goa yang biasa digunakan sebagai tempat berlindung ataupun bermalam. pendaki juga dapat menyaksikan indahnya daerah Majalengka. dengan lintasan yang mulai menanjak. Pos I Cigowong terletak di ketinggian 1450 mdpl. Untuk sampai di Cigowong membutuhkan waktu 90-120 menit. Selepas pos V (pasangrahan) pendaki mulai memasuki Vegetasi Cantigi dan Adelweiss sampai di Sang Hyang Ropoh. Selepas daerah ini lintasan semakin menanjak selama 60 menit sampai di pos berikutnya. lintasan akan menyatu dengan jalur barat dari Majalengka. Pengunjung dapat memasuki taman lewat beberapa pintu diantaranya: . Selepas Cigowong lintasan masih landai selama 90-120 menit. Di sini terdapat sumber air yang mengalir membentuk sebuah sungai. Lintasan ini sangat licin jika hujan turun dan diperlukan waktu 30 menit untuk sampai pada pos berikutnya. Setelah itu. Lintasan mulai menanjak dan melelahkan selama 90-120 menit sampai di Tanjakan Asoy. Blok Arban merupakan pos III dengan area yang cukup datar dan teduh. perjalanan dapat dimulai melalui perkebunan penduduk. dengan tanah berwama kuning bekas aliran lava belerang. Di tengah perjalan ini. Selepas pos ini lintasan tetap menanjak dan licin. Pos VI (Sang Hyang Ropoh) terletak di daerah yang datar dan terbuka. Untuk sampai di puncak Ciremai diperlukan waktu 2 jam pendakian. Dari sini pendaki dapat menyiapkan persediaan air sebanyak mungkin karena tidak akan ditemui lagi sumber air hingga puncak. Setelah mengurus perizinan pendakian. Untuk sampai di Blok Arban membutuhkan waktu 30 menit. Daerah yang terdapat puing-puing bangunan tua ini sering digunakan sebagai tempat bermalam survivor yang dievakuasi karena meninggal di gunung ini. Tanjakan Asoy merupakan pos IV. Laut Jawa. Untuk mengitari kawah ini diperlukan waktu kira-kira 3 jam. belok ke kanan memasuki hutan hujan tropis dengan jalur cenderung landai. Tanjakan ini berupa tanah datar berukuran cukup luas. Selain itu. sampai di Paguyangan Badak. Sesekali pendaki harus menyusup melalui semak-semak tinggi.

30 . Dari perkemahan Bobojong memasuki Taman Nasional lewat Gunung Putri. 3. KEBUTUHAN MINIMAL Bagi para pendaki kebutuhan utama yang harus dipenuhi adalah: 1. 2. Bawalah bekal makanan dan minuman yang cukup (non-alkohol). 9. Semua pengunjung wajib membayar tiket masuk taman dan asuransi. 6. Jalur ini sudah ditutup. Dilarang membawa perlengkapan radio dan bunyi-bunyian ke dalam taman. Bagi para pendaki gunung harus minta ijin ke kantor pusat taman di Cibodas.11. Berjarak kira-kira 100 km dari Jakarta / 2. 4. Dilarang membuat api unggun yang beresiko tinggi penyebab kebakaran hutan. Termasuk mencorat-coret batu atau pohon. jas hujan atau pakaian tahan air.Kamis jam 07. Jumlah pendaki dibatasi hanya 600 orang per malam. Perlengkapan minimal pendakian: pakaian hangat.30 & Jumat jam 07. Dilarang memetik bunga atau mencabut tanaman. Pintu Situgunung (Sukabumi) berjarak 15 km dari Selabintana ke arah Bogor. Jangan tinggalkan sampah.5 jam naik mobil. Dilarang membawa minumam beralkohol ke dalam taman. atau merusak barang-barang milik taman. Penjaga akan memeriksa barang-barang bawaan dan perijinan. ijin khusus diperlukan bagi pengguna "walkie-talkie". Mendakilah mengikuti jalur utama. Jangan mecemari atau mengotori sungai.5 jam dengan mobil. Pintu Selabintana (Sukabumi) berjarak 60 km dari Bogor / 1. Dilarang membawa binatang ke dalam taman. Jalur menuju puncak Gunung Gede dan Pangrango memiliki jalur yang sangat jelas.Pintu Cibodas (Cianjur) merupakan pintu masuk utama dan kantor pusat taman. Dilarang membawa senjata tajam termasuk pisau dan peralatan berburu. 3-30 hari sebelum pendakian harus booking dahulu. 8. 89 km dari Bandung / 2 jam naik mobil. Melapor kembali ke penjaga taman ketika meninggalkan taman dan menyerahkan surat ijin masuk.14. 5. Para wisatawan dapat membelinya di ke empat pintu masuk. Wisatawan yang menuju Air terjun Cibeureum lewat Selabintana. PERATURAN PENDAKIAN 1. 13. Ijin khusus diperlukan bagi pendaki gunung atau wisatawan yang dari Cibodas menuju Air terjun Cibeureum melanjutkan ke Air Panas. Memotong jalur dapat merusak taman dan juga sangat berbahaya. . 2. karena ada beberapa tempat yang terkena longsor sehingga kita harus merangkak melalui pinggiran jurang dengan tali.30 . sleeping bag bila ingin menginap di gunung. Pintu Gunung Putri (Cianjur) dekat dengan Cibodas dan dapat dijangkau lewat Cipanas atau Pacet. dan 90 km dari Bandung / 2 jam naik mobil. kecuali pintu masuk Situgunung. Dilarang mengganggu.00 Pendaki harus menyerahkan photo copy KTP atau Surat ijin Orang Tua bagi yang belum memiliki KTP. pada saat mandi jangan gunakan sabun atau bahan pencemar lainnya. 10. 14. sangat sulit dan lama untuk membersihkan sampah dan botolbotol di gunung. perlengkapan obat-obatan. 11. Jam buka kantor pengurusan ijin: Senin . Untuk itu diperlukan ijin khusus dan harus dengan pengawalan ranger. 7. 12. Bawa kembali semua sampah ke luar taman. memindahkan.

PINTU CIBODAS & GUNUNG PUTRI Jalur terbaik adalah melalui Cibodas. Kita bisa memandang ke bawah menyaksikan air terjun tersebut. kita akan mendengar suara deru air terjun yang cukup menarik dibawah jalur pendakian. Celana panjang mungkin perlu digulung. Dilarang mendaki sendirian. untuk menuju puncak Gn. panasnya air sangat terasa bila kita hanya menggunakan sandal. Mandi di sungai di Pos Kandang Batu ini yang berair hangat sangat menyegarkan badan. sedikitnya harus tiga orang dalam suatu kelompok dan sebisa mungkin dibimbing oleh orang yang sudah hafal betul dengan jalurnya. menghilangkan capek dan kantuk. terdapat beberapa pos peristirahatan yang berupa bangunan beratap yang sangat bermanfaat untuk berteduh dan menghangatkan badan. pengunjung diwajibkan meninggalkan photocopy Tanda Pengenal dan menunjukkan Tanda pengenal asli. Bagi pendaki sebaiknya mengisi persediaan airnya di pos Kandang Badak. odol. Persiapan fisik. shampoo. Disini terdapat persimpangan jalan. Turun di Cipanas atau pertigaan Cibodas. Melalui Cibodas puncak Gunung Gede dapat ditempuh selama 5 jam dan puncak Gunung Pangrango dapat ditempuh selama 7 jam. Membantu melancarkan aliran darah yang beku kedinginan. peralatan dan perbekalan harus diperhitungkan.3. atau Cipanas . Sebelum pos Kandang Batu kita akan melewati suatu lereng curam yang sangat berbahaya. Mendekati Kandang Badak.Gunung Putri. namun bila air sungai sedang tenang (tidak ada hujan di puncak) kita bisa melompat di atas batu-batu. Terutama sekali kita dapat menemukan aliran air sepanjang jalan hingga pos Kandang Badak suatu pos persimpangan jalan antara Gunung Gede dan Pangrango. karena perjalanan berikutnya akan susah memperoleh air. Selain dikenakan tiket masuk Taman dan Asuransi.Pangrango ambil arah kanan. karena banyak pendaki mengambil air minum di sungai ini. selain itu sebaiknya menggunakan sepatu.Gede ambil arah ke kiri. Membuka tenda di Pos ini sangat mengganggu perjalanan pendaki lainnya. air terjun Ciberem dan Air Panas. sebaiknya beristirahat di pos ini dan memperhitungkan baik buruknya cuaca. . Meninggalkan Pos Kandang Batu kita akan melewati sungai yang kadang airnya deras sehingga hati-hati dengan sendal yang dipakai. pendaki perlu ekstra hati-hati karena sempit dan licin namun banyak pendaki berhenti untuk menghangatkan badan. Setelah kandang Badak perjalanan menuju puncak sangat menanjak dan melelahkan disamping itu udara sangat dingin sekali. atau turun ke bawah untuk mandi bila air tidak terlalu dingin. dan untuk menuju puncak Gn. disambung dengan mobil angkutan kecil jurusan Cipanas . karena kita dapat menikmati keindahan satwa dan beberapa tempat menarik seperti Telaga Biru.Cibodas. Dari jalur Cibodas. Sedangkan melalui Gunung Putri puncak Gunung Gede dapat ditempuh selama 9 jam. yang dialiri air panas. Sebaiknya tidak mendirikan tenda di dalam pos karena mengganggu para pendaki lainnya yang ingin berteduh. Cibodas atau Gunung Putri dapat ditempuh menggunakan kendaraan umum jurusan Jakarta Bandung. Jangan gunakan sabun. Sebaiknya tidak berhenti di sini sangat menggangu pendaki lainnya.

Dari Jalur ini pendaki juga dapat menuju ke puncak gunung Salak I. Untuk menuju ke Kawah Ratu diperlukan waktu sekitar 3-5 jam perjalanan.019 Mdpl ) 3 jam 8 Puncak Gede .Danau Biru 30 mnt 4 Danau Biru . Dari Jakarta kita dapat menggunakan bus jurusan Sukabumi atau kereta api dari Bogor jurusan Sukabumi turun di Cicurug. naik dan turun. Di sekitar pintu masuk Wana Wisata ini terdapat tempat-tempat yang nyaman untuk berkemah.958 Mdpl ) 1 jam 7 Kandang Badak . sedangkan untuk menuju ke puncak Gunung Salak I diperlukan waktu sekitar 8 jam. dengan latar belakang gunung Gumuruh. kita dapat berdiri dilereng yang sangat curam. . Selanjutnya dari Cicurug disambung dengan mobil angkot jurusan Cidahu. Terdapat mata air yang jernih dan tempat yang sangat luas untuk mendirikan kemah. hal ini dilarang dan sangat berbahaya.Kandang Batu ( Air Panas ) 2 jam 5 Kandang Batu . juga banyak terdapat warung-warung makanan.Taman Cibodas ( Pintu Masuk ) 30 mnt 3 Cibodas . dan untuk melewati jalur Selabintana kita berbelok ke kanan (barat).Puncak Gede ( 2.Di atas puncak gunung Gede dengan latar belakang gunung Pangrango. sekitar 1/2 jam kemudian kita akan menempuh jalur yang berfariasi.Alun Alun Suryakencana 30 mnt 27 August 2009 at 03:41 · Report • Dudi King JALUR PENDAKIAN GUNUNG SALAK JALUR CANGKUANG CIDAHU Wana Wisata Cangkuang Cidahu ini selain menjadi tempat perkemahan dengan pemandangan air terjun yang indah. memandang ke kawah Gede yang mempesona.Kandang Badak 1. Dibawah lereng-lereng puncak ditumbuhi bunga-bunga edelweis yang mengundang minat untuk memetiknya.5 jam 6 Kandang Badak . Pada bulan Februari hingga Oktober 1988. Kita mulai memasuki kawasan hutan tropis yang lebat dengan pohon-pohon yang besar. MENUJU GEDE . Untuk menuju ke air terjun kita harus turun ke bawah dari MCK di dekat pintu masuk pendaftaran. Dari sini kita belok ke kiri (timur) bila ingin melewati jalur Gunung Putri.PANGRANGO 1 Menuju Cipanas 2 Cipanas . Dari puncak Gede kita bisa kebawah menuju alun-alun SuryaKencana. Puncak Gede sangat indah namun perlu hati-hati. terdapat 636 batang yang tercatat telah diambil dari Gunung Gede-Pangrango.Puncak Pangrango ( 3. sering digunakan para pengunjung untuk menuju ke Kawah Ratu. Dari Bumi perkemahan menuju Shelter I Jalur awal curam berupa batu-batuan yang ditata rapi. datar.

Dilarang mendirikan tenda di Kawah Ratu dan tidak minum air Kawah Ratu yang sudah bercampur dengan air belerang. Kawah Ratu termasuk kawah aktif dan secara berkala mengeluarkan gas berbau belerang. Jalur akan semakin parah pada saat musim hujan dan banyak sekali pacet. Kawah ratu berupa sungai dengan batu-batuan belerang yang menghasilkan panas. Kawah Hurip (kawah hidup). untuk menuju ke Kawah Ratu ambil jalan ke kiri. perhatikan jalan yang dilalui. Di shelter IV yang cukup luas ini pendaki juga dapat mendirikan tenda. Kawah Ratu (paling besar). Di beberapa tempat kita akan melewati tempat-tempat becek yang kadang kedalamannya mencapai dengkul kaki. Kawah ini terdiri 3 kawah. namun kita masih agak tertolong adanya akar-akar pohon. Dianjurkan agar berhati -hati setibanya di kawasan Kawah Ratu. Di dekat Shelter II ini terdapat sungai yang kering pada saat musim kemarau. Kawah Paeh (kawah mati). Banyak wisatawan baik tua maupun anakanak datang ketempat ini untuk mandi dan melumuri badan dengan belerang yang berkasiat menghilangkan penyakit kulit maupun memutihkan badan. Bila hari menjelang sore kita akan menyaksikan monyet-monyet bergelantungan di sarang mereka disekitar jalur ini. Di sisi kiri dan kanan jalur ini banyak ditumbuhi pohon . dengan pemandangan hutan tropis yang masih lebat. Di beberapa tempat jalur berupa tanah licin yang curam. namun bila musim kemarau sungai ini akan kering. Di Shelter II ini terdapat tempat yang cukup luas untuk mendirikan tenda. Untuk menuju ke puncak kita berjalan ke kiri mengikuti pagar kawat berduri. berlumpur dan banyak pacet terutama di musim hujan. namun jangan berharap menemukan buah pisang yang matang karena daerah ini banyak di huni monyet. Menuju Shelter III kita akan melewati jalan-jalan yang becek. MENUJU PUNCAK GUNUNG SALAK Dari Shelter IV kita berbelok ke kanan setelah melewati sungai kecil kita akan bertemu dengan jalur lama di sebuah tempat yang agak luas. Shelter III tempatnya luas dan terdapat sungai yang jernih. sebaiknya kita mengambil air bersih disini karena disini lah sumber air bersih terakhir terutama di musim kemarau. MENUJU KAWAH RATU Dari Shelter IV masih diperlukan waktu sekitar 1 jam untuk menuju Kawah Ratu. Kita akan menyusuri jalur yang banyak ditumbuhi pohon-pohon pisang. Di sebelah kanan shelter IV terdapat sungai kecil yang kering dimusim kemarau. Beberapa sungai kecil akan kita lewati. Untuk menuju Shelter IV jalur semakin curam terutama di musim hujan licin sekali karena berupa tanah merah. Shelter IV berupa persimpangan jalan. Sebaiknya kita tidak berlamalama di Kawah Ratu terutama di musim penghujan. air yang mengalir terasa hangat ada juga yang sangat panas. Jalur agak landai menyusuri punggung gunung yang becek dan di selimuti hutan lebat. sedangkan untuk menuju ke puncak Gunung Salak ambil jalur ke kanan. di tempat ini pendaki dapat mendirikan tenda.Menuju Shelter II jalur mulai lembab dan basah. Kita akan melewati dua buah sungai yang jernih airnya. Di kiri-kanan tampak letupan -letupan kecil kawah aktif yang bersuhu sangat panas. dimusim penghujan banyak terdapat pacet.

1 jam kemudian kita akan sampai di Shelter 3 jalur lama. Jalur berfariasi sedikit turunan kemudian sedikit landai. Puncak gunung Salak I masih banyak ditumbuhi pohon-pohon besar. Air hujan dari pondok ini ditampung dalam sebuah bak penampungan. Terdapat beberapa makam kuno salah satunya makam Embah Gunung Salak. Setelah 1 jam melintasi rawa-rawa Jalur semakin curam melintasi akar-akar pohon dan bebatuan menyusuri sisi tebing yang sangat berbahaya. kemungkinan hujan tidak turun. Di musim penghujan jalur ini sangat becek seperti rawa-rawa dan banyak pacet/lintah. Sekitar 1 jam menuju Shelter 5 jalur sedikit menurun kemudian kembali menanjak tajam. lalu kita mulai mendaki punggung yang curam kembali. . Dari tempat ini kita dapat melihat Kawah Ratu dengan sangat jelas. Jalur kadang sedikit menurun. kedua tangan kita harus mencari pegangan batu. terutama di musim penghujan. Bau belerang yang berasal dari Kawah Ratu kadang tercium ketika angin bertiup ke arah puncak gunung. Di sekitar daerah ini kadangkala kita akan mencium bau belerang yang berasal dari Kawah. Untuk mendaki gunung Salak sebaiknya dilakukan pada pertengahan musim kemarau. angin tidak terlalu kencang. Di musim penghujan jalur tertutup tanaman harus membawa golok untuk membuka jalur terutama alang-alang dan daun pandan yang berduri tajam. Angin kencang sering bertiup. jalur sudah tidak terlalu curam lagi. agak landai. Shelter IV ada sedikit ruang untuk mendirikan 1 buah tenda kecil dengan sisi kanan berupa jurang. sehingga semua barang bawaan harus diikat atau dimasukkan kedalam tas. yang tertutup tanah lunak sehingga kaki bisa kejeblos. Menuju Shelter 7 jalur semakin curam dan berbahaya kita perlu waktu sekitar 1 jam untuk mendaki punggung gunung yang semakin menanjak. Kemudian kita akan memanjat tebing batu curam. Di Shelter 5 pendaki dapat mendirikan tenda. Terdapat juga sebuah pondok untuk beristirahat bagi para pejiarah.pandan yang daunnya berduri tajam menghalangi jalan. jalur begitu sempit sehingga tidak ada tempat untuk beristirahat. Dari Shelter 7 kita hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menuju puncak gunung Salak I. Dari Shelter 3 menuju Shelter 4 kita membutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan melintasi akar-akar pohon. tempat ini sangat luas dapat digunakan untuk mendirikan beberapa tenda. Berhubung jalur ini jarang dilalui dan seringkali hilang tertutup pohon dan rumput sebaiknya membawa golok untuk membuka jalur. Bila angin bertiup kencang maka pohon-pohon akan bergoyang dan tanah yang kita injak pun akan bergoyang. Menuju Shelter 6 memerlukan waktu sekitar 1 Jam Jalur semakin curam dan berbahaya. tidak ada pacet / lintah. Jalur kebanyakan melintasi akar-akar pohon sehingga bila angin bertipu kencang kita pun akan bergoyang-goyang sehingga menggetarkan jantung. tempat ini agak luas sehingga bisa digunakan untuk mendirikan beberapa tenda. masih melintasi akar-akar pohon dan batu-batuan berselimut tanah gembur. sehingga kita perlu agak hati-hati. biasanya jalur tidak terlalu becek. Jalur ini sangat sempit dengan sisi kiri kanan berupa jurang yang curam dan dalam. menyusuri punggung gunung di antara akar-akar pohon-pohon. sehingga dapat digunakan oleh para pendaki dan para pejiarah. kemudian kembali menanjak tajam.

Dari kompleks pasareyan Eyang Santri kita berjalan melalui rumah-rumah penduduk. juga banyaknya jalur yang memerlukan bantuan kedua tangan kita untuk berpegangan sehingga sulit memegang lampu senter. dengan berjalan kaki beberapa meter kita akan melihat gapura pintu masuk Pasareyan Eyang Santri.8 jam perjalanan. banyak ditumbuhi pohon-pohon besar dan . Pak Irwan sangat baik banyak membantu para pendaki yang kesasar turun melalui jalur ini setelah mendaki Gunung Salak. Jalur ini tepatnya berada di Wana Wisata Curug Pilung. Para pendaki yang berkemah di sekitar tempat ini harus berhati-hati. ada sungai 5 Shelter 4 ( Jalur Baru ) tempat berkemah. JALUR CANGKUANG CIDAHU 1 Wanawisata Cangkuang Cidahu 2 Shelter 1 ( Jalur Baru ) 3 Shelter 2 ( Jalur Baru ) 4 Shelter 3 ( Jalur Baru ) tempat berkemah.Lakukan pendakian pada siang hari karena pendakian di malam hari sangat berbahaya berhubung banyaknya jalur-jalur yang sempit menyusuri jurang. karena sering diganggu oleh babi hutan. 7. Desa Giri Jaya. pendaki harus mengambil air bersih disini karena selebihnya hingga mencapai puncak tidak terdapat mata air. Kita akan melewati kompleks makam yang penuh suasana magis. Dari Pertapaan Eyang Santri jalur masih agak landai melewati pohon-pohon damar yang masih pendek. ada sungai kecil 6 Kiri Ke Kawah Ratu / Kanan Ke Puncak Gunung Salak I 7 Shelter III ( Jalur Lama ) 8 Shelter IV ( Jalur Lama ) 9 Shelter V ( Jalur Lama ) 10 Shelter VI ( Jalur Lama ) 11 Shelter VII ( Jalur Lama ) 12 Puncak Gunung Salak I JALUR GIRI JAYA ( CURUG PILUNG ) Untuk menuju puncak Gunung Salak pendaki dapat melalui Jalur Giri Jaya dengan waktu tempuh sekitar 5 . Untuk menuju desa Giri Jaya dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan Ojek dari Cicurug dengan ongkos sekitar Rp. Kecamatan Cidahu. kemudian akan sampai di kebun-kebun penduduk. Bila cuaca bagus kita dapat menyaksikan puncak Gunung Gede dan Pangrango dengan sangat jelas. air terjun Curug pilung di atasnya lebar seperti danau. baru airnya tumpah membentuk air terjun. Setelah berjalan sekitar 15 menit kita akan sampai disebuah tempat yang sering digunakan Eyang Santri untuk bertapa. Tidak ada kendaraan umum yang menuju Giri Jaya sehingga tempat ini tidak begitu dikenal.500. Di pertapaan ini terdapat MCK. di siang hari sangat panas namun pemandangan sangat indah.. Kabupaten Sukabumi. Terdapat Air terjun yang sangat indah di bawah pertapaan Eyang Santri. Sesampainya kita di pintu masuk Wana Wisata Curug Pilung.Atau pendaki dapat berjalan kaki dengan waktu tempuh sekitar 3 jam perjalanan. Lereng-lereng Gunung Salak sangat indah sekali. Biasanya para pendaki menginap di Pondok Pak Irwan. Makam keramat ini seringkali dikunjungi oleh para pejiarah dari luar Sukabumi. Jalan setapak di kompleks Pasareyan Eyang Santri sangat bersih dan rapi.

Sekitar 1 jam perjalanan jalur masih agak landai melewati jalan air yang sempit dan licin. Kita mulai memasuki kawasan hutan tropis. Salak 1 JALUR GIRI JAYA ( CISAAT . Di sebelah kiri jalur terdapat sungai kecil yang sangat jernih. di musim penghujan jalur ini sangat licin sekali dan banyak terdapat pacet. di sinilah pendaki harus mempersiapkan air untuk perjalanan karena di sepanjang perjalanan tidak terdapat mata air. terdapat makam kuno yang lain. 1 Cicurug (Jakarta -Sukabumi) 2 Wana Wisata Curug Pilung. yang hanya ada di pagi hari. Kabupaten Sukabumi. Sekitar 3 hingga 4 jam perjalanan kita akan sampai di sebuah makam Pangeran Santri. Dapat juga di tempuh dengan menggunakan kendaraan ojeg yang ongkosnya berkisar Rp.. Di sisi jalur juga sering kita jumpai pohon pandan dengan daun yang berduri tajam menghalangi jalur. Tidak jauh dari makam Embah Gunung Salak.bila ingin berjalan kaki dapat memakan waktu sekitar 3.H. Pendakian di mulai dari gapura pintu masuk. menyusuri jalan berbatu. Kecamatan Cidahu 3 Pertapaan Eyang Santri 4 Perkebunan Damar 5 Hutan 6 Makam Pangeran Santri 7 Shelter VII 8 Puncak Gn. Dari Shelter VII jalur sudah mulai agak landai melewati akar-akar pohon.10. Di belakang pondok terdapat bak penampungan air yang berasal dari pipa saluran air.000. Dari makam Pangeran Santri ini jalur semakin curam melewati akar-akar pohon dan tanah. persawahan. Sekitar 1/2 jam kemudian kita akan sampai di puncak Gunung Salak I. Di kiri kanan terdapat perkebunan. Hasan Bin Raden K. Kecamatan Cidahu. Bahyudin Braja Kusumah.lebat. tepatnya di shelter VII. Desa Giri Jaya. sekitar 2 jam perjalanan kita akan sampai di pertemuan jalur yang berasal dari Cangkuang. kemudian disambung dengan menggunakan mobil angkot ke Desa Giri Jaya. Jalur mulai menanjak curam melewati tanah yang lunak sehingga sangat licin.5 jam. Di sekitar makam keramat ini terdapat mushola dan sebuah pondok. Di puncak gunung Salak I ini terdapat makam Embah Gunung Salak yang nama aslinya Raden K. Dari kejauhan nampak pondok Irwan yang jauh . Dengan menyusuri punggungan bukit yang ditumbuhi semak-semak diselingi pohon jenis paku-pakuan kita bisa memandang lereng punggung gunung salak lainnya yang menjadi jalur Girijaya melalui Wana Wisata Curug Pilung. Di beberapa tempat banyak ditumbuhi pohon pisang dan pandan.CICURUG ) Untuk menuju ke desa Girijaya dari Jakarta naik bus (kereta) jurusan Sukabumi turun di Cicurug.H. Pendaki tidak akan menemukan tempat yang cukup luas dan kering untuk mendirikan tenda. Moh. dan pemukiman penduduk. Di depan mata kita nampak puncak gunung Salak dengan sangat anggunnya. yakni makam Raden Tubagus Yusup Maulana Bin Seh Sarip Hidayatullah.

mandi. Untuk menuju ke Pasir Reungit dari stasiun Bogor naik mobil angkot jurusan Bebulak. Jalur pendakian seringkali tertutup oleh daun-daun yang berguguran. Dibelakangnya tampak pula punggungan bukit yang membentuk jalur Cangkuang. Di sekitar kompleks Makam Keramat ini terdapat bangunan pondok untuk para pejiarah. Tampak juga bangunan tembok berwarna putih yang kokon menjadi tempat bertapa Eyang Santri. Dari Shelter VII jalur sudah mulai agak landai melewati akar-akar pohon. dengan menempuh waktu sekitar 2 jam perjalanan kita akan sampai di pertemuan jalur yang berasal dari Cangkuang. Salak. Tidak jauh dari makam Embah Gunung Salak. sehingga tanah apalagi bekas tapak kaki kadangkala tidak terlihat.dari pemukiman penduduk ditengah-tengah perkebunan damar. terdapat juga sebuah WC sederhana. Dari makam Pangeran Santri ini jalur semakin curam melewati akar-akar pohon dan tanah. Moh. Hasan Bin Raden K. Salak 5 Kebun dan Persawahan 6 Hutan 7 Makam Pangeran Santri 8 Shelter VII 9 Puncak Gunung Salak 1 PASIR RENGIT Jalur pendakian dari Pasir Rengit. Di sekitar desa Pasir Reungit terdapat Bumi Perkemahan dan tiga air terjun yakni. Kecamatan Cidahu 4 Gapura pintu masuk Gn. Javana Spa nampak dari kejauhan berada ditengah-tengah rerimbunan kehijauan hutan tropis di lereng Gn. Di puncak gunung Salak I ini terdapat makam Embah Gunung Salak yang nama aslinya Raden K. yakni makam Raden Tubagus Yusup Maulana Bin Seh Sarip Hidayatullah. terdapat makam kuno yang lain. Setelah berjalan sekitar 2 jam kita mulai memasuki kawasan yang ditumbuhi pohon-pohon besar. Beberapa pohon telah ditebangi sehingga apabila pohon-pohon besar di punggungan gunung ini habis dikawatirkan jalur pendakian ini akan menjadi terbuka dan panas. juga terdapat Mushola dan bak penampungan air untuk keperluan sembahyang. Cibatok ini untuk menuju ke Kawah Ratu medannya menanjak dan berbatu dengan air terjun Pasir Reungit di awal pendakian. masak. curug Cigamea dua. Pada musim hujan beberapa bagian medannya berubah menjadi saluran air alami.H. Sekitar 3 jam perjalanan kita akan sampai di makam Kanjeng Pangeran Santri. Selanjutnya kita melintasi kawasan hutan jalur agak sempit dan licin terutana di musim hujan. curug Cigamea satu. Di rute ini bisa di jumpai dua kawah berukuran kecil. Bahyudin Braja Kusumah. begitu juga untuk turun gunung sebaiknya dilakukan di siang hari. yakni kawah Monyet dan kawah Anjing.H. . 1 Cicurug (Jakarta -Sukabumi) 2 Cisaat 3 Desa Giri Jaya. tepatnya di shelter VII. Sekitar 1/2 jam kemudian kita akan sampai di puncak Gunung Salak I. Untuk itu sebaiknya melakukan pendakian di siang hari. dan curug Seribu. yang dapat disinggahi sebelum ke Kawah Ratu.

TONGAS .Gunung Bromo 6 km 30 mnt 1.Cemoro Lawang 2.Gunung Bromo 14 km 30 mnt 6 Wonokitri .Gunung Penanjakan 14 km 30 mnt PASURUAN .Kemudian dari terminal Bebulak disambung dengan mobil jurusan Leuwiliang.GUNUNG BROMO Rute Jarak kendaraan jalan 1 Probolinggo .PURWODADI .Sukapura 8 km 20 mnt 4 Sukapura .Tongas 30 km 20 mnt 2 Tongas .Jemplang 17 km 90 mnt 3 jam 4 Jemplang .Wonokitri 3 km 10 mnt 5 Wonokitri .Nongkojajar 14 km 30 mnt 3 Nongkojajar .Gunung Pananjakan 14 km 30 mnt PROBOLINGGO .Senduro 25 km 1 jam .GUNUNG BROMO Rute Jarak Kendaraan jalan 1 Pasuruan .Purwodadi 32 km 30 mnt 2 Purwodadi .5 km 15 mnt 6 Cemoro Lawang . Dari Cibatok disambung lagi dengan mobil angkutan pedesaan ke Gunung Picung atau Bumi Perkemahan Gunung Bunder yang berakhir di Pasir Reungit.Tumpang 18 km 30 mnt 2 Tumpang .5 jam PASURUAN .WARUNG DOWO .ngadisari 15 km 20 mnt 5 Ngadisari .Tosari 36 km 50 mnt 3 Tosari .Wonkitri 3 km 10 mnt 4 Wonokitri .Gunung Bromo 14 km 30 mnt 5 Wonokitri .Lumbang 8 km 20 mnt 3 Lumbang . turun di simpang Cibatok. 27 August 2009 at 03:43 · Report • Dudi King JALUR PENDAKIAN GUNUNG BROMO MALANG KE GUNUNG BROMO Rute Jarak kendaraan jalan 1 Malang .Tosari 20 km 45 mnt 4 Tosari .Gunung Bromo 2 km 10 mnt 30 mnt LUMAJANG KE GUNUNG BROMO Rute Jarak Kendaraan Jalan 1 Lumajang .GUNUNG BROMO Rute jarak kendaraan jalan 1 Pasuruan .gubugklakah 12 km 45 mnt 3 Gubugklakah .Warung Dowo 4 km 15 mnt 2 Warung Dowo .

Kemudian turun di Patrol. Dari terminal bus Guntur Garut dilanjutkan dengan menumpang angkot (sejenis KWK) nomer 06 dengan trayek Garut . Katakan saja pada supirnya Patrol yang dituju adalah yang akan menuju ke perkebunan teh Dayeuhmanggung. Tapi pada saat ini jalur yang lebih sering dipakai adalah jalur dari Cilawu. tanjakan terjal dan tidak ditemukannya sumber air dari mulai start pendakian hingga puncak.Jemplang 8 km 1 jam 3 jam 5 Jemplang . Perkebunan Nusantara VII Desa Dayeuhmanggung. Di jalur trek nya sendiri tidak ditemukan shelter akan tetapi ada beberapa tempat yang bisa dijadikan sebagai camp area highcamp memilih ada tiga tempat yang cukup besar.500.. Jika memilih untuk berjalan kaki maka perlu minta ijin saat melewati perkebunan di Pos satpam yang berada di pintu masuk wilayah perkebunan. mobil ini menunggu penumpangnya dibelakang terminal didekat pasar.per orang kemudian perjalanan dilanjutkan dari Patrol menuju titik awal pendakian di pemancar relay TV dengan menumpang ojek motor.2 Senduro .Cilawu. perlu diperhatikan disepanjang jalur angkot ini ada dua tempat bernama Patrol. Rute Pendakian Jalur akses umum yang biasanya dipakai adalah dari Desa Dayeuhmanggung kecamatan Cilawu Garut. Gunung yang medan pendakiannya mirip dengan saudara tertingginya Ceremai ini yaitu.Gunung Bromo 8 km 40 mnt 1.000. dengan waktu tempuh kurang lebih 40 menit bisa juga ditempuh dengan jalan kaki akan memakan waktu 2-3 jam.5 jam 27 August 2009 at 03:43 · Report • Dudi King JALUR PENDAKIAN GUNUNG CIKURAY Gunung Cikurai berada di wilayah kabupaten Garut Jawa barat dengan ketinggian 2813m dpl. karena jalur dari Cikajang sudah tidak begitu jelas dan sering menyesatkan. sewa angkot Rp. Patrol . Puncak gunung ini bisa dicapai dari dua titik yaitu Cikajang dan Cilawu. baru setelah mendekati daerah stasiun relay TV kembali ditemukan jalan beraspal. Stasiun Relay TV .15. Kondisi jalan saat lepas dari perkebunan tidak beraspal.. Biasanya pendaki akan mengisi perbekalan airnya dengan memintanya di stasiun relay ini.Burno 14 km 50 mnt 3 Burno . Pendakian dimulai dari stasiun relay TV di kecamatan Cilawu. Turun dari angkot. gunung yang kelihatan jelas berdiri menjulang dari terminal bus Guntur Garut ini merupakan juga gunung ke empat tertinggi di Jawa barat.Stasiun Relay TV Patrol terletak diantara Garut dan Cilawu tepatnya pada 07° 18' 43" LS dan 107° 55' 58" BT.per orang.Ranu Pani 29 km 3 jam 4 Ranu Pani . 2. Posisi geografisnya terletak pada 07° 19' 25" LS dan 107° 51' 40" BT. Tarifnya Rp. terdapat pangkalan ojek dan diseberang jalan terdapat jalan beraspal menanjak menuju Pt.

TPI dan TVRI. Camp 3Camp area 03 . Daerah ini juga sering dijadikan daerah transit bermalam bagi pendaki.Camp area 02 Camp area satu ini berada di ketinggian 2037m dpl. 01 November 2009 at 22:37 · Report . dari puncak kita bisa melihat jelas kota Garut dan juga disebelah timur tampak berdiri Gunung Satria. Kebayakan pendaki mendirikan tenda diluar areal stasiun.Camp Area 01 Awal dari jalur pendakian berupa jalan setapak membelah kebun teh. diarea ini bisa memuat dua tenda. Diarah lain tampak juga gunung Papandadayan dan pegunungan lainnya yang terhapar menyajikan pemandangan yang indah sekali. Jalur yang benar menapaki punggungan hingga terus masuk kedalam hutan. Camp area 02 .Di daerah ini terdapat stasiun relay RCTI. Tempat ini berada pada ketinggian 1460m dpl dan pada posisi 07° 18' 279" LS dan 107° 52' 92" BT. Dipuncaknya sendiri terdapat areal yang cukup luas untuk mendirikan tenda. Jalan setapaknya jelas dan memang ada beberapa jalan bercabang akan tetapi masih bisa dibedakan dengan jalan setapak utama. Jika memutuskan untuk berjalan kaki dari Patrol. setelah melewatinya kita akan samapai pada bukit ilalang disini ada jalan bercabang ke kiri ke ladang petani yang juga terhubung dengan jalur lama yang tidak dipakai lagi. Air bersih dapat diminta pada petugas stasiun relay. bisa buat mendirikan 4-5 tenda. Agar jika terjadi sesuatu. Tempat ini berketinggian 2539m dpl. selain perkebunan teh Dayeuhmanggung. Camp area ini bisa menampung tiga tenda. dan berada pada posisi 07° 19' 15" LS dan 107° 52' 46" .Puncak Camp area 03 ini cukup luas dan terbuka. keadaaan hutannya dan pemandangan dari puncaknya. Sama seperti halnya camp area yang lain disini juga tidak ditemukan sumber air. SCTV. dan berada pada posisi 07° 19' 32" LS dan 107° 51' 98" BT. Jalur Awal . Camp area 01 . saat itu saja harus minta ijin Satpam perkebunan dan bisa juga sekalian memberitahukan rencana pendakian. Dari area ini jalan setapak terus menanjak curam dan hutannya pun semakin rapat. Dari sini ingga camp area 03. tapi jarang petugas yang mengijinkan pendaki untuk menginap di stasiun. maka saat melintasi wilayah perkerbunan teh. Tidak terdapat air sama sekali sepanjang rute ini. ada informasi jelas tentang keberadaan anda di Cikurai. Pada area ini juga tidak terdapat sumber air. Seperti halnya jalur sebelumnya pada jalur ini pun tidak dijumpai adanya sumber air. Jalur awal pendakian sendiri berada di sebelah kiri kita jika menghadap kearah stasiun. Perijinan Gunung Cikurai tidak memerlukan ijin untuk mendakianya. Tempat Menarik Wilayah gunung Cikurai ini tidak begitu banyak tempat menarik yang bisa kita jumpai. Dari pintu hutan jalan terus menanjak. Jalr pendakian sama seperti sebelumnya yaitu curam dan sesekali melipir punggunan. pada posisi 07° 19' 15" LS dan 107° 52' 46" BT dan dengan ketinggian 2271m dpl. jalan setapak tidak selalu menanjak tajam bahkan ada yang datar melipiri pungungan. hutannya semakin keatas semakin rapat. Puncak 2813m dpl Puncak Cikurai terdapat sebuah menara dan sebuah shelter permanen tanpa pintu. serta juga perkebunan teh Dayeuhmanggung.Camp area 03 Camp area ini terletak pada sisi kiri jalan setapak saat mendaki.

Pasar Dieng. Harga Dalem diyakini sebagai tempat pamoksan Prabu Bhrawijaya Pamungkas. baik bersifat perbuatan maupun perkataan. Gunung Lawu juga mempunyai kawah yang namanya sangat terkenal yakni Kawah Condrodimuko. Argo Dumilah. dari sini kita naik colt jurusan Tawangmangu turun di Cemoro Sewu atau Cemoro Kandang. Lumbung Selayur. Untuk mencapai daerah ini. Batu Tugu "Punden Berundak". Telaga Kuning dan masih banyak lagi.• Dudi King JALUR PENDAKIAN GUNUNG LAWU Gunung Lawu (3. kuning dan putih. lalu naik colt jurusan Sarangan berhenti . Kedua daerah gerbang pendakian tersebut merupakan daerah berbentuk saddle antara daerah tujuan wisata Sarangan yang terkenal dengan danaunya dan Tawangmangu dengan air terjunnya. salah satu dari Pandawa Lima. yang dipercaya masyarakat sekitar sebagai tempat menggodok tokoh pewayangan yaitu Raden Gatutkaca. kemudian naik colt menuju Sarangan (1. Gunung ini juga ditumbuhi bunga Edelweis berwarna merah muda. Sumur Jalatunda. Kedua jalur Selatan ini adalah yang paling banyak dilalui karena jalurnya mudah dan pemandangannya sangat indah. Bila pantangan itu dilanggar di pelaku diyakini bakal bernasib naas. Argo Dalem.878 meter dari permukaan air laut. *Setiap orang yang hendak pergi ke puncaknya harus memahami berbagai larangan tidak tertulis untuk tidak melakukan sesuatu. Dalam legenda Gunung Lawu dipercayai sebagai tempat bertapanya Raden Brawijaya atau dikenal dengan Sunan Lawu setelah mengundurkan diri dari kerajaan Majapahit. Desa Cemoro Sewu maupun dukuh Cemoro kandang yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer merupakan gerbang pendakian ke puncak Lawu atau lebih dikenal dengan nama Argo Dumilah. pertapa dan berbagai tujuan lainnya. kita naik bus menuju Tawangmangu (1.dpl). Di gunung ini juga banyak tempat-tempat keramat antara lain Sendang Drajat. Tempat-tempat lain yang diyakini misterius oleh penduduk setempat yakni: Sendang Inten. Kalau dari arah Solo. kita akan menemui bahwa mereka yang mendaki bukan saja untuk ke puncak gunung Lawu.000 m. Sendang Drajat. Bahkan pada bulan Suro (Tahun Baru menurut penanggalan Jawa). Karena letaknya yang mudah dijangkau. dan Pringgodani. banyak menyimpan sejuta misteri dan legenda. tetapi juga banyak diantaranya adalah peziarah. Sendang Panguripan. Harga Dumiling diyakini sebagai tempat pamoksan Ki Sabdopalon.dpl). letaknya berada tidak jauh dari kota dan dilintasi oleh jalan raya tertinggi di pulau Jawa yaitu sekitar 1. Gunung Lawu menyimpan misteri pada masing-masing dari tiga puncak utamanya dan menjadi tempat yang dimitoskan sebagai tempat sakral di Tanah Jawa. Gunung Lawu ini banyak dikunjungi pendaki pada Minggu dan hari-hari libur. Kawah Candradimuka. Repat Kepanasan/Cakrasurya. dan Harga Dumilah merupakan tempat yang penuh misteri yang sering dipergunakan sebagai ajang menjadi kemampuan olah batin dan meditasi.286 m. dan beliau dipercaya sebagai penguasa seluruh makhluk yang ada di Gunung Lawu. Dari arah Surabaya menuju Madiun diteruskan ke Magetan dengan bus.265 m) berdiri kokoh diperbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kurang lebih 10 menit kita akan sampai di Sendang Drajat. 2. kita dapat menginap dirumah-rumah penduduk. Penduduknya sangat rukun.5 km. . Kita akan melewati hutan pinus dan akasia di sisi kiri dan kanan sampai pada ketinggian lk 3. kita dapat berjalan terus ke Argo Dalem. Walau demikian. memungkinkan kita untuk melihat kearah puncak maupun kelembah di bawahnya. Di daerah sini biasanya juga digunakan untuk bertapa oleh orangorang yang percaya bahwa akan mendapat "ilmu". dan arah timur akan terlihat puncak Gunung Kelud. Gerbang Jawa Timur . wartel yang paling dekat adalah di daerah wisata Sarangan terletak 5 kilometer dari Cemoro Sewu atau di Tawangmangu yang juga merupakan tempat wisata. Angkutan umum/colt dari Tawangmangu ke Sarangan atau arah sebaliknya agak sulit ditemui mulai pukul 16. bila kita memandang ke arah barat. sebuah sumber air yang dianggap keramat oleh para peziarah.000 m dpl. panjangnya 6.800 m. lengkap dengan barangbarang persembahannya Puncak Gunung Lawu berupa dataran yang berbukit-bukit dan terdapat titik trianggulasi.dpl) ini adalah yang paling sering digunakan untuk pendakian. ini terbukti dengan didapatnya tropi Jawa Timur tahun 1991 dan Kalpataru untuk katagori Pengabdi Lingkungan tahun 1992 oleh Bapak Sardi Kamituwo desa Cemoro Sewu.800 m dpl) kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan merupakan gerbang pendakian dari jalur Jawa Timur adalah daerah yang sangat subur. Disini terdapat gua selebar 2 meter yang dapat kita pakai untuk bermalam.di Cemoro Kandang atau Cemoro Sewu. akan tampak puncak Gunung Merapi dan Merbabu. Butak dan Wilis. bersih sehingga menyejukkan mata yang melihatnya. kita akan menemukan pertigaan yang kekiri langsung menuju puncak Argo Dumilah ( 3.500 m dan sampai di pos IV dengan ketinggian 2.100 m. untuk menuju puncak Argo Dumilah hanya membutuhkan waktu 10 menit. Jika tidak mau menginap di Sendang Drajat. Didepan gua terdapat lubang sekitar satu meter yang kadangkala dapat ditemukan air. Dari pertigaan ini.148m dpl). Setelah pos IV ini pepohonan mulai rendah sampai kita harus menyusur punggungan.00 wib. Ada pondok utama yang biasanya menjadi tujuan peziarah yang datang. 2. Segala fasilitas umum antara lain hotel. ramah terhadap para pendatang dan sangat peduli terhadap kebersihan lingkunganya. suka gotong-royong. Daerah yang dihuni 20 keluarga dengan mata pencaharian utama adalah bertani ini tampak hijau.265 m dpl) sedang ke kanan menuju ke Argo Dalem (3. berupa jalan makadam mulai desa sampai mendekati puncak. dengan melewati punggungan bukit sekitar 30 menit. Jalur yang dimulai dari Cemoro Sewu (1. Di desa Cemoro Sewu ini kita mempersiapkan air untuk perjalanan naik dan turun. Alun-alun Argo Dalem merupakan hamparan padang terbuka bervegetasi perdu. Dalam pendakian ini kita akan melewati 4 buah pos pada ketinggian 2. jalannya berupa tanah mendatar dan di sisi kanan terdapat jurang. Dari arah puncak kita dapat menikmati pemandangan yang sangat menawan. Selain Matahari terbit. Kita juga bisa memenuhi kebutuhan logistik tambahan untuk pendakian di warung-warung yang ada di desa gerbang pendakian ini.800 m dpl dengan waktu 4 .300 m.5 jam.lewat Desa Cemoro Sewu Desa Cemoro Sewu (1.

Dari sini kita masih melewati hutan dan menyisir bukit. air juga harus dipersiapkan disini untuk perjalanan naik sampai turun lagi. Kemudian kita melewati jalan tanah dari hutan cemara dan pinus selama sekitar 30 menit akan menemui Pos II Taman Sari Atas.5 jam.Gerbang Jawa Tengah: Desa Cemoro Kandang Jalur yang dimulai dari Desa Cemoro Kandang ini.760 m dpl). waktu yang dibutuhkan sekitar 1. Kita mulai perjalanan melalui hutan akasia dan pinus dengan kondisi jalan berbatu kurang lebih 1. panjangnya sekitar 12 km. kemudian menyisir bukit. Diseberang gerbang pendakian terdapat warung-warung. karena tidak terlalu menanjak dan pemandangannya sangat indah. kita sampai pada PosI Taman Sari bawah.5 jam. juga bisa untuk menambah logistik. . disebelah kiri kita adalah jurang. setelah perjalanan selama 2. Jika tidak ingin menginap di Cokrosuryo kita bisa berjalan terus ke Argo Dalem dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Dari pos penggik ini kita menuju ke Pos IV Cokrosuryo dengan melewati hutan.5 jam kemudian kita sampai di pos III Penggik (2. juga paling sering digunakan untuk pendakian. Dalam perjalanan ke Argo Dalem kita akan menemui sebuah pos yang rusak di pertigaan yang kekanan ke Argo Dumilah dan yang lurus menuju Argo Dalem.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful