P. 1
PERPINDAHAN KALOR KONDUKSI

PERPINDAHAN KALOR KONDUKSI

|Views: 1,016|Likes:
Published by PenuhTandaTanya

More info:

Published by: PenuhTandaTanya on Aug 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2013

pdf

text

original

LEMBAR KERJA SISWA

Judul percobaan Kelas/ semester : Perpindahan kalor secara konduksi : X / Genap

Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan cara perpindahan kalor Indikator Pencapaian : Melakukan percoban perpindahan kalor secara konduksi Alokasi Waktu : 45 menit

I.

TUJUAN PERCOBAAN Mampu mengetahui perpindahan kalor secara konduksi Mampu mengetahui karakteristik perpindahan kalor secara konduksi ALAT DAN BAHAN Dalam percobaan, alat dan bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut: Pembakar Bunsen Standar Korek api Batang besi Batang tembaga Plastisin Mistar

II.

III.

PROSEDUR KERJA Untuk percobaan ini, lakukanlah prosedur kerja sebagai berikut: Percobaan 1 1. Bentuklah plastisin menjadi 4 bulatan kecil 2. Tempelkan bulatan plastisin tersebut pada batang tembaga dengan mengatur jarak antar bulatan 1 cm! 3. Tempatkan batang tembaga pada tiang standar (bulatan plastisin dihadapkan ke bawah) seperti pada gambar!

4. Panaskan pangkal logam tembaga dengan menggunakan pembakar bunsen!
1

IV.

Percobaan 2 1. Bentuklah plastisin menjadi 2 bulatan kecil 2. Tempelkan bulatan plastisin tersebut pada ujung batang tembaga dan besi 3. Tempatkan batang tembaga dan besi tersebut pada tiang standar (bulatan plastisin dihadapkan ke bawah) 4. Panaskan logam tembaga dan besi secara bersama dengan menggunakan pembakar bunsen JAWABAN Percobaan 1 1. Amati apa yang terjadi pada bulatan plastisin! Mengapa demikian? Jelaskan! m Bulatan plastisin lama-kelamaan akan meleleh/ mencair dan akhirnya akan jatuh. Hal ini disebabkan adanya perpindahan energi kalor secara konduksi. 2. Apakah bulatan plastisin jatuh secara bersamaan? Mengapa? m Tidak. Bulatan plastisin jatuh satu persatu. Bulatan plastisin yang terlebih dahulu jatuh adalah bulatan plastisin yang paling dekat dengan sumber kalor (api) karena laju aliran kalor berbanding terbalik dengan panjang (jarak) plastisin terhadap api. Semakin dekat plastisin terhadap api, semakin cepat plastisin mendapat kalor.

Percobaan 2 1. Amati apa yang terjadi? Mengapa demikian? Jelaskan! m Yang terjadi adalah bulatan plastisin lama-kelamaan akan meleleh/ mencair dan akhirnya jatuh. Hal ini dikarenakan adanya perpindahan energi kalor secara konduksi. Tetapi, terdapat perbedaan waktu dalam mencairkan plastisin tersebut.
2

2. Bulatan plastisin pada jenis logam manakah yang cepat jatuh? Mengapa demikian? m Bulatan plastisin pada besi yang cepat jatuh. Hal ini dikarenakan besi merupakan konduktor yang lebih baik daripada tembaga.

Buatlah kesimpulan dari kedua percobaan tersebut! m Kesimpulan dari kedua percobaan tersebut adalah: Perpindahan kalor secara konduksi (hantaran) adalah perpindahan kalor tanpa diikuti perpindahan partikel-partikelnya. Laju aliran kalor pada batang konduktor: Berbanding lurus dengan perbedaan suhu antarujung batang Berbanding lurus dengan luas penampang batang Berbanding terbalik dengan panjang batang Secara matematis laju aliran kalor (H) pada batang konduktor adalah:  Keterangan: A = luas penampang batang konduktor (m2) I = panjang batang konduktor (m) T = selisih suhu kedua ujung batang (°C / K) t = waktu (s) k = konduktivitas termal (W/mK) Laju aliran kalor, bergantung pada konduktivitas termal zat (k), p ukuran kemampuan zat menghantarkan kalor. Semakin besar nilai k, semakin cepat perpindahan aliran kalor. Semakin kecil nilai k, semakin lambat perpindahan aliran kalor.

3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->