P. 1
Tentang Keutamaan Fatimah Az Zahra As

Tentang Keutamaan Fatimah Az Zahra As

|Views: 163|Likes:
Published by Beat Selon

More info:

Published by: Beat Selon on Aug 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/29/2014

pdf

text

original

Siapakah Fatimah Az Zahra AS?. Beliau AS adalah Putri tercinta Rasulullah SAW.

Beliau AS lahir dari Keluarga yang paling mulia dan dididik dalam lingkungan Kenabian. Beliau AS adalah sosok yang mulia dan panutan bagi umat muslim setelah Rasulullah SAW. Beliau AS adalah semulia-mulia teladan bagi wanita yang mukmin.. Beliau AS adalah pribadi yang selalu berada dalam kebenaran. Beliau AS adalah Pribadi yang disucikan oleh Allah SWT dari segala dosa. Beliau Sayyidah Fatimah AS adalah Wanita penghuni surga yang paling utama Rasulullah SAW bersabda” Wanita penghuni surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah binti Mazahim istri Firaun.(Hadis shahih riwayat Ahmad,Thabrani,Hakim,Thahawi dalam Shahih Al Jami’As Saghir no 1135 dan Silsilah Al Hadits Al Shahihah no1508). Beliau Sayyidah Fatimah AS adalah Pemimpin atau penghulu seluruh wanita di surga Bahwa ada malaikat yang datang menemui Rasulullah SAW dan berkata “sesungguhnya Fathimah adalah penghulu seluruh wanita di dalam surga”.(Hadis riwayat Al Hakim dalam Al Mustadrak dengan sanad yang baik). Rasululah SAW bersabda kepada Fathimah“Tidakkah Engkau senang jika Engkau menjadi penghulu bagi wanita seluruh alam” (Hadis riwayat Al Bukhari dalam kitab Al Maghazi) . Beliau AS adalah semulia-mulia wanita dan Sayyidah wanita sedunia. Aisyah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Wahai Fathimah, tidakkah anda puas menjadi sayyidah dari wanita sedunia (atau) menjadi wanita tertinggi dari semua wanita dari ummat ini atau wanita mukmin”(Hadis dalam Sahih Bukhari jilid VIII, Sahih Muslim jilid VII, Sunan Ibnu Majah jilid I hlm 518 ,Musnad Ahmad bin Hanbal jilid VI hlm 282,Mustadrak Al Hakim jilid III hlm156). Beliau Sayyidah Fatimah AS adalah bagian dari diri Rasulullah SAW. Siapapun yang meragukan Beliau AS berarti meragukan Rasulullah SAW. Kemarahan Beliau AS adalah Kemarahan Rasulullah SAW. Tentu kemarahan ini selalu berada dalam kebenaran dan tidak hanya berlandaskan emosi semata. Bahwa Rasulullah SAW bersabda “Fathimah adalah bahagian dariku, barangsiapa yang membuatnya marah, membuatku marah!”(Hadis riwayat Bukhari dalam Shahih Bukhari Bab Fadhail Fathimah no 61). Rasulullah SAW bersabda “Fathimah adalah sebahagian daripadaku; barangsiapa ragu terhadapnya, berarti ragu terhadapku, dan membohonginya adalah membohongiku”(Hadis riwayat Bukhari dalam Shahih Bukhari kitab nikah bab Dzabb ar-Rajuli).

