MAKALAH PENDIDIKAN AGAMA

AKHLAK DAN BUDI PEKERTI

Dosen Pembimbing : Suja¶I, SAg.
Disusun oleh :
Enggih Adiguna Merbrian 1110031


Jurusan Teknik Informatika
Sekolah Tinggi Sains dan Teknologi
2011



KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat, taufik dan hidayah-
Nya kami dapat menyelesaikan tugasmata kuliah Pendidikan Agama Islam dan Etika dalam
pembuatan makalah berjudul ³Akhlak dan Budi Pekerti´.
Dalam makalah ini diharapkan dapat member pengetahuan kepada pembaca tentang
pengertian dan ruang lingkup akhlak sampai kiat-kiat mencapai akhlak terpuji.
Kami selaku penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, yaitu :
y Bapak Suja¶i sebagai dosen pembimbing mata kuliah ³Pendidikan Agama Islam
dan Etika´
y Teman-teman Teknik Informatika angkatan 2010
y Dan berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah
membantu pembuatan makalah ini
Makalah ini tidak lepas dari kekurangan, maka sebagai penyusun kami menerima kritik
dan saran yang membangun agar kelak menjadikan kinerja kami lebih baik.




Bandung, 10 Januari 2011


Enggih Adiguna M.


DAFTAR ISI

1. Pengertian dan Ruang Lingkup Akhlak
2. Islam Mengutamakan Akhlak
3. Rasul Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak
4. Keutamaan Akhlak
5. Implementasi Akhlak dalam Kehidupan Bersama
6. Kiat-kiat Mencapai Akhlak Terpuji














1. Pengertian dan Ruang Lingkup Akhlak

Sebagaimana telah kita ketahuibahwa komponen utama agama Islam adalah akidah, syari¶ah dan
akhlak.Penggolongan itu didasarkan pada penjelasan Nabi Muhammad pada malaikat Jibril di
depan para sahabatnya emngenai arti Islam, Iman dan Ihsan yang ditanyakan Jibril kepada
Beliau.Intinya hampir sama dengan isi yang dikandung oleh perkataan akidah, syari¶ah dan
akhlak.Perkataan ihsan berasal dari kata ahsana- yahsinu-ihsanan yang berarti berbuat baik.
Di dalam Qur¶an terdapat kata ihsan yang artinya berbuat kebajikan atau kebaikan, antara lain
terdapat pada surat An-Nahl ayat 90
T ´´´f ´ãBb ´M´v´0´· ´X´M´´´ÒBB´)
´·´+´´=6÷Bb.´ ´´ãB´J·´f.´ ´´ß
P´`V´M´f´ÒBb P:õ´1´·.´ ´·´´
´´ãB´´´A´´ÒBb ´MAPo´ù´ÒBb.´ ´´´´´Ó´ÒBb.´
P ´ò´N´´´´´· ´ò´P´1´´Ò ´.´´M´HAHV ´´´´

͞Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) Berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada
kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia
memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.͟

Dan tentang kebaikan pada surat Ar-Rahman ayat 60
´V´´ ´´ãb´´´¬ ´·´+´´=6÷Bb ´N´f
´·´+´´=6÷Bb ´´´´

͞tidak ada Balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).͟



Akhlak berasal dari kata ³akhlaq´ yang merupakan jama¶ dari ³khulqu´ dari bahasa Arab yang
artinya perangai, budi, tabiat dan adab. Akhlak itu terbagi dua yaitu Akhlak yang Mulia atau
Akhlak yang Terpuji (Al-Akhlakul Mahmudah) dan Akhlak yang Buruk atau Akhlak yang
Tercela (Al-Ahklakul Mazmumah).
Akhlak yang mulia, menurut Imam Ghazali ada 4 perkara; yaitu bijaksana, memelihara
diri dari sesuatu yang tidak baik, keberanian (menundukkan kekuatan hawa nafsu) dan bersifat
adil. Jelasnya, ia merangkumi sifat-sifat seperti berbakti pada keluarga dan negara, hidup
bermasyarakat dan bersilaturahim, berani mempertahankan agama, senantiasa bersyukur dan
berterima kasih, sabar dan rida dengan kesengsaraan, berbicara benar dan sebagainya.
Masyarakat dan bangsa yang memiliki akhlak mulia adalah penggerak ke arah pembinaan
tamadun dan kejayaan yang diridai oleh Allah Subhanahu Wataala. Seperti kata pepatah seorang
penyair Mesir, Syauqi Bei: "Hanya saja bangsa itu kekal selama berakhlak. Bila akhlaknya telah
lenyap, maka lenyap pulalah bangsa itu".
Akhlak yang mulia yaitu akhlak yang diridai oleh Allah SWT , akhlak yang baik itu dapat
diwujudkan dengan mendekatkan diri kita kepada Allah yaitu dengan mematuhi segala
perintahnya dan meninggalkan semua larangannya, mengikuti ajaran-ajaran dari sunnah
Rasulullah, mencegah diri kita untuk mendekati yang ma¶ruf dan menjauhi yang munkar, seperti
firman Allah dalam surat Al-Imran 110
´ò´J1´H .M´M´. L´v´0 ´6´¬´M´.´0 ´´B´o1´Ò
´´´´U´ò´0V ´B´´M´´´ù´ÒBB´)
´.´¬´·´oV.´ ´·´´ ´MAP1´ù´ÒBb
´´¬´1´v´´V.´ ´ãBB´) N ´¬Ò.´ ´´´vb.´
´V´´´0 ´1´´J´P´ÒBb ´´CNÒ b1M´M´. ò´·´Ò P
´ò´·´1´.v ´.¬´o´v´´ù´ÒBb ´ò´´´Mo´m´0.´
´´¬´f´´´A´´ÒBb ´´´´´
͞Kamu adalah umat yang terbaik untuk manusia, menuju kepada yang makruf dan mencegah yang
mungkar dan beriman kepada Allah͟

Akhlak yang buruk itu berasal dari penyakit hati yang keji seperti iri hati, ujub, dengki, sombong, nifaq
(munafik), hasud, suudzaan (berprasangka buruk), dan penyakit-penyakit hati yang lainnya, akhlak yang
buruk dapat mengakibatkan berbagai macam kerusakan baik bagi orang itu sendiri, orang lain yang di
sekitarnya maupun kerusakan lingkungan sekitarnya sebagai contohnya yakni kegagalan dalam
membentuk masyarakat yang berakhlak mulia samalah seperti mengakibatkan kehancuran pada bumi ini,
sebagai mana firman Allah Subhanahu Wataala dalam Surat Ar-Ruum ayat 41
´M´·´ ´TB+´A´´ÒBb Ê´´ ´M´Ò´ÒBb
´M´´Ó´ÒBb.´ B´ù´) ´6´P+´AH ´´M´·´0
´´B´1ÒBb ò´·f·´H´H´Ò .´´´´) ´´C´ãBb
Fb¬´1´oA´ ´ò´·´1´´Ò ´´¬´´´¬´M´· ´´´´

͞ Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi,
supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar
mereka kembali (ke jalan yang benar).͟

2. Islam Mengutamakan Akhlak
Mungkin banyak diantara kita kurang memperhatikan masalah akhlak. Di satu sisi kita mengutamakan
tauhid yang memang merupakan perkara pokok/inti agama ini, berupaya menelaah dan mempelajarinya,
namun disisi lain dalam masalah akhlak kurang diperhatikan. Sehingga tidak dapat disalahkan bila ada
keluhan-keluhan yang terlontar dari kalangan awam, seperti ucapan : ³Wah udah ngerti agama kok
kurang ajar sama orang tua.´ Atau ucapan : ³Dia sih agamanya bagus tapi sama tetangga tidak
pedulian«´, dan lain-lain.
Seharusnya ucapan-ucapan seperti ini ataupun yang semisal dengan ini menjadi cambuk bagi kita
untuk mengoreksi diri dan membenahi akhlak. Islam bukanlah agama yang mengabaikan akhlak, bahkan
islam mementingkan akhlak. Yang perlu diingat bahwa tauhid sebagai sisi pokok/inti islam yang memang
seharusnya kita utamakan, namun tidak berarti mengabaikan perkara penyempurnaannya. Dan akhlak
mempunyai hubungan yang erat. Tauhid merupakan realisasi akhlak seorang hamba terhadap Allah dan
ini merupakan pokok inti akhlak seorang hamba. Seorang yang bertauhid dan baik akhlaknya berarti ia
adalah sebaik-baik manusia. Semakin sempurna tauhid seseorang maka semakin baik akhlaknya, dan
sebaliknya bila seorang muwahhid memiliki akhlak yang buruk berarti lemah tauhidnya.
3. Rasul Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak
Muhammad shalallahu µalaihi wa salam, rasul kita yang mulia mendapat pujian Allah. Karena ketinggian
akhlak beliau sebagaimana firmanNya dalam surat Al Qalam ayat 4
´Ó´ò´f.´ PÊ`V´´Ò VC´1´. 6óT´´´´ ´´´
͞ dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.͟
bahkan beliau shalallahu µalaihi wa sallam sendiri menegaskan bahwa kedatangannya adalah untuk
menyempurnakan akhlak yang ada pada diri manusia, ³Hanyalah aku diutus (oleh Allah) untuk
menyempurnakan akhlak.´ (HR.Ahmad, lihat Ash Shahihah oleh Asy Syaikh al Bani no.45 dan beliau
menshahihkannya).
Anas bin Malik radhiallahu µanhu seorang sahabat yang mulia menyatakan: ³Rasulullah
shalallahu µalaihi wa sallam adalah manusia yang paling baik budi pekertinya.´ (HR.Bukhari dan
Muslim).
Dalam hadits lain Anas memuji beliau shalallahu µalahi wasallam : ³Belum pernah saya
menyentuh sutra yang tebal atau tipis lebih halus dari tangan Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam.
Saya juga belum pernah mencium bau yang lebih wangi dari bau Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam.
Selama sepuluh tahun saya melayani Rasulullah shalallahu µalahi wa sallam, belum pernah saya
dibentak atau ditegur perbuatan saya : mengapa engkau berbuat ini ? atau mengapa engkau tidak
mengerjakan itu ?´ (HR. Bukhari dan Muslim).
Akhlak merupakan tolak ukur kesempurnaan iman seorang hamba sebagaimana telah disabdakan
oleh Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam : ³Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang
terbaik akhlaknya.´ (HR Tirmidzi, dari abu Hurairah radhiallahu µanhu, diriwayatkan juga oleh Ahmad.
Disahihkan Al Bani dalam Ash Shahihah No.284 dan 751). Dalam riwayat Bukhari dan Muslim dari
Abdillah bin amr bin Al µAsh radhiallahu µanhuma disebutkan : ³Sesungguhnya sebaik-baik kalian ialah
yang terbaik akhlaknya.´
4. Keutamaan Akhlak
Abu Hurairah radhiallahu µanhu mengabarkan bahwa suatu saat Rasulullah pernah
ditanya tentang kriteria orang yang paling banyak masuk syurga. Beliau shalallahu µalaihi
wasallam menjawab : ³Taqwa kepada Allah dan Akhlak yang Baik.´ (Hadits Shahih Riwayat
Tirmidzi, juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Lihat Riyadus Sholihin no.627, tahqiq Rabbah
dan Daqqaq).
Tatkala Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam menasehati sahabatnya, beliau shalallahu
µalahi wasallam menggandengkan antara nasehat untuk bertaqwa dengan nasehat untuk
bergaul/berakhlak yang baik kepada manusia sebagaimana hadits dari abi dzar, ia berkata bahwa
Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam bersabda : ³Bertaqwalah kepada Allah dimanapun
engkau berada dan balaslah perbuatan buruk dengan perbuatan baik niscaya kebaikan itu akan
menutupi kejelekan dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik.´ (HR Tirmidzi, ia
berkata: hadits hasan, dan dishahihkan oleh syaikh Al Salim Al Hilali).
Dalam timbangan (mizan) amal pada hari kiamat tidak ada yang lebih berat dari pada
akhlak yang baik, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu µalaihi wa sallam : ³ Sesuatu
yang paling berat dalam mizan (timbangan seorang hamba) adalah akhlak yang baik.´ (HR.
Abu Daud dan Ahmad, dishahihkan Al Bani. Lihat ash Shahihah Juz 2 hal 535).
Dari Jabir radhiallahu µanhu berkata : Rasulullah shalallahu µalaihi wa sallam bersabda :
³Sesungguhnya orang yang paling saya kasihi dan yang paling dekat padaku majelisnya di hari
kiamat ialah yang terbaik budi pekertinya.´ (HR. Tirmidzi dengan sanad hasan. Diriwayatkan
juga oleh Ahmad dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban. Lihat Ash shahihah Juz 2 hal 418-419).
Dari hadits-hadits di atas dapat dipahami bahwa akhlak yang paling baik memiliki
keutamaan yang tinggi. Karena itu sudah sepantasnya setiap muslimah mengambil akhlak yang
baik sebagai perhiasannya. Yang perlu diingat bahwa ukuran baik atau buruk suatu akhlak bukan
ditimbang menurut selera individu, bukan pula hitam putih akhlak itu menurut ukuran adat yang
dibuat manusia. Karena boleh jadi, yang dianggap baik oleh adat bernilai jelek menurut
timbangan syari¶at atau sebaliknya.
Jelas bagi kita bahwa semuanya berpatokan pada syari¶at, dalam semua masalah termasuk
akhlak. Allah sebagai Pembuat syari¶at ini, Maha Tahu dengan keluasan ilmu-Nya apa yang
mendatangkan kemashlahatan/kebaikan bagi hamba-hamba-Nya.
Dipandang dari terminology, ilmu akhlak adalah ilmu yang menentukan batas baik dan buruk,
antara yang terpuji dengan yang tercela tentang perkataan dan perbuatan manusia antara lahir
dan batin (Asmaran AS,1994:4,5)
Akhlak terhadap makhsluk dibagi menjadi dua :
1. Akhlak terhadap manusia , yang terdiri dari:
a. Akhlak terhadap diri sendiri
b. Akhlak terhadap orang lain
2. Akhlak terhadap bukan manusia
a. Akhlak terhadap makhluk hidup bukan manusia (tumbuhan dan hewan)
b. Akhlak terhadap makhluk (mati) bukan manusia (tanah, air, udara, dsb)
5. Implementasi Akhlak dalam Kehidupan bersama
A. Akhlak terhadap Allah (Khalik) antara lain:
a. Al-Hubb, yaitu mencintai Allah melebihi cinta kepada apa pun dan siapapun juga
dengan mengunakan firman-Nya dalam Quran sebagai pedoman kehidupan.
b. Al-Raja, yaitu mengharapkan karunia dan berusaha memperoleh keridloan Allah
c. As-Syukr, yaitu mensyukuri nikmat dan karunia Allah
d. Qana¶ah, yaitu menerima dengan ikhlassemua qodlo dan qodar Ilahi setelah
berikhtiar secara maksimal
e. Memohon ampun hanya kepada Allah
f. At-Taubah, yaitu bertobat kepada Allah dengan sebenar-benar nya tobat
g. Tawakkal, yaitu berserah diri kepada Allah
B. Akhlak buruk terhadap Alah
a. Takabbur (Al-Kibru) yaitu sikapmenyombongkan diri sehinggal tidak mau
mengakui kekuasaan Allah di ala mini.
b. Musyrik (Al-Syirk) yaitu sikap mempersekutukan Allah dengan makhluknya
c. Murtad (Ar-Riddah) yaitu sikap meninggalkan agama islam dan menjadi kafir
d. Munafiq (An-Nifaaq) yaitu sikap yang menampilkan dirinya bertentangan dengan
kemauan hatinya.
e. Riya¶ (Ar-Riyaa¶) yaitu sikap yang selalu menunjuk-nunjukkan perbuatan baik
yang dilakukannya
f. Boros atau berfoya foya (Al-Israaf) yaitu perbuatan yang melalui batas-batas
ketentuan agama
g. Rakus atau tamak(Al-Hirshu atau At-Tama¶u) yaitu sikap yang tidak pernah
merasa cukup, sehingga selalu ingin menambahapa yang seharusnya ia mliki,
tanpa memerhatikan hak-hak orang lain

C. Akhlak terhadap sesama manusia
a. Akhlak terhadap Rasulullah
b. Akhlak terhadap kedua orang tua (birrul walidain)
c. Akhlak terhadap diri sendiri
d. Akhlak terhadap keluarga dan sahabat
e. Akhlak terhadap tetangga
f. Akhlak terhadap masyarakat

D. Akhlak buruk terhadap manusia
a. Mudah marah (Al-Ghadab) kondisi emosi seseorang yang tidak dapat ditahan oleh
kesadarannya
b. Iri hati atau dengki (Al-Hasadu atau Al-Hiqdu) yaitu sikap kejiwaan seseorang
yang selalu menginginkan agar kenikmatan dan kebahagiaan hidup orang lain
hilang sama sekali
c. Mengadu domba (An-Namiimah)yaitu perilaku yang suka memindahkan
perkataan kepada orang lain, dengan maksud hubungan social keduanya rusak.
d. Mengumpat (Al-Ghiibah) yaitu perilaku suka membicarakan keburukan seseorang
kepada orang lain
e. Bersikap congkak (Al-Ash¶aru) yaitu sikap dan perilaku yang menampilan
kesombongan
f. Sikap Kikir (Al-Bukhlu) yaitu suatu sikap yang tidak mau memberikan bantuan
materi ataupun jasa kepada orang lain
g. Berbuat aniaya (Azh-Zhulmu) yaitu suatu perbuatan yang merugikan orang lain,
baik kerugian materil maupun non materil
Dengan demikian akhlak terbagi menjadi dua jenis :
a. Akhlak yang baik atau terpuji (Akhlaqul Mahmudah) yaitu perbuatan baik
terhadap Allah dan terhadap makhluk yang lain
b. Akhlak yang tercela (Akhlaqul Madzmumah) yaitu perbuatan buruk terhadap
Allah dan makhluk yang lain.
6. Kiat-kiat Mencapai Akhlak yang Terpuji
A. Aqidah yang benar
Aqidah memiliki peranan yang besar sekali, karena akhlak seseorang pada umumnya
merupakan buah dari pola fikirnya dan aqidah yang diyakininya, serta agama yang
dianutnya.
B. Doa
Doa ibarat pintu yang besar sekali, apabila dibukakan bagi seorang hamba ia akan
mendatangkan banyak kebaikan dan menurunkan keberkahan.Nabi banyak merendah
kepada Allah memohon agar dikaruniai budi pekerti yang agung.
C. Mujahadah (kesungguhan hati)
Kesungguhan hati mempunyai peranan yang sangat penting sekali.Barangsiapa yang
bersungguh-sungguh menghiasi dirinya dengan kemuliaan maka ia akan mendapat
banyak kebaikan.seperti dalam Quran surat Al-Hijr ayat 99
´M´P´´Bb.´ ´Ó´).: P´´/´= ´Ó.H´V´0´·
´´´´f.H´ÒBb ´´´´

͞dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).͟

D. Muhasabah (Instropeksi)
Yaitu dengan mengoreksi dirijika telah melakukan akhlak yang tercela.
E. Berusaha untuk selalu tersenyum dan ceria
Sesungguhnya senyum seorang seorang di hadapan saudaranya sesama muslim
merupakan salah satu bentuk shadaqah yang memiliki nilai di sisi Allah.
F. Berpaling dari orang-orang bodoh
Barangsiapa yang berpaling dari orang-orang bodoh , berarti dia telah menjaga
kehormatannya, menentramkan jiwanya dan menyelamatkan pendegarannya dari sesuatu
yang menyakitinya
´H´. .¬´´´´´ÒBb ´U´ò´0.´ ´B´×´´´ÒBB´)
´´´M´´´0.´ ´·´´ ´´´´1´·´·´6Bb
´´´´´

͞jadilah Engkau Pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta
berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.͟






































DAFTAR PUSTAKA
Ernawati.Integrasi Nilai Moral Agama Dalam Pendidikan Budi Pekerti,[Online].Tersedia :
http://idb4.wikispaces.com/file/view/rc01-
INTEGRASI+NILAI+MORAL+AGAMA+DALAM+PENDIDIKAN+BUDI+PEKERTI.pdf/.[1
0 Januari 2011]
Islamicbook.Akhlak Dalam Perspektif Islam.[Online].Tersedia :
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-48.pdf.[10 Januari 2011]
Kppn-tanjungredeb.Akhlak.[Online].Tersedia : http://kppn-
tanjungredeb.net/dl/ebooks/agama_islam/bab5-akhlak.pdf.[10 Januari 2011]



KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat. Dalam makalah ini diharapkan dapat member pengetahuan kepada pembaca tentang pengertian dan ruang lingkup akhlak sampai kiat-kiat mencapai akhlak terpuji. . Kami selaku penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak. Bandung. yaitu : y Bapak Suja¶i sebagai dosen pembimbing mata kuliah ³Pendidikan Agama Islam dan Etika´ y y Teman-teman Teknik Informatika angkatan 2010 Dan berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah membantu pembuatan makalah ini Makalah ini tidak lepas dari kekurangan. 10 Januari 2011 Enggih Adiguna M. maka sebagai penyusun kami menerima kritik dan saran yang membangun agar kelak menjadikan kinerja kami lebih baik. taufik dan hidayahNya kami dapat menyelesaikan tugasmata kuliah Pendidikan Agama Islam dan Etika dalam pembuatan makalah berjudul ³Akhlak dan Budi Pekerti´.

Islam Mengutamakan Akhlak 3. Implementasi Akhlak dalam Kehidupan Bersama 6. Kiat-kiat Mencapai Akhlak Terpuji . Pengertian dan Ruang Lingkup Akhlak 2.DAFTAR ISI 1. Keutamaan Akhlak 5. Rasul Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak 4.

syari¶ah dan akhlak.Penggolongan itu didasarkan pada penjelasan Nabi Muhammad pada malaikat Jibril di depan para sahabatnya emngenai arti Islam.1. Di dalam Qur¶an terdapat kata ihsan yang artinya berbuat kebajikan atau kebaikan. syari¶ah dan akhlak.Perkataan ihsan berasal dari kata ahsanayahsinu-ihsanan yang berarti berbuat baik. antara lain terdapat pada surat An-Nahl ayat 90 # j[ m B  n $ d  D .Intinya hampir sama dengan isi yang dikandung oleh perkataan akidah. Pengertian dan Ruang Lingkup Akhlak Sebagaimana telah kita ketahuibahwa komponen utama agama Islam adalah akidah. Iman dan Ihsan yang ditanyakan Jibril kepada Beliau.

senantiasa bersyukur dan berterima kasih. budi. berbicara benar dan sebagainya. ia merangkumi sifat-sifat seperti berbakti pada keluarga dan negara.  )d WT B ^ O/_WT rU5 < dWT  P n   WT nZ. tabiat dan adab. keberanian (menundukkan kekuatan hawa nafsu) dan bersifat adil. memberi kepada kaum kerabat. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. Akhlak itu terbagi dua yaitu Akhlak yang Mulia atau Akhlak yang Terpuji (Al-Akhlakul Mahmudah) dan Akhlak yang Buruk atau Akhlak yang Tercela (Al-Ahklakul Mazmumah). dan Allah melarang dari perbuatan keji. . Akhlak berasal dari kata ³akhlaq´ yang merupakan jama¶ dari ³khulqu´ dari bahasa Arab yang artinya perangai. Jelasnya. menurut Imam Ghazali ada 4 perkara. Dan tentang kebaikan pada surat Ar-Rahman ayat 60 Y B ^ O/_  [A B ^ "[F O/_ tidak ada Balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). memelihara diri dari sesuatu yang tidak baik. berani mempertahankan agama. Seperti kata pepatah seorang penyair Mesir. maka lenyap pulalah bangsa itu". Syauqi Bei: "Hanya saja bangsa itu kekal selama berakhlak. hidup bermasyarakat dan bersilaturahim. Akhlak yang mulia. . Bila akhlaknya telah lenyap. yaitu bijaksana. kemungkaran dan permusuhan. Masyarakat dan bangsa yang memiliki akhlak mulia adalah penggerak ke arah pembinaan tamadun dan kejayaan yang diridai oleh Allah Subhanahu Wataala. sabar dan rida dengan kesengsaraan. WT  UZ  ET n ZlU! 0  [ U 0  d  Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) Berlaku adil dan berbuat kebajikan.

$ U . Islam Mengutamakan Akhlak Mungkin banyak diantara kita kurang memperhatikan masalah akhlak. 2. supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka. akhlak yang buruk dapat mengakibatkan berbagai macam kerusakan baik bagi orang itu sendiri.´ Atau ucapan : ³Dia sih agamanya bagus tapi sama tetangga tidak .   DT q & U! nZ< . sombong. Sehingga tidak dapat disalahkan bila ada keluhan-keluhan yang terlontar dari kalangan awam. dan penyakit-penyakit hati yang lainnya. namun disisi lain dalam masalah akhlak kurang diperhatikan. suudzaan (berprasangka buruk).U!WT $W SUWT    DS < $ U !WT  0 I  <o n[\ DUU  )   " FT 0 F oU. agar mereka kembali (ke jalan yang benar). akhlak yang baik itu dapat diwujudkan dengan mendekatkan diri kita kepada Allah yaitu dengan mematuhi segala perintahnya dan meninggalkan semua larangannya. mengikuti ajaran-ajaran dari sunnah Rasulullah. sebagai mana firman Allah Subhanahu Wataala dalam Surat Ar-Ruum ayat 41 Jo[  s k^ Z  n[IU j dT / ^ Z [.  0 I < K$ DS Z  Kamu adalah umat yang terbaik untuk manusia.Akhlak yang mulia yaitu akhlak yang diridai oleh Allah SWT . seperti firman Allah dalam surat Al-Imran 110  . nifaq (munafik). seperti ucapan : ³Wah udah ngerti agama kok kurang ajar sama orang tua. orang lain yang di sekitarnya maupun kerusakan lingkungan sekitarnya sebagai contohnya yakni kegagalan dalam membentuk masyarakat yang berakhlak mulia samalah seperti mengakibatkan kehancuran pada bumi ini. mencegah diri kita untuk mendekati yang ma¶ruf dan menjauhi yang munkar.  /[A n \  R $  Wo n[\ 0 )<  T n [. berupaya menelaah dan mempelajarinya. dengki.  B E S[I . Di satu sisi kita mengutamakan tauhid yang memang merupakan perkara pokok/inti agama ini. menuju kepada yang makruf dan mencegah yang mungkar dan beriman kepada Allah Akhlak yang buruk itu berasal dari penyakit hati yang keji seperti iri hati.  n U  WT   W  0 IU d l l   < DS A n d 0 I [ U S  *Z Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi. ujub. hasud. TWT ES .

Dalam riwayat Bukhari dan Muslim dari Abdillah bin amr bin Al µAsh radhiallahu µanhuma disebutkan : ³Sesungguhnya sebaik-baik kalian ialah yang terbaik akhlaknya. ³Hanyalah aku diutus (oleh Allah) untuk menyempurnakan akhlak. Tauhid merupakan realisasi akhlak seorang hamba terhadap Allah dan ini merupakan pokok inti akhlak seorang hamba.Ahmad. Seorang yang bertauhid dan baik akhlaknya berarti ia adalah sebaik-baik manusia. Rasul Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak Muhammad shalallahu µalaihi wa salam. bahkan beliau shalallahu µalaihi wa sallam sendiri menegaskan bahwa kedatangannya adalah untuk menyempurnakan akhlak yang ada pada diri manusia. Selama sepuluh tahun saya melayani Rasulullah shalallahu µalahi wa sallam. 3. Islam bukanlah agama yang mengabaikan akhlak. Seharusnya ucapan-ucapan seperti ini ataupun yang semisal dengan ini menjadi cambuk bagi kita untuk mengoreksi diri dan membenahi akhlak.Bukhari dan Muslim). tahqiq Rabbah dan Daqqaq). dan lain-lain.627. Yang perlu diingat bahwa tauhid sebagai sisi pokok/inti islam yang memang seharusnya kita utamakan.pedulian«´. dan sebaliknya bila seorang muwahhid memiliki akhlak yang buruk berarti lemah tauhidnya. lihat Ash Shahihah oleh Asy Syaikh al Bani no.284 dan 751). Karena ketinggian akhlak beliau sebagaimana firmanNya dalam surat Al Qalam ayat 4 1k "  \ sP![ U [ 4 WT dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. Semakin sempurna tauhid seseorang maka semakin baik akhlaknya. Keutamaan Akhlak Abu Hurairah radhiallahu µanhu mengabarkan bahwa suatu saat Rasulullah pernah ditanya tentang kriteria orang yang paling banyak masuk syurga. Akhlak merupakan tolak ukur kesempurnaan iman seorang hamba sebagaimana telah disabdakan oleh Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam : ³Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang terbaik akhlaknya. Saya juga belum pernah mencium bau yang lebih wangi dari bau Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam. belum pernah saya dibentak atau ditegur perbuatan saya : mengapa engkau berbuat ini ? atau mengapa engkau tidak mengerjakan itu ?´ (HR. .´ (HR. rasul kita yang mulia mendapat pujian Allah. dari abu Hurairah radhiallahu µanhu. Dan akhlak mempunyai hubungan yang erat.´ (HR. diriwayatkan juga oleh Ahmad. Beliau shalallahu µalaihi wasallam menjawab : ³Taqwa kepada Allah dan Akhlak yang Baik. namun tidak berarti mengabaikan perkara penyempurnaannya.45 dan beliau menshahihkannya). Disahihkan Al Bani dalam Ash Shahihah No.´ (Hadits Shahih Riwayat Tirmidzi. Dalam hadits lain Anas memuji beliau shalallahu µalahi wasallam : ³Belum pernah saya menyentuh sutra yang tebal atau tipis lebih halus dari tangan Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam. bahkan islam mementingkan akhlak.´ 4. Anas bin Malik radhiallahu µanhu seorang sahabat yang mulia menyatakan: ³Rasulullah shalallahu µalaihi wa sallam adalah manusia yang paling baik budi pekertinya. Bukhari dan Muslim).´ (HR Tirmidzi. Lihat Riyadus Sholihin no. juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad.

air. Dalam timbangan (mizan) amal pada hari kiamat tidak ada yang lebih berat dari pada akhlak yang baik. dan dishahihkan oleh syaikh Al Salim Al Hilali).1994:4.5) Akhlak terhadap makhsluk dibagi menjadi dua : 1. Dari Jabir radhiallahu µanhu berkata : Rasulullah shalallahu µalaihi wa sallam bersabda : ³Sesungguhnya orang yang paling saya kasihi dan yang paling dekat padaku majelisnya di hari kiamat ialah yang terbaik budi pekertinya. dishahihkan Al Bani. dsb) 5. Karena itu sudah sepantasnya setiap muslimah mengambil akhlak yang baik sebagai perhiasannya. Akhlak terhadap makhluk hidup bukan manusia (tumbuhan dan hewan) b. Akhlak terhadap manusia . Diriwayatkan juga oleh Ahmad dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban. bukan pula hitam putih akhlak itu menurut ukuran adat yang dibuat manusia. Yang perlu diingat bahwa ukuran baik atau buruk suatu akhlak bukan ditimbang menurut selera individu. sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu µalaihi wa sallam : ³ Sesuatu yang paling berat dalam mizan (timbangan seorang hamba) adalah akhlak yang baik. udara. Lihat ash Shahihah Juz 2 hal 535). yang dianggap baik oleh adat bernilai jelek menurut timbangan syari¶at atau sebaliknya. Dari hadits-hadits di atas dapat dipahami bahwa akhlak yang paling baik memiliki keutamaan yang tinggi. ilmu akhlak adalah ilmu yang menentukan batas baik dan buruk.Tatkala Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam menasehati sahabatnya. Karena boleh jadi. antara yang terpuji dengan yang tercela tentang perkataan dan perbuatan manusia antara lahir dan batin (Asmaran AS. Lihat Ash shahihah Juz 2 hal 418-419). Akhlak terhadap makhluk (mati) bukan manusia (tanah. ia berkata bahwa Rasulullah shalallahu µalaihi wasallam bersabda : ³Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada dan balaslah perbuatan buruk dengan perbuatan baik niscaya kebaikan itu akan menutupi kejelekan dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik. Akhlak terhadap Allah (Khalik) antara lain: . Akhlak terhadap orang lain 2. Abu Daud dan Ahmad. Akhlak terhadap diri sendiri b. yang terdiri dari: a. Allah sebagai Pembuat syari¶at ini. beliau shalallahu µalahi wasallam menggandengkan antara nasehat untuk bertaqwa dengan nasehat untuk bergaul/berakhlak yang baik kepada manusia sebagaimana hadits dari abi dzar.´ (HR. Maha Tahu dengan keluasan ilmu-Nya apa yang mendatangkan kemashlahatan/kebaikan bagi hamba-hamba-Nya. ia berkata: hadits hasan. Jelas bagi kita bahwa semuanya berpatokan pada syari¶at. Tirmidzi dengan sanad hasan. Implementasi Akhlak dalam Kehidupan bersama A. dalam semua masalah termasuk akhlak. Dipandang dari terminology. Akhlak terhadap bukan manusia a.´ (HR Tirmidzi.´ (HR.

b. Akhlak buruk terhadap Alah a. Akhlak terhadap masyarakat D. . Al-Raja. Riya¶ (Ar-Riyaa¶) yaitu sikap yang selalu menunjuk-nunjukkan perbuatan baik yang dilakukannya f. Mudah marah (Al-Ghadab) kondisi emosi seseorang yang tidak dapat ditahan oleh kesadarannya b. Qana¶ah. yaitu menerima dengan ikhlassemua qodlo dan qodar Ilahi setelah berikhtiar secara maksimal e. yaitu mencintai Allah melebihi cinta kepada apa pun dan siapapun juga dengan mengunakan firman-Nya dalam Quran sebagai pedoman kehidupan. sehingga selalu ingin menambahapa yang seharusnya ia mliki. Tawakkal.a. As-Syukr. tanpa memerhatikan hak-hak orang lain C. Akhlak terhadap tetangga f. Akhlak terhadap Rasulullah b. Musyrik (Al-Syirk) yaitu sikap mempersekutukan Allah dengan makhluknya c. yaitu bertobat kepada Allah dengan sebenar-benar nya tobat g. yaitu mengharapkan karunia dan berusaha memperoleh keridloan Allah c. Rakus atau tamak(Al-Hirshu atau At-Tama¶u) yaitu sikap yang tidak pernah merasa cukup. Iri hati atau dengki (Al-Hasadu atau Al-Hiqdu) yaitu sikap kejiwaan seseorang yang selalu menginginkan agar kenikmatan dan kebahagiaan hidup orang lain hilang sama sekali c. yaitu berserah diri kepada Allah B. Munafiq (An-Nifaaq) yaitu sikap yang menampilkan dirinya bertentangan dengan kemauan hatinya. Akhlak buruk terhadap manusia a. Akhlak terhadap kedua orang tua (birrul walidain) c. e. b. At-Taubah. Boros atau berfoya foya (Al-Israaf) yaitu perbuatan yang melalui batas-batas ketentuan agama g. dengan maksud hubungan social keduanya rusak. Akhlak terhadap keluarga dan sahabat e. Akhlak terhadap sesama manusia a. Mengadu domba (An-Namiimah)yaitu perilaku yang suka memindahkan perkataan kepada orang lain. Al-Hubb. yaitu mensyukuri nikmat dan karunia Allah d. Memohon ampun hanya kepada Allah f. Murtad (Ar-Riddah) yaitu sikap meninggalkan agama islam dan menjadi kafir d. Akhlak terhadap diri sendiri d. Takabbur (Al-Kibru) yaitu sikapmenyombongkan diri sehinggal tidak mau mengakui kekuasaan Allah di ala mini.

Mujahadah (kesungguhan hati) Kesungguhan hati mempunyai peranan yang sangat penting sekali. Aqidah yang benar Aqidah memiliki peranan yang besar sekali. B. Muhasabah (Instropeksi) Yaitu dengan mengoreksi dirijika telah melakukan akhlak yang tercela. Bersikap congkak (Al-Ash¶aru) yaitu sikap dan perilaku yang menampilan kesombongan f. 6. Mengumpat (Al-Ghiibah) yaitu perilaku suka membicarakan keburukan seseorang kepada orang lain e.d.Nabi banyak merendah kepada Allah memohon agar dikaruniai budi pekerti yang agung. C.[O [ Wr j  WT Wl  dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal). Doa Doa ibarat pintu yang besar sekali.Barangsiapa yang bersungguh-sungguh menghiasi dirinya dengan kemuliaan maka ia akan mendapat banyak kebaikan. Kiat-kiat Mencapai Akhlak yang Terpuji A. karena akhlak seseorang pada umumnya merupakan buah dari pola fikirnya dan aqidah yang diyakininya.seperti dalam Quran surat Al-Hijr ayat 99 [Wl ! d  . E. baik kerugian materil maupun non materil Dengan demikian akhlak terbagi menjadi dua jenis : a. serta agama yang dianutnya. D. apabila dibukakan bagi seorang hamba ia akan mendatangkan banyak kebaikan dan menurunkan keberkahan. Berbuat aniaya (Azh-Zhulmu) yaitu suatu perbuatan yang merugikan orang lain. Berusaha untuk selalu tersenyum dan ceria Sesungguhnya senyum seorang seorang di hadapan saudaranya sesama muslim merupakan salah satu bentuk shadaqah yang memiliki nilai di sisi Allah. Akhlak yang baik atau terpuji (Akhlaqul Mahmudah) yaitu perbuatan baik terhadap Allah dan terhadap makhluk yang lain b. Akhlak yang tercela (Akhlaqul Madzmumah) yaitu perbuatan buruk terhadap Allah dan makhluk yang lain. Berpaling dari orang-orang bodoh . Sikap Kikir (Al-Bukhlu) yaitu suatu sikap yang tidak mau memberikan bantuan materi ataupun jasa kepada orang lain g. F.

serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. menentramkan jiwanya dan menyelamatkan pendegarannya dari sesuatu yang menyakitinya  p   q &  I RI  WT WS B [  l ] n TWT jadilah Engkau Pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf. berarti dia telah menjaga kehormatannya. .Barangsiapa yang berpaling dari orang-orang bodoh .

islamicbook.Integrasi Nilai Moral Agama Dalam Pendidikan Budi Pekerti.[1 0 Januari 2011] Islamicbook.[Online].Tersedia : http://idb4.wikispaces.[Online].Tersedia : http://kppntanjungredeb.pdf.DAFTAR PUSTAKA Ernawati.Tersedia : http://www.ws/indonesian/indonesian-48.pdf/.pdf.net/dl/ebooks/agama_islam/bab5-akhlak.Akhlak Dalam Perspektif Islam.com/file/view/rc01INTEGRASI+NILAI+MORAL+AGAMA+DALAM+PENDIDIKAN+BUDI+PEKERTI.[10 Januari 2011] Kppn-tanjungredeb.[10 Januari 2011] .[Online].Akhlak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful