KISAH ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW

Pada suatu malam Nabi Muhammad SAW berada di Hijir Ismail dekat Ka‟bah al Musyarrofah, saat itu beliau berbaring diantara paman beliau, Sayyiduna Hamzah dan sepupu beliau, Sayyiduna Jakfar bin Abi Thalib, tiba-tiba Malaikat Jibril, Mikail dan Israfil menghampiri beliau lalu membawa beliau ke arah sumur zamzam, setibanya di sana kemudian mereka merebahkan tubuh Rasulullah untuk dibelah dada beliau oleh Jibril AS. Dalam riwayat lain disebutkan suatu malam terbuka atap rumah Beliau saw, kemudian turun Jibril AS, lalu Jibril membelah dada beliau yang mulya sampai di bawah perut beliau, lalu Jibril berkata kepada Mikail: “Datangkan kepadaku nampan dengan air zam-zam agar aku bersihkan hatinya dan aku lapangkan dadanya”. Dan perlu diketahui bahwa penyucian ini bukan berarti hati Nabi kotor, tidak, justru Nabi sudah diciptakan oleh Allah dengan hati yang paling suci dan mulya, hal ini tidak lain untuk menambah kebersihan diatas kebersihan, kesucian diatas kesucian, dan untuk lebih memantapkan dan menguatkan hati beliau, karena akan melakukan suatu perjalanan maha dahsyat dan penuh hikmah serta sebagai kesiapan untuk berjumpa dengan Allah SWT. Kemudian Jibril AS mengeluarkan hati beliau yang mulya lalu menyucinya tiga kali, kemudian didatangkan satu nampan emas dipenuhi hikmah dan keimanan, kemudian dituangkan ke dalam hati beliau, maka penuhlah hati itu dengan kesabaran, keyakinan, ilmu dan kepasrahan penuh kepada Allah, lalu ditutup kembali oleh Jibril AS. Setelah itu disiapkan untuk Baginda Rasulullah binatang Buroq lengkap dengan pelana dan kendalinya, binatang ini berwarna putih, lebih besar dari himar lebih rendah dari baghal, dia letakkan telapak kakinya sejauh pandangan matanya, panjang kedua telinganya, jika turun dia mengangkat kedua kaki depannya, diciptakan dengan dua sayap pada sisi pahanya untuk membantu kecepatannya. Saat hendak menaikinya, Nabi Muhammad merasa kesulitan, maka meletakkan tangannya pada wajah buroq sembari berkata: “Wahai buroq, tidakkah kamu merasa malu, demi Allah tidak ada Makhluk Allah yang menaikimu yang lebih mulya daripada dia (Rasulullah)”, mendengar ini buroq merasa malu sehingga sekujur tubuhnya berkeringat, setelah tenang, naiklah Rasulullah keatas punggungnya, dan sebelum beliau banyak Anbiya‟ yang menaiki buroq ini. Dalam perjalanan, Jibril menemani disebelah kanan beliau, sedangkan Mikail di sebelah kiri, menurut riwayat Ibnu Sa‟ad, Jibril memegang sanggurdi pelana buroq, sedang Mikail memegang tali kendali. (Mereka terus melaju, mengarungi alam Allah SWT yang penuh keajaiban dan hikmah dengan Inayah dan RahmatNya), di tengah perjalanan mereka berhenti di suatu tempat yang dipenuhi pohon kurma, lantas malaikat Jibril berkata: “Turunlah disini dan sholatlah”, setelah Beliau sholat, Jibril berkata: “Tahukah anda di mana Anda sholat?”, “Tidak”, jawab beliau, Jibril berkata: “Anda telah sholat di Thoybah (Nama lain dari Madinah) dan kesana anda akan berhijrah”. Kemudian buroq berangkat kembali melanjutkan perjalanan, secepat kilat dia melangkahkan kakinya sejauh pandangan matanya, tiba-tiba Jibril berseru: “berhentilah dan turunlah anda serta sholatlah di tempat ini!”, setelah sholat dan kembali ke atas buroq, Jibril memberitahukan bahwa beliau sholat di Madyan, di sisi pohon dimana dahulu Musa bernaung dibawahnya dan beristirahat saat dikejar-kejar tentara Firaun. Dalam perjalanan selanjutnya Nabi Muhammad turun di Thur Sina‟, sebuah lembah di Syam, tempat dimana Nabi Musa berbicara dengan Allah SWT, beliau pun sholat di tempat itu. Kemudian beliau sampai di suatu daerah yang tampak kepada beliau istana-istana Syam, beliau turun dan sholat disana. Kemudian Jibril memberitahukan kepada beliau dengan berkata: “Anda telah sholat di Bait Lahm (Betlehem, Baitul Maqdis), tempat dilahirkan Nabi Isa bin Maryam”.

seandainya beliau menjawab panggilan itu maka umat beliau akan menjadi Yahudi. Kemudian dia mengancam akan memberitahukan hal ini kepada Firaun. Kemudian beliau juga bertemu sekelompok kaum. sungguh engkau berada pada jalan yang benar”. wanita yang menyisir anak Firaun. setiap kali dipanen kembali seperti awalnya dan begitu seterusnya. sementara di sisi lain ada daging yang mentah lagi busuk. kepala yang remuk itu kembali lagi seperti semula dan begitu seterusnya. tapi dia justru berzina (berselingkuh) dengan wanita yang jelek (hina). Kemudian beberapa saat kemudian beliau mencium bau wangi semerbak. Kemudian tiba-tiba muncul di hadapan beliau seorang wanita dengan segala perhiasan di tangannya dan seluruh tubuhnya. tapi Rasulullah tidak memperdulikannya. setiap Nabi menoleh beliau melihat Ifrit itu. Setelah dihadapkan kepada Raja yang Lalim itu. jika anda baca maka akan memadamkan apinya dan terbalik kepada wajahnya lalu dia binasa?” Kemudian Jibril AS memberitahukan doa tersebut kepada Rasulullah. Masyithoh menjawab: “Ya. dia berkata: “Wahai Muhammad lihatlah kepadaku”. spontan dia mengatakan: “Bismillah. Ketika beliau melanjutkan perjalanan. Masyithoh menjawab: “Ya”. Masyitoh adalah tukang sisir anak perempuan Firaun. tiba-tiba seseorang memanggil beliau dari arah kanan: “Wahai Muhammad. Jibril berkata: “Wahai Nabi itu adalah dunia. Jibril menjawab: “Mereka adalah manusia yang sudah mempunyai isteri yang halal untuknya. kemudian Firaun mengutus seseorang untuk menarik kembali dia dan suaminya yang tetap beriman kepada Allah agar murtad. setiap kali hancur. kemudian dilemparlah dia dan anaknya. dan begitupula mereka adalah para wanita yang mempunyai suami yang halal baginya tapi justru dia mengajak laki-laki lain untuk berzina dengannya”. melihat keanehan ini Beliau SAW bertanya: “Wahai Jibril. . jangan takut. mendengar ini anak Firaun bertanya: “Apakah kamu memiliki Tuhan selain ayahku?”. Mengetahui keteguhan iman Masyithoh. Jibril menjawab:” mereka adalah para Mujahid fi sabilillah.Setelah melanjutkan perjalanan. celakalah Firaun”. justru dia berkata: “Jika kamu hendak membinasakan kami. dan anak-anaknya”. beliau juga bertemu dengan sekelompok kaum yang menghantamkan batu besar ke kepala mereka sendiri sampai hancur. Kemudian Jibril berkata: “Tidakkah aku ajarkan kepada anda beberapa kalimat. ketika dia melakukan pekerjaannya tiba-tiba sisirnya terjatuh. lompatlah. Walhamdulillah. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan sampai akhirnya bertemu dengan suatu kaum yang menanam benih pada hari itu dan langsung tumbuh besar dan dipanen hari itu juga. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah”. tapi Rasulullah tidak menoleh kepadanya. kemudian anak itu berkata: “Wahai ibuku. yang tidak lain adalah panggilan nashrani. dan kami harap jika kami terbunuh kuburkan kami dalam satu tempat”. tapi keimanan masih menetap di hati Masyithoh dan suaminya. dia berkata: “Apakah kamu memiliki Tuhan selain aku?”. dia memerintahkan agar mereka semua dilemparkan ke dalamnya. silahkan. Jibril menjelaskan bahwa mereka adalah manusia yang merasa berat untuk melaksanakan kewajiban sholat. Begitu pula beliau mendapat seruan serupa dari sebelah kirinya. jika tidak maka mereka berdua dan kedua anaknya akan disiksa. satu persatu mereka syahid. orang yang mati syahid di jalan Allah. Kemudian di tengah perjalanan. Kemudian Jibril menjelaskan bahwa itu adalah panggilan Yahudi. tiba-tiba beliau melihat Ifrit dari bangsa Jin yang mengejar beliau dengan semburan api. beliau bertanya: “Wahai Jibril bau wangi apakah ini?”. aku meminta kepadamu agar kamu melihat aku”. sekarang tinggal Masyithoh dan anaknya yang masih menyusu berada dalam dekapannya. kebaikan mereka dilipatgandakan sampai 700 kali. di hadapan mereka ada daging yang baik yang sudah masak. tapi ternyata mereka lebih memilih untk menyantap daging yang mentah lagi busuk. namun Nabi tidak menjawabnya. setelah betul-betul mendidih. Maka Firaun memerintahkan agar disediakan kuali raksasa dari tembaga yang diisi minyak dan air kemudian dipanasi. ketika Rasulullah menanyakan perihal ini. seandainya anda menjawab panggilannya maka umatmu akan lebih memilih dunia daripada akhirat”. “Ini adalah wanginya Masyithoh. jawab Jibril AS. siapakah mereka itu?”.

di mana Allah SWT memanggil Nabi-Nya secara langsung untuk memberikan dan menentukan perintah ibadah yang sangat mulya ini. semoga keselamatan menyertai anda wahai saudara dan pemimpin. Sungguh merupakan nikmat dan anugerah yang luar biasa bagi umat ini. Sebab ibadah lainnya diperintah hanya dengan turunnya wahyu kepada beliau. Jibril berkata: “Sungguh anda telah memilih kefitrahan yaitu al Islam. kemudian mereka semua sholat dua rakaat dengan Rasulullah sebagai imam. kemudian beliau disertai malaikat Jibril AS siap untuk melakukan Mi‟raj yakni naik menembus berlapisnya langit ciptaan Allah yang Maha Perkasa sampai akhirnya beliau SAW berjumpa dengan Allah dan berbicara dengan Nya.” Malaikat itu bertanya lagi: “Siapakah yang bersamamu?” Jibril menjawab: “Muhammad saw. lalu Jibril membawa dua wadah berisi khamar dan susu. begitu banyak keajaiban dan hikmah yang beliau temui dalam perjalanan itu sampai akhirnya beliau berhenti di Baitul Maqdis (Masjid al Aqsho). dia memimpin 70 ribu tentara dari malaikat. maka malaikat yang menjaga bertanya: “Siapakah ini?” Jibril menjawab: “Aku Jibril. Cukup kiranya hal ini sebagai kemulyaan ibadah sholat. Ketika beliau dan Jibril sampai di depan pintu langit dunia (langit pertama). Maka dibukalah pintu langit dunia ini”. Setelah itu Rasulullah SAW merasa haus. Beliaulah Imam (Pemimpin) para Anbiya‟ dan Mursalin. Allah memanggil Hamba yang paling dicintainya yakni Nabi Muhammad SAW ke hadirat Nya untuk menerima perintah ini. Setelah melakukan Isra‟ dari Makkah al Mukarromah sampai ke Masjid al Aqsha. ternyata mereka adalah para Nabi yang diutus oleh Allah SWT. lantas mereka berdiri bershof-shof menunggu siapakah yang akan mengimami mereka. ternyata disana berdiri malaikat yang bernama Ismail.” Malaikat bertanya lagi: “Apakah beliau telah diutus (diperintah)?” Jibril menjawab: “Benar”. namun tidak dengan ibadah sholat. Kemudian dikumandangkan adzan dan iqamah. . Setelah itu sekejab mata tiba-tiba masjid sudah penuh dengan sekelompok manusia. kemudian Jibril AS memegang tangan Rasulullah SAW lalu menyuruh beliau untuk maju. masing-masing sholat dua rakaat. yang masing-masing malaikat ini membawahi 70 ribu malaikat pula. jika anda memilih khamar niscaya umat anda akan menyimpang dan sedikit yang mengikuti syariat anda”. andalah sebaik-baik saudara dan pemimpin serta paling utamanya makhluk yang datang”. Baitul Maqdis. Jibril meminta izin agar pintu langit pertama dibuka. malaikat ini tidak pernah naik ke langit atasnya dan tidak pernah pula turun ke bumi kecuali disaat meninggalnya Rasulullah SAW.Demikianlah perjalanan ditempuh oleh beliau SAW dengan ditemani Jibril dan Mikail. Beliau turun dari Buraq lalu mengikatnya pada salah satu sisi pintu masjid. Kemudian setelah beliau menyempurnakan segalanya. Rasulullah memilih wadah berisi susu lantas meminumnya. yakni tempat dimana biasanya Para Nabi mengikat buraq di sana. Setelah mengetahui kedatangan Rasulullah malaikat yang bermukim disana menyambut dan memuji beliau dengan berkata: “Selamat datang. Kemudian beliau masuk ke dalam masjid bersama Jibril AS. maka tiba saatnya beliau melakukan mi‟raj yakni naik bersama Jibril menembus langit satu persatu sampai akhirnya berjumpa dengan Khaliqnya. yang intinya adalah beliau dan umat ini mendapat perintah sholat lima waktu.

tiba-tiba pandangan beliau tertuju pada kelompok manusia yang dihidangkan daging panggang dan lezat di hadapannya. tapi jika memandang kelompok di sebelah kirinya. Dalam riwayat lain. daging mereka dipotong-potong lalu dipaksa agar memakannya. Kemudian Jibril AS menjelaskan kepada Rasulullah. sehingga mereka sendiri tidak mampu membawa perutnya yang besar itu. Mereka adalah manusia yang suka memakan riba. beliau berjumpa beberapa nabi dengan umat mereka masingmasing. jika melihat ke arah kanannya. Nabi Adam menjawab salam beliau seraya berkata: “Selamat datang wahai anakku yang sholeh dan nabi yang sholeh”. Nabi saw menyifati Nabi Isa bahwa dia berpostur sedang. Akhirnya disambut kedatangan beliau SAW dan Jibril AS seperti sambutan sebelumnya. Di kedua sisi Nabi Adam terdapat dua kelompok. dan dijawab salam beliau disertai sambutan: “Selamat datang wahai saudaraku yang sholeh dan nabi yang sholeh”. Kemudian tiba saatnya beliau melanjutkan ke langit ketiga. lalu dikatakan kepada mereka: “makanlah daging ini sebagaimana kamu memakan daging saudaramu di dunia. beliau bersabda: “Dialah paling indahnya manusia yang diciptakan Allah. Nabi bersalam kepada keduanya. Nabi menyerupakannya dengan sahabat beliau „Urwah bin Mas‟ud ats Tsaqafi. putih kemerah-merahan warna kulitnya. Kembali beliau mendapat jawaban salam dan doa yang sama seperti Nabi-Nabi sebelumnya. Ternyata mereka adalah manusia yang suka berzina. ada seorang nabi dengan umat tidak lebih dari 10 orang. dan isi perut mereka ini dapat dilihat dari luar. Di langit kelima. Nabi berkomentar: “Sungguh dia telah diberikan separuh ketampanan”. Kemudian beliau berjalan sejenak. Beliau bersalam kepadanya dan dibalas dengan salam yang sama seperti salamnya Nabi Isa. rambutnya lepas terurai seakan-akan baru keluar dari hammam. ada lagi dengan umat di atas itu. separuh janggutnya hitam dan seperuhnya lagi putih (karena uban). bahwa kelompok disebelah kanan Nabi Adam adalah anak cucunya yang bakal menjadi penghuni surga sedang yang di kirinya adalah calon penghuni neraka. meninggalkan yang halal untuk mereka dan mendatangi yang haram. bahkan ada lagi seorang nabi yang tidak ada pengikutnya. Kemudian Rasulullah melanjutkan perjalanannya di langit pertama ini. ternyata mereka . Nabi saw bersalam kepadanya. seperti sebelumnya malaikat penjaga bertanya seperti pertanyaan di langit pertama. Masing-masing duduk bersama umatnya. beliau tersenyum dan berseri-seri. Di langit ini beliau berjumpa Nabi Isa bin Maryam dan Nabi Yahya bin Zakariya. keduanya hampir serupa baju dan gaya rambutnya. lebat dan panjang.Setelah memasukinya beliau bertemu Nabi Adam dengan bentuk dan postur sebagaimana pertama kali Allah menciptakannya. karena kebersihan tubuhnya. beliau berjumpa Nabi Harun bin „Imran AS. Kemudian beliau melewati sekelompok umat yang sangat banyak menutupi ufuk. beliau menangis dan bersedih. Kemudian beliau naik ke langit kedua. setelah disambut baik oleh para malaikat. yakni menggunjing atau berghibah”. dan tampak di hadapan beliau suatu kaum dengan perut membesar seperti rumah yang penuh dengan ular-ular. Ketika tiba di langit keempat. Setelah sampai di langit keenam. Di sekitar Nabi Harun tampak umatnya sedang khusyu‟ mendengarkan petuahnya. dia telah mengungguli ketampanan manusia lain ibarat cahaya bulan purnama mengalahkan cahaya seluruh bintang”.Disana beliau juga menemui suatu kaum. beliau berjumpa dengan Nabi Yusuf bin Ya‟kub. tapi mereka lebih memilih untuk menyantap bangkai disekitarnya. beliau berjumpa Nabi Idris AS.

Kemudian beliau diperintah agar mengangkat kepala beliau yang mulya.adalah Nabi Musa dan kaumnya. Penuh dengan hiasan permata zamrud dan sebagainya sehingga tidak seorang pun mampu melukiskan keindahannya. padahal dia (Rasulullah saw) lebih mulya di sisi Allah daripada aku”. firman Nya. Setelah Rasulullah bersalam dan dijawab dengan salam dan doa serta sambutan yang baik. sungguh tanah surga sangat baik dan sangat luas”. Pada tahapan langit keenam inilah beliau berjumpa dengan Nabi Musa AS. lalu ada suara: “Itulah umatmu. tapi umatnya lebih banyak masuk surga daripada umatku”. Allah berfirman: “Wahai Muhammad. Setelah itu Nabi Musa berkata: “Manusia mengaku bahwa aku adalah paling mulyanya manusia di sisi Allah. Saat itu langsung beliau bersujud di hadapan Allah SWT. tiba-tiba beliau tertegun dan kagum karena pandangan beliau tertuju pada sekelompok umat yang sangat banyak. pada saat inilah Jibril mundur dan membiarkan Rasulullah berjalan seorang diri. Dari bawahnya memancar sungai air yang tidak berubah bau. Kemudian beliau saw diangkat sampai akhirnya berada di hadapan telaga Al Kautsar. . malaikat yang tidak pernah tersenyum sedikitpun dan tampak kemurkaan di wajahnya. beliau melihatNya dengan mata beliau yang mulya. Dalam satu riwayat. di sana beliau berjumpa Nabi Ibrahim AS sedang duduk di atas kursi dari emas di sisi pintu surga sambil menyandarkan punggungnya pada Baitul Makmur. tawar airnya dan tanaman surgawi adalah Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar”. tempat yang tidak seorangpun makhluk mampu mencapainya. Kemudian Rasulullah saw memasuki langit ketujuh. menutupi seluruh ufuk dari segala sisi. beliau menangis. sebuah pohon amat besar sehingga seorang penunggang kuda yang cepat tidak akan mampu untuk mengelilingi bayangan di bawahnya sekalipun memakan waktu 70 tahun. setelah beliau melihat surga dan neraka. rasa dan warnanya. sungai susu yang putih bersih serta sungai madu yang jernih. beritakanlah kepada mereka bahwa surga sungguh sangat indah tanahnya. sabda beliau. Dalam riwayat lain beliau berkata: “Sampaikan salamku kepada umatmu. di sekitarnya berkumpul umatnya. didengar telinga dan terlintas dalam hati setiap insan. Nabi saw bersalam kepadanya dan dijawab oleh beliau disertai dengan doa. Begitu pula ditampakkan kepada beliau neraka yang dijaga oleh malaikat Malik. tempat yang tidak seorang makhlukpun diizinkan berdiri disana. lalu beliau diliputi oleh awan dengan beraneka warna. berjumpa dengan Allah SWT. Setelah berada di tempat yang ditentukan oleh Allah. Beliau menjawab: “Aku menangis karena seorang pemuda yang diutus jauh setelah aku. Kemudian ditanya akan hal tersebut. Nabi Ibrahim menjawab: “(Dzikir) Laa haula wa laa quwwata illa billahil „aliyyil „adziim“. “Mintalah sesuka hatimu”. karena Jibril tahu hanya beliaulah yang mampu untuk melakukan hal ini. Kemudian Rasulullah diangkat sampai ke Sidratul Muntaha. telaga khusus milik beliau saw. Setelah Rasulullah melewati Nabi Musa. Rasulullah bertanya: “Apakah tanaman surga itu?”.” “Labbaik wahai Rabbku”. maka untuk kedua kalinya beliau diangkat ke Sidratul Muntaha. Nabi Ibrahim berpesan: “Perintahkanlah umatmu untuk banyak menanam tanaman surga. Setelah itu beliau memasuki surga dan melihat disana berbagai macam kenikmatan yang belum pernah dipandang mata. dan selain mereka terdapat 70 ribu orang yang masuk surga tanpa hisab “. seorang nabi dengan postur tubuh tinggi. putih kemerah-merahan kulit beliau.

Shollallahu „alaihi wa aalihi wa sallam. itu adalah kewajiban 5 sholat sehari semalam. . sebab beliau tidak mungkin berbohong apalagi berkhianat dalam Risalah dan Dakwah beliau. manusia dan syaitan serta angin. Inilah ringkasan dari perjalanan Isra dan Mi‟raj Nabi Muhammad SAW yang kami nukil dengan ringkas dari kitab Al Anwaarul Bahiyyah dan Dzikrayaat wa Munaasabaat. Kemudian Allah berfirman: “Sungguh Aku telah menjadikanmu sebagai kekasihKu”. maka sebagian besar diantara mereka mendustakan bahkan mengatakan nabi telah gila dan tukang sihir. namun tetap dia berkata: “Kembalilah kepada Rabbmu agar minta keringanan”. kembali murtad keluar dari syariat. Dalam Shohih Imam Muslim diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik. lalu diringankan 5 sholat (jadi 45 sholat). Setelah beliau menerima perintah ini. Sungguh keimanan itu intinya adalah membenarkan dan percaya serta pasrah terhadap semua yang dibawa dan diberitakan Nabi Muhammad SAW. Maka aku beritahukan hal ini kepada Musa. Engkau ajarkan Isa at Taurat dan Injil dan Engkau jadikan dia dapat mengobati orang yang buta dan belang serta menghidupkan orang mati”.Nabi bersabda: “Ya Allah. Ash Shoodiq (selalu jujur) dan Al Mashduuq (yang dibenarkan segala ucapannya). keduanya karya Al Imam Al Muhaddits As Sayyid Muhammad bin Alawy al Maliky al Hasany RA. lalu aku turun kepada Musa (di langit ke enam). tapi Musa berkata: “Sungguh umatmu tidak akan mampu melakukannya. Engkau berikan Sulaiman kerajaan agung lalu ditundukkan kepadanya jin. sedang saat itu masih belum tiba fajar. dan demikianlah terus aku kembali kepada Musa dan kepada Allah sampai akhirnya Allah berfirman: “Wahai Muhammad. Musa berkata: “kembalilah kepada Rabbmu dan mintalah keringanan sebab umatmu tidak akan mampu untuk melakukannya”. Engkau berikan Dawud kerajaan dan kekuasaan yang besar. Engkau telah menjadikan Ibrahim sebagai Khalil (kawan dekat). bahkan tidak sedikit diantara mereka yang tadinya beriman. Maka aku katakan kepadanya: “Aku telah berkali-kali kembali kepadaNya sampai aku malu kepadaNYa”. Maka aku kembali kepada Allah agar diringankan untuk umatku. Beliaulah Nabi yang mendapat gelar Al Amiin (dipercaya). maka beliau turun sampai akhirnya menaiki buraq kembali ke kota Makkah al Mukarromah. bahwa rasulullah bersabda: ” … kemudian Allah mewajibkan kepadaku (dan umat) 50 sholat sehari semalam. lalu dia bertanya: “Apa yang telah Allah wajibkan kepada umat anda?” Aku menjawab: “50 sholat”. Pagi harinya beliau memberitahukan mukjizat yang agung ini kepada umatnya. setiap satu sholat seperti dilipatgandakan menjadi 10. Maka aku kembali lagi kepada Allah. maka mintalah sekali lagi keringanan kepada Allah”. maka jadilah 50 sholat”. Engkau mengajak bicara Musa. maka pantaslah beliau bergelar As Shiddiq. lalu aku turun kembali kepada Musa. saat itu pertama umat yang membenarkan dan mempercayai beliau adalah Sayyiduna Abu Bakar.