Diriwayatkan dari Umar bin Abu Salamah yang berkata. kitab Allah dan Ahlul BaitKu. lalu Nabi Muhammad SAW memanggil Fathimah. Beliau Sayyidah Fatimah AS adalah Ahlul Bait laksana Bahtera Nabi Nuh AS yang barangsiapa menaikinya mereka akan selamat dan barangsiapa yang tidak mengikutinya maka mereka akan tenggelam .Kitab Allah dan Itrati Ahlul BaitKu”.Thahawi dan dishahihkan oleh Syaikh Nashiruddin Al Albany dalam kitabnya Silsilah Al Hadits Al Shahihah no 1761).(Hadis riwayat Tirmidzi. Beliau Sayyidah Fatimah AS adalah Ahlul Bait tempat berpegang umat Islam agar terhindar dari kesesatan. (Mustadrak As Shahihain Al Hakim juz III hal 148 Al Hakim menyatakan dalam Al Mustadrak As Shahihain bahwa sanad hadis ini shahih berdasarkan syarat Bukhari dan Muslim). (Hadis Sunan Tirmidzi no 3205 dan no 3871 dishahihkan oleh Syaikh Nashirudin Al Albani dalam Shahih Sunan Tirmidzi ). Bahwa Rasulullah SAW bersabda “Wahai manusia sesungguhnya Aku meninggalkan untuk kalian apa yang jika kalian berpegang kepadanya niscaya kalian tidak akan sesat . Rasulullah SAW bersabda. Beliau bersabda “ engkau mempunyai tempat sendiri dan engkau menuju kebaikan.Maka apabila ada kabilah arab yang berlawanan jalan dengan Mereka niscaya akan berpecah belah dan menjadi partai iblis”. Al Hakim menyatakan bahwa hadis ini shahih sesuai persyaratan Bukhari Muslim). Oleh karena itu Beliau AS terhindar dari kesalahan dan perbuatan yang tidak diridhai oleh Allah SWT. Ayat tersebut turun di rumah Ummu Salamah . Sesungguhnya Allah bekehendak menghilangkan dosa dari kamu wahai Ahlul Bait dan menyucikanmu sesuci-sucinya.(QS Al Ahzab 33). lalu Rasulullah SAW menutupi mereka dengan kain sedang Ali bin Abi Thalib ada di belakang punggung Nabi SAW . Beliau Sayyidah Fatimah AS adalah Ahlul Bait yang disucikan dan oleh karenanya Beliau jelas sekali adalah Ahlul Bait yang dimaksud dalam hadis Tsaqalain bahwa Mereka selalu bersama Al Quran dan selalu bersama kebenaran. sampai keduanya kembali kepadaKu di Al Haudh.Thabrani. (Hadis riwayat Al Hakim dalam Mustadrak Ash Shahihain jilid 3 hal 149.Hasan dan Husain.Beliau SAW pun menutupinya dengan kain Kemudian Beliau bersabda” Allahumma( ya Allah ) mereka itu Ahlul BaitKu maka hilangkanlah dosa dari mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya.Ahmad.Ummu Salamah berkata. Sesungguhnya keduanya tak akan berpisah.Adapun Ahlul BaitKu adalah petunjuk keselamatan bagi umatKu dari perpecahan. Beliau Sayyidah Fatimah AS adalah Ahlul Bait pemberi petunjuk keselamatan bagi umat Islam Ibnu Abbas berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda”Bintang-bintang adalah petunjuk keselamatan penghuni bumi dari bahaya tenggelam di tengah lautan. “Kutinggalkan kepadamu dua peninggalan (Ats Tsaqalain).Sayyidah Fatimah AS adalah Ahlul Bait yang disucikan sesuci-sucinya oleh Allah SWT dari segala dosa.” Dan apakah aku beserta mereka wahai Rasulullah SAW? . “ Ayat berikut ini turun kepada Nabi Muhammad SAW.

Beliau AS memiliki keutamaan jauh di atas mereka. Mereka para sahabat Nabi lebih layak merujuk dan berpedoman kepada Beliau Sayyidah Fatimah AS yang merupakan Ahlul Bait Rasulullah SAW. .Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda “Ahlul BaitKu seperti perahu Nabi Nuh. atau pendapat Beliau AS hanyalah penafsiran yang juga bisa salah. Bukankah mereka para sahabat Nabi ra telah mendengarkan wasiat Rasulullah SAW dalam hadis Tsaqalain bahwa mereka harus berpegang teguh kepada Al Quran dan Ahlul Bait.Hanash Kanani meriwayatkan “aku melihat Abu Dzar memegang pintu ka’bah (baitullah)dan berkata”wahai manusia jika engkau mengenalku aku adalah yang engkau kenal. pendapat ini jelas bertentangan dengan dalil yang shahih.jika tidak maka aku adalah Abu Dzar.barangsiapa menaikinya mereka akan selamat dan barangsiapa yang tidak mengikutinya maka mereka akan tenggelam”. Semua keutamaan di atas jelas sekali menunjukkan bahwa Sayyidah Fatimah AS tidak sama dengan sahabat-sahabat Nabi ra. Oleh karena itu Seandainya ada perselisihan antara Sayyidah Fatimah AS dan sahabat Nabi ra maka sudah pasti kebenaran ada pada Sayyidah Fatimah AS karena Beliau AS adalah pribadi yang disucikan oleh Allah SWT dan senantiasa berada dalam kebenaran.(Hadis riwayat Hakim dalam Mustadrak Ash Shahihain jilid 2 hal 343 dan Al Hakim menyatakan bahwa hadis ini shahih). Jadi sungguh aneh sekali kalau ada yang berkata bahwa Sayyidah Fatimah AS layaknya sahabat Nabi yang lain yang juga bisa salah atau dipengaruhi kecenderungan pribadi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->