P. 1
Pengembangan+Bahan+Ajar

Pengembangan+Bahan+Ajar

|Views: 178|Likes:
Published by Khairuna Arfalah

More info:

Published by: Khairuna Arfalah on Aug 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2016

pdf

text

original

Pengantar

Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. Bagaimana bentuk dan cakupan bahan ajar ? Bagaimana pemetaan bahan ajar? Bagaimana pula alur analisis penyusunan bahan ajar? Apa bedanya bahan ajar dengan buku teks? Bagaimana ciri-ciri bahan ajar yang baik?

Pengembangan Bahan Ajar (Materi Pembelajaran)

1. Apa bahan ajar (materi pembelajaran) itu? Bahan ajar atau materi pembelajaran (instructional materials) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Secara terperinci, jenis-jenis materi pembelajaran terdiri dari pengetahuan (fakta, konsep, prinsip, prosedur), keterampilan, dan sikap atau nilai. 2. Apa prinsip-prinsip dalam memilih bahan ajar? Prinsip-prinsip dalam pemilihan materi pembelajaran meliputi: (a) prinsip relevansi, (b) konsistensi, dan (c) kecukupan. Prinsip relevansi artinya materi pembelajaran hendaknya relevan memiliki keterkaitan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. Prinsip konsistensi artinya adanya keajegan antara bahan ajar dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Misalnya, kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa empat macam, maka bahan ajar yang harus diajarkan juga harus meliputi empat macam. Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu siswa menguasai kompetensi dasar yang diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit, dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebaliknya, jika terlalu banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga yang tidak perlu untuk mempelajarinya. 3. Bagaimana langkah-langkah dalam memilih bahan ajar? Materi pembelajaran yang dipilih untuk diajarkan oleh guru dan harus dipelajari siswa hendaknya berisikan materi atau bahan ajar yang benar-benar menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar. Secara garis besar langkah-langkah pemilihan bahan ajar meliputi : (a) mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar yang menjadi acuan atau rujukan pemilihan bahan ajar, (b) mengidentifikasi jenis-jenis materi bahan ajar, (c) memilih bahan ajar yang sesuai atau relevan dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah teridentifikasi tadi., dan (d) memilih sumber bahan ajar. Secara lengkap, langkah-langkah pemilihan bahan ajar dapat dijelaskan sebagai berikut:

Sejalan dengan berbagai jenis aspek standar kompetensi. rumus. karena setiap aspek standar kompetensi dan kompetensi dasar memerlukan jenis materi yang berbeda-beda dalam kegiatan pembelajaran. Setelah jenis materi pembelajaran teridentifikasi. yaitu: fakta. maka guru akan mendapatkan kemudahan dalam cara mengajarkannya. sedangkan kedalaman materi menyangkut seberapa detail konsep-konsep yang terkandung di dalamnya harus dipelajari/dikuasai oleh siswa. postulat adagium. materi pembelajaran juga dapat dibedakan menjadi jenis materi aspek kognitif. konsep. Materi pembelajaran atau bahan ajar dapat kita temukan dari berbagai sumber seperti buku pelajaran.Setelah jenias materi ditentukan langkah berikutnya adalah menentukan sumber bahan ajar. dan lain sebagainya. penerimaan (apresisasi). lambang. misalnya langkah-langkah menelpon. Prinsip berikutnya adalah prinsip kecukupan (adequacy). hakekat. konsep. prinsip dan prosedur (Reigeluth. cara-cara pembuatan telur asin atau cara-cara pembuatan bel listrik. Misalnya. paradigma. Memilih sumber bahan ajar. metode mengajarkan materi fakta atau hafalan adalah dengan menggunakan “jembatan keledai”. dan rutin. Keluasan cakupan materi berarti menggambarkan berapa banyak materi-materi yang dimasukkan ke dalam suatu materi pembelajaran. dan penilaian. Identifikasi jenis materi pembelajaran juga penting untuk keperluan mengajarkannya. teorema. Materi jenis fakta adalah materi berupa nama-nama objek. Materi yang akan diajarkan perlu diidentifikasi apakah termasuk jenis fakta. 3. media audiovisual. atau gabungan lebih daripada satu jenis materi. Materi jenis prinsip berupa dalil.Materi pembelajaran aspek afektif meliputi: pemberian respon. prosedur. Materi pembelajaran aspek motorik terdiri dari gerakan awal. Materi konsep berupa pengertian. Sebelum menentukan materi pembelajaran terlebih dahulu perlu diidentifikasi aspek-aspek standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dipelajari atau dikuasai siswa. peristiwa sejarah. Memilih jenis materi yang sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Materi pembelajaran aspek kognitif secara terperinci dapat dibagi menjadi empat jenis. jurnal. dan psikomotorik. prinsip. nama orang. internet. afektif. inti isi. dan sistem evaluasi/penilaian yang berbeda-beda. nama bagian atau komponen suatu benda.• • • Mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar. koran. “jembatan ingatan” (mnemonics). Selain itu. internalisasi. ataukah aspek psikomotorik. afektif. Aspek tersebut perlu ditentukan. Kecukupan (adequacy) atau memadainya cakupan materi juga perlu diperhatikan dalam pengertian. prosedur) aspek afektif. Bagaimana menentukan cakupan dan urutan bahan ajar? a. konsep. sedangkan metode untuk mengajarkan prosedur adalah “demonstrasi”.Materi jenis prosedur berupa langkah-langkah mengerjakan sesuatu secara urut. majalah. dsb. prinsip. Dengan mengidentifikasi jenis-jenis materi yang akan diajarkan. media. 1987). definisi. setiap jenis materi pembelajaran memerlukan strategi pembelajaran atau metode. semi rutin. Menentukan cakupan bahan ajar Dalam menentukan cakupan atau ruang lingkup materi pembelajaran harus diperhatikan apakah jenis materinya berupa aspek kognitif (fakta. nama tempat. perlu diperhatikan pula prinsip-prinsip yang perlu digunakan dalam menentukan cakupan materi pembelajaran yang menyangkut keluasan dan kedalaman materinya. Cukup tidaknya aspek materi dari suatu materi pembelajaran akan sangat membantu . langkah berikutnya adalah memilih jenis materi tersebut yang sesuai dengan standar kompetensi atau kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Sebab.

dan bulananyang banyak berisikan informasi yang berkenaan dengan bahan ajar suatu matapelajaran. Kita dapat mempelajari gunung berapi. (b) laporan hasil penelitian yang diterbitkan oleh lembaga penelitian atau oleh para peneliti sangat berguna untuk mendapatkan sumber bahan ajar yang atual atau mutakhir. buku-buku atau terbitan tersebut hanya . Materi pembelajaran yang sudah ditentukan ruang lingkup serta kedalamannya dapat diurutkan melalui dua pendekatan pokok . kedalaman. sesuai dengan prinsip pembelajaran siswa aktif (CBSA). sosial. (h) Internet yang yang banyak ditemui segala macam sumber bahan ajar. Hanya saja materi yang tercantum dalam kurikulum hanya berisikan pokok-pokok materi. Gunakan sebanyak mungkin buku teks agar dapat diperoleh wawasan yang luas. terlalu sedikit. Bahan tersebut dapat dicetak atau dikopi. yaitu: pendekatan prosedural. Berbagai sumber dapat kita gunakan untuk mendapatkan materi pembelajaran dari setiap standar kompetensi dan kompetensi dasar. (g) Penerbitan berkala seperti harian. teknik. atau telah memadai sehingga sesuai dengan kompetensi dasar yang ingin dicapai. Kalangan perbankan misalnya tentu ahli di bidang ekonomi dan keuangan. jika di antara beberapa materi pembelajaran mempunyai hubungan yang bersifat prasyarat (prerequisite) akan menyulitkan siswa dalam mempelajarinya. Sedangkan pendekatan hierarkis menggambarkan urutan yang bersifat berjenjang dari bawah ke atas atau dari atas ke bawah. Misalnya langkah-langkah menelpon. Pendekatan prosedural yaitu urutan materi pembelajaran secara prosedural menggambarkan langkah-langkah secara urut sesuai dengan langkah-langkah melaksanakan suatu tugas. dalam menyusun rencana pembelajaran berbasis kompetensi. Siswa akan mengalami kesulitan membagi jika materi pengurangan belum dipelajari. langkah-langkah mengoperasikan peralatan kamera video. Misalnya materi operasi bilangan penjumlahan. industri. pengurangan. Sumber-sumber dimaksud dapat disebutkan di bawah ini: (a) buku teks yang diterbitkan oleh berbagai penerbit. ruang lingkup. Karena berdasar kurikulum itulah standar kompetensi. (e) Profesional yaitu orangorang yang bekerja pada bidang tertentu. di hutan belantara melalui siaran televisi. kompetensi dasar dan materi bahan dapat ditemukan. kehidupan di laut. urutan. dan pembagian. dan hierarkis. dan (j) lingkungan ( alam. Tanpa urutan yang tepat. Dalam mencari sumber bahan ajar. perkalian. senibudaya. 4. ekonomi). siswa dapat dilibatkan untuk mencarinya. (c) Jurnal penerbitan hasil penelitian dan pemikiran ilmiah. dsb. Menentukan urutan bahan ajar Urutan penyajian (sequencing) bahan ajar sangat penting untuk menentukan urutan mempelajari atau mengajarkannya. mingguan. Materi sebelumnya harus dipelajari dahulu sebagai prasyarat untuk mempelajari materi berikutnya. Siswa akan mengalami kesulitan mempelajari perkalian jika materi penjumlahan belum dipelajari.Apa yang dimaksud dengan sumber bahan ajar? Sumber bahan ajar merupakan tempat di mana bahan ajar dapat diperoleh. (i) Berbagai jenis media audiovisual berisikan pula bahan ajar untuk berbagai jenis mata pelajaran. Bahkan satuan pelajaran harian untuk berbagai matapelajaran dapat kita peroleh melalui internet. (f) Buku kurikulum penting untuk digunakan sebagai sumber bahan ajar. Perlu diingat. Jurnal-jurnal tersebut berisikan berbagai hasil penelitian dan pendapat dari para ahli di bidangnya masing-masing yang telah dikaji kebenarannya..tercapainya penguasaan kompetensi dasar yang telah ditentukan. (d) Pakar atau ahli bidang studi penting digunakan sebagai sumber bahan ajar yang dapat dimintai konsultasi mengenai kebenaran materi atau bahan ajar. b. Cakupan atau ruang lingkup materi perlu ditentukan untuk mengetahui apakah materi yang harus dipelajari oleh murid terlalu banyak.

(3) Strategi penyampaian fakta. contoh dan bukan contoh). 4. sumber utama untuk mendapatkan materi pembelajaran adalah buku teks dan buku penunjang yang lain. dan kelima berikan tes. Strategi penyampaian prosedur. membedakan. hukum (law). rumus. hendaknya guru menggunakan banyak sumber materi. Artinya. dsb. 6. peristiwa sejarah.). (2)Strategi urutan penyampaian suksesif. postulat. Tidak tepat pula tindakan mengganti buku pelajaran pada setiap pergantian semester atau pergantian tahun. menggeneralisasi. nama lambang atau simbol. Strategi penyampaian konsep. 3. tidaklah tepat jika hanya menggantungkan pada buku teks sebagai satu-satunya sumber bahan ajar. termasuk materi pembelajaran jenis prinsip adalah dalil. jika guru harus manyajikan materi pembelajaran termasuk jenis fakta (nama-nama benda. Strategi penyampaian materi pembelajaran prinsip. dan (6) Strategi penyampaian prosedur. (4) Strategi penyampaian konsep. unsur. 5. yaitu: (a) Strategi penyampaian bahan ajar oleh Guru dan (b) Strategi mempelajari bahan ajar oleh siswa a. Strategi urutan penyampaian suksesif.Langkah-langkah mengajarkan konsep: Pertama sajikan konsep. tetapi membantu siswa mencapai kompetensi. dsb. nama tempat. 2. Bagaimana strategi dalam memanfaatkan bahan ajar? Secara garis besarnya. 5. jika guru harus manyampaikan materi pembelajaran lebih daripada satu. Buku-buku pelajaran atau buku teks yang ada perlu dipelajari untuk dipilih dan digunakan sebagai sumber yang relevan dengan materi yang telah dipilih untuk diajarkan. (5) Strategi penyampaian materi pembelajaran prinsip. maka menurut strategi urutan penyampaian simultan. ketiga berikan latihan (exercise) misalnya berupa tugas untuk mencari contoh lain. kedua berikan bantuan (berupa inti isi.merupakan bahan rujukan. ciri-ciri pokok. Strategi urutan penyampaian simultan yaitu jika guru harus menyampaikan materi pembelajaran lebih daripada satu. dapat menunjukkan ciriciri. baru kemudian diperdalam satu demi satu (Metode global). Karena itu. bukan sekedar paham atau hafal. diantaranya: (1) Strategi urutan penyampaian simultan. nama orang. b. Bagi guru. dsb. Strategi penyampaian fakta. Termasuk materi pembelajaran jenis prosedur adalah langkah-langkah mengerjakan suatu tugas secara urut. materi pembelajaran jenis konsep adalah materi berupa definisi atau pengertian. 1. sebuah materi satu demi satu disajikan secara mendalam baru kemudian secara berurutan menyajikan materi berikutnya secara mendalam pula. tujuan mempelajari prosedur adalah agar siswa dapat melakukan atau mempraktekkan prosedur tersebut. materi secara keseluruhan disajikan secara serentak. keempat berikan umpan balik. membandingkan. Mengajar bukanlah menyelesaikan satu buku. Strategi mempelajari bahan ajar oleh siswa . Strategi penyampaian bahan ajar oleh guru Strategi penyampaian bahan ajar oleh guru. dalam memanfaatkan bahan ajar terdapat i dua strategi. Tujuan mempelajari konsep adalah agar siswa paham. teorema. maka menurut strategi urutan panyampaian suksesif.

misalnya nama orang. Misalnya. Menemukan merupakan hasil tingkat belajar tingkat tinggi. 3. (3) menemukan. Sebaliknya ada juga materi pembelajaran yang tidak harus dihafal persis seperti apa adanya tetapi dapat diungkapkan dengan bahasa atau kalimat sendiri (hafal parafrase). Memilih di sini menyangkut aspek afektif atau sikap. Gagne (1987) menyebutnya sebagai penerapan strategi kognitif. penguasaan atas suatu konsep digunakan untuk menggeneralisasi dan membedakan. kegiatan siswa dapat dikelompokkan menjadi empat. Ada dua jenis menghafal. nama zat. model. Secara khusus dalam mempelajari materi pembelajaran. prinsip. Pengetahuan prasyarat adalah bekal pengetahuan yang diperlukan untuk mempelajari suatu bahan ajar baru. siswa mengalami kesulitan. 4. Yang dimaksudkan dengan memilih di sini adalah memilih untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu. Menggunakan/mengaplikasikan (Use). atau siswa dengan cepat menguasai materi pembelajaran. definisi saham. setelah mempelajari sifat-sifat angin yang mampu memutar balingbaling siswa dapat membuat protipe. perlakuan terhadap materi pembelajaran berupa mempelajari atau berinteraksi dengan materi pembelajaran. atau maket sumur kincir angin untuk mendapatkan air tanah. Penerapan atau penggunaan prinsip adalah untuk memecahkan masalah pada kasus-kasus lain. 1. dalil. Yang penting siswa paham atau mengerti. Misalnya. Misalnya. yaitu : (1) menghafal. yaitu menghafal verbal (remember verbatim) dan menghafal parafrase (remember paraphrase). Contoh lain. Penggunaan materi prosedur adalah untuk dikerjakan atau dipraktekkan. Menemukan. dsb. Menghafal verbal adalah menghafal persis seperti apa adanya. 2. setelah mempelajari hukum bejana berhubungan seorang siswa dapat membuat peralatan penyiram pot gantung menggunakan pipapipa paralon. 6. Selain itu. Misalnya memilih membaca novel dari pada membaca tulisan ilmiah. Penggunaan fakta atau data adalah untuk dijadikan bukti dalam rangka pengambilan keputusan. nama-nama bagian atau komponen suatu benda. Sebaliknya. peristiwa sejarah. untuk mempelajari perkalian siswa harus sudah . dan pengayaan? Dalam mempelajari materi pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar terdapat beberapa kemungkinan pada diri siswa. perlakuan (treatment) terhadap materi pembelajaran berupa kegiatan guru menyampaikan atau mengajarkan kepada siswa. misalnya paham inti isi Pembukaan UUD 1945. dsb. Yang dimaksudkan penemuan (finding) di sini adalahmenemukan cara memecahkan masalah-masalah baru dengan menggunakan fakta. Apa yang dimaksud dengan materi prasyarat dan perbaikan. konsep. Menghafal (verbal parafrase). dalil Archimides. siswa berhemat air dalam mandi dan mencuci setelah mendapatkan pelajaran tentang pentingnya bersikap hemat. Materi pembelajaran setelah dihafal atau dipahami kemudian digunakan atau diaplikasikan. dsb.Ditinjau dari guru. ditinjau dari segi siswa. dan prosedur yang telah dipelajari. menerapkan atau mengaplikasikan materi yang telah dipelajari. lambang. Penggunaan materi sikap adalah berperilaku sesuai nilai atau sikap yang telah dipelajari. atau rumus. dan (4) memilih. Terdapat materi pembelajaran yang memang harus dihafal persis seperti apa adanya. Penggunaan materi konsep adalah untuk menyusun proposisi. (2) menggunakan. Kemungkinan pertama siswa belum memiliki pengetahuan psyarat. yaitu siswa belum siap bekal pengetahuannya. Memilih menaati peraturan lalu lintas tetapi terlambat masuk sekolah atau memilih melanggar tetapi tidak terlambat. Jadi dalam proses pembelajaran siswa perlu memiliki kemampuan untuk menggunakan. nama tempat.

diberi banyak penjelasan dan contoh agar mudah ditangkap oleh siswa. yaitu siswa dapat dengan cepat dan mudah menguasai materi pembelajaran. Tempat Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru) Tujuan yang akan dicapai Informasi pendukung Latihan-latihan Petunjuk kerja Penilaian . perlu dipertimbangkan adanya akselerasi alami di mana siswa dimungkinkan untuk mengambil pelajaran berikutnya. Bentuk Bahan Ajar • • • • • Bahan cetak seperti: hand out. wallchart. maka siswa tersebut harus diberi materi atau bahan pembekalan. buku. (National Center for Vocational Education Research Ltd/National Center for Competency Based Training). Audio Visual seperti: video/film. Dalam menghadapi kemungkinan kedua. Selain pengayaan. lembar kerja siswa. computer Based. kaset. guru harus mengadakan tes prasyarat (prequisite test). Bahan pembekalan (matrikulasi) dapat diambil dari materi atau modul di bawahnya. PH Visual: foto. Materi pengayaan berbentuk pendalaman dan perluasan. Materi pembelajaran remedial disusun lebih sederhana. alat dan teks yang diperlukan guru/instruktur untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. Jika berdasar tes tersebut siswa belum memiliki pengetahuan prasyarat. KD. MP. Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. gambar. Dalam menghadapi kemungkinan ketiga. Untuk keperluan ini perlu disediakan bahan atau modul akselerasi. yaitu siswa mengalami kesulitan atau hambatan dalam menguasai materi pembelajaran. modul. guru harus menyediakan materi perbaikan (remedial). guru harus menyediakan bahan pengayaan (enrichment). SK. model/maket.mempelajari penjumlahan. Multi Media: CD interaktif. Untuk keperluan remedial perlu disediakan modul remidial. Materi pengayaan baik untuk pendalaman maupun perluasan wawasan dapat diambilkan dari buku rujukan lain yang relevan atau disediakan modul pengayaan. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. leaflet. Pengembangan Banhan Ajar KTSP Pengertian Bahan Ajar • • • Bahan ajar merupakan informasi. Internet Cakupan Bahan Ajar • • • • • • • Judul. CD audio. brosur. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis.VCD Audio seperti: radio. Untuk mengetahui apakah siswa telah memiliki pengetahuan prasyarat. lebih rinci. Indikator.

Buku Teks • • • • • • • • • • • • Mengasumsikan minat dari pembaca Ditulis untuk pembaca (guru. Jenis Bahan Ajar • • • • Lembar informasi (information sheet) Operation sheet Jobsheet Worksheet . Bahan Ajar • • • • • • • • • • • • • Menimbulkan minat baca Ditulis dan dirancang untuk siswa Menjelaskan tujuan instruksional Disusun berdasarkan pola belajar yang fleksibel Struktur berdasarkan kebutuhan siswa dan kompetensi akhir yang akan dicapai. Memberi kesempatan pada siswa untuk berlatih Mengakomodasi kesulitan siswa Memberikan rangkuman Gaya penulisan komunikatif dan semi formal Kepadatan berdasar kebutuhan siswa Dikemas untuk proses instruksional Mempunyai mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari siswa Menjelaskan cara mempelajari bahan ajar.• • • Bahan Ajar vs Buku Teks Bahan ajar merupakan bahan atau materi pembelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan guru dan siswa dalam KBM. Buku teks merupakan sumber informasi yang disusun dengan struktur dan urutan berdasar bidang ilmu tertentu. dosen) Dirancang untuk dipasarkan secara luas Belum tentu menjelaskan tujuan instruksional Disusun secara linear Stuktur berdasar logika bidang ilmu Belum tentu memberikan latihan Tidak mengantisipasi kesukaran belajar siswa Belum tentu memberikan rangkuman Gaya penulisan naratif tetapi tidak komunikatif Sangat padat Tidak memilki mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari pembaca.

• • Handout Modul .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->