BUDIDAYA JAHE

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jahe adalah tanaman tahunan, berbatang semu berdiri tegak dan tinggi berkisar 0,3 0,75 meter ( ir. Hieronymus Budi Santoso : 1991 -14 ) bagian terpenting

yang mempunyai nilai ekonomi pada tanaman jahe adalah akar tongkatnya yang lebih dikenal dengan sebutan rimpang. Jika rimpang tersebut dipotong maka Nampak warna daging yang bervariasi mulai dari putih, kekuningan atau jingga tergantung pada klon bunga tumbuh dari rimpangnya, terpisah dari daun atau batang semuahnya. Bunga itu berupa malai yang tersembunyi dari permukaan tanah bentuknya tongkat atau kadang-kadang bulat telur. Cabang bunga hampir tidak berbulu dengan panjang 25cm, sedangkan rakisnya sedikit berbulu. Sisik pada tangkai bunga berjumlah 5-7 berbentuk lanset dan dekatnya berdekatgan. Penelitian tanaman jahe paling cocok ditanam pada tanah subur, gembur dan banyak mengandung bahan organis sehubungan dengan hal tersebut sekaligus untuk meningkatkan nilai tambah dari agroforesty maka penanaman jahe didaerah hutan perawan dinilai tepat dan bagus. Manfaat penelitian adalah disamping untuk minyak jahe dan oleoresin jahe juga bermanfaat untuk makanan maupun obat-obatan.

1.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang masalah dan berdasarkan observasi penulisan pada tanggal 1 januari 2011 maka didapatkan rumusan masalah sebagai berikut : 1.2.1 bagaimana cara merawat dan memelihara jahe dengan baik ? 1.2.2 apa saja bahan-bahan yang diperlukan dalam merawat dan menanam jahe ? 1.2.3 alat apa saja yang digunakan dalm menanam jahe ? 1.2.4 berapa lama dalam panen jahe ?
1

1 manfaat bagi penelitian 1. tidak merugikan semua pembaca 2 .2 bahan-bahan yang diperlukan dalam penanaman bibit jahe 1.1.4.3 alat yang digunakan untuk menanam jahe 1. supaya dengan penelitian kita mudah mengerti 3.2 manfaat bagi pembaca 1. supaya pembaca tahu manfaat jahe 3.1 cara menanam dan memilih tanah jahe yang baik 1. agar mengetahui cara merawat dan menanam jahe dengan baik 1.4.3.4 berapa lama dalam menunggu panen jahe 1.4 Manfaat Penelitian 1.3.3.3. menambah ilmu pengetahuan dan wawasan 2. agar pembaca tahu tentang pertumbuhan jahe 2.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1.

encok. Tehnik wawancara yang diberikan kepada narasumber untuk mengetahui bahwa tanaman jahe mempunyai banyak kegunaan terutama bunga.000 \ ons. kepala pusing. dengan mengajukan isi pertanyaan engenai jahe dan pengelolahannya. bengkak-bengkak.BAB II METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian system pemasaran jahe dipasar ( 7 ulu ) yaitu metode wawancara dan survey ( pengamatan secara langsung tentang objek yang dteliti ). 2. masuk angin. yang banyak dimamfaatkan sebagai obat dan juga makanan.2 survey Survey dilakukan tanggal 20 april 2011 hasil pengamatan jahe dipasar ( 7 ulu ) yaitu pemasaran sangat menguntungkan dan harganya bias dibilang murah. gatal-gatal dan lain-lain 3 . 2. 2. harganya Rp. Cara pengelolohan rambutan menjadi pengobatan yaitu dapat mengobati kurang nafsu makan. terkilir.1 Tehnik Wawancara Wawancara adalah sebuah dialog yang dilakukan oleh pewawancara ( okta viani. Selain murah tanaman jahe banyak digunakan sebagai obat-obatan dan tanaman. 2011:4 ) tehnik wawancara ini penelis dibawakan kepada narasumber ( mika ) yang beroperasi sebagai penjual jahe . batu kering.

8901 . Jahe termasuk salah satu jenis tanaman tahunan berbagai jenis jahe yang dibedakan aroma.2 Proses penanaman jahe Tanaman jahe termasuk tanaman monokotil sehingga akarnya sering disebut akar serabut.3 21.5 570 Not visible 3. warna.0.4841 2. Dan berkhasiat penyembuh penyakit kurang 4 . Apabila pengerapannya cukup dicakul satu atau dua kali kemudian retakan.9898 1. besar-besarnya rimpang. no 1 2 3 4 5 6 7 8 9 spesifikasi Air ( % ) Minyak ( dry basis % ) B.2.43.D 15\15 Indeks bias 20 c Putaran optic Bilangan asam Bilangan ester Bilangan ester sesudah asetilasi Kelarutan dalam alcohol 95 % Jahe putih besar 8.4855 .2 1 = 1 clear 62. khusus pada tanah-tanah ringan akan dinilai praktis dan ekonom is.1.4939 Not visible 1.0 2.BAB III PEMBAHASAN 3.18 1.58 0.22 31. Jahe merupakan akar tongkat yang lebih dikenal dengan sebutan rimpang.4899 0.2 1 = 1 clear 11. 3.72 0.2 1.5 Sumber : lembaga penelitian tanaman industri balai penelitian.6 9.4 95.0 1.9476 1. 3. Jadi pengelolah tanah untuk tanaman jahe. yang berguna bagi kesehatan tubuh juga dapat berfungsi untuk makanan.68 Jahe merah 81.3 Jahe banyak mengandung vitamin Kegunaan jahe selain sumber vitamin A dan vitamin B.9685 1.1 Sifat fisika kimia minyak jahe dari berbagai klon.

5 .nafsu makan. masuk angin. batu kering. 3. dan gatalgatal. bengkak-bengkak. Maka sebaiknya dipilih bibit yang baik disertai pemeliharaan yang intensif.4 Proses Pemeliharaan Tanaman Jahe Kegiatan pokok pemeliharaan tanaman jahe meliputi penyulaman sekitar 2 3 minggu setelah tanam hendaknya diadakan pemeriksaan kebun jahe agar pertumbuhan jahe atau bibit sulaman itu tidak jauh tertinggal dengan tanaman lain. encok. kepala pusing.

Kelemahan menggunakan system dalam penanaman. 4. Tanaman jahe juga dapat dijadikan bagian dari menu bagi orang yang sedang gatal-gatal. 2.2 Saran Setelah penelitian ini dapat disarankan : 1. Mamfaat mengonsusinsi jahe adalah sebagai sumber vitamin A. 3. 5. Tananan jahe yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Jahe mempunyai banyak kandungan vitamin dan sebagai obat-obatan tradisional. Menyadari bahwa potensi social dan ekonomi tanaman jahe. 2. Tanaman jahe dapat dijadikan olahan makanan seperti kue. 6 .1 Kesimpulan Setelah penelitian ini. 4. Jahe adalah tanaman tahunan. Syarat tumbuh tanaman jahe.BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4. maka dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. 3. 4.

balai Penelitian Kimia. Pengadaan Bibit Jahe dan Temulawak. MADJO INDO.. Pemberitaan Littri Vol. 1987. 1985.. SUDIARTO. SUNARTI R. Internasional Development Research Center. 1983. Lembaga Penelitian Tanaman Industri. AND GOMEZ K. Bogor. Multiple Cropping In The Humid Tropic of Asia. Daftar Nama Tanaman. AFRIASTINI DAN A. Makalah ditengahkan pada Temu Usaha dan Temu Tugas Tanaman Rempah dan Obat.A.. 1987: 94 100.B. Mutu dan Pengelolahan Jahe. Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol. 1976. SOFYAN RUSLI. 18 p. IKA MARISKA S. Tampangsari Jahe dan Palawija.. GOMEZ A. A. I No. ANONYMOUS.. Balittro. SITEPU DAN ESTHER M. Budidaya Tanaman Jahe Di Indonesia dan Penelitian Beberapa Aspek Budidaya. AND GAGNI. Penanggulangan Penyakit Tanaman Jahe. Spice Crops Production In The Philippines: 14 25.J. Penggunaan Oleoresin Sebagai Bahan Penyedap Makanan Dan Minuman. 248 p. 1988. 2. J. 1978. 10 p. Makalah diketengahkan pada Temu Usaha dan Temu Tugas Tanaman Rempah dan Obat.DAFTAR PUSTAKA AGUNG PRIYO PRASETYO DAN EDY MULYONO. 7 . TABINGA. 11 p. KARDEN MULYA. 1983: 39 p. Balittro.A. Bogor. 33 p. Minyak Jahe Indonesia. SUMADHIHARGA.D. Bogor. 1986. G.. 44. 1986. Penebar Swadaya. Jahe sebagai Salah Satu Komoditi Ekspor. D. ..A. Bogor. Bogor. AFRIASTINI. J. VIII No. 17 p. SURATMAN DKK. Direktorat Jendral Perkebunan bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan Pemerintahan Daerah Propinsi Dati I Jawa Tengah. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. R. D. Makalah diketengahkan pada Temu Usaha dan Temu Tugas Tanaman Rempah dan O bat. Canada.S DAN SUDIARTO. Proceeding Seminar Minyak Atsiri I. Jakarta.J.O. 1982:16 20. Jakarta. Pedoman Bercocok Tanam Jahe. NURHERU DAN MARLIJUNADI. 1986.A. Bertanam Jahe. Penebar Swadaya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful