gangguan psikologi pada masa kehamilan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Konsep ini terutama dianut oleh para ahli di Jerman. Pada waktu ini peran dominan strukturalisme di Jerman telah diambil alih oleh aliran Gestalt. Paham Gestalt menganggap struktur pengorganisasian mental manusia adalah inherent. Struktur ini memungkinkan manusia belajar dan mendapatkan isi mental itu sendiri. Dengan demikian, Gestalt berfokus pada konsep mental yang aktif namun tetap empiris. Psikoanalisa mengikuti keaktifan mental dari Gestalt (Freud dengan psikodinamikanya pada level kesadaran dan non kesadaran) namun tidak empiris. Tidak seperti aliran lainnya, psikoanalisa berkembang bukan dari riset para akademisi, tapi berdasarkan pengalaman dari praktek klinis. Gejala pertama kehamilan adalah berhentinya siklus haid normal, kebanyakan ibu hamil akan mengalami mual dan muntah, akibat mulai berpengaruhnya aktivitas hormon ± hormon yang muncul dalam kehamilan. Seperti Human Chorionic Gonadottropin ( HCG ), gejala lainnya adalah berkurangnya nafsu makan, mengidam, kelelahan, frekuensi buang air kecil yang meningkat, mengalami sembelit dan kemudian akan mengalami perdarahan berbercak dalam kurun waktu sampai 5 minggu usia kehamilan. Masa paling berat bagi beban psikis ibu hamil terjadi di trimester pertama, yaitu ketika perubahan aktivitas hormonal ibu sedang besar ± besarnya. Perubahan inilah yang sering mempengaruhi stabilitas emosi ibu. Beban fisik dan mental yang di alami ibu hamil biasa di sebabkan oleh karena perubahan fisik dan hormonnya, seperti bentuk tubuh yang melebar dan kondisi ibu yang naik turun, beban ini sering diperparah dengan munculnya trauma ± trauma kehamilan, sehingga masalah yang di hadapi ibu pun semakin kompleks. 1.2 Tujuan Tujuan pembuatan makalah gangguan psikologi pada masa kehamilan agar kita dapat mempelajari dengan seksama mengenai gangguan ± gangguan psikologi pada ibu hamil sehingga kita dapat memahami dan mengenal apa yang di rasakan,dibutuhkan dan di inginkan oleh wanita hamil. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa / mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental. Masa reproduksi merupakan masa yang terpenting bagi wanita dan berlangsung kira ± kira 33 tahun. Haid pada masa ini paling teratur dan siklus pada alat genital bermakna untuk memungkinkan kehamilan. Pada masa ini terjadi ovulasi kurang lebih 450 kali, dan selama ini wanita berdarah selama 1800 hari. Biarpun pada umur 40 tahun keatas perempun masih dapat dihamilkan, fertilitas menurun cepat sesudah umur tersebut ( ilmu kandungan,2008). Kehamilan merupakan episode dramatis terhadap kondisi biologis, perubahan psikologis dan adaptasi dari seorang wanita yang pernah mengalaminya. Sebagian besar kaum wanita menganggap bahwa kehamilan adalah peristiwa kodrati yang harus dilalui tetapi sebagian wanita mengganggap sebagai peristiwa khusus yang sangat menentukan kehidupan selanjutnya. Perubahan fisik dan emosional yang kompleks, memerlukan adaptasi terhadap

pasangan muda terutama pihak perempuan akan sangat di bebani oleh berbagai perasaan yang tidak nyaman. Penyebab terjadinya KDT pada wanita / ibu yang telah menikah antara lain karena kegagalan alat kontrasepsi yang di pakai. ketika di sampaikan janinnya mati reaksi orang tua / ibu pertama kali adalah syok. Selama kehamilan mereka telah mulai untuk mengenali dan merasa dekat dengan janinnya. kebanggaan yang ditumbuhkan dari norma-norma sosial kultural dan persoalan dalam kehamilan itu sendiri dapat merupakan pencetus berbagai reaksi psikologis. b. mereka menolak dan menarik diri. . Oleh karena itu. Bila kehamilan di pertahankan resiko psikis yang timbul yaitu ada kemugkinan pihak perempuan menjadi ibu tunggal karena pasangan tidak mau menikahinya atau tidak mempertanggung jawabkan perbuatannya. beberapa ahli menyebut ini sebagai tahap pencarian karena orang tua mencari alasan tentang kematian. Akan tetapi. Konflik antara keinginan. Wanita Dewasa / Ibu Yang Sudah Menikah Seorang ibu yang tidak menghendaki kehadiran anak disebabkan karena mereka merasa akan menganggu karirnya karena akan membuatnya terikat atau karena ia sudah terlampau sibuk merawat anak ± anak yang lain. memahami ataupun merasakan akibat dari prilaku itu.2 Hamil yang Tidak di Kehendaki / di Harapkan 1. depresi atau tertekan. Memperahankan Kehamilan Semua dampak tersebut dapat membawa resiko baik fisik. mulai dari reaksi emosional ringan hingga ke tingkat gangguan jiwa yang berat. itu pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan ± perasaan takut. panik. ibu yang mengalami proses kehilangan / kematian janin dalam kandungan akan merasa kehilangan. Selain itu mereka merasa tidak dapat membagi waktu antara kesibukan pekerjaan dengan merawat anak. kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi. bersalah atau berdosa. Walaupun kehamilan itu sendiri dirasakan langsung oleh perempuan. pesimis dan lain ± lain. ternyata hasilnya lebih banyak merugikan. ‡ Marah dan bergeming. selain itu. Kehamilan yang tidak di rencanakan sebelumnya bisa merampas ³Kenikmatan³ masa remaja yang seharusnya di nikmati oleh remaja laki ± laki maupun perempuan. hal ini juga bisa mengakibatkan perkawinan bermasalah yang penuh konflik karena sama ± sama belum dewasa dan belum siap memikul tanggung jawab sebagai orang tua. Kalau mereka menikah. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. Salah satu resiko dari seks pranikah atau seks bebas itu adalah kehamilan yang tidak di harapkan ( KTD ). orang tua mungkin mengalami kesulitan untuk kembali ke kehidupan normal sehari ± hari. Hal ini di kelompokkan kedalam berbagai tahapan meliputi : ‡ Syok dan menyangkal. Mengakhiri Kehamilan ( Aborsi ) Bila kehamilan di akhiri bisa mengakibatkan dampak negatif secara psikis.penyesuaian pola hidup dengan proses kehamilan yang terjadi. emosi predominan pada fase ini adalah kesedihan berduka dibarengi dengan kehilangan. tetapi remaja pria juga akan merasakan dampaknya karena harus bertanggung jawab. 1992 ) : a.3 Hamil Dengan Janin Mati Ibu dari janin yang meninggal pada periode perinatal mengalami penderitaan. 2. bila remaja melihat. Pada proses berduka ibu memperlihatkan prilaku yang khas dan merasa emosional tertentu. psikis maupun sosial. seperti di hantui rasa malu yang terus menerus. rendah diri. Kalangan remaja Remaja bisa bilang kalau seks bebas pranikah itu aman untuk di lakukan. 2. tertekan atau stres. Ada dua hal yang bisa dan biasa dilakukan remaja jika mengalami KTD ( kartini. Mereka biasanya mencari hal ± hal yang mungkin meraka lakukan dengan berbeda ‡ Disorientasi dan depresi. tidak percaya dan menyangkal. 2.

Kalau terjadi keguguran dan ketidaknormalan bayi akan merasakan takut yang berlebihan. dll.7 Keguguran Reaksi wanita terhadap keguguran kandungannya itu sangat bergantung pada kontitusi psikisnya sendiri. Energi emosional ditinggalkan dan di kurangi serta mengalami kembali hubungan baru serta aktivitas baru. Maka tak bisa di pungkiri. berbarengan muncul kesediaan untuk tidak menyadari bahwa kehamilannya ilusi belaka. 2. 2. Banyak kebingungan dan kegelisahan tentang apa yang menyebabkan bayi cacat kerena pengaruh obat ± obatan. secara simultan. Pengertian Ketergantungan obat adalah suatu keadaan kebutuhan fisik atau mental ( psikologis ) atau kedua ± duanya yang terjadi sebagai akibat pemakaian abat secara terus ± menerus atau secara periodik. b. Dampak Hamil Dengan Ketergantungan Obat Pengunaan obat ± obatan oleh wanita hamil dapat menyebabkan masalah baik pada ibu maupun janinnya. Wanita hamil dengan ketergantungan obat umumnya takut melahirkan bayi cacat dan mencoba sebisa mungkin untuk menghindari zat ± zat berbahaya yang mungkin membahayakan perkembangan bayi mereka. Oleh komponen yang kontradiktif ini biasanya wanita tidak mau ke dokter untuk memeriksakan dirinya. bahwa janin atau bayi yang di kandungnya itu di . sehingga terjadi proses inhibisi. Setiap orang tentu menginginkan seorang bayi yang sehat dengan semua bagian badan terbentuk pada bagian yang tepat. gejala kehamilan ini secara psikis lebih berat gangguannya daripada peristiwa abortus. ‡ Keluarga yang terlalu disiplin sehingga anak tersebut memberontak untuk menunjukkan kedewasaannya. 2. fase akhir berduka meliputi penerimaan rasa kehilangan dan kembali beraktivitas normal sehari ± hari. panik dan gelisah. sekaligus di barengi ketakutan untuk merealisir keinginan punya anak.‡ Reorganisasi dan penerimaan. Salah satu tindakan pada ibu hamil dengan ketergantungan obat yaitu : mengadakan hubungan dengan keluarga. perceraian dan broken home. Biasanya gejala yang timbul seperti tanda hamil yang pasti yaitu : ‡ Berhentinya menstruasi ‡ Membesarnya perut ‡ Payudara jadi besar ‡ Pinggul jadi besar ‡ Perubahan ± perubahan kelenjar endokrin. Keluarga merupakan lingkungan di mana ibu belajar menyesuaikan diri dalam menghadapi kehidupan. Pada kehamilan pseudosiesis secara psokologis ada sikap yang ambivalen terhadap kehamilannya yaitu ingin sekali menjadi hamil.4 Hamil dengan Keteregantugan Obat a.5 Hamil diluar Nikah Kehamilan di luar nikah biasanya di akibatkan oleh pergaulan bebas yang diakibatkan oleh didikan dari keluarganya berupa : ‡ Kekurangan kasih sayang yang di berikan oleh keluarga terhadap anak perempuannya akibat orang tua sibuk kerja. 2.6 Pseudosiesis Pengertian pseudosiesis adalah kehamilan amaginer atau palsu. Keinginan ± keinginan tersebut dibarengi rasa bersalah dan dorongan untuk menghukum diri sendiri yang kemudian di kompensasikan dalam bentuk agresivitas. Hal yang sangat individu ini mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan. Janin akan megalami cacat fisik dan emosional.

dengan kata lain bahwa kehamilan membawa konsekwensi pada wanita-wanita untuk melakukan penyesuaian atau perubahan ± perubahan yang terjadi pada dirinya.rasakan sebagai bagian dari jasmani dan rohaninya sendiri. Ketakutan oleh fantasi-fantasi kehamilan. Kecemasan yang disebabkan dari stres pekerjaan atau perselisihan dengan suami maupun dengan anggota keluarga lain. Adanya penolakan dari ayah bayi 2.8 Kemandulan Pengalaman membuktikan bahwa ketakutan serta kecemasan yang berkaitan dengan fungsi reproduksi akan menimbulkan dampak menimbulkan dampak yang merintangi tercapainya orgasme pada coitus. Pengaruh psikis: 1. 2. 2. Ketakutan untuk menjadi ibu 4. mencari bantuan pada faktor penyebab tersebut. Adapun sebab-sebab dari ketakutan tersebut biasanya dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman sejak pubertas. Perut semakin membuncit 2. Ketakutan-ketakutan yang tidak disadari (dibawah alam sadar) 2. 2. Wanita hamil yang bersangkutan. Contoh ketakutan tersebut berupa: 1. Sehingga faktor-faktor ketakutan tersebut ialah rasa bersalah disadari dan mempengaruhi kehidupan psikis. maka sejak saat itu sampai masa nifas berturut ± turut akan mengalami perubahan baik fisik maupun psikis. antara lain berupa gejala muntah-muntah dan perut menjadi kembung. perubahan ± perubahan yang tejadi mencakup aspek ± aspek sebagai berikut : 1. Pendapat yang keliru tentang reproduksi akan diinternalisasikan (dicernakan dalam pribadinya) oleh wanita yang bersangkutan dan lambat laun akan menjadi pengaruh psikis.8 Faktor ± Faktor yang Menimbulkan Stres pada Wanita Hamil Berdasarkan SSRS ( Sosial readjusment Rating Scale ) kehamilan menduduki rangking ke 12 dari 43 kejadian dalam kehidupan seorang yang dapat menimbulkan stres. di dorong oleh harapan yang tidak di sadari. Ketakutan yang bersifat inflantile (kekanak-kanakan). Ketakutan pada menstruasi hingga merasakan gejala nyeri dan sakit waktu mendapatkan menstruasi. Adanya penolakan dari ibu bayi 3. Beberapa penyebab keguguran menurut pendapat psikiater : 1. 2. akan tetapi berhubungan dengan segala aspek kegiatan seksual. Pada saat seorang wanita hamil. Dan berkepentingan terhadap ego wanita yang mengandung embrio tersebut : 1. Semua peristiwa berlangsung di luar keinginan sendiri. Ketakutan tersebut tidak hanya berkaitan dengan fungsi reproduksi saja.9 Gambaran Kondisi Psikologis pada Wanita Hamil Selama kehamilan banyak wanita yang mengalami perasaan ± perasaan : ‡ ‡ ‡ ‡ Marah Tertekan Bersalah Bingung . Frekuensi nafas meningkat ( lebih sering ) membuat wanita hamil akan menghirup lebih banyak ( oksigen ) udara 2. melakukan abortus secara tidak sadar. Faktor penyebab terletak pada psikis dan jiwa.

keluhan sulit tidur biasanya muncul karena sebab sebagai berikut : ‡ ‡ ‡ ‡ Stres Perubahan hormon Dihantui kecemasan Gangguan psikis .‡ ‡ ‡ ‡ Was ± was Kesal Pilu Khawatir Hal ini biasanya di tandai dengan gejala ± gejala : ‡ Kehabisan tenaga atau kebanyakan gerak ‡ Tidak bisa tidur walaupun mempunyai kesempatan ‡ Menangis tidak tertahan dan mata terasa berlinang ‡ Menyadari bahwa perasaan amat cepat berubah ‡ Sangat judes atau peka terhadap bunyi dan sentuhan ‡ Senantiasa berfikiran negatif ‡ Tanpa berwujud merasa tidak mampu ‡ Tiba ± tiba takut atau gugup ‡ Tidak bisa memusatkan perhatian ‡ Lebih sering lupa ‡ Rasa bingung dan bersalah ‡ Makan amat sedikit atau amat banyak ‡ Asik dengan fikiran yang menghantui dan mengerikan ‡ Kehilangan kepercayaan dan harga diri Apabila kondisi ± kondisi ini terjadi secara beruntun sedikitnya selama 2 minggu maka akan menimbulkan kondisi psikologis yang bermasalah yang sifatnya memerlukan adanya pengobatan. mudah lelah. 2. Kemampuan finansial dirasa tidak memadai Jika si kecil lahir di saat kondisi keuangan keluarga tengah morat marit memang merepotkan. sehubungan dengan itu. perubahan bentuk wajah dan tubuh akibat kehamilan dan persalinan di anggap akan mengurangi keindahan penampilan. penampilan merupakan nilai jual. Sudah punya banyak anak Banyak anak sebagian orang merasakan sebagai beban finansial yang harus di tanggung. 3. konsentrasi berkurang. keluhan sulit tidur Sulit tidur di malam hari dapat membuat kondisi ibu hamil menurun. apalagi jika dalam keluarga sudah ada anak dengan jumlah lebih dari cukup. kondisi ini merupakan hal yang sangat menganggu kondisi psikologis seorang ibu hamil 4. kadar hormon dalam tubuh ibu sedang mengalami perubahan drastis yang sering memunculkan keluhan muntah ± muntah. belum lagi di tambah kerepotan ± kerepotan lainnya. Ditrimester pertama. 2. badan terasa pegal. tidak mood bekerja dan cenderung emosional. Khawatir berubah penampilan Bagi sebagian perempuan. Keluhan tidur umumnya muncul saat usia kandungan memasuki trimester ketiga dimana janin sudah tumbuh sedemikian besar sehingga terasa menyesakkan.10 Faktor ± faktor yang mempengaruhi kondisi psikis pada masa hamil 1.

Cari informasi dari dokter atau bidan terpercaya mengenai kehamilan yang sekarang Anda jalani. 4. 2. 5. Rajin chek up Periksakan kehamilan secara teratur. belajar memusatkan perhatian. Jangan heran jika ibu yang hamil tibatiba menangis atau marah. Memasuki masa persalinan. Jangan lupa untuk melakukan latihan fisik ringan. harus selalu menjaga kondisi psikologisnya agar tetap baik dan seimbang. alkohol. ajaklah suami saat berkonsultasi ke dokter atau bidan. 6. atau obat-obatan yang tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Jaga Penampilan Perhatikanlah penampilan fisik dengan menjaga kebersihan dan berpakaian yang sesuai dengan kondisi badan Anda yang sedang berbadan dua. Untuk itu ibu-ibu yang kini sedang mengandung buah hati. Senam hamil tidak hanya bermanfaat melatih otot-otot yang diperlukan dalam proses persalinan. Komunikasi dengan suami Bicarakanlah perubahan yang terjadi pada diri Anda selama hamil dengan sang suami. Makan Sehat Pahami benar pengetahuan mengenai asupan makanan yang sehat bagi perkembangan janin. Tidak jarang jika Anda mengkomunikasikan hal ini.11 Cara Mengatasi Gangguan Psikologis Kehamilan Ibu yang sedang hamil. seperti makanan yang mengandung zat-zat aditif. Kurangi Kegiatan Lakukanlah penyesuaian kegiatan dengan kondisi fisik saat hamil. Atasilah kecemasan maupun emosi negatif lainnya dengan mendengarkan musik lembut. Ini terjadi karena adanya perubahan hormonal yang lazim dialami oleh ibu-ibu yang sedang hamil. sehingga ia juga tahu dan dapat memaklumi perubahan yang terjadi pada diri Anda.2. Jika kondisi psikologis sang ibu baik pastinya sang ibu akan lebih tenang atau rileks saat menjalani masa-masa kehamilannya. Senam Hamil Bergabunglah dengan kelompok senam hamil sejak usia kandungan menginjak usia 5-6 bulan. Jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Hindarilah mengonsumsi bahan yang dapat membahayakan janin. pasti akan mengalami berbagai macam perubahan bukan hanya perubahan secara fisik namun juga secara psikologis. Berikut beberapa cara yang dapat menyeimbangkan kondisi psikologis saat ibu sedang mengandung: 1. Pengetahuan atau informasi yang tepat akan membuat ibu merasa lebih yakin sekaligus bisa mengurangi rasa cemas yang sering muncul karena ketidaktahuan mengenai perubahan yang terjadi. rokok. Anda dan suami harus sudah siap dengan berbagai perubahan yang akan terjadi setelah kelahiran sang bayi. . 8. yoga atau relaksasi lainnya. Jauhkan juga zat berbahaya seperti gas buang kendaraan yang mengandung timah hitam yang berbahaya bagi perkembangan kecerdasan otak janin. Informasi Carilah informasi seputar kehamilan terutama mengenai perubahan yang terjadi dalam diri ibu termasuk hal-hal yang perlu dihindari saat sedang mengandung agar janin tumbuh sehat. Jangan lupa. 3. seperti berenang atau jalan kaki ringan untuk memperlancar persalinan. sang suami akan memberikan dukungan psikologis yang dibutuhkan. 7. Dengarkan Musik Upayakan berbagai cara agar terhindar dari stres. berzikir.

ia menolak.1 Kesimpulan Ada berbagai macam depresi/ gangguan psikologi yang bisa terjadi pada masa kehamilan yaitu: ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Hamil yang tidak diinginkan Hamil Dengan Janin Mati Hamil dengan Keteregantungan Obat Hamil diluar Nikah Pseudosiesis Keguguran . terapi. Ia tidak datang bulan. spiritual. namun keinginan suhartin untuk segera hamil membuatnya mengalami proses inhibisi. hasilnya negatif. Dokter melakukan tes USG terhadapnya. 9. namun depresi yang dihadapinya lebih parah daripada peristiwa abortus.4 Gambar kasus kehamilan palsu / Pseudosiesis BAB IV PENUTUP 4. Melalui kegiatan itu pula secara perlahan kesiapan psikologis calon ibu dalam menghadapi persalinan menjadi semakin mantap. Dokter dan suaminya mencoba menenangkan dan memberikan pengertian kepada suhartin. BAB III TINJAUAN KASUS 3. Suhartin semakin kecewa.1 Contoh kasus kehamilan palsu / Pseudosiesis Seorang wanita berusia 30 tahun bernama suhartin. payudara. Ia dan suaminya telah melakukan segala cara untuk mendapatkan keturunan. Ia seolah -olah menghukum dirinya sendiri yang kemudian ia kompensasikan dalam bentuk agresivitas. 3. namun tidak ada kantung kehamilan disana. ia menerima ajakan suaminya untuk memeriksakan kehamilannya ke Dokter. Ia lebih memilih menggunakan tes HCG untuk memastikan kehamilannya. Ia sudah lama ingin merasakan bagaimana rasanya hamil dan menginginkan kehadiran seorang bayi. termasuk melakukan coitus yang teratur sesuai instruksi dokter namun hasilnya tetap sama. Belum begitu yakin. Dia merasa bersalah kepada suaminya karena tidak bisa memberikan keturunan. Ketika suaminya mengajaknya untuk memeriksakan diri kedokter.melainkan juga memberi manfaat psikologis. Latihan Pernafasan Lakukanlah latihan relaksasi dan latihan pernapasan secara teratur. secara simultan hingga ia merasakan gejala yang mirip dengan kehamilan pasti. mulai dari segi medis. Namun diluar dugaannya. Mereka belum juga mendapatkan momongan. Ia sangat bahagia dengan keadaan tersebut karena ia menganggap dirinya telah hamil. Latihan ini bermanfaat untuk ketenangan dan kenyamanan sehingga kondisi psikologis bisa lebih stabil. pinggul dan perutnya membesar. Pertemuan sesama calon ibu biasanya diisi dengan acara berbagi pengalaman yang dapat dijadikan pelajaran positif. Suaminya telah pasrah dengan keadaan ini.

memberikan support dari pihak keluarga. Jaga Penampilan. Dengarkan Musik. tentang asupan gizi ibu hamil. dll. pemeriksaan kehamilan secara teratur. Makan Sehat. Bicarakanlah perubahan selama kehamilan dengan suami. Lakukan latihan relaksasi dan latihan pernafasan secara teratur. periksakan kehamilan secara teratur. Periksa kehamilan secara teratur 4. Perhatikan penampilan fisik dengan menjaga kebersihan. perubahan yang terjadi dalam diri ibu dan hal ± hal yang perlu di hindari agar janin tumbuh sehat. 4. Latihan Pernafasan. mengkomunikasikan perasaan terhadap pasangan. senam hamil. melakukan latihan fisik ringan. sehingga ia juga tahu serta di harapkan bisa berempati dan mampu memberi dukungan psikologis yang di butuhkan 3.‡ Kemandulan Adapun faktor yang mengakibatkan gangguan psikologi pada masa kehamilan antara lain sebagai berikut: ‡ Sudah punya banyak anak ‡ Khawatir berubah penampilan ‡ Kemampuan finansial dirasa tidak memadai ‡ keluhan sulit tidur Cara mengatasi gangguan psikologis pada kehamilan. Mencari informasi seputar kehamilan. Tujuannya untuk mengetahui perubahan ± perubahan pada ibu hamil. 5. Senam Hamil. agar janin tumbuh sehat . 6. mengurangi stress.2 Saran 1. Upayakan dengan berbagai cara agar tehindar dari stres. ibu hamil bisa mencari informasi seputar kehamilannya dari majalah ± majalah. buku tentang kehamilan. 2. Kurangi Kegiatan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful