Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Posted on 6 April 2010 by fisikakoeman2 Pengukuran adalah proses membandingkan nilai besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan. Hasil dari pada pengukuran merupakan besaran. Besaran adalah sesuatu yang dapat di ukur dan dinyatakan dengan angka atau nilai dan memiliki satuan. Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu 1. dapat diukur atau dihitung 2. dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai 3. mempunyai satuan Bila ada satu saja dari syarat tersebut diatas tidak dipenuhi maka sesuatu itu tidak dapat dikatakan sebagai besaran. Besaran berdasarkan cara memperolehnya dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu : 1. Besaran Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari pengukuran. Karena diperoleh dari pengukuran maka harus ada alat ukurnya. Sebagai contoh adalah massa. Massa merupakan besaran fisika karena massa dapat diukur dengan menggunakan neraca. 2. Besaran non Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari penghitungan. Dalam hal ini tidak diperlukan alat ukur tetapi alat hitung sebagai misal kalkulator. Contoh besaran non fisika adalah Jumlah. Dalam fisika terdapat dua besaran yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang satuannya didefinisikan terlebih dahulu dan tidak dapat dijabarkan dari besaran lain. Besaran pokok yang paling umum ada 7 macam yaitu Panjang (m), Massa (kg), Waktu (s), Suhu (K), Kuat Arus Listrik (A), Intensitas Cahaya (cd), dan Jumlah Zat (mol). Besaran pokok mempunyai ciri khusus antara lain diperoleh dari pengukuran langsung, mempunyai satu satuan (tidak satuan ganda), dan ditetapkan terlebih dahulu.

Besaran Turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok. Jika suatu besaran turunan merupakan perkalian besaran pokok , satuan besaran turunan itu juga

atau biasa disebut sistem MKS dan satuan yang lain yang biasa dipakai dalam fisika adalah centimeter. mempunyai satuan lebih dari satu dan diturunkan dari besaran pokok. Besaran ini kelihatannya berbeda tetapi sesungguhnya besaran ini sama yaitu besaran turunan gaya. begitu juga berlaku didalam satuan besaran turunan yang merupakan pembagian besaran pokok. . percepatan dan lain-lain. Besaran berdasarkan arah dapat dibedakan menjadi 2 macam. Saat membahas bab Besaran dan Satuan maka kita tidak akan lepas dari satu kegiatan yaitu pengukuran. kilogram. Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. Besaran vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan arah sebagai contoh besaran kecepatan. tidak mungkin dalam 2 besaran yang berbeda mempunyai satuan yang sama. SISTEM SATUAN INTERNASIONAL Sistem satuan internasional telah disepakati pada tahun 1960 oleh Konferensi Umum Kesebelas mengenai berat dan ukuran. dengan nama Sistem international (SI). 2. Sebagai contoh Gaya (F) mempunyai satuan Newton dan Berat (w) mempunyai satuan Newton. Setiap besaran mempunyai satuan masing-masing. perlajuan dan lain-lain. Besaran turunan mempunyai ciri khusus antara lain : diperoleh dari pengukuran langsung dan tidak langsung. Besaran sekalar adalah besaranyang mempunyai nilai saja sebagai contoh kelajuan. Sistem satuan internasional menggunakan satuan dasar meter. Apa bila ada dua besaran berbeda kemudian mempunyai satuan sama maka besaran itu pada hakekatnya adalah sama. dan sekon. yaitu : 1. Pengertian Satuan Satuan didefinisikan sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran.merupakan perkalian satuan besaran pokok. gram sekon atau sistem CGS.

Pengukuran waktu dengan menggunakan stopwatch . Pengukuran massa dengan menggunakan neraca/timbangan neraca dan penggunaannya 5.1. Pengukuran panjang dengan menggunakan jangka sorong Jangka sorong dan penggunaannya 3. Pengukuran panjang dengan menggunakan mistar/penggaris mistar dan penggunaannya 2. Pengukuran panjang dengan menggunakan mikrometerskrup mikrometerskrup dan penggunaannya 4.

stopwatch dan penggunaannya 6. Pengukuran arus listrik dengan menggunakan amperemeter amperemeter dan penggunaannya . Pengukuran suhu/temperatur dengan menggunakan thermometer thermometer dan penggunaannya 7.

dan Jumlah Zat (mol). dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai 3. Besaran ini ada banyak macamnya sebagai contoh gaya (N) diturunkan dari besaran pokok massa. Besaran Fisika sendiri dibagi menjadi 2 1. dan ditetapkan terlebih dahulu. dapat diukur atau dihitung 2. Besaran Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari pengukuran. tidak mungkin dalam 2 besaran yang berbeda mempunyai satuan yang sama. Karena diperoleh dari pengukuran maka harus ada alat ukurnya. Suhu (K).Pengertian Besaran Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung. Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Sebagai contoh adalah massa. Volume (meter kubik) diturunkan dari besaran pokok panjang. 2. Besaran pokok mempunyai ciri khusus antara lain diperoleh dari pengukuran langsung. 2. Sebagai contoh Gaya (F) mempunyai satuan Newton dan Berat (w) mempunyai satuan Newton. dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan. Besaran turunan mempunyai ciri khusus antara lain : diperoleh dari pengukuran langsung dan tidak langsung. Setiap besaran mempunyai satuan masing-masing. dan lain-lain. Apa bila ada dua besaran berbeda kemudian mempunyai satuan sama maka besaran itu pada hakekatnya adalah sama. Massa merupakan besaran fisika karena massa dapat diukur dengan menggunakan neraca. Saat membahas bab Besaran dan Satuan maka kita tidak akan lepas dari satu kegiatan yaitu pengukuran. mempunyai satuan Bila ada satu saja dari syarat tersebut diatas tidak dipenuhi maka sesuatu itu tidak dapat dikatakan sebagai besaran. Dalam hal ini tidak diperlukan alat ukur tetapi alat hitung sebagai misal kalkulator. Untuk melihat berbagai rumus . Besaran berdasarkan cara memperolehnya dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu : 1. Massa (kg). Besaran non Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari penghitungan. Besaran pokok yang paling umum ada 7 macam yaitu Panjang (m). Pengertian Satuan Satuan didefinisikan sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Waktu (s). Kuat Arus Listrik (A). Besaran ini kelihatannya berbeda tetapi sesungguhnya besaran ini sama yaitu besaran turunan gaya. Contoh besaran non fisika adalah Jumlah. Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu 1. Intensitas Cahaya (cd). panjang dan waktu. mempunyai satuan lebih dari satu dan diturunkan dari besaran pokok. Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. mempunyai satu satuan (tidak satuan ganda). Besaran Pokok adalah besaran yang ditentukan lebih dulu berdasarkan kesepatan para ahli fisika.

perlajuan dan lain-lain.files. percepatan dan lain-lain. . Besaran sekalar adalah besaranyang mempunyai nilai saja sebagai contoh kelajuan. Besaran vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan arah sebagai contoh besaran kecepatan.pdf Besaran berdasarkan arah dapat dibedakan menjadi 2 macam 1. 2.wordpress.dalam bab besaran dan satuan silakan klik http://alljabbar.com/2008/03/01besaran-dan-satuan.

1.7 Intensitas cahaya o 1. Sifat ini dinyatakan dalam angka melalui hasil pengukuran. maka ditetapkan satuan untuk tiap besaran.Besaran Dari Wikipedia bahasa Indonesia.1 Besaran pokok  1.5 Suhu  1.1. r. Daftar isi [sembunyikan] • 1 Besaran fisis o 1.4 Kuat arus listrik  1.3 Waktu  1. Satuan juga menunjukkan bahwa setiap besaran diukur dengan cara berbeda. x. t m I. Besaran menyatakan sifat dari benda. cari Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur.1.6 Jumlah molekul  1.1. Oleh karena satu besaran berbeda dengan besaran lainnya.2 Besaran turunan 2 Lihat pula • [sunting] Besaran fisis [sunting] Besaran pokok Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.2 Massa  1. memiliki nilai dan satuan.1. dihitung. i T n [L] [T] [M] [I] [θ] [N] meter detik (sekon) kilogram ampere kelvin Mol m s kg A K mol . Besaran pokok dalam Sistem Internasional Nama Panjang Waktu Massa Arus listrik Suhu Jumlah molekul Simbol dalam rumus Simbol dimensi Satuan SI Simbol satuan l.1 Panjang  1. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.1.1. dll.

Satuan massa adalah "kilogram" (disingkat kg) Definisi Satu kilogram adalah massa sebuah kilogram standar yang disimpan di lembaga Timbangan dan Ukuran Internasional (CGPM ke-1. dengan tebal yang dapat diabaikan dan diletakkan pada jarak pisah 1 meter dalam vakum. Definisi Satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) dalam selang waktu 1/299 792 458 sekon. [sunting] Massa Massa zat merupakan kuantitas yang terkandung dalam suatu zat. [sunting] Suhu Satuan suhu adalah "kelvin" (disingkat K) . 1899) [sunting] Waktu Satuan waktu adalah "sekon" (disingkat s) (detik) Definisi Satu sekon adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 770 kali dalam transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya (CGPM ke-13. menghasilkan gaya 2 X 10-7 newton pada setiap meter kawat. 1967) [sunting] Kuat arus listrik Satuan kuat arus listrik adalah "Ampere" (disingkat A) Definisi Satu Ampere adalah kuat arus tetap yang jika dialirkan melalui dua buah kawat yang sejajar dan sangat panjang.Intensitas cahaya Iv [J] Kandela Cd Keterangan dari macam-macam besaran pokok itu adalah: [sunting] Panjang Satuan panjang adalah "meter".

suhu termodinamika titik tripel air adalah 273.16 K. 1967). Titik tripel air adalah suhu dimana air murni berada dalam keadaan seimbang dengan es dan uap jenuhnya. [sunting] Jumlah molekul Satuan jumlah molekul adalah "mol". 1979) [sunting] Besaran turunan Besaran turunan adalah besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok.16 kali suhu termodinamika titik tripel air (CGPM ke-13. Contoh besaran turunan: Besaran Kecepatan meter per sekon Percepatan meter per sekon kuadrat Luas Volume Gaya meter kuadrat meter kubik Satuan Singkatan m/s m/s² m² m³ Newton (kilogram meter per sekon kuadrat) kg m/s² . [sunting] Intensitas cahaya Satuan intensitas cahaya adalah "kandela" (disingkat cd). Definisi Satu kandela adalah intensitas cahaya suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi monokromatik pada frekuensi 540 X 1012 hertz dengan intensitas radiasi sebesar 1/683 watt per steradian dalam arah tersebut (CGPM ke-16. Dengan demikian.Definisi Satu Kelvin adalah 1/273.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful